You are on page 1of 2

Kurang pengetahuan Ekebutuhan belajar) mengenai proses kehamilan, kebutuhan individu b.

d kurang infformasi, defisit terhadap perkembangan/kognitif Hasil yang diharapkan Berpartisipasi dalam proses belajar Mengungkapkan pemahaman tentang kondisi Mendiskusikan dan mentaati komponen diet pranatal yang adekuat Mengidentifikasi teratogen potensial, aspek fsiologis/psikologis tentang reproduksi, kehamilan, persalinan dan kelahiran Intervensi Evaluasi Evaluasi usia klien dan tahap perkembangan Usia dan tahap remaja akan mempengaruhi remaja pendekatan untuk penyuluhan karena remaja usia lanjut (usia 17-10 tahun) mungkin mampu lebih baik untuk memahami konsep, proses, dan sintesa informasi daripada klien pada remaja awal (usia 11-14 tahun) atau tenga (usia 14-17 tahun) Anjurkan klien untuk menggali pilihan Meskipun pada saat ini banyak remaja mengenai hasil kehamilan, termasuk memilih untuk mempertahankan bayi terminasi kehamilan (tergantung dari tahap mereka, klien harus diberi kebebasan untuk gestasi), mempertahankan bayi, atau memilih berdasarkan ketersediaan pilihan. memberikan bayi untuk diadopsi (perhatikan Pada beberapa situasi atau budaya keluarga implikasi budaya pada keputusan) membuat keputusan tentang kehamilan untuk tremaja daripada membiarkan ia membuat keputusan sendiri. Dapatkan riuwayat Membantu mencegah komplikasi janin. penggunaan/penyalahgunaan obat:periksa adanya perilaku risiko PHS dan HIV. Berikan informasi tentang efek negatif yang mungkin terjadi pada janin Berikan informasi tentang nutrisi, rencana Untuk mencapai kemandirian remaja dapat makan dan kebutuhan untuk menghindari mengulangi kebiasaan nutrisi buruk yang tanpa kalori dipraktikkan teman atau teman sebaya, karena berisiko malnutrisi, IUGR, BBLR Diskusikan tanda-tanda persalinan. Klien perlu tahu kapan menghubungi dokter Identifikasi faktor faktor yang membuat atau memberi pelayanan dan bagaimana remaja berisiko untuk persalinan/kelahiran membedakan antara persalinan palsu dan preterm persalinan sejati. Sediakan atau diskusikan metode yang Informasikan yang diberikan pada masa tersedia untuk mengontrol kehamilan pranatal membantu klien dalam memilih memberikan keuntungan dan kerugian kontrasepsi setelah kelahiran. Angka masing-masing. Bersikap realistis dan tidak kejadian berulang cenderung menurun bila menghakimi. Sediakan informasi yang tepat alat kontrasepsi efektif dan metoda untuk tahap perkembangan tertentu remaja diberikan segera setelah kehamilan. Risiko tinggi cedera terhadap janin b.d kerentanan ibu Hasil yang diharapkan Mengungkapkan pemahaman tentang faktor-faktor risiko individu.

Mendemonstrasikan perubahan perilaku atau gaya hidup untuk menurunkan faktor risiko dan melindungi diri serta janin Menunjukkan pertumbuhan janin dalam batas normal Mencapai kehamilan sampai masanya dengan kelahiran bayi sesuai masanya dengan ukuran tepat untuk usia gestasi Rasional Bayi yang lahir dari ibu remaja berisiko prematuritas, BBLR, trauma kelahiran, dan penyakit yang diakibatkan oleh retardasi mental, paralisis serebral, dan epilepsi. Malnutrisi memperberat ketidakadekuatan perkembangan nonatus/sel-sel otak janin selama fase hiperplasia pranatal dengan gabungan fase hiperplasia /hipertropi dari 6 bulan pertama kehidupan. Ini mengakibatkan sel-sel otak menjadi lebih sedikit dan memperkecil ukuran sel individu. Cadangan zat besi yang rendah pada ibu mengurangi kapasitas pembawa oksigen dan ambilan oksigen janin, menurunkan simpanan zat besi janin sela trimester ketiga dan berakibat anemia defisiensi zat besi pada janin. Remaja berisiko terjadinya HHK kemungkinan karena malnutrisi dan masukan protein yang tidak adekuat yang dapat menyebabkan ketidakadekuatan dan pemisahan lpasenta (abrupsi plasenta) Ketidakadekuatan ukuran pelvis karena imaturitas fisiologi membuat klien atau janin berisiko terhadap disproporsi sefalopelvik dan potensial cedera janin intrapartal

Intervensi Kaji adanya risiko potensial pada janin

Berikan informasi verbal tertulis tentang kebutuhan diet, sumber-sumber vitamin/mineral, dan kelompok kelompok makanan

Diskusikan peran makanan yang mengandung zat besi dan pentingnya masukan makanan yang mengandung suplemen asam folat setiap hari.

Periksa adanya HHK pada setiap kunjungan pranatal

Dapatkan ukuran pelvis tentukan prognosis terhadap eutosia. Diskusikan kemungkinan kelahiran bila ukuran kecil Tinjau ulang hasil pemeriksaan diagnostik/skrining Hb dan Ht

Menunjukkan kadar kapasitas pembawa oksigen dan potensi simpanan zat besi

Bantu dengan tindakan yang tepat yang dibutuhkan. Serial ultrasonografi

Menentukan pertumbuhan janin, IUGR, kemungkinan karena malnutrisi atau perubahan vaskular karena HKK, ditunjukkan oleh diameter