You are on page 1of 2

Dalam shalat, kita dituntut untuk mendirikannya dengan khusyu .

Sebab dengan khusy


u dalam shalat, amal ibadah kita akan diterima oleh Allah SWT, terhapus dosa-dos
a kita, dan segala perilaku dan ucapan kita terjaga dari kemungkaran dan kefasik
an.
Khusyu juga menjadi bukti keikhlasan. Karena hanya mereka yang ikhlas ibadah kare
na Allah dan sholat karenaNya yang dapat melakukan khusyu secara sempurna. Tanpa
keikhlasan, maka seseorang hanya melakukan kekhusyu an palsu atau yang sering dise
but kekhusyu an dusta.
Lalu bagaimana caranya agar mudah khusyu dalam shalat?
1434510318360
Pertama: Menghadirkan Hati.
Menghadirkan hati maksudnya adalah disaat kita sedang sholat maka saat itu sedan
g bermunajat, sedang berdiri berhadapan langsung dengan Sang Maha Kuasa, berdial
og tanpa batas apapun. Maka dalam keadaan seperti itu yakinlah bahwa Allah sedan
g melihat, memperhatikan dan mengawasi gerak-gerik sholat kita. Benarkah sholat
kita, dengan bacaan yang benar atau penuh dengan kesalahan dan lain sebagainya.
Maka alangkah bodohnya kita, jika kita sedang berhadapan langsung seperti itu, k
ita tidak merasa takut, atau bergetar dengan keberadaanNya dihadapan kita.
Kedua: Anggap saat itu adalah sholat yang terakhir.
Agar semakin khusyu anggaplah bahwa sholat tersebut sholat yang terakhir kali kit
a lakukan, karena bisa jadi usai shalat Allah mencabut nyawa kita. atau bayangka
n, disaat kita sedang mengambil wudhu tiba-tiba datang malaikat maut menghampiri
kita dan mengabarkan kita, bahwa usai sholat nanti dia akan mencabut nyawa kita
. Subhanallah bagaimanaka shalat kita saat itu? Shalat dengan penuh kekhusyuan at
au shalat dengan main-main? Tentu kita akan sholat dengan sekhusyu -khusyu nya.
Ketiga: Tuma ninah dan tidak tergesa-gesa dalam shalat.
Tuma ninah atau keadaan tenang dan juga tidak tergesa-gesa juga merupakan cara aga
r shalat kita khusyu . Sebab dengan ketenangan kita akan bisa focus dengan bacaan
dan juga gerakan dalam shalat. Oleh karena itu, sebelum kita bertakbir memulai s
halat, lebih dulu kita tinggalkan segala perkara duniawi, bisa jadi disaat kita
sedang shalat, namun kita tergesar-gesa karena memikirkan masalah dunia (masakan
, makanan, hp facebook dll) yang bisa merusak kekhusyukan kita dalam shalat.
Keempat: Tadabbur ayat-ayat dan dzikir-dzikir yang dibaca dalam shalat
Cara keempat ini sangat penting untuk kita latih dan diterapkan saat shalat. Kar
ena dengan mentadabburi ayat dan dzikir yang kita baca, maka kita akan semakin m
udah untuk menggapai kekhusyuan dalam shalat. Banyak sekali orang yang hafal bac
aan sholat, namun sangat sedikit sekali yang faham dan mengerti bacaan tersebut.
Silahkan menghafal bacaan shalat, tapi lebih baiknya lagi kita mampu meresapi ma
knanya. Sehingga pemahaman makna akan menambah ketenangan jiwa dan akan memberi
dampak baik disaat sedang shalat atau disaat kita membaca surat lainnya dalam al
Quran.
Kelima: Tartil dan memperbagus suara dalam membaca Al Quran.
Allah SWT memerintahkan kita untuk tartil disaat membaca Al Quran, terlebih lagi
bacaan tersebut kita baca diwaktu shalat. Begitu juga kita dianjurkan untuk mem
perindah suara kita agar imam maupun makmum dalam shalat jamaah bisa tenang dan
akhirnya mendapatkan kekhusyuan. Sebaliknya, jika kita tergesa dalam membaca ata
u tidak tartil, dari segi suara bacaan juga disayangkan . Maka hal tersebut tidak m
embuat kita khusyu namun malah mengganggu dalam shalat.
Keenam: Arahkan pandangan hanya ditempat sujud, dan tidak memalingkan kelainnya
Janganlah kita mengarahkan pandangan kita selain ke tempat sujud, sebab hal ters
ebut akan mengganggu kekhusyukan kita dalam shalat. Bahkan terdapat larangan dal
am hadits untuk melihat ke atas disaat kita shalat, begitu juga memalingkan selu
ruh atau sebagian badan kita karena bisa membatalkan shalat kita, lantaran telah
merubah qiblat disaat sedang shalat.
Ketujuh: Hindari segala hal yang bisa menyibukkan saat sedang shalat.
Seperti penggunaan alat-alat elektronik (handphone, tv, , penggunaan pakaian yan
g kurang pas, serta hal-hal lainnya yang bisa mengganggu kita dalam shalat. Maka
hal-hal tersebut harus kita hindari agar shalat kita senantiasa terjaga dan tid
ak merusak kekhusyukan disaat sedang shalat.
Demikianlah beberapa kiat dan cara agar kita mudah khusyu dalam shalat. Dengan m
enerapkan kiat-kiat diatas, kami berharap semoga shalat kita senantiasa memberi
pengaruh yang baik dalam kehidupan kita sehari-hari.