Sie sind auf Seite 1von 4

1.

Strategic Managers a. Board of Directors

Direksi
Posisi Nama Direktur Utama Zulkifli Zaini Wakil Direktur Utama Riswinandi Direktur Institutional Banking Abdul Rachman Direktur Risk Management Sentot A. Sentausa Direktur Treasury, Financial Institution & Special Asset Thomas Arifin Management Direktur Micro & Retail Banking Budi G. Sadikin Direktur Compliance & Human Ogi Prastomiyono Capital Direktur Finance & Strategy Pahala N. Mansury Direktur Corporate Banking Fransisca N. Mok Direktur Commercial & Business Sunarso Banking Direktur Technology & Kresno Sediarsi Operations

b. Top Management Dewan komisaris

Edwin Gerungan Muchayat Mahmuddin Yasin Cahyana Ahmadjayadi Pradjoto Gunarni Soeworo

President Commissioner & Independent Commissioner Deputy President Commissioner Commissioner Commissioner Independent Commissioner

Krisna Wijaya

Independent Commissioner

Audit Committee

Audit Committee's Name Gunarni Soeworo Yap Tjay Soen Imam Sukarno Zulkifli Djaelani Soedarjono

Audit Committee's Position Ketua Anggota Anggota Anggota Anggota

Remuneration & Nomination Committee Chairman & Member Member Member Member Member Member Secretary Edwin Gerungan Muchayat Gunarni Soeworo Mahmuddin Yasin Pradjoto Cahyana Ahmadjayadi Ex.officio President Commissioner & Independent Commissioner Deputy President Commissioner Independent Commissioner Commissioner Independent Commissioner Commissioner Group Head Human Capital

Risk Monitoring & GCG Committee

Chairman & Member Member Member Member Member Secretary

Pradjoto Edwin Gerungan Muchayat Cahyana Ahmadjayadi Tama Wijaya Ex.officio

Independent Commissioner President Commissioner & Independent Commissioner Deputy President Commissioner Commissioner Independent non-Commissioner Group Head Market & Operational Risk

Grand Strategies 2010-2014

Zulkifli Zaini (CEO PT. Bank Mandiri Tbk.)

Perencanaan yang baik dan matang menjadi sesuatu yang teramat penting bagi sebuah perusahaan untuk mencapai tujuan, visi dan misinya. Tapi corporate plan, sebagus dan sehebat apa pun tidak akan mengubah apa-apa kalau tidak disertai dengan eksekusi. Perusahaan tidak berubah karena membuat rencana. Perusahaan baru berubah karena mengimplementasikan rencana. Perusahaan tidak bersaing atas dasar rencana, tapi hasil akhir. Hasil akhir yang baik itu hanya bisa terjadi kalau memiliki kemampuan eksekusi yang baik. Bank Mandiri mengimplementasikannya dengan menyusun corporate plan tahun 20102014. Ada tiga hal utama yang akan dilakukan dalam lima tahun ke depan. Ketiganya: wholesale transaction, retail payment and deposit, dan retail lending. Ketiganya terkait satu sama lain. Contohnya wholesale transaction para debitur besar Bank Mandiri. Misalnya, mereka melakukan ekspor impor, jual beli mata uang asing (foreign

exchange), remittance, dan menggunakan layanan cash management, semuanya di Bank Mandiri. Bank Mandiri memiliki lebih dari 1.150 cabang, 5.500 ATM, ada SMS banking, call centre. Semua ini untuk memberikan layanan retail transaction. Selanjutnya Bank Mandiri meminta divisi wholesale memberikan nama-nama distributor dan reseller ke cabang Mandiri untuk melakukan pelayanan retail payment. Jadi wholesale dan retail payment terkait. Yang ketiga, retail lending. Ini terkait KPR, kartu kredit, dan kredit mikro. Dalam menjalankan tiga hal utama dalam corporate plan tersebut, mutlak dibutuhkan dukungan manajemen risiko dan sumber daya manusia yang kuat. Karena itu, Bank Mandiri harus terus meningkatkan kompetensi para pegawainya. Sebab, Bank Mandiri tidak mau tumbuh, tapi mengorbankan kualitas. Kalau corporate plan 2010-2014 itu tercapai, nilai kapitalisasi pasar (market cap) Bank Mandiri yang saat ini sekitar Rp 124 triliun akan meningkat menjadi Rp 225 triliun di 2014. Untuk mencapai tujuan itu, sejak akhir 2009 lalu, Bank Mandiri melakukan sosialisasi kepada karyawan di seluruh unit Bank Mandiri. Bank Mandiri menerjemahkan corporate plan 2010 2014 dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahunan ke masing-masing unit. Setiap bulan, masing-masing direktorat dan anak-anak usaha melakukan monitoring RKAP dan mengevaluasi di pekan ketiga setiap bulan. Performance management system di Bank Mandiri dilakukan secara ketat. Dalam evaluasi ini ada tiga warna penilaian, yaitu: merah, kuning, dan hijau. Kalau mencapai target warnanya hijau. Kalau setengah-setengah, warnanya kuning, dan jika tidak mencapai target, warnanya merah. Bank Mandiri juga melakukan review tahunan. Warnanya sama: merah, kuning, hijau. Review akhir tahun ini bisa menghasilkan bonus, atau promosi.