You are on page 1of 4

ALGORITMA PADA PASIEN HIPOGLIKEMI

( Rainy Tri K, 22020113120042)


Ny. I datang ke IGD dengan keluhan lemas Ny. S datang ke IGD keluhan lemas dan
dan sesak napas. Tekanan darah 130/90, ingin tidur. Tekanan darah 100/70, RR:
RR: 24x/ menit, nadi: 90 x/ menit, klien 28x/ menit, nadi: 110 x/ menit, klien
memiliki riwayat DM selama 3 tahun dan memiliki riwayat DM selama 5 tahun.
gagal ginjal selama 2 bulan
1

Apakah klien
YA sesak napas?
Tidak

2 - Berikan oksigen dengan aliran sesuai - Ajurkan mengurangi aktifitas fisik 3


advice dokter
- Posisikan semifowler (1)

4 Cek gula darah sewaktu klien

5
< 50mg/dL?
YA Tidak
9
6 - Hubungi dokter sambil menjalankan < 100 mg/dL?
algoritma YA
Tidak
- Hentikan obat hipoglikemik

Lanjut ke halaman 2
16 10
7 - Diberikan larutan Dekstrosa 40% sebanyak 2 flakon (= + bolus Dekstrosa 40% 25 mL IV - Berikan gula murni 30 gram (2
50 mL) bolus intravena sendok makan) atau sirop/permen
- Diberikan cairan Dekstrosa 10% per infus, 8 jam kolf gula murni (bukan pemanis
bila tanpa penyulit lain (2)
pengganti gula atau gula diet/gula
diabetes) dan makanan yang

8 Periksa gula darah sewaktu tiap setelah 15 menit mengandung karbohidrat)


pemberian dextrosa 40% - Hentikan obat hipoglikemik
sementara (2,1)
14
5 < 50mg/dL? Tidak
YA Pantau GDs setelah 1 jam 11
15 1
+ bolus Dekstrosa
40% 50 mL IV(2) Pertahankan kadar gula darah diatas 12
100mg/dL

17
Periksa gula darah sewaktu tiap setelah 15 menit pemberian dextrosa 40%
Pasien sudah dapat makan seperti biasa. 13

18
100- 200/dL?
Tidak
YA 20
19
tanpa bolus Dekstrosa 40% (2) pertimbangkan menurunkan
kecepatan drip Dekstrosa 10% (2)

Lanjut ke halaman 3
21 - Bila GDs >100 mg/dL sebanyak 3 kali berturut-turut, pemantauan GDS dilakukan setiap 2 jam
- Bila GDs >200 mg/dL pertimbangkan mengganti infus dengan Dekstrosa 5% atau NaCl 0,9% (2)

22 Pemantauan GDs tiap 2 jam

22
>100-200mg/dL
YA Tidak

23 Bila GDS >100 mg/dL sebanyak 3 kali berturut- pertimbangkan mengganti infus dengan Dekstrosa 24
turut pemantauan GDS dilakukan setiap 4 jam, (2) 5% atau NaCI 0,9%. (2)

25 Pemantauan GDs tiap 4 jam

26
>100-200mg/dL
YA Tidak

27 Bila GDs >100 mg/dL sebanyak 3 kali berturut-turut Bila GDs >200 mg/dL maka hentikan pemberian 28
masing-masing pemeriksaan GDS dapat diperpanjang dekstrosa dan mengganti dengan Nacl. Pantau
sesuai kebutuhan sampai efek obat penyebab terus GDs klien. Pertahankan GDs >100mg/dL (2)
hipoglikemia diperkirakan sudah habis (2)

Pasien dapat makan seperti biasa

Lanjut ke halaman 3
Kesimpulan

Ny. I datang ke IGD dengan keluhan lemas dan sesak Ny. S datang ke IGD keluhan lemas dan ingin tidur. Tekanan darah
napas. Tekanan darah 130/90, RR: 24x/ menit, nadi: 90 x/ 100/70, RR: 28x/ menit, nadi: 110 x/ menit, klien memiliki riwayat DM
menit, klien memiliki riwayat DM selama 3 tahun dan selama 5 tahun.. GDS awal 45 mg/dL
gagal ginjal selama 2 bulan. GDS awal 40mg/dL
- Pada klien diberikan terapi dextrosa 40% sebanyak 8 x25ml
- Pada klien diberikan terapi dextrosa 40% ( pertama 2x25ml, 15 menit berikutnya GDS tetap klien
sebanyak 3x25ml diberikan 2x25ml dextrosa 40% , 15 menit berikutnya GDS
( 1 jam pertama 2x25ml, 2 jam pertama+ 1x25ml) klien menjadi 60 mg/dL klien diberikan dextrosa 40% 1x25mL,
- Infus dextrose 10% 28tpm 15 menit berikutnya GDS klien 80 klien diberikan dextrosa 40%
- GDS setelah 2 jam 30 terapi 120 mg/dL 1x25mL, 15 menit berikutnya GDS klien 90 mg/Dl klien diberi
- Klien mengatakan masih merasa lemas dextrosa 40% 1x25mL, 15 berikutnya GDS klien 110 mg/dL
- Klien dianjurkan untuk makan seperti biasa bolus dextrose 40% dihentikan)
- Infus dextrose 10% 30tpm
- Klien dianjurkan untuk makan seperti biasa dan mengurangi
aktifitas
-

Daftar Pustaka :

1. Baradero M, Dayrit MW, Siswadi Y. Klien gangguan endokrin seri


asuhan keperawatan. Jakrta: Buku Kedokteran EGC; 2009.
2. Setyohadi B, Arsana PM, Suryanto A. Eimed papdi kegawatan penyakit
dalam ( emergency in internal medicine). Jakarta: Interna Publishing;
2011.