You are on page 1of 8

BAB I

PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Penyusunan makalah ini didasarkan pada pemenuhan tugas Fisika Quantum dari
Bapak Ridwan A.Sani sebagai Dosen pengampu. Tugas ini berkaitan dalam pembahasan
Fisika quantum yang membahas tentang “quark”.sehingga dalam mata kuliah ini sangat
diperlukan untuk memperhatikan dan memahami materi yang berkaitan sebelumnya
yaitu Fisika Modren.
Selain dalam pemenuhan tugas,Makalah ini sangat membantu para mahasiswa
untuk lebih memahami konsep yang menjadikan Quark sebagai zarah terkecil yang
diperkenalkan pertama sekali oleh Murray Gell-Mann, 1964.

B.Rumusan Masalah
Adapun masalah yang ditinjau dalam makalah ini yaitu :
1) Bagaimana Sejarah Quark?
2) Bagamana Quark dikatakan sebagai zarah terkecil?
3) Sebutkan jenis-jenis Quark?

C.Tujuan Pembuatan Makalah


Adapun tujuan pembuatan makalah ini:
1) Menjelaskan sejarah Quark
2) Menjelaskan pengertian quark dan Quark sebagai zarah terkecil
3) Menjelaskan jenis-jenis quark

D. Manfaat Pembuatan Makalah


Adapun manfaat pembuatan makalah ini yaitu untuk menambah wawasan
mahasiswa terutama mahasiswa jurusan Fisika mengenai konsep awal quark sebagai
zarah terkecil. Makalah ini juga sangat bermanfaat dalam membantu mahasiswa dalam
mengulang kembali materi dasar tentang Atom atau Fisika Modern.
E. Metode pembuatan makalah
Dalam mengumpulkan data – data yang berkenaan dengan pembuatan makalah
ini, kami mencari dari berbagai sumber antara lain yaitu dari buku dan internet.
BAB II
PEMBAHASAN
II.1 Sejarah Quark

Pada tahun 1869 Dmitri Mendeleev (1834-1907) seorang ahli kimia dari Rusia
menciptakan tabel periodik berdasarkan peningkatan bilangan atom. Bilangan ini
menunjukkan jumlah proton yang terdapat dalam inti atom. Jumlah proton sama dengan
jumlah elektron yang mengelilingi atom bebas. Pengetahuan tentang atom terus
berkembang dan pada abad ke-20 pandangan dan pengetahuan fisika klasik tentang
atom mulai luntur setelah ditemukannya suatu gejala alamiah yang dikenal dengan
Gejala Elektromagnetik. Secara langsung gejala alamiah ini merupakan suatu fakta dan
jawaban yang mengubah pandangan dan pengetahuan ilmu fisika klasik tentang atom.
Pada masa tersebut para ahli sudah dapat menyimpulkan bahwa atom bukan lagi
merupakan suatu zat terkecil yang tidak dapat diuraikan lagi atas komponennya.
Berturut-turut penemuan elektron oleh J. J. Thomson (1897), inti atom dan proton oleh
Rutherford (1911), dan neutron oleh Chadwick (1932) meruntuhkan postulat atom
sebagai partikel titik. Sebagai pengetahuan lanjutan saat itu telah dikenal adanya
partikel pembentuk atom yaitu proton dan neutron dalam inti atom dan dikelilingi oleh
elektron. Partikel-partikel elementer di atas sudah sangat dikenal dan merupakan
partikel yang stabil. Proton dan neutron sebagai pembentuk inti atom juga disebut
sebagai nukleon.

Dewasa ini para ahli fisika baik dalam bidang eksperimen maupun teori memiliki
perhatian khusus dengan permasalahan partikel elementer, menurut mereka hal
tersebut sangat menarik. Penelitian tentang partikel elementer terus berkembang dan
pada tahun 1950-an dunia pengetahuan tentang partikel elementer ini mengalami
penyempurnaan yang sangat baru dimana proton, elektron, dan partikel elementer lain
tidak merupakan partikel dasar yang sebenarnya tetapi terdiri dari partikel elementer
yang lebih kecil lagi . Pada tahun 1964 Murray Gell-mann dan George Zwei
mempublikasikan proposal baru tentang partikel titik. Perilaku ratusan partikel dapat
dijelaskan sebagai kombinasi dari elemen fundamental yang sekarang disebut Quark.
Quark merupakan partikel fundamental yang memiliki muatan listrik kelipatan pecahan
dari muatan listrik elektron yaitu +2/3e dan -1/3e.

II.2 Quark sebagai Zarah yang Lebih Kecil Lagi

Kalau pada awal abad ke-20 ini teori Dalton diguncang karena ditemukan bahwa atom
masih dapat dipecah menjadi proton, neutron, dan electron, maka pada tahun 1964
terjadi lagi guncangan baru. Ahli fisika Amerika Serikat Murray Gell-Mann
mengemukakan bahwa proton dan neutron terdiri atas zarah-zarah yang lebih kecil lagi
yang dinamakan Quark. Ahli fisika Amerika lainnya Georg Zweig juga mengemukakan
suatu teori yang sama, akan tetapi butir-butir itu dinamakan as. Suatu proton terdiri
atas dua buah atas dan sebuah bawah, dan karena quark atas bermuatan ± ⅔, dan quark
bawah bermuatan -⅓. Proton bermuatan +1, Neutron terdiri atas satu quark atas dan
dua quark bawah sehingga muatannya 0. Suatu zarah yang terjadi dari beberapa quark
dinamakan suatu hadron sehingga proton dan netron adalah suatu hadron. Suatu
hadron yang terdiri atas tiga quark dinamakan suatu Baryon. Suatu zarah yang terdiri
atas dua quark disebut suatu meson. Kedua quark itu sebenarnya berlawanan sehingga
yang satu lagi memliki rasa tandingan dan karena itu dapat disebut anti quark. Quark
adalah penyusun dasar benda. Kombinasi jumlah Proton, Elektron, dan Neutron masing-
masing membentuk sebuah unsur. Dalam setiap unsur, Proton dan Neutron membentuk
nukleus sementara Elektron berada di sekitar Nukleus tersebut. Nah Quark adalah
materi penyusun Proton, Elektron, dan Neutron tersebut. sebagaimana dijelaskan dalam
model standar pada fisika partikel, bersama-sama dengan lepton dipercaya sebagai
partikel elementer yang membentuk materi. Kombinasi beberapa quark membentuk
jenis partikel yang disebut hadron, di alam terdapat dua macam hadron yaitu meson dan
baryon. Partikel berjenis meson terdiri dari dua buah quark, partikel berjenis baryon
terdiri dari tiga jenis quark dan baru-baru ini ditemukan adalah pentaquark yang terdiri
dari lima buah quark. Partikel-partikel seperti proton dan neutron termasuk ke dalam
jenis baryon, sedangkan elektron bukan tersusun atas quark melainkan sudah
merupakan sebuah partikel elementer yang termasuk dalam jenis lepton. Terdapat
enam jenis quark yang berbeda yang dibedakan berdasarkan “rasa”-nya, yaitu up, down,
charm, strange, top dan bottom. Antipartikel quark disebut antiquark. Dalam teori
kromodinamika kuantum masing-masing quark (up, down, charm, strange, top dan
bottom) memiliki tiga buah “warna” yaitu merah, biru dan hijau, di mana sebuah
partikel hanya bisa dibentuk oleh paduan “warna” netral.

Quark dan Lepton


II.3 Pengertian Quark

Gell mann mempostulatkan adanya tiga buah quark yang membentuk suatu proton
atau neutron . Pada tahun 1970 mulai ada petunjuk-petunjuk kebenaran postulat ini dan
juga memberikan gambaran bahwa agaknya quark itu adalah butiran penyusun zat yang
terkecil.

Suatu proton terdiri atas dua (2) buah atas dan sebuah (1) bawah dan karena
quark atas bermuatan +2/3 & quark bawah bermuatan – 1/3,proton bermuatan + 1,

Neutron terdiri atas satu (1) quark atas dan dua (2) quark bawah sehingga
muatanya 0. Suatu zarah yang terjadi dari beberapa quark dinamakan suatu hadron ,
sehingga proton dan netron adalah suatu hadron .

Suatu hadron yang terdiri atas tiga (3) quark dinamakan suatu Baryon (yang
artinya berat). Suatu zarah yang terdiri atas dua (2) quak disebut Meson. Kedua quak
itu sebenarnya berlawanan sehinga yang satu lagi memiliki rasa tandingan dan karena
itu dapat disebut antiquark.

Pengertian bahwa quark itu adalah zarah terkecil yang tidak dapat dibagi-bagi lagi,
pada suatu ketika ada saja kemungkinannya akan ditumbangkan lagi dan sejarahpun
akan merulang kembali.

II.4 Jenis-Jenis Quark


Quark merupakan partikel fundamental yang memiliki muatan listrik kelipatan
pecahan dari muatan listrik elektron yaitu +2/3e dan -1/3e. Sampai saat sekarang kita
mengenal 6 jenis kuark yang terdiri dari tiga generasi yaitu:
• Up Kuark ( u ) dan Down Kuark ( d ) generasi pertama
• Strange Kuark ( s ) dan Charmed Kuark ( c ) generasi kedua
• Beauty Kuark ( b ) dan Top Kuark ( t ) generasi ketiga
Kuark u, c, t masing-masing memiliki muatan listrik sebesar +2/3 kali muatan listrik
elektron sedangkan kuark d, s, b memiliki muatan listrik sebesar -1/3 kali muatan listrik
elektron. Penemuan besarnya muatan suatu partikel dapat dilakukan dengan cara
menginjeksikan partikel bermuatan melalui detektor khusus yang lebih dikenal dengan
Cloud Chamber'' atau Bubble Chamber'' dimana dalam hal ini partikel bermuatan yang
diinjeksikan akan menubruk elektron-elektron dalam gas sebagai bahan medium
pengantara pada Chamber sehingga elektron-elektron tersebut akan terpental dari
orbitnya dan akan membentuk lintasan tertentu relatif terhadap posisi partikel
bermuatan yang diinjeksikan semula. Secara rumus empiris, ketebalan lintasan yang
dibentuk elektron-elektron diatas adalah berbanding lurus dengan kuadrat muatan
partikel dan berbanding terbalik dengan kuadrat kecepatan yang dimiliki partikel
bermuatan. Oleh sebab itu pada penelitian Fisika Energi Tinggi, kecepatan partikel
bermuatan misalnya dalam hal ini adalah elektron dapat mencapai kecepatan yang sama
yaitu kecepatan cahaya, sehingga dapat dikatakan bahwa setiap elektron yang
membentuk lintasan pada chamber akan menghasilkan ketebalan lintasan yang sama.

Quark Up

Quark up adalah quark generasi pertama dengan muatan +(2/3)e. Adalah yang paling
ringan dari seluruh quark, dengan massa polos antara 1,5 dan 4 MeV. Menurut Model
Standard fisika partikel, dua quark stabil ini adalah isi fundamental dari nukleon; proton
mengandung dua quark up dan sebuah quark down, sedangkan neutron mengandung
satu quark up dan dua quark down. Catat bahwa mayoritas massa dalam nukleon
berasal dari energi dalam medan gluon mengikat quark bersama-sama, dan bukan
massa quark itu sendiri). Quark up ditemukan ketika Gell-Mann dan Zweig
mengembangkan model quark pada tahun 11964, dan bukti pertama untuk penemuan
mereka ditemukan dalam eksperimen hamburan tak elastik di SLAC pada tahun 1967.

Quark down

Quark down adalah quark generasi pertama dengan muatan -(1/3)e. Ini adalah quark
paling ringan kedua dari seluruh quark, dengan massa polos antara 4 dan 8 MeV.
Menurut Model Standard fisika partikel, dua quark stabil ini adalah penyusun
fundamental dari nukleon; proton mengandung satu quark down dan dua quark up,
sedangkan neutron mengandung dua quark down dan satu quark up.(Catat bahwa
sebagian besar massa nukleon berasal dari energi dalam medan gluon yang mengikat
quark bersama-sama, dan bukan massa quark itu sendiri.) Quark down dditemukan
ketika Gell-Mann dan Zweig mengembangkan model quark pada tahun 1964, dan bukti
pertama untuk mereka ditemukan dalam eksperimen hamburan tak elastik di SLAC
pada tahun 1967.

Quark Charm

Quark pesona adalah quark generasi kedua dengan muatan +(2/3)e . Ini adalah quark
paling masif ketiga pada 1,3 GeV (sebuah bit lebih dari massa proton). Ini diprediksi
pada tahun 11970 oleh Sheldon Glashow, John Iliopoulos, dan Luciano Maiani, dan
pertama-tama diamati pada tahun 11974, dengan penemuan partikel pesona J/? di SLAC
oleh grup yang dipimpin oleh pemenang Nobel dan fisikawan Amerika Burton Richer.
Quark Stange

Quark aneh adalah sebuah quark generasi kedua dengan sebuah muatan -(1/3)e dan
keanehan -1. Ini adalah quark paling ringan kecuali untuk quark up dan down, dengan
sebuah massa antara 80 dan 130 MeV. Partikel aneh pertama (partikel yang
mengandung sebuah quark aneh) ditemukan pada tahun 1947, dengan identifikasi kaon,
tetapi quark aneh itu sendiri tidaklah diidentifikasi hingga Gell-Mann dan Zweig
mengembangkan model quark pada tahun 1964.

Quark Top

Quark top adalah quark generasi ketiga dengan muatan +(2/3)e. Meskipun seluruh
quark dideskripsikan dalam cara serupa dengan teori Kromodinamika Kuantum, quark
top benar-benar paling masif: sebagaimana tahun 2005 massa quark top diukur sekitar
173 GeV (secara dekat seberat inti emas). Dikarenakan hal ini, ia meluruh begitu cepat
sehingga ia tidak hadronize (menawarkan kesempatan jarang untuk mempelajari quark
“polos”); jadi tanda eksperimental dari quark top adalah tanda partikel ia hampir selalu
meluruh menjadi: quark bottom dan sebuah boson W.
Telah disarankan bahwa massa besar tak diharapkan adalah indikator sumpersimetri.
Quark top ditemukan pada tahun 1995 di Fermilab, dimana pemercepat Tevatron
menyisakan hanya energetik pemercepat partikel yang cukup untuk menghasilkan
quark top. Pada penemuannya, suatu usaha yang gagah berani dibuat oleh banyak
fisikawan partikel untuk menamainya “Kebenaran (truth)”, berpasangan dengan “Cantik
(beauty)”.Lisensi puisi memberi jalan pragmatis, dan quark dinamai Top (puncak) dan
bottom.

GAMBAR QUARK DALAM ATOM


BAB III
KESIMPULAN

Quark merupakan partikel fundamental yang memiliki muatan listrik kelipatan


pecahan dari muatan listrik elektron yaitu +2/3e dan -1/3e, dimana tiga buah quark
yang membentuk suatu proton atau neutron .Sampai saat sekarang kita mengenal 6 jenis
kuark yang terdiri dari tiga generasi yaitu:
• Up Kuark ( u ) dan Down Kuark ( d ) generasi pertama
• Strange Kuark ( s ) dan Charmed Kuark ( c ) generasi kedua
• Beauty Kuark ( b ) dan Top Kuark ( t ) generasi ketiga

Terdapat enam jenis quark yang berbeda yang dibedakan berdasarkan “rasa”-
nya, yaitu up, down, charm, strange, top dan bottom. Antipartikel quark disebut
antiquark. Dalam teori kromodinamika kuantum masing-masing quark (up, down,
charm, strange, top dan bottom) memiliki tiga buah “warna” yaitu merah, biru dan hijau,
di mana sebuah partikel hanya bisa dibentuk oleh paduan “warna” netral.
DAFTAR PUSTAKA
Martin,Alan D.1983.Quarks and Leptons:An Introductory Course in Modern Particle
Physics.Newyork : John Wiley and son inc.