You are on page 1of 2

2.

8 ALAT PELINDUNG DIRI


1. Masker
Dalam dunia kesehatan, dikenal dengan 2 macam jenis masker yang
umum digunakan antara lain:
a. Masker biasa
Masker biasanya atau yang dikenal dengan masker bedah (surgical
mask) yang sudah umum digunakan masyarakat umum, biasanya
memiliki bagian luar berwarna hijau muda dan bagian dalamnya
berwarna putih serta memiliki tali/karet untuk memudahkan terpasang
ke bagian belakang kepala atau telinga. Disebut masker bedah karena
biasanya digunakan oleh tenaga kesehatan ketika melakukan tindakan
operasi dan efektif sebagai penghalang cairan dari mulut dan hidung
sehingga tidak mengkontaminasi sekeliling. Masker bedah efektif
digunakan oleh pasien karena dapat menyaring percikan air liur atau
dahak yang dikeluarkan oleh pasien.
b. Masker respirator N95
Masker jenis ini merupakan alternatif bagi orang sehat untuk
berinteraksi dengan orang sakit. Masker ini disebut N95 karena dapat
menyaring hingga 95% dari keseluruhan partikel yang berada di udara.
Bentuknya biasanya setengah bulat dan berwarna putih. Terbuat dari
bahan solid dan tidak mudah rusak. Pemakaiannya juga harus benar-
benar rapat. Sehingga tidak ada celah bagi udara luar masuk. Masker
ini digunakan oleh tenaga kesehtan di bagian infeksi dan menular.
2. Sarung tangan
Tenaga pelayanan kesehatan wajib menggunakan sarung tangan ketika
melakukan perawatan yang mungkin berkontk dengan darah atau cairan
tubuh lainnya. Lepaskan sarung tangan jika sobek, atau bocor dan lakukan
kebersihan tangan sebelum memakai kembali sarung tangan. Disarankan
untuk tidak mencuci, mendesinfeksi atau mensterilkan ulang sarung
tangan yang telah digunakan. Prosedur pemakaian sarung tangan adalah
sebagai berikut:
a. Ambil salah satu sarung tangan dengan memegang sisi sebelah dalam
lipatannya.
b. Posisikan sarung tangan setinggi pinggang dan menggantung ke lantai,
sehingga bagian lubang jari-jari tangannya terbuka, lalu masukkan
tangan.
c. Ambil sarung tangan kedua dengan cara menyelipkan jari-jari tangan
yang sudah memakai sarung tangan ke bagian lipatan(bagian yang
tidak bersentuhan dengan kulit tangan).
d. Pasang sarung tangan kedua dengan cra memasukkan jari-jari tangan
yang belum memakai sarung tangan, kemudian luruskan lipatan dan
atur posisi sarung tangan sehingga terasa pas di tangan.
3. Kacamata Pelindung
Tenaga pelayanan kesehatan wajib memakai kacamata pelindung untuk
menghidari kemungkinan infeksi akibat kontaminasi aerosol dan percikan
saliva dan darah. Kacamata ini harus didekontaminasi dengan air dan
sabun
2.9