Sie sind auf Seite 1von 1

Patofisiologi Human papilloma virus (HPV)

Faktor resiko (jumlah


pasangan seks, merokok,
pemakaian kontrasepsi
oral (KO), dan kehamilan
Virus
menjadi
laten di
dalam
tubuh

HPV 6 dan 11

Displasia jaringan

Tumor jinak (kutil)


genital

Human
papilloma
virus

Menginvasi sel epitel


melalui abrasi mikro

Proliferasi sel tidak


terkontrol

HPV 16 dan 18

Displasia jaringan

Kegagalan sistem imun


mengatasi

Kondiloma
akuminata

Kutil keratotik (lapisan


tanduk tebal yg mirip
kutil biasa dan
keratinisasi penuh
Papul datar yg tampak
seperti makula/ lesi yang
sedikit meninggi dikulit
dg keratinisasi
parsial/penuh

Terjadi replikasi DNA


virus di dalam sel

Mutasi gen

HPV 16, 18,


31, 33, 35,
51, 52

Kutil papular
(lesi bentuk
kubah dg
keratinisasi
penuh

Virus memasukkan
DNA-nya ke dalam
sel

Onkogenik
Neoplasia
intraepitel serviks
(CIN)

Tumor terus tumbuh


Transformasi malignansi

Kanker serviks
Tidak nyeri

Resiko kerusakan
integritas kulit

Kurang percaya diri


dengan kondisinya

Gg citra tubuh
Kurang
pengetahuan
tentang kondisinya

Ansietas

Defisit
pengetahuan