Sie sind auf Seite 1von 2

ABSTRAK

Untuk mendukung program diversifikasi pangan, perlu diperkenalkan produk-


produk olahan daun ubi untuk mendapatkan alternatif makanan baru. Salah satu
bentuk olahan yang dapat dibuat dengan berbahan dasar tepung daun ubi yaitu kue
klepon. Kue klepon yang dibuat dengan penambahan tepung daun ubi kemungkinan
dapat menambah keanekaragaman kue klepon yang telah ada di pasaran. Selain itu
juga dapat meningkatkan nilai guna daun ubi yang selama ini hanya digunakan
sebagai sayuran dan bahkan dijadikan limbah.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen pembuatan kue klepon
dengan penambahan tepung daun ubi dengan konsentrasi yang berbeda (3%, 6%,
9%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui uji daya terima berdasarkan sifat
organoleptik yang meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur yang diuji melalui uji
hedonik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya ketiga kue klepon
dengan penambahan tepung daun ubi dengan konsentrasi yang berbeda disukai oleh
panelis. Berdasarkan uji organoleptik warna dan tekstur kue klepon yang paling
disukai panelis adalah kue klepon dengan penambahan tepung daun ubi 6%,
sedangkan aroma dan rasa kue klepon yang paling disukai panelis adalah kue klepon
dengan penambahan tepung daun ubi 3%. Berdasarkan analisa sidik ragam,
penambahan tepung daun ubi dengan konsentrasi yang berbeda pada pembuatan kue
klepon memberi pengaruh yang berbeda terhadap warna dan rasa, akan tetapi
enambahan konsentrasi tepung daun ubi yang berbeda, tidak memberi pengaruh yang
berbeda terhadap aroma dan tekstur kue klepon.
Saran bagi peneliti lain yaitu Perlu dilakukan penelitian yang serupa dalam
rangka penganekaragaman kue-kue basah lainnya dengan penambahan tepung daun
ubi.


Kata kunci : kue klepon, tepung daun ubi, uji daya terima














Universitas Sumatera Utara
ABSTRACT


To support food diversification program, need to be introduced products
processed cassava leaf to get a new food alternatives. One of the processed form that
can be made with flour-based cassava leaf that is a Klepon cake. Klepon cake made
with the addition of cassava leaf flour likely to increase the diversity Klepon cake that
has been on the market. It can also increase the value to cassava leaves that had been
used only as a vegetable and even used as a waste.
This research is a cake-making Klepon experiment with the addition of
cassava leaf flour with different concentrations (3%, 6%, 9%). The purpose of this
study was to determine the acceptability test based on organoleptic characteristics,
including color, flavor, taste, and texture which is tested through a hedonic test.
The results showed that in general the three cakes Klepon with the addition of
cassava leaf flour with different concentrations preferred by the panelists. Based on
organoleptic test of color and texture the most preferred is Klepon cake with the
addition of cassava leaf flour 6%, while the flavor and taste the most preferred is
Klepon cake with the addition of cassava leaf flour 3%. Based on the analysis of
variance, the addition of cassava leaf flour with different concentration on cake
making Klepon give a different effect on the color and flavor. The different addition
of cassava leaf flour concentration does not give a different effect on the flavor and
texture of the Klepon cake.
Suggestions for other researchers that have conducted similar research in
order to diversify other wet pastry with the addition of cassava leaf flour.


Keywords: Klepon cake, cassava leaf flour, acceptability test

















\
Universitas Sumatera Utara