You are on page 1of 7

ISSN

IDENTIFIKASI METHICILLIN-RESISTANT Staphylococcus aureus (MRSA) PADA


TENAGA MEDIS DAN PARAMEDIS DI RUANG PERINATOLOGI DAN RUANG
OBSTETRI - GINEKOLOGIRUMAH SAKIT UMUM DAERAH ABDUL MOELOEK
Bobby Setiawan
1)
, dr. Tri Umiana Soleha, M. Kes
2)
,
dr. Prambudi Rukmono, S.!
2)
.
Mahasiswa "akultas Kedokteran Uni#ersitas $amun%
1)
, Sta& Pen%a'ar "akultas Kedokteran
Uni#ersitas $amun%
2)
.
(mail) bobby.setiawan.121*1++1,%mail.-om
Abstrak
Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus .MRS!) adalah bakteri Staphylococcus aureus
yan% men'adi kebal atau resisten terhada antibiotik 'enis metisilin. MRS! ter'adi karena
erubahan %enetik yan% disebabkan oleh aaran terai antibiotik yan% tidak rasional. Tu'uan
enelitian ini untuk men%etahui ersentase MRS! ada tena%a medis dan aramedis di ruan%
erinatolo%i dan ruan% obstetri dan %inekolo%i Rumah Sakit Umum /aerah !bdul
Moeloek.Penelitian ini meruakan enelitian deskriti& laboratorik den%an endekatan cross
sectional yan% men%%unakan samel sebanyak 01 resonden den%an metode di&usi a%ar.
Samel ditanam ada media Mannitol Salt Agar kemudian ditanam kembali ada media a%ar
darah domba untuk dilakukan u'i sensiti#itas terhada antibiotik -e&o2itin 3* 4%. 5asil
enelitian dari 01 samel yan% dieriksa menun'ukkan bahwa terdaat MRS! ositi&
sebanyak 16 samel .22,17), 31 samel .86,07) sensiti&, dan 22 samel .32,87)
Staphylococcus epidermidis. Samel ositi& MRS! terbanyak berasal dari ruan% erinatolo%i
yaitu 1* samel, sedan%kan dari ruan% obstetri dan %inekolo%i ditemukan 6 samel ositi&
MRS!. 9adi daat disimulkan bahwa terdaat MRS! ada tena%a medis dan aramedis di
ruan% erinatolo%i dan obstetri dan %inekolo%i RSU/!M.
Kata kunc ) Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus .MRS!), erinatolo%i, obstetri dan
%inekolo%i.
IDENTIFI!ATION METHICILLIN-RESISTANT Staphylococcus aureus (MRSA) "r#$
HEALTH !ARE %ORKERS n t&' PERINATOLOG( ROOM AND OBSTETRI!
AND G(NE!OLOG( ROOM #" ABDUL MOELOEK HOSPITAL
Mahasiswa "akultas Kedokteran Uni#ersitas $amun%
1)
, Sta& Pen%a'ar "akultas Kedokteran
Uni#ersitas $amun%
2)
.
(mail) bobby.setiawan.121*1++1,%mail.-om
Abstract
Methi-illin:Resistant Staphylococcus aureus .MRS!) is a Staphylococcus aureus that be-ome
insus-etible or resistant by meti-hillin antibioti- tyes. MRS! be-ome resistant be-ause o&
%eneti- -han%es that -aused by e2osure o& irrational antibioti- theray. The urose o& this
study to determine the er-enta%e o& MRS! &rom health -are workers in the erinatolo%y
room and obstetri-s and %yne-olo%y room o& !bdul Moeloek 5osital.
This study is a des-riti#e study with -ross se-tional aroa-h that uses a samle o& 01
resondents were usin% a%ar di&&usion method. Samles were %rown on mannitol salt a%ar
medium then relanted on shee blood a%ar media &or sensiti#ity test by -e&o2itin 3* 4%.
Results &rom 01 samles showed that there were 16 samles .22.17) MRS! ositi#e, 31
samles .86,07) sensiti#e, 22 samles .32.87) Staphylococcus epidermidis., Most MRS!
ositi#e samles -ame &rom the erinatolo%y room in 1* samles, while the obstetri-s and
%yne-olo%y room obtained 6 samles. So &rom the result it -an be -on-luded that there were
MRS! &rom health -are workers in the erinatolo%y room and obstetri-s and %yne-olo%y
room o& !bdul Moeloek 5osital.
K')*#r+s) Methi-illin:Resistant Staphylococcus aureus .MRS!), erinatolo%y, obstetri-s
and %yne-olo%y.
M!9;R<T= .Medi-al 9ournal o& $amun% Uni#ersity)
ISSN
P'n+a&u,uan
Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus .MRS!) adalah bakteri
Staphylococcus aureus yan% men%alami kekebalan terhada antibiotik 'enis
metisilin. MRS! men%alami resistensi karena erubahan %enetik yan% disebabkan
oleh aaran terai antibiotik yan% tidak rasional. Transmisi bakteri berindah
dari satu asien ke asien lainnya melalui alat medis yan% tidak dierhatikan
sterilitasnya. Transmisinya daat ula melalui udara mauun &asilitas ruan%an,
misalnya selimut atau kain temat tidur .>urkusuma, 2**+).
"aktor:&aktor resiko ter'adinya MRS! antara lain lin%kun%an, oulasi, kontak
olahra%a, kebersihan indi#idu, riwayat erawatan, riwayat oerasi, riwayat in&eksi
dan enyakit, riwayat en%obatan, serta kondisi medis .Biantoro, 2**1).
Pada beberaa dekade belakan%an, insiden in&eksi MRS! terus menin%kat di
berba%ai belahan dunia. /i !sia, re#alensi in&eksi MRS! kini men-aai ?*7,
sementara di <ndonesia ada tahun 2**0 re#alensinya berada ada an%ka 23,67
.Sulistyanin%sih, 2*1*).
Berdasarkan enelitian yan% dilakukan oleh Raisa Mahmudah ada di ruan%
Intensive Care Unit .<@U) dan ruan% erawatan bedah Rumah Sakit Umum
/aerah !bdul Moeloek .RSU/!M), maka dari 01 samel didaatkan samel
ositi& Metichillin-Resistant Staphylococcus aureus .MRS!) yan% ber'umlah 20
samel .31,287), 16 samel .22,*67) sensiti&, 2* samel .2+,817)
Staphylococcus sp., dan ? samel .1*,37) tidak didaatkan ertumbuhan koloni
ada media Mannitol Salt Agar .MS!). .Mahmudah, 2*13)
Pada 62 bayi yan% memiliki yan% memunyai biakan darah ositi& ada
emeriksaan resistentensi bakteri enyebab sesis terhada bebraa antibioti- di
RS!M didaatkan 187 bayi osti& Staphylococcus sp. .Rukmono, 2*13)
M!9;R<T= .Medi-al 9ournal o& $amun% Uni#ersity)
ISSN
Berdasarkan uraian yan% telah di'elaskan di atas, eneliti tertarik untuk melakukan
enelitian untuk men%etahui ersentase Methicillin-Resistant Staphylococcus
aureus .MRS!) ada tena%a medis dan aramedis di Ruan% Perinatolo%i dan
Ruan% ;bstetrik dan Ainekolo%i Rumah Sakit Umum /aerah !bdul Moeloek.
M't#+'
Penelitian ini meruakan enelitian ekserimental, den%an metode di&usi yan%
men%%unakan media !%ar /arah /omba .!//) dan -akram -e&o2itin serta
men%%unakan media Mannitol Salt Agar .MS!). @ara en%ambilan samel ada
enelitian ini adalah den%an simple random sampling. Rumus besar samel yan%
di%unakan ada enelitian ini adalah .Sastroasmoro, 2*11))
n=
n=
n=68,035
n=68
Keteran%an)
n B Besar samel
CD B Tin%kat kemaknaan .ditetakan) 1,+0)
P B Proorsi .dari ustaka) *,23)
E B 1:P .1:*,23)
d B Tin%kat keteatan absolut yan% dikehendaki .ditetakan) *,1*)
M!9;R<T= .Medi-al 9ournal o& $amun% Uni#ersity)
n=
ISSN
samel ada enelitian ini diambil den%an -ara swab tan%an. Setelah dilakukan
swab tan%an, maka bakteri ada cotton swab ditanam ada nutrient agar dan
diinkubasi selama 28 'am. Setelah itu Setelah ter'adi ertumbuhan ada media
nutrient agar, maka koloni tersebut kembali ditanam ada media Mannitol Salt
Agar .MS!) untuk men%identi&ikasi Staphylococcus aureus. Kemudian setelah
didaatkan Staphylococcus aureus ada media MS!, koloni bakteri ditanam ada
media nutrient broth untuk melihat kekeruhan koloni yan% disesuaikan den%an
larutan M-. "arland *,6 sebelum dilakukan u'i sensiti#itas. Setelah kekeruhannya
sama, maka isolat ditanam ada media a%ar darah domba dan dilakukan u'i
sensiti#itas men%%unakan -e&o2itin 3* 4%. 5asilnya akan terlihat diameter Fona
hambat yan% disesuaikan den%an Clinical and aboratory Standards
International .@$S<).
Has, +an P'$ba&asan
Berdasarkan enelitian yan% dilakukan di ruan% perinatologi dan !bsgyn Rumah
Sakit Umum /aerah !bdul Moeloek .RSU/!M), maka dari 01 samel
didaatkan samel ositi& Metichillin-Resistant Staphylococcus aureus .MRS!)
yan% ber'umlah 16 samel .22,17), 31 samel .86,07) sensiti&, 22 samel
.32,87) Staphylococcus epidermidis.
Ga$bar -. Karakteristik Metichillin-Resistant Staphylococcus aureus .MRS!)
Terhada @e&o2itin 3* 4% ada Tena%a Medis dan Paramedis di
Ruan% Perinatolo%i dan Ruan% ;bs%yn RSU/!M
M!9;R<T= .Medi-al 9ournal o& $amun% Uni#ersity)
ISSN
Tab', -. Karakteristik Metichillin-Resistant Staphylococcus aureus .MRS!) ada
Tena%a Medis dan Paramedis di Ruan% Perinatolo%i dan Ruan% ;bs%yn
RSU/!M.
>o Ruan%
Tin%kat Sensiti#itas
Staphylococcus
epidermidis.
Total Staphylococcus aureus
Resisten Sensiti&
1 RP 1* 13 11 38
2 ;BA 6 11 11 38
Ket) RP B Ruan% Perinatolo%i
;BA B Ruan% ;bs%yn
Tabel 1 menun'ukkan karakteristik MRS! terhada antibiotik -e&o2itin 3* 4%
yan% berbeda ada ruan% erinatolo%i dan obs%yn. Pada ruan% erinatolo%i
didaatkan 38 samel den%an 1* samel .2+,87) ositi& MRS!, 13 samel
.31,27) sensiti& terhada antibiotik -e&o2itin 3* 4%. /an 11 samel .32,8)
menun'ukan hasil ne%ati#e ada MS! yan% meruakan bakteri selain
Staphylococcus aureus.
Pada ruan% erawatan !bsgyn dari 38 samel didaatkan didaatkan 6 samel
.18,?7) ositi& MRS!, 11 samel .62,+7) sensiti&, dan didaatkan 11 samel
.32,87) den%an hasil ne%ati& ada media MS!, yan% meruakan bakteri selain
Staphylococcus aureus.
/idaatkannya hasil ne%ati& ada media MS! menandakan bakteri yan% tumbuh
tidak daat men%%unakkan manitol seba%ai sumber ener%i dan tidak men%hasilkan
asam. Media MS! meruakan media yan% selekti& untuk ertumbuhan
Staphylococcus sp. sehin%%a koloni bakteri yan% tumbuh den%an hasil ne%ati&
yan% memiliki -iri:-iri koloni berwarna merah muda adalah Staphylococcus
epidermidis. 5al tersebut 'u%a didukun% den%an hasil ewarnaan %ram dan
Staphylococcus epidermidis 'u%a meruakan &lora normal yan% terdaat di tan%an.
M!9;R<T= .Medi-al 9ournal o& $amun% Uni#ersity)
ISSN
Terdaatnya erbedaan karakteristik MRS! di ruan% erinatolo%i dan ruan%
obs%yn disebabkan oleh beberaa &aktor, antara lain kebersihan ruan%an, kondisi
ruan%an, &asilitas di dalam ruan%an, dan erbedaan karakteristik enyakit asien
yan% dirawat ada masin%:masin% ruan%an.
>o#iana melaorkan bahwa re#alensi MRS! di Rumah Sakit !tma'aya 9akarta
ada tahun 2**3 men-aai 8?7. <nsiden MRS! di RSUP /r. Moh. 5oesin
Palemban% men-aai 807 .=uwono, 2*1*). Berdasarkan enelitian tersebut
re#alensi MRS! ada ruan%an erinatolo%i dan obs%yn di RSU/!M $amun%
ter%olon% -uku rendah dibandin%kan den%an re#alensi MRS! di rumah sakit
lain di <ndonesia.
Menurut Gahyono &aktor yan% memberikan kontribusi san%at besar dalam
menin%katkan ke'adian MRS! adalah en%aruh dari enetaan dosis .+*,87),
keteatan en%obatan .+*,27), enyediaan antisetik .18,+7), rota
emasan%an kanula in&us .?8,07) dan &asilitas -u-i tan%an .00.37). Beberaa
&aktor tersebut 'u%a terlihat ada ruan% erinatolo%i dan ruan% obsgyn RSU/!M,
yaitu kuran%nya enyediaan antisetik, &asilitas -u-i tan%an, dan tidak
di%unakannya sarun% tan%an serta masker seerti ada standar rosedur rumah
sakit. Menurut direktur RS@M, ro%ram keselamatan asien dilaksanakan se'ak
tahun 2**1 yan% termasuk didalamnya adalah rotokol kebersihan tan%an.
>amun, hanya 2*:8*7 dari eker'a rumah sakit yan% melaksanakan rosedur
keselamatan tersebut.
Berdasarkan beberaa enelitian di atas maka hasilnya memiliki kesesuaian
den%an enelitian yan% dilakukan ada tena%a medis dan aramedis di RSU/!M
bahwa didaatkan adanya MRS! yan% ositi& sebesar 22,17 dari 01 samel yan%
diambil den%an melakukan swab tan%an. Galauun an%ka tersebut ter%olon%
lebih rendah, namun erlu dilakukan tindakan yan% lebih lan'ut oleh rumah sakit
untuk menurunkan re#alensi MRS! sehin%%a daat men%uran%i ter'adinya
in&eksi nosokomial.
M!9;R<T= .Medi-al 9ournal o& $amun% Uni#ersity)
ISSN
S$.u,an
1. Terdaat Metichillin-Resistant Staphylococcus aureus .MRS!) ada
tena%a medis dan aramedis di Ruan% erinatolo%i dan ruan% obs%yn
Rumah Sakit !bdul Moeloek.
2. dari 01 samel didaatkan samel ositi& Metichillin-Resistant
Staphylococcus aureus .MRS!) yan% ber'umlah 16 samel .22,17), 31
samel .86,07) sensiti&, 22 samel .32,87) Staphylococcus epidermidis.
Da"tar Pustaka
Biantoro, <. 2**1. Metichillin-Resistant Staphylococcus aureus .MRS!). .Tesis).
Uni#ersitas Aa'ah Mada. =o%yakarta. 2* .
Mahmudah, Raisa. 2*13. <denti&ikasi Metichillin-Resistant Staphylococcus aureus
.MRS!) ada tena%a medis dan aramedi- ruan% Intensive Care Unit "ICU# dan
ruan% erawatan bedah Rumah Sakit Umum !bdul Moeloek. 66hlm
>urkusuma, /. 2**+. "aktor yan% Beren%aruh Terhada Metichillin-Resistant
Staphylococcus aureus .MRS!) ada Kasus <n&eksi $uka Pas-a ;erasi di
Ruan% Perawatan Bedah Rumah Sakit /okter Kariadi Semaran%. .Tesis).
Uni#ersitas /ione%oro. Semaran%. 21 .
Rukmono P., Curaida R. 2*13. U'i keekaan antibioti- terhada Pseudomonas aero%inosa
enyebab sesis neonatorum. 9akarta. Sari Pediatri 2*13H18.6) 332 I 330
Sastroasmoro, S. 2*11. $asar-dasar Metodologi %enelitian &linis 'disi &eempat.
9akarta) Sa%un% Seto.
Sulistyanin%sih. 2*1*. U'i keekaan beberaa sediaan antiseti- Terhada bakteri
staphylococcus aureus dan Staphylococcus aureus resisten metisilin .MRSA#.
.Tesis). Uni#ersitas Pad'a'aran. Bandun%. 2.
Gahyono, 5. 2**6. "aktor yan% beren%aruh terhada ke'adian Methi-illin Resistant
Stahlo-o--us aureus .MRS!) ada enderita den%an Bakteremia di ruan%
Perawatan <ntensi& .studi kasus di RS /r. 5asan sadikin dan RS dr. Kariadi,
Ka'ian ;erasional Teradu). .Tesis). Uni#ersitas Pad'a'aran. Bandun%. 2.
=uwono. 2*1*. Pandemi Resistensi !ntimikroba) Bela'ar dari MRS!. (. o) &ulit
&elamin. 82)1 213?:216*.
M!9;R<T= .Medi-al 9ournal o& $amun% Uni#ersity)