Sie sind auf Seite 1von 3

TO FLOAT OR NOT TO FLOAT

LAPORAN
Diajukan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah leadership
Yang diampu oleh dosen Suci Noor Hayati, S.Kep.,Ners., M.Kep

Disusun Oleh

Dinda tryani putri ruhimat 043-315-16-1-008

Heri harsono 043-315-16-1-014

Linda dwi utami 043-315-16-1-018

Oke hardiana setiadi 043-315-16-1-025

Sheilla alya shafira rotinsulu 043-315-16-1-028

Siti tri oktaviani 043-315-16-1-030

Tri nurdianti 043-315-16-1-033

Try isdianti 043-315-16-1-034

Kelas : S1-3A

PRODI S1 KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT

BANDUNG

2019
LEARNING EXERCISE

TO FLOAT OR NOT TO FLOAT

You have been an obstetrical staff nurse at memorial hospital for 25 years.
The obstetrical unit census has been abnormally low lately, although the patient
census in other areas of the hospital has been extremely high. When you arrive at
work today, you are told to float to the thoracic. Surgery critical care unit. This is a
highly specialized unit, and you fell ill prepared to work with the equipment on the
unit and the type of critically ill patient who are there. You call the staffing office
and ask to be reassigned to a different area.
You are told thatthe entire hospital is critically short staffed, that the thoracic
surgery unit is four nurses short, and that you are at least as well equipped to handle
that unit as the otherthree staff who also are being floated. Now your anxiety level
is even higher. You will be expected to handle a full RN patient load. You also are
aware that more than half of the staff on the unit today will have no experience in
thoracic surgery. You consider whether to refuse to float. You do not want to place
your nursing license in jeopardy, yet you fell conflicting obligations.

ASSIGNMENT: To whom do you have conflicting obligations? You have little


time to make this decision. Outline the steps that you use to reach your final
decision. Identify the legal and ethical ramifications that may result from your
decision. Are they in conflict?

Jawaban: pada kasus dijelaskan bahwa perawat tersebut belum siap untuk
ditugaskan diruangan tersebut karena beliau hanya memiliki pengalaman bekerja
dibagian kandungan dan beliau belum ada pengalaman sama sekali untuk
dipindahkan ke bagian bedah torak serta mengingat jenis pasien sakit kritis yang
membutuhkan perawatan khusus diruang tersebut, awalnya perawat tersebut tidak
mau, perawat tersebut mengalami kecemasan yang tinggi diantara perawat yang
lainnya dikarenakan belum memiliki pengalaman dibagian bedah torak, beliau
dipindahkan karena di rumah sakit tersebut memiliki staf perawat yang sedikit.
Akhirnya beliau merasa bimbang apakah akan datang ke ruang bedah torak atau
tidak karena jika beliau tidak datang maka kemungkinan lisensi keperawatannya
akan terancam tetapi disisi lain perawat tersebut belum memiliki pengalaman
diruang bedah sekalipun sudah bekerja sekitar 25 tahun di rumah sakit tersebut serta
jika ia menolak ini akan bertentangan dengan kewajibannya sebagai perawat.
sebaiknya mengikuti yang sudah ditugaskan dengan catatan meminta untuk
dibimbing atau mengikuti pelatihan supaya perawat tersebut memiliki keahlian
dibidang bedah torak. Perawat tersebut juga sebelum mengambil keputusan
alangkah baiknya memikirkan terlebih dahulu dampak positif dan negatif dalam
pengambilan keputusannya. Menurut Anderson langkah-langkah dalam pemecahan
masalah sehingga bisa dilakukan pengambilan keputusan adalah:
1. Pengenalan dan pendefenisian masalah
2. Penentuan sejumlah solusi alternatif
3. Penentuan kriteria yang akan digunakan dalam mengevaluasi solusi
alternatif
4. Evaluasi solusi alternatif
5. Pemilihan solusi alternatif terpilih
6. Implentasi solusi alternatif terpilih
7. Evaluasi hasil yang di peroleh untuk menentukan diperolehnya solusi yang
memuaskan

Konsekuensi jika perawat tersebut mengambil keputusan untuk datang ke


ruang bedah toracic sedangkan ia belum memiliki pengalaman dikhawatirkan
akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan maka dari itu sebaiknya sebelum
dipindahkan ke ruang bedah toracic, perawat tersebut sebaiknya melakukan
pelatihan tentang ruang bedah toracic terlebih dahulu, dan konsekuensi jika
perawat mengambil keputusan untuk tidak datang ke ruang bedah toracic
mungkin ini akan sedikit membahayakan lisensi keperawatan serta bisa
membuat atasan tidak mempercayainya lagi dan secara kode etik, perawat ini
melanggar etik fidelity yaitu Loyalitas dan komitment terhadap tugas dan
pekerjaannya sesuai dengan profesinya.