You are on page 1of 16

TUGAS

MAKALAH
SIKLUS PENGOLAHAN DATA

Disusun oleh :
Nama

: 1) Dhana Ramadhan
2) Mora Syahroni
3) Wahdah Agustina
4) Kiki Hardiyanti Danial
5) Yulia Febriany

Prodi

: Perpajakan

Kelas

: 1-B

POLITEKNIK BOSOWA

KATA PENGANTAR
Dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan
tugas menulis makalah tentang SIKLUS PENGOLAHAN DATA.
Dalam penulisan makalah ini penulis mengalami banyak hambatan dan
kesulitan, namun berkat mencari dari sumber-sumber serta bimbingan dan
dorongan dari pihak yang telah memberikan masukan atas terselesaikannya
penulisan makalah ini.
Harapan saya semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para
pembaca. Kritik serta saran yang bersifat membangun dari semua pihak senantiasa
penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

Makassar, 09 April 2016

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
A. Deskripsi Singkat
Bab ini akan mengemukakan tentang konsep pengolahan data yang
terdiri dari pengertian pengolahan data, siklus pengolahan data dan metode
pengolahan data yang terdiri dari Batch Processing (proses tunda) dan
Immediate Processing (proses segera).
Selama 10 tahun pertama pada era komputer, atau sekitar masa itu,
perusahaan hanya menerapkan komputer untuk aplikasi akuntansi mereka.
Aktivitas ini disebut pengolahan data. Sejak pengolahan komputer menjadi
lebih canggih, ada aplikasi yang disertakan, yaitu MIS, DSS, office
automation, dan expert system. Namun demikian, pengolahan data masih
merupakan aplikasi popular, yang mengkonsumsi waktu pengolahan paling
banyak dari yang diberikan oleh komputer bisnis. Yang paling dipentingkan
adalah bahwa pengolahan data dapat memberikan data kepada gudang
sehingga dapat digunakan oleh bagian lain, yang hal ini merupakan aplikasi
yang berorientasi informasi.

B. Relevansi
Pembahasan bab ini sangat penting dipahami, karena definisi
pengolahan data, siklus pengolahan data dan metode pengolahan data
merupakan konsep dasar dari manipulasi data ke dalam bentuk yang lebih
berguna yaitu berupa informasi.

C. Tujuan
Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan menjelaskan konsep
pengolahan data.

BAB II
SISTEM PENGOLAH DATA
A. Definisi Pengolahan Data
Pengolahan data (data processing) adalah manipulasi dari data ke dalam
bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti, berupa suatu informasi.
Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah model, formasi,
organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai
tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang
menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi
adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa
disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data. Jadi dari
penjabaran

diatas kita dapat menyimpulkan bahwa Pengolahan data

elektronik (PDE) adalah memanipulasi dari data ke dalam bentuk yang berarti
berupa suatu informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik yaitu
komputer
B. Tujuan Pengolahan Data
Tujuan pengolahan data adalah untuk menghasilkan dan memelihara
record perusahaan yang akurat dan up to date.
C. Siklus Pengolah Data
Suatu proses pengolahan data terdiri dari 3 tahapan dasar, yang disebut
dengan siklus pengolahan data (data processing cycle), yaitu input,
processing dan output.

INPUT

PROCESSING

OUTPUT

Tiga tahap dasar dari siklus pengolahan data tersebut dapat


dikembangkan lebih lanjut. Siklus pengolahan data yang dikembangkan dapat
ditambahkan tiga atau lebih tahapan lagi, yaitu origination, storage dan
distribution.

Siklus pengolahan data


Origination. Tahap ini berhubungan dengan proses dari pengumpulan data
yang biasanya merupakan proses pencatatan (recording) data ke dokumen
dasar.
Input. Tahap ini merupakan proses memasukkan data ke dalam komputer
lewat alat input (input device). Tahapan ini meliputi kegiatan :

Collecting

Veryfing

Encoding

Processing. Tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah
dimasukkan yang dilakukan oleh alat pemroses (processing device), yang
dapat berupa proses menghitung, membandingkan, mengklasifikasikan,
mengurutkan, mengendalikan atau mencari di storage.
Tahapan ini meliputi kegiatan :

Classifying

Sorting

Calculating

Sumarizing

Output. Tahap ini merupakan proses menghasilkan output/keluaran dari hasil


pengolahan data ke alat output (output device), yaitu berupa informasi.
Tahapan ini meliputi kegiatan :

Storing

Retrieving

Communication

Reproducing

Distribution. Tahap ini merupakan proses dari distribusi output kepada pihak
yang berhak dan membutuhkan informasi.
Storage. Tahap ini merupakan proses perekaman hasil pengolahan ke
simpanan luar (storage). Hasil dari pengolahan yang disimpan di storage
dapat dipergunakan sebagai bahan input untuk proses selanjutnya.
D. Data Base Management System (DBMS)/Sistem Manajemen Basis Data
(SMB)
DBMS dapat diartikan sebagai program komputer yang digunakan untuk
memasukkan, mengubah, menghapus, memodifikasi dan memperoleh
data/informasi dengan praktis dan efisien.
Kelebihan dari DBMS antara lain adalah:
Kepraktisan. DBMS menyediakan media penyimpan permanen yang
berukuran kecil namun banyak menyimpan data jika dibandingkan dengan
menggunakan kertas.
Kecepatan. Komputer dapat mencari dan menampilkan informasi yang
dibutuhkan dengan cepat.
Mengurangi kejemuan.
menimbulkan

kebosanan

Pekerjaan

bagi

yang

manusia,

berulang-ulang

sedangkan

mesin

dapat
tidak

merasakannya.
Update to date. Informasi yang tersedia selalu berubah dan akurat setiap.
Keuntungan-keuntungan dalam penggunaan DBMS antara lain adalah:
a. Pemusatan kontrol data. Dengan satu DBMS di bawah kontrol satu orang
atau kelkompok dapat menjamin terpeliharanya standar kualitas data dan
keamanan batas penggunaannya serta dapat menetralkan konflik yang
b.

terjadi dalam persyaratan data dan integritas data dapat terjaga.


Pemakaian data bersama (Shared Data). Informasi yang ada dalam basis
data dapat digunakan lebih efektif dengan pemakaian beberapa user

c.

dengan kontrol data yang terjaga.


Data yang bebas (independent). Program aplikasi terpisah dengan data

yang disimpan dalam komputer.


d. Kemudahan dalam pembuatan program aplikasi baru.
e. Pemakaian secara langsung. DBMS menyediakan interface yang
memudahkan pengguna dalam mengolah data.

Kelemahan-kelemahan DBMS antara lain:


a. Biaya. Kebutuhan untuk medapatkan perangkat lunak dan perangkat keras
yang tepat cukup mahal, termasuk biaya pemeliharaan dan sumber daya
manusia yang mengelola basis data tersebut.
b. Sangat kompleks. Sistem basis data lebih kompleks dibandingkan dengan
proses berkas, sehingga dapat mudah terjadinya kesalahan dan semakin
sulit dalam pemeliharaan data.
c. Resiko data yang terpusat. Data yang terpusat dalam satu lokasi dapat
beresiko kehilangan data selama proses aplikasi.
E. Model Data
Sekumpulan konsep terintegrasi yang dipakai untuk menjabarkan data,
hubungan antardata, dan kekangan terhadap data yang digunakan untuk
menjaga konsistensi.
1. Model data hirarkis
2. Model data jaringan
3. Model data relasional
4. Model data berbasis objek
1. Model Data Hirarkis
Data diorganisasikan kedalam bentuk elemen data (field), rekaman
(record), dan berkas (file). Definisi dari ketiganya adalah sebagai berikut:
Elemen data adalah satuan data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi
menjadi unit lain yang bermakna. Misalnya data siswa terdiri dari NIS,
Nama, Alamat, Telepon atau Jenis Kelamin. Rekaman merupakan
gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Istilah lain dari
rekaman adalah baris atau tupel. Berkas adalah himpunan seluruh
rekaman yang bertipe sama.

Model Herarki
2. Model Data Jaringan
Hampir sama dengan model data Hirarkis. Tidak mengenal akar, anak bisa
memiliki satu orang tua.

Contoh model data jaringan


3. Model data relasional
Sekumpulan tabel berdimensi dua (relasi/tabel) => kolom dan baris

4. Model data berbasis objek


Model data yang menerapkan teknik pemograman berorientasi objek =>
mengemas data dan fungsi untuk mengakses data ke dalam bentuk obyek.

F. Software DBMS
Beberapa software DBMS adalah :
MS Acces, My SQL, Oracle, SQL Server, Postgre, Fire Bird, Paradok,
Interbase, Sybase, DB2, Informix, FoxPro, Clipper.
1. My SQL
Adalah software yang menggunakan standar SQL, yang bersifat multithread dan multi-use.
Kelebihan My SQL antara lain :
a. Software sumber terbuka dibawah lisensi GPL.

b.
c.
d.
e.
f.

Free (bebas di download)


Stabil dan tangguh
Fleksibel dengan berbagai bahasa pemrograman
Mampu menangani basis data dalam skala besar
Mempunyai
beberapa
lapis
sistem
keamanan

seperti

subnetmask, host name, izin akses user serta sandi terenkripsi


2. Oracle
Kelebihan oracle :
a. Dapat bekerja dilingkungan client/server
b. Mampu menangani manajemen space dan basis data yang besar
c. Mendukug akses data secara simultan
d. Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
3. Microsoft SQL server
Merupakan produk andalan microsoft untuk database server. Umum
digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil hingga
menengah, dan berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis
data besar.
4. Firebird
Kemampuan dari open source Firebird :
a. Sebuah transaksi bisa di commit atau di rollback dengan mudah
b. Menggunakan sintaks standard untuk menciptakan foreign key
c. Menggunakan multi version concurrency system
d. Bisa melakukan replikasin data dengan operasi insert, update atau delete
ke dalam database
5. Visual Foxpro
Pada tahun 1995 Foxpro berkembang menjadi Visual Foxpro dan
dilengkapi

dengan

pemrograman

membangun aplikasi berbasis web.


6. Postgre SQL
Unggul
dalam
menentukan

berorientasi

objek,

kemampuan

serta

tipe

dapat

data

Data basenya mampu memahami hubungan dan mengambil informasi dari


tabel terkait.
7. D B 2
IBM DB2 Enterprise Server Edition merupakan sebuah perangkat lunak
sistem manajemen basis data relasional yang dikembangkan oleh IBM.
Perangkat lunak tersebut utamanya berjalan pada sistem operasi Unix
(sebut saja AIX), Solaris, Linux, IBM i/OS/400, z/OS, dan Microsoft
Windows.
8. Clipper

9. FoxPro
FoxPro adalah Sebuah
Manajemant

Sistem Ddatabase Manajemen (Database

Sistem/DBMS)

elektronik,

yang

berfungsi

untuk

mengumpulkan, mengambil, dan menampilkan data. Visual Foxpro


Merupakan bahasa pemrograman yang berbasis OOP (Object Oriented
Programing) dan juga sebagai sistem manajemen data base relational
(RDMS/Sistem basis data).
G. Data Warehouse
Data warehouse adalah sebuah sistem yang mengambil dan menggabungkan
data secara periodik dari sistem sumber data ke penyimpanan data bentuk
dimensional atau normal.Data warehouse merupakan penyimpanan data yang
berorientasi objek, terintegrasi, mempunyai variant waktu, dan menyimpan
data dalam bentuk nonvolatile sebagai pendukung manejemen dalam proses
pengambilan keputusan.
Tidak semua data warehouse mempunyai komponen lengkap seperti
mekanisme kualitas data, database multidimensi, aplikasi analisis, aplikasi
pengguna, control sistem, audit sistem, metadata.

Gambaran data warehouse secara sederhana


H. Data Mining
adalah ekstraksi pola yang menarik dari data dalam jumlah besar.

I. OLAP (Online Analitycal Processing)


Online Analytical Processing (OLAP ) merupakan suatu metode pendekatan
untuk menyajikan jawaban dari permintaan proses analisis yang bersifat
dimensional secara cepat, yaitu desain dari aplikasi dan teknologi yang dapat

mengoleksi, menyimpan, memanipulasi suatu data multidimensi untuk tujuan


analisis.
OLAP (Online Analytical Processing) adalah teknologi yang memproses data
di dalam data warehouse dalam struktur multidimensi, menyediakan jawaban
yang cepat untuk query analisis yang kompleks.
Adapun karakteristik dari OLAP, yaitu:
Mengijinkan user melihat data dari sudut pandang logical dan
multidimensional pada data warehouse.
Memfasilitasi query yang komplek dan analisa bagi user.
Mengijinkan user melakukan drill down untuk menampilkan data pada
level yang lebih detil atau roll up untuk agregasi dari satu dimensi atau
beberapa dimensi.
Menyediakan proses kalkulasi dan perbandingan data.
Menampilkan hasil dalam bentuk number termasuk dalam tabel dan grafik.
Kelebihan Menggunakan OLAP (Online Analytical Processing)

Dapat meningkatnya produktivitas bisnis, IT developers, dan seluruh

organisasi.
Akses yang lebih terkendali terhadap informasi yang dapat meningkatkan
efektivitas pengambilan keputusan.
Mempercepat respon terhadap permintaan pasar.
Mengurang backlogpengembangan aplikasi bagi staf IT dengan
membua tpemakai akhir dapat merubah schema dan membangun model
sendiri.
Manfaat OLAP (Online Analytical Processing)
Kesuksesan implementasi aplikasi OLAP meningkatkan produktivitas
manajer bisnis, pengembang, dan organisasi secara keseluruhan. Fleksibilitas
yang melekat dari sistem OLAP berarti pengguna bisnis aplikasi OLAP dapat
menjadi lebih mandiri. OLAP memungkinkan manajer untuk memodelkan
masalah yang tidak mungkin dilakukan dengan menggunakan sistem yang
kurang fleksibel dengan waktu tanggapan yang panjang dan tidak konsisten.
J. ERP (Enterprise Resource Planning)

ERP adalah sebuah sistem informasi perusahaan yang dirancang untuk


mengkoordinasikan semua sumber daya,

informasi dan aktifitas yang

diperlukan untuk proses bisnis lengkap. ERP juga merupakan software yang
mengintegrasikan semua departemen dan fungsi suatu perusahaan ke dalam
satu system komputer yang dapat melayani semua kebutuhan perusahaan, baik
dari departemen penjualan, HRD, produksi atau keuangan.
Konsep dasar ERP

Kelebihan ERP :
1. Integrasi antara area fungsional yang berbeda untuk meyakinkan
komunikasi, produktifitas dan efisiensi yang tepat.
2. Rancangan Perekayasaan
3. Pelacakan pemesanan dari penerimaan sampai fulfillment
4. Mengatur saling ketergantungan dari proses penagihan material yang
kompleks
Kelemahan ERP :
1. Terbatasnya kustomisasi dari perangkat lunak ERP.
2. Sistem ERP sangat mahal.
3. Perekayasaan kembali proses bisnis untuk menyesuaikan dengan standar
industri yang telah dideskripsikan oleh sistem ERP dapat menyebabkan
hilangnya keuntungan kompetitif.

4. ERP sering terlihat terlalu sulit untuk beradaptasi dengan alur kerja dan
proses bisnis tertentu dalam beberapa organisasi.
5. Data dalam sistem ERP berada dalam satu tempat, contohnya : pelanggan,
data keuangan. Hal ini dapat meningkatkan resiko kehilangan informasi
sensitif, jika terdapat pembobolan sistem keamanan.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sistem yang melakukan tugas pengolahan data adalah sistem
pengolahan data Siklus pengolahan data terdiri dari tiga tahapan dasar yaitu
input, processing dan output, selanjutnya dapat dikembangkan lagi dengan
menambahkan 3 tahapan yaitu origination, storage dan distribution.
Metode yang digunakan dalam pengolahan data terdiri dari dua jenis
yaitu batch processing (proses tunda) dan immediate processing (proses
segera). Kegiatan manajemen data mencakup : Pengumpulan data, Integritas
pengujian,

Penyimpanan,

Keamanan,

Pemeliharaan,

Organisasi

dan

Pengambilan keputusan.
B. Saran
Semoga uraian ini dapat bermanfaat dalam pengolahan data sehingga
menghasilkan informasi yang berkualitas dan dibutuhkan oleh para
penggunanya.

DAFTAR PUSTAKA
1.

Huffman, Edna K, RRA, Health Information Management, Physician

2.

Record, Company, Illinois, 1994


Kusumapraja, Rokiah, SKM, MHA, Identifikasi Kebutuhan Informasi,

Jakarta.
3.
http://amri166.blogdetik.com/2012/02/18/model-dan-arsitektur-basis-data.
4.
http://id.wikipedia.org/wiki/Online_analytical_processinghttp://amri166.bl
ogdetik.com/2012/02/18/model-dan-arsitektur-basis-data.
5.

http://id.wikipedia.org/wiki/Online_analytical_processing

6. Nazarudin, Ramdani, 2005. Komputer & Trouble Shooting. Informatika


Bandung.
7. Setiawan, Agung, 2003. Pengantar Sistem Komputer. Informatika Bandung
8. Wahana Komputer Semarang, 2004. Pedoman Praktis Perakitan dan
Pengelolaan Perangkat Komputer. Salemba Infotek.