Sie sind auf Seite 1von 3

Kasus

7-41 The following are deficiencies in the sufficiency and appropriateness of the
evidence in the audit of accounts payable for Grande Stores:
McClure Advertising Credits An insufficient number of confirmations (four) were
sent. The use of alternative procedures is probably acceptable. However, one credit
was confirmed by telephone, rather than by written confirmation. Although the
differences found were immaterial, the auditors should have determined the reason
for the differences, and any errors should have been projected to the population.
Twenty additional credits were selected for testing. Whether this is a sufficient
number is a matter of judgment, and depends on several factors. With a fairly small
sample, it is critical that the items selected for testing adequately represent the
population. The testing relied on internal documentation, which is insufficient to
support the credits. The placing of the ad is insufficient evidence without supporting
evidence from the vendor supporting the reduction in accounts payable.
Springbrook Credits These credits were confirmed by telephone, and were not
supported by a written confirmation. The staff auditor was suspicious of the clients
unwillingness to allow written confirmation of the amounts, as well as the clients
changing explanation of the nature of the credits, but did not perform additional
testing to resolve any doubts about the validity of the credits.
Ridolfi Credits The auditor obtained an oral confirmation that these credits were
not valid. The client indicated that the auditor's information was incorrect, but would
not allow the auditor to obtain written confirmation for these credits. In addition, the
credit memos had been altered, which should have further indicated to the auditor
that the credits were not valid.
Accounts Payable Accrual The auditors sent 50 accounts payable confirmations.
Whether this is a sufficient number of confirmations is a matter of auditor judgment.
However, the adequacy of the confirmations as evidence is significantly undermined
by the knowledge that the client told suppliers how to respond. As a result, the
auditor should have verified the confirmed balances using alternative procedures.
There is no discussion of the performance of alternative procedures for
nonresponses, or the resolution of the six responses that were not reconciled to
Grandes records.
The auditors agreed to an adjustment of $260,000 when their cutoff tests
indicated a potential liability of $500,000. It would be appropriate for the auditors to
agree to a lower amount only if additional testing supported a lower accrued liability.

7-29 (Tujuan 7-3, 7-4)


a. (2) Konfirmasi atas saldo utang usaha yang dikirimkan oleh dan dikembalikan secara
langsung kepada auditor.
Alasan : Bukti yang objektif lebih dapat diandalkan ketimbang bukti yang memerlukan
pertimbangan tertentu untuk menentukan apakah bukti tersebut benar,. Contoh bukti yang
objektif meliputi konfirmasi piutang usaha dan saldo bank, perhitungan fisik sekuritas dan
kas, serta penjumlahan saldo utang usaha untuk menentukan apakah data tersebut sesuai
dengan saldo buku besar.
Sumber : Buku AEB hal. 229
b. (a) Pemeriksaan fisik oleh auditor
Alasan : Setiap prosedur audit mendapat satu atau lebih jenis-jenis bukti, yakni:
1. Pemeriksaan fisik
2. Konfirmasi
3. Dokumentasi
4. Prosedur analitis
5. Wawancara dengan klien
6. Rekalkulasi
7. Pelaksanaan ulang
8. Observasi
Sumber : Buku AEB hal, 231
c. (4) Faktur penjualan bernomor
Alasan : Jika auditor memilih suatu sampel dari salinan faktur penjualan dan menelusuri
setiap salinan tersebut ke dokumen pengiriman terkait, bukti tersebut tidak relevan dengan
tujuan kelengkapan dan dengan demikian, bukan merupakan bukti yang tepat untuk tujuan
tersebut.
Sumber : Buku AEB hal. 227
d. (1) Informasi yang diperoleh secara langsung dari sumber luar adalah bukti audit yang
paling dapat diandalkan.
Alasan : Bukti yang diperoleh dari sumber luar entitas lebih dapat diandalkan ketimbang
yang diperoleh dari dalam entitas. Komunikasi dari bank, pengacara, atau para pelanggan
umumnya dianggap lebih dapat diandalkan ketimbang jawaban yang diperoleh dari
wawancara dengan klien.
Sumber : Buku AEB hal 228

7- 30 ( Tujuan 7-5, 7-6 )


a. (3) Mendukung laporan keuangan
Alasan : Tujuan dokumentasi audit adalah untuk membantu auditor dalam memberikan
kepastian yang layak bahwa audit yang memeadai telah dilakukan sesuai dengan standar
audit.
Sumber : Buku AEB hal. 241
b. (3) Pendukung bagi representasi auditor yang sesuai dengan standar auditing
Alasan : Dokumentasi audit adalah sarana utama untuk mendokumentasikan bahwa audit
yang memadai telah dilaksanakan sesuai dengan standar auditing. File audit juga merupakan
sumber informasi untuk mengomunikasikan kepada manajemen dan pihak yang ditunjuk
pemerintah.
Sumber : Buku AEB hal. 243
c. (4) Prosedur audit yang diikuti dan pengujian yang dilakukan untuk memperoleh bukti
Alasan : Dokumentasi audit merupakan catatan utama tentang prosedur auditing yang
diterapkan, bukti yang diperoleh, dan kesimpulan yang dicapai auditor dalam melaksanakan
penugasan .
Sumber : Buku AEB hal. 241
d. (d) Perjanjian utang
Alasan : File permanen mencakup analisis akun tahun-tahun sebelumnya yang terus penting
artinya bagi auditor. Mencakup utang jangka panjang, ekuitas pemegang saham,goodwill dan
aktiva tetap.
Sumber : Buku AEB hal. 245