You are on page 1of 3

http://terapi-alif.blogspot.

com/2006/08/menjelajah-
alam-jin-dan-syetan-bagian.html
Sunday, August 06, 2006

Menjelajah Alam Jin Dan Syetan ( bagian 1 )


Saya ingin terus berbagi pengalaman unik yang begitu banyak dalam mengembangkan
dan aplikasi pengobatan alternatif yang akhirnya saya beri nama TERAPI ALIF.
Sementara kasus-kasus menarik yang saya tangani insyallah akan saya tulis terus sebagai
jurnal di MP ini disamping artikel berseri seperti judul diatas, mudah2an Allah Taala
memberi saya kesempatan, kekuatan dan kemampuan untuk memaparkan pengalaman
yang begitu banyak dan unik selama puluhan tahun perjalanan hidup saya, agar siapapun
yang mebacanya bisa memahami secara benar tentang persoalan dirinya dengan
lingkungannya terutama yang berkaitan dengan jiwa dan interaksinya dengan alam jin
dan setan. Tujuannya tidak lain supaya kita tidak gampang tertipu dan terjerumus dalam
lembah kegelapan akibat penipuan yang dilakukan oleh jin, syetan, iblis dan manusia
yang mengambil keuntungan dengan cara menyesatkan,

Membaca buku " Dialog Dengan Jin " yang sempat populer di masyarakat Indonesia saya
merasa geli dengan kebohongan yang dicampur adukkan dengan kebenaran tentang alam
jin dalam buku itu. Saya ingat awal-awal penjelajahan di alam jin dan syetan, saya sering
dibohongi dan dikibuli bahkan ditipu dengan cara yang sangat canggih karena memang
saya belum tahu dan tidak mengerti seluk-beluk dan keadaan sesungguhnya alam itu.
Penipuan itu bisa terjadi disamping karena ketidak tahuan saya, juga disebabkan oleh
kelemahan saya sendiri yang sering iba pada jin dan syetan yang menyatakan tobat
sambil menangis dan berlutut minta ampun dan menyatakan tunduk sepenuhnya pada
saya.
Ada juga yang datang sebagai hamba yang dekat disisi Allah seperti Wali, Sufi serta
semacamnya yang menyatakan membantu saya sebagai sesama hamba Allah. Mulanya
saya sangat respek pada mereka, tetapi kenyataan selanjutnya mereka adalah musuh
dalam selimut yang sangat sangat menyulitkan saya sampai-sampai mencelakakan saya.

Alam jin dan syetan penuh pesona dengan daya pukau yang luar biasa. Tidak heranlah
bagi mereka yang telah menyatu dengan alam ini tidak ingin lepas darinya. Ada yang bisa
menikmati alam itu seperti menikmati alam lahiriah, merasakan enaknya makan dan
minum, pemandangan-pemandangan yang menakjubkan, merasakan sensasi kenikmatan
yang dahsyat hubungan dengan lawan jenis sebagai realita sesungguhnya bagi mereka.
Malah banyak juga yang bisa menghadirkan/mewujudkan keingingannya dalam alam
lahiriah dengan bantuan jin dan syetan tentunya. Tetapi akhir dari perjalanan mereka ini
sangat menyedihkan karena mereka jadi tumbal jin, setan dan iblis, jiwa mereka terus
mengabdi pada jin, syetan dan iblis sampai akhir zaman.

Tapi alhamdulilah, Allah Taala menolong saya membongkar kebohongan dan penipuan
itu, mungkin karena awalnya saya tidak sengaja menjelajah alam jin dan syetan. Saya
hanya dihadapkan begitu saja saat mengobati orang sakit yang datang minta tolong pada
saya.

Untuk itu saya sarankan, apabila anda ingin memahami secara lebih baik artikel berseri "
Menjelajah Alam Jin Dan Syetan " ini, sebaiknya baca dulu semua artikel yang pernah
saya post di blog ( Terapi Alif ) ini karena keduanya saling terkait satu sama lain dan
saling melengkapi.

Pengalaman pertama.
Pengenalan saya dengan pengobatan ini dimulai secara tidak sengaja setelah saya mulai
menempati ruangan kosong dibelakang kantor sebagai tempat tinggal bersama keluarga
sewaktu saya bertugas di daerah kelahiran saya sendiri. Bangunan kantor merupakan
bangunan tua peninggalan zaman Belanda, konon ruangan yang saya tinggali pernah
dipakai oleh tentara Jepang sebagai tempat penahanan sementara dan tempat penyiksaan.

Teman-teman kantor menyampaikan peringatan orang-orang yang pernah tinggal di


ruangan itu, beberapa bayi meninggal karena ganguan syetan penghuni ruangan itu. Saya
tidak peduli dan dianggap keras kepala, malah saya menjawab dengan kelakar, jin dan
syetan takut pada saya.

Kamis sore kami pindah kesitu, saya, isteri dan si kecil bayi perempuan kami yang lucu
umur setahun anak pertama. Tepat jam 21.00 tiba-tiba si kecil menangis histeris tanpa
sebab. Dia terus menangis tanpa bisa dibujuk dan dihentikan dan berlangsung cukup
lama, setengah jam lebih sampai dia kejang-kejang, keluar lendir yang sangat banyak dari
hidung dan mulutnya.
Awalnya saya kira masuk angin, tapi digosok pakai minyak kayu putih, masih terus
menangis. Baru saya ingat kata-kata teman kantor, membuat saya dan isteri panik dan
takut. Bisa-bisa si kecil yang lucu buah hati kami jadi korban syetan penghuni ruangan
itu. Saya merasa sungguh menyesal kenapa tidak belajar cara mengusir syetan, mana
tetangga jauh-jauh untuk minta tolong, karena begitulah lingkungan perkantoran, saya
buta sama sekali tentang pengobatan semacam itu.

Saya semakin panik, akankah anak saya mati konyol di depan mata kepala saya sendiri
tanpa saya mampu berbuat apa-apa. Hampir-hampir saya putus asa, rasanya seperti
terpuruk, luluh tanpa daya dan merasa sangat bodoh dan dungu.

Tiba-tiba terlintas di pikiran dan hati saya untuk berbuat sesuatu, saya pegang tangan dan
kepala si kecil di gendongan ibunya, kemudian dengan menangis dalam hati se dalam-
dalamnya dengan perasaan yang tercabik-cabik tak keruan, memohon dengan
sangat...sangat....sangat pada Allah agar anak saya ditolong dan mengusir syetan yang
mengganggunya. Aneh dan alhamdulilah, sejenak kemudian anak saya terdiam dan
langsung tidur.

Belakangan baru sadar bahwa itulah pelajaran pertama dari Allah buat saya, bagaimana
cara mengusir syetan dan jin.
Kejadian selanjutnya di tempat yang sama, beberapa siswi SMA yang ikut tinggal
bersama kami disitu sakit diganggu syetan dan kena santet. Dengan cara berdo'a seperti
semula sambil saya pegang dahinya, yang sakit sembuh seketika.

Tetapi kasus berikutnya tidak segampang itu lagi, puteri kami kembali diganggu.
Sebelum dia jatuh sakit, malamnya saya melihat dalam mimpi anak kami bermain dengan
dua anak perempuan sebaya dengannya di loteng ruangan tempat tinggal kami. Begitu
saya panggil dia agar datang kepada saya, tiba-tiba seorang perempuan cantik muncul
dan mencegahnya, tetapi saya tidak terima, tetap ngotot minta anak saya kembali ke saya.
Si perempuan kesal, dijambaknya puteri kami kemudian diangkatnya sampai
menggantung hendak dilemparkannya ke bawah lantai ruangan itu. Saya marah besar
pada perempuan itu, kemudian saya sambil merentang kedua tangan mengancam hendak
menghancurkannya. Mimpinya putus sampai disitu.

Besok siangnya puteri kami sakit lagi. Tadinya saya tidak menyadari ada hubungan antara
mimpi saya dengan sakitnya si kecil. Setelah tiga hari tidak sembuh-sembuh meskipun
sudah dibawa kedokter, baru saya ingat mimpi tadi.

Habis shalat magrib, saya obati si kecil seperti biasa, berdoa sambil memegang
kepalanya. Aneh, kali ini dia menangis sambil minta ampun pada saya. Tapi dia belum
sembuh juga. Saya ulangi lagi beberapa kali besoknya dengan cara yang sama, tidak
mempan juga.

Saya ingat-ingat kembali mimpi saya secara lebih detail sambil berharap ada pelajaran
dan petunjuk disitu. Ternyata memang benar, belakangan baru saya paham bahwa itu
adalah pelajaran tahap berikutnya dari Allah tentang cara mengusir syetan dan jin dari
diri seseorang. Cara mengusirnya tidak cukup dengan do'a saja, tetapi harus ada upaya
lebih dari itu mengerahkan kekuatan. Begitu saya lakukan, si kecilpun langsung sembuh.
Perjalanan dan pengalaman saya selanjutnya, Allah Taala mengajarkan tahap berikutnya
bahwa melawan jin dan syetan yang menjadi tentaranya iblis tidak cukup dengan do'a dan
pengerahan kekuatan karena iblis menggunakan kekuasaan Allah seperti yang
diterangkan sendiri oleh Allah Yang Maha Agung dalam Al Qur'an.

Pada bagian 2 artikel Menjelajah Alam Jin dan Syetan insyallah saya akan membeberkan
pertarungan pertama saya di alam jin dan syetan