You are on page 1of 6

AGAMA

A. Gereja
1. Sifat Gereja (4) :
Satu - dalam hierarki, ajaran, iman
Kudus – Roh kudus menyucikan
Katolik – bersifat umum / universal
Apostolik – mengacu pada imam para rasul

2. Dokumen ASG – ensiklik2


Rerum Novarum – 1891 – Paus Leo XIII - Kondisi buruh, mengacu pada
Revolusi Perancis saat itu (kesenjangan gol. Kaya dan gol. Miskin)
Quadragesimo Anno – 1931 – Paus Pius XI - Ketidakadilan Sosial
Pacem in Terris – 1963 – Paus Yohanes XXIII - perdamaian dunia
Popularum Progresio – 1967 – Paus Paulus VI - perkembangan bangsa2
Note : Mater et Magistra (ibu dan guru), Gaudium et Spes (Kegembiraan dan
harapan), Octogesimo Adveniens (panggilan untuk bertindak), Laborem
Exeyrcens (Kerja manusia), Sallicitudo Rei Socialis (Keprihatinan sosial),
Contessimus Annus (tahun ke-100 / Gereja terus belajar untuk bergumul
degan soal2 sosial), Justicia in Mundo (Keadilan di dunia), Evangelii
Nuntiandi (pewartaan di dunia modern, Redemptor Hominis (Sang Penebus
Manusia), Caritatis in Veritate (cinta kasih dlm kebencian), Laudato Si (Puji
BagiMu)
YANG DICETAK MERAH : ASG SETELAH K.V. II

3. Tugas Gereja
Liturgia / pengkudusan – sakramen, doa2
Kerygma / pewartaan – yang dapat dilakukan awam: katekis, guru agama,
fasilitator, pendalaman kitab suci. Bentuk – bentuk pewartaan masa kini:
homily, pelajaran agama, katekese umat.
Koinonia / persekutuan – masuk kelompok2
Martyria / kesaksian – cara hidup, mempertahankan hidup. Martir ada dua,
martir merah dan martir putih. Martir merah: yang bersedia mati daripada
mengkhianati imannya kepada Kristus. Martir putih: mereka yang rela berbuat
apa ssaja, termasuk menanggung beban hidup demi bersaksi ttg kebenaran
Kristus (tidak harus sampai mati)
Diakonia / pelayanan – mengacu pada bentuk pelayanan sosial terhadap
masyarakat. Dasar pelayanan dalam Gereja adalah semangat pelayanan
Kristus sendiri.
4. GS art.1 Gereja dan dunia – Gereja peduli dengan masalah2 yang terjadi di dunia.
Mengacu pada KV II, membuat pandangan baru tentang dunia, melihat dunia secara
lebih positif. Berusaha melakukan misi dan peran Gereja, yaitu mewartakan Kerajaan
Allah kepada seluruh umat manusia – menghadirkan Kerajaan Allah di tengah2
manusia seperti dengan persaudaraan, solidaritas, keterbukaan terhadap yg lemah,
miskin, tersisish, menghargai hak, toleransi, kerjasama, dll.

5. Konsekuensi Gereja sebagai umat Allah


Adanya keterbukaan dan pembaruan cara pandang dalam Gereja. Perubahan dari
hierarki sentris menjadi Kristosentris, yang artinya Kristus sebagai pusat hidup Gereja.
Hierarki, awam, biarawan sama2 mengambil peran dalam tugas Kristus. Beda dengan
hierarki sentris dimana bag. Atas cuman ngatur2, dan yang kerja bagian awam.
Urutan hierarki sentris (dari atas ke bawah) : paus – uskup – imam – biarawan /
biarawati – awam
Dasar dan konsekuensi Gereja sebagai umat Allah:
Hidup menjemaat, hidup dalam kasih yang terfokus pada Kristus, dan selalu
terlibat dalam pengajaran, selalu merasa ahwa Tuhan menuntun mereka
melalui pengajaran dan firmanNya
Hidup menjemaat dilihat, diterima, dan digunakan demi kekayaan seluruh
anggota Gereja. Sifat gereja yg organosentris, kaku, tidak peka, serta tidak
terbuka dapat mematikan Gereja
Dalam hidup menjemaat, semua memiliki martabat dan tanggung jawab yang
sama, dan secara aktif terlibat sesuai fungsinya masing2. (kayak awam
tugasnya ngapain, imam ngapain….)

6. Tugas perutusan Yesus


Yesus → Para rasul → Uskup → tugas imam
Raja : menggembalakan
Nabi : mewartakan
Imam : meenguduskan

B. HAM
1. Contoh tindakan melanggar dan menegakkan HAM
C. Menghargai Kehidupan
1. Mencegah bahaya narkoba
Usaha negara: 1. UU No 25 tahun 2000 ttg Program Pembangunan Nasional –
keprihatinan negara thdp generasi muda yg mudah terpengaruh; 2. BKNN
(Badan koordinasi narkotika nasional) – mencegah perluasan narkoba; 3.
RSKO ( rumah sakit ketergantungan obat) – merehabilitasi
Usaha Gereja: 1. Memberikan pendidikan moral bagi setiap orang; 2.
Memberika informasi yang baik dan benar ttg narkoba; 3. Bantu ortu tingkatin
keterampilan utk bangun kekeluargaan yg kuat; 3. Bantu ortu melakukan
strategi pencegahan penggunaan obat terlarang

2. Yeremia 1 : 4-5 = dalam kandungan ibu


1:4 Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya: 1:5 "Sebelum Aku membentuk
engkau dalam Rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau 1 , dan sebelum engkau
keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan
engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa
→ Sebelum Yeremia lahir, Allah telah menetapkan dia untuk menjadi nabi.
Sebagaimana Allah memiliki rencana hidup Yeremmia, demikian pula Ia memiliki
rencana bagi setiap orang. Tujuannya adalah agar kita hidup sesuai dengan
kehendaknya, sambil membiarkan dia menggenapi rencanaNya dalam diri kita. Hidup
sesuai den rencana Allah dapa penderitaan, tetapi mendatangkan yang terbaik bagi
kita.

D. Kebenaran, Kejujuran, Keadilan, Persaudaraan Sejati


1. Kejujuran – ketulusan hati, pengungkapannya. Tindakan yang sesuai dengan
kenyataan ADALAH kebenaran, bukan kejujuran. Keadilan adalah tindakan
memberikan kepada siapa pun apa yang menjadi haknya. Perdamaian adalah
ketiadaan perang / kekerasan / penindasan. Damai adalah ketenangan hati karena org
tsb memiliki hubungan yang bersih dengan Tuhan, sesame, dan dunia.

2. Matius 5 : 37 – kalau ya, katakan ya. Kalau tidak, katakana tidak


Dalam perjanjian baru, dikatakan bahwa Yesus adaah kebenaran. Ia dibenarkan oleh
Allah. Dengan kebangkitanNya, Allah menyatakan bahwa Yesus aadalah orang yang
benar. Ia adalah pewahyuan dari Allah sendiri. Orang yang percaya denganNya akan
selamat (ikut dibenarkan Allah). Membela kebenaran – mau ikut dalam karya Allah
menyelamatkan manusia. Cetak kls xii a hal 26

3. Ulangan 16: 19 – keadilan


Dalam kitab bagian ini diringkas, “jangan memutar balikkan hokum, jangan
memandang bulu, dan jangan menerima suap.” Inilah maksud dari firman ke-8. Di
muka pengadilan orang menyatakan kesetiannya, baik terhadap si terdakwa, sesama
manusia, maupun terhadap masyarakat, umat Allah. Sebab dalam umat Allah,
“pengadilan adalah kepunyaan Allah, yakni kepunyaan Allah yag setia, dengan tiada
kecurangan, adil dan benar.”

4. Akibat dari kebohongan


Bagi diri sendiri : 1. Mendapat kenikmatan semu dlm jangka pendek; 2.
Mengalami bencana pribadi dlm jangka panjang; 3. Kehilangan kredibilitas
dan kepercayaan
Bagi yang dibohongi: 1. Mendapat gambaran yang salah dan bisa mengambil
tindakan yang fatal bagi dirinya, mungkin bagi orang lai juga; 2. Pihak yang
dibohongi bisa masuk dlm komunikasi dan relasi semu dengan pihak yang
membohongi
Bagi masyarakat luas: 1. Banyak tindak penipuan, rekayasa, manipulasi yg
membawa dampak bagi masyarakat luas
5. Menegakkan kedamaian hidup – hal 44 buku cetak xii a

E. Lingkungan Hidup
1. Melestarikan lingkungan hidup di sekolah
2. Manfaat pelestarian lingkungan hidup
Universal => pribadi
Contoh universal : global warming. Cth pribadi : makan makanan sehat. Cth
regional : banjir
F. Dialog
1. Perbedaan Kristen dan Katolik
No. Katolik Kristen
1 Tekanan ada pada sakaramen & Tekanan ada pada sabda / pewartaan dan
segi sakramen dan karya pada segi misteri karya Allah
keselamatan Allah
2 Kultis (mementingkan kurban – Profetis (terpusat pada sabda / pewartaan)
ekaristi). Hubungan dengan Hubungan dgn Kristus yg menentukan
sesama menentukan hubungan hubugan dengan sesame
dgn Kristus
3 Gereja secara hakiki bersifat Segala pelayanan gereja adalah ciptaan
hierarkis manusia
4 Kitab suci dibaca dan dipahami Setiap org membaca dan mengartikan KS
dibawah pimpinan hierarki
5 Jumlah kitab suci 73 Jumlah kitab 66 (tanpa deuterikanonika)
6 Ada 7 sakramen Hanya sakramen baptis dan ekaristi
7 Ada devosi kepada orang kudus Tidak ada devosi

2. Eukumene – kegiatan yang ditunjukkan untuk mendukung kesatuan gereja, membuat


gereja berada di jalan yang sama dengan arah yang sama. Yang melakukan harus dua
pihak atau lebih yang memiliki iman yang sama. Cth : natal dan paskah

3. Kerja sama antara umat Katolik dan Islam


Dialog kehidupan – dalam hidup masyarakat, kita berdampingan. Berusaha
utk bertegur sapa dan hidup rukun
Dialog karya – demi kepentingan umum, melakukan kerja sama
Dialog teologis / doktrin – lewat para petinggi agama, melakukan pembahasan
dari sisi pengetahuan
Dialog iman – mensharing kesaksian hidup, saling meneguhkan
Dialog doa – doa lintas agama
Dialog formal – dilakukan secara formal, seperti ada undangan / forum

4. Hambatan dialog antar umat beragama


Agama sering digunakan sebagai alat untuk kepentngan politik dan ekonomi
Fanatisme sempit karena kurang memahami agam sendiri dan agama org lain
Merasa posisi da pengaruhnya terancam karena adanya agama lain. Merasa
agama lain sebagai saingan
Pencemaran symbol agama oleh pemeuk agama lain. Membakar emosi massa
karena agama diyakini sebagai benteng terakhir untuk menegakkan marabat
pribadi

5. Kejadian 1 : 26-31 – Citra Allah


Manusia diciptakan sebagai citra Allah, serupa dan segambar dgn Allah. Setiap
pribadi adalah cerminan dari Allah, artinya dalam setiap martabat manusia terdapat
pantulan rupa Allah. Dalam setiap diri manusia, ada pancaran kebaikan Tuhan. Seagai
citra Allah, manusia memiliki aakal budi, suara hati, perasaan, dan kebebasan.

G. Yesus Kristus
1. Meneladani sikap berkorban sesuai teladan Yesus
Pengorbanan harus dilakukan secara totalitas. Untuk melakukan hal itu, diperlukan
ketulusan hati. Cth : pengorbanan Yesus di kayu salib
2. Makna kebangkitan Yesus
Kebangkitan Yesus melegitimasi apa yang telah Ia lakukan dan ajarkan. Dengan
kebangkitanNya, terpenuhilah janji2 pada erjanjian lama dan janji Yesus sendiri
semasa hidupnya. Kebangkita Yesus menunjukkan bahwa Ia sungguh putra Allah,
berhubungan erta dengan penjelmaan putra Allah menjadi manusia. Rahasia Paskah
memiliki dua sisi, yaitu
Dengan kematianNya, Yesus membebaskan kita dari dosa
Dengan kebangkitanNya, Yesus membuka pintu masuk menuju kehidupan
baru. Hidup baru ini yang menempatkan kita kembali ke rahmat Allah.
Dengan kebangkitannya, Yesus masuk ke dalam kemuliaan ilahi

H. Pribadi yang Unik


1. GS art 16 : suara hati
Adalah inti dari manusia yang paling rahasia, suci. Disana, ia seorang diri bersama
dengan Allah, yang pesanNya menggema dalam hatinya. Suara hati adalah
kemampuan untuk membedakan mana yang baik dan buruk, serta menilai sesuatu
dengan akal budi. Suara hati adalah kesadaran moral yang tumbuh dn berkembang
dalam hati manusia, yang membawa orang itu menyadari akan kewajiban dan
tanggung jawab yang dimiliki, baik sebagai makhluk hidup, makhluk sosial, maupun
makhluk ciptaan Allah. Cetak kls x hal 81
2. Hati nurani menurut ajaran gereja katolik

3. Tugas dan peran pria – wanita dalam menjaga dan merawat kehidupan → berkeluarga.
Peran laki2: sebagai kepala keluarga, partner istri, kekasih istri. Peran wanita: sebagai
hati dlm keluarga, partner suami, kekasih suami. Peran sebagai pasangan : bertugas
untuk beranak cucu, menguasai – menata – melestarikan ciptaan Allah Cinta antara
pria – wanita harus menjadi tanda cinta Allah kepada umatNya dan cinta Kristus
kepada Gereja
4. Perendahan martabat wanita – bentuk2

I. Ajaran yang Berkembang di Masyarakat


1. Paham di masarakat – hedonism, individualism, sekulerisme, dll
2. Media massa – dampak + dan – kepada remaja

J. Kitab Suci
1. Surat – Surat
Perjaanjian Baru → Injil (Matius, Markus, Lukas, Yohanes), KIS, Surat2, dan Wahyu.
Surat dibagi menjadi dua, surat Paulus untuk jemaat tertentu (epistola) dan surat
Katolik / umum. Surat Paulus: Roma – I korintus – II korintus – Galatia – Efesus –
Filipi – kolose – I tesalonika – II tesalonika – I timoteus – II timoteus – Titus –
Filemon. Surat Umum: Ibrani – Yakobus – I petrus – II petrus – I yohanes – II
yohanes – III yohanes – Yudas. Matius – Yohanes menceritakan tentang perjalanan
Yesus. KIS menceritakan ttg kenaikan Yesus dan perjalanan Paulus

2. Tradisi Devosi
Devosi dibagi menjadi dua, resmi dan tidak resmi. Contoh devosi resmi: sakramen,
dokumen2
Contoh tidak resmi: Rosario, novena, patung2, ziarah, gambar2

K. Roh Kudus
1. Yesaya 11 : 2- karunia roh kudus
Roh hikmat, roh pengertian, roh nasihat, roh keperkasaan, roh pengenalan, dan roh
takut akan Tuhan