You are on page 1of 27

BAHASA PEMROGRAMAN (C++)

Bahan Ajar Bahasa


Pemrograman (C++)
Andrea Stevens Karnyoto, S.Kom.,MT.
Hanya untuk kalangan sendiri, tidak untuk dipergunakan diluar
kepentingan belajar mengajar Teknik Mesin Universitas Kristen
Indonesia Toraja

2013

UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA TORAJA

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman (C++)


Oleh : Andrea Stevens Karnyoto, S.Kom.,MT

Universitas Kristen Indonesia Toraja


2014

DAFTAR ISI

BAB I

PENGERTIAN BAHASA PEMROGRAMAN..........................................................................

BAB 2

PERINTAH cout DAN cin ..................................................................................................

BAB 3

VARIABEL........................................................................................................................

BAB 4

OPERASI ARITMATIK .......................................................................................................

10

BAB 5

CONTROL FLOW if else....................................................................................................

12

BAB 6

CONTROL FLOW switch ...................................................................................................

15

BAB 7

PERULANGAN DENGAN for .............................................................................................

16

BAB 8

PERULANGAN DENGAN while .........................................................................................

18

BAB 9

array ...............................................................................................................................

20

BAB 10 array 2 DIMENSI .............................................................................................................

22

DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................................................................

24

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

BAB I
PENGERTIAN BAHASA PEMROGRAMAN

Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa pemrograman
komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan
suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program
komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana
yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa
secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:
Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner,
contohnya 01100101100110
Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu
memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic),
contohnya [kode_mesin|MOV], SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata
bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik,
contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata
bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb. Komputer dapat mengerti bahasa
manusia itu diperlukan program compiler atau interpreter.

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang
digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.
Fungsi bahasa pemrograman yaitu memerintah komputer untuk mengolah data sesuai dengan alur
berpikir yang kita inginkan. Keluaran dari bahasa pemrograman tersebut berupa program/aplikasi.
Contohnya adalah program yang digunakan oleh kasir di mal-mal atau swalayan, penggunaan lampu lalu
lintas di jalan raya, dll.
Bahasa Pemrograman yang kita kenal ada banyak sekali di belahan dunia, tentang ilmu komputer dan
teknologi dewasa ini. Perkembangannya mengikuti tingginya inovasi yang dilakukan dalam dunia
teknologi. Contoh bahasa pemrograman yang kita kenal antara lain adalah untuk membuat aplikasi
game, antivirus, web, dan teknologi lainnya.
Bahasa pemrograman komputer yang kita kenal antara lain adalah Java, Visual Basic, C++, C, Cobol, PHP,
.Net, dan ratusan bahasa lainnya. Namun tentu saja kebutuhan bahasa ini harus disesuaikan dengan
fungsi dan perangkat yang menggunakannya.
Proses pembuatan program yaitu kita menulis kode sumber pada teks editor misalnya notepad
kemudian mengubahnya menjadi bahasa mesin yang bisa dieksekusi oleh CPU. Proses pengubahan kode
sumber (source code) menjadi bahasa mesin (machine language) ini terdiri dari dua macam yaitu
kompilasi dan interpretasi.
Kompilasi (Compilation)
Dalam proses kompilasi semua kode sumber dibaca terlebih dahulu dan jika tidak ada kesalahan dalam
menulis program maka akan dibentuk kode mesinnya sehingga program bisa dijalankan. Program yang
melakukan tugas ini disebut Compiler. Program hasil kompilasi akan berbentuk executable. Program bisa
langsung dijalankan tanpa harus memiliki Compiler di komputer yang menjalankan program tersebut.
Bahasa yang menggunakan teknik kompilasi misalnya bahasa C, C++, Pascal, Assembly dan masih banyak
lagi.
Interpretasi (Interpretation)
Bahasa yang menggunakan teknik interpretasi akan membaca kode sumber perbaris dan dieksekusi
perbaris. Jika ditemukan kesalahan dalam penulisan program maka di baris kesalahan itulah program
akan dihentikan. Program yang melakukan tugas ini disebut Interpreter. Pada teknik interpretasi tidak
ada akan dihasilkan program standalone, artinya untuk menjalankan program kita harus mempunyai
kode sumbernya sekaligus interpreter program tersebut. Bahasa yang menggunakan teknik interpretasi
misalnya bahasa Perl, Python, Ruby dan masih banyak lagi.
Kompilasi Sekaligus Interpretasi
Ada juga bahasa pemrograman yang menghasilkan programnya dengan teknik kompilasi sekaligus
interpretasi. Misalnya bahasa java. Dalam pembuatan program java kode sumber diubah menjadi
bytecode. Meskipun nampak seperti bahasa mesin namun ini bukanlah bahasa mesin dan tidak

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

executable. Untuk menjalankan bytecode tersebut kita membutuhkan Java Runtime Environment (JRE)
yang bertugas sebagai interpreter sehingga menghasilkan program dari bytecode tersebut.
Meskipun setiap bahasa pemrograman dibuat untuk membuat program namun setiap bahasa dibuat
dengan tujuan dan fungsi yang berbeda-beda. Misalnya untuk membuat driver hardware kita tidak bisa
menggunakan bahasa Visual Basic. Untuk membuat program berbasis sistem seperti driver kita bisa
gunakan bahasa C atau Assembly. Contohnya sistem operasi linux yang open source. Jika anda melihat
kode sumbernya anda akan menemukan bahwa linux dibuat menggunakan bahasa C. Sedangkan untuk
pemrograman desktop kita bisa menggunakan Visual Basic. Bahasa tersebut dirancang oleh Microsoft
untuk pemrograman desktop dengan tampilan GUI yang memukau.

C++
C++ adalah bahasa pemrograman komputer yang di buat oleh Evano Christian Posumah (Bjarne
Stroustrup) merupakan perkembangan dari bahasa C dikembangkan di Bell Labs (Dennis Ritchie) pada
awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu B, Pada awalnya, bahasa
tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada
perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi
versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan
jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bel labs pertama kali
mengembangkan C++ pada awal 1980-an. Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan
sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding).[1] Pada C++ ditambahkan
konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading.[butuh
rujukan] Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap
konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).[2]

Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan
sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural,
dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam susubmasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat
Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama
dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari
objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.[3]

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

BAB 2
PERINTAH COUT

untuk menampilkan teks pada layar komputer maka dibutuhkan perintah khusus yaitu cout.
_____________________________________________________________________

_________________________________________________________________

_________________________________________________________________

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

__________________________________________________________________

__________________________________________________________________

___________________________________________________________________

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

___________________________________________________________________

___________________________________________________________________

Kerjakan Tugas-tugas praktikum yang diberikan dalam waktu 90 menit.

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

BAB 3
V A R I A B E L

Variabel adalah merupakan tempat penyimpanan data yang sifatnya sementara. Variabel dialokasikan
oleh computer untuk menampung nilai data dan variable harus memiliki tipe data atau jenis data. Setiap
variable harus mempunyai nama untuk pemberian nama variable terdapat beberapa syarat yaitu :

Syarat Penamaan Variabel :

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Panjang Karakter Maksimal 255 Karakter


Tidak dapat menggunakan Spasi
Tidak dapat dimulai dengan angka
Tidak dapat menggunakan Tanda Baca selain ( _ )
Variabel
unsigned short int
short int
unsigned long int
long int
Int (16 bit)
Int (32 bit)
unsigned int (16 bit)
unsigned int (32 bit)
Char
Float
double

Rentang
0 sampai 65,535
-32,768 to 32,767
0 to 4,294,967,295
-2,147,483,648 sampai 2,147,483,647
-32,768 sampai 32,767
-2,147,483,648 to 2,147,483,647
0 to 65,535
0 to 4,294,967,295
1 byte 256 character values
1.2e-38 to 3.4e38
2.2e-308 to 1.8e308

Cara mendeklarasikan variabel adalah sebagai berikut.


int umurku;
double hargabarang;
char nama[35];

Contoh Program yang menggunakan Variabel


#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <stdio.h>
int main()
{
int a; /* simple integer type */

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

long int b; /* long integer type */


short int c; /* short integer type */
unsigned int d; /* unsigned integer type */
char e; /* character type */
float f; /* floating point type */
double g; /* double precision floating point */
a = 1023;
b = 2222;
c = 123;
d = 1234;
e = 'X';
f = 3.14159;
g = 3.1415926535898;
printf("a = %d\n",a); /* decimal output */
printf("a = %o\n",a); /* octal output */
printf("a = %x\n",a); /* hexadecimal output */
printf("b = %1d\n",b); /* decimal long output */
printf("c = %d\n",c); /* decimal short output */
printf("d = %u\n",d); /* unsigned output */
printf("e = %c\n",e); /* character output */
printf("f = %f\n",f); /* floating output */
printf("g = %f\n",g); /* double float output */
printf("\n");
printf("a = %d\n",a); /* output int senderhana */
printf("a = %7d\n",a); /* lebar dari tampilan adalah 7 */
printf("a = %-7d\n",a); /* rata kanan dan lebarnya 7 */
printf("\n");
printf("f = %f\n",f); /* simple float */
printf("f = %12f\n",f); /* Menggunakan lebar 12 */
printf("f = %12.3f\n",f); /* Menggunakan 3 decimal */
printf("f = %12.5f\n",f); /* Menggunakan 5 decimal */
printf("f = %-12.5f\n",f); /* Rata kanan */
cin.get();
}

Kerjakan Tugas-tugas praktikum yang diberikan dalam waktu 90 menit.

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

BAB 4
OPERASI ARITMATIK

Operasi aritmatik adalah operasi seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, pangkat dan
lain sebagainya yang menggunakan angka sebagai operan dan menggunakan simbol "+/*- dsb." sebagai
operatornya.
Contoh :
c = a + b * d;
a = 3;
b = 2;
d = 5;
c = a + b * d;

Dapat dilihat bahwa c,a,b, dan d adalah operand dan =+* adalah operator.
Hasil dari nilai c adalah 13 karena derajat dari kali dan bagi (*/) lebih tinggi
daripada derajat dari tambah dan kurang(+-) sehingga perkalian dan
pembagian yang akan pertama kali akan di eksekusi dibandingkan
penambahan dan pengurangan.

Berikut listing program yang untuk melakukan penjumlahan:


#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <stdio.h>
int main()
{
int a;
int b;
int c;
cout<<endl<<"bilangan A : ";
cin >>a;
cout<<endl<<"bilangan B : ";
cin >>b;
c = a + b;
cout<<endl<<"hasil penjumlahan adalah : "<<c;
getch();
}

Dari listing program disebelumnya dapat dilihat bahwa pertama kali yang harus dilakukan adalah
mendeklarasikan variabel a,b,c sebagai bilangan integer(bulat), setelah itu tampilkan dilayar untuk
menginput bilangan a dan b. Setelah penginputan maka proses yang akan berjalan adalah
menjumlahkan bilangan a dan b untuk hasilnya dimasukkan kedalam variabel c. yang terakhir adalah
menampilkan bilangan c.
Berikut listing program untuk melakukan perhitungan luas persegi panjang :

10

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <stdio.h>
int main()
{
Int panjang;
int lebar;
int luas;
cout<<endl<<"Panjang : ";
cin >>panjang;
cout<<endl<<"Lebar : ";
cin >>lebar;
luas = panjang + lebar;
cout<<endl<<"Luas : "<<luas;
getch();
}

Tugas praktek :

Buat program untuk menghitung luas segi tiga (rumus x Alas x Tinggi)
Buat program untuk menghitung luas lingkaran (rumus 2 x phi x R)
Buat program untuk menghitung rata-rata dari bilangan a, b dan c (rumus (a+b+c)/3)
Buat program untuk menghitung harga beras, yang diinput adalah harga perlitar dan jumlah
liter dan hasilnya adalah harga total beras.
Buat program untuk menampilkan : input (nama depan, nama belakang), hasil(nama depan
nama belakang)

Kerjakan Tugas-tugas praktikum yang diberikan dalam waktu 90 menit.

11

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

BAB 5
Control Flow if else

Percabangan adalah posisi yang dimana perintah akan menjalankan apabila kondisi percabangan
benar(true) dan akan mengabaikan jika kondisi salah(false) :

If adalah sebuah percabangan pada c++ :


Perhatikan clausa berikut ini (if):
Jika a=1 maka b = 7.
Jika c=5 maka d=18.

#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
int main()
{
clrscr();
int a = 1;
int b;
if (a == 1){
b = 7;
}
cout<<"nilai b = "<< b;
getch();
}

dari listing program sebelumnya dapat dilihat bahwa sub program atau baris program yang berada
dalam if akan dieksekusi apabila kondisinya benar jika tidak maka compiler komputer akan melewati
atau mengabaikannya.

#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
int main()
{
clrscr();
int a = 4;
int b;
if (a == 1){
b = 7;
}else{

12

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

b = 8;
}
cout<<"nilai b = "<< b;
getch();
}

listing program sebelumnya menujukkan adanya tambahan perintah else, maksud dari perintah tersebut
adalah jika kondisinya salah maka baris program yang berada dalam lingkup else yang dieksekusi.

#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
int main()
{
clrscr();
int a = 4;
int b;
if (a == 1){
b = 7;
}else if (a == 2){
b = 8;
}else {
b = 9;
}
cout<<"nilai b = "<< b;
getch();
}

listing program diatas tampak berbeda dengan listing program sebelumnya, pada listing program diatas
ditambahkan untuk 2 kondisi dan satu else yang akan dieksekusi apabila kondisinya masih belum
ditemukan.
#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
int main()
{
int a;
int b;
cout << "masukkan bilangan a : ";
cin >> a;
if (a == 1){
b = 7;
}
cout<<"nilai b = "<< b;
getch();
}

listing program diatas memberikan gambaran apabila variabel yang akan seleksi menunggu data input
dari keyboard.

13

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

Kerjakan program-program yang berada dibawah ini :


Buat program, apabila inputan a = 3, maka lakukan perhitungan b = 7*a.
Buat program, apabila a = 4, maka lakukan perhitungan b = 5*a selainnya b = 12*a.
Buat program, apabila inputan a = 1 maka lakukan perhitungan b = luas segi tiga, apabila a=2
maka lakukan perhitungan b = luas lingkaran, selainnya lakukan b = luas persegi panjang.

14

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja


BAB 6
CONTROL FLOW SWITCH

switch case adalah sebuah perintah percabangan seperti if tetapi memiliki banyak percabangan dan
menggunakan bilangan bulat sebagai pembandingnya. contoh sintaks dari switch case adalah seperti
berikut :
switch (ekspresi)
{
case angkapertama: perintah 1;
break;
case angkakedua: perintah 2;
break;
....
case angkakeN: perintah n;
break;
default: perintah selainnya;
}

pada listing program sebelumnya dapat dilihat bahwa variabel ekspresi dibandingkan dengan angka
pada tiap case, apabila tidak satupun yang berada pada posisi benar maka perintah yang akan dijalankan
adalah pada blok default.
Contoh program :
#include <iostream.h>
int main()
{
int nomorku;
cout << "Masukkan angka 1 - 5: ";
cin >> nomorku;
switch (nomorku)
{
case 0: cout << "Maaf terlalu kecil";
break;
case 5: cout << "Good job!\n";
case 4: cout << "Pilihan yang bagus!\n";
case 3: cout << "Sempurna!\n";
case 2: cout << "Luar biasa!\n";
case 1: cout << "Hebat!\n";
break;
default: cout << "Terlalu besar!\n";
break;
}
cout << "\n\n";
return 0;
}

Kerjakan tugas tugas yang diberikan:

15

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja


BAB 7
PERULANGAN DENGAN FOR

dalam bahasa pemrograman terdapat perintah untuk mengulangi perintah, misalnya saja jika ingin
melakukan hal yang sama beberapa kali, kelebihan menggunakan perulangan adalah tidak perlu
mengetikkan program secara berulang cukup menambahan perintah perulangan, perulangan pertama
yang kita akan pelajari adalah perulangan for.
#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
int main()
{
clrscr();
int i;
for(i=1;i<=5;i++)
{
cout<<i;
}
getch();
}

Hasilnya :
12345

dari listing program diatas dapat dilihat bahwa perulalngan akan berlangsung sebanyak 5x mulai dari i=1
selama i lebih kecil atau sama dengan 5, untuk hasilnya dapat dilihat sisamping kanan kolom.
#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
int main()
{
clrscr();
int i;
int j;
for(i=1;i<=5;i++)
{
for(j=1;j<=i; j++)
{
cout<<j;
}
cout<<endl;
}
getch();
}

Hasil :
1
12
123
1234
12345

listing program diatas menggunakan 2 for yaitu ada perulangan didalam perulangan.

#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
int main()
{
clrscr();
int i;
int j;

Hasil
12345
1234
123
12
1

16

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

for(i=5;i>=1;i--)
{
for(j=1;j<=i; j++)
{
cout<<j;
}
cout<<endl;
}
getch();
}

untuk listing program diatas diperlihatkan bahwa perulangan yang pertama (decrement) dimulai dari 5
dan diakhiri 1 sedangkan untuk for yang kedua dimulai dari 1 ke 5 (increment).
Tugas, buat seperti berikut ini:
12345
12345
12345
12345
12345
123456789
_2345678_
__34567__
___456___
____5____

54321
5432
543
54
5

56789
5678
567
56
5

17

12345
_2345
__345
___45
____5

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja


BAB 8
PERULANGAN DENGAN WHILE

dalam C++ terdapat juga jenis perulangan yang lainnya yaitu do while. Berbeda dengan for, pada do
while kita dapat langsung membuat sebuah kondisi yang dimana eksekusi progam dapat langsung keluar
dari perulangan.
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
int main()
{
int i;
i = 1;
do{
cout<<i;
i++;
}
while(i < 5);
getch();
}

Hasil :
1234

contoh program diatas dapat dilihat bahwa kondisi keluar dari program adalah yang berada pada
perintah while, jika kondisi tersebut benar maka progam secara otomatis akan keluar.
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
int main()
{
int i;
i = 9;
do{
cout<<i;
i--;
}
while(i > 5);
getch();
}

Hasil:
9876

untuk listing program diatas adalah do while yang menghitung secara decrement atau pengurangan 1,
pertama-tama nilai pada variabel i adalah 9 lalu dikurangkan 1 persatu.
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
int main()
{
int i;
int j;
i = 9;
do{
cout<<i<<"-";
j = 1;
do{
cout<<j;
j++;
}while(j <= 9);
i--;

Hasil :
9-123456789
8-123456789
7-123456789
6-123456789
5-123456789
4-123456789
3-123456789
2-123456789
1-123456789

18

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

cout<<endl;
}
while(i > 0);
getch();
}

contoh listing program diatas adalah listing program do while didalam do while dimana satunya
merupakan increment dan yang lainnya adalah decrement.

buat program untuk menghasilkan seperti dibawah ini:


765432
76543
7654
765
76
7

7-765432
6-76543
5-7654
4-765
3-76
2-7

12345
12345
12345
12345
12345
12345
12345

51413121
52423222
53433323
54443424
55453525

19

-51413121
--52423222
---53433323
----54443424
-----55453525

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja


BAB 9
ARRAY

Array atau larik adalah variabel yang menyimpan beberapa data yang sama, dalam C++ larik dimulai dari
index 0 sampai ketidak berhingga. contohnya dapat dilihat dibawah ini:
Variabel biasa
Nama
Udin

Variabel Array
Nama
0
Udin
1
Melisa
2
Martina
3
Melon
4
Yaya
5
Fitri
6
Dede Anita
dari analogi diatas dapat dilihat bahwa menggunakan variabel biasa hanya menampung 1 data
sedangkan menggunakan variabel array dapat menampung beberapa data, untuk mengakses data
dalam variabel array dapat dilakukan dengan cara: contoh Nama[0] = "Udin"; Nama[1]= "Melisa" dan
lain sebagainya.
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>
int main()
{
int nilai[5];
nilai[0] = 32;
nilai[1] = 43;
nilai[2] = 64;
nilai[3] = 40;
nilai[4] = 41;
cout<<"Nilai dari larik
cout<<"Nilai dari larik
cout<<"Nilai dari larik
cout<<"Nilai dari larik
cout<<"Nilai dari larik
getch();
}

0
1
2
3
4

:"<<nilai[0]<<endl;
:"<<nilai[1]<<endl;
:"<<nilai[2]<<endl;
:"<<nilai[3]<<endl;
:"<<nilai[4]<<endl;

Dari listing program diatas dapat dilihat bahwa pertama yang dilakukan adalah mendeklarasikan variabel
array setelah itu mengisinya dengan nilai tertentu dan berikutnya menampilkan data dalam variabel
array.
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>
int main()
{
int nilai[5];
int i;
for(i=0; i<5;i++)

20

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

{
cout<<"masukkan nilai array["<<i<<"]: ";
cin>>nilai[i];
}
cout<<"Nilai
cout<<"Nilai
cout<<"Nilai
cout<<"Nilai
cout<<"Nilai
getch();

dari
dari
dari
dari
dari

larik
larik
larik
larik
larik

0
1
2
3
4

:"<<nilai[0]<<endl;
:"<<nilai[1]<<endl;
:"<<nilai[2]<<endl;
:"<<nilai[3]<<endl;
:"<<nilai[4]<<endl;

listin program diatas menampilkan cara meninput nilai array dengan menggunakan perulangan for, ini
dimungkinkan karena indeks array berupa bilangan bulat. setelah data array diinput maka berikutnya
ditampilkan.
buat tugas dibawah ini :

Pada program sebelumnya inputan dilakukan dalam for, coba tampilkan hasil dengan for.

Buat program untuk menjumlahkan 2 buah matriks/array/larik.

21

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja


BAB 10
ARRAY 2 DIMENSI

pada pertemuan sebelumnya kita dapat melihat bagaimana membuat array berdimensi satu, kali ini kita
akan membuat array berdimensi 2. Biasanya array berdimensi dua dibutuhkan seperti untuk membuat
program penambahan, perkalian, pengurangan matriks, selain itu juga dapat digunakan untuk
memproses banyak hal. Contoh sintaks seperti berikut ini:
Int matriksA[2][2];
dari listing program diatas dapat dilihat bahwa kita mendeklarasikan array bernama matriksA yang
berdimensi 2 yaitu 2x2, total dari jumlah data yang dapat diinput adalah 4.
1
3

2
4 3
5 5
+
=
4
2 1
5 5

#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>
int main()
{
int matrikA[2][2];
int matrikB[2][2];
int matrikJumlah[2][2];
int i,j;
for(i=0; i<2;i++)
{
for(j=0; j<2;j++)
{
cout<<"masukkan nilai Matriks A["<<i<<","<<j<<"]: ";
cin>> matrikA[i][j];
}
}
for(i=0; i<2;i++)
{
for(j=0; j<2;j++)
{
cout<<"masukkan nilai Matriks B["<<i<<","<<j<<"]: ";
cin>> matrikB[i][j];
}
}
for(i=0; i<2;i++)
{
for(j=0; j<2;j++)
{
matrikJumlah[i][j] = matrikB[i][j] + matrikB[i][j];
}
}

22

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja

for(i=0; i<2;i++)
{
for(j=0; j<2;j++)
{
cout<<matrikJumlah[i][j] ;
}
}
getch();
}

buat tugas dibawah ini :

Pada program sebelumnya inputan dilakukan dalam while, coba tampilkan hasil dengan while.

Buat program untuk mengurangkan 2 buah matriks/array/larik.

23

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT

Bahan Ajar Bahasa Pemrograman


C++

Universitas Kristen Indonesia Toraja


DAFTAR PUSTAKA

Bjarne Stroustrup "The C++ Programming Language, 4th Edition Paperback", Addison-Wesley
Professional.
Alex Allain, "Jumping into C++". Cprogramming.com.
Scott Meyers "Effective Modern C++: 42 Specific Ways to Improve Your Use of C++11 and C++14".
O'Reilly Media.
Bjarne Stroustrup. "Programming: Principles and Practice Using C++ (2nd Edition)", Addison-Wesley
Professional;.

24

Andrea Stevens Karnyoto S.Kom.,MT