Sie sind auf Seite 1von 5

Indonesian Journal of Nursing Health Science - Gambaran Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Menerima Pasien Baru, Orientasi

Pasien Baru, Pemenuhan Nutrisi Melalui NGT dan Memberikan Obat Melalui Nebulizer di Ruang Lukmanul Hakim Rumah Sakit
Al Ihsan Bandung

GAMBARAN PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN MENERIMA


PASIEN BARU, ORIENTASI PASIEN BARU, PEMENUHAN NUTRISI
MELALUI NGT DAN MEMBERIKAN OBAT MELALUI NEBULIZER
DI RUANG LUKMANUL HAKIM RUMAH SAKIT AL IHSAN BANDUNG”

Mira Asmirajanti
Fikes Universitas Esa Unggul
Jl. Raya Arjuna no. 9 Jakarta Barat
mira.asmirajanti@esaunggul.ac.id

Abstract
Nursing service quality is one of the indicators for assessing the quality of health care .. nursing actions
are all actions that nurses do care on behalf of clients. These actions include interventions initiated by a
nurse, physician, or collaborative intervention by using standard operating procedures. Standard
operating procedures (SOP) is a standard used as a reference in the implementation of an activity or
action. SOP is used in this study is the SOP remains in implementing any measures applicable nursing in
hospitals Al Ihsan Bandung. Standard operating procedure used consisted of a New Patient Orientation
SOP, SOP Accepting New Patients, Fulfillment SOP and SOP Nutrition through NGT Deliver Drugs
through Nebulizer.The study design used in this research is descriptive research that aims to obtain a
picture of the implementation of nursing actions appropriate operational standards that have been
defined. research overview of the implementation of nursing actions: New Patient Orientation, Accepting
New Patients, Fulfillment Nutrition through NGT and Deliver Drugs through Nebulizer in Space
Lukmanul Hakim Al Ihsan Hospital Bandung From the results of the assessment from 8-12 February
2010 a new patient admissions process is good enough as many as 75.23% are in accordance with
standard operating procedure, and as much as 24.77% which is not in accordance with standard
operating procedure relating to patient. Orientation in new patients is not optimal because it just as much
as 55.89% of nurses who perform the orientation of the patient in accordance with standard operating
procedure is in the room. Giving medicine through Nebulizer is good enough as many as 74.07 is in
accordance with standard operating procedure, and as much as 25.03 is not in accordance with the SOP.
In action 76.19% of nurses have already done so in accordance with the SOP.A picture that the
Implementation Measures of Nursing Accepting New Patients have not been implemented according to
the SOP.

Keywords: Nursing actions, new patients, standard operating procedures

Pendahuluan Pelayanan keperawatan yang bermutu


Pelayanan Keperawatan adalah suatu merupakan salah satu indikator untuk menilai
bentuk pelayanan profesional yang merupakan mutu pelayanan kesehatan.
bagian integral dari pelayanan kesehatan yang Pelayanan keperawatan yang
berdasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan. berkualitas merupakan terwujudnya suatu
Pelayanan keperawatan berbentuk pelayanan pemberian asuhan keperawatan profesional
bio; psiko; sosio dan spiritual yang yang ditentukan oleh berbagai aspek untuk
komprehensif, ditujukan kepada individu; memenuhi kepentingan masyarakat yang
kelompok dan masyarakat baik sakit maupun dilayaninya. Seorang perawat dalam
sehat yang mencakup seluruh proses memberikan asuhan keperawatan hendaknya
kehidupan manusia (Depkes RI, 2001). memiliki kemampuan untuk melaksanakan
Volume 1 Nomor 1, Maret 2016 33
Indonesian Journal of Nursing Health Science - Gambaran Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Menerima Pasien Baru, Orientasi
Pasien Baru, Pemenuhan Nutrisi Melalui NGT dan Memberikan Obat Melalui Nebulizer di Ruang Lukmanul Hakim Rumah Sakit
Al Ihsan Bandung

proses keperawatan yang meliputi tahap melalui Nebulizer di Ruang Lukmanul Hakim
pengkajian, perumusan diagnosa, perenca- Rumah Sakit Al Ihsan Bandung.
naan, pemberian tindakan keperawatan, dan
evaluasi. Pemberian Tindakan keperawatan Standar Operasional Prosedur (SOP)
merupakan tindakan yang dirancang untuk Standar operasional prosedur adalah
membantu klien dalam beralih dari tingkat merupakan standar yang digunakan sebagai
kesehatan saat ini ke tingkat yang diinginkan acuan dalam pelaksanaan suatu kegiatan atau
dalam hasil yang diharapkan. (Gordon, 1994). tindakan. SOP yang digunakan dalam
Tindakan keperawatan adalah semua penelitian ini adalah SOP tetap dalam
tindakan asuhan yang perawat lakukan atas melaksanakan setiap tindakan keperawatan
nama klien. Tindakan ini termasuk intervensi yang berlaku di rumah sakit Al Ihsan
yang diprakarsai oleh perawat, dokter, atau Bandung. Standar operasional prosedur yang
intervensi kolaboratif. (McCloskey & digunakan terdiri dari SOP Orientasi Pasien
Bulechek, 1994). Tindakan keperawatan yang Baru, SOP Menerima Pasien Baru, SOP
diberikan harus sesuai dengan standar Pemenuhan Nutrisi melalui NGT dan SOP
operasional prosedur yang berlaku (Depkes Memberikan Obat melalui Nebulizer.
RI, 1992) agar diperoleh hasil asuhan
keperawatan yang bermutu, efektif dan efisien Mutu Pelayanan Keperawatan
sesuai dengan yang dibutuhkan oleh klien. Mutu pelayanan keperawatan adalah
Pengalaman lapangan menunjukkan suatu kondisi yang mengambarkan tingkat
bahwa perawat belum melaksanakan semua kesempurnaan dari penampilan suatu produk
tindakan keperawatan sesuai dengan standar pelayanan keperawatan yang diberikan secara
operasional prosedur yang sudah ditetapkan. komprehensif (bio-psiko-sosial-spiritual) pada
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan individu yang sakit maupun yang sehat yang
Bidang Keperawatan Rumah Sakit Al Ihsan dilakukan berdasarkan standar yang telah
periode Juli – September 2009 terhadap 27 ditetapkan dengan tujuan akhir terciptanya
perawat di Ruang Lukmanul Hakim dalam kepuasan pelanggan (pasien dan keluarga).
melakukan tindakan keperawatan didapatkan Menurut Tappen (1995, dalam Asmuji, 2012,
data bahwa tindakan keperawatan serah terima hlm 150) penilaian terhadap mutu pelayanan
pasien rata-rata 69.7 % dilakukan, tindakan dilakukan dengan menggunakan tiga
keperawatan pasien pulang pasien rata-rata kompenen, yaitu:
66.7 % dilakukan dan tindakan keperawatan 1. Struktur (input), berhubungan dengan
universal precaution 73.3% dilakukan. pengaturan pelayanan keperawatan
Berdasarkan situasi tersebut dapat yang diberikan dan sumber daya yang
digarisbawahi bahwa perawat belum memadai. Aspek dalam struktur dapat
melaksanakan tindakan keperawatan secara dilihat melalui: fasilitas, peralatan, staf,
optimal, sehingga berdampak terhadap mutu keuangan.
asuhan keperawatan. Dengan latar belakang 2. Proses (process), dihubungkan dengan
tersebut di atas, maka penulis tertarik untuk aktivitas nyata yang ditampilkan saat
“Mengetahui Gambaran Pelaksanaan memberikan pelayanan keperawatan,
Tindakan Keperawatan : Orientasi Pasien mulai dari menerima pasien sampai
Baru, Menerima Pasien Baru, Pemenuhan dengan pasien pulang.
Nutrisi melalui NGT dan Memberikan Obat 3. Hasil (outcome), dinilai dari efektivitas
dan aktivitas pelayanan keperawatan
Volume 1 Nomor 1, Maret 2016 34
Indonesian Journal of Nursing Health Science - Gambaran Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Menerima Pasien Baru, Orientasi
Pasien Baru, Pemenuhan Nutrisi Melalui NGT dan Memberikan Obat Melalui Nebulizer di Ruang Lukmanul Hakim Rumah Sakit
Al Ihsan Bandung

yang ditentukan dengan tingkat dilakukan. Setelah mendapat persetujuan


kesembuhan dan kemandirian pasien. barulah peneliti melakukan pendekatan
kepada calon responden, jika responden
Metode Penelitian menerima atau menolak menjadi subjek
A. Desain Penelitian penelitian diharuskan untuk menandatangai
Desain penelitian yang digunakan pada informed consent. Sebagai pertimbangan
penelitian ini adalah deskriptif yaitu penelitian etika peneliti meyakinkan bahwa responden
yang bertujuan untuk memperoleh gambaran terlindungi dengan memperlihatkan aspek-
pelaksanaan tindakan keperawatan sesuai aspek : anonimity dan confidentiality
standar operasional yang sudah ditetapkan. (kerahasiaan)

B. Populasi dan Sampel Penelitian Tahapan Penelitian


1. Populasi 1. Tahap Persiapan
Seluruh perawat yang di ruang Lukmanul a. Melakukan survey data dan proposal
Hakim Rumah Sakit Al Ihsan Bandung, b. Memilih topik penelitian
yaitu 27 orang. c. Menyusun rancangan penelitian yang akan
diteliti
2. Sampel d. Menetapkan tempat, waktu dan sampel
Seluruh perawat yang di ruang Lukmanul e. Menentukan alat ukur
Hakim Rumah Sakit Al Ihsan Bandung.
Kriteria inklusi dari sampel tersebut adalah 2. Tahap Pengambilan Data
perawat yang tidak sedang cuti atau libur. Pengambilan data dilakukan dengan tehnik
observasi
C. Tempat Penelitian 3. Tahap Pengolahan Data
Ruang Lukmanul Hakim Rumah Sakit Al a. Melakukan penghitungan perolehan data
Ihsan Bandung. dari jumlah SOP yang dilakukan, dengan
menggunakan rumus sebagai berikut :
D. Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 8 –
12 Februari 2010.
b. Melakukan tabulasi data
E. Alat dan Tehnik Pengumpulan Data c. Mengolah data
Alat yang digunakan dalam penelitian ini
adalah standar operasional prosedur yang 4. Tahap Pembahasan
sudah ditetapkan dengan tehnik metoda a. Menginterpretasikan dan membahas hasil
observasi terhadap perawat-perawat yang b. Membahas dan menarik kesimpulan
melaksanakan tindakan-tindakan c. Memberikan saran
keperawatan.
5. Tahap Akhir
F. Etika Penelitian a. Menyusun laporan penelitian.
Sebelum melakukan pengumpulan data, b. Mempersentasikan hasil penelitian.
peneliti terlebih dahulu mengajukan
permohonan izin kepada Direktur Rumah
Sakit Al Ihsan Bandung tempat penelitian
Volume 1 Nomor 1, Maret 2016 35
Indonesian Journal of Nursing Health Science - Gambaran Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Menerima Pasien Baru, Orientasi
Pasien Baru, Pemenuhan Nutrisi Melalui NGT dan Memberikan Obat Melalui Nebulizer di Ruang Lukmanul Hakim Rumah Sakit
Al Ihsan Bandung

Hasil dan Pembahasan Analisa :


Dalam bab ini diuraikan tentang hasil Memberi obat melalui Nebulizer sudah cukup
penelitian gambaran pelaksanaan tindakan baik yaitu sebanyak 74.07 sudah sesuai
keperawatan : Orientasi Pasien Baru, dengan protap, dan sebanyak 25.03 belum
Menerima Pasien Baru, Pemenuhan Nutrisi sesuai dengan protap yaitu Perawat kadang
melalui NGT dan Memberikan Obat melalui tidak membantu pasien atau keluarga dalam
Nebulizer di Ruang Lukmanul Hakim Rumah membantu pengeluaran sputum yang dapat
Sakit Al Ihsan Bandung. Hasil penelitian memperlancar jalannya pernafasan
ditampilkan sesuai dengan hasil observasi pasien.Analisa :
yang sudah dilakukan. Dalam melakukan tindakan 76,19% perawat
Analisa : sudah melakukannya sesuai dengan protap.
Dari hasil pengkajian tanggal 8-12 Februari 2010 Hanya saja ketika melakukan tindakan masih
proses penerimaan pasien baru sudah cukup baik ada perawat yang lupa untuk mencuci tangan
yaitu sebanyak 75,23% sudah sesuai dengan
protap, dan sebanyak 24,77% belum sesuai dengan
Kesimpulan
protap yaitu yang berkaitan dengan Pasien tidak di
Hasil penelitian disimpulkan
orientasikan terhadap ruangan, dampaknya pasien
dan keluarga tidak mengenal betul-betul mengenai berdasarkan tujuan penelitian, hasil penelitian
fungsi ruangan, sehingga pasien dan keluarga dan pembahasan sebagai berikut :
seringkali mengalami kesulitan apabila 1. Diperoleh gambaran bahwa Pelaksanaan
memerlukan bantuan, memperlambat penyesuaian Tindakan Keperawatan Menerima Pasien
terhadap kondidi dan lingkungan yang baru Baru belum dilaksanakan sesuai SOP, yaitu
75,25 %
Analisa : 2. Diperoleh gambaran bahwa Pelaksanaan
Orientasi pada pasien baru belum dilakukan Tindakan Keperawatan Orientasi Pasien
secara optimal karena hanya sebanyak 55,89% Baru belum dilaksanakan sesuai SOP, yaitu
perawat yang melakukan orientasi pasien 55.89 %
sesuai dengan protap yang ada di ruangan. 3. Diperoleh gambaran bahwa Pelaksanaan
Kebanyakan perawat hanya memperkenalkan Tindakan Keperawatan Memberi obat
nama dan mengorientasikan tempat secara melalui Nebulizer belum dilaksanakan
optimal tanpa memberitahukan tata tertib sesuai SOP, yaitu 74.07 %
mengenai jumlah penunggu pasien dan jam 4. Diperoleh gambaran bahwa Pelaksanaan
kunjungan pasien. Pasien tidak diorientasikan Tindakan Keperawatan Pemenuhan Nutrisi
pada petugas jaga dampaknya pasien sering melalui NGT belum dilaksanakan sesuai
tidak mengenal siapa yang bertugas saat itu SOP, yaitu 76.19 %
untuk dimintai bantuan. Tata tertib belum
disosialisasikan pada pasien dan keluarga. Hal Daftar Pustaka
ini mengakibatkan pengunjung dating dalam Berman, Audrey & Snyder, Shirlee.
jumlah yang banyak sehingga menggangu Fundamentals of Nursing : Concepts,
privacy dan kenyamanan klien serta keamanan Process and Practice. 4h edition. New
lingkungan, selain itu keluarga yang masih di Jersey : Pearson, 1991
ruangan akan mengganggu proses pelayanan
kesehatan. Carpenito, Lynda Juall. Nursing Diagnosis :
Application to Clinical Practice. 10th

Volume 1 Nomor 1, Maret 2016 36


Indonesian Journal of Nursing Health Science - Gambaran Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Menerima Pasien Baru, Orientasi
Pasien Baru, Pemenuhan Nutrisi Melalui NGT dan Memberikan Obat Melalui Nebulizer di Ruang Lukmanul Hakim Rumah Sakit
Al Ihsan Bandung

edition. Philadelphia : J.B. Lippincott (NIC). 4th edition. St. Louis : Mosby,
Company, 2000 2000

McCloskey, Joanne C & Bulechek, Gloria M. Komite Keperawatan. Standar Operasional


Nursing Intervention Classification Prosedur Tindakan Keperawatan.
Revisi. Rumah Sakit Al Ihsan. 20

Volume 1 Nomor 1, Maret 2016 37