You are on page 1of 1

Hasilkan Rp

BERANDA FREE TEMPLATE & EBOOKS ACCOUNTING TOOLS & SOP ACCOUNTING SOFTWARE 3.880.000
TRAINING & KURSUS AKUNTANSI

MAN BEHIND THE BLOG per hari


PENELUSURAN BERSPONSOR
IronTrade
Pinjam uang untuk modal usaha Contoh laporan keuangan Bayar hutang

Hutang masalah Kredit modal Daftar dan modal


Contoh dapatkan
usaha
banyak uang. Berhenti
hidup dengan buruk,
Inilah Pengertian Hutang dan modal menjadi kaya dan
 7 Agustus 2016  Wadiyo  Akuntansi DASAR 2 sukses!

Monetize your site


With ads you can count on
BUKA

CARI …

TERBARU

Mengenal DE PSAK 112, Standar Akuntansi


Keuangan Pengelolaan Wakaf di Indonesia

Mengenal Buku Besar Akuntansi, Tahap Penting


Membuat Laporan Keuangan

Mengenal 3 Jenis Neraca Saldo: Sebelum


Penyesuaian, Setelah Penyesuaian, Penutup

[Downloadable] 13 Contoh Laporan Keuangan


Perusahaan Dagang, Jasa dan Manufaktur

Mengenal 4 Aktiva Tak Berwujud, Hak Paten,


Bagaimana pengertian hutang dan modal serta jenis-jenisnya?
Hak Cipta, Merek Dagang, dan Goodwill

Hutang dan modal adalah bagian dari kelompok passiva yang merupakan bagian dari neraca. Tiga Cara Tidak Biasa Membuat NERACA
Keuangan Usaha Kecil
PENELUSURAN BERSPONSOR

Pinjam uang untuk modal usaha Contoh laporan keuangan KATEGORI


Contoh modal usaha Cara membayar hutang
Pilih Kategori

Hutang secara sederhana bisa didefinisikan sebagai kewajiban kepada pihak luar perusahaan.
Sedangkan Modal adalah kewajiban terhadap pemilik perusahaan.

Selain pengertian di atas, dalam artikel ini akan dibahas juga secara tuntas tentang jenis-jenis
hutang dan modal serta cara pencatatannya di neraca.

Harapannya,  kita akan lebih mudah dalam memahami laporan keuangan terutama di Neraca.

Langsung yuk kita mulai satu per satu….

Agar pembahasan kedua hal itu lebih sistematis dan terstruktur maka saya akan membagi menjadi
dua pembahasan yaitu :

#1. Pengertian Hutang dan Jenis-jenisnya


Hutang adalah pengorbanan manfaat ekonomis yang akan timbul di masa yang akan datang.

Hutang timbul karena adanya kewajiban-kewajiban di saat sekarang dari perusahaan yang akan
dipenuhi dengan memindahkan aktiva atau memberikan jasa kepada perusahaan lain di masa
datang sebagai akibat dari transaksi-transaksi yang sudah lalu.

Jenis-jenis Hutang:

(a) Hutang Lancar

Hutang lancar atau hutang jangka pendek adalah hutang-hutang yang pelunasannya akan
memerlukan penggunaan sumber-sumber yang digolongkan dalam aktiva lancar atau dengan
menimbulkan hutang baru.

Yang termasuk dalam kelompok hutang lancar adalah:

Hutang dagang, yaitu hutang-hutang yang timbul dari pembelian barang-barang dagangan
atau jasa.
Hutang Wesel, yaitu hutang-hutang yang memakai bukti-bukti tertulis berupa kesanggupan
untuk membayar pada tanggal tertentu.
Ada artikel menarik yang membahas masalah hutang wesel, silahkan baca juga: Inilah
Pengertian Hutang Wesel.
Taksiran hutang pajak, yaitu jumlah pajak penghasilan yang diperkirakan untuk laba periode
yang bersangkutan.
Untuk alokasi pajak penghasilan saya sarankan untuk membaca artikel: Cara Alokasi Pajak
Penghasilan di Laporan Laba Rugi.
Hutang biaya, yaitu biaya-biaya yang sudah menjadi beban tapi belum dibayar. Misalnya
hutang gaji, hutang bunga.
Hutang-hutang lain yang akan dibayar dalam waktu 12 bulan. Dalam kelompok ini biasanya
hanya dimasukkan hutang-hutang yang pelunasannya akan menggunakan sumber-sumber
dari aktiva lancar.

Hutang-hutang yang tidak dilunasi dari aktiva lancar tidak termasuk dalam kelompok ini.

PENELUSURAN BERSPONSOR

Pinjam uang untuk modal usaha Contoh laporan keuangan

Contoh modal usaha Cara membayar hutang

Misalnya hutang obligasi yang sudah jatuh tempo dan akan dibayar dari dana pelunasan obligasi.

Maka hutang obligasi ini tidak termasuk hutang lancar, begitu juga hutang-hutang lancar yang akan
dilunasi dari dana-dana khusus yang sudah disediakan.

(b) Hutang Jangka Panjang

Hutang jangka panjang adalah hutang-hutang yang pelunasannya tidak menggunakan sumber-
sumber yang digolongkan sebagai aktiva lancar, misalnya hutang obligasi, hutang wesel jangka
panjang dan hutang lain-lain yang sifatnya sama.

Bagian dari hutang jangka panjang yang jatuh tempo dan akan dilunasi dalam waktu 12 bulan dan
menggunakan sumber-sumber aktiva lancar akan dilaporkan dalam kelompok hutang lancar.

(c) Hutang-hutang Lain

Hutang-hutang yang tidak apat dilaporkan dalam jenis-jenis hutang yang telah disebutkan di atas,
dilaporkan dalam kelompok hutang-hutang lain.

Misalnya hutang obligasi yang akan jatuh tempo tapi akan dilunasi dari dana pelunasan obligasi,
hutang jangka panjang kepada pejabat perusahaan atau kepada anak perusahaan.

Hutang-hutang yang mungkin timbul karena aktivitas di masa yang lalu di sebut hutang-hutang
yang yang belum pasti (contingent liability).

Hutang-hutang seperti ini ditunjukkan dalam neraca dengan cara catatan kaki (footnotes).

Yang termasuk hutang-hutang yang belum pasti adalah piutang wesel di-diskontokan, sengketa
hukum, pajak dan beban-beban lain yang belum pasti dan garansi-garansi yang diberikan.

#2. Pengertian Modal


Modal adalah hak milik sisa (residual interest) dalam aktiva perusahaan yang tersisa sesudah
dikurangi Hutang Hutang. Dalam perusahaan modal sendiri adalah hak dari pemilik.

Di perusahaan perseorangan, modal ditunjukkan dalam satu rekening yang diberi nama modal.

Dalam perusahaan yang berbentuk firma, modal ditunjukkan dalam rekening modal masaing-
masing anggota.

Sedangkan dalam perusahaan yang berbentuk perseroan, modal ditunjukkan dengan rekening modal
yang terdiri dari beberapa elemen sebagai berikut :

(a) Modal disetor

Modal disetor adalah jumlah uang yang disetorkan oleh pemegang saham dan biasanya dibagi
dalam dua kelompok yaitu :

Modal saham, adalah jumlah nominal saham yang beredar.


 Agio/disagio saham , adalah selisih antara setoran pemegang saham dengan nilai nominal
saham.

Agio adalah selisih di atas nominal, sedangkan disagio adalah selisih di bawah nominal.

Cara pencatatan di Neraca, agio akan ditambahkan pada modal saham beredar, sedangkan disagio
dikurangkan.

(b) Laba tidak dibagi

Pembahasan lengkap tentang laba tidak dibagi ada di artikel : perubahan modal.

Cara mencatatkan laba tidak dibagi di Neraca adalah sebagai berikut :

(c) Modal Penilaian Kembali

Apabila diadakan penilaian kembali terhadap aktiva-aktiva perusahaan, maka selisih antara nilai
buku lama dengan nilai buku yang baru dicatat sebagai modal penilaian kembali.

Di dalam neraca, modal penilaian kembali dilaporkan dalam kelompok modal dan dijumlahkan
dengan elemen-elemen modal yang lain.

(d) Modal Sumbangan

Modal Sumbangan timbul apabila perusahaan memperoleh aktiva yang berasal dari sumbangan.

Aktiva yang diterima dicatat dalam rekening aktiva dengan cara yang biasa dan diimbangi dengan
pencatatan dalam rekening modal sumbangan.

Pencatatan Modal Sumbangan di Neraca, dilaporkan dalam kelompok modal dan dijumlahkan
dengan elemen-elemen modal yang lain.

(e) Modal Lain-lain

Kelompok modal ini adalah modal perusahaan yang tidak dapat dimasukkan dalam salah satu
kelompok di atas.

Demikian pembahasan mengenai hutang dan modal serta jenis-jenisnya, moga bermanfaat.

Terima kasih.

***

Please share:

  
 HUTANG JENIS JENIS HUTANG KURSUS AKUNTANSI KURSUS AKUNTANSI DI SIDOARJO

KURSUS AKUNTANSI DI SURABAYA MODAL PENGERTIAN HUTANG DAN MODAL

PENGERTIAN HUTANG LANCAR PENGERTIAN MODAL AWAL PENGERTIAN MODAL CAMPURAN

PENGERTIAN MODAL DALAM AKUNTANSI PENGERTIAN MODAL DALAM KEWIRAUSAHAAN

PENGERTIAN MODAL DAN JENIS JENIS MODAL PENGERTIAN MODAL MENURUT PARA AHLI

PENGERTIAN MODAL SECARA UMUM PENGERTIAN MODAL USAHA PENGERTIAN UTANG BANK

PENGERTIAN UTANG MENURUT PARA AHLI PENGERTIAN UTANG USAHA

PENGERTIAN UTANG USAHA DAN CONTOHNYA PENGGOLONGAN UTANG UTANG UTANG ADALAH

2 KOMENTAR

Abdurrohim Said
7 AGUSTUS 2016 PADA 10:18 AM

Wah baru tahu kalau hutang banyak kenis dan macamnya

Wadiyo 
8 AGUSTUS 2016 PADA 10:55 AM

Mugo berkah

Komentar ditutup.

Copyright © 2018 | WordPress Theme by MH Themes