You are on page 1of 24

Daftar Isi

Variabel Ekonomi

Perdagangan

Badan Usaha Ekonomi

15

Ekonomi Negara

19

Akuntansi

22

Variabel Ekonomi
Manusia
Pelaku ekonomi adalah manusia, hanya masyarakat manusia. Manusia yang hidup
sendirian ( soliter) tidak melakukan aktivitas ekonomi, seperti berhutang, punya piutang,
barter, berdagang, atau membeli. Variabel ekonomi yang pertama adalah: MANUSIA

A
Gambar 1 Manusia

Kebutuhan Hidup
Kebutuhan dasar ( primer) manusia pada umumnya adalah:
1. Pangan ( Makanan)
2. Sandang ( Pakaian)
3. Papan ( Rumah/ Tempat berlindung)

Jika ada seorang manusia yang hidup sendirian di hutan, gunung, atau pantai, maka
dia hanya membutuhkan minimal 3 hal tersebut untuk bertahan tetap hidup, dan tidak
ada aktivitas ekonomi sama sekali, karena belum ada manusia lain. Variabel ekonomi
yang kedua adalah: KEBUTUHAN ( untuk bertahan hidup)

PANGAN

SANDANG

PAPAN

A
Gambar 2 Kebutuhan Hidup Manusia

Manusia Lain
Manusia bisa saja hidup sendirian ( soliter) dalam hutan, gunung, tepi laut, atau tepi
pantai, tapi gaya hidup semacam itu sangat berat, akhirnya manusia bergaul dengan
manusia lain, lalu berkumpul dengan kerumunan manusia lain, untuk membentuk
masyarakat.
Kumpulan manusia yang hidup di sebuah tempat disebutnya populasi manusia, atau
bisa juga disebut masyarakat manusia.

Masyarakat manusia saling bekerjasama, untuk memenuhi kebutuhan hidup masingmasing manusia, dan kebutuhan hidup kelompoknya. Variabel ekonomi yang ketiga
adalah: MANUSIA LAIN ( masyarakat manusia)

Gambar 3 Masyarakat Manusia

Produk
Setiap manusia punya kemampuan untuk berproduksi, menghasilkan sebuah barang,
atau menghasilkan jasa, yang dibutuhkan oleh manusia lain. Kebutuhan manusia
bertambah lagi selain kebutuhan dasar ( primer), yaitu kebutuhan sekunder, misalnya:
Pendidikan, kesehatan, dan keamanan. Manusia yang hidup bersama akan saling
bekerja sama menyediakan kebutuhan primer dan sekunder. Variabel ekonomi yang
keempat adalah: PRODUK ( yang dibutuhkan manusia)

Gambar 4 Produk masyarakat manusia

Alat Tukar
Pada awalnya masyarakat manusia melakukan pertukaran barang dengan hutang
piutang. Masyarakat manusia mencatat nilai hutang piutang dengan surat hutang. Surat
hutang menjadi alat untuk menagih piutang atau bukti pembayaran hutang.
Masyarakat modern mengembangkan sistem pertukaran dengan hutang piutang itu
menjadi sebuah alat tukar yang disebut dengan: Uang. Uang adalah alat tukar yang
berkembang awalnya dari pertukaran hutang piutang. Variabel ekonomi yang kelima
adalah: ALAT TUKAR ( biasa disebut dengan uang)

Rp

Rp

A
Rp

Rp

B
Rp

C
Rp

Gambar 5 Masyarakat manusia, uang, dan produk

Perdagangan
Variabel Perdagangan
Unsur- unsur yang menyebabkan terjadinya perdagangan barang atau jasa adalah
sebagai berikut :
1. Permintaan dari Pembeli ( Demand)
2. Penawaran dari Pedagang ( Supply)
3. Produk atau Jasa yang diminta/ didagangkan ( Product/ Service)
4. Harga yang disepakati ( Price)

Rp
s
Aru

Uan

a ra
sB
u
r
A

ng

Gambar 6 Transaksi Perdagangan

Perdagangan barang dan jasa membutuhkan perangkat peraturan.


8

Pelaku Perdagangan Modern


Masyarakat manusia yang terus bertambah penduduknya, maka aktivitas perdagangan
juga semakin banyak pelakunya. Pelaku perdagangan bukan lagi pedagang dan
pembeli, tapi bertambah menjadi:
1. Produsen, yaitu orang atau organisasi yang memproduksi barang atau jasa
2. Distributor, yaitu orang atau organisasi yang mendistribusikan barang ke
pedagang
3. Pedagang, yaitu orang yang memperdagangkan barang atau jasa
4. Pembeli atau konsumen, yaitu orang atau organisasi yang membeli barang atau
jasa
5. Pemodal, yaitu orang atau organisasi yang memberi hutang modal kepada
produsen, distributor, atau pedagang
6. Pemerintah, yaitu organisasi yang mengatur sistem perdagangan, konsumsi,
produksi, dan permodalan, lalu menarik pajak
Produsen, Distributor, dan Pedagang akan membentuk mata rantai produksi, yang
aktivitasnya memproduksi barang, mendistribusikan barang ke seluruh wilayah yang
sudah ada konsumen, dan memperdagangkan barang langsung dengan konsumen.
Mata rantai produksi membentuk kumpulan penawaran ( Supply).
Konsumen yang membutuhkan barang tersebar di seluruh wilayah, dan mereka akan
membeli barang yang dibutuhkan, atau meminta barang yang baru agar bisa
diproduksi. Gabungan konsumen membentuk permintaan ( Demand).
Pemodal meminjamkan atau menginvestasikan dana ke produsen, distributor, dan
pedagang, agar bisa memproduksi barang, mendistribusikan barang, dan
memperdagangkan barang.
Pemerintah aktivitasnya adalah mengatur perdagangan. dan menarik pajak.
9

PRODUSEN

DISTRIBUTOR

PEDAGANG
PEMODAL

KONSUMEN
PEMERINTAH

Gambar 7 Pelaku aktivitas perdagangan modern

10

Mata Rantai Perdagangan


Jalur perdagangan, dari produksi sampai ke tangan konsumen, membutuhkan alur yang
panjang, mulai dari bahan baku, bahan mentah, produksi, distribusi, pedagang besar,
pedagang kecil, hingga akhirnya sampai ke tangan konsumen.

Transaksi 1

Produsen

Pabrik

Produsen menjual
barang kepada
distributor.
Distributor membeli
barang dari
produsen

Distributor menjual
barang kepada
pedagang.
Pedagang membeli
barang dari
distributor

Transaksi 2

Distributor

Distribusi

Transaksi 3
Pedagang menjual
barang kepada
konsumen.
Konsumen membeli
barang dari
pedagang

Toko

Pedagang

Konsumen

Produk

Gambar 8 Mata Rantai Perdagangan

11

Mata Rantai Permodalan


Ekonomi perdagangan modern menggunakan lembaga perbankan sebagai lembaga
resmi yang berhak mengedarkan alat tukar resmi, yang direstui oleh negara. Setiap
negara memiliki bank sentral, yang fungsinya mengendalikan suku bunga rata- rata.
Setiap peminjam ke bank harus menyertakan kolateral sebagai penjamin apabila terjadi
gagal bayar. Setiap debitor ( penghutang) harus membayar cicilan hutang pokok (
amortisasi) beserta bunga yang telah ditetapkan pihak kreditor ( pemberi hutang/ bank)

Transaksi 1

Bank Sentral

Bank Komersial
mendapat pinjaman
modal dari Bank
Sentral. Bank Sentral
mengendalikan Tingkat
Bunga.

Transaksi 2

Bank Komersial

Bank Komersial

Bank Komersial
Perusahaan
mendapatkan modal
usaha dari Bank
Komersial dengan
Kolateral sebagai
penjamin resiko gagal
bayar

Perusahaan 1

Perusahaan 2

Perusahaan 3

Gambar 9 Mata Rantai Permodalan

Bank Komersial berhak menyimpankan dana dari pihak ketiga, yaitu masyarakat. Bank
Komersial memutarkan dana simpanan dalam bentuk kredit pinjaman modal bagi
produsen, distributor, atau pedagang, menjadi Kredit Produktif. Bank Komersial juga
meminjamkan uang kepada konsumen, menjadi Kredit Konsumtif.

12

Hubungan Kreditor dan Debitor


Pihak yang meminjamkan modal disebut sebagai Kreditor, dari Bahasa Yunani,
credere, yang artinya Percaya. Pihak yang yang dipercaya untuk dipinjamkan modal
disebut sebagai Debitor. Pihak yang meminjamkan modal berarti memiliki piutang, dan
pihak yang meminjam berarti memiliki hutang.

Bank Komersial
Bank
Komersial
meminjamkan
modal kepada
Produsen

Produsen

Bank Komersial

Pabrik

Bank
Komersial
meminjamkan
modal kepada
Distributor

Distributor

Bank Komersial

Distribusi

Bank
Komersial
meminjamkan
modal kepada
Pedagang

Bank Komersial

Toko

Pedagang
Konsumen
menyimpan
uang di Bank
Komersial

Konsumen

Produk

Gambar 10 Hubungan Kreditor dengan Debitor

13

Pelaku Ekonomi
Pelaku ekonomi adalah manusia, yang posisinya bisa sebagai produsen, distributor,
pedagang, konsumen, atau pemodal.
Manusia modern biasanya punya posisi lebih dari satu, karena:
1. Manusia Produsen
2. Manusia Konsumen
3. Manusia Pedagang
4. Manusia Pemodal
KONSUMEN
Manusia ini
mengonsumsi
barang dan jasa

PEDAGANG

PRODUSEN

Manusia ini
memperdagangkan
barang dan jasa

Manusia ini
memproduksi
barang dan jasa

Manusia

PEMODAL
Manusia ini
meminjamkan
modal untuk
produksi,
konsumsi,
perdagangan

Gambar 11 Posisi Manusia modern

14

Badan Usaha Ekonomi


Koperasi
Koperasi adalah organisasi ekonomi yang tujuannya adalah mendapatkan keuntungan
bagi anggotanya. Anggota koperasi adalah pemilik koperasi yang memiliki status
kepemilikan sama dan setara.
Koperasi bisa menjalankan usaha ekonomi misalnya:
1. Koperasi Konsumsi
Koperasi ini anggotanya terdiri dari kumpulan konsumen yang membentuk
organisasi dalam rangka memotong mata rantai produksi. Barang dari pabrik
langsung dibeli dalam skala grosir, untuk dikonsumsi oleh konsumen anggota
koperasi. Keuntungan koperasi dibagi sebagai SHU, yang berupa diskon pabrik
karena pembelian grosir, atau berstatus sebagai distributor tunggal.
2. Koperasi Produksi
Koperasi ini anggotanya adalah terdiri dari produsen, yang membentuk
organisasi dalam rangka mendapatkan konsistensi bahan baku yang harganya
stabil.
3. Koperasi Simpan Pinjam
Koperasi simpan pinjam menyediakan jasa permodalan
Koperasi- koperasi yang terkenal di dunia adalah: Mondragon di Spanyol, JAK Bank di
Swedia, Kooperativa Forbundet di Norwegia, Zennoh di Jepang, Credit Union di
Amerika Serikat, atau klub olahraga yang sahamnya dimiliki oleh pendukung, semacam
FC Barcelona, dan Bayern Muenchen.
Badan hukum di Indonesia untuk koperasi adalah Koperasi Primer dan Koperasi
Sekunder.

15

Pemilik 1

Pemilik 2

Pemilik 3

Pemilik 4

Pemilik 5

20%

20%

20%

20%

20%

KOPERASI
Gambar 12 Model Kepemilikan Usaha Koperasi

Korporasi
Koperasi berbeda dengan Korporasi. Korporasi dari kata corpus yang artinya adalah
tubuh, dimiliki oleh golongan, perseorangan, yang kepemilikannya mayoritas, status
kepemilikan tidak sama dan setara. Korporasi tujuannya mendapatkan keuntungan
bagi pemiliknya.

16

Pemilik korporasi memiliki tanggung jawab terbatas, korporasi dijalankan oleh pihak lain
yang biasanya disebut dengan operator atau eksekutif. Pemilik korporasi mengawasi
dengan menunjuk komisaris sebagai dewan pengawas operasi.
Korporasi bisa menjalankan usaha sebagai berikut:
1. Korporasi Produksi
Korporasi ini fungsinya sebagai produsen bahan baku, bahan mentah, atau
bahan jadi
2. Korporasi Distribusi
Korporasi ini fungsinya sebagai distributor barang yang diproduksi oleh
produsen, dan dibutuhkan oleh konsumen
3. Korporasi Perdagangan
Korporasi ini fungsinya menjalankan perdagangan saja
4. Korporasi Permodalan
Korporasi ini menjalankan fungsinya sebagai lembaga permodalan, berbentuk
bank
Gabungan korporasi yang dimiliki oleh pihak yang sama bisa membentuk sebuah Grup
Usaha. Korporasi di Indonesia berbadan hukum Perseroan Terbatas.
Korporasi- korporasi yang terkenal di dunia misalnya adalah: VOC ( Vereenigde OostIndische Compagnie), EIC ( East India Company), IBM, Microsoft, Google, Aramco,
ExxonMobil, Unilever, Carrefour, dan Citibank.
Saham kepemilikan korporasi bisa diperjualbelikan dalam pasar saham, dan itu tidak
mempengaruhi operasional korporasi secara langsung.
Nilai saham korporasi tidak secara langsung dipengaruhi oleh kinerja operasional
operator atau eksekutifnya.

17

Pemilik 1

Pemilik 2

50%

50%

Operator

0%

KORPORASI
Gambar 13 Model Kepemilikan Usaha Korporasi

18

Ekonomi Negara
Ekonomi negara adalah keseluruhan aspek perdagangan, hutang piutang, dan pajak
yang terjadi dalam wilayah sebuah negara.
Variabel yang menjadi aktor dalam ekonomi negara adalah:
1. Pemerintah
Pemerintah adalah pelaksana kegiatan negara termasuk didalamnya adalah
lembaga negara ( Kepresidenan, Dewan Perwakilan, Mahkamah Kehakiman)
dan aparat negara yaitu Pegawai Negeri Sipil, Polisi, dan Militer ( Tentara)
2. Warga ( Individual dan Rumah Tangga)
Warga adalah manusia yang resmi statusnya sebagai bagian dari negara, tidak
termasuk aparat negara. Bisa tinggal di wilayah negera, atau di luar negara
3. Perusahaan Swasta
Adalah badan usaha yang dimiliki oleh warga, untuk menjadi alat kegiatan
ekonomi dalam skala organisasi, semacam korporasi dan koperasi
4. Lembaga Keuangan ( Bank)
Lembaga keuangan adalah lembaga yang fungsi resminya adalah mengedarkan
uang sebagai alat tukar transaksi ekonomi. Lembaga ini menampung uang dari
warga dalam bentuk tabungan, dan memberikan kredit pinjaman untuk
menjalankan usaha
5. Luar Negeri
Adalah negara lain, atau perusahaan dari negara lain, yang melakukan aktivitas
perdagangan dengan pemerintah, perusahaan swasta, atau warga negara
Pendapatan utama pemerintah adalah dari:
1. Pajak Pendapatan
2. Surplus Ekspor ( setelah dikurangi Impor)
3. Bagi Hasil Perusahaan Milik Pemerintah

11

PENDAPATAN EKSPOR
DEVISA
NEGARA
10
3

Luar Negeri

PENGELUARAN IMPOR
GAJI KARYAWAN, BAGI HASIL PEMILIK SAHAM
PAJAK PENDAPATAN PERUSAHAAN

PAJAK PENDAPATAN INDIVIDU


2

Perusahaan Swasta

Pemerintah Negara

Warga Negara

BELANJA ( PENGELUARAN) PEMERINTAH

BELANJA ( PENGELUARAN) INDIVIDU

PENDAPATAN BUNGA
PEMASUKAN BUNGA
5
6

PINJAMAN MODAL USAHA


TABUNGAN
7

Bank ( Lembaga Keuangan)

Keterangan Gambar 14 Alur Transaksi Ekonomi Negara:


1. Pajak Pendapatan Perusahaan
Pengeluaran dari Perusahaan, Pemasukan bagi Pemerintah
2. Pajak Pendapatan Individu
Pengeluaran dari Warga, Pemasukan bagi Pemerintah
3. Gaji Karyawan, Bagi Hasil Pemilik Saham
Pengeluaran dari Perusahaan, Pemasukan bagi Warga
4. Belanja ( Pengeluaran Individu)
Pengeluaran dari Warga, Pemasukan bagi Perusahaan
5. Pendapatan Bunga
Pengeluaran dari Bank, Pemasukan bagi Warga
6. Tabungan
Pengeluaran dari Warga, Pemasukan bagi Bank
7. Pinjaman Modal Usaha
Pengeluaran dari Bank, Pemasukan bagi Perusahaan
8. Pemasukan Bunga
Pengeluaran dari Perusahaan, Pemasukan bagi Bank
9. Belanja ( Pengeluaran ) Pemerintah
Pengeluaran dari Pemerintah, Pemasukan bagi Perusahaan
10. Pengeluaran Impor
Pengeluaran dari cadangan Devisa Negara, Pemasukan bagi Luar Negeri
11. Pendapatan Ekspor
Pengeluaran dari Luar Negeri, Pemasukan bagi cadangan Devisa Negara
Poin ke- 9, yaitu Belanja ( Pengeluaran) Pemerintah komponen yang rutin adalah:
1. Gaji Aparat Negara ( Pegawai Negeri Sipil, Polisi, dan Tentara) termasuk gaji
penyelenggara lembaga negara
2. Biaya Pemeliharaan Fasilitas Publik
3. Biaya Pembangunan Fasilitas Publik
4. Biaya Operasional Aktivitas Publik yang dilaksanakan oleh aparat negara
5. Belanja alat- alat yang diperlukan untuk pelaksanaan operasional negara

Jika disederhanakan dalam tabel pemasukan dan pengeluaran uang, dari keseluruhan
pelaku ekonomi dalam sebuah negara, adalah sebagai berikut ini:

Komponen Arus Uang


Pelaku
Pemasukan
Pemerintah Negara

Pajak Perusahaan dan

Pengeluaran
Belanja Negara

Individu
Warga Negara

Gaji, Pemasukan Investasi,

Belanja Kebutuhan,

Pendapatan Bunga

Pengeluaran Tabungan dan

Tabungan

Investasi, Pajak

Pemasukan dari Belanja

Gaji Karyawan ( Warga),

Warga dan Pemerintah

Pembelian Bahan, Pajak

Devisa Negara

Pendapatan Ekspor

Pengeluaran Impor

Bank

Pemasukan Bunga

Pengeluaran Bunga tabungan

( Lembaga Keuangan)

pinjaman modal

warga

Perusahaan Swasta

22

Akuntansi
Akuntansi adalah formula untuk pencatatan ( pembukuan) keuangan, yang dibagi
dalam dua kolom besar, yaitu:
1. Kolom Debit ( Activa)
Kolom ini mencatat pos ( akun) pemasukan, pengeluaran, dan piutang secara
detil, berada di sisi kiri.
2. Kolom Kredit ( Passiva)
Kolom ini mencatat pos ( akun) modal/ ekuitas dan hutang
Pada dasarnya, model akuntansi yang dijalankan oleh individu manusia, perusahaan
( korporasi dan koperasi), bank, serta negara, adalah sama, yang membedakan adalah
tanggung jawab resiko serta hak kepemilikan lembaga.
Debit

Kredit

Kas

Rp, 500.000,-

Hutang

Rp, 500.000,-

Piutang

Rp, 500.000,-

Modal

Rp, 500.000,-

Total

Rp, 1000.000,-

Total

Rp, 1000.000,-

Dari keseimbangan antara kolom debit dan kredit, bisa diketahui transaksi berjalan,
modal dasar, dan hutang.
Ilmu moneter ( tentang perputaran uang) dan fiskal ( tentang pajak) harus didahului
dengan penguasaan ilmu akuntansi yang solid, terutama akuntansi negara dan
akuntansi perusahaan.

23

Referensi
Graeber, David. 2010. Debt the First 5000 Years. Brooklyn, New York: Melvillehouse
Publishing
Diamond, Jared. 1999. Guns, Germs, And Steel; Fates of Human Societies. New York:
Norton
Dalio, Ray. 2014. How the Economic Machine Works. Bridgewater Associates, LP

Kontributor Galih Prasetya Utama


Font Arimo 12 Cambria 14& 26 Calibri 10
Program Microsoft Word& Microsoft Visio
Cover Ray Dalio How Economics Work video
Jakarta 2015
http://maxheartwood.wordpress.com
prasetya.galih@gmail.com

24