You are on page 1of 33

UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

BANU ADHIBASWARA (10307056)


Sidang Isi Tugas Akhir
PERENCANAAN STRUKTUR JEMBATAN BAJA
KOMPOSIT DENGAN PROFIL CASTELLATED
BEAM

LATAR BELAKANG

LATAR BELAKANG
Kenapa Menggunakan Castellated Beam???

MAKSUD DAN TUJUAN


1) Merencanakan struktur utama jembatan
baja komposit dengan menggunakan
CB yang aman, nyaman dan efisien
dengan mengacu peraturan.
2) Merencakan struktur atas jembatan
yang bersesuaian.
3) Merencanakan struktur bawah
jembatan.

BATASAN MASALAH
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Pre-eliminary design.
Merencanakan pelat lantai.
Merencanakan balok induk.
Merencanakan balok anak.
Merencanakan bearing.
Menghitung kestabilan abutment.
Menghitung daya dukung pondasi.
Membuat gambar rencana jembatan.

METODE PERENCANAAN
Perencanaan castellated beam menggunakan
metode Allowable Stress Design (ASD)
Kontrol dengan metode Beban dan Kekuatan
Terfaktor (PBKT)

Qi

Perencanaan struktur atas dan struktur bawah


yang bersesuaian menggunakan metode
Beban dan Kekuatan Terfaktor (PBKT)

Rn iQi

BEBAN YANG BEKERJA


1)Beban Primer
a. Beban mati
b. Beban hidup
c. Beban kejut
d. Gaya akibat tekanan tanah
2)Beban Sekuder
a. Beban sandaran pejalan kaki
b. Beban trotoar
c. Beban angin
d. Beban akibat perbedaan suhu
e. Gaya rem dan Traksi

GEOMETRIK POLA
POTONGAN

KONSEP PERHITUNGAN

KONSEP PERHITUNGAN

PERHITUNGAN LAS
V1

V 2 s
s
d
Vh 0
2
2 2
2

s
Vh (V1 V2 )

2
d

V1 V2
Vx
2

s
Vh Vx
d

FLOWCHART PERENCANAAN
Mulai
2

Estimasi balok castellated yang akan digunakan bedasarkan


section modulus (Sg) pada momen maksimum.
Sg = M maks / Fb
Asumsikan rasio ketinggian profil CB (K1) setelah dan
sebelum difabrikasi (profil WF).
K1 = dg / db

Coba WF yang direncanakan bedasarkan Sb:


Sb = Sg / K1

FLOWCHART PERENCANAAN
A
1

Tentukan tinggi lubang


(h) dan jarak lubang dari
bagian atas (dT).
Hitung tegangan geser
maksimum sepanjang
sumbu netral penampang
web balok.

Cari jarak pemisah antar


lubang (e).

FLOWCHART PERENCANAAN
B
Hitung properties dari castellated
beam

Cek
tegangan :

Qi

Y
Cek momen:
Mu < Mn
Y

FLOWCHART PERENCANAAN
C

Cek web buckling akibat


gaya geser horisontal:

r (max)
N
Pasang pengaku baji

Selesai

HASIL PERHITUNGAN
Castellated beam
menggunakan WF 24 x 94
dengan profil potongan yaitu
sebagai berikut:
e = 8,5 in
= 21,59 cm
b = 10 in
= 25,4 cm
h = 10 in
= 25,4 cm
= 45
dg = 87,15 cm
dT = 18,17 cm

KESIMPULAN
Penampang castellated beam layak untuk
dijadikan profil pada balok induk jembatan
baja komposit, karena pada perencanaan
jembatan ini dihasilkan struktur jembatan
yang aman, nyaman dan efisien.

KESIMPULAN
Jembatan dikatakan aman karena tegangan tegangan
dan momen ultimit yang terjadi pada penampang balok
kurang dari tegangan izin serta momen nominal yang
ada.
Tegangan
geser:
max
= 15686,862 psi < 16386,179 psi
Tegangan lentur sekunder di lubang dekat perletakan:
T
= 17354,931 psi < 28136,714 psi
Tegangan lentur utama di tengah bentang:
= b27947,913 psi < 28136,714 psi
= 29969,127 psi < 30000 psi
Momen nominal:
Mn = 333157,045 kg.m > 167885,05 kg.m

KESIMPULAN
Jembatan dikatakan nyaman karena
lendutan yang terjadi kurang dari
lendutan yang disyaratkan, dimana
lendutan yang terjadi yaitu 0,812 cm
kurang dari 2 cm.

KESIMPULAN
Jembatan dikatakan efisien karena:
1. Momen nominal dari profil WF yang
diubah yang lebih tinggi daripada profil
WF biasa sehingga berpengaruh
terhadap berat menjadi lebih ringan.
2. Lubang yang ada sepanjang bentang
castellated beam dapat dimanfaatkan
untuk pekerjaan ducting seperti
pemipaan drainase jalan, kabel listrik
atau utilitas jembatan lain.

KESIMPULAN
Ducting Persegi = 30 cm x 30 cm
Ducting Persegi panjang = 21 cm x 50cm
Ducting Lingkaran (Pipa) = 30 cm

KESIMPULAN
KRITERIA

MOMEN NOMINAL

WF 24 x 94

181362,573 kg.m

WF 24 x 94
Castellated beam

333157,045 kg.m

Presentase

183 %

GAMBAR

GAMBAR

GAMBAR

GAMBAR

GAMBAR

GAMBAR

GAMBAR

GAMBAR

GAMBAR

GAMBAR

SELESAI
TERIMA KASIH