You are on page 1of 10

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Gizi telah menjadi perhatian banyak orang akhir-akhir ini, asupan gizi
yang baik memang menjadi salah satu cara yang sangat baik untuk menjaga
kesehatan, "Mencegah lebih baik daripada mengobati" kata pepatah. Apabila
kita mengabaikan asupan gizi dalam tubuh kita, maka tubuh akan mengalami
masalah-masalah gizi.

Di Indonesia masih sangat banyak yang menderita kekurangan gizi.


Kekurangan gizi dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Pada
kenyataannya hasil Riskesdas (riset kesehatan dasar) tahun 2013 masih
ditemukan 19,2% balita memiliki status gizi kurang. Sedangkan proporsi balita
kurus sebanyak 12,1%. Secara ilmu medis, kekurangan gizi itu ketika tubuh
mengalami kekurangan satu atau lebih zat-zat esensial. Namun secara umum,
kekurangan gizi berarti asupan makanan yang kurang dalam hal jumlah maupun
kualitas.

Konsumsi makanan dapat berpengaruh terhadap nilai status gizi


seseorang. Status gizi baik dapat terjadi bila tubuh memperoleh zat-zat gizi
yang cukup. Ketika zat gizi seseorang terpenuhi, maka pertumbuhan fisik,
perkembangan otak, kemampuan kerja dan kesehatan tubuh akan meningkat.
Kekurangan gizi juga dapat terjadi jika sedang mengalami gangguan kesehatan
atau sedang menderita suatu penyakit tertentu. Namun, penyebab paling utama
adalah karena kurangnya asupan makanan yang masuk dalam tubuh.

1
B. Rumusan Masalah
1. Apa Pengertian Gizi Dalam Kajian Medis?
2. Adakah Manfaat Gizi Untuk Tubuh Manusia?
3. Bagaimana Jika Kekurangan Gizi Pada Proses Tubuh?
4. Apa Akibat Gizi Lebih?

C. Tujuan
Pembuatan makalah ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengetahui
tentang akibat gizi kurang pada proses tubuh.

2
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Gizi Dalam Kajian Medis


Gizi adalah zat-zat sebagai komponen pembangun tubuh manusia
dalam rangka mempertahankan dan memperbaiki jaringan-jaringan agar fungsi
tubuh manusia itu sendiri dapat berjalan sebagaimana mestinya. Mengabaikan
asupan gizi berarti juga kita membiarkan fungsi-fungsi jaringan tubuh tidak
bekerja secara maksimal. Sumber gizi banyak ditemui dalam setiap makanan
dan minuman yang telah kita konsumsi selama ini. Sedangkan macam-macam
zat yang termasuk dalam gizi adalah sebagai berikut :
1. Air, merupakan bagian terpenting dari setiap sel tubuh yang dapat
ditemukan pada hampir semua bahan makanan baik hewani maupun Perlu
diketahui pula bahwa dalam struktur tubuh manusia, air merupakan zat yang
lebih dominan sebagai pembangun struktur tubuh itu sendiri.
2. Karbohidrat, yaitu za gizi yang terbentuk dari unsur karbon, Oksigen, dan
Hydrogen.
3. Mineral, yaitu senyawa berbagai garam mineral atau juga terdapat sebagai
unsur bebas.
4. Vitamin, yaitu berupa senyawa organik yang funngsinya menyerupai fungsi
Hormon.
5. Protein yang terbentuk dari senyawa selain karbon, Oksigen, dan Hydrogen
yang juga menngandung unsur Nitrogen.
6. Lipida atau lemak yang terbentuk dari rantai karbon , Oksigen, dan
Hydrogen pada proses metabolism tubuh.
Zat-zat di atas merupakan pembangun tubuh yang mana masing-masing
zat tersebut memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Semua zat tersebut harus ada di
dalam tubuh manusia dengan kadar yang seimbang atau sesuai kebutuhan tubuh

3
manusia itu sendiri. Segala sesuatu yang berlebihan pasti akan buruk
akibatnya, begitu pula dengan zat-zat yang termasuk dalam gizi ini. Misalnya
saja kadar zat lipida atau lemak yang berlebih pada tubuh manusia akan
berakibat masalah kegemukan hingga berakibat pada penyakit kronis lainnya
pada tubuh manusia.

B. Manfaat Gizi Untuk Tubuh Manusia


Sebagai penghasil energi tubuh, sebagian zat-zat pada makanan yang
kita konsumsi oleh sistem pencernaan organ tubuh akan akan diolah hingga
menghasilkan energy. Energy inilah yang kemudian membantu manusia untuk
bisa melakukan berbagai aktifitasnya sehari-hari. Zat sebagai pembentuk
energy tubuh adalah karbohidrat, protein dan juga lipida atau lemak.
Sebagai pembentuk sel jaringan tubuh, yang mana zat gizi yang
termasuk untuk membentuk ini adalah air, mineral dan protein. Dalam hal
pembentukan sel jaringan tubuh ketiga zat tersebut secara bersama-sama diolah
oleh organ tubuh hingga kemudian terbentuk lah sel jaringan tubuh baru
terutama sebagai pengganti jaringan yang sudah rusak atau tidak berfungsi lagi.
Sebagi pengatur fungsi dari reaksi biokimia dalam tubuh (stimulansia),
agar fungsi dan reaksi biokimia dalam tubuh dapat berjalan dengan cepat dan
baik maka tubuh membutuhkan zat-zat sebagai stimulansia (perangsang dan
pengatur) dalam proses tersebut. Zat vitamin lah yang membantu proses reaksi
biokimia dalam tubuh hingga dapat berjalan dengan baik, nah vitamin ini tentu
saja terdapat dalam setiap makanan yang telah kita konsumsi.

4
C. Bahaya Kekurangan Gizi Pada Proses Tubuh
1. Mengganggu Fungsi Pertumbuhan

Pertumbuhan Anak Terhambat

Anak-anak yang tidak tumbuh sesuai dengan normalnya, bisa jadi anak
kekurangan suatu zat gizi. Contoh, jika anak mengalami kekurangan protein,
maka akan memiliki otot-otot yang lembek dan rambutnya mudah rontok.
Secara umum, anak-anak yang berasal dari keluarga tingkat sosial ekonomi
menengah ke atas rata-rata lebih tinggi daripada anak-anak yang berasal dari
keluarga dengan tingkat sosial ekonomi rendah.

Usia anak-anak merupakan masa terbaik untuk memberikan nutrisi


yang cukup dan sempurna agar anak dapat tumbuh secara optimal. Sel-sel tubuh
yang dimiliki anak dapat berkembang secara pesat dan sempurna jika
mendapatkan nutrisi pendukung yang cukup. Ketika usia telah dewasa,
perkembangan sel-sel tidak lagi secepat perkembangan sel ketika masih anak-
anak. Maka dari itu jika boleh memilih, lebih baik Anda memberikan nutrisi
yang labih banyak ketika anak Anda masih usia pertumbuhan karena
manfaatnya akan lebih banyak.

5
Pada orang dewasa mungkin bukan lagi mengganggu fungsi
pertumbuhan, namun kekurangan gizi akan berhubungan dengan estetika.
Ketika Anda kurus, mungkin orang lain akan memberikan pandangan negatif
pada Anda, yaitu Anda kekurangan asupan makanan.

2. Produksi Tenaga Berkurang

Jika diibaratkan, seperti mesin yang tidak diberi bahan bakar maka tidak
dapat berjalan. Mengkonsumsi makanan fungsinya yaitu untuk mensuplai
energi tubuh. Sedangkan energi berfungsi untuk menggerakkan tubuh manusia.
Jika kekurangan energi maka dapat menyebabkan kekurangan tenaga untuk
bergerak, bekerja dan beraktivitas. Dengan demikian orang akan menjadi
malas, lemah dan produktifitas kerja menurun.

Secara umum banyak orang yang mengatakan jika seseorang makan


dengan porsi banyak sering disebut makanan porsi kuli atau tukang becak.
Memang benar, karena kuli dan tukang becak membutuhkan energi yang lebih
banyak untuk bekerja. Sehingga asupan makanan yang mereka butuhkan juga
lebih banyak.

Pada anak atau orang dewasa yang sedang mengalami sakit, pada
umumnya asupan gizi yang mereka terima lebih sedikit daripada pada saat
kondisi sehat. Mereka pasti akan mengalami lemas dan tidak bertenaga.
Mengapa orang sakit kebanyakan mereka diberi pesan agar banyak makan?
Inilah salah satu manfaatnya, yaitu agar mereka tidak sampai kekurangan gizi
dan segera dapat memproduksi energi lebih banyak.

3. Menurunnya Daya Pertahanan Tubuh

Akibat kekurangan gizi yang berikutnya yaitu dapat menurunkan daya


pertahanan tubuh. Ketika asupan makanan seseorang tidak dapat memenuhi
kebutuhan tubuh, maka dapat membuat daya tahan tubuh menurun. Setelah

6
imunitas seseorang turun, maka akan mudah untuk terserang infeksi ringan
seperti flu, batuk dan diare.

Selain itu jika menderita suatu penyakit, ketika daya tahan tubuh sedang
menurun maka akan memudahkan penyakit untuk kambuh. Selanjutnya, jika
setelah menderita suatu penyakit dan asupan makanan yang masuk ke tubuh
belum mencukupi kebutuhan, maka daya tahan tubuh juga tidak segera pulih.

Jika mengalami kekurangan gizi yang bersifat sesaat, mungkin akan


mengalami penurunan daya tahan tubuh. Nah, pada saat mengalami penurunan
daya tahan tubuh, Dapat dengan segera mengkonsumsi vitamin C. Karena
vitamin C akan membantu tubuh berproses membangun pertahanan tubuh yang
baru.

4. Menghambat Perkembangan Struktur Dan Fungsi Otak


Ketika sedang membicarakan tentang perkembangan otak, berarti hal
ini menyangkut pada diri anak-anak. Karena perkembangan otak secara
maksimal berkembang ketika di usia anak-anak. Otak dapat mencapai
bentuk yang maksimal ketika anak berusia dua tahun. Bagaimana
hubungannya kekurangan gizi dengan perkembangan struktur dan fungsi
otak anak?

Kekurangan gizi dapat mengganggu fungsi otak secara permanen.


Ketika anak kekurangan asupan makanan, maka tidak dapat mengirimkan
nutrisi pada otak. Jangankan untuk nutrisi otak, untuk memenuhi kebutuhan
energi saja tidak cukup, kemudian nutrisi apa yang akan dikirimkan ke otak.

Pada orang dewasa, kemugnkinan besar otak sudah tidak berkembang


lagi semaksimal seperti masih masa kanak-kanak. Otak orang dewasa lebih
banyak membutuhkan nutrisi untuk menggantikan sel otak yang telah mati.

7
Maka dari itu, kebtuhn nutrisi untuk otak, pada orang dewasa berjumlah lebih
sedikit daripada anak-anak.

Otak anak membutuhkan protein dan melanin yang lebih banyak agar
dapat berkembang dan terus melakukan regenerasi. Orang dewasa dapat
mengkonsumsi pisang ambon secara rutin untuk membantu memberikan
asupan untuk otak.

5. Menimbulkan Perilaku Tidak Tenang

Kekurangan gizi baik pada anak-anak maupun orang dewasa dapat


membuat mereka tidak tenang dalam berperilaku. Mereka akan menjadi mudah
tersinggung, cengeng dan apatis.

Hal ini dapat terjadi bisa jadi karena mereka merasa lapar, sehingga
kestabilan emosinya tidak terjaga. Jika mereka terus-menerus mengalami hal
seperti ini, maka dapat merugikan dirinya. Karena, seiring berjalannya waktu
lingkungan sosial mereka juga akan terkena dampak dari ketidakstabilan emosi
mereka. Sehingga mereka akan mengalami masalah dalam bersosialisasi.

D. Akibat Gizi Lebih


Gizi lebih dapat menyebabkan kegemukan atau obesitas. Kelebihan
energi yang dikonsumsi disimpan di dalam jaringan dalam bentuk lemak.
Kegemukan merupakan salah satu factor resiko dalam terjadinya berbagai
penyakit degenerative seperti hipertensi, diabetes, jantung coroner, hati, dan
kantung empedu.

8
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa gizi merupakan hal yang sangat penting
dalam menjaga kesehatan, dan banyak dampak buruk yang ditimbulkan
akibat gangguan gizi.
Gizi adalah zat-zat sebagai komponen pembangun tubuh manusia dalam
rangka mempertahankan dan memperbaiki jaringan-jaringan agar fungsi
tubuh manusia itu sendiri dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Mengabaikan asupan gizi berarti juga kita membiarkan fungsi-fungsi
jaringan tubuh tidak bekerja secara maksimal.
Akibat kurang gizi terhadap proses tubuh bergantung pada zat-zat gizi
apa yang kurang. Kekurangan gizi secara umum menyebabkan gangguan
pada proses-proses: Pertumbuhan, Pertahanan tubuh, Produksi tenaga,
Struktur dan fungsi otak, dan Perilaku,

B. Saran
Mulailah konsumsi makanan 3B (Bergizi, Berimbang, dan Beragam)
yang sesuai dengan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) agar hidup
anda dapat terhindar dari gangguan gizi. Dan juga supaya kita tidak
kekurangan gizi pada proses tubuh sehingga tidak menyebabkan gangguan
pada proses-proses yang ada di tubuh kita.

9
DAFTAR PUSTAKA

http://edrianifitri17.blogspot.co.id/2015/06/akibat-gizi-kurang-pada-proses-
tubuh.html

http://yati-thinksmart.blogspot.co.id/2010/07/akibat-gangguan-gizi-terhadap-
fungsi.html

http://macampenyakit.com/5-bahaya-kekurangan-gizi/

http://adeayurahma.blogspot.co.id/2011/11/akibat-gangguan-gizi-terhadap-
fungsi.html

http://www.caramedis.com/pengertian-gizi-dan-manfaatnya-bagi-tubuh-manusia/

http://www.artikelsiana.com/2015/01/pengertian-gizi-zat-gizi-fungsi-manfaat.html

10