You are on page 1of 6

ALAT PELINDUNG DIRI

Tugas kelompok Management Patient Safety


Dosen Pengampu : Tinah Purwaningsih,SKM.,M.Epid

Disusun Oleh :
1. Noer Inda M (34403715129)
2. Nur Ageng P (34403715130)
3. Nurul Aenifah (34403715131)
4. Regita Ismira (34403715132)
5. Reni Rokhma (34403715133)
6. Rezqi Dwi S (34403715134)
7. Rina Fatmawati (34403715135)

AKADEMI KEPERAWATAN PEMERINTAH KOTA TEGAL


Jalan Dewi Sartika No.1 Debong Kulon Tegal
Telp. (0283) 323523-323524
2015

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, dengan kekuatan dan
pertolongannya, akhirnya kami bisa menyelesaikan pembuatan makalah ini.
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Management Patient Safety.
Dalam pembelajaran dan penyusunan makalah, kami banyak mendapatkan bimbingan, arahan,
dan dukungan dari berbagai pihak. Maka dari itu kami mengucapkan terimakasih kepada dosen
Akper Pemerintah Kota Tegal, khususnya mata kuliah Management Patient Safety yang telah
berperan penting dalam penyelesaian makalah ini.
Selain itu kami memohon maaf atas kekurangan-kekurangan yang ada dalam makalah
ini, karena kami masih dalam tahap pembelajaran. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan
makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang
membangun demi tercapainya kesempurnaan makalah yang akan datang.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk menambah wawasan mengenai APD (Alat
Pelindung Diri) dan mendapat ridho dari Allah SWT yang senantiasa memberikan Rahmat dan
Hidayah-Nya bagi kita semua.
Tegal, September 2015

Penyusun

DAFTAR ISI

Kata Pengantar……………………………………………………….…….…………… i
Daftar Isi………………………………………………………………….………….......ii
BAB I Pendahuluan…………………………………………………………...……….....1
A. Latar Belakang……………...…………………………….………………………….1
B. Tujuan…………………………...…………………………………………...............1
BAB II Pembahasan………………………………………..…………………………....2
A. Pengertian APD……………………...…………………...……………………….…2
B. Jenis dan Fungsi APD………………………………………………………………...2
C. Tujuan APD………………………………………………………………………….5
D. Manfaat APD………………………………………………………………………...5
E. Kekurangan dan kelebihan APD………...………………………………………….....5
BAB III Penutup……………………………………..………………..……………….....7
A. Kesimpulan………………………………………………………………….…..…… 7
B. Saran……………………………………………………………………….………… 7
Daftar Pustaka……………………………………………………………...…………… 8

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Setiap hari kita semua pasti melakukan aktivitas. Kita juga sering tak menduga akan
terjadi resiko kecelakaan pada diri kita sendiri atau tidak, baik didalam lingkungan kerja,
tempat umum maupun dilingkungan rumah kita sendiri. Untuk mencegah agar tidak terjadi
kecelakaan yang tidak diinginkan, diperlukan alat penunjang untuk mengurangi resiko terjadi
kecelakaan sehingga dibutuhkannya alat pelindung diri atau biasanya disebut APD. APD
adalah suatu perlengkapan dan pakaian perlindung yang digunakan pekerja untuk melindungi
dirinya dari bahaya-bahaya pekerjaan seperti terjatuh, terkena sinar elektromagnetik, kontak
langsung dengan bahan kimia, kebisingan, getaran, gas, uap, dan debu. Meskipun alat ini lebih
sering digunakan ditempat kerja, namun juga dibutuhkan untuk melindungi diri dalam aktivitas
sehari-hari. Oleh karena itu, APD harus digunakan pada kegiatan yang beresiko terjadi
kecelakaan.

B. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian APD
2. Untuk mengetahui jenis dan fungsi APD
3. Untuk mengetahui tujuan APD
4. Untuk mengetahui manfaat APD
5. Untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian APD
APD (Alat Pelindung Diri) adalah perlengkapan dan pakaian perlindung yang
digunakan pekerja untuk melindungi dirinya dari bahaya-bahaya pekerjaan seperti terjatuh,
terkena sinar elektromagnetik, kontak langsung dengan bahan kimia, kebisingan, getaran, gas,
uap, dan debu.

B. Jenis dan Fungsi APD


Beberapa jenis alat pelindung diri diantaranya adalah :
1. Pelindung mata
Perlengkapan ini berfungsi melindungi mata dari percikan bahan-bahan berbahaya,
kemasukan partikel-partikel yang melayang diudara, lemparan benda-benda kecil, panas, dan
pancaran cahaya, pancaran gas, radiasi, serta benturan benda keras atau tajam.
Pelindung mata harus tahan terhadap api, tahan terhadap lemparan atau percikan benda
kecil, lensa tidak mempunyai efek destorsi, dan mampu menahan radiasi gelombang
elektromagnetik.
2. Pelindung pendengaran
Perlengkapan ini berfungsi untuk melindungi alat pendengaran (telinga) dari bahaya
kebisingan dan melindungi telinga dari percikan api dan benda-benda berbahaya.
Secara umum pelindung telinga dibedakan menjadi 2 jenis:
a) Sumbat telinga (ear plug) yaitu alat pelindung telinga yang pemakaiannya disumbatkan ke
dalam lubang telinga.
b) Penutup telinga (ear muff) yaitu berupa cawan atau cup berisi busa (foam) yang berfungsi
menyerap suara yang berfrekuensi tinggi.
3. Pelindung pernapasan (Respirator)
Perlengkapan ini berfungsi memberikan perlindungan terhadap organ pernapasan akibat
pencemaran udara, antara lain oleh debu, serat debu, uap, dan kekurangan oksigen.
Alat pelindung pernapasan berdasarkan fungsinya dibedakan menjadi :
a) Pelindung pernapasan yang berfungsi memurnikan udara (air purifying respirator).
b) Respirator yang berfungsi memasok oksigen atau udara (air supplying respirator).
4. Pelindung tangan
Perlengkapan ini berfungsi melindungi tangan dan jari-jari tangan dari api, panas, dingin,
radiasi elektromagnetik, radiasi mengion, listrik, bahan kimia, benturan, pukulan, tergores, dan
terinfeksi. Jenis pelindung tangan (sarung tangan) dibedakan menjadi 4:
a) Gloves atau sarung tangan biasa.
b) Mitten, yaitu sarung tangan dengan ibu jari terpisah, sedangkan empat jari lainnya menjadi
satu.
c) Hand pad, yaitu alat pelindung tangan yang hanya melindungi telapak tangan.
d) Sleeve, yaitu alat pelindung dari pergelangan tangan sampai tangan, biasanya di gabung dengan
sarung tangan.
5. Pelindung kaki
Sepatu boot (safety boots) berfungsi melindungi kaki dari tertimpa benda-benda berat,
terbakar karena logam cair, bahan kimia korosif, dermatitis atau eksim karena zat-zat
kimia, tersandung, dan tergelincir.
Sepatu disesuaikan dengan jenis resiko, antara lain :
a) Pada industri ringan atau tempat kerja biasa
b) Sepatu pelindung atau sepatu boot
c) Untuk mencegah tergelincir, dipakai sol anti selip luar dari karet alam atau sintetik dengan
bermotif timbul (permukaannya kasar)
d) Untuk mencegah tusukan dari benda-benda runcing, sol dilapisi logam.
e) Terhadap bahaya listrik, sepatu seluruhnya harus dijahit atau direkat, dan tidak boleh
menggunakan paku.
f) Sepatu atau sandal yang beralaskan kayu, baik dipakai pada tempat kerja yang lembab, dan
lantai yang panas.
g) Sepatu boot dari karet sintesis, untuk pencegahan bahan-bahan kimia.
h) Kadang-kadang diperlukan bantalan lutut, pelindung tungkai bawah dan tungkai atas, yang
terbuat dari karet, asbes, logam, dan lain-lain sesuai dengan risiko bahayanya.
i) Untuk bekerja dengan logam cair atau benda panas, ujung celana tidak boleh dimasukan
kedalam sepatu.
j) Dilingkungan kerja dengan bahaya kebakaran lebih baik memakai sepatu anti statik.
6. Pelindung kepala
Berdasarkan fungsinya dibagi menjadi 3:
a) Topi Pengaman
Topi pengaman (safety helmet) berfungsi untuk melindungi kepala dari benturan atau pukulan
benda.
b) Topi/ tudung
Topi atau tudung berfungsi untuk melindungi kepala dari zat-zat kimia, iklim yang berubah-
ubah, api dan lain lain. Perlengkapan pelindung ini dibuat dari bahan yang tidak mempunyai
celah atau lubang, biasanya terbuat dari asbes, kulit, wool, dan katung yang dicampur
alumunium
c) Penutup Rambut
Penutup rambut berfungsi untuk melindungi rambut dari debu atau melindungi rambut dari
mesin. Biasanya terbuat dari katun atau bahan lain yang mudah dicuci.
7. Pelindung tubuh
Berdasarkan bentuknya, alat pelindung tubuh dibedakan menjadi 2:
a) apron yaitu pakaian pelindung tubuh yang menutupi sebagian tubuh mulai dari dada sampai
lutut.
b) overalls yaitu pakaian pelindung tubuh yang menutupi seluruh bagian tubuh.

C. Tujuan APD
1. Melindungi tenaga kerja apabila usaha rekayasa dan administratif tidak dapat
dilakukan dengan baik.
2. Meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja.
3. Menciptakan lingkungan kerja yang aman.

D. Manfaat APD
1. Untuk melindungi seluruh/sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi
bahaya/kecelakaan kerja.
2. Mengurangi resiko akibat kecelakaan.

E. Kekurangan dan Kelebihan Alat Pelindung Diri


1. Kekurangan
a)Kemampuan perlindungan yang tidak sempurna karena menggunakan APD yang kurang tepat.
b)APD hanya untuk mengurangi akibat dari kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya.
c)Tidak menjamin pemakainya bebas kecelakaan.
d)APD dapat menularkan penyakit, bila dipakai berganti-ganti.
2. Kelebihan
a)Mengurangi resiko akibat kecelakaan
b)Melindungi seluruh/ sebagian tubuhnya pada kecelakaan
c)Sebagai usaha terakhir apabila sistem pengendalian teknik dan administrasi tidak berfungsi
dengan baik.
d) Memberikan perlindungan bagi tenaga kerja di tempat kerja

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Alat Pelindung Diri (APD) adalah perlengkapan dan pakaian perlindung yang
digunakan pekerja untuk melindungi dirinya dari bahaya-bahaya pekerjaan seperti terjatuh,
terkena sinar elektromagnetik, kontak langsung dengan bahan kimia, kebisingan, getaran, gas,
uap, dan debu. APD dipakai sebagai upaya terakhir dalam usaha melindungi tenaga kerja
apabila usaha rekayasa (engineering) dan administratif tidak dapat dilakukan dengan baik.

B. Saran
1. Memberikan penyuluhan tentang APD kepada masyarakat agar mengurangi dampak
kecelakaan.
2. Penggunaan APD sebaiknya disesuai dengan jenis kegiatan dan tempat pekerjaan.
3. Setiap pekerja sebaiknya menggunakan APD.
4. Pemantauan terhadap APD harus rutin dilakukan, agar dalam penggunaan lebih optimal.

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/alat-pelindung-diri
http://makalahpendidikanteknikmesin.blogspot.com/2012/03/aalat-pelindung-diri-untuk-
memenuhi.html
http://tonimpa.wordpress.com/2013/04/25/makalah-alat-pelindung-diri-apd/
Modul K3LH.SMK Insan Mulia Kramat.
Diposkan oleh Rina Fatmawati di 01.50 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke
Facebook