Sie sind auf Seite 1von 13

DAFTAR PUSTAKA

Al-Shatti, T., Barr, A. E., Safadi, F. F., Amin, M., & Barbe, M. F. (2005). Increase in
inflammatory cytokines in median nerves in a rat model of repetitive motion injury.
J Neuroimmunol, 13-22.
Amin, N. A., Nordin, R., Fatt, Q. K., Noah, R. M., & Oxley, J. (2014). Relationship
between Psychosocial Risk Factors and Work-Related Musculoskeletal Disorders
among Public Hospital Nurses in Malaysia. AOEMJ, 1-9.
Anap, D. B., Iyer, C., & Rao, K. (2013). Work-Related Musculoskeletal Disorders among
Hospital Nurses in Rural Maharashtra, India: A Multi Centre Survey. IJRMS, 101-
107.
Anggraeni, D.M., & Saryono. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif dan. Kuantitatif dalam
Bidang Kesehatan. Nuha Medika, Yogyakarta.
Anggraini, W., & Pratama, A. M. (2012). Analisis Postur Kerja Dengan Menggunakan Metode
Ovako Working Analysis System (Owas) Pada Stasiun Pengepakan Bandela Karet (Studi
Kasus Di Pt. Riau Crumb Rubber Factory Pekanbaru). Jurnal Sains, Teknologi dan
Industri, 10-18.
Astuti, R. D. (2007). Analisa Pengaruh Aktivitas Kerja Dan Beban Angkat Terhadap
Kelelahan Muskuloskeletal. Gema Teknik, 27-32.
Atia, D. T., Abdelazeim, F. H., & Radwa, H. (2015). Impact of Work-Related
Musculoskeletal Disorder on Egyptian Pediatric Physical Therapists: One-Year
Follow-Up Study. TASR, 175-182.
Barbe, M. F., & Barr, A. E. (2006). Inflammation and the pathophysiology of work-related
musculoskeletal disorders. Brain Behav Immun, 423-429.
Barr, A. E., Barbe, M. F., & Clark, B. D. (2004). Work-Related Musculoskeletal Disorders
of the Hand and Wrist: Epidemiology, Pathophysiology, and Sensorimotor
Changes. J Orthop Sports Phys Ther, 610-627.
Buckley, P. (2016). Work-related Musculoskeletal Disorder (WRMSDs) Statistics, Great Britain
2016. London: HSE.
Chalak, M. H., Jafari, H., & Laal, F. (2016). The Survey Of The Muskuloskeletal
Disorders Relationship With The Quality Of The Surgery Room Nurses. EJBPS,
645-648.
Chiodo, A. E. (2011). Acute Low Back Pain. pp. 1-16.

69
70

Clark, B. D., Barr, A. E., Safadi, F. F., Beitman, L., Al-Shatti, T., Amin, M., . . . Barbe, M.
F. (2003). Median Nerve Trauma in a Rat Model of Work-Related Musculoskeletal
Disorder. J Neurotrauma, 681-695.
Elyas, Y. (2012). Gambaran Tingkat Resiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada
Perawat saat Melakukan Aktivitas Kerja di Ruang ICU PJT RSCM Berdasarkan
Metode Rapid Entire Body Assasment.
F. Caputo, G., A, D. G., & Marzano. (2006). Ergonomic Optimization of a
Manufacturing System Work Cell in a Virtual Environment. Acta Polytechnica, 21-
27.
Fatemeh, M., Yousef, M., Ali, M., & Alireza, M. (2014). Examining The Association
Between Musculoskeletal Disorders, Physical Activity and Quality of Life for
Workers in An Auto Parts Manufacturing Industry. Journal of Ergonomics, 19-26.
Fathoni, H., Handoyo, & Swasti, K. G. (2009). Hubungan Sikap dan Posisi Kerja dengan
Low Back Pain pada Perawat RSUD Purbalingga. Jurnal Keperawatan Soedirman, 82-
92.
Fatmawati, A. Z. (2016). Hubungan Risiko Patient Handling Dengan Keluhan Muskuloskeletal
Pada Perawat Bagian Igd Rsud Dr. Moewardi Di Surakarta. Surakarta.
Hasmi. (2016). Metode Penelitian Kesehatan. Jayapura: InMedia.
Hidayat, A. A. (2007). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Jakarta:
Salemba Medika

Hidayat, A. A. (2008). Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika

Hignett, S., & McAtamney, L. (2000). Rapid Entire Body Assessment. London: Elsevier.
HSE. (2013). Managing upper limb disorders in the workplace. London: HSE.
Jakobsen, M. D., Sundstrup, E., Brandt, M., Kristensen, A. Z., Jay, K., Stelter, R., . . .
Andersen, L. L. (2014). Effect of Workplace-versus Home-Based Physical
Exercise on Pain in Healthcare WOrkers: Study Protocol for A Single Blinded
Cluster Randomized Controlled Trial. BMC, 1-9.
Koesyanto, H. (2013). Masa Kerja Dan Sikap Kerja Duduk Terhadap Nyeri Punggung.
KEMAS, 9-14.
Kourinka, I., Jonsson, B., Kilbom, A., Vinterberg, H., Blering-Sorensen, F., Anderson,
G., & K.Jorgensen. (1987). Standardised Nordic Questionnaires for The Analysis
of Musculoskeletal Symptoms. Applied Ergonomics, 233-237.
71

Lelis, C. M., Battaus, R. B., De Freitas, F. F., Rocha, F. L., Marziale, M. H., & Do Carmo
Cruz Robazzi, M. L. (2012). Work-Related Musculoskeletal Disorders in Nursing
Professionals: An Integrative Literature Review. ACTA, 477-482.
Magnano, T. S., Luz Lisboa, M. T., Cardoso Kirchhof, A. L., Griep, R. H., & De Azevedo
Guido, L. (2010). Psychosocial Aspects of Work and Musculoskeletal Disorders
in Nursing Worker. EERP, 429-435.
Malik, K. M., Jabri, R. S., & Benzon, H. T. (2011). Overview of Low Back Pain
Disorders. Chronic Pain Syndrome, 294-306.
Manengkey, O. K., Josephus, J., & Pinontoan, O. R. (2016). Analisis Faktor-Faktor Yang
Berhubungan Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Perawat Instalasi Gawat
Darurat (IGD) RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. IKMAS, 18-35.
Menta, R., Randhawa, K., Cote, P., Wong, J. J., Yu, H., Sutton, D., . . . Shearer, H. M.
(2015). The Effectiveness of Exercise for The Management of Musculoskeletal
Disorder and Injuries of The Elbow, Forearm, Wirst, and HAnd: A Systematic
Review by The Ontario Protocol for Traffic Injury Management (OPTIMa)
Collaboration. JMPT, 507-517.
Mawadi, Z., & Rachmalia. (2016). Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan
Muskuloskeletal Pada Pekerja Laundry Di Banda Aceh. JIM, 1-10.
Ninit, A. (2016). Buku Ajar Metode Penelitian Pengajaran Bahasa Indonesia. Yogyakarta:
Deepublis.
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nunes, I. L., & McCauley Bush, P. (2012). Work-Related Musculoskeletal Disorders Assessment
and Prevention. InTech.
Nursalam. (2008). Konsep dan Penerepan metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta:
Salemba Medika.
Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

OHSCO. (2006). Musculoskeletal Disorder Prevention Series. Ontario: OHSCO.


Okunribido, O. (2009). Lower Limb MSD. London: HSE.
Okurinbido, O. O., & Lewis, D. (2010). Work-Related Lower Limb Musculoskeletal
Disorders – A Review Of The Literature. 1-10.
Pelissier, C., Fontana, L., Fort, E., J, A. P., Couprie, F., Delaygue, B., . . . Charbotel, B.
(2014). Occupational Risk Factors for Upper-limb and Neck Musculoskeletal
Disorder among Health-care Staff in Nursing Homes for the Elderly in France.
Industrial Health, 334-346.
72

Podnience, Z. (2007). Work-related musculoskeletal disorders: Back to work report. Luxemburg:


European Agency for Safety and Health at Work.
Rapar, R. F., Kawatu, P. A., & Kolibu, F. K. (2016). Hubungan Masa Kerja dan Sikap
Kerja Dengan Keluhan Low Back Pain (LBP) Pada Petani Holtikultura DI Desa
Sinisir Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan. IKMAS, 1-7.
Rahman, T. A. (2015). Analisis Statistik Penelitian Kesehatan. Bogor: InMedia.
Reed, L. F., Battistutta, D. Y., & Newman, B. (2014). Prevalence and risk factors for foot
and ankle musculoskeletal disorders experienced by nurses. BMC Musculoskeletal
Disorders, 196-203.
RSHS. (2016, Maret 31). Posisi Tubuh Yang Benar. In Edukasi.
http://web.rshs.or.id/posisi-tubuh-yang-benar/ online. Diakses Sabtu, 4 Februari 2017
Schneider, E., & Irastorza, X. (2010). OSH in figures: Work-related musculoskeletal disorders in
the EU — Facts and figures. Luxembourg: OSHA.
Simoneau, S., St-Vincent, M., & Chicoine, D. (1996). Work-Related Musculoskeletal Disorder
(WMDs) A Better Understanding for More Effective Prevention. Quebec: ASP.
Sorour, A. S., & El-Maksoud, M. M. (2012). Relationship Between Musculoskeletal
Disorders, Job Demands, and Burnout Among Emergency Nurses. Advanced
Emergency Nursing Journal, 272-282.
Tana, L., Delima, & Tuminah, S. (2009). Hubungan Lama Kerja Dan Posisi kerja
Dengan Keluhan Otot Rangka Leher Dan Ekstremitas Atas Pada Pekerja
Garmen Perempuan Di Jakarta Utara. Buletin Penelitian Kesehatan, 12-22.
Tarwaka, Bakri, S. H., & Sudiajeng, L. (2004). Ergonomi untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja
dan Produktivitas. Surakarta: UNIBA Press.
Tinubu, B. M., Mbada, C. E., Oyeyemi, A. L., & Fabunmi, A. A. (2010). Work-Related
Musculoskeletal Disorder among Nurses in Ibadan, South-west Nigeria: a cross-
sectional survey. BMC Musculoskeletal Disorder, 1-8.
Ulfah, N., Harmawanti, S., & Nurcahyo, P. J. (2014). Sikap Kerja dan Risiko
Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Laundry. JKMN, 313-318.
Wardaningsih, I. (2010). Pengaruh Sikap Kerja Duduk Pada Kursi Kerja Yang Tidak Ergonomis
Terhadap Keluhan Otot-Otot Skeletal Bagi Pekerja Wanita Bagian Mesin Cucuk Di Pt
Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. Surakarta.
Zar, J. H. (1984). Spearman Rank Correlation. Illinois: ResearchGate.
73

LAMPIRAN
74

Lampiran 1

Naskah PSP Penelitian

Prevalensi keluhan gangguan muskuloskeletal akibat kerja pada para pekerja

diberbagai bidang lumayan tinggi sekitar 80%. Pada perawat kejadian gangguan

muskuloskeletal dilaporkan sebanyak 84,4% pada sebuah penelitian di Nigeria. Penelitian

yang dilakukan di Indonesia menyebutkan bahwa 40,5% pekerja menderita sakit sebagai

akibat dari pekerjaannya. Sedangkan pada perawat, berdasarkan penelitian yang dilakukan

di 3 (tiga) rumah sakit di kota Jakarta pada tahun 2010 didapatkan bahwa terdapat

hubungan antara pekerjaan perawat memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien

dengan terjadinya low back pain (nyeri punggung bawah). Nyeri punggung bawah sendiri

merupakan salah satu bentuk dari gangguang muskuloskeletal akibat kerja.

Berkaitan dengan masalah tersebut saya Ahmad Tri Anggara Sasmita mulai tanggal

11 Desember 2017 Sampai dengan selesai di Unit Gawat Darurat akan melakukan

penelitian dengan judul Hubungan Posisi Bekerja Dengan Terjadinya Gangguan

Muskuloskeletal Akibat Kerja Pada Perawat Instalasi Gawat Darurat dan Intensive

Care Unit. yang bertujuan untuk mengidentifikasi posisi bekerja yang dapat berisiko

terhadap terjadinya gangguan muskuloskeletal akibat kerja pada perawat di UGD

Pada penelitian ini, para perawat akan mendapatkan manfaat berupa pengetahuan

tambahan tentang posisi bekerja yang dapat berisiko terhadap terjadinya gangguan

muskuloskeletal akibat kerja sehingga perawat dapat melakukan posisi yang lebih ergonomi

ketika memberikan pelayanan kesehatan.


75

Penelitian ini dilakukan dengan cara pemberian kuesioner yang berisi data diri dan

identifikasi keluhan gangguan muskuloskeletal, proses wawancara mungkin akan menyita

waktu perawat sekitar 15 menit. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan foto ketika

melakukan pekerjaan yang meliputi, posisi bekerja ketika menulis dokumentasi atau

asuhan keperawatan. Proses pengambilan foto dilakukan peneliti ketika perawat bekerja

sehingga tidak akan menyita waktu perawat ketika memberikan pelayanan kesehatan.

Partisipasi perawat bersifat suka rela dan tanpa paksaan, dan bila tidak berkenan

perawat berhak menolak atau mengundurkan diri kapanpun.

Hasil pengumpulan data dan informasi yang berkaitan dengan penelitian akan

dirahasiakan dan disimpan di Jalan Bendungan Sutami No.188, Sumbersari, Lowokwaru,

Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145 Kampus II Universitas

Muhammadiyah Malang dan hanya digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan.

Apabila memerlukan informasi lebih lanjut terkait penelitian ini dapat

menghubungi nama: Ahmad Tri Anggara Sasmita, nomor HP: 082354454499, e-mail:

tree.anggara@gmail.com , alamat: Jalan Bendungan Sigura-gura V nomor 10 asrama

kabupaten Hulu Sungai Selatan Asrama Malaris Kec. Lowokwaru, Kelurahan Sumbersari,

Malang, Jawa Timur.


76

Lampiran 2

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN

“INFORMED CONSENT”

Saya yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan bahwa saya telah

mendapatkan penjelasan secara rinci dan telah mengerti mengenai penelitian yang

akan dilakukan oleh Ahmad Tri Anggara Sasmita yang berjudul “Hubungan

Posisi Bekerja Dengan Terjadinya Gangguan Muskuloskeletal Akibat Kerja

Pada Perawat Di Instalasi Gawat Darurat Dan Intensive Care Unit”. Saya

memutuskan setuju untuk ikut berpartisipasi pada penelitian ini secara sukarela

tanpa paksaan. Bila selama penelitian ini saya menginginkan mengundurkan diri,

maka saya dapat mengundurkan diri sewaktu – waktu tanpa sanksi apapun.

Malang, Oktober 2017

Peneliti Responden

Ahmad Tri Anggara Sasmita ( )


77

Lampiran 3
KUESIONER PENELITIAN

“Hubungan Posisi Bekerja Dengan Terjadinya Gangguan

Muskuloskeletal Akibat Kerja Pada Perawat”

Nama Responden :

Umur :

Jenis Kelamin :

Rentang Masa Kerja (Tahun) :

Keterangan:

Kuesioner ini terdiri dari berbagai pernyataan yang mungkin sesuai dengan pengalaman
Bapak/Ibu/Saudara dalam menghadapi situasi hidup sehari-hari. Terdapat empat pilihan
jawaban yang disediakan untuk setiap pernyataan yaitu:

Skor 1: tidak ada keluhan nyeri dan rasa tidak nyaman.

Skor 2: sedikit adanya keluhan nyeri dan rasa tidak nyaman.

Skor 3: terasa adanya keluhan nyeri dan rasa tidak nyaman

Skor 4: keluhan sangat nyeri dan tidak nyaman.

Selanjutnya, Bapak/Ibu/Saudara diminta untuk menjawab dengan cara memberi tanda

(√) pada salah satu kolom yang paling sesuai dengan pengalaman Bapak/Ibu/Saudara

selama 12 bulan belakangan ini. Tidak ada jawaban yang benar ataupun salah, karena itu

isilah sesuai dengan keadaan diri Bapak/Ibu/Saudara yang sesungguhnya, yaitu

berdasarkan jawaban pertama yang terlintas dalam pikiran Bapak/Ibu/ Saudara.


78

Nordic Body Map/ Nordic Body Questionnaires

NO Jenis Keluhan Tingkat


keluhan
A B C D
0 Sakit di leher bagian atas
1 Sakit di leher bagian bawah
2 Sakit di bahu kiri
3 Sakit di bahu kanan
4 Sakit di lengan atas kiri
5 Sakit di punggung
6 Sakit di lengan atas kanan
7 Sakit di pinggang
8 Sakit di pinggul
9 Sakit di pantat
10 Sakit di siku kiri
11 Sakit di siku kanan
12 Sakit di lengan bawah kiri
13 Sakit dilengan bawah kanan
14 Sakit di pergelangan tangan kiri
15 Sakit di pergelangan tangan kanan
16 Sakit di telapak/punggung tangan kiri
17 Sakit di telapak/punggung tangan kanan
18 Sakit di paha kiri
19 Sakit di paha kanan
20 Sakit di lutut kiri
21 Sakit di lutut kanan
22 Sakit di betis kiri
23 Sakit di betis kanan
24 Sakit di pergelangan kaki kiri
25 Sakit di pergelangan kaki kanan
26 Sakit di telapak/punggung kaki kiri
27 Sakit di telapak/punggung kaki kanan
Keterangan: A : tidak ada keluhan nyeri, B : sedikit ada keluhan nyeri, C : keluhan nyeri
terasa sedang, D : Keluhan sangat nyeri
79

Lampiran 4
Foto Analisis REBA
80
81

Lampiran 5

Master Data

f(n) Skor REBA Kategori Skor Nordic Kategori


Body Map
Questionnaires
1 5 Sedang 34 Rendah
2 5 Sedang 46 Rendah
3 4 Sedang 33 Rendah
4 4 Sedang 83 Tinggi
5 5 Sedang 64 Sedang
6 3 Rendah 54 Rendah
7 3 Rendah 65 Sedang
8 3 Rendah 45 Rendah