You are on page 1of 4

A.

KASUS KLINIS
Pasien dengan diagnosa medis hernia, dan diagnosa keperawatan nyeri akut
B. METODE /STRATEGI PENCARIAN BUKTI ILMIAH
- Judul jurnal : PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TEHNIK DISTRAKSI DAN
RELAKSASI TERHADAP PERUBAHAN INTENSITAS NYERI PASIEN POST
OPERASI HERNIA DI RSUD MENGGALA TAHUN 2013
- Waktu dan tempat penelitian : Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan (18
November – 18 Desember 2013). Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit
Umum Daerah Menggala.
P I C O
diketahui efektivitas Tehnik distraksi Sampel dibagi menjadi Ada perbedaan
tehnik distraksi dan dan relaksasi 2 kelompok, kelompok efektivitas
relaksasi terhadap terhadap A diberi therapi tehnik
perubahan intensitas perubahan Distraksi dan kelompok distraksi dan
nyeri pasien post intensitas nyeri B diberi tehnik relaksasi
operasi hernia di pasien post relaksasi. Adapun terhadap
Rumah Sakit Umum operasi di analisis data yang perubahan
Daerah Menggala RSUD digunakan dalam intensitas nyeri
Tahun 2013. Menggala Tahun penelitian ini adalah pasien post
Penelitian ini yang 2013. menggunakan uji t operasi hernia
menjadi populasi independent, untuk di Rumah
adalah pasien post melihat pengaruh Sakit Umum
operasi hernia perbedaan akibat Daerah
dengan usia dewasa perlakuan yang Menggala
di RSUD Menggala diberikan. Hasil dari Tahun 2013 (p
pada bulan penelitian yaitu value 0,001).
November Tahun 1. Rata-rata
2013 sejumlah 52 intensitas nyeri
orang. sebelum tehnik
distraksi yaitu
dalam nyeri
sedang/moderate
(NRS 5,11)
sedangkan rata-
rata intensitas
nyeri sebelum
tehnik relaksasi
yaitu dalam
nyeri
sedang/moderate
(NRS 5,38).
2. Rata-rata
intensitas nyeri
sesudah tehnik
distraksi yaitu
dalam nyeri
sedang/moderate
namun
mengalami
penurunan skala
(NRS 3,11)
sedangkan rata-
rata intensitas
nyeri sesudah
tehnik relaksasi
yaitu dalam
nyeri
sedang/moderate
namun
mengalami
penurunan skala
(NRS 4,192).
3. Ada perbedaan
efektivitas
tehnik distraksi
dan relaksasi
terhadap
perubahan
intensitas nyeri
pasien post
operasi hernia di
Rumah Sakit
Umum Daerah
Menggala
Tahun 2013 (p
value 0,001).
C. TELAAH KRITIS
VALIDITY IMPORTANCE APLICABILITY
Penelitian ini merupakan Kesimpilan yang bisa di Penelitian ini ada
penelitian tindakan ambil darinpenelitian jurnal perbedaan antara
Quasy Experiment yang berjudul pemberian tehnik
karena bentuk penelitian “Perbandingan Efektivitas distraksi dan relaksasi
ini banyak digunakan Tehnik Distraksi Dan kepada pasien, dengan
dibidang ilmu memberikan asuhan
Relaksasi Terhadap
pendidikan atau keperawatan bedah pada
penelitian lain dengan Perubahan Intensitas pasien post operasi hernia
subjek yang diteliti Nyeri Pasien Post Operasi dengan memberikan
adalah manusia. Dengan teknik distraksi untuk
Hernia Di Rsud
penelitian “Quasy mengurangi nyeri pasien
Experiment” penelitian Menggala Tahun 2013” selama dilakukan
dapat membagi grup Yaitu : perawatan luka yaitu
yang ada tanpa 1. Rata-rata intensitas selama 4 hari yaitu
membedakan antara nyeri sebelum dengan menganjurkan
control dan grup secara tehnik distraksi pasien mendengarkan
nyata dengan tetap yaitu dalam nyeri musik.
mengacu pada bentuk sedang/moderate
alami yang sudah ada. (NRS 5,11)
penelitian ini yang sedangkan rata-rata
menjadi populasi adalah intensitas nyeri
pasien post operasi sebelum tehnik
hernia dengan usia relaksasi yaitu
dewasa di RSUD dalam nyeri
Menggala pada bulan sedang/moderate
November Tahun 2013 (NRS 5,38).
sejumlah 52 orang. 2. Rata-rata intensitas
Sampel adalah sebagian nyeri sesudah
yang diambil dari tehnik distraksi
keseluruhan objek yang yaitu dalam nyeri
diteliti yang dianggap sedang/moderate
mewakili seluruh namun mengalami
populasi (Notoadmodjo, penurunan skala
2010). Pada penelitian (NRS 3,11)
ini sampel yang sedangkan rata-rata
digunakan adalah total intensitas nyeri
populasi sejumlah 52 sesudah tehnik
orang. Kriteria sampel relaksasi yaitu
sebagai berikut : dalam nyeri
a. Pasien Dewasa (usia > sedang/moderate
12 Tahun) namun mengalami
b. Pasien Post Op hernia penurunan skala
c. Tingkat Kesadaran (NRS 4,192).
Composmentis 3. Ada perbedaan
d. Dapat diajak efektivitas tehnik
berkomunikasi distraksi dan
e. Bersedia menjadi relaksasi terhadap
responden perubahan
intensitas nyeri
pasien post operasi
hernia di Rumah
Sakit Umum
Daerah Menggala
Tahun 2013 (p
value 0,001).

D. HASIL DARI IMPLEMENTASI KE PASIEN


Pasien post operasi telah dilakukan mengajarkan tehnik distraksi dan pasien
mengatakan agak tenang dan tidak panik setelah di ajarkan tehnik distraksi oleh
perawat bedah.
E. KESIMPULAN
1. Rata-rata intensitas nyeri sebelum tehnik distraksi yaitu dalam nyeri
sedang/moderate (NRS 5,11) sedangkan rata-rata intensitas nyeri sebelum tehnik
relaksasi yaitu dalam nyeri sedang/moderate (NRS 5,38).
2. Rata-rata intensitas nyeri sesudah tehnik distraksi yaitu dalam nyeri
sedang/moderate namun mengalami penurunan skala (NRS 3,11) sedangkan rata-
rata intensitas nyeri sesudah tehnik relaksasi yaitu dalam nyeri sedang/moderate
namun mengalami penurunan skala (NRS 4,192).
3. Ada perbedaan efektivitas tehnik distraksi dan relaksasi terhadap perubahan
intensitas nyeri pasien post operasi hernia di Rumah Sakit Umum Daerah
Menggala Tahun 2013 (p value 0,001).

F. DAFTAR PUSTAKA
http://www.umy.ac.id//Vindora-Shinta-Arini-Ayu-Teguh-Pribadi-Distraksi-Relaksasi-
Nyeri.pdf

G. LAMPIRAN ARTIKEL ILMIAH