You are on page 1of 3

hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 untuk Angka Kematian Ibu (AKI) Kematian Ibu

melonjak sangat signifikan menjadi 3! "er 100#000 kelahiran hidu" atau mengembalikan "ada kondisi tahun
1!!$# %engalami kemunduran selama 1 tahun# &ada tahun 200$' AKI di Indonesia sebenarn(a telah men)a"ai
22* "er 100#000 kelahiran hidu" (+KK+,' 2013)
Dua dekade lalu Indonesia oleh -./ diangga" sebagai salah satu negara (ang sukses dalam "rogram Kesehatan
Ibu dan Anak (KIA)# 0ahun 1!!$' "emerintah mam"u menurunkan AKI men)a"ai 331 "er 100#000 kelahiran
hidu" dari 3!0 "er 100#000 kelahiran hidu" "ada tahun 1!!1# Dan terakhir dalam SDKI 200$' AKI Indonesia
sudah men)a"ai 22* "er 100#000 kelahiran hidu" (Kemenkes 2I' 2013)
Indonesia meru"akan negara di ka3asan Asia (ang mengalami kegagalan dalam "en)a"aian target "enurunan
AKI# &adahal dari baseline %D4s (ang dimulai "ada tahun 1!!0' AKI Indonesia sebenarn(a jauh lebih baik
dibandingkan bebera"a negara lain di ka3asan Asia# AKI Indonesia "ada tahun 1!!0 sekitar 3!0 "er 100#000
kelahiran hidu"' jauh lebih rendah dibandingkan Kamboja' %(anmar' ,e"al' India' +hutan' +angladesh dan
0imor 5este# Ironisn(a dengan data terakhir dari SDKI 2012' terjadi "eningkatan AKI sebesar 3! "er 100#000
kelahiran hidu"# +andingkan dengan Kamboja (ang sudah men)a"ai 20* "er 100#000 kelahiran hidu"' %(anmar
sebesar 130 "er 100#000 kelahiran hidu"' ,e"al sebesar 1!3 "er 100#000 kelahiran hidu"' India sebesar 10 "er
100#000 kelahiran hidu"' +hutan sebesar 20 "er 100#000 kelahiran hidu"' +angladesh sebesar 200 "er 100#000
kelahiran hidu"# +ahkan kini Indonesia sudah tertinggal dengan 0imur 5este dalam "en)a"aian AKI' dimana AKI
0imor 5este men)a"ai 300 "er 100#000 kelahiran hidu"1#
+ila melihat target %D4s 201 untuk AKI' target Indonesia adalah menurunkan AKI men)a"ai 102 "er 100#000
kelahiran hidu"# Dengan "osisi 3! "er 100#000 kelahiran hidu" "ada tahun 2012 maka akan sangat sulit bagi
"emerintah untuk men)a"ai target "enurunan AKI sebesar 102 "er 100#000 kelahiran hidu" "ada tahun 201#
Ada sesuatu diluar ke3ajaran kenaikan AKI (ang men)a"ai 3! "er 100#000 kelahiran hidu"# Kementerian
Kesehatan mengindikasikan adan(a "erubahan dalam metode surve( dalam SDKI 2012# Dimana sam"ling SDKI
2012 bergeser dari "erem"uan (ang sudah menikah "ada SDKI 200$ menjadi &erem"uan 6sia Subur (&6S) "ada
SDKI 2012 sehingga ditemukan "eningkatan AKI#
Diluar alasan metodologi dalam SDKI 2012' sebenarn(a "eningkatan AKI ini sudah lama terdeteksi "ara "eneliti
kesehatan# Instrumen ukurn(a bisa dimulai dari "rogram KK+# .asil Sensus &enduduk (S&) 2010 menunjukan
lonjakan "ertumbuhan "enduduk (ang men)a"ai 1'1!7# 0inggin(a laju "ertumbuhan "enduduk didorong
tinggin(a 0otal 8ertilit( 2ate (082) atau angka kelahiran total "erem"uan usia "roduktif sebesar 2'$ berdasarkan
SDKI 2012# &adahal tahun 2002' Indonesia sudah men)a"ai 082 sebesar 2'9# 8ertilitas remaja (usia 1 : 1!
tahun) juga masih tinggi (aitu sebesar 1* kelahiran "er 1#000 remaja (+KK+,' 2013)
Sri 5anka dan ,e"al meru"akan dua negara di ka3asan Asia (ang berhasil men)a"ai target %D4s (aitu
meningkatkan kesehatan ibu# &erlu digarisba3ahi bah3a baseline kedua negara ini saat %D4s dilun)urkan sangat
berbeda; Sri 5anka telah berhasil menurunkan angka kematian ibu jauh sebelum tahun 1!!0' sementara ,e"al
men)a"ai keberhasilan (ang dramatis dalam satu setengah dekade terakhir# ,amun' "endekatan kebijakan dan
struktur sistem kesehatan kedua negara ini da"at diada"tasi untuk im"lementasi di Indonesia$#
0ahun 1!!0' AKI di Sri 5anka sebesar * "er 100#000 kelahiran hidu" dan sekarang AKI di Sri 5anka sudah
men)a"ai 3 "er 100#000 kelahiran hidu"# Sri 5anka mam"u menurunkan setengah dari AKI dalam dua dekade
terakhir# Sedangkan ,e"al mengalami "enurunan (ang )uku" signifikan (aitu sebesar dua "ertiga dari AKI dalam
dua dekade terakhir# 0ahun 1!!0' AKI di ,e"al sebesar $$0 "er 100#000 kelahiran hidu" dan turun menjadi 1$0
"er 100#000 kelahiran hidu" "ada tahun 2012*#
Kun)i keberhasilan Sri 5anka ada di la(anan kesehatan dan "roteksi finansial untuk "o"ulasi (ang ra3an ben)ara
kesehatan# Dari a3al "erkembangan sistem kesehatan negara ini' (aitu mulai dari kemerdekaan di a3al abad 1!'
Sri 5anka menargetkan "en(ediaan la(anan universal termasuk untuk sanitasi dan manajemen "en(akit (ang lebih
luas# 5a(anan ini juga menitikberatkan "ada la(anan ibu dan anak sejak a3al "engembangann(a!#
,e"al mengambil langkah (ang )uku" unik dalam menurunkan AKI# Intervensi melalui "rogram KK+ )uku"
signifikan mem"engaruhi AKI di ,e"al# Dalam kurun 3aktu 10 tahun' "ersalinan (ang ditolong tenaga kesehatan
naik dari 10'17 menjadi 397 dan "ersalinan di fasilitas kesehatan naik dari $'97 menjadi 3'37# Angka unmet
need untuk )esarean se)tion seban(ak 1'37 "er tahun selama tahun terakhir#
4ambar 1
Angka Kematian Ibu di bebera"a ,egara di Ka3asan Asia'
1!!0 : 2012
Keterangan< = .asil estimasi -./ tahun 1!!0 dan 2010 dari surve( ,egara lain

==.asil SDKI 2012
Sumber< -./ 2013 dan SDKI 2012
02
%eski"un demikian' angka "ersalinan oleh tenaga kesehatan dan "ersalinan di fasilitas kesehatan masih terbilang
rendah# 5alu kena"a ,e"al sukses menurunkan AKI se)ara signifikan> Suksesn(a "rogram KK+ (ang ditandai
oleh meningkatn(a "ersentase "engguna kontrase"si sam"ai dua kali li"at dan menurunn(a angka fertilitas dari 2'9
menjadi 1'9 dalam 10 tahun terakhir' ini (ang menjadi salah satu faktor (ang berkontribusi kuat "ada "enurunan
AKI10'11#
Satu hal (ang seru"a dari "embelajaran Sri 5anka dan ,e"al adalah berbagai kebijakan dan strategi kesehatan
(ang dilun)urkan bersifat saling melengka"i dari segi su""l( dan demand sehingga terbentuk strategi besar (ang
kom"rehensif untuk mengatasi masalah kesehatan ibu dan re"roduksi# As"ek di luar sektor kesehatan (ang
berhubungan erat dengan keberhasilan Sri 5anka dan ,e"al adalah "erbaikan status ekonomi dan "endidikan
sehingga tam"ak bah3a interaksi faktor kesehatan dan non?kesehatan sangat "enting untuk di"erhatikan dalam
mem"erbaiki status kesehatan se)ara keseluruhan#
Daerah sebagai +asis &enurunan AKI
&ada tahun 2001' Indonesia menganut sistem desentralisasi tata kelola "emerintahan# Kesehatan meru"akan salah
satu bidang (ang di desentralisasikan# Desentralisasi kesehatan bertujuan untuk mem"erkuat sistem "ela(anan
kesehatan terhada" mas(arakat' dimana daerah meru"akan ujung tombak dalam sistem "ela(anan kesehatan#
Desentralisasi sektor kesehatan di Indonesia memiliki dam"ak baik sekaligus buruk "ada "embangunan kesehatan'
khususn(a "ada "rogram "enurunan AKI# Desentralisasi memungkinan "ro"insi dan kabu"aten@kota membuat
"rogram "embangunan kesehatan (ang s"esifik dan sesuai dengan kebutuhan setem"at#
+ebera"a kabu"aten di Indonesia telah memiliki regulasi daerah (ang s"esifik mengatur tentang "enurunan AKI'
antara lain Kabu"aten &asuruan di Aa3a 0imur' Kabu"aten 0akalar di Sula3esi Selatan dan Kabu"aten Ku"ang di
,usa 0enggara 0imur (,00)# Kabu"aten &asuruan menurunkan &eraturan Daerah (&erda)' &eraturan +u"ati
(&erbu") dan &eraturan Desa (&erdes) mengenai KI++5A (Kesehatan Ibu dan +a(i +aru 5ahir) "ada tahun 200*'
dan berhasil menurunkan berbagai angka indikator kesehatan ibu' anak dan balita' bahkan menda"atkan
%D4sA3ard "ada tahun 2012 dari Kantor 6tusan Khusus &residen 2I untuk %D4s#
Kabu"aten 0akalar beru"a(a menurunkan Angka Kematian Ibu dengan mengeluarkan &erda ,o 2 0ahun 2010
tentang Kemitraan +idan dan Dukun dan telah men)a"ai nol angka kematian ibu' sehingga menjadi daerah
"er)ontohan bagi daerah lain# Sementara itu Kabu"aten Ku"ang' setelah adan(a "rogram 2evolusi KIA dari
"emerintah "rovinsi ,00 tahun 200!' juga telah mengeluarkan &erbu" ,o19 0ahun 2010 tentang &er)e"atan
&ela(anan Kesehatan untuk Ibu dan Anak12#
Ada bebera"a "oin kun)i sukses ketiga daerah ini dalam menurunkan AKI# &ertama' adan(a inovasi kebijakan
(ang dilakukan oleh
Tabel 1
Fertilitas menurut Umur dan Wilayah di Indonesia, Tahun 2007 2012
Keterangan < Angka fertilitas menurut umur ibu "er 1#000 3anita
082 (Angka fertilitas total "er 3anita umur 1 : 1! )
482 (Angka fertilitas umum@jumlah kelahiran dibagi jumlah 3anita umur 1 : 11 tahun) "er 1#000 3anita)
B+2 (Angka fertilitas kasar "er 1#000 "enduduk)
Sumber< SDKI 200$ dan 2012
03
"emerintah daerah dalam bentuk regulasi# 2egulasi tersebut sangat mem"engaruhi
keberhasilan "emerintah daerah dalam akselerasi "enurunan angka kematian ibu# Kedua'
"elibatan seluruh kelom"ok mas(arakat dalam "roses "embuatan kebijakan sangat
mem"engaruhi tingkat keberhasilan im"lementasi regulasi (ang ada# Kebijakan tidak
han(a menjadi sekedar CformalitasD karena han(a didorong oleh "ihak eksekutif' namun
dimiliki bersama semua kelom"ok# Ke"emilikan mas(arakat atas "rogram menjadi tinggi
sehingga 3arga selain sebagai "enerima manfaat juga da"at ber"eran sebagai aktor
"embangunan# Ketiga' alokasi anggaran untuk "rogram Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)#
2ekomendasi Kebijakan
Dalam konteks menurunkan AKI dan mem"erbaiki sistem kesehatan ibu dan re"roduksi
agar target %D4s da"at di)a"ai maka di"erlukan bebera"a kebijakan sebagai berikut<
1# &emerintah "erlu meningkatkan anggaran "rogram "embinaan "ela(anan kesehatan ibu
dan re"roduksi sebesar 37 dari total anggaran sektor kesehatan dalam A&+, 2011#
Saat ini dalam kebijakan anggaran kesehatan' "rogram "embinaan "ela(anan
kesehatan ibu dan re"roduksi han(a menda"atkan anggaran sebesar 2"# 121 %il(ar
atau sekitar 0'2$ 7 dari total anggaran sektor kesehatan dalam A&+,# Angka ini
sangat ke)il bila dibandingkan dengan "ermasalahan (ang dihada"i saat ini dengan
melonjakn(a AKI# &emerintah "erlu mengalokasikan anggaran 37 dari total anggaran
sektor kesehatan untuk intervensi "rogram sehingga AKI bisa turun menjadi 2*0 "er
100#000 kelahiran hidu" tahun 201113#
2# 2evitalisasi "rogram Ke"endudukan dan Keluarga +eren)ana (KK+) di Indonesia#
Kini saatn(a "emerintah melakukan "erbaikan dalam desain "rogram KK+#Selama ini
koordinasi kelembagaan dan tata kelola antara "usat?daerah lemah# &erlu ada
"erubahan dalam mekanisme tata kelola terhada" "rogram KK+# +KK+D 3ajib ada
disetia" "ro"insi dan kabu"aten@kota karena inilah (ang menjadi ujung tombak dalam
"elaksanaan "rogram KK+# 8ungsi anggaran juga harus jelas dan memadai untuk
mendukung "rogram KK+# Selama ini' kebijakan KK+ selalu terkendala dengan
minimn(a alokasi anggaran# +ukan han(a AKI (ang akan tertangani atau karena fokus
%D4s'hal ini meru"akan bagian vital dalam desain "embangunan Indonesia ke de"an#
3# &emerintah "usat "erlu mendorong setia" "emerintah daerah untuk membuat
2en)ana Aksi Daerah (2AD) &enurunan AKI#
2AD meru"akan im"lementasi dari 2en)ana Aksi ,asional (2A,) &enurunan AKI
(ang dibuat "emerintah "usat untuk mem"er)e"at "enurunan AKI "aska kenaikan AKI
dalam SDKI 2012# 2AD sangat "enting dalam im"lementasi 2A, karena daerah
meru"akan ujung tombak terhada" "enurunan AKI# 2AD harus bisa
diim"lementasikan dalam agenda "embangunan kesehatan ibu dan anak di daerah#
Agar lebih efektif maka setia" daerah "erlu di dorong regulasi bisa beru"a &eraturan
Daerah' &eraturan 4ubernur' &eraturan -alikota atau &eraturan +u"ati (ang "enting
ada "a(ung hukumn(a se"erti (ang dilakukan di Kabu"aten &asuruan' Kabu"aten
0akalar dan Kabu"aten Ku"ang# &emerintah "usat da"at melakukan su"ervisi ke"ada
daerah baik beru"a "rogram asistensi atau transfer anggaran ke daerah dalam rangka
mem"er)e"at "enurunan AKI di Indonesia#