You are on page 1of 7

Perancangan Sistem Koperasi Simpan Pinjam

Berbasis Client Server


(Studi Kasus: Kantor Pos Cirebon)

Okky Budhi Prakoso


Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi dan Elektro
Universitas Teknologi Yogyakarta
Jl.Ringroad Utara Jombor Sleman Yogyakarta
E-mail: oxxycr9@gmail.com

ABSTRAK

Kantor Pos Cirebon saat ini merupakan sebuah badan usaha milik Negara (BUMN) indonesia yang bergerak dibidang
jasa layanan pos. Bentuk badan usaha Pos Indonesia merupakan perseroan terbatas yang diberi subsidi menjadi agen
pemerintah untuk memberikan pelayanan sosial jasa pos kepada pemerintah dan masyarakat.Di instansi tersebut
terdapat koperasi simpan pinjam yang di sediakan untuk kebutuhan pegawainya,pencatatan yang dilakukan masih
menggunakan Microsoft Excel . Aplikasi ini dibangun dengan data-data dan metode perancangan, metode
pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara agar mendapatkan data yang akurat, serta perancangan
sistem menggunakan ERD ( Entity Relational Diagram ) dan DFD ( Data Flow Diagram) bahasa pemrograman yang
digunakan yaitu C# dan SQL Server 2008 sebagai basis datanya, dengan aplikasi pembuatan aplikasi menggunakan
Microsoft Visual Studio 2010 Profesional , dan laporannya menggunakan Crystalreport. Hasil dari penelitian ini
dibuat untuk mempermudah pencatatan data anggota yang telah melakukan transaksi berbasis client server dimana
bagian komputer diruangan sebagai server dan laptop yang digunakan petugas sebagai client, terdapat fitur fitur
yang dapat digunakan seperti menu file, menu master yang dapat digunakan untuk menginputkan data petugas dan
anggota, menu transaksi yang menghitung proses transaksi pada koperasi ini dan menu laporan yang berfungsi
sebagai mana mestinya agar saat data di cari dan dibutuhkan data tersebut akurat. Oleh karena itu melalui sistem
koperasi simpan pinjam berbasis client server ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat proses
pencatatan transaksi.

Kata Kunci :Client Server,Koperasi,Transaksi.

1. PENDAHULUAN sesuai dengan permintaan dari instansi. Dengan


1.1 Latar Belakang adanya sistem ini, maka pengelola akan lebih
PT.Pos Indonesia saat ini merupakan sebuah badan dipermudah dalam melakukan proses perhitungan dan
usaha milik Negara (BUMN) indonesia yang bergerak pencatatan transaksi.
dibidang jasa layanan pos. Di instansi tersebut terdapat
koperasi simpan pinjam yang di sediakan untuk 1.2 Rumusan Masalah
kebutuhan pegawainya. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah
Proses pencatatan transaksi koperasi tersebut masih diuraikan diatas, maka dapat diambil suatu rumusan
menggunakan tools Microsoft Excel. Masalah yang masalah sebagai berikut :
sering terjadi pada saat melakukan pendataan dan a. Bagaimana merancang sistem yang mampu
perhitungan pembayaran pinjaman pengelola koperasi melakukan perhitungan dan pencatatan transaksi
kesulitan dikarenakan jumlah nasabah yang cukup yang efektif dan efisien pada koperasi tersebut?
banyak, Dari permasalahan diatas, pelayanan menjadi b. Apakah sistem yang diusulkan dapat memberi
tidak maksimal. Salah satu solusinya dengan membuat informasi laporan Seluruh Transaksi Laporan
sistem aplikasi berbasis client server agar sinkron perbulan dengan akurat?
dengan database untuk mencatat semua data transaksi
anggota pada koperasi kantor pos. Alasan memilih 1.3 Batasan Masalah
aplikasi dekstop dan berbasis client server karena

1
Untuk Mempermudah agar masalah lebih terarah dan
jelas, maka Batasan masalah yang dibuat sebagai
Atribut Mewakili atribut
berikut :
a. Sistem yang dibangun digunakan sebagai sistem
yang mampu melakukan backup data dan
perhitungan transaksi yang efektif dan efisien. Relasi Mewakili Relasi
b. Sistem ini berisi tentang data Simpanan,
Pengambilan, simpanan, Piutang anggota,
angsuran, pelunasan piutang. Menghubungkan
c. Sistem ini hanya bisa diakses oleh admin dan Atribut Dengan
ketua koperasi. Kumpulan Entitas
d. Sistem ini dapat membuat laporan perbulan. Sumber:(Husada, N. dan Wangdra, Y., 2016)

2. LANDASAN TEORI 2.5 Data Flow Diagram


Menurut Husada, N. dan Wangdra, Y., (2016), Data
2.1 Sistem
Flow Diagram (DFD) merupakan suatu diagram yang
Menurut Kristanto, A., (2008), sistem merupakan
menggunakan notasi- notasi untuk menggambarkan
kumpulan elemen-elemen yang saling terkait dan
arus data dari sistem yang penggunaannya sangat
bekerjasama untuk memroses masukan (input) yang
membantu untuk memahami secara logika tersturktur
ditujukan kepada sistem dan mengolah masukan
dan jelas.
tersebut sampai menghasilkan keluaran (output).
a. Entitas Eksternal
2.2 Koperasi Simpan Pinjam
Menurut Sitio, A. dan Tamba, H., (2001), Koperasi Entitas eksternal merupakan entitas yang memisahkan
merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara suatu sistem dengan lingkungan lainnya. Dapat
sukarela oleh orang-orang yang mempunyai disimbolkan dengan persegi panjang yang ada pada
persamaan kepentingan dengan maksudmengurusi gambar 1.
kepentingan para anggotanya serta menciptakan
keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi
maupun perusahaan koperasi.

2.3 Client Server


Menurut Husada, N. dan Wangdra, Y., (2016), Client- Gambar 1 Entitas Eksternal
server adalah suatu bentuk arsitektur disebuah sistem,
Dimana client Merupakan perangkat yang menerima b. Proses
dan menjalankan aplikasi sedangkan server Proses merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh
merupakan perangkat yang bertindak sebagai system dan di transformasi dari input menjadi output.
pengelola aplikasi, data, dan keamanannya. Proses dapat disimbolkan dengan lingkaran yang ada
pada gambar 2.
2.4 Entity Relationship Diagram
Menurut Silberschatz, A. dkk. (2011), Entitas-
hubungan (E-R) model data dikembangkan untuk
memfasilitasi desain database dengan memungkinkan
spesifikasi skema perusahaan yang mewakili struktur
logis keseluruhan database. Gambar 2 Simbol Proses
c. Penyimpanan Data
Tabel 1 Entity Relationship Diagram
Penyimpanan data adalah suatu pemodelan untuk
Simbol Keterangan menyimpan data. Data dapat disimpan dan diambil
dalam bentuk magnetik. Peyimpanan data dapat
Entitas Mewakili Entitas
disimbolkan dengan gambar yang ditunjukkan pada
gambar 3.

2
Gambar 3 Penyimpanan Data
d. Arus Data
Menghubungkan antara data dan proses. Arus data
dapat disimbolkan dengan garis anak panah yang
ditunjukan pada gambar 4.

Gambar 5 Arus Data

Gambar 4 Desain Arsitektur Client Server


3. METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh hasil b. Desain Basis Data
yang akurat dan valid secara maksimal. Metode Sistem ini menggunakan 13 tabel yang saling berelasi
pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian satu sama lain,diantaranya :
ini adalah sebagai berikut : 1. Petugas
a.Observasi 2. Anggota
Melakukan pengamatan pada koperasi simpan 3. Simpanan Pokok
pinjam,pengamatan ini dilakukan dengan cara 4. Detail Simpanan Pokok
mengamati aktivitas-aktivitas transaksi yang sedang 5. Simpanan Sukarela
berjalan dan data-data yang diperlukan untuk 6. Detail Simpanan Sukarela
memenuhi kebutuhan sistem yang akan dibuat. 7. Pengambilan Simpanan Pokok
b.Wawancara 8. Detail Pengambilan Simpanan Pokok
Metode pengumpulan data yang dilakukan melalui 9. Pengambilan Simpanan Sukarela
Tanya jawab yang diajukan secara langsung kepada 10. Detail Pengambilan Simpanan Sukarela
pegelola koperasi untuk mendapatkan data transaksi 11. Piutang
simpanan, pengambilan simpanan, piutang, angsuran, 12. Angsuran
dan pelunasan yang selama ini sudah dilakukan oleh 13. Pelunasan Piutang
anggota dengan sistem terdahulu. c. Desain Interface
c.Literatur Desain Interface dilakukan sesederhana mungkin
Literatur dilakukan dengan mengambil data dari buku, tetapi tidak menghilangkan unsure-unsur penting
jurnal, maupun artikel mengenai teori dan langkah- dalam menyampaikan informasi. Selain unsure
langkah dalam pembuatan aplikasi. tersebut juga terdapat aktivitas sistem yaitu input,
proses, output.
3.2 Analisis dan Perancangan a. Desain Input
Pada tahap ini adalah tahap yang menspesifikasikan Input dalam sistem yaitu :
bagaimana sistem dapat memenuhi kebutuhan 1) Input Anggota
pengguna. Untuk dapat memenuhi kebutuhan 2) Input Petugas
pengguna, sistem ini akan memerlukan beberapa tahap b. Desain Proses
desain seperti desain basis data,desian sistem dan Proses yang ada pada koperasi simpan pinjam ini :
desain interface. Berikut ini akan diberikan perincian 1) Transaksi Simpanan Pokok
tentang desain yang akan dibuat adalah sebagai 2) Transaksi Simpanan Sukarela
berikut : 3) Transaksi Piutang
a. Desain Sistem 4) Transaksi Angsuran
Sistem ini menggunakan dua buah PC yang saling 5) Transaksi Pelunasan Piutang
berhubungan , dimana PC satu (Pegelola Koperasi) c. Desain Output
denga nip 192.168.31.2 sebagai Client yang bisa Output sistem berupa laporan setiap bulan dan nota
menyimpan data master dan data transaksi pada pembayaran angsuran piutang dan pelunasan setiap
database server dan PC dua (Ketua Koperasi) dengan anggota yang melakukan transaksi.
ip 192.168.31.1 sebagai Server yang menerima
permintaan data yang dikirim Client.

3
User  User dapat mengentri data
Pengelola anggota, transaksi simpanan,
Koperasi pengambilan simpanan,
(Client) piutang, pelunasan
 User dapat melihat laporan
4. HASIL DAN PEMBAHASAN transaksi simpanan,
4.1 Analisa pengambilan simpanan,
Analisa masalah berisi penguraian masalah yang piutang, pelunasan
terjadi dengan maksud mengidentifikasi permasalahan
yang ada pada transaksi simpanan, pengambilan 2. Kebutuhan non fungsional
simpanan, piutang, angsuran, dan pelunasan piutang. Kebutuhan non fungsional ini berisi kebutuhan
Maka yang akan dibahas pada bab ini adalah sistem perangkat keras dan perangkat lunak untuk
koperasi simpan pinjam berbasis client server mengimplementasi sistem koperasi simpan pinjam
menggunakan Microsoft visual studio 2010 dan berbasis client server di kantor pos cirebon dapat
menggunakan database sqlserver 2008, dimana kabel dilihat pada Tabel 3.
UTP sebagai penghubung antara bagian ketua sebagai
server dan pengelola koperasi sebagai client. Tabel 3 Kebutuhan Non Fungsional
Untuk menganalis membutuhkan kebutuhan Jenis Hardware Spesifikasi
fungsional dan non fungsional sebagai berikut :
1. Kebutuhan Fungsional Tipe Processor Genuine Intel
Kebutuhan fungsional berisi proses dan informasi Core i5-3317U,
yang dapat dilakukan dan dihasilkan oleh sistem baru 1,7 GHz
dapat dijelaskan pada Tabel 2. Ram 6000 MB
Harddisk HD 500 GB
Tabel 2 Kebutuhan Fungsional
Sistem Deskripsi Tipe Grafis NVDIA GeForce
dan User 635M
Sistem  Sistem harus dapat 3. Analisis kebutuhan sistem
mengolah data inputan dari Analisis kebutuhan merupakan hal penting untuk
data Petugas dan anggota pembuatan sistem dan sistem menghasilkan beberapa
dengan benar informasi yaitu :
 Sistem harus dapat a. Dapat mengetahui anggota yang masih aktif
mengentri data transaksi menjadi anggota dan tidak aktif menjadi anggota.
Simpanan ,pengambilan b. Dapat mengetahui anggota yang sudah membayar
simpanan,piutang,pelunasan. dan belum membayar simpanan.
 Sistem harus dapat c. Dapat mengetahui anggota yang mengambil
menginput, mengubah dan simpanan dan rincian pengambilan pertahun.
menghapus anggota,petugas. d. Dapat mengetahui anggota yang melakukan
 Sistem harus dapat piutang.
mengolah dan menyimpan e. Dapat mengetahui anggota yang sudah membayar
data dan menyajikan data angsuran dan yang belum membayar.
atau informasi dengan f. Dapat mengetahui anggota yang sudah melunasi
akurat dan tepat piutang.
4.2 Perancangan Sistem
 Sistem dapat mengolah
Perancangan Sistem yang di buat sesuai dengan
informasi yang ada menjadi
metode penelitian yang dilakukan dan
laporan
menggambarkan alur data menggunakan DFD (data
 Sistem harus sinkron antara
flow diagram), ERD (Entity Relationship Diagram),
komputer server dan
dan struktur tabel.
komputer client
a. Diagram Jenjang
User  User dapat melihat laporan
Ketua transaksi simpanan,
(Server) pengambilan simpanan,
piutang, dan pelunasan

4
Gambar 6 Diagram Jenjang
Gambar 8 DFD Level 1
b. Diagram Konteks
d. DFD Level 2 Proses 1

Gambar 9 DFD Level 2 Proses 1


e. DFD Level 2 Proses 2

Gambar 7 Diagram Konteks


c. DFD Level 1

Gambar 10 DFD Level 2 Proses 2

5
f. DFD Level 2 Proses 3 b. Halaman Data Anggota

Gambar 14 Halaman Data Anggota

c. Halaman Transaksi Simpanan Pokok

Gambar 11 DFD Level 2 Proses 3

g. DFD Level 2 Proses 4

Gambar 15 Halaman Transaksi Simpanan Pokok

d. Halaman Laporan Simpanan Pokok

Gambar 12 DFD Level 2 Proses 4


4.3 Implementasi Sistem
a. Halaman Login

Gambar 16 Halaman Laporan Simpanan Pokok

Gambar 13 Halaman Login 6


Adapun saran yang dapat penulis sampaikan dalam
Koperasi Simpan Pinjam di Kantor Pos Cirebon ini,
aplikasi ini dapat dikembangkan menjadi sistem
5. PENUTUP berbasis website untuk memudahkan anggota dalam
melakukan transaksi dan memudahkan pengelola
5.1 Kesimpulan melakukan pencatatan atau pendataan dimana saja.
Berdasarkan pembahasan dan penelitian yang telah
dilakukan serta rumusan masalah mengenai
DAFTAR PUSTAKA
bagaimana merancang sistem koperasi simpan pinjam
yang efektif dan efisien, Maka dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut : [1] Husada, N. dan Wangdra, Y., (2016), Pengantar
a. Sistem ini mempermudah pengelola koperasi Teknologi Informasi Edisi Revisi, Jakarta: Baouse
untuk melakukan pencatatan dan perhitungan data Media.
seluruh transaksi yang dilakukan oleh anggota [2] Kristanto, A., (2008), Perancangan Sistem
secara efektif dan efisien. Informasi dan Aplikasinya, Yogyakarta: Gaya
b. Sistem Koperasi Simpan Pinjam ini terdapat menu Media.
laporan seluruh transaksi anggota perbulan yang [3] Silberschatz, A., Korth, H.F. dan Sudarshan, S.,
mempermudah pengelola dalam melakukan (2011), Database System Concepts, Database
pengecekan Seluruh transaksi yang dilakukan oleh Vol. 4 New York: McGraw-Hill.
anggota dengan akurat. [4] Sitio, A. dan Tamba, H., (2001), Koperasi Teori
dan Praktek, Jakarta: Erlangga..
5.2 Saran