You are on page 1of 2

Nama: Zulfikar Ari Perkasa

NRP : 11020055
Grup : 4K3-Kimia Tekstil
RESUME BULETIN
Merajut Kesejahteraan Umat
Meski reformasi telah berjalan 15 tahun masih saja ada masalah
ketimpangan ekonomi, Salah satu pemerataan yang akut dihadapi bangsa
ini, adalah penumpukan kekayaan pada lapisan orang tertentu saja.
Kehadiran orang-orang kaya ini tidak bermanfaat untuk kesejahteraan orang
miskin. Sebagai usaha bersama untuk mensejahterakan bangsa ini kita
memiliki suatu organisasi bernama koperasi, karena berdasarkan UUD 1945
menyatakan

bahwa

perekonomian

disusun

sebagai

usaha

bersama

berdasarkan atas azas kekeluargaan dan azas kekeluargaan itu adalah


koperasi.
Koperasi yang berlandaskan kekeluargaan, menolong diri sendiri,
bertanggung jawab, demokratis, persamaan, berkeadilan, kemandirian,
kejujujuran,

keterbukaan,

dan

kepedulian

pada

orang

lain.

Koperasi

merupakan badan usaha swadaya yang menyelenggarakan pendidikan dan


pelatihan bagi anggota, pengawas, pengurus, dan karyawannya serta
memberikan informasi kepada masyarakat tentang jati diri kegiatan dan
kemanfaatan koperasi.
Koperasi juga melayani dan memperkuat gerakan anggotanya melalui
aktivitas kerjasama jaringan kgiatan tingkat local, nasional, internasional.
Koperasi

bekerja

untuk

pembangunan

berkelanjutan

bagi

lingkungan

masyarakatnya. Keberadaan koperasi tentu sangat mendukung kehidupan


masyarakat pada saat ini. Bagi masyarakat muslim, semangat kerja, gotong
royong, dan solidaritas sosial, kini telah tersedia dengan kelengkapan
fasilitas lembaga ekonomi yang berorientasi nilai moralitas yang luhur, untuk

ikut memberdayakan kesejahteraan perekonomian umat, yaitu koperasi


syariah.

Menuju Bersama Koperasi Syariah


Masjid pada umunya masih merupakan bangunan suci yang disebut
Rumah Tuhan yang terkesan sakral dan tidak difungsikan untuk urusan lain
diluar ibadah ritual. Tidak banyak masjid
kehidupan

termasuk

masalah

ekonomi.

yang berhasil menjadi solusi


Dalam

memenuhi

kebutuhan

keuangan, misalnya masyarakat lebih memilih meminjam kepada renternir


dari

pada

datang

ke

masjid,

dikarenakan

masjid

belum

sanggup

menyediakan kebutuhan tersebut, oleh karena itu, dalam sektor ekonomi


saat

ini

masjid

mestinya

sanggup

memberikan

fungsi

fasilitas

bagi

pemenuhan kebutuhan kehidupan masyarakat.


Satu di antaranya melalui upaya pengembangan koperasi syariah
yang sudah mendapat pengakuan dari kementerian Negara KUKM dengan
istilah KJKS ( koperasi jasa keuangan syariah). Inilah fasilitas perekonomian
yang

bisa

dikembangakan

di

masjid-masjid.

Koperasi

syariah

yang

dikembangkan dengan baik akan membantu menurunkan angka kemiskinan


masyarakat sekitar masjid. Juga akan membuka lapangan kerja sehingga
pendirian koperasi syariah akan mendatangkan dua manfaat sekaligus yaitu
memakmurkan masjid melalui salat berjamaah dan meningkatkan ekonomi
umat.