Sie sind auf Seite 1von 41

LAMPIRAN 1

Lampiran Hasil Perhitungan Path


Loss
Downlink
BTS Downlink (dB) Uplink (dB) BTS Uplink (dB)
(dB)
Dmt-Sambirejo-Malang-
Langsep-Sukun-4g 273 277.8 184 176.7805
4g
Mayjen-Panjaitan-Klojen-
190 180.27 Tbg-Kenari-4g 185 178.9164
4g
Protelindo-Sukun-
Letjen.Sutoyo-Klojen-4g 188 179.6986 256 181.9267
Pondok-Indah-4g
Klojen-4g 185 179.4286 Alita-3g-Araya-Plaza-4g 183 177.7719
Mas-Fm-4g 184 178.6729 Tbg-Ijen-4g 256 180.889
Surapati-Klojen-4g 186 179.9788 Isat-Kesatrian-4g 254 181.219
Bareng-Tengah-4g 186 180.27 Xl-Arjosari-4g 256 180.889
Brigjen-Katamso-Klojen-
184 178.9164 Sama'an-Gf-4g 185 177.1614
4g
Kol.Sugiono-4g 186 180.27 Dmt-Raya-Langsep-4g 242 181.219
Kh-Ahmad-Dahlan-
184 178.9164 Dmt-Lowok-Waru-4g 185 176.7805
Klojen-4g
Kebalen-Wetan-Kedung-
185 179.4286 Stp-Pisang-Kipas-4g 183 177.1614
Kandang-4g
Kh.Parseh-Jaya-Kedung-
182 176.7805 Xl-Tulus-Rejo-4g 245 180.889
Kandang-4g
Mayjen-Sungkono-
184 178.4372 Isat-Ikip-Malang-4g 181 179.1681
Kedungkandang-4g
Candi-Sukun-4g 185 179.4286 Protremarta-4g 182 178.924
Protelindo-Lanal-
Ahmad-Yani-Blimbing-4g 184 178.9164 182 178.9164
Malang-4g
Kerapu-Blimbing-4g 184 178.6729 Stp-Flamboyan-4g 244 181.219
Perum-Kota-Arraya-4g 184 178.2088 Watu-Mujur-Gf-4g 184 178.9164
La.Sucipto-Blimbing-4g 183 177.9871 Hotel-Sahid-Montana-4g 251 185.7192
Universitas-Negeri- Protelindo-Soekarno-
184 178.9164 182 178.9164
Malang-4g Hatta-4g
Tlogomas-Lowokwaru-4g 184 178.6729 Stp-Tunggul-Wulung-4g 247 180.27
Candi-Panggung- Protelindo-Sumbersari-
184 178.2088 245 181.9267
Lowokwaru-4g 4g
Andong-Lowokwaru-4g 184 178.2088 Alita-Pananggungan-4g 182 179.4286
Tulus-Rejo-Lowokwaru-
182 178.9164 Stp-Bumiayu-Malang-4g 184 178.2088
4g
Raya-Mulyorejo-Sukun-4g 182 179.1681 Tbg-Cemara-7-4g 182 178.9164
Bandulan-Sukun-4g 182 178.6729 B2s-Tanjung-Sekar-4g 244 181.0522
Supriyadi-Sukun-4g 184 178.9164 Indosat-Sigura-Gura-4g 182 178.6729
Jktm037a-Perum-Taman-
184 178.2088 Tbg-3g-Mergosono-4g 181 179.9788
Janti-4g
B2s-Candi-Telaga-
Bakalankrajan-4g 185 176.7805 184 178.2088
Wangi-4g
Pahlawan-Blimbing-4g 182 178.9164 Knu-3g-Sudirman-4g 184 178.2088
Madyopuro-Kedung-
184 178.4372 B2s-Jodipan-Weatan-4g 183 177.9871
Kandang-4g
B2s-Tumenggung-
Kresno-Blimbing-4g 184 178.2088 185 178.9164
Suryo-4g
Terusan-Sulfat-Kedung- B2s-Protelindo-River-
182 178.9164 254 180.5731
Kandang-4g Side-Blimbing-4g
Ki-Ageng-Gribig-Kedung-
184 178.6729 Naragita-Ranugrati-4g 186 176.9685
Kandang-4g
Isat-Kelayatan-Ex-Xl-
Sulfat-Blimbing-4g 185 176.2436 185 178.9164
Sukun-4g
Bulu-Tangkis-
184 178.6729 Kembang-Kertas-Rt-4g 182 179.4286
Lowokwaru-B-4g
Raya-Tlogomas-
182 178.9164 Isat-Sawojajar2-4g 254 180.27
Lowokwaru-4g
B2s-Masjid-Nur-
Melati-Utara-Lowokwaru-
182 178.9164 Hidayah-Penanggungan- 184 178.2088
4g
4g
Mertojoyo-Selatan-
185 176.5972 Klampok-Kasri-Rt-4g 182 179.9788
Lowokwaru-B-4g
Radio-Cakra-Buana-Sb-
Kol.Sugiono-Sukun-4g 185 176.7805 252 182.7089
4g
Mayjend-Sungkono- Protelindo-Kampus-
184 178.2088 182 179.4286
Kedung-Kandang-4g Brawijaya-4g
Candi-Sukun-4g 187 174.6913 3g-Slamet-Supriyadi-4g 257 183.1332
Protelindo-Tasikmadu-4g 185 176.4183 Kedawung-4g 183 177.7719
Gunung-Agung-Sukun-4g 186 175.9061 Bsc-Malang-4g 186 178.9164
Sawojajar-
183 177.7719 Isat-Tlogomas-4g 186 178.9164
Kedungkandang-B-4g
Pisang-Kipas-Lowokwaru-
183 177.7719 Sinabung-4g 254 180.27
4g
Nurama-Joyo-Grand-4g 184 178.4372 Dinoyo-4g 256 181.219
Bandulan-Barat-Sukun-A-
184 178.2088 Ej631005wn0-4g 182 178.9164
4g
Isat-Im3-Blimbing-4g 183 177.7719 Karang-Besuki-4g 183 177.7719
Merjosari-Lowokwaru-
B2s-Tsel-Lowok-Suruh-4g 181 175.9061 184 176.2436
4g
Universitas-Widyagama-
B2s-Banjar-Arum-4g 185 176.0729 254 180.5731
4g
Dmt-Sto-Telkom-
185 176.0729 Taman-Sulfat-4g 183 177.9871
Blimbing-4g
Nurama-Perum-Griya-
252 184.5747 Isat-Dieng-Malang-4g 181 179.4286
Santha-4g
Bendungan-Sigura-Gura-
183 177.5628 3g-Welirang-Malang-4g 181 179.5624
4g
Dmt-Sto-Malang-4g 182 176.4183 Ej631044wn0-4g 190 179.1681
Dmt-Tebo-Selatan-
255 181.9267 Tbg-Jodipan-4g 254 180.889
Malang-4g
Protelindo-3g-Puncak-
182 178.2088 Retower-Polowijen-4g 182 179.6986
Dieng-4g
Dmt-Malang-Viii-4g 250 186.3652 Dinoyo-Ml-4g 184 178.2088
Pst-Mojolangu-4g 254 180.889 Tidar-4g 183 177.7719
Dmt-Bunulrejo-4g 185 178.9164 3g-A-Yani-Malang-4g 252 183.5833
Isat-Grajakan-Malang-4g 185 178.6729 Polehan-Malang-4g 183 177.7719
Tbg-Supriyadi-Malang-
Dmt-Kedung-Kandang-4g 249 180.27 184 178.2088
4g
Knu-Trunojoyo-Malang-
Dmt-Sto-Klojen-4g 250 181.9267 182 179.6986
4g
LAMPIRAN 2
Jobsheet Software Atoll
JOBSHEET SOFTWARE ATOLL
1. Tujuan
Mampu mengoperasikan software Atoll dan untuk melakukan pengukuran kinerja
jaringan seluler.
2. Alat dan Bahan
a) Laptop dengan sistem operasi 64-bit dan windows 7
b) Software Atoll 3. 3
c) Peta digital dengan format (*.tab)
d) Data site BTS
3. Dasar Teori
a). Atoll
Atoll merupakan perangkat lunak perencanaan jaringan cellular, diciptakan
sejak tahun 2000, Atoll mengalami perbaikan terus menerus melalui kerjasama
erat dengan GSM, UMTS, dan operator LTE.
Atoll mendukung perencanaan jaringan terintegrasi untuk 3GPP GSM/
UMTS/LTE jaringan multi-RAT, dengan fitur database multi-teknologi
jaringan, model lalu lintas terpadu, dan gabungan GSM/UMTS/LTE Monte
Carlo simulator yang menyediakan operator dengan kerangka kerja yang
komprehensif dan evolusi untuk perencanaan dan menganalisis jaringan multi-
teknologi. Atol merupakan model trafic jaringan multi-teknologi dan dinamis
menyebar dan offload trafic multi-teknologi. Offloading Wi-Fi dan HetNets
dimodelkan mengikuti pendekatan lintas terpadu yang sama dalam simulasi
Monte Carlo.

b).Level Daya
Level daya yang diprediksi pada software Atoll merupakan hasil prediksi dari
kualitas sinyal yang diterima oleh user dalam satuan dBm. Dalam hal ini
disebut juga sebagai RSRP.
Suatu mobile terminal terdapat tipe pengukuran pada Common Pilot Channel
(CPICH) yaitu Received Signal Code Power (RSRP), digunakan untuk evaluasi
downlink (DL), uplink (UL) dan untuk estimasi path loss.
RSRP adalah kuat sinyal penerimaan yang menyatakan besarnya daya pada satu
kode yang diterima oleh UE. Kuat sinyal yang diterima oleh UE dari nodeB
masing – masing berbeda satu sama lain. Hal ini disebabkan karena pengaruh
redaman akibat rugi – rugi lintasan propagasi yang didapat setiap user berbeda.

Tabel 3.1 Rentang nilai RSRP


Warna Rentang Nilai (dBm) Golongan
Hijau -70 to -90 Bagus
Kuning -91 to -110 Buruk
Merah -110 to -130 Sangat Buruk
(Sumber: 4G Handbook)

4. Simulasi Perencanaan Menggunakan Software Atoll


a). Atoll yang digunakan tidak perlu di install, karena menggunakan atoll portable
sehingga langsung buka folder atoll dan pilih apk atoll seperti Gambar 1

Gambar 1 Buka Aplikasi Atoll

b).Gambar 2 adalah tampilan awal program software Atoll

Gambar 2 Tampilan awal Atoll

c). Gambar 3 adalah projek LTE baru, pilih File>New>From a Document Template
Gambar 3 Projek LTE Baru

d).Sehingga muncul tampilan project template dan pilih UMTS HSPA agar kita dapat
membuat simulasi 3G dan 4G dalam satu tempat yang ditunjukkan oleh Gambar 4

Gambar 4 Projek LTE Baru

e). Gambar 5 adalah setting project area yaitu menentukan koordinat dengan cara
pilih Document>Properties.

Gambar 5 Setting Project


f). Pada tab Coordinates bagian Projection pilih Asia-Pasific dengan pilihan Find in
pilih ID 74/UMT Zone 49S yang ditunjukkan oleh Gambar 6
Gambar 6 pilih ID 74/UMT Zone 49S

g).Gambar 7 adalah pilih ID 74 yang terletak pada bagian Display use

Gambar 7 pilih ID 74

h).Sedangkan pada Degree format pilih –xx.xxxxx. Pilihan projection tergantung


letak atau daerah yang kita gunakan yang ditunjukkan oleh Gambar 8

Gambar 8 Degree format pilih –xx.xxxxx

i). Gambar 9 adalah untuk memasukkan data peta digital pilih File>Import>pilih data
peta, pada percobaan ini masuk pada folder digital map lalu pilih Clutter_Class.
Gambar 9 Clutter_Class

j). Gambar 10 adalah untuk memasukkan data peta digital pilih File>Import>pilih
data peta, pada percobaan ini masuk pada folder digital map lalu pilih
Clutter_Height.

Gambar 10 Clutter_Height

k).Gambar 11 adalah untuk memasukkan data peta digital pilih File>Import>pilih


data peta, pada percobaan ini masuk pada folder digital map lalu pilih DTM.

Gambar 11 DTM
l). Gambar 12 adalah pilih index  open. Pada Atoll pilih data type sesuai data peta
digital yang dipilih.

Gambar 12 Clutter_Class

m). Gambar 13 adalah pilih index  open. Pada Atoll pilih data type sesuai data peta
digital yang dipilih

Gambar 13 Clutter_Height

n). Gambar 14 adalah pilih index  open. Pada Atoll pilih data type sesuai data peta
digital yang dipilih
Gambar 14 DTM

o). Hasil dari import peta jawa seperti Gambar 15

Gambar 15 Hasil dari import peta jawa

p). Parameter site digunakan untuk menentukan posisi site. Untuk memasukkan data
site maka klik “new transmitter or station” yang ditunjukkan seperti Gambar 16

Gambar 16 Menentukan Posisi Site

q). Kemudian klik di map. Maka muncul tampilan seperti Gambar 17


Gambar 17 menentukan posisi site
r). Selanjutnya klik 2 kali pada simbol tersebut. Ubah nama site dan koordinatnya
yang ditunjukkan pada Gambar 18

Gambar 18 Ubah nama site

s). Atau dengan cara klik kanan pada site buka tabel site lalu paste data pada excell
yang akan dimasukkan pada Gambar 19

Gambar 19 Buka Tabel Site

t). Data yang diinputkan pada table site terdapat pada Table 1.
Tabel 1 Koordinat tiap nodeB
Name Longitude Latitude
3541522G_3G_KEDUNGDORO 112.73200 -7.26303
3541809G_3G_PASAR_KEMBANG 112.72799 -7.26918
3541569G_3G_TEGALSARI 112.73550 -7.26931
3541568G_3G_TUNJUNGAN 112.74000 -7.26258
3541587G_3G_TANJUNG_ANOM 112.73719 -7.25564
354DD05G_3G_KRANGGAN_BUBUTAN 112.72908 -7.25578
3544323G_3G_JL_KAWI 112.72708 -7.26422
MC354C543G_3G_BG_JUNCTION 112.73333 -7.25467
MC354C561G_3G_KEDUNGSARI_SURABAYA 112.73317 -7.26764
MC354C624G_3G_EMBONG_MALANG 112.73667 -7.26042
354C587G_3G_MOHAMMAD_DURRY 112.73859 -7.26799
MC354C624G_3G_EMBONG_MALANG 112.73667 -7.26042
354DD05G_3G_KRANGGAN_BUBUTAN 112.72908 -7.25578
3542821G_3G_TEMBOK_DUKUH 112.72516 -7.25693
354C623G_3G_PATEMON_KALI 112.72303 -7.26044

u). Gambar 20 adalah untuk data transmitter dilakukan dengan cara klik kanan
Transmitter>Open Table.

Gambar 20 Data Transmitter

v). Data yang diinputkan pada table transmitter terdapat pada Table 2.
Tabel 2 Parameter Transmitter
Additional
Azimuth Mechanical
Site Height (m) Electrical
(°) Downtilt (°)
Downtilt (°)
3541522G_3G_KEDUNGDORO 30 90 2 6
3541522G_3G_KEDUNGDORO 30 230 3 7
3541522G_3G_KEDUNGDORO 30 350 2 6
3541522G_3G_KEDUNGDORO 30 90 5 5
3541522G_3G_KEDUNGDORO 30 230 3 6
3541522G_3G_KEDUNGDORO 30 350 3 3
3541809G_3G_PASAR_KEMBANG 25 90 4 6
3541809G_3G_PASAR_KEMBANG 25 210 4 4
3541809G_3G_PASAR_KEMBANG 25 330 4 6
3541809G_3G_PASAR_KEMBANG 25 90 4 6
3541809G_3G_PASAR_KEMBANG 25 210 4 4
3541809G_3G_PASAR_KEMBANG 25 330 4 6
3541569G_3G_TEGALSARI 25 90 0 5
3541569G_3G_TEGALSARI 25 180 0 8
3541569G_3G_TEGALSARI 25 330 0 6
3541569G_3G_TEGALSARI 25 90 0 5
3541569G_3G_TEGALSARI 25 180 0 8
3541569G_3G_TEGALSARI 25 330 0 6
3541568G_3G_TUNJUNGAN 30 90 5 5
3541568G_3G_TUNJUNGAN 30 210 4 8
3541568G_3G_TUNJUNGAN 30 330 4 5
3541568G_3G_TUNJUNGAN 30 90 5 5
3541568G_3G_TUNJUNGAN 30 210 4 8
3541568G_3G_TUNJUNGAN 30 330 4 5
3541587G_3G_TANJUNG_ANOM 20 10 3 0
3541587G_3G_TANJUNG_ANOM 20 140 3 0
3541587G_3G_TANJUNG_ANOM 20 270 3 0
3541587G_3G_TANJUNG_ANOM 20 10 3 0
3541587G_3G_TANJUNG_ANOM 20 140 3 0
3541587G_3G_TANJUNG_ANOM 20 270 3 0
354DD05G_3G_KRANGGAN_BUBUTAN 29 90 2 6
354DD05G_3G_KRANGGAN_BUBUTAN 29 210 0 6
354DD05G_3G_KRANGGAN_BUBUTAN 29 330 1 5
354DD05G_3G_KRANGGAN_BUBUTAN 29 90 4 5
354DD05G_3G_KRANGGAN_BUBUTAN 29 210 2 3
354DD05G_3G_KRANGGAN_BUBUTAN 29 330 2 3
3544323G_3G_JL_KAWI 30 120 2 4
3544323G_3G_JL_KAWI 30 210 2 8
3544323G_3G_JL_KAWI 30 330 2 8
3544323G_3G_JL_KAWI 30 120 2 4
3544323G_3G_JL_KAWI 30 210 2 8
3544323G_3G_JL_KAWI 30 330 2 8
MC354C543G_3G_BG_JUNCTION 25 90 1 0
MC354C543G_3G_BG_JUNCTION 25 180 1 0
MC354C543G_3G_BG_JUNCTION 25 300 1 0
MC354C543G_3G_BG_JUNCTION 25 90 1 0
MC354C543G_3G_BG_JUNCTION 25 180 1 0
MC354C543G_3G_BG_JUNCTION 25 300 1 0
MC354C561G_3G_KEDUNGSARI_SURABAYA 20 90 2 6
MC354C561G_3G_KEDUNGSARI_SURABAYA 20 180 2 5
MC354C561G_3G_KEDUNGSARI_SURABAYA 20 300 2 6
MC354C561G_3G_KEDUNGSARI_SURABAYA 20 90 2 3
MC354C561G_3G_KEDUNGSARI_SURABAYA 20 180 2 3
MC354C561G_3G_KEDUNGSARI_SURABAYA 20 300 2 3
MC354C624G_3G_EMBONG_MALANG 19 90 3 3
MC354C624G_3G_EMBONG_MALANG 19 180 3 3
MC354C624G_3G_EMBONG_MALANG 19 300 3 3
MC354C624G_3G_EMBONG_MALANG 19 90 3 3
MC354C624G_3G_EMBONG_MALANG 19 180 3 3
MC354C624G_3G_EMBONG_MALANG 19 300 3 3
354C587G_3G_MOHAMMAD_DURRY 29 300 2 3
354C587G_3G_MOHAMMAD_DURRY 29 90 2 5
354C587G_3G_MOHAMMAD_DURRY 29 180 2 5
354C587G_3G_MOHAMMAD_DURRY 29 300 2 3
354C587G_3G_MOHAMMAD_DURRY 29 90 2 5
354C587G_3G_MOHAMMAD_DURRY 29 180 2 5
3541522G_3G_KEDUNGDORO 30 90 5 3
3541522G_3G_KEDUNGDORO 30 230 3 5
3541522G_3G_KEDUNGDORO 30 350 3 5
3544323G_3G_JL_KAWI 30 120 2 3
3544323G_3G_JL_KAWI 30 210 2 5
3544323G_3G_JL_KAWI 30 330 2 5
MC354C624G_3G_EMBONG_MALANG 19 90 3 3
MC354C624G_3G_EMBONG_MALANG 19 180 3 5
MC354C624G_3G_EMBONG_MALANG 19 300 3 5
3541569G_3G_TEGALSARI 25 90 0 3
3541569G_3G_TEGALSARI 25 180 0 5
3541569G_3G_TEGALSARI 25 330 0 5
354DD05G_3G_KRANGGAN_BUBUTAN 29 90 4 3
354DD05G_3G_KRANGGAN_BUBUTAN 29 210 2 5
354DD05G_3G_KRANGGAN_BUBUTAN 29 330 2 5
3542821G_3G_TEMBOK_DUKUH 35 180 0 2
3542821G_3G_TEMBOK_DUKUH 35 300 0 2
3542821G_3G_TEMBOK_DUKUH 35 90 0 2
3542821G_3G_TEMBOK_DUKUH 35 180 0 2
3542821G_3G_TEMBOK_DUKUH 35 300 0 2
3542821G_3G_TEMBOK_DUKUH 35 90 0 2
3541809G_3G_PASAR_KEMBANG 25 90 4 6
3541809G_3G_PASAR_KEMBANG 25 210 4 4
3541809G_3G_PASAR_KEMBANG 25 330 4 6
MC354C561G_3G_KEDUNGSARI_SURABAYA 20 90 2 3
MC354C561G_3G_KEDUNGSARI_SURABAYA 20 180 2 3
MC354C561G_3G_KEDUNGSARI_SURABAYA 20 300 2 3
MC354C543G_3G_BG_JUNCTION 25 90 1 0
MC354C543G_3G_BG_JUNCTION 25 180 1 0
MC354C543G_3G_BG_JUNCTION 25 300 1 0
354C587G_3G_MOHAMMAD_DURRY 29 300 2 0
354C587G_3G_MOHAMMAD_DURRY 29 90 2 0
354C587G_3G_MOHAMMAD_DURRY 29 180 2 0
3542821G_3G_TEMBOK_DUKUH 35 180 0 2
3542821G_3G_TEMBOK_DUKUH 35 300 0 2
3542821G_3G_TEMBOK_DUKUH 35 90 0 2
3541568G_3G_TUNJUNGAN 30 90 5 5
3541568G_3G_TUNJUNGAN 30 210 4 8
3541568G_3G_TUNJUNGAN 30 330 4 5
3541587G_3G_TANJUNG_ANOM 20 10 3 0
3541587G_3G_TANJUNG_ANOM 20 140 3 0
3541587G_3G_TANJUNG_ANOM 20 270 3 0
354C623G_3G_PATEMON_KALI 20 90 2 0
354C623G_3G_PATEMON_KALI 20 210 2 0
354C623G_3G_PATEMON_KALI 20 330 2 0
354C623G_3G_PATEMON_KALI 20 90 2 0
354C623G_3G_PATEMON_KALI 20 210 2 0
354C623G_3G_PATEMON_KALI 20 330 2 0

w). Gambar 21 adalah untuk memasukkan data cell, klik kanan


transmitter>Cell>Open Table. Khusus untuk data cell tidak perlu input data karena
data otomatis terproses pada atoll versi 3.3 ini.
Gambar 21 Memasukkan Data Cell

x). Sehingga hasilnya seperti Gambar 22 dibawah ini.

Gambar 22 Hasil Input

y). Penggunaan prediction klik kanan pada folder Prediction>New Prediction.


Gambar 23 New Prediction

z). Pilih Coverage by Transmitter (DL). Kemudian pilih calculate.

Gambar 24 Coverage by Transmitter

aa).Maka akan dihasilkan tampilannya seperti di bawah ini.

Gambar 25 Hasil Coverage by Transmitter


bb). Selanjutnya buat prediction baru lagi yaitu coverage by signal level, dengan cara
klik kanan Predictions>New Prediction>Coverage by Signal Level.

Gambar 26 Coverage by Signal Level

cc). Maka akan dihasilkan tampilannya seperti di bawah ini.

Gambar 27 Hasil Coverage by Signal Level

dd). Dan tampilan hasil dari histogram level sinyal. Dengan cara meng-klik kanan
pada prediksi level sinyal dan histogram. Berikan analisa dari histogram tersebut.
Gambar 28 Historgam

ee). Maka akan dihasilkan tampilannya seperti di bawah ini.

Gambar 29 Hasil Histogram


LAMPIRAN 3
Jobsheet Drive Test Menggunakan
TEMS Investigation 8.1.3
JOBSHEET DRIVE TEST MENGGUNAKAN TEMS INVESTIGATION 8.1.3
1. Tujuan
Mampu mengoperasikan software TEMS Investigation 8.1.3 dan perangkat drive
test yang lain untuk melakukan pengukuran kinerja jaringan seluler.
2. Alat dan Bahan
l) Mobile station (MS), dapat berupa ponsel yang sudah di-install TEMS
Pocket maupun modem beserta driver.
m) GPS receiver beserta driver
n) Laptop dengan sistem operasi 32-bit dengan windows 7
o) Software TEMS Investigation 8.1.3
p) Peta digital dengan format (*.tab)
q) Kabel data (jika menggunakan ponsel)
r) Kartu SIM operator seluler sesuai dengan kebutuhan
3. Dasar Teori
a TEMS Investigation 8.1.3
Test Mobile System Investigation (TEMS) adalah salah satu software
optimasi jaringan mobile. TEMS merupakan keluaran Ericsson untuk Walk
test/drive test. Pada dasarnya terdiri dari gadget yang support dengan software
TEMS seperti handphone (k800i), modem (Huawei E202) dan Global
Positoning System (GPS) untuk menetukan posisi pada map atau outdoor.

b Parameter Drive Test di TEMS Investigation


 Received Signal Code Power (RSCP)., dimana kuat sinyal yang diterima
pada sistem jaringan untuk 3G (U900)
 Ec/No, Perbandingan antara kekuatan sinyal dengan kekuatan derau yang
dipakai untuk menunjukkan kualitas jalur koneksi.
SHO Event Success Rate, yakni tingkat keberhasilan suatu soft handover, pada
saat pengukuran dilakukan.

4. Setup Perangkat
a) Install TEMS Investigation pada laptop.
b) Install semua driver perangkat lain seperti ponsel atau modem dan GPS
receiver.
c) Hubungkan MS dan GPS pada laptop. Pastikan semua perangkat tersebut
menyala.
d) Buka software TEMS Investigation Data Collection.
e) Lakukan penambahan perangkat pada TEMSdengan cara klik pada toolbar
yaitu Configuration > Equipment Configuration. Pada jendela Equipment
Configuration klik tombol Add (Shift+A) lalu pilih port serta jenis dari
perangkat yang akan ditambahkan.

5. Prosedur
Berikut ini langkah – langkah untuk pengukuran drive test menggunakan
software TEMS Investigation :
a). Pasang dan hubungkan modem dan GPS ke Laptop yang akan digunakan
b). Siapkan Mobile Equipment, Sony Ericcson K800i
c). Sambungkan dengan USB data Cable, hubungkan dengan laptop.
d). Kembali ke tampilan awal, pilih profil name (Sesuai operator Sim Card) dan
keluar dari dari aplikasi mobile partner dan JANGAN KLIK TOMBOL
“CONNECT”.
e). Buka aplikasi TEMS Investigation Data Collection.
f). File -> new workspace
g). Cek koneksi perangkat pada configuration -> equipment configuration (jika
perangkat terdeteksi akan tercantum pada kolom info “detected”, jika tidak
terdeteksi berarti tidak dapat digunakan)

Gambar 1 Cek Koneksi Perangkat

h). Presentation -> map-> open map (pilih map yang akan digunakan)-> layer
control (pilih layer yang digunakan).

Open map layer kontrol

Gambar 2 Pilih Map

i). Klik kanan pada map->view entry layer->pilih layer


j). Koneksi kedua perangkat-> record (untuk memulai drive test) -> save file.

Koneksi perangakat Record

Gambar 3 Koneksi Perangkat

k). Pilih presentation > WCDMA > Serving/Active set + neighbors (untuk 3G)
Gambar 4 Serving/Active set

l). Jika MS atau modem bekerja dengan baik maka akan terbaca nilai RSCP dan
Ec/No

Gambar 5 nilai RSCP dan Ec/No

m). Presentation->WCDMA->Data services->Data session (untuk Throughput


Data)

Gambar 6 Data Services


n). Lakukan perjalanan sesuai rute yang telah ditentukan (outdoor).
o). Jika telah selesai melalui semua rute drive test klik stop record.
p). Selanjutnya melakukan export log file agar dapat diolah pada mapinfo. Klik
logfile-> export.

Gambar 7 Export Log File

q). Pilih add order, lalu pilih format menjadi Mapinfo Tab-file, pilih file input
hasil drive test yang telah disimpan, pilih centang Marge output, kemudian
pilih setup.

Add order

Gambar 8 Simpan Data

r). Berikut adalah contoh data pengukuran berupa logfile yang dilakukan di Jalan
Raya Bandulan di Kota Malang.
Gambar 9 Hasil Pengukuran

s). Untuk membuat report guna mengetahui hasil yang lebih rinci dari
pengukuran dapat dilakukan dengan cara klik pada toolbar yaitu Logfile >
Report Generator. Pada jendela Report Wizards, Logfiles klik tombol Add
pada sisi kanan untuk menambahkan logfile yang akan dibuat report. Klik
tombol Properties > Events untuk menentukan events yang ingin ditampilkan
pada report.
t). Berikut adalah contoh report yang dihasilkan oleh TEMS

Gambar 10 Hasil Report


Gambar 10 Hasil Diagram Report
LAMPIRAN 4
PLOTTING TUTORIAL
MENGGUNAKAN
MAPINFOPROFESSIONAL 12
PLOTTING TUTORIAL MENGGUNAKAN MAP INFOPROFESSIONAL 12

Untuk melakukan plotting terhadap hasil pengukuran drive test menggunakan


TEMS digunakan software MapInfo Professional 12. Pengolahan logfile TEMS yang
telah di export dilakukan untuk menunjukkan hasil pengukuran drive test yang lebih
detail.
1. Buka logfile hasil export yang akan diolah dengan File >Open

2. Buka file peta Jawa untuk


menampilkan peta dan
jalan yang terdapat di
Jawa
3. Buka file lokasi node B
dari dua operator seluler
dan bedakan workspace
untuk memudahkan
pengolahan data
4. Untuk menampilkan nilai RSCP atau Ec/No hasil pengukuran maka dibuat
thematic map dengan cara menekan F9 atau pilih dari toolbar yaitu Map >Create
Thematic Map. Pada langkah selanjutnya akan dicontohkan menampilkan nilai
Ec/No pada rute pertama operator X. Pilihan Field pada step 2 merupakan pilihan
nilai yang akan ditampilkan dari logfile.
5. Pada step 3 tentukan rentang nilai Ec/No sehingga dapat ditampilkan nilai Ec/No
sesuai dengan hasil pengukuran. Pada bagian Customize pilih Ranges untuk
menentukan rentang nilai dan Styles untuk warna rentang nilai.

6. Setelah selesai
menentukan rentang nilai dan warna yang digunakan, tekan OK pada jendela
Modify Thematic Map. Hasil yang ditampilkan adalah sebagai berikut:
7. Ulangi langkah keempat hingga keenam pada semua rute dari kedua operator
untuk menampilkan nilai RSCP dan Ec/No.

LAMPIRAN 5
INSTALASI TEMS
INVESTIGATION

INSTALASI TEMS INVESTIGATION

Software TEMS Investigation digunakan untuk melakukan pengukuran yang


biasa disebut Drive test atau Walk Test. Untuk proses instalasi sebagai berikut:

 Instalasi TEMS Investigation


1. Extract terlebih dahulu file TEMS 10.0.5 , kemudian buka folder TEMS 10.0.5,
seperti Gambar 1.

Gambar 1TEMS Folder

2. Klik TEMS_Investigation_10.0.5, untuk memulai proses instalasi seperti


Gambar 2.
Gambar 2 SetupTEMS Investigation 10.0.5
3. Pada bagian ini klik “Next” untuk melanjutkan proses instalasi seperti Gambar
3.

4. Pada bagian ini menampilkan informasi mengenai TEMS Investigation 10.0.5


klik Next untuk melanjutkan proses instalasi seperti Gambar 4.

Gambar 3TEMS Investigation Setup

Gambar 4TEMS Information


5. Pada bagian ini memberikan informasi mengenai identitas pengguna. Isi bebas
sesuai keinginan dan klik “Next”, seperti Gambar 5.

Gambar 5User Information


6. Pada bagian ini memberi informasi mengenai letak folder instalasi TEMS
Investigation. Klik “Next” untuk melanjutkan proses instalasi, seperti Gambar
6.
7. Tunggu hingga proses instalasi selesai, seperti Gambar 2.7.

Gambar 6 Destination Folder

Gambar 7Proses Instalasi

8. Tampilan TEMS investigation yang telah terinstal dan klik “Finish”, seperti
Gambar 8.

Gambar 8Finish instalasi

9. Proses selanjutnya masuk ke folder HASP SRM TEMS 10.0.5copy semua file
yang berada pada folder tersebut ke folder C:\Program Files
(x86)\Ascom\TEMS Products\TEMS Investigation\Application.

10. Lalu klik file registry 10847 pada folder TEMS, lalu keluar notifikasi tersebut,
klik yes dan klik OK.
Gambar 9 folder HASP SRM TEMS 10.0.5
Gambar 10 Registry Setup

11. Lalu klik file windows batch yang bernama install pada folder TEMS, akan
keluar jendela cmd seperti Gambar yang ada di bawah, tunggu hingga proses
selesai.

Gambar 11 TEMS Update


12. Proses selanjutnya masuk ke Tems Investigation 10.0.5\TI 10.0.5 CD Load
SW\Patches new\Patches new copy semua file yang berada pada folder
tersebut ke folder C:\Program Files
(x86)\Ascom\TEMSProducts\TEMSInvestigation\Application.

13. Bila proses telah selesai klik icon TEMS Data Collection pada desktop maupun
start menu.
Gambar 12 FolderPatches new

Gambar 13 TEMS Icon


14. Memasuki program TEMS Investigation 10.0.5
Gambar 14 Tampilan awal Program TEMS

15. Tampilan aplikasi TEMS Investigation telah selesai terinstal dan siap
digunakan.

Gambar 15 TEMS Display

LAMPIRAN 6
Data Site
LAMPIRAN 7
Daftar Singkatan

DAFTAR SINGKATAN
#
3G : Third Generation
4G : Fourth Generation
A
API : Application Programming Interface
AS : Access Stratum
B
BCCH : Broadcast Control Channel
BHCA : Busy Hour Call Atempt
BSC : Base Station Controller
BTS : Base Transceiver Station
BW : Net User Bit Rate
C
CDMA : Code Division Multiple Access
CM : Connection Management
CN : Core Network
CPICH : Common Pilot Indicator Channel
CS : Circuit Switch
D
dB : Decibel
dBm : Decibel-milliwatt
DL : Downlink
E
Ec/No : Energy Carrier per Noise
EDGE : Enhanced Data rates for GSM Evolution
EIRP : Effective Isotropic Radiated Power
ENB : Evolved Node B
F
FDD : Frequency Division Duplexing
G
GGSN : Gateway GPRS Support Node
GMSC : Gateway Mobile Switching Center
GPRS : General Packet Radio Service
GPS : Global Positioning System
GSM : Global System for Mobile
H
HLR : Home Location Register
HSPA : High Speed Packet Access
HTML : Hyper Text Markup Language
I
IDE : Integrated Development Environment
IM : Interference Margin
IP : Internet Protocol
ITU : International Telecommunication Union
K
KPI : Key Performance Indicator
M
ME : Mobile Equipment
MHz : Mega Hertz
MM : Mobility Management
MS : Mobile Station
MSC : Mobile Switching Center
N
NAS : Non Access Stratum
P
PDN : Packet Data Network
PLMN : Public Land Mobile Network
PS : Packet Switch
R
RAB :Radio Access Bearer
RNC : Radio Network Control
RSCP : Received Signal Code Power
S
SDK : Software Development Kit
SGSN : Serving GPRS Support Node
SM : Session Management
U
UE : User Equipment
UMTS : Universal Mobile Telecommunication System
USIM : User Service Identity Module
UTRAN : Universal Terrestrial Radio Access Network
V
VLR : Visitor Location Register
W
WCDMA : Wideband Code Division Multiple Access