Sie sind auf Seite 1von 46

KOMPONEN PASIF ELEKTRONIKA

1. Resistor (Hambatan)

2. Kapasitor

3. Transformator
1.RESISTOR (Hambatan)
Konduktor logam

1
J  E atau J  E

V i L
 atau V  i
L A A

Resistansi

V L simbol
R 
i A
Simbol-simbol Komponen dan Rangkaian Listrik

Konduktor dengan hambatan diabaikan


Resistor
Sumber ggl

Sumber ggl dengan hambatan dalam

Voltmeter

Amperemeter
Jenis-Jenis Resistor

 Resistor biasa ( arang, lapisan film)


 Variable Resistor
 Potensiometer (putar dan Geser)
 Logaritmis (type A)
 Linear (type B)
 rheostat
 LDR
 Thermistor
 NTC
 PTC
 VDR (voltage dependent resistor) <<
Contoh-contoh resistor
Hubungan R, V, I, P
Kode Warna untuk Resistor Komposisi Karbon
Resistor dengan 4 pita warna (band)

R = 1st band 2nd band X 10 ^3rd band ± 4th band (tolerance)


Resistor dengan 5 pita warna (band)

R = 1st band 2nd band 3rd band X 10 ^4th band ± 5th band (tolerance)
Resistor dengan 6 pita warna (band)

R = 1st band 2nd band 3rd band X 10 ^4th band ± 5th band (tolerance)

Temperature coefficient (ppm/K)


Tabel Kode Warna untuk Resistor
1 2 3 4

Significant Temperature
color multiplier tolerance
figures coefficient (ppm/K)
Black 0 1 - -
Brown 1 10 1% 100
Red 2 100 2% 50
Orange 3 1000 - 15
Yellow 4 10000 - 25
Green 5 100000 0,5% -
Blue 6 1000000 0,25% 10
Violet 7 10000000 0,1% 5
Gray 8 100000000 0,05% -
White 9 1000000000 - 1
Gold - 0,1 5% -
Silver - 0,01 10% -
Contoh:
Contoh :
1. Cara menghitung nilai resistor 4 Gelang Warna

Pita ke-1 = MERAH = 2 (Nilai Gelang ke-1)


Pita ke-2 = COKLAT = 1 (Nilai Gelang ke-2)
Pita ke-3 = KUNING = 10K = 10.000(Faktor Pengali)
Pita ke-4 = HIJAU = 0,5 % (Toleransi)

Nilai Resitor adalah :


= 21 x 10000 ± 0,5% = 21.0000 ± 0,5%
= 210K

Nilai Resistor Sesungguhnya :


R maks = 21.0000 + (0,5% x 21.000) = 211.05 Ω
R min = 21.0000 – (0,5% x 21.000) = 208.95 Ω
Contoh :
2. Cara menghitung nilai resistor 5 Gelang Warna

Pita ke-1 = HIJAU = 5 (Nilai Gelang ke-1)


Pita ke-2 = HITAM = 0 (Nilai Gelang ke-2)
Pita ke-3 = KUNING= 4 (Nilai Gelang ke-3)
Pita ke-4 = MERAH = 100 (Faktor Pengali)
Pita ke-5 = EMAS = 5% (Toleransi)

Nilai Resitor adalah :


= 504 x 100 ± 0,5% = 50.400 ± 0,5%
= 21K

Nilai Resistor Sesungguhnya :


R maks = 50.400 + (5% x 50.400) = 52.920 Ω
R min = 50.400 – (5% x 50.400) = 47.880 Ω
Contoh :
3. Cara menghitung nilai resistor 6 Gelang Warna

Pita ke-1 = UNGU = 7 (Nilai Gelang ke-1)


Pita ke-2 = HIJAU = 5 (Nilai Gelang ke-2)
Pita ke-3 = KUNING= 4 (Nilai Gelang ke-3)
Pita ke-4 = COKLAT = 10 (Faktor Pengali)
Pita ke-5 = COKLAT = 1% (Toleransi)
Pita ke-6 = MERAH = 50 ppm (Koefisien temperatur)

Nilai Resitor adalah :


754 x 10 ± 1% = 50.400 ± 5%, 50 ppm

Nilai Resistor Sesungguhnya :


R maks = 7.540 + (1% x 7.540) = 7.615,4 Ω
R min = 7.540 - (1% x 7.540) = 7464,6 Ω
Dengan koefisien temperature 50 ppm.
Questions:
1. A resistor colored Yellow-Violet-Orange-Gold, R?

2. A resistor colored Green-Red-Gold-Silver, R?

3. A resistor colored White-Violet-Black, R?

4. A resistor colored Orange-Orange-Black-Brown-


Violet, R?

5. A resistor colored Brown-Green-Grey-Silver-Red, R?

6. A resistor colored Blue-Brown-Green-Silver-Blue, R?


Rangkaian Resistor
3
Seri Rek   Ri
i 1

3
1 1
Paralel 
Rek i 1 Ri

Gabungan
Contoh rangkaian resistor seri :

Tiga buah resistor akan dirangkai secara seri, masing-masing nilai


resistor tersebut adalah R1 = 10Ω, R2 = 47Ω, R3 = 100Ω. berapakah
nilai dari hambatan pengganti rangkaian tersebut?

Diketahui : R1 = 10Ω
R2 = 47Ω
R3 = 100Ω

Ditanya : Rs = ?
Jawab :
Contoh rangkaian resistor paralel :

Tiga buah resistor akan dirangkai


secara paralel, nilai masing-masing
resistor tersebut adalah R1 = 10Ω,
R2 = 47Ω, R3 = 100Ω, berapakah
nilai hambatan pengganti pada
rangkaian paralel tersebut?

Diketahui : R1 = 10Ω
R2 = 47Ω
R3 = 100Ω
Ditanya : Rp = ?
Jawab :
Soal Rangkaian Gabungan:

Tentukan R eqivalen rangkaian berikut:

Dik: R1 s/d R7 masing-masing 100 ohm


Solusi:

R1 Rp1= R2XR3/R2+R3
= 50 OHM
Rs1 = Rp1 + R3
R3 R2 = 150
R5
Rp2 = 60
R4 Rs2 = 160
Rp3 = 61,5
R6
R7
Rtot = Rs3 = 161,5 Ohm
2. KAPASITOR
 Komponen listrik
yang berfungsi
sebagai penyimpan
muatan/medan/
energi listrik
 Bentuknya, terdiri
atas dua konduktor
yang dipisahkan oleh
vakum atau suatu
bahan dielektrik
Kapasitansi Kapasitor

 Kedua konduktor diberi muatan


yang sama, tetapi berlawanan
tanda.
 Medan listrik diantara kedua
konduktor berbanding lurus dengan
muatan kapasitor, demikian juga
beda potensialnya.
 Kemampuan kapasitor untuk
menyimpan muatan dinyatakan
dengan kapasitansi, C=Q/Vab
Pelat sejajar
Jenis Kapasitor

 Varco
 Elco (aluminium, tantalum)
 Kondensator mica, keramik, plastic-film.
Contoh-contoh kapasitor
Contoh-contoh kapasitor
Perhitungan Kapasitor
Capacitor Applications

 Electrical Storage
 Power Supply Filter
 DC Blocking and AC Coupling
 Bypassing
 Signal Filters
 Timing Circuits
 Computer Memories
Testing Capacitors

 Ohmmeter Check
 Testing for Capaciance Value and Other
Parameter with an LCR Meter.
Contoh Soal Nilai Kapasitor

Kode : 473Z
Nilai Kapasitor = 47 x 103
Nilai Kapasitor = 47 x 1000
Nilai Kapasitor = 47.000pF atau 47nF atau 0,047µF
Z menunjukkan toleransi + 80% dan -20%

Sehingga nilai kapasitansinya adalah


473Z = 47,000pF +80% dan -20% atau berkisar
antara 37.600 pF ~ 84.600 pF.
Contoh Soal Nilai Kapasitor

Jika di badan badan Kapasitor hanya bertuliskan 2 angka, Contohnya 47J


maka perhitungannya adalah sebagai berikut :
Kode : 47J
Nilai Kapasitor = 47 x 100
Nilai Kapasitor = 47 x 1
Nilai Kapasitor = 47pF
Jadi Nilai Kapasitor yang berkode 47J adalah 47 pF ±5% yaitu berkisar
antara 44,65pF ~ 49,35pF

Jika di badan Kapasitor tertera 222K maka nilai Kapasitor tersebut adalah :
Kode : 222K
Nilai Kapasitor = 22 x 102
Nilai Kapasitor = 22 x 100
Nilai Kapasitor = 2200pF
Toleransinya adalah 5% :
Nilai Kapasitor =2200 – 5% = 1980pF
Nilai Kapasitor = 2200 + 5% = 2310pF
Jadi Nilai Kapasitor dengan Kode 222K adalah berkisar antara 1.980 pF ~
2.310 pF.
Soal :

1. Tentukan harga kapasitansi kapasitor


polyester dengan kode 103K, 154J, 2A222K,
104K100V
2. Tentukan harga C untuk kapasitor silver
mica dengan kode 221J
3. Tentukan harga C untuk kapasitor Polyester
Film dengan kode 22FJ
Rangkaian Kapasitor

Seri
1
Ceq  1
C1  C12

Paralel

ceq  c1  c2
Capacitor sizing equation
Capacitor sizing equation
Konstanta Dielektrikum
Formula for capacitance in picofarads using practical dimensions:
Contoh soal :

Dua buah kapasitor dirangkai seperti pada gambar diatas, kapasitor


pertama memiliki kapasitansi 3 mikrofarad kapasitor kedua memiliki
kapasitansi 6 mikrofarad dirangkaikan seri dan dihubungkan pada
sumber tegangan 3 volt, tentukanlah besar kapasitas pengganti !

Jawab :

Nilai kapasitas kapasitor total pada rangkaian adalah


Contoh soal :

Dua buah kapasitor dirangkai seperti pada gambar diatas, kapasitor


pertama memiliki kapasitansi 1 mikrofarad kapasitor kedua memiliki
kapasitansi 2 mikrofarad dirangkaikan paralel dan dihubungkan pada
sumber tegangan 2 volt tentukanlah besar kapasitas pengganti ! :

Jawab :
Nilai kapasitas kapasitor total pada rangkaian adalah
Soal :
Tentukan Harga C total pada rangkaian berikut:
(tiap C berharga 10 mikrofarrad)

a b
Cab
3. TRANSFORMATOR (Trafo)

 Transformator ada beberapa


macam bila dilihat dari
kegunaanya:
 Trafo daya
1 3

 Trafo keluaran
primer Sekunder

 Trafo rf dan Trafo if


2 4
Trafo sizing equetion
d
E  N
dt
Menurut hukum induksi primer
faraday, nilai fluks d
E1  N1
berubah dengan waktu dt
maka akan timbul sk under
tegangan gerak listrik d
E2  N 2
dt
mak a
N2
E2  E1
N1
dengan
E1
I2  I1
E2
impedansi :
Z 1  nZ 2
Trafo Daya

Nilai tegangan pada trafo adalan tegangan rms 12 V


Kemapuan daya trafo menentukan luas 12 V
penampang teras A, dengan hubungan: 110 V CT

12 V

A  1,25 XP 1/ 2 cm 2 12 V

Trafo CT dengan
dengan keluaran beragam V
N1 N 2 N 2 X 108
  
E1 E2 V 2fBmaks A
maka
N 50
 (cm 2 )
E A
Contoh:
Sebuah transformator mempunyai kumparan primer dan sekunder
dengan jumlah lilitan masing-masing 500 dan 5000, dihubungkan dengan
jaringan bertegangan arus bolak-balik 220 V. Berapakah tegangan
keluarannya?
Diketahui :
Kumparan primer (NP) = 500 lilitan
Kumparan sekunder (Ns) = 5000 lilitan
Tegangan primer (VP) = 220 Volt
Ditanya : Tegangan sekunder (VS)
Jawab :
Rumus transformator :
Vs / Ns = Vp / Np
Vs / 5000 = 220 / 500
Vs / 5000 = 0,44
Vs = (0,44)(5000)
Vs = 2.200 Volt
Contoh:
Pada sebuah transformator terdapat kumparan primer yang mempunyai 1200
lilitan dan kumparan sekunder yang mempunyai 1000 lilitan. Jika arus primer 4 A.
Berapa kuat arus sekunder ?
Diketahui :
Kumparan primer (NP) = 1200 lilitan
Kumparan sekunder (NS) = 1000 lilitan
Kuat arus primer (IP) = 4 Ampere
Ditanya : Kuat arus sekunder (IS)

Jawab :
Rumus transformator yang menyatakan hubungan antara jumlah lilitan kumparan
(N) dengan kuat arus listrik (I) adalah :
IS/IP = NP/NS

Kuat arus sekunder adalah :


IS/4 = 1200/1000
IS/4 = 1,2
IS = 1,2 (4)
IS = 4,8 Ampere
Soal :

 Trafo seperti pada


gambar, tentukan Vpri
teg. Sekundernya: 120 V
 Tentukan besarnya 5:1
Isek bila Ipri 100 mA