You are on page 1of 12

Konjungtivitis virus

Definisi

Konjungtivitis viral adalah radang pada


konjungtiva yang disebabkan oleh virus

Etiologi
Adenovirus >>>
Herpes simplex oleh karena HSV I atau HSV
II
varicella-zoster (VZV)
Pikornavirus (enterovirus 70, coxsakie A24),
Poxvirus (molluskum kontagiosum,
vaccinia).

Demam
Faringokonjungtival
Disebabkan oleh adenovirus tipe 3, 4, 7
Demam 38,3 - 400C
Sakit tenggorokan, dan konjungtivitis pada
satu atau dua mata
Mata merah dan berair
Dapat disertai keratitis superficial
Limfadenopati preaurikuler yang muncul
tidak disertai nyeri tekan

Keratokonjungtivitis
Epidemika
disebabkan oleh adenovirus subgroup D
tipe 8, 19, 29, dan 37.
Umumnya bilateral
Gejala awal mata nyeri sedang dan berair
Fotofobia
Keratitis epitel dan kekeruhan subepitel
bulat
Perdarahan subkonjungtiva
Dapat terbentuk pseudomembran

Konjungtivitis Virus Herpes Simpleks


(HSV)
ditandai pelebaran pembuluh darah unilateral,
iritasi, disertai sekret mukoid, dan fotofobia
Sering disertai keratitis herpes simpleks,
dengan kornea menampakkan lesi epitelial
kadang membentuk satu ulkus atau ulkus
epithelial yang bercabang banyak (dendritik)
Vesikel di palpebra dan tepian palebra,
disertai edema berat
Nodus preaurikuler yang nyeri tekan adalah
gejala yang khas untuk konjungtivitis HSV

Konjungtivitis Hemoragika Akut

Disebabkan oleh enterovirus tipe 70, virus coxsakie


tipe A24
Masa inkubasi yang pendek (sekitar 8-48 jam) dan
berlangsung singkat (5-7 hari)
Gejala
- rasa sakit
- Fotofobia
- Sensasi benda asing
- Banyak mengeluarkan air mata,
- edema palpebra, dan perdarahan subkonjungtiva.
- Kadang-kadang dapat timul kemosis.
- Perdarahan berawal dari konjungtiva bulbi superior
menyebar ke bawah.

Konjungtivitis Newcastle

Penyakit ini biasanya terdapat pada pekerja


peternak unggas yang ditulari virus Newcastle pada
unggas
Umumnya unilateral tapi bisa bilateral
Gejala sistemik : influenza dengan demam ringan,
sakit kepala dan nyeri sendi
Gejala pada mata :rasa sakit pada mata, gatal,
mata berair, penglihatan kabur dan fotofobia
Pada mata akan terlihat edema palpebral ringan,
kemosis dan secret yang sedikit, dan folikel-folikel
yang terutama ditemukan pada konjungtiva tarsal
superior dan inferior.

Konjungtivitis Varicella-zoster
ditandai dengan hiperemia dan
konjungtivitis infiltratif yang disertai erupsi
vesikuler sepanjang penyebaran
dermatom nervus trigeminus cabang
oftalmika
Konjungtivitis yang terjadi umumnya
bersifat papiler, namun dapat pula
membentuk folikel, pseudomembran, dan
vesikel temporer yang kemudian
berulserasi seringkali meninggalkan parut

Terapi
Simtomatis dan suportif
Kompres dingin
Astringen
Hindari STEROID

Komplikasi

Infeksi pada kornea (keratitis) dan apabila


tidak ditangani bisa menjadi ulkus kornea

Prognosis

Resolusi spontan dlm 2 minggu (self limited


disease)