You are on page 1of 45

PORTOFOLIO

Analgesic Gastropathy
PGK st IV
RSUD IBNU SINA GRESIK
DPJP:
dr. G. Rizaniansyah, Sp.PD
Pembimbing:
dr. Lisa Puspitorini, Sp.S
Oleh : dr. Anisa Dwi
Utami

PENDAHULUAN
KELUHAN NYERI
Pendidikan
rendah

67.8%

ekonomi rendah
Persepsi
masyarakat

KONSUMSI
JAMUJAMUAN

Dexamethas
on
Antalgin
Penilbutason
Asam
Mefenamat

PERADANGAN LAMBUNG

15-25%

KERUSAKAN GINJAL

5 - 10%

KERUSAKAN HATI

5 - 10%

TUJUAN

Analgesic Gastropathy

Gastric
erosion
s

Peptic
Ulcer

Dyspep
sia

Infeksi
H.pylor
i

Faktor Resiko

PATOFISIOLOGI
1

PENYAKIT GINJAL KRONIS


DEFINISI
Kerusakan ginjal 3 bln
dengan kelainan
struktural atau fungsional
dengan atau tanpa
penurunan GFR dengan
salah satu manifestasi
GFR < 60 ml/mnt 3
bulan dengan atau tanpa
kerusakan ginjal

Kelainan
patologi
Petanda
kerusakan
ginjal (kelainan
komposisi
darah atau
urine atau
radiologi)

PENYEBAB PGK
PENYAKIT

CONTOH JENIS-JENIS
TERBANYAK

Penyakit Ginjal
Diabetik

Diabetes tipe 1 dan 2

Penyakit Ginjal NonDiabetik

Penyakit glomerulus (penyakit


autoimun, infeksi, obat-obatan)
Penyakit pembuluh darah
(hipertensi, mikroangiopati)
Penyakit tubulointersitiel (ISK,
batu, obstruksi, keracunan obat)
Penyakit kista (penyakit ginjal
polikistik)

Penyakit pada
Transplantasi

Rejeksi kronik
Toksisitas obat
Penyakit rekuren
Glomeluropati transplant

PATOFISIOLOG
I
GANGGUAN
HEMODINAMIK
INTRAGLOMERULAR
INFLAMASI

NSAID memiliki
aktivitas
antiprostaglandin
vasokonstiksi GFR
menurun
Glomerulonefritis
reaksi imun akibat
inflamasi
Acute Intersitial
Nefritis reaksi
hipersensitivitas
Chronic Intersitial
Nefritis paparan
terhadap analgesik
dosis tinggi (> 1
gram) selama 2 tahun

N
A
R
O
P
A
L
S
U
S
KA
Nama
Nama :: Ny.
Ny. NQ
NQ
Usia
:: 27
Usia
27 th
th
Alamat
Alamat :: Ambeng
Ambeng 22
WatangRejo
WatangRejo RT
RT 11/4
11/4
No
No RM
RM :: 541182
541182
MRS
MRS sejak
sejak 12
12 September
September
2013
2013

Anamnesa (Autoanamnesa)
Keluhan Utama : MUNTAH
Muntah sejak 1 minggu SMRS sebanyak 3x/hari.
Muntah berupa isi makanan hingga cairan. Muntah
darah (-). Berak hitam (+)
Nyeri perut atas sejak 1 bulan SMRS. Nyeri terasa
panas dan perih dan bertambah berat 1 minggu
SMRS. Nyeri hingga tembus ke punggung.
Nafsu makan menurun sejak 1 bulan SMRS.
Muka dan kaki bengkak sejak 2 hari SMRS.

Riwayat Penyakit Dahulu:


Riwayat asam urat (+) 1 tahun lalu berobat ke
dokter dan konsumsi jamu asam urat
Riwayat DM (-)
Riwayat HT (-)
Riwayat Asma (-)
Riwayat Alergi Obat (-)
Riwayat Batuk Lama (-)

Riwayat Psikososial

Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan Penunjang
DARAH
LENGKAP
Hb
: 7.9
WBC : 5.400
LED
: 48/78
PCV
: 24
PLT
: 240.000
MCV : 73
MCH : 25
MCHC : 33

KIMIA DARAH
GDA
Bil direk/total
SGOT / PT
BUN / SK
Albumin
Uric Acid
HbsAg
SE
Na : 127
K : 2.4
Cl : 107

: 68
: 0,20/0,41
: 76,0/22,7
: 51,5/3,04
: 1,97
: 13,7
: (-)

URIN LENGKAP
warna : kuning keruh Sedimen
Kimia
Eritrosit
leuko
: (-)
Lekosit
nitrit
: (-)
Epithel
urobilin : (-)
Kristal
Cast
protein : (++)
pH

: 8,0

eritrosit : (+++)
keton

: (-)

billirubin : (-)

Urin
: 8-10
: 1-2
: 4-6
: (-)
: (-)

RADIOLOGI
Foto Thorax :
dalam batas normal
ECG
:
dalam batas normal
USG Abdomen (15/9/13) :
Cholelithiasis + sludge, colyectasis ringan ren
bilateral, ascites

ASSESMENT

PLANNING
UGD
Pdx: PTx:
Inf. RL life line
Tranfusi Plasbumin 20
% 100 cc
Inj. Lasix 2 x 1 amp
Inj. Letonal 100 mg 1 00
Drip KCL 50 meq + RL
500 cc /24 jam
Ranitidin tab 2 x 1
Tomit tab 3 x 1

Ruangan
Pdx: SE, BUN/SC, DL,
USG Abdomen
PTx:
Diet rendah purin 1700
kkal/hari, protein 40
gr
Inf. D5 : Rensamin 1 : 1
Sucralfat syr 4 x ct I
Omeprazole tab 1 x 20
mg
Allupurinol tab 1 x 300
mg
Sesden caps 3 x 1
Tranfusi PRC 2 bag/hari

PEMBAHASAN
Riwayat
konsumsi
jamujamuan
Muntah
Nyeri
perut
atas,
tembus
ke
punggung
Berak

Nyeri
tekan
perut atas

konjungtiv
a anemis
(+)
Hb : 7.9
HCT : 24

DIAGNOSA
Riwayat
konsumsi jamu
1 tahun (+)

Keluhan : muntah (+), nyeri


perut (+), anorexia (+),
berak hitam (+)
Pemeriksaan fisik : nyeri
epigastrium (+)
Pemeriksaan penunjang: Hb
7.9

Analgesik Gastropathy
Pdx: Endoscopy untuk
menghilangkan DD Ulkus Gaster
atau Gatritis Erosiva

TERAPI
Sucralfat
syr 4 x ct I
Omeprazol
e tab 1 x
20 mg
Timepidiu
m 3x1
caps
Transfusi
PRC

PEMBAHASAN
Riwayat
konsumsi
jamujamuan

Bengkak
sejak 2
hari SMRS
Tidak mau
makan

Edema
palpebra,
edema
ekstremita
s, ascites
minimal
Konjunctiva
anemis (+)
Uremic
frost (+)

GFR 24,8
mL/mnt
UL: Alb 2+,
Hematuria
3+
BUN: 51,5/
Cr: 3,04
Hb: 7.9
Albumin :
1.97

Stadium dan Clinical Action


Plan

Stadiu
m

Deskripsi

GFR
(ml/mn/1.73
m2)

Action

Diagnosis &
pengobatan kondisi
komorbid, perlambat
progresivitas,
penurunan resiko PJK

Kerusakan ginjal
dengan GFR
normal atau
meningkat

90

Kerusakan ginjal
dengan
penurunan GFR
ringan

60 89

Memperkirakan
progresivitas

Penurunan GFR
sedang

30 59

Evaluasi dan obati


komplikasi

Penurunan GFR
berat

15 29

Persiapan terapi
pengganti ginjal

Gagal Ginjal

Rumus Cockroft-

(140 umur) x BB
(kg) < 15 atau

dialisis

Terapi pengganti (jika


X 0.85 (jika
ada uremia)

DIAGNOSA
Penurunan GFR (+)
dengan kelainan
komposisi darah
(BUN, Sc
meningkat) dan
kelainan urin
(Proteinuria,
Hematuria)

Tanda
tanda
gejala
uremia
spesifik
(Anemia,
Uremic
frost)

GFR Pasien
: 24.8
ml/mnt

Penyakit Ginjal Kronis St. IV

TERAPI
Pengobatan penyakit dasar
Pengendalian keseimbangan
air dan garam
Diet rendah protein tinggi
kalori
Pengendalian tekanan darah
Pengendalian gangguan
elektrolit dan asam basa

Inf. D5 : Rensamin
1:1
Diet rendah protein
40 gr/hari

TERAPI
Pencegahan dan pengobatan
ODR
Pengobatan gejala uremi
spesifik
Deteksi dini dan pengobatan
infeksi

Tranfusi PRC

Penyesuaian pemberian obat

Hentikan konsumsi
jamu

Deteksi dan pengobatan


komplikasi
Persiapan dialisis dan
transplantasi

KIE

Iatrogenic Cushing
Syndrome
TEORI

S
U
B
J
E
C
T
I
V
E

Muka bengkak
Oligomenorrhea
Psikosis depresif
Riwayat pemberian
glukokortikoid dalam
jangka waktu lama

KASUS

PEMBAHASA
N

Bengkak sejak Sudah


2 hari SMRS
sesuai
Haid tidak
dengan teori
teratur sejak 3
bulan SMRS
Kepribadian
menjadi
sedikit
pemarah
Riwayat
minum jamu
asam urat
selama 1 th

TEORI
O
B
J
E
C
T
I
V
E

Muka bulan
Buffalo hump
Hirsutisme
Hipokalemia, rasio
Na/K >35, alkalosis,
polisitemia,
eosinopenia (< 50)
Gangguan toleransi
glukosa
Hipertensi
Osteoporosis spinal
atau fraktur spontan
vertebra

KASUS
Hirsutisme (+),
full moon face
(+)
Kalium 2.4
Rasio Na/K 52,9

PEMBAHASA
N

Sudah
sesuai
dengan teori

TEORI
A
S
S
E
S
M
E
N
T

KASUS

Penegakan Diagnosis
Iatrogenic
UFT rendah
Cushing
Kortisol plasma > 20
Syndrome
g% pada jam 8.00
pagi tanpa variasi
diurnal
DST (+)
Mengetahui penyebab:
tes metirapon, ACTH,
arteriografi, venografi,
CAT
Riwayat konsumsi
glukokortikoid dalam
jangka waktu lama

PEMBAHASA
N
Belum
dilakukan uji
diagnostik
pada pasien

TEORI

P
L
A
N
N
I
N
G

Terapi
Dosis steroid diturunkan
pelan-pelan dengan menuju
dosis terakhir pagi hari
(tappering off)

KASUS

Penghentia
n konsumsi
jamu
Drip KCL 50
meq + RL
500 cc/ 24
jam

PEMBAHA
SAN
Perlu
monitor
terhadap
Subjektif,
TTV,
produksi
urin

Anemia Hipokrom
TEORI Mikrositer
KASUS
PEMBAHASA
N

Malaise, pucat

Penegakan diagnosis
DL
Riw peny kronis
SI/TIBC, serum feritin

Mengatasi penyakit

Hb < 11.00
MCV < 80
MCH < 27
MCHC < 32

Konjungtiva
anemis
Hb 7.9, MCV70,
MCH 23, MCHC
33
Anemia
hipokrom
mikrositer ec
penyakit kronis
dd def Fe

Sesuai teori
Perlu usulan
Pdx: SI/TIBC

Hiperuricemia
TEORI

KASUS

Asimtomatis

Riwayat
asam urat
(+) 1 tahun
SMRS

Kadar asam urat L > 7/ P >


6 mg/dl

As.Urat: 13.4

Stadium Gout artritis


secara klinis:
1.Hiperuricemia
asimtomatis
2.Gout artritis akut
3.Gout interkritis
4.Tofaceous gout kronis

Hiperuricemi
a
asimtomatis

Diet rendah purin


Penghambat xanthin

Diet rendah
purin

PEMBAHA
SAN
Sesuai
dengan
teori

Cholelithiasis
TEORI

KASUS

Nyeri kolik perut kanan atas Riw dislipidemia


Obesitas

Murphy sign, USG tampak


batu

Penegakan diagnosis:
Cholelithiasi
Klinis
s
USG: batu empedu dengan
atau tanpa inflamasi
mukosa

Observasi dan kontrol


dislipidemia atau BB
Obat: ursodeoxycholic
acid tab

PEMBAHA
SAN

Perlu
diperiksa
lipid profile
(LDL, HDL,
USG:
cholelithiasis TG) pasien
+sludge

Pada pasien
tidak
dilakukan
penanganan

TERIMA KASIH