Sie sind auf Seite 1von 11

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Allah SWT karena atas rahmatNya penulis dapat

menyelesaikan penelitian dan penyusunan tugas akhir dengan judul KORELASI KADAR

PRESEPSIN (sCD14-ST) SERUM DENGAN SKOR MEDS PADA PASIEN SEPSIS.

Penelitian dan penyusunan tugas akhir ini merupakan salah satu persyaratan dalam

menyelesaikan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Spesialis (PPDS)-1, Bagian Ilmu

Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang

sebesar besarnya kepada :

1. Bapak pembimbing: dr. Armen Ahmad, SpPD, K.PTI, FINASIM, Prof. Dr. Nuzirwan

Acang DTM-H, SpPD-KHOM, FINASIM dan dr. Arnelis, SpPD, KGEH; berturut- turut

sebagai pembimbing I, II, III yang telah banyak meluangkan waktu untuk memberikan

bimbingan baik selama persiapan, pelaksanaan hingga penyusunan tugas akhir ini.

2. Bapak Prof. dr. Hanif, SpPD-KHOM (alm) sebagai sesepuh Bagian Ilmu Penyakit Dalam,

Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, yang telah mengabdikan hidupnya untuk

kemajuan pendidikan Ilmu Penyakit Dalam, khususnya bagi PPDS-1.

3. Bapak Dr. dr. Eva Decroli, SpPD-KEMD, FINASIM, selaku Ketua Program Studi (KPS)

PPDS-1 Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, yang telah

memberikan kesempatan dan dukungan moril dalam menyelesaikan PPDS ini.

4. Bapak dr. Najirman, SpPD-KR, FINASIM selaku Ketua Bagian/SMF Ilmu Penyakit

Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/RSUP Dr. M. Djamil, yang telah

memberikan kesempatan dan dukungan moril dalam menyelesaikan PPDS ini.

5. Bapak Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang telah memberikan

kesempatan kepada penulis untuk mengikuti program pendidikan dokter spesialis

dilingkungan FK Unand.

1
6. Ibu Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang yang telah menyediakan fasilitas selama

penulis mengikuti PPDS-1 di Bagian Ilmu Penyakit Dalam.

7. Para guru besar dan seluruh staf pengajar Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas

Kedokteran Universitas Andalas : Prof. dr. Julius, SpPD-KGEH, Prof. dr. Syafril

Syahbuddin, SpPD-KEMD, FINASIM, Prof. dr. Saharman Leman DTM&H, SpPD-KKV,

FINASIM (alm), Prof. Dr. dr. Asman Manaf, SpPD-KEMD, Prof. Dr. dr. Nasrul Zubir,

SpPD-KGEH, FINASIM, Prof. dr. Zulkarnain Arsyad, SpPD-KP, dr. Syaiful Azmi SpPD-

KGH, FINASIM, dr. Yerizal Karani,SpPD, SpJP (K), FIHA, dr. Akmal Mufriadi

hanif,SpPD,KKV-FINASIM, DR. dr. Irza Wahid, SpP, KHOM-FINASIM, dr. Arina

Widya Murni SpPD-Kpsi, FINASIM, dr. Rose Dinda Martini, SpPD-KGer, FINASIM, dr.

Saptino Miro, SpPD, FINASIM, dr. Harnavi Harun, SpPD-KGH, dr. Raveinal, SpPD,KI-

FINASIM, dr. Fauzar SpPD-KP, FINASIM, dr. Eifel Faheri, SpPD, KHOM, dr. Rony

Yuliwansyah, SpPD-KKV, dr. Roza Kurniati, SpPD, dr. Rudy Afriant, SpPD, dr. Deka

Viotra, SpPD dan dr. Roza Mulyana, SpPD, dr. Dinda Aprilia, SpPD, dr. Dwitya Elvira,

SpPD, dr. Wahyudi, SpPD, dr. Fadrian,SpPD dan dr. Monica Sari,SpPD serta seluruh staf

pengajar di RS jejaring yang telah banyak membimbing penulis selama mengikuti PPDS-

1 ini. Semoga menjadi amal ibadah dan mendapat pahala yang berlipat ganda, Amin.

8. DR.dr. Hafni Bakhtiar,MPH yang telah membantu penulis dalam mengolah data dan

membimbing penulis dalam hal statistik yang berkaitan dengan penelitian ini.

9. Teman teman sejawat dokter residen di Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas

Kedokteran Universitas Andalas atas bantuan dan kerja sama yang telah kita bina selama

ini.

10. Rekan rekan paramedis di bangsal dan poliklinik Penyakit Dalam RSUP Dr. M. Djamil

Padang atas kerjasama yang telah terbina selama ini.

2
Teristimewa kepada yang terhormat dan tercinta, ayahanda Ir. H. Hanafi P. Lubis dan

ibunda Dewi Sri Nasution yang telah melahirkan, membesarkan dan mendidik dengan penuh

cinta kasih dan pengorbanan yang tiada henti. Demikian terimakasih kepada orangtua dan

adinda Agus Hendra Lubis yang selama ini telah membantu secara moril, materil, dan doa

kepada penulis selama mengikuti pendidikan ini.

Terima kasih yang tak terhingga penulis ucapkan kepada suami tercinta, dr. M.

Risnandar, SpPD, penulis ucapkan terimakasih yang setulusnya atas kesetiaan, kesabaran dan

pengertian serta motivasi dalam menjalani dan menuntaskan pendidikan ini.

Penulis menyadari bahwa penelitian ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu

saran dan kritikan untuk sempurnanya penelitian ini sangat diharapkan. Semoga hasil

penelitian ini bermanfaat bagi kita semua.

Semoga semua bantuan Bapak, Ibu, sejawat, rekan rekan, dan keluarga mendapat

pahala disisi Allah SWT. Amin.

Padang, Februari 2016

(Penulis)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
DAFTAR TABEL iii
DAFTAR GAMBAR iv

3
BAB I PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Perumusan Masalah 8
1.3 Tujuan Penelitian 8
1.4 Hipotesis Penelitian 8
1.5 Manfaat Penelitian 9
1.6 Kerangka Konseptual 9
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 12
2.1 Sepsis 12
2.2 Epidemiologi Sepsis 14
2.3 Etiologi Sepsis 17
2.4 Imunopatogenesis Sepsis 19
2.5 Biomarker Sepsis 27
2.6 Presepsin (sCD14-ST) 28
2.7 Sistem Skoring Derajat Keparahan Penyakit 42
2.8 Skor MEDS (Mortality in Emergency Department Sepsis) 44
BAB III METODE PENELITIAN 49
3.1 Desain Penelitian 49
3.2 Tempat dan Waktu Penelitian 49
3.3 Populasi dan Sampel Penelitian 49
3.4 Kriteria Inklusi dan Kriteria Eksklusi 50
3.5 Estimasi Besar Sampel Penelitian 50
3.6 Identifikasi Variabel 51
3.7 Definisi Operasional 51
3.8 Protokol Penelitian 54
3.9 Etika Penelitian 54
3.10 Analisa Data 55
3.11 Kerangka Penelitian 56
BAB IV HASIL PENELITIAN 57
4.1 Karakteristik Subjek Penelitian 57
4.2 Kadar Presepsin (sCD14-ST) pada Pasien Sepsis 59
4.3 Skor MEDS pada Pasien Sepsis 60
4.4 Korelasi Kadar Presepsin (sCD14-ST) dengan Skor MEDS 61
4.5 Derajat Keparahan Sepsis Berdasarkan Presepsin (sCD14-ST)
dan Skor MEDS 63
BAB V PEMBAHASAN 64
5.1 Karakteristik Dasar Subjek Penelitian 64

4
5.1.1 Distribusi Jenis Kelamin dan Umur 64
5.1.2 Jenis Bakteri dan Asal Spesimen 66
5.2 Rerata Kadar Presepsin (sCD14-ST) 71
5.3 Rerata Skor MEDS 74
5.4 Korelasi Kadar Presepsin (sCD14-ST) dengan Skor MEDS 76
5.5 Kadar Presepsin dan Skor MEDS Berdasarkan Derajat Sepsis 77
5.6 Keterbatasan Penelitian 78
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 79
6.1 Kesimpulan 79
6.2 Saran 79
DAFTAR PUSTAKA 80
LAMPIRAN

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Definisi Bakteremia, SIRS, Sepsis, Sepsis Berat dan Syok sepsis 14
Tabel 2.4 Pengenalan komponen Mikrobial oleh PRRs 23
Tabel 2.6.1 Rerata Kadar sCD14-ST (Presepsin) Individu Sehat dan Pasien Sepsis 32
Tabel 2.6.2 Batas Nilai Presepsin 32
Tabel 2.8.1 Skor MEDS 45
Tabel 2.8.2 Kategori MEDS dan Persentase Mortalitas 45
Tabel 3.2 Jadwal Penelitian 49

5
Tabel 4.1 Karakteristik Subjek Penelitian 58
Tabel 4.2 Rerata Kadar Presepsin (sCD14-ST) pada Pasien Sepsis Berdasarkan Jenis
Kelamin, Kelompok Hasil Kultur, dan Prediksi Mortalitas 28 Hari 60
Tabel 4.3 Rerata Skor MEDS pada Pasien Sepsis 60
Tabel 4.5 Derajat Keparahan Sepsis Berdasarkan Presepsin (sCD14-ST)
dan Skor MEDS 63

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.4 Respon Inflamasi Klinis 27


Gambar 2.6.1 Mekanisme Sekresi Presepsin 30
Gambar 2.6.2 Kurva ROC Presepsin, PCT, dan Skor APACHE untuk Prediksi Mortalitas
30 hari 31
Gambar 2.6.3 Perbandingan Kadar Presepsin pada Kondisi Patologis yang Berbeda 33

6
Gambar 2.6.4 Kurva ROC Presepsin, Prokalsitonin, Skor MEDS dan Skor APACHE II untuk
Memprediksi Sepsis Berat pada Pasien Sepsis 36
Gambar 2.6.5 Kadar Presepsin, PCT, IL-6 dan CRP Berdasarkan Waktu pada Pasien Sepsis
dengan Prognosis Baik dan Buruk Berdasarkan Skor APACHE II 39
Gambar 2.8.1 Kurva Perbandingan ROC MEDS dan Skor APACHE II dalam Prediksi
Mortalitas 46
Gambar 3.11 Kerangka Penelitian 56
Gambar 4.1.1 Diagram Batang Mikroorganisme Berdasarkan Bahan Kultur 59
Gambar 4.4.1 Korelasi Kadar Presepsin (sCD14-ST) dengan Skor MEDS 61
Gambar 4.4.2 Korelasi Kadar Presepsin dengan Skor MEDS pada Kultur Negatif 62

DAFTAR SINGKATAN

ACCP : American College of Chest Physician


ACR : American College of Rheumatology
AIDS : Acquired Immune Deficiency Syndrome
AKI : Acute Kidney Injury
APACHE II : Acute Physiology and Chronic Health Evaluation II

7
aPTT : Activated Partial Thromboplastin Time
ARA : the American Rheumatism Association
ARDS : Acute Respiratory Distress Syndrome
ATS : the American Thoracic Society
AUC : Area Under the Curve
COX-2 : Cyclooxygenase-2
CRP : C-Reactive Protein
CURB-65 : Confusion, Urea, Respiratory rate, Blood pressure, Umur > 65
tahun
DIC : Disseminated Intravascular Coagulation
DNA : Deoxyribonucleic acid
EDHF : Endothelium Derived Hyperpolarizing Factor
ELISA : Enzyme-Linked Immunosorbent Assay
ESICM : the European Society of Intensive Care Medicine
FiO2 : Fraction of Inspired Oxygen
FLAP : 5-LO-activating protein
GP : Glikoprotein permukaan
GPI : Glycosylphosphatidylinositol
HCU : High Care Unit
HIV : Human Immunodeficiency Virus
HSV : Herpes Simplex Virus
ICU : Intensive Care Unit
ICAM-1 : Intercellular Adhesion Molecule 1
IGD : Instalasi Gawat Darurat
IL-1ra : Interleukin 1-reseptor antagonist
IL-1 : Interleukin 1
IL-4 : Interleukin 4
IL-6 : Interleukin 6
IL-8 : Interleukin 8
IL-10 : Interleukin 10
IL-12 : Interleukin 12
IL-18 : Interleukin 18
INR : International Normalized Ratio
iNOS : inducible Nitric Oxide Synthase

8
kDa : kilo Dalton
LFG : Laju Filtrasi Glomerulus
LP : Lipoprotein
LPB : Lipopolysaccharide-binding Protein
LPS : Lipopolisakarida
LTA : Lipoteichoic acid
LTs : Leukotrien
MAP : Mean Arterial Pressure
mCD14 : membrane-CD14
MCP : Monosit chemoattractant protein
MEDS : Mortality in Emergency Department Sepsis
MHC : Major Histocompatibility Complex
MIP : Makrofag inflammation protein
MODS : Multiple Organ Dysfunction Score
MPM : Mortality Probability Model
Mrems : Modified Rapid Emergency Medicine Score
MTC : Medullary Thyroid Carcinoma
NF-K : Nuclear Factor Cytosolic k
NO : Nitric Oxide
NOS : Nitric Oxide Synthase
NK : Natural Killer
PAF : Platelet Activating Factor
PAI-1 : Plasminogen Activator tipe 1
PAMPs : Pathogen-Associated Molecular Patterns
PaO2 : Parsial pressure oxygen
PCT : Prokalsitonin
PG : Peptidoglikan
PGE2 : Prostaglandin E2
PGN : Peptidoglycan
PKC : Protein Kinase C
PRRs : Pathogen-Associated Molecular Patterns
RA : Rheumatoid Arthritis
RIFLE : Risk, Injury, Failure, Loss, End stage renal disease
RNA : Ribonucleic acid

9
RNS : Reactive Nitrogen Species
ROC : Receiver Operating Characteristics Curve
ROI : Reactive Oxygen Intermediate
ROS : Reactive Oxygen Species
RSV : Respiratory Syncytial Virus
SBP : Systolic blood pressure
SCCM : The Society of Critical Care Medicine Consensus
sCD14-ST : soluble Cluster of Differentiation 14 subtype
SIRS : Systemic Inflammatory Response Syndrome
SIS : the Surgical Infection Society
Skor REMS : The Rapid Emergency Medicine Score
Skor SAPS II : the Simplified Acute Physiology Score II
Skor SOFA : The Sepsis-related Organ Failure Assessment score
SLE : Systemic Lupus Erythematosus
SSC : The Guidelines of the Surviving Sepsis Campaign
TF : Tissue Factor
TK : Tyrosin Kinase
TLR : Toll Like Receptor
TNF : Tumor Necrosis Factor
TXA2 : Tromboksan A2
VCAM-1 : Vascular Cell Adhesion Molecule-1
WBC : White Blood Cell
5-LO : 5-lipoxygenase

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Keterangan Lolos Kaji Etik (Ethical Clearance)

Lampiran 2. Tabel Induk Hasil Penelitian

Lampiran 3. Penjelasan Sebelum Persetujuan

10
Lampiran 4. Persetujuan Ikut Penelitian / Tindakan Medis (Informed Consent)

Lampiran 5. Protokol Penelitian

Lampiran 6. Struktur Organisasi Penelitian

Lampiran 7. Surat Pernyataan

Lampiran 8. Curriculum Vitae

11