Sie sind auf Seite 1von 26

Laki-laki 48 tahun mengeluh penglihatan ganda (diplopia).

Pada pemeriksaan neurologi, mata kirinya tidak dapat melakukan adduksi dan reflex kornea kiri berkurang. 1. Otot manakah dibawah ini yang mengalami gangguan?

a. M. rectus lateralis b. M. rectus medialis c. M. rectus inferior d. M. rectus superior e. M. obliquus inferior

2. Dimanakah kemungkinan letak kelainan pada kasus diatas? a. Fissura orbitalis superior -> nda tau juga kenapa b. Fissura orbitalis inferior c. Canalis opticus d. Foramen ovale e. Foramen rotundum

3. Wanita 35 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnosis thrombosis sinus cavernosus akibat infeksi pada wajah. Manakah jalur penyebaran infeksi yang paling mungkin dari wajah sinus cavernosus? a. V. Retromandibularis b. V. Maxillaris c. V. Opthalmicus superior -> (v. opthalmicus superior dan inferior nanti masuk ke sinus cavernosus )

d. V. Temporalis superficialis e. V. Auricularis posterior

4. Seorang ibu membawa anaknya ke rumah sakit karena kelopak mata kiri anaknya tak dapat membuka selebar mata kanannya. Menurutnya setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mengatakan bahwa ada gangguan pada saraf yang mempersarafi kelopak mata anaknya. Nervus apakah yang mengalami kelumpuhan pada kasus tersebut? 1. 2. 3. 4. 5. N. Facialis N. Occulomotorius -> levator palpebrae N. Trochlearis N. Trigeminus N. Abducen

5. Laki-laki umur 65 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan hilangnya pendengaran pada telinga kiri. Dari hasil pemeriksaan CT-scan memperlihatkan adanya tumor pada saraf yang masuk ke cranium. Struktur manakah yang paling mungkin di bawah ini yang dilalui oleh saraf tersebut? 1. 2. 3. 4. 5. Fissure orbitalis superior Foramen rotundum Foramen ovale Foramen jugulare Meatus acuticus internus -> nda tau juga kenapa

6. Wanita 52 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan gangguan penglihatan. Pada pemeriksaan fisis ditemukan hemianopia bitemporal dan hasil pemeriksaan radiologic ditemukan adanya tumor adenohypophysis (bagian anterior glandula hypophysis). Struktur manakah dibawah ini yang paling mungkin tertekan oleh tumor yang menyebabkan gangguan tersebut diatas? 1. 2. 3. 4. 5. N. opticus Chiasma opticum Tractus opticus N. occulomotorius N. abducens

7. Wanita 62 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan penglihatan kabur. Pada pemeriksaan fisis ditemukan adanya penurunan visus dan peningkatan tekanan intraokuler. Oleh dokter didiagnosis glaucoma. Struktur manakah dibawah ini yang pertama dilalu oleh humor aquous yang diproduksi oleh sel-sel epithel corpus ciliaris? 1. 2. 3. 4. Saccus lacrimalis Pupil Chamber anterior Chamber posterior (baru ke iris, chamber anterior, trabecular meshwork, canalis schlemm) 5. Corpus vitreus

8. Otot apkah yang berperan pada ekspresi wajah seperti disamping? 1. 2. 3. 4. 5. M. depressor Anguli Oris M. zygomaticus Major M. Depressor Labii Inferior M. Risorius M. Mentalis

9. Seorang pria datang ke tempat praktek dokter untuk berkonsultasi. Pria tersebut merasa rendah diri karena setiap dia melihat wajahnya dicermin, terlihat kedua bola matanya kea rah medial dan dokter mengatakan matanya mengalami strabismus konvergen dan mengatakan bahwa otot bola matanya mengalami kelumpuhan. Otot apakah yang mengalami kelumpuhan tersebut? 1. 2. 3. 4. 5. M. Rectus Superior M. Rectus Medialis M. Rectus Inferior M. Rectus Lateralis M. Obliquus Inferior

10. TIDAK ADA SOALNYA

Seorang wanita berumur 58 tahun datang ke poli saraf dengan keluhan sudut mulut kanan mencong kekiri, kelopak mata kanan sulit ditutup, dan alis mata kanan sulit diangkat, kejadiannya tiba-tiba 2 hari yang lalu, saat baru bangun tidur, kekuatan ke empat tungkai normal. Pada pemeriksaan neurologis didapatkan parese facialis komplit dextra.

11. Apa diagnosis dari penyakit wanita ini? 1. 2. 3. 4. 5. Non hemoragik strok Infark batang otak Bells palsy Hemorogik strok Musculat dystrophy

12. Pemeriksaan lanjutan pada penderita ini memperlihatkan tanda dan gejala berikut ini, kecuali: 1. 2. 3. 4. 5. Air mata cenderung mengalir dengan mudah dari mata Saliva sering keluar pada sudut mulut kanan Otot dahi sebelah kanan bekerja secara norma; bila disuruh mengangkat alis Pemderita tidak dapat menutup mata kanannya secara komplit Penderita tidak dapat memperlihatkan giginya secara full pada sisi sebelah kanan

Seorang wanita 25 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan penonjolan bola mata palpebra kanan nyeri, edem palpebra, hiperemis, konjungtiva kemosism kornea jernih disertai dengan denmam sejak 3 hari lalu. Dari anamnesis riwayat sakit sinusitis. Pada pemeriksaan oftalmologi tajam penglihatan mata kanan menurun. Pergerakan bola mata kanan terhambat. Hasil laboratorium darah menunjukkan kesan leukositosis. 13. Dari keluhan penderita tersebut, maka diantara gejala 6P yang ditemukan sebagai penyakit orbita adalah: 1. 2. 3. 4. Progression, pain, proptosis, palpation, periorbital changes and pulsation Proptosis, pain, prolaps, perforation Pain, progression, proptosis, periorbital changes and pulsation Proptosis, pain, progression, and periorbital changes (progresi kayaknya itu kemosis kornea) 5. Pain, proptosis, palpation, periorbital changes and pulsation

14. Diagnosis penderita tersebut di atas teramsuk penyakit-penyakit orbita golongan : 1. 2. 3. 4. 5. Kelainan congenital anatomi orbita Infeksi daerah orbita Tumor orbita Penyakit sistemik Penyakit degenerative

15. Seorang laki-laki umur 19 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan bengkak pada tepi mata sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisis ditemukan edem berbentuk nodul pada daerah tarsus, merah dan nyeri, tidak ada demam dan gangguan visus. Diagnosa banding? 1. 2. 3. 4. 5. Blefaritis Hordeolum eksterna Hordeolum interna di tarsus Kalazion Selulitis palpebrae

16. Kelenjar apa yang mengalami peradangan pada kasus tersebut? 1. 2. 3. 4. Kelenjar lacrimasi Kelenjar meibom -> hordeolum interna dan kalazion Kelenjar Woifring Kelenjar Moll & Zeiss -> eksterna

17. Seorang anak laki-laki umur 10 tahun datang di klinik dengan mata merah dan gatal pada kedua mata yang dialami sejak 3 hari yang lalu. Keluhan ini sering berulang terutama pada menjelang musim kemarau. Penglihatan dirasakan normal, pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Apakah diagnosis kasus diatas? 1. 2. 3. 4. 5. Konjungtivitis alergik Konjungtivitis bakteri Konjungtivitis medikamentosa Konjungtivitis filikten Konjungtivitis virus

18. Seorang anak laki-laki usia 7 tahun datang bersama ibunya di poliklinik umum dengan mata merah dan bengkak kedua matanya yang dialami sudah 2 hari. Keluhan ini disertai kotoran mata dan melengket saat bangun tidur. Tidak dirasakan adanya penglihatan kabur. Kotoran mata warna kuning dan kental. Dari gejala klinis tersebut, maka jenis konjungtivitis diatas adalah: 1. 2. 3. 4. 5. Konjungtivitis alergik Konjungtivitis bakteri Konjungtivitis medikamentosa Konjungtivitis parasit Konjungtivitis virus

19. Penatalaksanaan pada pasien ini berupa : 1. 2. 3. 4. 5. Antibiotic spectrum luas dan kortikosterois Bebat mata Memperbaiki gizi anak karena penyakit ini self limiting Pemberian atropine untuk mengurangi rasa sakit Pemberian vitamin sambil menunggu hasil laboratorium

Seorang laki-laki 35 tahun datang ke poli mata dengan keluhan sudah 3 hari mata kanan merah dan kabur, keluhannya pasien merasakan sesuatu yang masuk di mata kemudian digosok-gosok. Setelah itu timbul air mata berlebih dan susah membuka mata. Pemeriksaan ditemukan VOD : 3/60, VOS : 5/60 Pelebaran pembuluh darah di limbus kea rah formix yang semakin mengecil Bercak putih kecil kornea dipinggir pupil

20. Pemeriksaan lanjut yang diperlukan pada kasus di atas adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Koreksi virus dengan trial lens Sensitivitas kornea Tekanan intraokuler dengan Tes Placido USG B scan

21. Penyakit mata merah pada kasus di atas adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Keratitis Iridosiklitis Glaucoma akut Makula kornea Konjungtivitis alergi

22. Seorang perempuan karyawati restoran mengeluh mata kiri sakit, merah, banyak air mata dan kabur sudah 5 hari. Pernah ditetesi Xitrol tetes mata selama 4 hari tetapi gejala makin

bertambah. Riwayat trauma (-), pemeriksaan oftalmologis : VOD: 5/5 VOS: 5/60. Edema palpebra, lakrimasi (++), fotofobia (++) dengan fluoresensin terdapat infiltrate yang bercabangcabang pada daerah pupil. Diagnosa penderita ini kearah : 1. 2. 3. 4. Keratitis jamur Keratitis bakteri Keratitis herpes zoster Keratitis herpes simpleks

Seorang perempuan umur 22 tahun datang di poli mata dengan mata merah dan kabur sebelah kanan. Keadaan ini sudah berlangsung 5 hari. Kalau melihat cahaya terasa silau dan nyeri. Dari pemeriksaan slit lamp terlihat fibrn dan radang dalam bilik mata depan. Pupil tampak miosis. 23. Dari scenario di atas ditegakkan diagnosis sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. Skleritis Episkleritis Keratitis Glaucoma akut Uveitis akut

24. Bila tidak diobati dengan baik kasus diatas maka dapat mengakibatkan perlekatan antara iris dan lensa kristalina yang disebut : 1. 2. 3. 4. 5. Sinekia anterior Sinekia posterior Simblefaron Adhesi iris Striktura

Seorang laki-laki umur 65 tahun dirujuk dari RS Kusta setempat dengan mata merah sebelah kiri. Keadaan ini sudah tahunan. Mata kabur dan kotoran mata tidak ada. Kelopak mata kiri tidak tertutup sempurna. 25. Dari scenario di atas kelopak mata yang tidak menutup sempurna disebut : 1. Exoftalmus 2. Proptosis

3. Lagoftalmus 4. Enoftalmus 5. Ptosis

26. Tidak ada soalnya

Seorang anak perempuan 10 tahun diantar oleh ibunya ke poli mata RS Wahidin Sudirohusodo dengan keluhan penglihatan kabur. Setelah dilakukan anamnesis dan pemeriksaan oftalmologis, ditemukan bahwa anak tersebut menderita rabun jauh. Anak tersebut dapat melihat normal kembali dengan visus 20/20 pada kedua mata, setelah dokter mata meresepkan kacamata sebagai berikut : VOD : S -1,50 D, C-0,50D Axis 90 VOS : S -1,25 D, C-0,25D Axis 180 27. Pertanyaan : Apa diagnosis yang paling tepat untuk anak tersebut ? 1. 2. 3. 4. 5. Myop ringan Simple myop astigmat Compound myop astigmat Mixed astigmat Astigmat irreguler

28. Seorang perempuan, umur 50 tahun datang ke poli mata RSWS dengan keluhan tidak melihat secara tiba-tiba pada mata kanan disertai sakit kepala hebat dan muntah. Pada pemeriksaan oftalmologis didapatkan visus 2/60, mata merah, kornea keruh, bilik mata depan dangkal, pupil multidilatasi. Mata kiri visus 6/6. Bilik mata depan dangkal. Untuk menegakkan diagnosis, pemeriksaan apakah yang harus dilakukan pada penderita ini? 1. 2. 3. 4. 5. Biometri Keratometri Perimetri Refraktometri Tonometri

29. Pengobatan awal apakah yang paling tepat untuk kasus diatas?

1. Miotikum + -blocker + Carbonic anhidrase inhibitor (CAI) (atropine,timolol aleat, asetazolamid) 2. Miotikum + Antibiotik + Carbonic anhidrase inhibitor (CAI) 3. Miotikum + Beta blocker + kortikosteroid 4. Miotikum + Beta blocker + antibiotic 5. Miotikum + Antibiotik + kortikosteroid

30. Seorang lelaki umur 50 tahun memakai kaca mata untuk melihat jauh dan membaca dekat. Kaca mata yang dipakai sekarang sudah 3,5 tahun dan dengan kaca mata sekarang penglihatannya kabur tanpa kacamta lebih kabur. Pada pemeriksaan kaca mata dengan lensameter didapat untuk melihat jauh S+0,50 D dan untuk membaca dekat S+2,25. Diagnosis pasien diatas adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Emetrop presbyop Presbyop Hypermetrop Simple Myop astigmat Hypermetrop Presbyop Myop

31. Bayi umur 11 hari dibawa oelh ibunya kepoliklinik mata dengan keluhan banyak sekali keluar kotoran mata yang berwarna kekuningan sejak berumur 1 hari. Bayi lahir normal ditolong oleh bidan desa dengan berat badan lahir normal. Tidak ada keluarga yang menderita penyakit mata dalam rumah. Kemungkinan bayi ini menderita : 1. 2. 3. 4. 5. Konjungtivitis kataralis akut Konjungtivitis purulenta kausa pneomokok Konjungtivitis kausa alergi Trachoma Konjungtivitis purulenta kausa gonokok

32. Seorang wanita mengeluh penglihatannya kadang-kadang menjadi ganda. Maka diperlukan tes : 1. Cover test 2. Cover-uncover test (di slide paling penting itu tes tutup buka mata, mungkin tes ini mi maksudnya) 3. High-berg test 4. Kirmsky test 5. Worth dor do test

33. Visus normal pada bayi : 1. 2. 3. 4. 5. 1/300 1/60 6/6 6/60 6/120

34. Jika seorang didiagnosis dengan astrosia, maka kemungkinan otot yang lumpuh adalah : 1. 2. 3. 4. 5. M. rectus superior M. rectus inferior M. levator palpebra superior M. rectus medialis M. rectus lateralis

Pasien mengeluh pada pagi hari keluar pus dari punctum, keadaan ini dialami sejak 2 minggu lalu. Dari anamnesa diketahui ada riwayat epifora yang sudah lama. Dari pemeriksaan, tes Anal positif. 35. Diagnosa yang paling tepat dari gejala diatas adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Selulitis palpebra Dacryocistitis acut Hordeolum externa Selulitis orbita Dacryocistitis kronis

36. Manakah penyakit di bawah ini yang merupakan diagnosis banding uveitis anterior : 1. 2. 3. 4. Glaucoma akut Keratitis Konjungtivitis akut Neuritik optic

Kabupaten A dengan jumlah penduduk 2 juta orang. Tahun ini telah dioperasi katarak 100 mata, padahal tahun depan muncul lagi kasus katarak yang baru. 37. Apa yang dimaksud dengan backlog 1. 2. 3. 4. 5. Jumlah penderita katarak yang ditemukan pada satu daerah terpencil Jumlah penderita katarak yang belum menjalani operasi pada tahun itu Jumlah penderita katarak yang muncul tahun berikutnya. Penderita katarak yang mengalami komplikasi operasi Beberapa kendala yang dihadapi oleh penderita katarak sehingga belum operasi

Jumlah penduduk satu kecamatan A sebanyak 500.000 orang. Penderita buta katarak sebanyak 400 orang. Kecamatan ini tidak memiliki dokter mata. Transportasi ke ibu kota kabupaten ( RS kebupaten memiliki dokter mata) mmerupakan kendala untuk memperoleh pelayanan operasi katarak. 38. Bila mereka tidak menjalani operasi, maka jumlah penderita katarak menjadi : 1. 2. 3. 4. 5. 800 orang 1000 orang 900 orang (jumlah penderita sekarang + jumlah penduduk/1000) 2200 orang Tetap 400 orang

Seorang wanita 25 tahun, hamil 8 bulan, mengeluh penglihatan kedua mata menurun tiba-tiba kira-kira 1 minggu. Sebelumnya penderita alami peninggian tekanan darah tiba-tiba dari 110/80 mmHg menjadi 180/110 mmHg, disertai proteinuria. Penderita sadar, gizi baik. Pada pemeriksaan didapatkan VOD 5/50, VOS 4/50. Segmen anterior bola mata normal. Pada funduskopi kedua mata terlihat papil edema, a:v = 1:3 (arteri menyempit), terlihat arteri terputusputus, edema macula, perdarahan retina, eksudat dan cotton wool spot (infark retina) 39. Diagnosis kedua mata : 1. 2. 3. 4. 5. Retinopati hipertensi std I penyempitan Retinopati hipertensi std II -> std 1+ iregularitas fokal Retinopati hipertensi std III ->std2 +perdarahan & eksudasi Retinopati hipertensi std IV -> std3 + ada mi edema papil Retinopati hipertensi std V

40. Anjuran utama untuk kasus di atas

1. 2. 3. 4. 5.

Lesser photocoagulasi retina Turunkan tekanan darah Terminasi kehamilan (akhiri kehamilan) Opname Hemodialisis

41. Seorang wanita 59 tahun, datang berobat ke dokter mata dengan keluhan utama lihat jauh kabur, masih bisa membaca surat kabar tanpa kacamata,. Pemeriksaan visus VOD : 6/30, VOS : 6/40, TOD : 17,3 mmHg dan TOS : 25 mmHg. Slit lampCOS : lensa keruh di nucleus. Iluminasi oblik COS : lensa keruh, iris shadow (+). Diagnosis mata kiri adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Katarak senile stadium I (kortex roda pedati) Kartarak senile stadium II (ada iris shadow) + glaucoma sekunder Katarak senile stadium III Katarak senile stadium IV Katarak senile stadium V + glaucoma sekunder

42. Seorang laki-laki berumur 60 tahun mengeluh seringbatuk-batuk, sesak napas, sakit kepala, pusing, kulitnya kering dan keriput, dan diwajahnya tampak bercak-bercak kehitaman, serta benjolan kasar hitam, sebesar kelereng di belakang telinga. Riwayat perokok berat sejak 30 tahun. Racun yang menyebabkan sesak pada seorang perokok, umumnya disebabkan oleh racun pada rokok yang disebut : 1. 2. 3. 4. 5. Methan Asetic acid Carbon monoksida Toluen Carbon dioksida

43. Benjolan (keganasan/kanker kulit) yang kasus tersebut diatas disebabkan oleh racun : 1. 2. 3. 4. 5. Arsenic Toluen Nikotin TAR Methan

44. Racun pada rokok yang menyebabkan kasis diatas sering pusding dan sakit kepala adalah 1. 2. 3. 4. 5. Methanol Ammonia Toluen Carbon Nikotin

45. Seorang wanita umur 25 tahun datang dengan keluhan bercak kemerahan pada badan dan tempat yang terkena gesekan pakaian yang terjadi secara mendadak. Diagnosis yang mungkin pada penyakit ini adalah 1. 2. 3. 4. 5. Miliaria profunda Miliaria kristalina Miliaria rubra Miliaria pustulosa Miliaria superficialis

46. Seorang laki-laki umur 40 tahun datang dengan keluhan bercak putih pada mukosa mulut dan merokok pakai pipa dan sukar dilepaskan. Diagnosis yang mungkin pada penyakut ini adalah 1. 2. 3. 4. 5. Liken Planus Lupus Eritomatous Kandidiosis Oral Leukoplakia Epidermolisis Bullosa

47. Seorang laki-laki umur 30 tahun dengan keluhan bercak bernananh pada bagian badan, tangan dan kaki. Diagnosis yang paling mungkin adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Tinea manum Tinea pedis Dermatitis kontak Palmoplantar pustulosa Kandidiosis interdigitalis

48. Pengobatan yang dianjurkan pada kasus diatas :

1. 2. 3. 4.

Steroid Topikal Regulasi suhu yang baik Acyclovir topical Antibiotic sistemik

49. Pengobatan yang dianjurkan pada kasus diatas: 1. 2. 3. 4. 5. Steroid Topikal Regulasi suhu yang baik Acyclovir topical Acyclovir sistemik Antibiotic sistemik

50. Seorang bayi umur 3 hari datang bersama ke poli kulit RSWS dengan keluhan badan terbungkus membrane yang dialami pada waktu bayi tersebut baru lahir yang segera lepas dan terdapat skuama tebal. Bayi tersebut didiagnosa dengan Ichtyosis Lamellar. Bayi yang terbungkus membrane tersebut dinamakan : 1. 2. 3. 4. 5. Bayi collodion Bayi ikterus Bayi sianosis Adneksa pada bayi Bayi ikterus dan sianosis

51. Seorang laki-laki 18 tahun datang ke poli kulit dengan keluhan skuama tebal yang tampak cokelat atau kotor pada daerah leher, lengan dan lutut. Riwayat keluarga menderita penyakit yang sama, yang terkait -X resesif locus gen Sp. 22.23. pada kasus diatas pada pemeriksaan laboratorium ditemukan : 1. 2. 3. 4. 5. Kadar kelosterol sulfatase meningkat Kadar kolesterol sulfatase menurun Penurunan mobilitas lipoprotein pada elektroforesis Steroid sulfatase meningkat Kadar kolesterol sulfatase menurun dan steroid sulfatase meningkat

52. Seorang ibu datang ke poli kulit RSWS mengeluh mempunyai bayi laki-laki umur 5 bulan riwayat penyakit dermatitis atopi. Riwayat keluarga menderita hal serupa dialami oleh kakaknya. Menderita kulit kering pada lengan, punggung, bokong sampai paha. Pada pemeriksaan fisis

ditemukan adanya skuama yang lebih besar, melekat kuat, terikat kebawah pada pola skuama ikan. Diagnosa yang paling mungkin pada kasus diatas adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Ichtyosis terkait x Sindrom paraneoplastik Ichtyosis lamellar Ichtyosis vulgaris Sindrom nethertons

53. Seorang pasien ditemukan suatu proses mitosis ini terjadi pada : 1. 2. 3. 4. 5. Lapisan korneum Lapisan korneum + basale Lapisan spinosum Lapisan spinosum + basale Lapisan granulosum + spinosum

54. Seorang pasien datang dengan keluhan kulitnya tidak berpori, pasien selalu merasakan badannya panas (sering berendam). Salah satu fungsi kulit yang terganggu : 1. 2. 3. 4. 5. Proteksi Melindungi desinfeksi Respirasi Membentuk precursor vitamin E Ekskresi

55. Seorang pasien kulit di berikan suatu pengobatan topical. Yang tidak sesuai dengan fisik : 1. 2. 3. 4. 5. Melembutkan Mendinginkan Memanaskan Melindungi Menurunkan elastisitas

56. Seorang pasien mendapat pengobatan bedak kocok dengan campuran powder dengan liquid. Bedak kocok tersebut termasuk dalam pengobatan topical berupa : 1. Krim

2. 3. 4. 5.

Lotion Salep Pasta pendingin Vehikulum monofasik

57. Seorang guru SD mendapat terapi topical dari seorang dokter kulit. Pengobatan topical tersebut berisi emulsi minyak dalam air, substansi air dan substansi lemak. Pengobatan topical yang paling tepat adalah 1. 2. 3. 4. 5. Salep -> emulsi air dalam minyak Lotion Krim Sulfur Bedak

58. Seorang pasien memerlukan pengobatan antiseptic, keratonaplasti dan anti inflamasi. Yang paling sesuai kita berikan pengobatan topical adalah 1. 2. 3. 4. 5. Sulfur Resorsinol Asam salisil 2% Asam salisil 5% Lotion

59. Pada kasus pasien dengan dermatosis sub akut, sebaiknya kita berikan pengobatan topical dengan hydroxide calcium, hydroxide solution adalah 1. 2. 3. 4. 5. Tar Asam salisil 2% Pasta pendingin Lotion Salisil talk

60. Seorang anak kecil mengeluh ada gelembung berisi cairan nanah dengan ukuran <1 cm pada lututnya. Efloresensi yang paling tepat untuk anak ini adalah 1. Macula 2. Vesikel

3. Pustule 4. Krusta 5. Kista

61. Seorang wanita datang ke poli kosmetik kulit dengan keluhan bercak-bercak kehitaman didaerah wajah, berbatas tegas sejak 8 bulan yang lalu. Awalnya bercak kehitaman hanya sedikit, lalu semakin lama semakin meluas. Efloresensi adalah sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. Macula hipopigmentasi Macula hiperpigmentasi Macula eritem Hiperpigmentasi Infiltrate

62. Seorang anak kecil tergores kawat pada kakinya tidak berdarah dan tidak ada luka yang dalam. Kemungkinan efloresensinya adalah 1. 2. 3. 4. 5. Ekskoriasi Madidans Ulserasi Erosi Maserasi

63. Seorang petani datang dengan keluhan benjolan di punggungnya. Benjolan tersebut tidak nyeri dan tidak sakit. Dan setelah di angkat, tampak seperti kantong yang berisi cairan, sel maupun sisa sel. Efloresensinya adalah: 1. 2. 3. 4. 5. Tumor Abses Kista Keloid Sikatrik

Pasien umur 23 tahun datang berobat di poli THT dengan keluhan telinga kanan tiba-tiba kurang dengar disertai bunyi-bunyi. 64. Pemeriksaan subyektif yang digunakan untuk keluhan gangguan pendengaran pada pasien ini adalah

1. 2. 3. 4. 5.

Garpu tala Tes kalori Tes vestibular Tes timpanometri Endoskopi

65. Dari hasil pemeriksaan pasien tersebut diatas dilakukan tes sensorineural telinga kanan dengan kemungkinan hasil : 1. 2. 3. 4. 5. Rinne negative Weber laterisasi ke kiri Swabach memanjang Weber laterisasi ke kanan Weber sama keras kiri dan kanan

66. Keberhasilan penanganan pasien diatas sangat tergantung dengan dasar pemikiran 1. 2. 3. 4. 5. Kasus diatas tidak termasuk kasus emergency Koklea merupakan organ yang kerusakannya tidak cepat menjadi permanen Kerusakan di koklea dalam 2 minggu bisa menjadi permanen Apeks koklea sangat peka dengan suara keras Segera diberikan alat bantu dengar

67. Pemeriksaan garpu tala yang membandingkan antara hantaran tulang penderita dengan pemeriksa adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Rinne Swabach Garis pendengaran Weber Bing

68. Seorang pasien wanita berusia 50 tahun yang mengalami keluhan vertigo, tinnitus dan pendengaran berkurang bila ada serangan. Keluhan gangguan pendengaran pasien dalam bersifat fluktuatif , disebabkan karena pada kasus ini sangat tergantung pada terjadinya : 1. Degenerasi koklea 2. Hidrops endolimf (Meniere disease : vertigo, tinnitus, gangguan pendengaran)

3. Otolit/debris yang pindah (BPPV -> Cuma vertigo_ 4. Skelrotik 5. Hidrosis

69. Pemeriksaan pendengaran sederhana aplikasi sebagai efek oklusi adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Tes Romberg -> tes keseimbangan Dix Hilpike -> tes vertigo Tes Bing (tes oklusi) ENG Audiometri -> tes kuantitatif pendengaran

70. Folikulitis bisa terjadi akibat adanya folikel rambut pada liang telinga: 1. 2. 3. 4. 5. Bagian kartilaginosa Bagian osseus -> yang ada glandula serumennya Bagian kartilaginosa dan Bagian osseus Bagian auricular Bagian koklea

71. Reflex yang berfungsi memfiksasi mata terhadap objek saat terjadi pergerakan kepala sehingga bayangan obyek pada retina tetap stabil adalah 1. 2. 3. 4. 5. Central intergrator Reflex vestibule-spinal Reflex vestibule-okuler Adaptive feedback Somatosensori

72. Organ yang mengandung epitel sensoris sebagai organ reseptor vestibularis adalah 1. 2. 3. 4. 5. Labirin tulang Labirin membrane Kanalis semisirkularis lateral Koklea A+C

73. Proses fisiologis pendengaran melalui tahap prossecing di : 1. 2. 3. 4. 5. Cavum tympani Koklea Cortex *** hair cell

74. Membran tympani bagian tensa mempunyai sifat-sifat : 1. 2. 3. 4. 5. Letaknya di superior Lebih kecil Lapisan epitel lebih tebal Lebih tahan terhadap barotraumas Lebih sering barotraumas

75. Bising yang didengar pada 100dB dapat merupakan salah satu penyebab ketulian pada pekerja pabrik, sehingga harus menggunakan alat pelindung telinga,. Bila tidak menggunakan alat pelindung telinga hanya diperbolehkan : 1. 2. 3. 4. 5. 30 menit 115 dB 15 menit 60 menit 105 dB 90 menit 2 jam 100 dB

76. Keseimbangan dipengaruhi oleh Labirin, mata dan proprioseptik. Proprioseptik memiliki fungsi utama adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Sebagai mekanoreseptor Member informasi posisi tubuh sepanjang waktu Member informasi titik tumpu beban tubuh Somatosensorik A+B+C

77. Secara anatomi letak tulang pendengaran di telinga tengah dari medial ke lateral adalah : 1. Maleus Inkus Stapes

2. 3. 4. 5.

Inkus Maleus Stapes Stapes Inkus Maleus Maleus Inkus Maleus Stapes

78. Vaskularisasi telinga dalam berasal dari A. Cereberal inferior anterior yang dipercabangkan dari : 1. 2. 3. 4. 5. Arteri basilar Arteri koklearis communis Arteri vestibularis anterior Arteri vestibularis posterior Arteri vestibularis lateralis

79. Otolit salah satu yang sangat mempengaruhi keseimbangan, keseimbangan terganggu bila otolit berpindah posisinya. Pada Benign Paroxysmal Positional Vertigo otolit dalam keadaan normal. Otolit/Debris terletak pada organ : 1. 2. 3. 4. 5. Sacculus dan utriculus Kanalis semisirkularis posterior Utriculus dan kanalis semisirkularis anterior Scala media Kanalis semisirkularis lateralis

80. Telinga tengah berisis udara yang mempunyai tekanan udara = lingkungan luar disebabkan oleh : 1. 2. 3. 4. 5. Regilasi oleh tuba Eustachius Otot dan tendon besar Acenovator bunyi Daya tahan terhadap bunyi frekuensi Daya tahan terhadap perubahan bunyi

81. Secara fisiologis persepsi vestibularis terjadi pada : 1. Cortex dan Thalamus 2. Labirin 3. Mata

4. Nuclei vestibular 5. Nervus auditorius

82. .. posterior kanan secara *** menyebabkan 1. 2. 3. 4. 5. Penghambatan kanalis semisirkularis posterior kiri Penghambatan kanalis semisirkularis anterior kanan Penghambatan kanalis semisirkularis horizontal kiri Penghambatan kanalis semisirkularis horizontal kanan Penghambatan kanalis semisirkularis anterior kiri

83. Fisiologi utriculus adalah 1. 2. 3. 4. 5. Untuk gerakan kepala atas Gerakan kepala vertical Gerakan kepala sirkuler Gerakan kepala otot bawah Gerakan kepala frontasi

84. Salah satu peranan vestibular terhadap kontrol postural adalah : 1. Mengukur tonus otot terhadap gravitasi dan mengatur keseimbangan pada kecepatan rendah 2. Mengatur keseimbangan COM (Center of mass) base of support 3. Mengatur keseimbangan pada kecepatan tinggi dan proprioseptik 4. Mengatur keseimbangan pada kecepatan tinggi dan visus 5. Mengatur perpindahan otolit

85. Vertigo perifer mempunyai ciri-ciri : 1. 2. 3. 4. 5. Didahului Bila disuruh lihat satu focus, nistagmus berkurang kecepatannya Nistagmus transversal Gejala ringan tanpa mual dan muntah Tidak disertai keluhan mual muntah

86. Tuba Eustachius yang menghubungkan cavum tympani dengan hidung secara anatomi mempunyai ciri-ciri pada anak sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. Lebih panjang dan lebih lebar Lebih lebar dan lebih horizontal Lebih sempit dan lebih vertical Lebih lebar dan lebih panjang Lebih panjang dan lebih horizontal

87. Factor-faktor yang dapat menimbulkan trauma bising kronik adalah 1. 2. 3. 4. 5. Intensitas bising Lama terpapar Kerentanan Kurang istirahat A+B+C

88. Pada hasil tes Rinne kita dapat menemukan hasil berikut : 1. 2. 3. 4. 5. Positif pada presbiakusis Negative pada orang normal Positif pada oklusi tuba Positif pada otitis media Negative pada otitis eksterna

89. Ciri-ciri OMCK maligna adalah 1. 2. 3. 4. 5. Perforasi marginal Perforasi suboral Sering menyebabkan komplikasi Foetor A+B+C+D

90. Pemeriksaan radiologi yang dapat melihat gambaran infiltrasi mastoiditis sudah ke intra cereberal adalah 1. Foto kepala AP 2. Foto kepala lateral

3. Foto waters position 4. Foto CT scan kepala

91. Gambaran radiologi normal *** mastoid 1. 2. 3. 4. Tampak gambaran opak Tampak gambaran opak dengan pada mastoid Tampak gambaran lusen dengan pada mastoid Gambaran lusen dengan bercampur

92. Gambaran mastoiditis akut : 1. 2. 3. 4. Tampak perselubungan dan opak Tampak Mastoid yang Perselubungan pada

93. Kelainan pada fungsi pengecapan, penciuman, vestibulum, dan tekanan cairan cerebrospinal bisa disebabkan oleh karena defisiensi : 1. 2. 3. 4. 5. Vitamin A Vitamin B1 Vitamin C Vitamin D Vitamin E

94. Hipervitaminosis vitamin A kronik menyebabkan: 1. 2. 3. 4. 5. Ginggiva berwarna merah muda Hyperkeratosis folikularis Nausea Sakit kepala Kulit terkelupas

95. Konjungtivitis iritatif menjadi :

1. 2. 3. 4. 5.

Sporadic dan sesuai musim Sering disebabkan oleh debu dan asap Lebih sering usia diatas 50 tahun Pasien seringkali mempunyai riwayat keluarga Perempuan lebih sering terkena dari pada anak-anak

96. Dalam pencegahan terhadap penyakit indera khusus, berbagai upaya dapat dilakukan antara lain, pencegahan primer, pencegahan sekunder, dan pencegahan tersier. Upaya apakah yang masuk dalam pencegahan primer? 1. 2. 3. 4. 5. Pendidikan kesehatan Pemeriksaan kesehatan Mencari orang beresiko Screening Pengobatan secara dini

97. Antimuskarinik yang digunakan untuk menghambat M. constrictor papillae dan M. ciliaris lensa mata sehingga menimbulkan midriasis dan leukoplagia adalah 1. 2. 3. 4. 5. Fisiostigmin Prostigmin Polimiksin Etropin Atropine

98. Pembetunkan melanosit terdapat pada stratum 1. 2. 3. 4. 5. Stratum malphigi Stratum korneum Stratum granulosum Stratum lucidum Stratum basale

99. Dibawah ini yang tidak termasuk pada adneksa kulit adalah 1. Apokrin 2. Kuku 3. Ekrin

4. Keratin 5. Pembuluh darah dan saraf

100. Yang merupakan lapisan kornea paling tebal adalah a. Endotel b. Epitel c. Membrane bowman d. Membrane descement e. Stroma

Das könnte Ihnen auch gefallen