Sie sind auf Seite 1von 7

Susu Berlaktosa menyebabkan Lactose Intolerance

Gianina Ivelyn Missy


Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana
Alamat Korespondensi: Jl. Arjuna Utara No.6, Jakarta Barat 11510, Indonesia
Email: ivelynmissy@gmail.com

Abstrak
Susu merupakan sumber nutrisi yang penting untuk pertumbuhan bayi mamalia, termasuk
manusia, yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin. Dalam susu
terdapat laktosa yang merupakan satu-satunya karbohidrat dalam susu mamalia. Karbohidrat
mempunyai tiga struktur yaitu monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Di dalam ketiga
inilah terdapat laktosa. Pada beberapa manusia tidak dapat mentoleran laktosa karena
kurangnya enzim lactase pada usus yang disebut lactose intolerance. Di dalam laktosa
terdapat lactosa intolerance dimana terdapat di dalam enzim. Enzim terbagi menjadi dua
sturktur enzim dan produksi enzim. Produksi enzim terdiri dari replikasi enzim, transkripsi
enzim, dan translasi enzim. Sedangkan struktur enzim terdiri dari empat bagian yaitu primer,
sekunder, tersier, dan kuarter. Dimana khusus pada tersier dan kuarter sebagai enzim dan
memiliki struktur tiga dimensi, yaitu active site, binding site, dan catalyc site. Dalam ketiga
ini akan terjadi reaksi enzimatik yang menghasilkan teori lock and key dan induce fit.

Kata Kunci: Laktosa, struktur karbohidrat, produksi enzim, struktur protein

Abstract
Milk is an important source of nutrients for the growth of the baby mammals, including
humans, which contains carbohydrates, protein, fat, minerals and vitamins. In milk are
lactose is the only carbohydrate in milk of mammals. Carbohydrate structure which has three
monosaccharide, disaccharide, and polysaccharide. In this third contained lactose. In some
people can not tolerate others lactose because of the lack of the enzyme lactase in the
intestine called lactose intolerance. Inside there is lactose lactose intolerance which are in
enzymes. Enzymes are divided into two structures of enzymes and enzyme production.
Enzyme production consisted of replication enzymes, transcription enzyme, and translational
enzymes. While the structure of the enzyme is composed of four parts, namely primary,
1
secondary, tertiary, and quarter. Where specifically on tertiary and quarter as enzymes and
has a three-dimensional structure, ie the active site, binding site, and catalyc site. In this
third enzymatic reaction will occur which results in the theory of lock and key and induced
fit.

Keywords: Lactose, the carbohydrate structure, production of enzymes, structural proteins

Pendahuluan
Susu merupakan sumber nutrisi yang penting untuk pertumbuhan bayi mamalia,
termasuk manusia, yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin.
Dalam susu terdapat laktosa yang merupakan satu-satunya karbohidrat dalam susu mamalia
yang merupakan disakarida yang terdiri dari gabungan 2 monosakarida yaitu glukosa dan
galaktosa. Lactose Intolerance merupakan suatu bentuk penolakan tubuh terhadap laktosa.
Hal ini dikarenakan sistem pencernaan penderita tidak mampu mencerna atau menyerap
laktosa yang masuk ke dalam tubuh. Akibatnya menyebabkan orang tersebut diare atau mual-
mual. 1

Tinjauan pustaka ini bertujuan agar pembaca mengetahui kabohidrat berdasarkan


struktur dan gugus fungsi, penggolongan protein berdasarkan fungsi (enzim) serta bentuk dan
sifat, dan lebih mengetahui bahwa susu dapat menimbulkan diare pada anak.

Karbohidrat
Sumber energi utama tubuh. merupakan zat gizi yang terdapat dalam makanan yang
tersusun dari unsur Carbon (C), Hidrogen(H), dan oksigen (O). Sumber-sumber Karbohidrat
sangat banyak seperti beras, jagung, gandum Dll nanti akan kita bahas lebih lanjut mengenai
sumber-sumbernya.2 Karbohidrat diperloeh dari makanan seperti roti, pasta, gula, dan
kentang. Klasifikasi karbohidrat dibedakan atas karbohidrat sederhana yang lebih dikenal
dengan monosakarida, dan karbohidrat majemuk yang meliputi disakarida dan polisakarida.3

Pengertian Monosakarida, Oligosakarida dan Polisakarida


Seluruh karbohidrat dikelompokkan menjadi tiga grup yakni monosakarida,
oligosakarida, dan polisakarida. Monosakarida adalah karbohidrat sederhana dengan satu unit

2
molekul. Contoh dari monosakarida adalah glukosa (sebagai penghasil energi utama makhluk
hidup), fruktosa, dan galaktosa.4 Monosa atau monosakarida merupakan karbohidrat yang
molekulnya lebih kecil dan susunannya lebih sederhana dibandingkan dengan molekul
karbohidrat yang lain dan juga molekul karbohidrat ini tidak dapat diperkecil lagi dengan
hidrolisis (fruktos, glukosa, galaktosa, ribos, deoksiribosa), dan banyak monosakarida yang
mempunyai rasa manis dan jika dipanaskan akan mencair sambil memecah membentuk
arang.5

Sedangkan oligosakarida adalah molekul karbohidrat yang terdiri dari dua hingga
sepuluh monosakarida yang terangkai dengan ikatan glikosidik. Contoh dari oligosakarida
adalah sukrosa (gula tebu, disakarida dengan monomer fruktosa dan glukosa), laktosa (gula
susu, disakarida dengan monomer fruktosa dan galaktosa) dan malatosa (gula tebu).4
Polisakarida adalah polimer karbohidrat paling panjang dengan ratusan unit monomer. Pada
polisakarida yang penting adalah pati, dekstrin, glikogen, selulosa, pektin, inulin, dan
beberapa diantaranya dapat dicerna yaitu pati dan dekstrin sedangkan yang lain tidak
(selulosa dan hemiselulosa seperti agar dan pektin), tidak larut dalam air. 4,6

Laktosa
Laktosa adalah disakarida yang paling banyak terdapat pada susu. Pada susu
kandungan normal laktosa 4,8 sampai 5,2% berupa laktosa monohidrat. Selain laktosa susu
juga mengandung karbohidrat yang lain dalam jumlah kecil berupa glukosa, galaktosa.
Laktosa merupakan gula reduksi yang mengandung gugus aldehid pada residu glukosa. Pada
susu laktosa ada 2 jenis yaitu alfa laktoda dan beta aktosa.laktosa. Pada produk susu sangat
penting terutama berfungsi sebagai substrat fermentasi, dengan adanya enzim laktase, laktosa
akan dihidrolisa menjadi glukosa dan galaktosa. Pada beberapa manusia tidak dapat
mentoleran laktosa karena kurangnya enzim lactase pada usus yang disebut lactose
intolerance.7

Enzim
Enzim adalah suatu kelompok protein yang menjalankan dan mengatur perubahan-
perubahan kimia dalam system biologi. Enzim terdapat dalam sel. Enzim juga terdapat dalam

3
mitokondria dan ribosom. Enzim merupakan suatu protein yang pembentukannya identic
dengan pembentukan yang mekanismenya sangat kompleks.8

Produksi Enzim
Produksi enzim terbagi menjadi 3 yaitu transkripsi, translasi, dan transisi.
Transkripsi adalah proses penyalinan kode-kode genetika yang ada pada urutan DNA
menjadi molekul RNA. Transkripsi adalah bagian dari rangkaian ekspresi genetik yang
nantinya akan muncul sebagai fenotipe. Replikasi adalah dasar untuk warisan biologis. Ini
salinan DNA sel. Polimerase salinan DNA orang tua tunggal menjadi dua anakan molekul
DNA untai ganda. Transkripsi membuat RNA dari DNA. Enzim RNA polimerase
menghasilkan molekul RNA yang komplementer untuk peregangan gen-encoding DNA.
Translasi adalah Perubahan mRNA mengkode menjadi Protein. Komponen: tRNA dan
Ribosom yang terjadi di Sitoplasma. Proses nya terdiri dari Aktivasi, Inisiasi, Elongasi dan
Terminasi.9

Laktos operon
Salah satu contoh operon yang pertama kali ditemukan adalah operon lac. Operon lac
merupakan suatu kumpulan tiga gen (lacZ, lacY, dan lacA) yang mengkode enzim yang
terlibat pada penggunaan laktosa oleh bakteri Eschericia coli, dimana Operon lac dapat
mempercepat ekspresi gen. LacY mengkode laktosa permease yang mentransport laktosa ke
dalam sel, sedangkan lacZ dan lacA berfungsi mengkode enzim yang memisahkan laktosa
menjadi glukosa dan galaktosa. Ekspresi gen tidak dapat berjalan atau inaktif apabila tidak
terdapat operon yang menginduksinya.
Operon merupakan kumpulan gen yang lokasinya berdekatan antara satu dengan yang
lain pada suatu genom prokariotik, dimana hanya terdapat satu atau dua nukleotida pada akhir
suatu gen dan dapat dijadikan sebagai penyambung pada gen berikutnya. Operon sangat
berperan pada proses ekspresi gen, dimana semua gen dalam satu operon diekspresikan
sebagai unit tunggal.10

Struktur Protein
Protein mempunyai struktur yang sangat kompleks. Struktur protein memegang
peranan penting dalam menentukan aktivitas biologisnya. Struktur protein terdiri dari empat

4
tingkatan, yaitu struktur primer, sekunder, tersier, dan kuartener Struktur primer merupakan
rantai pendek dari asam amino dan dianggap lurus. Struktur sekunder merupakan rangkaian
lurus (struktur primer) dari rantai asam amino yang setiap gugus mengadakan ikatan hidrogen
sehingga rantai asam amino membentuk struktur heliks, seperti pegas atau per, sheet, turn,
dan loop. Struktur tersier terbentuk jika rangkaian struktur sekunder menggulung karena
adanya tarik-menarik antarbagian polipeptida sehingga membentuk satu subunit protein yang
disebut struktur tersier. Struktur kuarterner terbentuk jika antarsubunit protein (dari struktur
tersier) berinteraksi membentuk struktur kuarterner.11

Struktur 3 Dimensi
Struktur 3 dimensi terdapat pada tingkatan tersier dan kuarter. Pada struktur 3 dimensi
ini terbagi menjadi 3 yaitu active site, binding site dan catalyc site. Active Site adalah tempat
untuk membentuk kompleks substrat-ezim. Dimana Substrat atau banyak substrat berikatan
pada situs aktif.12 Binding Site adalah rempat untuk Na dan K pada protein pengangkut.13
Catalyc Site adalah tempat dimana enzim berperan untuk mempercepat reaksi kimia yang
terjadi di dalam tubuh makhluk hidup, tetapi enzim itu sendiri tidak ikut bereaksi.14

Reaksi Enzimatic
Reaksi enzimatik terbagi 2 yaitu lock & key dan induce fit. Lock & key adalah salah
satu teori yang menjelaskan mekanisme kerja enzim. Sesuai teori ini, masing-masing enzim
memiliki area spesifik (disebut situs aktif) yang dimaksudkan untuk substrat tertentu untuk
mendapatkan terpasang.12 Enzim dan substrat bergabung bersama membentuk kompleks,
seperti kunci yang masuk dalam gembok. Di dalam kompleks, substrat dapat bereaksi dengan
energi aktivasi yang rendah. Setelah bereaksi, kompleks lepas dan melepaskan produk serta
membebaskan enzim.16 .Induce fit adalah diman enzim yang berikatan dengan substrat
menginduksi perubahan bentuk enzim sehingga substrat lebih pas pada tempat yang lebih
sempit di bagian situs aktif. Induced fit dapat didefinisikan sebagai perubahan enzim yang
reversibel.12

Kesimpulan
Susu merupakan sumber nutrisi yang penting untuk pertumbuhan bayi mamalia,
termasuk manusia, yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin.

5
Dalam susu terdapat laktosa yang merupakan satu-satunya karbohidrat dalam susu mamalia.
Dengan mengetahui fungsi pencernaan kita apakah cocok atau tidak cocok dengan susu
berlaktosa maka kita dapat terhindar dari penyakit lactos intolerance.

Daftar Pustaka
1. Intolerance lactose [homepage on internet]. Jakarta, inc.; ©2015 [updated 2015; cited
2015 des 07]. Available from: http://meetdoctor.com/mobile/topic/intolerance-
lactose-intoleransi-laktosa
2. Pengertian Karbohidrat, Fungsi karbohidrat, sumber-sumber Karbohidrat, serta
penyakit-penyakit yang berhubungan dengan Karbohidrat [homepage on internet].
Jakarta, inc.; ©2015 [2014 mar 03; cited 2015 des 07]. Available from:
http://www.idmedis.com/2014/03/Karbohidrat-sumbernya-fungsi-serta-penyakit-
yang-berhubungan-dengan-karbohidrat.html
3. Suhardjo, Kusharto CM. Prinsip-prinsip ilmu gizi. Yogyakarta: Kanisius; 2010.h.23
4. Namikaze L. Struktur dan metabolism karbohidrat [homepage on internet]. Jakarta,
inc.; ©2014 [2014 dec 14; cited 2015 des 07]. Available from:
http://evilgenius.student.unej.ac.id/index.php/struktur-dan-metabolisme-karbohidrat/
5. Sumardjo D. Pengantar kimia: Buku panduan kuliah mahasiswa kedokteran dan
program strata I fakultas bioeksata. Jakarta: EGC; 2008.h.206
6. Suhardjo, Kusharto CM. Prinsip-prinsip ilmu gizi. Yogyakarta: Kanisius; 2010.h.22
7. Simanjuntak TPT. Komponen gizi dan terapi pangan ala papua. Ed 1. Yogyakarta:
Deepublish; 2014. h.23-4
8. Sumardjo D. Buku paduan kuliah mahasiswa kedokteran dalam program strata I
fakultas kedokteran. Ed 1. Jakarta: EGC; 2009. h.10
9. Fungsi transkripsi, translasi dan replikasi [homepage on internet]. Jakarta, inc.; ©2015
[2015 sep 06; cited 2015 des 07]. Available from: http://smpsma.com/transkripsi-
replikasi-dan-translasi.html
10. Apa itu operon [homepage on internet]. Jakarta [2010 sep 26; cited 2015 des 07].
Available from: https://oksyt3tra.com/2008/09/26/apa-itu-operon/
11. Struktur protein [homepage on internet]. Jakarta [2015 agu 11; cited 2015 des 07].
Available from: http://dokumen.tips/documents/struktur-protein-55c9c93f25331.html

6
12. Struktur dan fungsi enzim [homepage on internet]. Jakarta, inc.; ©2013 [203; cited
2015 des 07]. Available from: http://belajarbiologi.com/2014/12/ringkasan-
pengertian-struktur-dan-fungsi-enzim.html#
13. Pengertian transport aktif [homepage on internet]. Jakarta, inc.; ©2012 [2011 des 24;
cited 2015 des 07]. Available from: http://sinarsurga.co.id/2011/12/pengertian-
transpor-aktif.html
14. Enzim [homepage on internet]. Jakarta [2015; cited 2015 des 07]. Available from:
https://beequinn.com/nursing/biokimia/enzim/
15. Alim T. Cara kerja enzim [homepage on internet]. Jakarta, inc.; ©2014 [2013 agu 13;
cited 2015 des 07]. Available from: http://www.biologi-sel.com/2013/08/cara-kerja-
enzim.html
16. Cara kerja enzim pada proses metabolism tubuh [homepage on internet]. Jakarta, inc.;
©2014 [2014; cited 2015 des 07]. Available from:
http://www.pintarbiologi.com/2015/06/cara-kerja-enzim-pada-proses.html