Sie sind auf Seite 1von 57

TRAINING

SISTEM MANAJEMEN
LINGKUNGAN

ISO 14001 : 2004


OLEH :

Mohamad Romadlon, S.Si.

ISO 14001 : 2004 1

SASARAN
Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta :
• Memahami Manfaat dan Urgensi Penerapan ISO 14001:2004.
• Memahami Persyaratan ISO 14001:2004, Interpretasinya, dan Cara
Penerapannya.
• Mampu Membuat Dokumen (panduan standard kerja) Sistem Manajemen
Lingkunan yang sesuai persyaratan ISO 14001:2004,
• Mampu Menerapan ISO 14001:2004, Memeliharanya, dan Meningkatkan
keefektifanya secara berkesinambungan.
• Mengetahui Cara untuk Mengidentifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan
• Memahami Strategi dan Langkah-langkah penerapan program ISO
14001:2004 di Organisasi.

ISO 14001 : 2004 2


Materi Hari Pertama
• Konsep EMS “ Environmental Management System “
• Gambaran Umum tentang ISO 14001:2004
• Bab 4.1. General Requirement
• Bab 4.2. EMS Policy
• Bab 4.3.1. Environmental Aspects
• Bab 4.3.2. Legal and Other Requirements
• Bab 4.3.3. Objective and Programme(s)
• Bab 4.4.1. Resources, Roles, Responsibility, Accountability,
and Authirity
• Bab 4.4.2. Competence, Training, and Awareness
• Bab 4.4.3. Communication, Participation, and Consultation.
• Bab 4.4.4. Documentation

ISO 14001 : 2004 3

Materi Hari Kedua


• Bab 4.4.5. Control of Documents
• Bab 4.4.6. Operational Control
• Bab 4.4.7. Emergency and Preparadness
• Bab 4.5.1. Performance Measurement and Monitoring
• Bab 4.5.2. Evaluation of Compliance
• Bab 4.5.3.1. Incident Investigation
• Bab 4.5.3.2. Non-Conformity, Corrective, and Preventive Action
• Bab 4.5.4. Control of Record
• Bab 4.5.5. Internal Audit
• Bab 4.6. Management Review
• Strategi dan Langkah-Langkah Penerapan ISO 14001:2004

ISO 14001 : 2004 4


KEUNTUNGAN ISO 14001
ALASAN UNTUK MENERAPKAN SML SANGAT BERVARIASI, TETAPI
PADA DASARNYA MENCAKUP :
– COST REDUCTION
– IMAGE ENHANCEMENT
– PUBLIC RELATIONS
– INDUSTRY-GOVERNMENT RELATIONS
– CUSTOMER/BUYER/ CLIENT DEMANDS
– INVESTOR DEMANDS
– INSURANCE
– DEMONSTRATION OF DUE DILIGENCE

A GOOD ENVIRONMENTAL MANAGEMENT SYSTEM WILL ALWAYS


DEMONSTRATE AND REDUCE UTILIZATION OF MATERIAL
RESOURCES AND SERVICES

ISO 14001 : 2004 5

KEUNTUNGAN ISO 14001


PENERAPAN ISO 14001 SECARA BERKESINAMBUNGAN AKAN
MENGHASILKAN :

– BIAYA OPERASIONAL YANG LEBIH RENDAH

– BIAYA ASURANSI LINGKUNGAN YANG LEBIH RENDAH

– MENGURANGI RESIKO LITIGASI

– MINIMALISASI ‘WASTE’

THE ISO 14001 PROVES TO CUSTOMERS THAT WE HAVE


RESPONSIBLE ATTITUDE TO THE IMPACT OF OUR ACTIVITIES ON
THE ENVIRONMENT AND IS COMMITTED TO MINIMIZING ANY
DETRIMENTAL EFFECT WE MIGHT HAVE

ISO 14001 : 2004 6


LINGKUNGAN DAN BISNIS

Polusi

Environmentalist

Media massa

Pelanggan Legislator
Bisnis

Produk/proses yang bersahabat dengan


lingkungan

ISO 14001 : 2004 7

LINGKUNGAN DAN BISNIS


• ‘Waste’ adalah musuh utama untuk bisnis dan
lingkungan
• Polusi adalah ‘Waste!’
– ‘wasted’ raw material ( bahan baku )
– ‘wasted’ handling
– ‘wasted’ biaya ‘cleanup’
– ‘wasted’ transportasi
– ‘wasted’ biaya ‘disposal’
– ‘wasted’ biaya ‘legal’
• Titik perhatian utama bisnis mulai bergerak dari
pemenuhan peraturan lingkungan menjadi ‘proactive
cleanup’

K. Shinemaru

ISO 14001 : 2004 8


MASALAH LINGKUNGAN GLOBAL

• Potensi pemanasan global

• Efek Rumah Kaca

• Polusi Udara

• Pertambahan populasi

• Rusaknya sumber daya alam

ISO 14001 : 2004 9

MASALAH LINGKUNGAN LOKAL

• Pencemaran air - mutu air sungai


• Mutu udara di perkotaan
• Penggunaan tanah
• Pencemaran tanah
• Pembuangan limbah
• Kebisingan
• Bau

ISO 14001 : 2004 10


LIMBAH GAS :

• Polusi Udara
• Hujan Asam
• Menipisnya lapisan Ozon
• Pemanasan Global
• Mempengaruhi Keseimbangan
Ekosistem
• …………

ISO 14001 : 2004 11

LIMBAH CAIR :

• Pencemaran Air ( Irigasi, Sungai, Laut, Air


Bawah Tanah, dll )
• Ketersedian Air Bersih dan Sehat berkurang
• Mempengaruhi Keseimbangan Ekosistem
• …………

ISO 14001 : 2004 12


LIMBAH PADAT :

• Sampah
• Packaging
• Hilangnya bahan baku bernilai tinggi
• ‘Landfil’
• Insinerasi
• ‘Underestimate’ terhadap biaya limbah
• ……………………………………………

ISO 14001 : 2004 13

PENANGANAN LIMBAH

• Eliminasi
• Pengurangan sumber pencemaran
• Daur ulang
• Pemisahan limbah
• Pengolahan limbah
• Recovery energi dan bahan/ material
• Pembuangan limbah

ISO 14001 : 2004 14


PENANGANAN LIMBAH
Dikenal dengan istilah :

3R Reduce

Reuse

Recycle

ISO 14001 : 2004 15

DAUR ULANG
Bahan kaca dapat didaur ulang 100%
• Botol dari daur ulang kaca membutuhkan energi lebih
sedikit
• Bahan plastik berasal dari sumber daya alam yang tak dapat
diperbaharui - minyak bumi
• Daur ulang plastik menghemat energi
• 1/3 limbah rumah tangga adalah kertas dan biasanya
dibakar atau ditimbun
• Daur ulang kertas menggunakan energi dan air yang lebih
sedikit, menghasilkan polusi yang lebih sedikit pula
• Daur ulang kaleng menghemat 95% kaleng aluminium
• 75% kaleng aluminium ditimbun dalam tanah.
ISO 14001 : 2004 16
INTRODUCTION TO
Environmental
Management System

ISO 14001 : 2004 17

Company Management

ISO 9001
OHSAS 18001 System Strategy
ISO 14001 Company
Management

Resources

ISO 14001 : 2004 18


DEFINISI : Berdasarkan ISO 14001 : 2004
3.5. Environment
surroundings in which an organization (3.16) operates, including air, water, land,
natural resources, flora, fauna, humans, and their interrelation.
Note : Surroundings in this context extend from within an organization (3.16) to the global
system.

3.6. Environmental Aspect


element of an organization's (3.16) activities or products or services that can
interact with the environment (3.5)
Note : A significant environmental aspect has or can have a significant environmental
impact (3.7).

3.7. Environmental Impact


any change to the environment (3.5), whether adverse or beneficial, wholly or
partially resulting from an organization's (3.16) environmental aspects (3.6).

ISO 14001 : 2004 19

DEFINISI : Berdasarkan ISO 14001 : 2004


3.8. Environmental Management System ( EMS )
part of an organization's (3.16) management system used to develop and
implement its environmental policy (3.11) and manage its environmental
aspects (3.6).
Note :
1. Management system is a set of interrelated elements used to establish
policy and objectives and to achieve those objectives.
2. management system includes organizational structure, planning activities,
responsibilities, practices, procedures (3.19), processes and resources.

3.10. Environmental Performance


measurable results of an organization's (3.16) management of its environmental
aspects (3.6).
Note :
In the context of environmental management systems (3.8), results can be measured
against the organization's (3.16) environmental policy (3.11), environmental objectives
(3.9), environmental targets (3.12) and other
environmental performance requirements.

ISO 14001 : 2004 20


Apa itu “ I S O “ ?
 ISO ( International Organization for Standardization ) :
Organisasi Internasional untuk Standardisasi (
berdiri 1947, Pusatnya di Genewa-Swiss )
ISO Central Secretariat
1, ch. de la Voie-Creuse Tel +41 22 749 01 11
Case postale 56 Fax +41 22 733 34 30
CH-1211 Geneva 20 E-mail central@iso.org
Switzerland. Web www.iso.org

 Anggotanya : Hampir Semua Negara-Negara di Dunia


( kira-kira 160 negara )

ISO 14001 : 2004 21

Apa itu “ I S O “ ?
 Apa saja yang di Standardisasi ?
Standardisasi yang telah dibuat 18.500 Standard.

1. Sitem Manajemen :
> Lingkungan : ISO 14001
> Mutu - Umum : ISO 9001
> Mutu – Food : ISO 22000
> Mutu – Outmotif : ISO/TS 16949
> K3 : OHSAS 18001
> Lab Test & Kalibrasi : ISO/IEC 17025
2. Product / Service :
3. Dll

ISO 14001 : 2004 22


HISTORY

ISO 14001 : 2004 23

ISO 14001 SERIES

ISO 14001 : 2004 24


ISO 14001 - OVERVIEW

ISO 14001 : 2004 25

TUJUAN UTAMA : ISO 14001

ISO 14001 : 2004 26


DAFTAR ISI : ISO 14001
1.0 Ruang lingkup
2.0 Referensi publikasi
3.0 Istilah dan definisi
4.0 Persyaratan sistem manajemen K3
4.1 Persyaratan umum
4.2 Kebijakan Lingkungan
4.3 Perencanaan
4.4 Penerapan dan Operasi
4.5 Pemeriksaan
4.6 Tinjauan Manajemen

ISO 14001 : 2004 27

Bab 4.1. General Requirement


Bab 4.2. Environmental Policy
Bab 4.3. Planning
Bab 4.3.1. Environmental Aspect
Bab 4.3.2. Legal and Other Requirements
Bab 4.3.3. Objective, Target and Programme(s)

Bab 4.4. Implementation & Operation


Bab 4.4.1. Resources, roles, responsibility and authority
Bab 4.4.2. Competence, Training, and Awareness
Bab 4.4.3. Communication, Participation, and Consultation.
Bab 4.4.4. Documentation
Bab 4.4.5. Control of Documents
Bab 4.4.6. Operational Control
Bab 4.4.7. Emergency and Preparadness

ISO 14001 : 2004 28


Bab 4.5. Planning
Bab 4.5.1. Performance Measurement and Monitoring
Bab 4.5.2. Evaluation of Compliance
Bab 4.5.3.1. Incident Investigation
Bab 4.5.3.2. Non-Conformity, Corrective, and Preventive Action
Bab 4.5.4. Control of Record
Bab 4.5.5. Internal Audit

Bab 4.6. Management Review

ISO 14001 : 2004 29

Siklus PDCA : Plan Do Check Action

Action Plan

Check Do

ISO 14001 : 2004 30


PERSYARATAN
SISTEM MANAJEMEN K3

ISO 14001:2004

ISO 14001 : 2004 31

ISO 14001 : 2004 32


ISO 14001 : 2004 33

STRUKTUR DOKUMENTASI
K3

POLICY,
Level-1 OBJECTIVE,
PROGRAM

Level-2 MANUAL

Level-3 PROCEDURE

Level-4 WORK INSTRUCTION

Level-5 RECORDS : FORM / SHEET

ISO 14001 : 2004 34


OH&S MANAGEMENT SYSTEM
CONTINUAL IMPROVEMENT
COMPANY
GOAL

P D
STANDARDISASI

A C
IMPROVEMENT
P D
STANDARDISASI
A C
IMPROVEMENT

STANDARDISASI

ISO 14001 : 2004 35

ISO 14001 : 2004 36


ISO 14001 : 2004 37

ISO 14001 : 2004 38


Dokument Terkendali :

1. Approval  oleh Orang yang diberi Wewenang


2. Revision Status  Revision Number, Revision Date
3. Registered :
> Document No.
> Tercatat di Document Master List
> Ada Stempel
4. Distribusi Terkendali
5. Dokumen Tidak Berlaku, identitasnya Jelas

ISO 14001 : 2004 39

ISO 14001 : 2004 39


Catatan ( Record ) bisa Berupa :
 Hard Copy
 Soft Copy
 Drawing
 Photo
 Video
 Contoh Barang
 Film
 dll

ISO 14001 : 2004 41

ISO 14001 : 2004 42


ISO 14001 : 2004 43

Contoh : Kebijakan Lingkungan

KEBIJAKAN LINGKUNGAN
PT. XYZ
PT.XYZ berkomitmen untuk melaksanakan pengelolaan aspek Lingkungan
secara konsisten, efektif, dan efisien dengan :
1. Menerapkan sistem manajemen Lingkungan mengacu standard ISO 14001,
2. Meminimalkan jumlah terjadinya timbulnya pencemaran Lingkungan,
3. Mematuhi peraturan dan perundangan yang berlaku yang terkait Lingkungan,
4. Membuat program dan melakukan tindakan perbaikan yang terkait
Lingkungan secara terus-menerus dan berkelanjutan,
5. Meningkatkan kompetensi, memberikan pelatihan, dan mempromosikan
kesadaran & kepedulian Lingkungan kepada semua karyawan,
6. Menginformasikan kebijakan Lingkungan ini kepada semua orang yang
bekerja di area / lingkungan PT.XYZ.

ISO 14001 : 2004 44


ISO 14001 : 2004 45

ISO 14001 : 2004 46


AKTIVITAS - ASPEK - DAMPAK

Dampak

MUTU

K3

LINGKUNGAN

ISO 14001 : 2004 47

LINGKUNGAN

ISO 14001 : 2004 48


ASPEK & DAMPAK PROSES

ISO 14001 : 2004 49

ENVIRONMENT PROCESS MODEL


PROCESS FLOW CHART

RAW MATERIAL AIR EMISSION

PROCESS
ENERGY
/
PRODUCT
ACTIVITY

WATER & CHEMICAL NOISE

LIQUID
SOLID WASTE WASTE

HAZARDOUS NON HAZARDOUS HAZARDOUS NON HAZARDOUS

ISO 14001 : 2004 50


ASPEK & DAMPAK LINGKUNGAN

ISO 14001 : 2004 51

ASPEK & DAMPAK LINGKUNGAN

ISO 14001 : 2004 52


53

54
TINGKAT PRIORITAS RESIKO
TINGKAT SULIT / TIDAKNYA ( 1 – 10 )
• Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan
Contoh Metode Penilaian Risiko

CARA DETEKSI

CONTOH FORM : FMEA ( 1 )


• Failure Mode Effect Analysis (FMEA)

TINGKAT SERING / TIDAKNYA ( 1 – 10 )


PENYEBAB BAHAYA
TINGKAT PARAH / TIDAKNYA ( 1 – 10 )
DAMPAK RESIKO
POTENSI BAHAYA

• …… dll

ISO 14001 : 2004

ISO 14001 : 2004


SUMBER BAHAYA
CONTOH FORM : FMEA ( 2 )

Untuk TINDAKAN PENCEGAHAN


PENENTUAN PENGENDALIAN
TINGKAT PRIORITAS RESIKO

PENANGGUNG-JAWAB

JADWAL
ISO 14001 : 2004 55

BAHAYA KESEHATAN KERJA


• Bahaya fisika
• Berupa energi seperti kebisingan, radiasi, temperatur ekstrim, pencahayaan, getaran, tekanan
udara dll.
• Bahaya kimia
• Berupa bahan kimia baik dalam bentuk gas, cair, dan padat yang mempunyai sifat toksit,
beracun, irritan, asphyxian, patologik.
• Bahaya biologi
• Bahaya yang berasal dari mikro-organisme khususnya yang patogen yang dapat
menimbulkan gangguan kesehatan.
• Bahaya ergonomi
o Merupakan bahaya yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan sebagai akibat
dari ketidak sesuaian disain kerja dengan pekerja.
• Bahaya psikososial (K3)
– Mental task overload, stress, substance abuse, organization behavior

ISO 14001 : 2004 56


RISIKO FAKTOR FISIKA
Sumber Bahaya Potensi Bahaya Risiko

NOISE Auditory Occupational deafness


Non – auditory (NIHL)

VIBRATION Segmental White fingers


Whole body Musculoskeletal disorders

HEAT Dehydration Heat cramp s/d


Heat stroke

COLD Vasoconstriction Frostbite

LIGTHING Visual aculty Fatigue, Virus

PRESSURE Hypo baric Hypoxia (Oxygen)


Hyperbaic Gases exchange

RADIATION Ionizing DNA / RNA


Non - ionizing Heating tissue Cataract,
Reproductive syst.

ISO 14001 : 2004 57

RISIKO FAKTOR FISIKA


Sumber Bahaya Potensi Bahaya Risiko

PARTICULATES, Depositions Silicosis


DUSTS, FIBERS (inhaled) Bysinosis
Cancer

GASES, VAPORS Irritation Asphyxiant


MISTS, FUMES, (inhaled) Asthma
SMOKE
Contact Derma (titis/toses)
LIQUIDS, SOLVENTS (ingested, absorbtion) Poisoning, Cancer

Contact
SOLIDS (ingested, absorbtion) Derma (titis/toses)
Poisoning, Cancer

ISO 14001 : 2004 58


RISIKO FAKTOR BIOLOGI
Sumber Bahaya Potensi Risiko
Bahaya
BACTERIA Diseases
Infection
FUNGI Diseases
Infection
VIRUSES Diseases
Infection
OTHERS Diseases
Infection

ISO 14001 : 2004 59

RISIKO FAKTOR ERGONOMI


Sumber Bahaya Potensi Bahaya Risiko

MANUAL HANDLING Musculoskeletal Back pain, HNP


Neck stiffness

REPETITIVE Musculoskeletal CTS ,CTD, RSI


MOVEMENT
Musculoskeletal RSI, MSDs
TOOLS, EQUIPMENT
Physical stresses Fatigue
OVERLOAD
Musculoskeletal MSDs
WORK STATION

ISO 14001 : 2004 60


Risiko faktor psikososial
Sumber Bahaya Bahaya Risiko

WORK ORGANIZATION Stress Work performance

JOB CONTENT Stress Fatigue, Work


performance

SHIFTWORK Stress Fatigue, personality

WORK SITE Stress Personality, Work


performance

OTHERS Stress Accident prone

ISO 14001 : 2004 61

MENENTUKAN
PENGENDALIAN RISIKO

1. Menghilangkan risiko
2. Substitusi risiko
3. Pengendalian engineering
4. Rambu/peringatan dan/atau pengendalian
administratif
5. Alat pelindung diri (APD)

ISO 14001 : 2004 62


MENGHILANGKAN RISIKO
• Menghilangkan risiko pada dasarnya sulit
dilakukan
• Menghilangkan risiko bukan berarti tidak ada
risiko

ISO 14001 : 2004 63

Contoh substitusi risiko


• Mengganti material gas berbahaya menjadi cair
atau pasta
– Gas klorin diganti dengan cairan atau bubuk

ISO 14001 : 2004 64


CONTOH
PENGENDALIAN ENGINEERING
• Tanggul
• Pemisah oli
• Pelindung mesin
• Pengumpul debu
• Saringan
• Level Sensor/limit switch
• Pendeteksi gas
• Gate Valve

ISO 14001 : 2004 65

CONTOH PENGENDALIAN
ADMINISTRATIF
• Jadwal pemeliharaan
• On the job training
• Standard operating procedure
• Rambu/Amaran atau peringatan
• Program kepedulian
• Jadwal pemantauan
• Kesiapsiagaan dan tanggap darurat

ISO 14001 : 2004 66


ISO 14001 : 2004 67

Keamanan Bekerja berdasarkan Sistem Manajemen K3


6.4 Lingkungan Kerja

Emergency
sign

Safety sign Ruang B3

ISO 14001 : 2004 68


ISO 14001 : 2004 69

ISO 14001 : 2004 70


Penerapan
• Mempunyai akses dan mendapatkan peraturan perundangan dan
persyaratan lainnya
• Mengidentifikasi peraturan perundangan dan persyaratan lainnya
yang relevan dengan bisnis perusahaan
• Membuat ringkasan peraturan perundangan dan persyaratan
lainnya dan menetapkan kriteria yang harus dipenuhi
• Selalu meng-update peraturan perundangan dan persyaratan
lainnya
• Mengkomunikasi peraturan perundangan dan persyaratan lainnya
kepada bagian terkait

ISO 14001 : 2004 71

ISO 14001 : 2004 72


ISO 14001 : 2004 73

ISO 14001 : 2004 74


Penerapan
• Membuat tujuan dan program lingkungan di
setiap fungsi dan tingkatan yang relevan dalam
organisasi
• Tujuan dan program berasal dari hasil
Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan,
ketidaksesuaian (hasil audit, inspeksi, komplain,
dll), insiden, program peningkatan
• Memantau pencapaian tujuan dan program
• Setelah tujuan dan program tercapai lakukan
kembali
ISO 14001 : 2004 Identifikasi ulang Aspek dan Dampak 75
Lingkungan

ISO 14001 : 2004 76


ISO 14001 : 2004 77

Penerapan
• Mendokumentasikan peran, tugas, tanggung
jawab dan wewenang setiap personel terkait
penerapan Lingkungan
• Memastikan setiap personel sadar akan peran,
tugas, tanggung jawab dan wewenang di setiap
level
• Komunikasi jelas

ISO 14001 : 2004 78


ISO 14001 : 2004 79

ISO 14001 : 2004 80


ISO 14001 : 2004 81

Penerapan
• Menetapkan kompetensi setiap personel,
melakukan evaluasi kompetensi dan memelihara
catatannya
• Melakukan analisis kebutuhan pelatihan
• Membuat program pelatihan
• Melakukan evaluasi efektivitas hasil pelatihan
• Memelihara catatan pelatihan

ISO 14001 : 2004 82


ISO 14001 : 2004 83

ISO 14001 : 2004 84


ISO 14001 : 2004 85

Penerapan
• Menetapkan mekanisme komunikasi, partisipasi dan
konsultasi
• Membuat program promosi kesehatan
• Menetapkan sistem untuk mendapatkan usulan dan
partisipasi dari karyawan
• Menetapkan sistem komunikasi dengan tamu, pemasok
dan kontraktor
• Menetapkan proses menerima dan respon atas
komunikasi dari pihak terkait dari luar organisasi
• Membuat Environmental committee

ISO 14001 : 2004 86


ISO 14001 : 2004 87

ISO 14001 : 2004 88


ISO 14001 : 2004 89

ISO 14001 : 2004 90


SKEMA PEMBUATAN
PROSEDUR TANGGAP DARURAT
BENTUK TUJUAN IDENTIFIKASI
RISK ASSESMENT
TIM LINGKUP POTENSI BAHAYA

UPAYA MEMINIMALISASI
RESIKO

EVALUASI IDENTIFIKASI KEBUTUHAN


SARANA / ALAT & SDM

EMERGENCY DRILL ORG. TANGGAP DARURAT


TUGAS & TANGGUNG JAWAB

SOSIALISASI PROSEDUR SUSUN PROSEDUR


TANGGAP DARURAT TANGGAP DARURAT

ISO 14001 : 2004 91

ISO 14001 : 2004 92


Penerapan
• Menetapkan paremeter inti yang akan diukur
• Pengukuran pro-aktif/reaktif, misal inspeksi/patroli
Lingkungan
• Memantau kepatuhan kepada peraturan perundangan:
• Menetapkan frekuensi pemantauan
• Melakukan tindakan perbaikan dan tindak lanjut tidak
terjadi nilai paratemeter > NAB

ISO 14001 : 2004 93

Kepatuhan
kepatuhan

kepatuhan

kepatuhan

kepatuhan

ISO 14001 : 2004 94


Penerapan
• Sejalan dengan 4.3.2 lakukan evaluasi
kesesuaian dengan peraturan perundangan dan
persyaratan lainnya yang relevan yang telah
diidentifikasi
• Menetapkan frekuensi, metoda, penanggung
jawab dalam melakukan evaluasi kesesuaian
• Memelihara catatan hasil evaluasi

ISO 14001 : 2004 95

ISO 14001 : 2004 96


ISO 14001 : 2004 97

ISO 14001 : 2004 98


Penerapan
• Membuat mekanisme pelaporan dan
penyelidikan insiden
• Menetapkan metoda penyelidikan, lesson learnt
• Membuat mekanisme melakukan tindakan
perbaikan dan pencegahan
• Membuat laporan bila terjadi ketidakseuaian

ISO 14001 : 2004 99

ISO 14001 : 2004 100


ISO 14001 : 2004 101

ISO 14001 : 2004 102


Penerapan
• Membuat program Audit Lingkungan (berkala)
• Prosedur (lingkup, frekuensi, metodologi, tanggung
jawab dan pelaksanaannya)
• Kompetensi auditor
• Audit Lingkungan internal atau eksternal
• Formulir dan catatan
• Auditor team dan pelatihan
• Laporan audit
• Tindakan perbaikan hasil audit

ISO 14001 : 2004 103

ISO 14001 : 2004 104


ISO 14001 : 2004 105

ISO 14001 : 2004 106


Penerapan
• Melakukan tinjauan manajemen secara periodik
• Dihadiri dan dipimpin oleh pimpinan puncak

ISO 14001 : 2004 107

LANGKAH – LANGKAH
IMPLEMENTASI
ISO 14001:2004

ISO 14001 : 2004 108


LANGKAH-LANGKAH
IMPLEMENTASI ISO 14001:2004
PERSIAPAN

DOKUMENTASI
Training
OHSAS 9001

IMPLEMENTASI

Training Pelaksanaan Management


INTERNAL INTERNAL Review AUDIT
AUDIT AUDIT Neeting

Audit by External
( Certification Body )

0 1 2 3 4 5 6 7 8
Estimasi Waktu ( bulan )

ISO 14001 : 2004 109

TAHAP I : PERSIAPAN

1 bulan

> Komitmen dari manajemen puncak

> Pelatihan / briefing ISO 14001:2004

> Mapping dan Scope Implementasi

> Pembentukan Tim Sukses ISO 14001

> Pembuatan Program & Time Schedule

ISO 14001 : 2004 110


TAHAP II : DOKUMENTASI

3 bulan

> System Dokumentasi dan Pengontrolan


> Pembuatan Dokumen : QM, SOP, dll
> Sosialisasi / Briefing / Training
> Distribusi Dokumen
> Revisi : Perbaikan / Penyempurnaan
 ( jika perlu )

ISO 14001 : 2004 111

TAHAP III : IMPLEMENTASI

3 bulan

> Sosialisasi / Training > Pelatihan Internal Audit


> Implementasi QMS
> Penerapan Internal Audit
> Pencatatan / Record
> Laporan Internal Audit
> Analisa Statistik
> Tindakan Perbaikan > Management Review
> Tindakan Pencegahan > Melakukan Tindakan
 Perbaikan

ISO 14001 : 2004 112


TAHAP IV : AUDIT SERTIFIKASI

3 bulan

> Audit oleh Badan Sertifikasi :


 1. Adequacy Audit ( Audit Dokumen )
 2. Compliance Audit ( Audit Implementasi )
> Sertifikasi ISO 14001:2004
> Surveillance Audit ( tiap 6 / 9 / 12 bulan)
> Re-Sertifikasi / Re-Newal ( tiap 3 tahun )

ISO 14001 : 2004 113

IMPLEMENTASI ISO 14001:2004


Contoh : Siklus 6 bulanan

Masa Berlaku / Kontrak Sertifikat ISO 14001  3 tahun


1 tahun 2 tahun 3 tahun

A B A B A B A B A B A B A B

CERTIFICATION Surveilanve-1 Surveilanve-2 Surveilanve-3 Surveilanve-4 Surveilanve-5


AUDIT
RENEWAL
AUDIT
A. Pelaksanaan Internal Audit
B. Management Review Meeting Siklus : 6 bulanan
C. Surveilance Audit

ISO 14001 : 2004 114