You are on page 1of 2

ATRITIS REUMATOID JUVENNILIS

anak-anak dapat terkena artritis reumatoid seperti orang demasa. di amaerika serikat
13,9/100.000 anak-anak terserang oleh penyakit ini. terdapat 3 subtipe atritis reumatroid juvenilis
bila dipandang dari awitan gejalanya. awitan sistemik (penyakit still) mengenai sekitar 20% dari
semua kasus. anak laki-laki dan perempuan terserang dalam jumlah yang sebanding. bentuk ini
bisa terjadi pada setiap usia. sesuai dengan namanya penyakit ini melibatkan berabagai sistem
organ, namun disamping itu juga mengakibatkan poliartritis kronik. subtipe ini memiliki
prognosis terburuk dari antara ketiga tipe dan dapat menyebabkan keterlambatan dalam
pertumbuhan.

awitan poliartikular bertanggung jawab atas sekitar 40% dari semua kasus. anak
perempuan terkena penyakit ini dengan rasio 2:1 bila dibandingkan dengan anak laki-laki, dan
bentuk ini juga dapat terjadi pada semua umur. lima atau lebih sendi bisa terserang secara
bersamaan tetapi biasanya hanya mengakibatkan kelainan ekstra-artikular yang tidak berat.
bentuk ini memiliki prognosis yang lebih dari awitan sistemik, tetapi dapat juga menyebabkan
keterlambatan pertumbuhan

awitan pausialtikular bertanggung jawab kira-kira 40% dari semua kasus. anak
perempuan terkena penyakit ini dengan rasio 6:1 bila dibandingkan dengan anak laki-laki.
bentuk ini biasanya terjadi sebelum usia 6 tahun. tidak lebih dari 4 sendi yang terserang, dan
biasanya tidak ada atau jarang terjadi kelainan ektra-artikular. bentuk ini memiliki bentuk
prognosis yang paling baik dari ketiga bentuk.

penatalaksanaan artritis reumatoid jumveninis serupa dengan penatalkasanaan penyakit


ini pada orang dewasa, tetapi ada beberapa perbedaan penting. beberapa obat oarang dewasa
tidak boleh diberikan untuk anak-anak. kortikosteroid sistemik dapat menyebabkan
keterlambatan pertumbuhan, osteoporosis, dan katarak. beberapa obat penekan imun dapat
menekan fungsi sumsum tulang, sterilitas dan keganasan pada anak-anak. pengobatan atritis
reumatoik berdasarkan pada pemahaman patofisiologi gangguan. paerhatian harus diarahkan
pada manifestasi fisiologi dan gangguang fskososial yang menyertai disebabkan oleh perjalanan
masalah yang kronik yang berubah-ubah. pengobatan menggunakan program terapeutik
keseluruhan adalah sebagai
1 menghilangkan nyeri dan peradangan
2 mempertahankan fungi sendi dan kapasitas fungsional maksimal
3 mencegah dan mengoreksi deformitas sendi