You are on page 1of 2

Protocol GDS

Biasanya, GDS anak di atas 100 mg/dl. Kalau GDS kurang dari 65 mg/dl, bisa
menyebabkan banyak masalah. GDS rendah sangat berbahaya untuk anak dan penting
untuk tahu kalau anak punya GDS rendah karena bisa banyak bertambah keadaan
anak oleh memberikan gula.
Situasi yang perlu periksa GDS:
1)
Kalau anak kejang (lama atau tidak lama)
2)
Anak kurang sadar atau tidak sadar
3)
Anak sangat gelisah atau rewel, dan tidak ada alasan baik untuk keadaan,
misalnya sesak napas
4)
Kalau bicara, gerak atau tindakan anak tidak biasa untuk anak itu.
5)
Anak dengan malnutrisi (dengan malnutrisi, GDS anak mungkin tinggi atau
rendah dan bisa turun dengan cepat. GDS rendah khususnya berbahaya untuk anak
dengan malnutrisi).
6)
Kalau sudah lama sejak anak makan atau minum dan anak bilang dia merasa
aneh, atau jantung merasa berdebar-debar. Juga, anak keringat dan mungkin kelihatan
pucat.
7)
Anak lemah, misalnya tidak bisa duduk dan biasanya bisa duduk
8)
Anak dengan penyakit parah, misalnya dehidrasi berat, malaria berat

Tindakan:
Kalau ada kemungkinan anak kena GDS rendah, periksa dengan alat GDS. Kalau
GDS kurang dari 65, harus memberikan gula.
1)
Kalau anak bisa minum, berikan air gula 50cc, dan coba anak makan juga,
atau minum susu. Kalau GDS rendah tetapi anak tidak terlalu sakit (misalnya tidak
ada kejang) tetapi tidak mau minum, bisa memberikan air gula dan susu lewat NGT.
2)
Kalau anak tidak bisa minum (misalnya dia muntah terus, dia kurang/tidak
sadar, atau dia kejang), harus berikan dektrose iv.
3)
Yang paling baik kalau berikan dextrose 10%. Kalau memberikan anak
dextrose dengan lebih tinggi konsentrasi, bisa kerusakan vena atau menyebabkan
masalah dengan cairan dalam badan, kususnya otak. Berikan anak 5cc dex 10% / kg
berat badan. Misalnya, kalau anak 10kg, berikan 5cc X 10kg = 50cc dextrose 10%
Memberikan bolus lewat infuse.
4) Kalau tidak ada dex 10% tetapi ada dex 40%, berikan anak 1cc dex 40% / kg berat
badan. Misalnya, kalau anak 10kg, berikan 1cc X 10kg = 10cc dextrose 40%.
Memberi bolus lewat infuse. Setelah bolus, berikan 5cc cairan tanpa dextrose,
misalnya RL untuk bersihkan vena.

Protocol Developed by Dr Alison Hoe, Paedeatric Doctor Volunteer, January 2005-January 2006,
Rumah Sakit Karitas, West Sumba

Di sini tunjuk berapa cc dextrose daripada berat badan:


Berat Badan
2 kg-4 kg
5 kg-7 kg
8 kg-10 kg
11 kg-13 kg
14 kg-16 kg
17 kg-19 kg
20 kg-22 kg
23 kg-25 kg

Berapa cc Dextrose 10%


10cc-20cc
25cc-35cc
40cc-50cc
55cc-65cc
70cc-80cc
85cc-95cc
100cc-110cc
115cc-125cc

Berapa cc Dextrose 40%


2cc-4cc
5cc-7cc
8cc-10cc
11cc-13cc
14cc-16cc
17cc-19cc
20cc-22cc
23cc-25cc

5)
Setelah memberikan dextrose bolus, jalan infuse berisi dextrose, misalnya dex
. Kalau anak juga tanda-tanda dehidrasi, bisa memberikan RL dengan 2 flacon
D40% didalam.
6)
Setelah 30 minutes, periksa GDS untuk cek sudah naik. Kalau GDS masih
kurang dari 65, ulang dextrose bolus dan mulai infuse dex 10%. Kalau GDS sudah
naik cukup, periksa setelah 4 jam untuk cek masih naik. Kalau anak kena tanda
berbahaya ulang, periksa GDS sebelum 4 jam.

Protocol Developed by Dr Alison Hoe, Paedeatric Doctor Volunteer, January 2005-January 2006,
Rumah Sakit Karitas, West Sumba