You are on page 1of 7

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di
Indonesia sampai saat ini masih cukup tinggi. Menurut Riset Kesehatan
Dasar (Riskesdas) diperoleh AKI tahun 2!2 sebesar 22" per !. K#
dan AKB sebesar $% per !. K#. Berdasarkan data &ro'il Kesehatan
&ro(insi )a*a +engah pada tahun 2!2, tercatat AKI sebesar !!-,! per
!. K# dan AKB sebesar !,$% per !. K# (Dinkes )ateng, 2!2).
Adapun menurut &ro'il Kesehatan Kota .emarang pada tahun 2!2,
tercatat AKI sebesar !!/,/ per !. K# dan AKB sebesar !2,! per
!. K#. AKI dan AKB tersebut, baik tingkat nasional, pro(insi atau kota,
belum mencapai target Millenium Development Goals (MD0s) pada tahun
2!1 yaitu AKI sebesar ! per !. K# dan AKB sebesar /,! per
!. K#, sehingga masih memerlukan ker2a keras dari semua komponen
untuk mencapai target tersebut (DKK Kota .emarang, 2!2).
Kematian ibu diakibatkan beberapa 'aktor risiko keterlambatan (+iga
+erlambat), di antaranya terlambat dalam pemeriksaan kehamilan, terlambat
dalam memperoleh pelayanan persalinan dari tenaga kesehatan, dan
terlambat sampai di 'asilitas kesehatan pada saat dalam keadaan emergensi.
.alah satu upaya pencegahannya adalah melakukan persalinan yang
ditolong oleh tenaga kesehatan di 'asilitas kesehatan (Kemenkes, 2!!).
!
2
Menurut hasil Riskesdas 2!2, persalinan oleh tenaga kesehatan pada
kelompok sasaran miskin baru mencapai sekitar -/,$3, sedangkan
persalinan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di 'asilitas kesehatan baru
mencapai 11,%3. .alah satu kendala penting untuk mencapai untuk
mengakses persalinan oleh tenaga kesehatan di 'asilitas kesehatan adalah
keterbatasan dan ketidaktersediaan biaya sehingga diperlukan kebi2akan
terobosan untuk meningkatkan persalinan yang ditolong tenaga kesehatan di
'asilitas kesehatan melalui kebi2akan yang disebut 2aminan persalinan.
)aminan persalinan ()ampersal) dimaksudkan untuk menghilangkan
hambatan 'inansial bagi ibu hamil untuk mendapatkan 2aminan persalinan, yang
didalamnya termasuk pemeriksaan kehamilan pelayanan ni'as termasuk KB
pasca persalinan, dan pelayanan bayi baru lahir. Kehadiran )ampersal
diharapkan dapat mengurangi ter2adinya tiga terlambat tersebut sehingga dapat
mengakselerasi tu2uan pencapaian MD0s % dan 1 (Kemenkes, 2!!).
)ampersal adalah salah satu program andalan Kementrian Kesehatan
dibidang kesehatan yang salah satunya bertu2uan untuk menurunkan AKI dan
AKB. )ampersal sudah diperkenalkan oleh Menteri Kesehatan se2ak tahun
2!!. )ampersal ditu2ukan untuk masyarakat miskin atau kurang mampu.
)ampersal adalah 2aminan pembiayaan pelayanan persalinan yang meliputi
pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan ni'as termasuk
pelayanan KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir yang dilakukan
oleh tenaga kesehatan di 'asilitas kesehatan (&ermenkes, 2!!).
$
)ampersal dimaksudkan untuk meningkatkan akses masyarakat
terhadap persalinan yang sehat dengan cara memberikan kemudahan
pembiayaan kepada seluruh ibu hamil khususnya bagi *arga miskin.
&rogram )ampersal memberikan kemudahan bagi masyarakat yang
melahirkan di rumah sakit pemerintah kelas III atau &uskesmas.
)ampersal bisa 2uga berlaku bagi pasien yang melakukan persalinan di
Bidan &raktek Mandiri serta rumah sakit s*asta kelas III yang merupakan
mitra ker2asama dengan Dinas Kesehatan (&ermenkes, 2!!).
)aminan persalinan merupakan upaya untuk men2amin dan melindungi
*arga negara untuk mendapatkan pelayanan kehamilan, persalinan, paska
persalinan, dan pelayanan KB paska salin serta komplikasi yang terkait
dengan kehamilan, persalinan, ni'as, KB paska salin, sehingga man'aatnya
untuk melindungi semua masalah kesehatan indi(idu, khususnya bagi *arga
miskin (&ermenkes, 2!!). 4amun tidak dapat dipungkiri bila pelayanan
2ampersal masih banyak kendala dan hambatan terutama dalam hal kualitas
pelayanan. +ingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan sektor publik
ini dinilai masih cukup rendah.
Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang (pelanggan) setelah
membandingkan antara kiner2a atau hasil yang dirasakan (pelayanan yang diterima
dan dirasakan) dengan yang diharapkannya yang menimbulkan perasaan senang
atau kece*a seseorang sebagai hasil dari perbandingan antara prestasi atau produk
yang dirasakan dan yang diharapkannya (Kotler, 25).
%
Kepuasan merupakan dasar yang penting dalam mengukur mutu dari
pelayanan. +ingkat kepuasan pasien tergantung pada kiner2a penya2i 2asa.
Apabila kiner2a di ba*ah harapan, maka pelanggan akan kece*a. Bila kiner2a
melebihi harapan, pelanggan akan sangat puas (+2iptono, 2!). )ika
seorang pasien puas dengan nilai yang diberikan oleh &uskesmas atau
merasa dihargai dan diperlakukan dengan baik, pasien itu akan tetap men2adi
pelanggan tempat pelayanan kesehatan tersebut dalam *aktu yang lama,
namun 2ika tidak merasa puas maka akan segera berpindah ke tempat lain.
&uskesmas adalah suatu kesatuan organisasi 'ungsional yang
langsung memberikan pelayanan secara menyeluruh kepada masyarakat
dalam suatu *ilayah ker2a tertentu dalam bentuk usaha kesehatan pokok.
&uskesmas 4gesrep adalah salah satu usaha pelayanan kesehatan yang
berada di *ilayah Kelurahan 4gesrep Kota .emarang. &uskesmas
4gesrep melayani persalinan dengan menggunakan 2ampersal.
Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan di &uskesmas 4gesrep
.emarang terhadap ! ibu bersalin yang melahirkan di &uskesmas
4gesrep dan dia2ukan pertanyaan mengenai 2enis pelayanan yang dipilih
diketahui 5 (53) ibu bersalin menggunakan 'asilitas 2ampersal dan $
($3) ibu bersalin menggunakan 'asilitas umum.
Dari hal yang telah diuraikan di atas, penulis tertarik untuk melakukan
penelitian tentang 60ambaran kepuasan pelayanan ibu bersalin yang
menggunakan 'asilitas 2ampersal di &uskesmas 4gesrep .emarang7.
1
B. Perumusan Masalah
Bagaimana gambaran tingkat kepuasan pelayanan ibu bersalin yang
menggunakan 'asilitas )ampersal di &uskesmas 4gesrep .emarang8
C. Tujuan Penelitian
1. Tujuan Umum
Mengetahui gambaran tingkat kepuasan pelayanan ibu bersalin yang
menggunakan 'asilitas )ampersal di &uskesmas 4gesrep .emarang.
2. Tujuan husus
a. Mendiskripsikan karakteristik ibu bersalin berdasarkan umur dan
tingkat pendidikan.
b. Mendiskripsikan tingkat kepuasan pelayanan ibu bersalin yang
menggunakan 'asilitas )ampersal di &uskesmas 4gesrep .emarang.
D. Man!aat Penelitian
1. Man!aat Praktis
a. Bagi &eningkatan Mutu &elayanan Kesehatan
#asil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan mutu
pelayanan kesehatan di masyarakat.
b. Bagi Masyarakat
Diharapkan dari hasil penelitian ini agar bertambahnya
pengetahuan masyarakat khususnya ibu hamil tentang
ketentuan, man'aat, 2enis pelayanan dan sasaran )ampersal.
-
c. Bagi &endidikan D III Kebidanan
#asil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan
bagi pendidikan kebidanan sebagai re'erensi untuk mengetahui
program )ampersal.
2. Man!aat Te"retis
a. Bagi Ilmu &engetahuan
&enelitian ini dapat di2adikan sebagai salah satu pengembangan
ilmu pengetahuan, khususnya mengenai tingkat kepuasan
pelayanan ibu bersalin yang menggunakan 'asilitas )ampersal.
b. Bagi Metodologi &enelitian
#asil penelitian diharapkan dapat menambah in'ormasi
mengenai gambaran tingkat kepuasan pelayanan ibu bersalin
yang menggunakan 'asilitas )ampersal.
E. easlian Penelitian
Ta#el 1.1
easlian Penelitian
Nama $u%ul Met"%e Hasil
4urul 0ambaran &engetahuan Metode deskripti' .ebagian besar ibu (--,$3)
9omariyah dan .ikap Ibu terhadap dengan tabel mempunyai pengetahuan
(2!2) &rogram )ampersal distribusi 'rekuensi kurang terhadap program
()aminan &ersalinan) di dalam bentuk )ampersal dan seluruh ibu
Dusun Kedung Desa persentase. (!3) bersikap menerima
:eran 0resik program )ampersal
4iken &engaruh &rogram Metode analitik &rogram )ampersal
;kta(iani, )ampersal terhadap dengan pendekatan berpengaruh bermakna
<arid, &emilihan +empat dan cross sectional pada pemilihan tempat
Khalidatunnur &enolong &ersalinan di persalinan pada ibu hamil
A. (2!) Desa 4agrak Kecamatan di desa 4agrak (p = ,$2).
>iater Kabupaten .ubang
5
Nama $u%ul Met"%e Hasil
.uryo Implementasi &rogram Metode deskripti' &rogram 2aminan
.usetyo )aminan &ersalinan analisis dengan persalinan (2ampersal) di
(2!) ()ampersal) di &uskesmas pendekatan &uskesmas )atinangor
)atinangor kuantitati' sudah diimplementasikan
dengan baik, namun dalam
pelaksanaan program
2aminan persalinan
(2ampersal) ini masih
terdapat beberapa hal yang
belum tercapai dengan
maksimal yaitu
berdasarkan indikator
sumber daya dan
komunikasi.
&enelitian ini berbeda dengan penelitian di atas yaitu, penelitian ini
(ariabel yang diteliti adalah gambaran tingkat kepuasan pelayanan ibu
yang menggunakan 'asilitas )ampersal di &uskesmas 4gesrep
.emarang, *aktunya 2uga berbeda, desain penelitian ini merupakan
penelitian deskripti' dan tempatnya dilaksanakan di &uskesmas 4gesrep.