You are on page 1of 22

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH Dosen : Muhammad Laras, SE, Ak, MM MODUL 4.

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

12

Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM.

Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Sistem Informasi Akuntansi keuangan kepada (accounting information system) melakukan yang berkepentingan. Sistem informasi pengumpulan dan pemrosesan data transaksi serta penyebaran informasi pihak-pihak akuntansi sangat bervariasi dari satu bisnis ke bisnis lainnya. Faktor-faktor yang mem pengaruhi sistem ini antara lain adalah sifat bisnis dan transaksi yang berhubungar ukuran perusahaan, volume data yang harus ditangani, dan kebutuhan akai informasi dari manajemen serta pihak-pihak lain. Seperti telah kita bahas di sebelumnya sebagai respons terhadap persyaratai Sarbanes-Oxley Act tahun 2002, perusahaan menempatkan fokus yang diperbarui pada sistem akuntansinya untuk memastikan informasi yang relevan dan anda dilaporkan dalam laporan keuangan. Banyak pertanyaan lainnya dapat dijawab oleh manajemen dengan sistem informasi akuntansi yang efisien yang mampu menyediakan data-data yang dibutuhkan. Sistem informasi akuntansi yang terancang-baik sangat bermanfaat bagi setiap jenis perusahaan. Terminologi Dasar Akuntansi keuangan bergantung pada sekelompok konsep yang digunakan untuk mengidentifikasi, mencatat, mengklasifikasi, dan menginterpretasikan transaksi serta kejadian lainnya yang berhubungan dengan perusahaan. Jadi, sangat penting untuk memahami terminologi dasar yang dipakai dalam mengumpulkan data akuntansi. KEJADIAN (Event). Peristiwa yang berpengaruh. Suatu kejadian yang umumnya Bjerupakan sumber atau penyebab dari perubahan aktiva, kewajiban, dan ekuitas. bisa bersifat eksternal ataupun internal. TRANSAKSI (Transaction). Kejadian eksternal yang melibatkan transfer atau per-tukaran antara dua entitas atau lebih.

12

Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM.

Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

AKUN (Account). Catalan sistematis yang memperlihatkan pengaruh dari transaksi dan kejadian lainnya terhadap unsur tertentu (aktiva kewajiban dan seterusnya). Akun yang terpisah digunakan untuk setiap aktiva, kewajiban, pendapatan, beban, dan modal (ekuitas pemilik). AKUN RIIL DAN NOMINAL. Akun riil (permanen) adalah akun-akun aktiva, k fcewajiban, dan ekuitas; akun-akun ini muncul pada neraca. Akun nominal (tem-i^fxaer) adalah akun-akun pendapatan, beban, dan drViden; akun-akun ini muncul | pada laporan laba-rugi. Akun nominal akan ditutup secara periodik; sementara akun riil tidak. BUKU BESAR (Ledger), Buku (atau cetakan komputer) yang mengandung akun-: akun. Buku besar umum (atau buku besar saja} berisi semua akun aktiva, kewajiban, ekuitas pemilik, pendapatan, dan beban. Buku besar pembanru mencatat rincian yang berhubungan dengan akun buku besar umum tertentu. JURNAL. Buku pencatatan awal di mana transaksi dan kejadian-kejadian lainnya ; dicatat pertama kali. Berbagai jumlah yang terdapat dalam jurnal kemudian dipindahkan ke buku besar. PEMINDAHBUKUAN (Posting). Proses pemindahan fakta-fakta dan angkaangka penting dari jurnal ke akun buku besar. NERACA SALDO (Trial Balance). Daftar semua akun terbuka dalam buku besar beserfa saldonya. Neraca ke saldo yang tercipta setelah saldo semua yang penyesuaian dipindahkan buku besar disebut neraca

disesuaikan. Neraca saldo yang tercipta setelah semua ayat jurnal penutup dipindahkan ke buku besar dinamakan neraca saldo pasca-penutupan. Neraca saldo bisa dibuat kapan saja. AYAT JURNAL PENYESUAIAN (Adjusting Entries). Ayat jurnal yang dibuat pada akhir periods akuntansi untuk memperbaharui semua akun menurut akuntansi akrual agar laporan keuangan yang tepat bisa dibuat. LAPORAN KEUANGAN. Laporan yang mencerminkan pengumpulan, tabulasi, dan ikhtisar akhir dari data akuntansi. Empat laporan yang umum adalah: (1) neraca, yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan pada akhir suatu
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

periode, (2) laporan laba-rugi, yang mengukur hasil-hasil operasi selama periode bersangkutan, (3) laporan aras kas, yang melaporkan kas yang disediakan dan digunakan oleh aktivitas operasi, investasi, dan pembiayaan selama suatu periode, dan (4) laporan laba ditahan, yang merekonsiliasi saldo akun laba ditahan dari awal periode sampai akhir periode. AYAT JURNAL PENUTUP. Proses formal yang dipakai untuk mengurangi semua akun nominal menjadi nol dan menentukan serta mentransfer laba bersih atau rugi bersih ke akun ekuitas pemilik yang juga disebut "menutup buku besar," "menutup buku," atau "menutup" saja. Debet dan Kredit Istilah debet dan kredit masing-masing berarti kiri dan kanan, serta biasanya disingkat menjadi Dr. untuk debet dan Kr. untuk kredit. Kedua istilah ini tidak berarti peningkatan atau penurunan, dan digunakan dalam proses pencatai untuk menggambarkan ayat jurnal dibuat. Sebagai contoh, tindai mencatat suatu jumlah pada sisi kiri akun disebut mendebet akun, dan membi ayat jurnal pada sisi kanan disebut mengkredit akun. Apabila total dari kec sisi dibandingkan, maka sebuah akun dikatakan memiliki saldo debet jika jum debet melampaui jumlah kredit. Sebaliknya, sebuah akun dikatakan memiliki sal kredit jika jumlah kredit melebihi jumlah debet. Prosedur pencatatan debet pada sisi kiri dan kredit pada sisi kanan menr kan suatu kebiasaan atau aturan akuntansi. Akuntansi bisa berfungsi sama baikr jika debet dan kredit dibalik. Akan tetapi, kebiasaan mendebet pada sisi kiri c mengkredit pada sisi kanan (sama seperti kebiasaan menempatkan stir mobil pe sisi kanan mobil) telah diadopsi di A.S. Aturan ini berlaku untuk semua akur Kesamaan debet dan kredit menyediakan dasar bagi sistem berpasangan dal mencatat transaksi (kadang-kadang disebut dengan pembukuan berpasangc Menurut sistem akuntansi berpasangan (double-entry accounting si/stem) yang gunakan secara universal, pengaruh berganda (dua-sisi) dari setiap transaksi dia pada akun yang sesuai. Sistem ini menyediakan metode pencatatan transa yang logis. Sistem ini juga menawarkan cara untuk
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

membuktikan keakura dari jumlah-jumlah yang telah dicatat. Jika setiap transaksi dicatat dengan jum yang sama pada sisi debet dan kredit, maka jumlah semua debet pasti akan sa dengan jumlah semua kredit. Semua akun aktiva dan beban meningkat pada sisi kiri (atau sisi debet) dan menurun pada sisi kanan (atau sisi kredit). Sebaliknya, semua akun kewajil dan pendapatan meningkat pada sisi kanan (atau sisi kredit) dan menurun sisi kiri (atau sisi debet). Akun ekuitas pemegang saham, seperti Saham Biasa dan Laba Ditahan, meningkat pada sisi kredit, sementara Dividen meningkat pada debet. Persamaan Dasar Dalam sistem berpasangan, untuk setiap debet harus ada kredit dan begitu juga sebaliknya. Dengan demikian, hal ini membawa kita ke persamaan dasar untuk memper-lihatkan akun-akun yang terdapat pada ekuitas pemegang saham. Selain itu, aturan debet/kredit dan pengaruhnya terhadap setiap jenis akun juga diilus-trasikan. Pelajarilah diagram ini secara seksama karena akan membantu Anda memahami dasar-dasar dari sistem akuntansi berpasangan. Sama seperti persamaan dasar, persamaan juga harus seimbang (total debet sama dengan total kredit). Laporan Keuangan dan Struktur Kepemilikan Saham biasa dan laba ditahan dilaporkan dalam bagian ekuitas pemegang sahan dari neraca. Pendapatan dan beban dicatat dalam laporan laba-rugi. Dividei dilaporkan dalam laporan laba ditahan. Karena dividen, pendapatan, dan bebai akan ditransfer ke laba ditahan pada akhir periode, maka perubahan dalam salal satu pos ini akan mempengaruhi ekuitas pemegang saham.

Laporan Keuangan dan Struktur Kepemilikan

12

Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM.

Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

Saham biasa dan Laba ditahan dilaporkan dalam bagian ekuitas pemegang sahai dari neraca. Pendapatan dan beban dicatat dalam laporan laba-rugi. Dividen dilaporkan dalam laporan laba ditahan. Karena dividen, pendapatan, dan beba akan ditransfer ke laba ditahan pada akhir periode, maka perubahan dalam salah satu pos ini akan mempengaruhi ekuitas pemegang saham. Hubungan yan berkaitan dengan ekuitas pemegang saham ditunjukkan Jenis struktur kepemilikan yang dipakai perusahaan bisnis akan menentukan jenis-jenis akun yang merupakan bagian dari ekuitas. Dalam sebuah korporasi, akun-akun yang umumnya muncul adalah Saham Biasa, Tambahan Modal Disetor, Dividen Tambahan, dan Laba Ditahan. Sementara perusahaan perorangan atau persekutuan menggunakan akun Modal dan akun Penarikan. Akun Modal digunakan untuk mengindikasikan investasi oleh pemilik dalam perusahaan. Akun Penarikan atau drawing digunakan untuk mengindikasikan penarikan oleh pemilik. SIKLUS AKUNTANSi Siklus Akuntansi memperlihatkan bagan arus dari langkah-langkah dalam siklus akun-tansi (accounting cycle). Langkah-langkah ini adalah prosedur akuntansi yang biasanya digunakan oleh perusahaan untuk mencatat transaksi dan membuat laporan keuangan. Mengidentifikasi dan Mencatat Transaksi serta Kejadian Lainnya Langkah pertama dalam siklus akuntansi adalah analisis transaksi dan kejadian kejadian tertentu lainnya. Masalahnya di sini adalah menentukan apa yang harm dicatat. Meskipun GAAP menyediakan pedoman, tidak ada aturan sederhaiu yang bisa digunakan untuk menentukan apakah suatu kejadian harus dicatat ata tidak. Sebagian besar pihak setuju bahwa perubahan personalia atau kebijakai manajemen, meskipun penting, tidak perlu dicatat dalam akun. Pada sisi lain ketika perusahaan melakukan penjualan atau pembelian secara tunaibetapapul kecilnyamaka penjualan atau pembelian tersebut harus dicatat.

12

Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM.

Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

Perlakuan tersebut berhubungan dengan konsep akuntansi yang telah dijelaska dalam materi sebelumnya. item harus diakui dalam laporan keuangan jika item tersebu memenuhi kriteria unsur laporan keuangan, dapat diukur, dan relevan serta handa Sekarang mari kita pertimbangkan kasus sumber daya manusia. Haruskah kita menilai karyawan untuk tujuan membuat nera dan laporan laba-rugi? Memang jelas bahwa karyawan terampil merupak aktiva yang penting (sangat relevan), tetapi masalah penentuan nilai sumber daya manusia dan pengukurannya belum terpecahkan secara akurat. Sebagai akibatnyaj sumber daya manusia tidak dicatat dalam laporan akuntansi. Barangkali, ketika] teknik-teknik pengukuran ini telah membaik dan diterima secara umum, informasij tentang sumber daya manusia akan disajikan, meskipun hanya sebagai informasi tambahan. FASB menggunakan frase "transaksi serta kejadian lainnya dan situasi yang] mempengaruhi perusahaan bisnis" digunakan untuk menjelaskan sumber atau! penyebab perubahan aktiva, kewajiban, dan ekuitas sebuah entitas.2 Kejadian! (events) terdiri dari dua jenis: (1) kejadian eksternal (external events) yang melibatkan interaksi antara entitas dengan lingkungannya, seperti transaksi dengan entitas lainnya, perubahan harga barang atau jasa yang dibeli atau dijual entitas, banjir atau gempa bumi, atau kemajuan teknologi pesaing; (2) kejadian internal (internal events) yang terjadi dalam entitas, seperti pemakaian bangunan dan mesin dalam operasi atau transfer atau penggunaan bahan baku dalam proses produksi. Banyak kejadian memiliki baik unsur eksternal maupun internal. Sebagai contoh, perekrutan tenaga kerja melibatkan transaksi pertukaran gaji untuk tenaga, yang merupakan kejadian eksternal; sementara penggunaan jasa tenaga kerja, yang merupakan bagian dari produksi, atau kejadian internal. Kejadian bisa dilakukan atau dikendalikan oleh sebuah entitas, seperti pembelian barang atau penggunaan mesin, atau bisa juga berada di luar kendali entitas, seperti perubahan suku bunga, pencurian atau perusakan, atau pengenaan pajak oleh pemerintah. Transaksi (transactions), sebagai salah satu jenis kejadian eksternal, bisa berupa pertukaran di mana kedua entitas saling menerima dan menyerahkan
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

sesuatu yang memiliki nilai, seperti pembelian dan penjualan barang atau jasa. Transaksi juga bisa berupa transfer satu-arah di mana sebuah entitas menerima kewajiban tanpa secara langsung menerima sesuatu yang bernilai sebagai gantinya, seperti sumbangan amal. Contoh lain adalah investasi oleh pemilik, distribusi kepade pemilik, pembayaran pajak, hadiah, sumbangan, kerugian akibat bencana alam, dan pencurian. Pendek kata, hampir semua kejadian yang mempengaruhi posisi keuangan pemsahaan harus dicatat. Seperti telah dibahas sebelumnya dalam kasus sumber daya manusia, kejadian tersebut mungkin diabaikan karena tradisi atau terlalu kompleks untuk diukur. Profesi akuntansi dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan tanda-tanda bakal mendobrak tradisi tua serta lebih reseptif terhadap tantangan untuk mengukur dan melaporkan kejadian dan fenomena yang sebelumnya dipandang terlalu kompleks dan tidak dapat diukur. Pembuatan Jurnal Berbagai transaksi dan kejadian yang mempengaruhi unsur-unsur bisnis dasar (aktiva, kewajiban, dan ekuitas) dikategorikan dan dikumpulkan dalam akun (accounts). Buku besar umum (general ledger) adalah kumpulan dari semua akun aktiva, kewajiban, ekuitas pemegang saham, pendapatan, dan beban. Akun "T" dipakai untuk mengilustrasikan pengaruh transaksi terhadap pos-pos aktiva, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban tertentu. Dalam praktek, transaksi serta kejadian tertentu pada awalnya tidak dicatat dalam buku besar karena satu transaksi akan mempengaruhi dua akun atau lebih, di mana masing-masing akun ini terdapat pada halaman yang berbeda dalam buku besar. Untuk mengatasi masalah ini dan mencatat setiap transaksi serta kejadian secara lengkap pada satu tempat, digunakan jurnal (buku jurnal awal). Bentuk jurnal yang paling sederhana adalah daftar transaksi atau kejadian kronologis yang diekspresikan dalam istilah debet dan kredit pada akun-akun tertentu. Hal ini dinamakan dengan jurnal umum (general journal}.
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

Setiap ayat jurnal umum (general journal entry) terdiri dari empat bagian; (1) akun dan jumlah yang harus didebet (Dr.), (2) akun dan jumlah yang harus dikredit (Kr.), (3) tanggal, dan 4) keterangan. Di sini yang dicatat terlebih dahulu adalah debet, lalu diikuti oleh kredit. Keterangan ditempatkan di bawah nama akun terakhir yang akan dikredit dan mungkin membutuhkan satu baris atau lebih. Kolom "Referensi (Ref.)" diisi pada saat akun dipindahkan ke buku besar (posting) Dalam beberapa kasus, perusahaan menggunakan jurnal khusus (speciu journal) selain jurnal umum. Jurnal khusus mengikhtisarkan transaksi-transaks yang memiliki karakteristik serupa (misalnya, penerimaan kas, penjualar pernbelian, pengeluaran kas), sehingga menghemat waktu yang diperlukan untu menyelesaikan berbagai tugas pembukuan. Pemindahbukuan (Posting) Prosedur pentransferan ayat jurnal ke akun buku besar disebut dengai pemindahbukuan (posting), yang melibatkan langkah-langkah berikut: 1. Dalam buku besar, catatlah tanggal, halaman jurnal, dan jumlah debet yaiv tertera pada jurnal ke kolom yang tepat untuk akun yang didebet. 2. 3. Pada kolom referensi jurnal, tulislah nomor akun atas jumlah debet yanj diposting. Dalam buku besar, catatlah tanggal, halaman jurnal, dan jumlah kredit yan; tertera pada jurnal ke kolom yang tepat untuk akun yang dikredit. 4. Pada kolom referensi jurnal, tulislah nomor akun atas jumlah kredit yang di posting.

12

Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM.

Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

Ilustrasi ini menunjukkan akun-akun buki besar dalam bentuk akun standar (standard account form). Beberapa perusahaai menyebutnya sebagai bentuk akun tiga kolom (three-column form of account karena memiliki tiga kolom uangdebet, kredit, dan saldo. Saldo akun ditentukai setelah setiap transaksi dipindahbukukan. Ruang keterangan dan kolom referens memberikan informasi khusus tentang transaksi. Angka-angka di dalam kota mengindikasikan urutan langkah-langkahnya. Angka-angka dalam kolom "Ref." jurnal umum menunjukkan akun buku besar di mana perusahaan akan memposting setiap pos. Sebagai contoh, "101" yang ditempatkan di kolom sebelah kanan "Kas" mengindikasikan bahwa perusahaan telah memposting pos dalam buku besar. Pemindahbukuan atau posting dari jurnal umum dianggap selesai apabila semua angka referensi posting telah dicatat di sebelah judul-judul akun yang terdapat dalam jurnal. Jadi, angka referensi memiliki dua fungsi: (1) untuk mengindikasikan nomor akun buku besar dari akun terkait, dan (2) untuk mengindikasikan bahwa posting telah diselesaikan untuk item tertentu. Setiap perusahaan bisnis menggunakan sistem penomoran sendiri untuk akun buku besarnya. Umumnya, akun aktiva dinomori lebih dulu, lalu diikuti oleh akun kewajiban, ekuitas pemilik, pendapatan, dan beban. Berbagai akun buku besar yang ditunjukkan telah melalui proses posting. Sumber dari data yang ditransfer ke akun buku besar diindikasi-kan oleh referensi . Tujuan dari analisis transaksi adalah untuk ; (1) mengidentifikasi jenis akun yang terkait, dan (2) menentukan apakah diperlukan debet atau kredit. Anda harus selalu melakukan analisis jenis ini sebelum membuat ayat jurnal. Hal itu akan membantu Anda memahami ayat jurnal yang dibahas dalam bab ini serta ayat jurnal yang lebih kompleks pada bab-bab selanjutnya. Ingatlah bahwa setiap ayat jurnal mempengaruhi satu atau lebih pos-pos berikut: aktiva, kewajiban, ekuitas pemegang saham, pendapatan, atau beban.

12

10

Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM.

Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

Neraca Saldo Neraca saldo (trial balance) adalah daftar akun beserta saldonya pada suatu wa tertentu. Biasanya, neraca saldo dibuat pada akhir periode akuntansi. Urutan i yang dicantumkan pada neraca saldo sesuai dengan urutan yang terdapat da buku besar, di mana saldo debet ditunjukkan pada kolom sebelah kiri dan kredit ditampilkan pada kolom sebelah kanan. Total dari kedua kolom itu sama. Tujuan utama dari neraca saldo adalah untuk membuktikan kesama matematis dari debet dan kredit setelah posting dilakukan. Berdasarkan sisfe berpasangan, kesamaan ini akan terjadi apabila jumlah saldo debet sama deng jumlah saldo kredit. Neraca saldo juga berguna untuk mendeteksi kesalaha kesalahan dalam pembuatan ayat jurnal dan posting, di samping bermanfaat unti menyusun laporan keuangan. Prosedur pembuatan neraca saldo adalah: 1 2 3 Membuat daftar judul akun beserta saldonya. Menjumlahkan kolom debet dan kredit. Membuktikan kesamaan antara kedua kolom itu.

Neraca saldo tidak membuktikan bahwa semua transaksi telah dicatat at buku besar telah benar. Berbagai kesalahan masih mungkin ada sekalipun kedu kolom neraca saldo telah sesuai. Sebagai contoh, neraca saldo mungkin saja terlit seimbang sekalipun (1) sebuah transaksi belum dicatat, (2) ayat jurnal yang tep belum dipindahkan, (3) suatu ayat jurnal dipindahkan dua kali, (4) akun-akun yang salah digunakan dalam pembuatan ayat jurnal atau posting, atau (5) kesalat yang saling-menghilangkan telah dibuat dalam mencatat jumlah transaksi. Dengar kata lain, sepanjang saldo debet dan kredit yang dipindahkan sama, walaupun k< akun atau dengan jumlah yang salah, namun total debet akan sama dengan tota kredit.

Ayat Jurnai Penyesuaian


Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

11

Agar pendapatan perusahaan, dicatat pada periode di mana pendapatan itu dihasilkan, dan agar beban dicatat pada periode terjadinya, maka McDonald's membuat ayat jurnal penyesuaian (adjusting entries) pada akhir periode akuntansi. Singkatnya, penyesuaian diperlukan untuk memastikan bahwa McDonald's mematuhi prinsip-prinsip pengakuan pendapatan dan penandingan. Penggunaan ayat jurnal penyesuaian akan memungkinkan perusahaan melaporkan aktiva, kewajiban, dan ekuitas pemilik yang akurat pada tanggal neraca dibuat dan melaporkan pendapatan serta beban yang tepat dalam laporan laba-rugi. Namun, neraca saldoyang mengabungkan data-data transaksi untuk pertama kalimungkin tidak lengkap atau tidak upto-date karena alasan-alasan berikut:
1._Beberapa kejadian tidak dijurnal secara harian karena tidak efektif.

Contohnya karyawan.

adalah

pemakaian

perlengkapan-kecil

dan

upah periodik

2._ Beberapa biaya tidak dijurnal selama periode akuntansi karena biaya-biaya ini akan jatuh tempo seiring dengan berlalunya waktu, bukan sebagai hasil dari transaksi harian. Contohnya adalah memburuknya kondisi bangunan atau peralatan serta biaya asuransi dan sewa. 3._ Beberapa item mungkin belum dicatat. Contohnya adalah tagihan listrik yang belum akan diterima sampai periode akuntansi berikutnya. Ayat jurnal penyesuaian diperlukan setiap kali sebuah perusahaan, seperti Coca-Cola, membuat laporan keuangannya. Langkah awal yang penting di sini adalah Coca-Cola harus menganalisis setiap akun neraca saldo untuk menentukan apakah akun tersebut telah lengkap dan up-to-date bagi tujuan pembuatan laporan keuangan. Analisis ini memerlukan pemahaman yang menyeluruh tentang operas! Coca-Cola dan hubungan antarakun. Pembuatan ayat jurnal penyesuaian seringkali memerlukan jasa dari tenaga akuntan yang terampil. Dalam mengumpulkan data-data penyesuaian, Coca-Colca mungkin perlu menghitung persediaan perlengkapan dan suku cadang perbaikan. Atau, perusahaan mungkin perlu membuat jadwal pendukung untuk polls asuransi, kesepakatan sewa, dan komitmen kontraktual lainnya. Penyesuaian biasanya
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

12

dibuat setelah tanggal neraca. Namun, ayat jurnal penyesuaian akan diberi tanggal yang sama dengan tanggal neraca. Jenis-jenis Ayat Jurnal Penyesuaian Ayat jurnal penyesuaian dapat diklasifikasikan sebagai pembayaran di muka (prepayment) ataupun akrual (accrual). Masing-masing kelompok ini memiliki dua sub-kategori. Ayat Jurnal Penyesuaian untuk Pembayaran di Muka Seperti telah dibahas sebelumnya, pembayaran di muka bisa berbentuk bet dibayar di muka atau pendapatan yang belum dihasilkan. Apabila perusahaan tidak membuat penyesuaian terhadap pembayaran muka, maka aktiva dan kewajiban akan ditetapkan terlalu tinggi dan beban si pendapatan terkait akan ditetapkan terlalu rendah. Sebagai contoh, dalam net saldo Pioneer (Ilustrasi 3-19), saldo akun Perlengkapan Iklan hanya memperlil kan perlengkapan yang telah dibeli. Saldo ini tentu saja ditetapkan terlalu tin; sementara akun beban yang berhubungan, yaitu Beban Perlengkapan, aJ ditetapkan terlalu rendah karena biaya perlengkapan yang telah digunai belum diakui. Jadi, ayat jurnal penyesuaian untuk pembayaran di muka a menurunkan akun neraca dan menaikkan akun laporan laba-rugi. Beban Dibayar di Muka. Beban yang dibayar secara tunai dan dicatat seb, aktiva sebelum digunakan atau dikonsumsi diidentifikasi sebagai beban dibayar di muka (prepaid expenses). Apabila biaya telah terjadi, maka akun aktiva a didebet untuk memperlihatkan jasa atau manfaat yang akan diterima di n depan. Pembayaran di muka biasanya berhubungan dengan asuransi, perlengkaj iklan, dan sewa. Selain itu, pembayaran di muka juga dilakukan ketika bangu dan peralatan dibeli. Beban dibayar di muka akan jatuh tempo baik karena berlalunya waktu (misalnya, sewa dan asuransi) ataupun karena pemakaian dan konsumsi (misali perlengkapan). Jatuh tempo biaya-biaya ini tidak

12

13

Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM.

Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

memerlukan ayat jurnal ha: yang berulang-ulang, karena hal ini tidak perlu dan tidak praktis. Pada setiap tanggal laporan, ayat jurnal penyesuaian dibuat Walgreens untuk mencatat beban yang dikeluarkan selama periode akuntansi berjalan dan untuk memperlihatkan biaya yang belum jatuh tempo dalam akun aktiva. Sebelum penyesuaian, aktiva akan ditetapkan terlalu tinggi dan beban ditetapkan terlalu rendah. Jadi, ayat jurnal penyesuaian untuk beban dibayar di muka akan berupa debet pada akun beban dan kredit pada akun aktiva. Perlengkapan. Berbagai jenis perlengkapan yang berbeda telah digunakan oleh perusahaan bisnis. Sebagai contoh, sebuah kantor akuntan mungkin memiliki perlengkapan kantor (office supplies) seperti stasioneri, amplop, dan kertas akuntansi. Sebaliknya, sebuah biro iklan bisa memiliki perlengkapan iklan (advertising supplies) seperti kertas grafis, film video, dan kertas poster. Perlengkapan biasanya didebet ke akun aktiva pada saat dibeli. Pengakuan atas perlengkapan yang digunakan akan ditunda sampai proses penyesuaian dilakukan, yaitu ketika dilakukan per-hitungan fisik atas perlengkapan. Selisih antara saldo akun Perlengkapan (aktiva) dengan biaya perlengkapan di tangan mencerminkan perlengkapan yang telah digunakan (beban) selama periode berjalan. Akun Asuransi Dibayar di Muka kini memperlihatkan saldo sebesar $5.1 yang merupakan biaya asuransi yang belum jatuh tempo dan akan berlaku i 11 bulan berikutnya. Pada saat yang sama, saldo Beban Asuransi memperlihatl saldo sebesar $500, yang setara dengan biaya asuransi yang telah jatuh ten selama bulan Oktober. Jika ayat jurnal penyesuaian ini tidak dibuat, maka beban bulan Oktober akan ditetapkan terlalu rendah sebesar $500 dan laba bersih ak ditetapkan terlalu tinggi sebesar $500. Selain itu, baik aktiva maupun ekuil pemilik juga akan ditetapkan terlalu tinggi sebesar $500 pada neraca per Oktober. Penyusutan. Sebuah perusahaan bisnis, seperti Caterpillar atau Boeing biasan mempunyai beragam fasilitas produktif seperti bangunan, peralatan, dan mot Aktiva-aktiva ini menyediakan jasa selama lebih dari satu tahun, yang biasa diseb dengan masa manfaat (useful live). Karena Caterpillar,
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

14

misalnya, mengharapk aktiva seperti bangunan memberikan manfaat selama beberapa tahun, ma Caterpillar mencatat bangunan sebagai aktiva, bukan sebagai beban, pada si dibeli. Pencatatan ini dilakukan pada biaya atau harga perolehan, seperti ya diharuskan oleh prinsip biaya. Menurut prinsip penandingan, sebagian biaya aktiva jangka panjang bar dilaporkan oleh Caterpillar sebagai beban selama setiap periode masa manfaatn; Penyusutan (depreciation) adalah proses pengalokasian biaya aktiva menjadi beb sepanjang umur manfaatnya secara rasional dan sistematis. Kebutuhan akan penyesuaian penyusutan. Dari sudut pandang GAAP, pembelii fasilitas produktif pada dasarnya dipandang sebagai pembayaran di muka jang panjang atas manfaat yang akan diterima. Karena itu, kebutuhan untuk membu ayat jurnal penyesuaian periodik atas penyusutan sama dengan kebutuhan unti menyesuaikan beban dibayar di muka lainnya yang telah dijelaskan sebelumnyi yaitu, untuk mengakui biaya yang telah jatuh tempo (beban) selama perio berjalan dan untuk mencatat biaya yang belum jatuh tempo (aktiva) pada periode. Penyebab utama penyusutan fasilitas produktif adalah pemakaian aktual, kerusakan, dan keusangan. Sebagai contoh, pada waktu Caterpillar membeli aktiva, pengaruh faktor-faktor tersebut tidak diketahui secara pasti, sehingga harus diestimasi. Jadi, Anda harus mengakui penyusutan merupakan suatu estimasi, bukan pengukuran aktual atas biaya yang telah jatuh tempo. Prosedur umum yang dipakai Caterpillar dalam menghitung beban penyusutan adalah membagi biaya aktiva sepanjang masa manfaatnya. Sebagai contoh, jika Caterpillar membeli peralatan dengan harga $10.000 dan memiliki masa manfaat 10 tahun. Saldo akun akumulasi penyusutan akan meningkat sebesar $400 tiap bulan. Jadi, setelah membuat jurnal dan memposting ayat jurnal penyesuaian pada tanggal 30 November, saldo akun akumulasi penyusutan akan menjadi $800. Penyajian dalam laporan keuangan. Akumulasi PenyusutanPeralatan Kantor merupakan sebuah akun kontra-aktiva. Akun kontra-aktiva (contra asset account) adalah akun yang mengoffset akun aktiva pada neraca. Ini berarti
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

15

bahwa akun akumulasi penyusutan mengoffset akun Peralatan Kantor pada neraca dan saldo normalnya adalah kredit. Akun ini digunakan agar Pioneer tidak langsung mengkredit Peralatan Kantor dalam rangka mengungkap biaya awal (original cost) peralatan dan total biaya yang telah jatuh tempo sampai tanggal laporan keuangan. Selisih antara biaya setiap aktiva yang dapat disusutkan dengan akumulasi penyusutan yang berhubungan disebut sebagai nilai buku (book value) aktiva. Dalam Ilustrasi 3-25, nilai buku peralatan pada tanggal neraca adalah $49.600. Jadi, perhatikan bahwa nilai buku dan nilai pasar aktiva biasanya berbeda. Perbedaan ini muncul karena penyusutan bukanlah cara untuk menilai aktiva melainkan suatu alokasi biaya. Perhatikan juga bahwa beban penyusutan mencerminkan porsi biaya aktiva yang telah jatuh tempo pada bulan Oktober. Seperti halnya penyesuaian untuk biaya dibayar di muka, kelalaian membuat ayat jurnal penyesuaian untuk penyusutan akan menyebabkan total aktiva, total ekuitas, pemilik, dan laba bersih akan ditetapkan terlalu tinggi dan beban penyusutan akan ditetapkan terlalu rendah. Perusahaan akan mencatat beban penyusutan untuk setiap jenis peralatan, seperti peralatan pengiriman atau peralatan toko, dan untuk semua bangunan yang dimilikinya. Perusahaan juga akan membentuk akun akumulasi penyusutan yang terpisah untuk masing-masing jenis aktiva jangka panjang, seperti Akumulasi PenyusutanPeralatan Pengiriman; Akumulasi Penyusutan Peralatan Kantor; dan Akumulasi PenyusutanBangunan. Pendapatan yang Belum Dihasilkan. Pendapatan yang diterima dalam bentuk kas dan dicatat sebagai kewajiban sebelum dihasilkan dinamakan dengan pendapatan yang belum dihasilkan (unearned revenues). Itemitem seperti sewa, langganan majalah, dan deposito pelanggan untuk jasa yang akan dilakukan Maskapai mungkin merupa-kan seperti dari pendapatan Northwest, penjualan yang tiket belum dan sebagai dihasilkan. Southwest, penerbangan, American,

memperlakukan

penerimaan

pendapatan yang belum dihasilkan sampai penumpangnya diangkut ke" tempat tujuan. Biaya kuliah yang diterima sebelum dimulainya masa
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

16

perkuliahan merupakan contoh lain dari pendapatan yang belum dihasilkan. Sebetulnya, pendapatan belum dihasilkan dalam pembukuan sebuah perusahaan mungkin merupakan pembayaran di muka dalam pembukuan perusahaan lainnya. Sebagai contoh, jika menggunakan periode akuntansi yang identik, maka seorang pemilik gedung akan memiliki pendapatan yang belum dihasilkan sementara penghuninya akan memiliki biaya sewa dibayar di muka. Apabila pembayaran diterima oleh sebuah perusahaan, seperti Intel, untuk j jasa yang akan disediakan di periode akuntansi berikutnya, maka akun pendapatan yang belum dihasilkan (kewajiban) harus dikredit untuk mengakui kewajiban j yang muncul. Pendapatan yang belum dihasilkan akan diterima apabila jasa telah j diberikan kepada konsumen. Selama periode akuntansi merupakan hal yang tidak praktis membuat ayat jurnal harian yang berulangulang untuk mencatat pendapat- j an yang telah dihasilkan. Dalam kasus semacam ini, Intel menunda pengakuanj pendapatan yang telah dihasilkan sampai proses penyesuaian. Pada akhir periode akuntansi, dibuat ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat pendapatan yang telah dihasilkan dan memperlihatkan kewajiban yang masih tersisa. Dalam kasus tertentu, kewajiban akan ditetapkan terlalu tinggi sementara pendapatan akan ditetapkan terlalu rendah sebelum penyesuaian dilakukan. Jadi, ayat jurnal penyesuaian bagi akun Akun kewajiban, yaitu Pendapatan Jasa yang Belum Dihasilkan kini memperlihatkan saldo sebesar $8.000, yang mencerminkan sisa jasa iklan yang masih harus disediakan di masa depan. Pada saat yang sama, Pendapatan Jasa memper-lihatkan total pendapatan yang dihasilkan pada bulan Oktober sebesar $104.000. Jika penyesuaian ini tidak dibuat, maka pendapatan dan laba bersih akan ditetapkan terlalu rendah sebesar $4.000 dalam laporan laba-rugi. Selain itu, kewajiban akan ditetapkan terlalu tinggi dan ekuitas pemilik akan ditetapkan terlalu rendah sebesar $4.000 pada neraca per 31 Oktober.
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

pendapatan yang belum dihasilkan akan berupa

debet (penurunan) pada akun] kewajiban dan kredit (kenaikan) pada

12

17

Ayat Jurnal Penyesuaian untuk Akrual Kategori ayat jurnal penyesuaian kedua adalah akrual (accruals). Ayat jurnal penyesuaian untuk akrual diperlukan untuk mencatat pendapatan yang telah dihasilkan dan beban yang telah terjadi tetapi belum tercatat dalam periode akuntansi berjalan. Tanpa penyesuaian akrual, maka akun pendapatan (dan akun aktiva yang berhubungan) atau akun beban (serta akun kewajiban yang berhubungan) akan ditetapkan terlalu rendah. Jadi, ayat jurnal penyesuaian untuk akrual akan menaikkan akun neraca dan akun laporan laba-rugi. Pendapatan Akrual. Pendapatan yang telah dihasilkan tetapi belum diterima dalam bentuk kas atau dicatat pada tanggal laporan keuangan disebut pendapatan akrual (accrued revenues). Pendapatan akrual dapat terakumulasi (menjadi hak perusahaan) seiring dengan berlalunya waktu, seperti dalam hal pendapatan bunga dan sewa. Pendapatan bunga atau sewa belum dicatat karena penghasilan bunga dan sewa tidak melibatkan transaksi harian. Atau pendapatan akrual bisa berasal dari j yang telah dilakukan tetapi belum ditagih, seperti komisi dan honor atau I lainnya. Pendapatan komisi dan honor belum dicatat oleh perusahaan karenal sebagian jasa yang baru diberikan. Ayat jurnal penyesuaian akan diperlukan untuk memperlihatkan piutang ] timbul pada tanggal neraca dan untuk mencatat pendapatan yang telah dihasill selama periode berjalan. Sebelum penyesuaian dilakukan, baik aktiva mau pendapatan masih ditetapkan terlalu rendah. Untuk itu, ayat jurnal penyesuaian untuk pendapatan akrual akan berupa debet (menaikkan) pada akun aktiva i kredit (menaikkan) pada akun pendapatan. Selama bulan Oktober, Pioneer Advertising Agency telah menghasilkan $2 untuk jasa iklan yang belum ditagih dari klien-klien sebelum tanggal 31 Okto Karena belum ditagih, jasa-jasa ini belum dicatat. Akun aktiva, yaitu Piutang Usaha, memperlihatkan bahwa perusahaan piutang sebesar $74.000 pada tanggal neraca. Saldo sebesar $106.000 pada Pendapatan Jasa mencerminkan total pendapatan jasa yang dihasilkan selama bu Oktober ($100.000 + $4.000 + $2.000). Jika ayat jurnal penyesuaian tidak
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

18

dibu maka aktiva dan ekuitas pemilik dalam neraca, serta pendapatan dan laba 1 dalam laporan laba-rugi, akan ditetapkan terlalu rendah. Beban Akrual. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, beban yang telah terjadi te belum dibayarkan atau dicatat pada tanggal laporan keuangan disebut seb beban akrual (accrued expenses), seperti bunga, sewa, pajak, dan gaji. Beban ak bisa muncul karena penyebab yang sama seperti pendapatan akrual. Dali kenyataannya, mung beban akrual dalam akrual pembukuan dalam sebuah perusahaan merupakan pendapatan pembukuan

perusahaan lainnya. Sebag contoh, pendapatan jasa akrual sebesar $2.000 dalam pembukuan Pioneer Advertis adalah beban akrual dalam pembukuan klien yang menerima jasa Pioneer. Penyesuaian untuk beban akrual diperlukan guna mencatat kewajiban ya telah muncul pada tanggal neraca dan mengakui beban yang berlaku sela periode akuntansi berjalan. Sebelum penyesuaian, baik kewajiban maupun masih akan ditetapkan terlalu rendah. Jadi, ayat jurnal penyesuaian untuk beb akrual akan berupa debet (menaikkan) pada akun beban dan kredit (menaik pada akun kewajiban). Bunga Akrual. Pioneer menandatangani wesel bayar (note payable) berjangka wa 3-bulan yang bernilai $50.000 pada tanggal 1 Oktober. Wesel bayar ini mensyaratk pembayaran bunga 12% per tahun. Jumlah akumulasi bunga ditentukan oleh tig faktor: (1) nilai nominal wesel, (2) suku bunga, yang selalu diekspresikan dala bentuk suku bunga tahunan, dan (3) jangka waktu wesel beredar. Dalam kasus ini, total bunga yang terhutang atas wesel bernilai $50.000 pada tanggal jatuh temponya adalah $1.500 ($50.000 x 12% x 3/12), atau $500 per bulan. Rumus untuk menghitung bunga bulan Oktober dalam hubungannya dengan Pioneer Advertising Agency ditunjukkan dalam Ilustrasi 3-29. Perhatikan bahwa periode waktunya dinyatakan sebagai suatu pecahan dari satu tahun. Beban Bunga mencerminkan bunga yang telah jatuh tempo untuk bulan Oktober. Jumlah bunga yang terutang pada tanggal laporan keuangan ditunjukkan oleh akun Utang Bunga. Bunga ini tidak akan dibayarkan sampai wesel jatuh tempo pada akhir bulan ketiga. Akun Utang Bunga, bukan
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

19

mengkredit Wesel Bayar secara langsung, yang akan digunakan untuk mengungkap dua jenis kewajiban (yaitu, bunga dan pokok utang) dalam laporan keuangan. Jika ayat jurnal penyesuaian ini belum dibuat, maka kewajiban dan beban bunga akan ditetapkan terlalu rendah, dan laba bersih serta ekuitas pemilik akan ditetapkan terlalu tinggi.

Neraca Saldo Pasca-Penutupan

Ingat bahwa neraca saldo dibuat setelah transaksi-transaksi reguler sele dipindahkan ke buku besar dan neraca saldo kedua (neraca saldo-yang disesuaikan) dibuat setelah ayat jurnal penyesuaian selesai dipindahkan ke bu besar. Neraca saldo yang ketiga juga bisa dibuat setelah ayat jurnal penutup i pindahkan ke buku besar. Neraca saldo setelah penutupan, yang umumnya dis neraca saldo pasca-penutupan (post-dosing trial balance), hanya terdiri dari aktiva, kewajiban, dan ekuitas pemilik (akun riil). Ayat Jurnal Pembalik Setelah laporan keuangan selesai dibuat dan pembukuan ditutup, perusaha biasanya membalik sebagian ayat jurnal penyesuaian sebelum mencatat transai reguler pada periode berikutnya. Ayat jurnal semacam ini biasanya diseb sebagai ayat jurnal pembalik (reversing entries). Ayat jurnal pembalik dibuat pa< awal periode akuntansi berikutnya dan merupakan kebalikan dari ayat jurn penyesuaian terkait yang telah dibuat pada periode sebelumnya. Pencatatan aji jurnal pembalik merupakan langkah opsional dalam siklus akuntansi yang ak dilakukan pada awal periode akuntansi berikutnya. Lampiran 3B akan membah ayat jurnal pembalik dengan lebih rinci. Ringkason Siklus Akuntansi

12

20

Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM.

Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

Ringkasan langkah-langkah dalam siklus akuntansi mencerminkan urutan loj dari prosedur akuntansi yang dipakai sepanjang periode fiskal: 1. Mencatat transaksi periode berjalan pada jurnal yang tepat. 2. Memposting dari jurnal ke buku besar. 3. Membuat neraca saldo yang belum disesuaikan.
4. Membuat ayat jurnal penyesuaian dan kemudian mempostingnya ke

buku besar. 5. Membuat neraca saldo setelah penyesuaian. 6. Menyusun laporan keuangan dari neraca saldo kedua. 7. Membuat ayat jurnal penutup dan kemudian mempostingnya ke buku bes 8. Membuat neraca saldo pasca-penutupan. Laporan Keuangan untuk Perusahaan Dagang Pioneer Advertising Agency Inc. adalah perusahaan jasa. Serangkaian laporan keuangan yang terinci sekarang diperlihatkan untuk perusahaan dagang, Uptown Cabinet Corp. Laporan keuangan yang disajikan disusun berdasarkan neraca saldo setelah penyesuaian. Laporan Laba-Rugi Laporan laba-rugi untuk Uptown merupakan laporan self-explanatory. Laporan laba-rugi ini mengklasifikasikan jumlah ke dalam kategori seperti laba kotor atas penjualan, laba operasi, laba sebelum pajak, dan laba bersih. Meskipun informasi tentang laba per saham harus disajikan dalam laporan laba-rugi perusahaan, kita mengabaikan pos ini di sini; hal tersebut akan dibahas lebih lanjut di bab-bab selanjutnya. Neraca Neraca Uptown adalah suatu neraca berklasifikasi. Piutang bunga, asu dibayar di muka, dan beban sewa dibayar di muka dimasukkan sebagai a lancar. Aktiva-aktiva ini dipandang lancar karena akan dikonversikan menjad atau digunakan sebagai bagian dari operasi rutin dalam jangka pendek. Upt
Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana

12

21

mengurangi jumlah Penyisihan Piutang Tak Tertagih dari total piutang us wesel tagih, dan piutang bunga karena diestimasi bahwa hanya $54.800 dari ju seluruh piutang sebesar $57.800, yang akan dapat ditagih. Dalam bagian properti, pabrik, dan peralatan, akumulasi penyusutan dikur kan dari biaya perabotan dan peralatan. Selisihnya merupakan nilai buku nilai tercatat dari perabotan dan peralatan. Persediaan dan didebet ke Harga Pokok Penjualan. Dalam menutup akun, perusahaan mengkredit Harga Pokok Penjualan dan mendebet Ikhtisar LabaRugi. Dalam sistem persediaan periodik (periodic inventory system), perusa menggunakan akun Pembelian untuk mencatat pembelian persediaan selama periode berjalan. Di sini, akun Persediaan tidak berubah selama periode berjalan. Persediaan mencerminkan jumlah persediaan awal selama keseluruhan per Pada akhir periode akuntansi, akun Persediaan harus disesuaikan dengan men saldo persediaan awal dan mencatat saldo persediaan akhir. Jumlah persec akhir ditentukan melalui perhitungan fisik atas persediaan dan menilainya de metode biaya atau lower-of-cost-ormarket. Berdasarkan sistem persediaan peridik harga pokok penjualan ditentukan dengan menambahkan persediaan aw; pembelian bersih dan kemudian menguranginya dengan persediaan akhir.

12

22

Akuntasi Keuangan Menengah Muhammad Laras, SE, Ak, MM.

Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana