Sie sind auf Seite 1von 10

INSAN Vol. 8 No.

2, Agustus 2006 Tutut Chusniyah

individu untuk mau ikut melakukan yang digunakan untuk melanggar hukum
Efektivitas Senam Hamil sebagai Pelayanan Prenatal dalam kekerasan suci. Dalam perspektif Tuhan (seperti tempat yang digunakan untuk
Menurunkan Kecemasan Menghadapi Persalinan Pertama manajemen teror, orang yang menyerang prostitusi dan perjudian), dalam perspektif
tempat prostitusi dan perjudian para “jihadis” ini, patut menerima hukuman.
Primatia Yogi Wulandari membuktikan bahwa orang tersebut hidup Mengingat beberapa model dalam
Fakultas Psikologi Universitas Airlangga sesuai dengan standar nilai yang penelitian ini seperti ideologi politik
dipegangnya. Kebutuhan untuk konservatif dan MS hanya menyumbang
mempertahankan nilai-nilai yang dianutnya, 14% dari varian kekerasan suci, demikian
memunculkan reaksi negatif terutama pada juga dengan BJW hanya menyumbang 12%
ABSTRACT individu yang tidak toleran (Greenberg, dkk, terhadap kekerasan suci, maka perlu dibuka
One of the important thing for pregnant women is the mental and physical health around the 1992). kemungkinan adanya penelitian baru yang
time of childbirth, especially for women having their first child. This research sets out to Belief in a Just World (BJW) berpengaruh diharapkan dapat menguji model alternatif
investigate the effect of pregnant gymnastic as a prenatal care on degradation of anxiety in terhadap kekerasan suci secara langsung dari kekerasan suci. Karena itu perlu diuji
facing the first childbirth. The research’s experimental design was pretest-posttest control group tanpa melalui pengaktifan MS. Berbeda variabel-variabel lain yang mungkin juga
design, with sixteen subjects were involved in this research. The overall sixteen primiparous dengan prediksi sebelumnya, hasil penelitian mempengaruhi kekerasan suci. Variabel
mothers were divided into two groups, ten mothers were assigned in experimental group and ini menunjukkan bahwa individu dengan tersebut misalnya ancaman yang dipersepsi,
another six mothers were in control group. For the experiment group, the activity proceeded in BJW tinggi cenderung untuk ikut dalam identitas dan solidaritas kelompok, RWA,
six meetings, twice a week. Methods included questionnaire and discussions. Data were ana- kekerasan suci. Rubin dan Peplau (dalam deprivasi, atau dapat juga meneliti jihad
lyzed by Mann-Whitney U Test, also descriptive analysis of the qualitative data The result Andre & Velasquez, 1990) menemukan sebagai legitimize ideology dalam perspektif
of this research shows that there is an obvious difference between the experimental and control bahwa individu dengan BJW yang tinggi teori SDO. Penelitian mendatang juga perlu
group in the gain score (p< 0.05). akan lebih religius. Hasil penelitian ini juga menguji pengaruh jihad terhadap kekerasan
menunjukkan bahwa ada hubungan positif suci dengan memperluas sampel penelitian
antara jihad dengan BJW, orang dengan pada sampel kelompok Islam mainstream.
dan sebagainya. Dengan sendirinya di daerah jihad tinggi juga memiliki kecenderungan Masih terkait dengan sampel, penelitian
Keywords: yang sulit dan tertinggal, terutama kawasan untuk tinggi BJW-nya. Sebagai ideologi mendatang dapat membandingkan
pregnant gymnastic, prenatal care, anxiety and Timur Indonesia, seperti Papua dan NTT, keagamaan, jihad sangat besar peranannya berbagai kelompok Islam fundamentalis
first childbirth AKI tinggi, bahkan mencapai 1000/100.000 dalam diri individu. Oleh karenanya dalam karena mereka memiliki agenda perjuangan
kh (Unicef in Indonesia, 1997). Di Jawa, ada perspektif jihad, melakukan kekerasan yang beragam. Juga dapat melihat
Angka Kematian Ibu (AKI) Indonesia daerah kantong AKI tinggi (“Setiap jam”, terhadap para pelanggar moral merupakan bagaimana jihad para pemimpin kelompok,
menempati urutan tertinggi di Asia Tenggara 2004). Secara keseluruhan, saat ini AKI suatu tindakan yang adil. Kelompok Islam apakah sama atau berbeda dengan jihad
(Mulyata, dalam “Senam hamil”, 2005; tertinggi adalah Nusa Tenggara Barat, fundamentalis ini memandang tindakannya para pengikutnya. Hal yang juga menarik
“Setiap jam”, 2004). Survei Demografi dan sementara yang terendah adalah di merusak berbagai tempat maksiat itu sebagai untuk diteliti adalah bagaimana jihad para
Kesehatan Indonesia (SDKI) 2002/2003 Yogyakarta. Di tingkat propinsi DIY tindakan yang adil. Karena dalam BJW ini tersangka pelaku kekerasan agama dan teror,
menunjuk angka 307/100.000 kh (Indonesia sendiri, AKI mencapai 110/100.000 kh, (Lerner, dalam Finkel, 2001), terdapat seperti terpidana bom Bali dan yang lainnya.
Human Development Report, 2001). Adapun sedangkan AKI di kota Yogyakarta asumsi bahwa orang memperoleh apa yang
AKI di Indonesia cukup beragam. Ada dibanding di tingkat DIY maupun Nasional sepatutnya ia peroleh, reward dan punishment Catatan:
Artikel ini merupakan paper yang telah
kabupaten yang sudah bagus tetapi ada yang termasuk rendah, yaitu berada pada angka diperoleh secara adil sesuai dengan perilaku, dipresentasikan pada konferensi AASP (Asian Association
jauh dari harapan, tergantung kondisi 40 – 80/100.000 kh. Meski demikian, AKI sifat dan karakter individu. Apa yang of Psychology) tahun 2005, pada tanggal 4 April 2005 di
geografis, tingkat kemiskinan, daerah konflik di sejumlah Kabupaten di DIY saat ini masih dilakukan oleh individu di berbagai tempat Universitas Victoria Wellington, New Zealand

136 ©INSAN
2006,Vol. 8 No. Psikologi
Fakultas 2, Agustus 2006
Universitas Airlangga INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006
85
Ideologi, Mortality Salience dan Kekerasan ‘Suci’: Analisis Model Struktural Primatia Yogi Wulandari

berkurangnya puritansi agama. Oleh karena karena kepercayaan yang ada di dalam cukup tinggi. kemudian akan menyebabkan peningkatan
itu, dalam perspektif mereka, setiap orang agama seperti kepercayaan terhadap hidup Banyak faktor penyebab tingginya kerja sistem syaraf simpatetik. Dalam situasi
Islam harus mengambil sedekat mungkin sesudah mati yang membuat individu ingin AKI. Salah satunya adalah kondisi emosi ibu ini, sistem endokrin, terdiri dari kelenjar-
gaya hidup pengikut Islam pada masa Rosul sacrifice (menyucikan) hidupnya. Dalam hamil selama kehamilan hingga kelahiran kelenjar, seperti adrenal, tiroid, dan pituitari
Muhammad dan sahabat (salaf). Kelompok perspektif Dawkins ini, tindakan merusak bayi (Sridadi, dalam Dariyo, 1997). Selama (pusat pengendalian kelenjar), melepaskan
Islam fundamental mengikuti cara hidup berbagai tempat yang digunakan untuk kehamilan, ibu mengalami perubahan fisik pengeluaran hormon masing-masing ke
seperti yang diajarkan Al Qur’an secara melanggar hukum Tuhan dianggap sebagai dan psikis yang terjadi akibat perubahan aliran darah dalam rangka mempersiapkan
literal dan sangat detil (Pyszczynski, dkk., upaya untuk menyucikan diri bagi hormon. Perubahan ini akan badan pada situasi darurat. Akibatnya, sistem
2003). Sebuah cara hidup yang seringkali kelompok ini. mempermudah janin untuk tumbuh dan syaraf otonom mengaktifkan kelenjar
bertentangan dengan nilai-nilai modern dan Seperti yang diprediksikan berkembang sampai saat dilahirkan adrenal yang mempengaruhi sistem pada
sekular. Lebih lanjut, Pyszczynski, dkk. sebelumnya, hubungan ideologi politik (Kushartanti, dkk., 2004). Adapun pada hormon epinefrin. Hormon yang juga
(2003) menyimpulkan bahwa dalam konservatif dengan kekerasan suci melalui trimester ketiga (27-40 minggu), kecemasan dikenal sebagai hormon adrenalin ini
perspektif Fukuyama, ada potensi pengaktifan MS. Pada individu yang menjelang persalinan ibu hamil pertama akan memberi tenaga pada individu serta
perbenturan antara mereka (setan atau para konservatif dan tidak toleran, maka muncul. Pertanyaan dan bayangan apakah mempersiapkan secara fisik dan psikis.
pelanggar moral) dengan kami (yang hidup mengaktifkan MS menyebabkan individu dapat melahirkan normal, cara mengejan, Adanya peningkatan hormon adrenalin dan
sesuai ajaran Al Qur’an). tersebut cenderung melakukan kekerasan apakah akan terjadi sesuatu saat melahirkan, noradrenalin atau epinefrin dan norepinefrin
Jihad sebagai ideologi keagamaan yang suci. Hasil penelitian ini memperkuat atau apakah bayi lahir selamat, akan semakin menimbulkan disregulasi biokimia tubuh,
sangat penting serta menjadi kewajiban setiap penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh sering muncul dalam benak ibu hamil. Hal sehingga muncul ketegangan fisik pada diri
muslim dan dapat dipang gil ketika Greenberg, dkk. (1992) dan Greenberg, senada juga diungkap Kartono (1992) dan ibu hamil. Dampak dari proses fisiologis
dibutuhkan (Abi-Hasyem, 2004). dkk. (1990). Reaksi negatif terhadap orang Kalil, dkk. (1995) bahwa pada usia ini dapat timbul pada perilaku sehari-hari.
Keberadaan para pelanggar moral akhirnya yang tidak sama semakin kuat efeknya pada kandungan tujuh bulan ke atas, tingkat Ibu hamil menjadi mudah marah atau
akan memanggil dan mengaktifkan jihad. individu yang konservatif, yaitu individu kecemasan ibu hamil semakin akut dan tersing gung, gelisah, tidak mampu
Aktivasi jihad menyebabkan Mortality Salience yang rendah derajat toleransinya. Kelompok intensif seiring dengan mendekatnya memusatkan perhatian, ragu-ragu, bahkan
tidak teraktivasi (deactivated). Pada individu Islam fundamental Islam fundamentalis kelahiran bayi pertamanya. Di samping itu, kemungkinan ingin lari dari kenyataan hidup
dengan jihad tinggi maka MS-nya tidak yang melakukan kekerasan ‘suci’, memiliki trimester ini merupakan masa riskan (Dariyo, 1997). Pada gilirannya, kondisi ini
teraktivasi, berarti individu tidak takut untuk pandangan sangat konservatif terhadap terjadinya kelahiran bayi prematur sehingga dapat menyebabkan kecemasan dan
mati. Dalam kepercayaan Islam ada janji berbagai isu sosial dan politik (Nielsen, menyebabkan tingginya kecemasan pada ibu ketegangan lebih lanjut sehing ga
surga bagi orang yang mati ketika berjihad 2004). hamil. membentuk suatu siklus umpan balik yang
yang berarti melayani Allah. Oleh karena itu Menurut Keniston (dalam Farina, dkk., Ibu hamil pertama tidak jarang dapat meningkatkan intensitas emosional
orang dengan jihad tinggi tidak takut mati. 1973) pada individu yang konservatif, memiliki pikiran yang mengganggu, sebagai secara keseluruhan (Zinbarg, dkk., 1993).
Apabila jihad sudah teraktivasi, maka tanpa terdapat sikap otoritarian yang tinggi dan pengembangan reaksi kecemasan terhadap Untuk memutuskan siklus kecemasan
MS pun individu akan terdorong untuk efek MS serta reaksi negatif terhadap orang cerita yang diperolehnya. Menurut tersebut, maka senam hamil sebagai salah
melakukan kekerasan suci. Meskipun lain yang tidak sama semakin kuat pada Kuswandi (dalam Priantono, 2003), semua satu pelayanan prenatal, merupakan suatu
pengetahuan tentang kematian yang tidak orang yang tinggi otoritariannya. Pada orang selalu mengatakan bahwa melahirkan alternatif terapi yang dapat diberikan pada
terelakkan bermakna absolute annihilation individu yang konservatif dan tidak toleran, itu sakit sekali. Oleh karena itu, muncul ibu hamil. Bila dicermati lebih lanjut,
(penghapusan mutlak) (Pyszczynski, dkk., MS akan mengintensifkan reaksi negatif ketakutan-ketakutan pada ibu hamil pertama sebenarnya dalam gerakan senam hamil
2003), pada orang dengan jihad tinggi, MS terhadap orang yang mengancam yang belum memiliki pengalaman bersalin. terkandung efek relaksasi yang dapat
tidak teraktivasi. Menurut Dawkins (dalam pandangan dunia yang dianutnya sehingga Adanya pikiran-pikiran seperti melahirkan menstabilkan emosi ibu hamil. Dari tiga
Pyszczynski, dkk., 2003), hal itu dapat terjadi berpengaruh terhadap kemungkinan yang akan selalu diikuti dengan nyeri komponen inti (latihan pernafasan, latihan

84 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006
137
Efektivitas Senam Hamil sebagai Pelayanan Prenatal dalam Menurunkan Kecemasan Persalinan Pertama Tutut Chusniyah

penguatan dan peregangan otot, serta latihan penyembuhan (healing), penguatan Tabel 2. LISREL ESTIMATE (MAXIMUM LIKELIHOOD)
relaksasi), ada beberapa jenis relaksasi yang (restoration), dan peremajaan (rejuvenation) Pengaruh Variabel Eksogen Terhadap Variabel Endogen

diterapkan dalam senam hamil, yaitu (Domin, 2001). Dengan demikian, ibu hamil
relaksasi pernafasan dan otot atau progresif. akan merasa rileks seiring dengan Pengaruh antar Variabel SS T-value
Relaksasi pernafasan dilakukan dengan cara menurunnya gejala kecemasan.
Jihad terhadap kekerasan ‘suci’ (γ) 0,45* 8,63*
menaikkan perut saat menarik napas dan Berdasarkan tinjauan pustaka di atas,
mengempiskan perut saat membuang napas maka hipotesis yang diajukan untuk diuji Jihad terhadap MS (γ) -0,33* -6,74*
dari mulut secara perlahan, sedangkan dalam penelitian ini adalah: senam hamil Ideologi politik terhadap MS (γ) 0,14* 2,90*
relaksasi otot dilakukan melalui penegangan sebagai pelayanan prenatal efektif dalam BJW terhadap MS (γ) 0,07 0,6
otot-otot tertentu selama beberapa detik menurunkan kecemasan menghadapi BJW terhadap Kekerasan ‘suci’ (γ) 0,12* 2,20*
untuk kemudian dilepaskan. Bila ibu hamil persalinan pertama. Ibu hamil yang
melakukan latihan tersebut dengan benar, melakukan senam hamil akan mengalami * = signifikan, t-value> 1 ,96 (koefisien bermakna pada l.o.s. 0,05)
akan terasa efek relaksasi pada diri ibu hamil penurunan kecemasan dalam menghadapi
yang akan berguna untuk mengatasi tekanan persalinan pertamanya, bila dibandingkan signifikan terhadap MS. Sedang hubungan Berdasar prinsip-prinsip jihad, penggunaan
atau ketegangan yang ia rasakan selama masa dengan mereka yang tidak melakukan senam struktur antar variabel endogen, yaitu antara kekerasan suci selalu dapat dibenarkan dan
kehamilan berlangsung. Hal ini sesuai dengan hamil. MS terhadap kekerasan suci signifikan pada dianggap penting bila dilakukan dalam
pendapat Davies (1991) dan Ford-Martin 0,14. Dapat diartikan bahwa variabel MS rangka menegakkan kebenaran yang
(2001) yang menyatakan bahwa relaksasi METODE PENELITIAN berpengaruh terhadap kekerasan suci. bertujuan untuk membersihkan berbagai
dapat dilakukan dengan berbagai macam Pengaktifan MS berpengaruh terhadap tempat yang digunakan untuk melanggar
cara, antara lain relaksasi progresif dan Variabel tergantung pada penelitian ini kekerasan suci. MS tinggi menyebabkan hukum Tuhan (seperti tempat yang
pernafasan. adalah kecemasan menghadapi persalinan kekerasan suci. digunakan untuk prostitusi dan perjudian).
Secara fisiologis, latihan ini akan pertama, yaitu suatu respon yang muncul Hasil penelitian ini mendukung
membalikkan efek stres yang melibatkan pada diri ibu hamil dalam menghadapi PEMBAHASAN pernyataan Fukuyama (dalam Pyszczynski,
bagian parasimpatetik dari sistem syaraf persalinan pertama yang merupakan suatu dkk., 2003) yang menunjukkan bahwa bagi
pusat (Domin, 2001). Relaksasi akan obyek atau situasi yang bersifat tidak jelas Hasil penelitian ini menunjukkan kaum Islam fundamentalis, modernisasi dan
menghambat peningkatan syaraf simpatetik, (ambiguous) dan belum pernah dialami bahwa jihad berpengaruh langsung terhadap nilai-nilai sekular mengancam cara hidup
sehingga hormon penyebab disregulasi sebelumnya. Adapun variabel bebasnya kekerasan suci dan merupakan variabel yang yang mereka anut. Budaya materialistik Barat
tubuh dapat dikurangi jumlahnya. Sistem adalah senam hamil yang merupakan suatu paling besar pengaruhnya terhadap merupakan ancaman terhadap nilai spiritual
syaraf parasimpatetik, yang memiliki fungsi gerakan tubuh berbentuk latihan-latihan kekerasan suci. Seperti yang telah diuraikan dan praktek agama Islam, karena ada
kerja yang berlawanan dengan syaraf dengan aturan, sistematika, dan prinsip- sebelumnya, jihad merupakan prinsip kesulitan dalam mensintesiskan dunia sekular
simpatetik, akan memperlambat atau prinsip gerakan khusus yang disesuaikan keagamaan yang sangat penting dalam dan agama. Menurut Marsella (dalam
memperlemah kerja alat-alat internal tubuh. dengan kondisi ibu hamil, bertujuan agar ibu agama Islam. Bagi kelompok Islam Moghaddam, 2004), dalam kondisi
Akibatnya, terjadi penurunan detak jantung, hamil siap mental dan jasmani dalam fundamentalis, dengan jihad tinggi akan ketakutan dan ketidaktentuan ini, Islam
irama nafas, tekanan darah, ketegangan otot, menghadapi proses persalinan. Dalam berusaha secara maksimal untuk fundamentalis menawarkan satu alternatif
tingkat metabolisme, dan produksi hormon penelitian ini, senam hamil merupakan menerapkan ajaran Islam dan memberantas pemecahan sederhana terhadap masalah
penyebab stres. Seiring dengan penurunan variabel instrumental yang akan dijadikan kemungkaran. Jihad digunakan sebagai yang kompleks itu, yaitu kepercayaan yang
tingkat hormon penyebab stres, maka perlakuan dalam eksperimen (senam hamil justifikasi oleh kelompok Islam mutlak terhadap dogma agama. Hal itu
seluruh badan mulai berfungsi pada tingkat & tidak senam hamil). fundamentalis yang melakukannya, seperti terjadi, karena mereka memandang bahwa
lebih sehat dengan lebih banyak energi untuk Subjek penelitian ini adalah ibu hamil yang diprediksi oleh Perlmuter (2004). kemunduran umat Islam karena

138 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006
83
Ideologi, Mortality Salience dan Kekerasan ‘Suci’: Analisis Model Struktural Primatia Yogi Wulandari

Tabel 1. Good of fit Model Kekerasan ‘Suci’ yang akan menghadapi persalinan pertama. identitas subjek penelitian, meliputi nama,
Jumlah subjek secara keseluruhan adalah 16 umur, usia kandungan, kehamilan keberapa,
χ df RMSEA p-value GFI CFI orang, dengan pembagian 10 orang sebagai tanggal pernikahan, riwayat keguguran,
1,19 2 0,00 0,77 0,99 0,99
kelompok eksperimen dan 6 orang tingkat pendidikan akhir, agama, pekerjaan,
kelompok kontrol. Pengambilan subjek pendapatan perbulan, dan alamat atau
penelitian menggunakan teknik purposive nomor telepon. Beberapa data dari
Dilihat dari koefisien standardized solu- kekerasan suci. Sementara pengaruh yang sampling, yaitu dengan memperhatikan kuesioner digunakan sebagai data variabel
tion (SS), maka variabel yang paling kuat tidak signifikan terjadi antara BJW terhadap karakteristik tertentu. Adapun karakteristik yang akan dikontrol. Dalam pelaksanaannya,
pengaruhnya adalah pengaruh ideologi jihad MS, sedang pengar uh BJW terhadap tersebut adalah: (a) umur antara 20-35 tahun; perlakuan yang berupa senam hamil akan
(b) usia kandungan 7-9 bulan (28-40 dibantu oleh tenaga profesional yang sering
minggu); (c) jangka waktu antara tanggal mengajar senam hamil.
pernikahan hingga masa kehamilan tidak Analisis secara kuantitatif yang
lebih dari 2 tahun; (d) belum pernah dilakukan adalah analisis perbedaan terhadap
mengalami keguguran; (e) pendidikan tingkat kecemasan ibu hamil yang akan
minimal SMU; dan (f) kondisi kehamilan menghadapi persalinan pertama, yaitu
sehat, tanpa kelainan medis. dengan menggunakan Uji U Mann-Whitney.
Sebelum mendapatkan data Selain itu, juga dilakukan analisis kualitatif
sesungguhnya, terlebih dulu dilakukan survei terhadap data-data yang diperoleh melalui
pra-kuesioner terhadap 20 orang ibu hamil diskusi yang dillakukan di akhir perlakuan.
untuk memperoleh gambaran lebih jelas
tentang bentuk kecemasan yang dialami ibu HASIL DAN PEMBAHASAN
hamil, khususnya yang berkaitan dengan
Figur 2. Model Struktural Kekerasan Suci proses persalinan pertama yang akan Hasil Penelitian
Keterangan: mereka hadapi. Hasil akhir survei yang Tabel 1 menunjukkan bahwa kedua
IPK = ideologi politik konservatif,
BJW = belief in a just world,
berbentuk prosentase bentuk kecemasan kelompok memiliki kondisi setara sebelum
MS = mortality salience, garis putus-putus menunjukkan jalur yang tidak yang dialami ibu hamil kemudian diolah perlakuan, yaitu sebesar 0.414 (p>0.05).
signifikan dengan Taraf signifikansi 0,5% menjadi sebuah skala yang menjadi salah satu Sebaliknya, kondisi setelah perlakuan
metode pengumpulan data empiris. Skala diberikan menunjukkan nilai 0.019 (p<0.05)
terhadap kekerasan suci yaitu 0,45. Dengan kekerasan suci signifikan pada 0,12, yaitu Kecemasan Menghadapi Persalinan Pertama yang berarti ada perbedaan tingkat
demikian, individu dengan jihad tinggi individu dengan BJW cenderung mau ikut yang terdiri dari 4 pilihan jawaban sama- kecemasan yang signifikan antara kelompok
cenderung untuk mau ikut kekerasan suci. kekerasan suci. Ringkasan pengaruh variabel sama diberikan kepada kedua kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
Sedang pengaruh jihad terhadap MS bersifat eksogen terhadap variabel endogen dapat pada dua waktu yang berbeda. Pada Perbandingan juga dilakukan pada nilai gain
negatif yaitu -0,33, individu dengan jihad dilihat secara lebih jelas pada tabel 2. kelompok eksperimen, pretest diberikan score kedua kelompok untuk melihat
tinggi maka MSnya rendah. Pengaruh sebelum perlakuan, setelah itu dilakukan efektivitas senam hamil dalam mengurangi
Takaran signifikansi statistik dalam
ideologi politik konservatif terhadap MS posttest, sedangkan pada kelompok kontrol, kecemasan menghadapi persalinan pertama.
penelitian ini, dengan menggunakan t-
yaitu 0,14, sedang pengaruh MS terhadap pretest dilakukan menyusul satu bulan Diketahui bahwa ada perbedaan yang
statistik pada taraf signifikansi 0,05, maka
kekerasan suci juga 0,14. Maka, individu kemudian diberi posttest. Di samping itu, juga signifikan antara perubahan tingkat
t-statistik (t-value) yang dibutuhkan >± 1,96.
dengan ideologi politik konservatif dengan digunakan kuesioner data diri yang kecemasan pada kelompok eksperimen dan
Dari tabel di atas, berdasar t-value maka
mengaktifkan MS cenderung mau ikut merupakan lembar isian untuk memperoleh kelompok kontrol, dengan nilai 0.034
hanya variabel BJW yang pengaruhnya tidak

82 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006
139
Efektivitas Senam Hamil sebagai Pelayanan Prenatal dalam Menurunkan Kecemasan Persalinan Pertama Tutut Chusniyah

Tabel 1 hubungan diplomatik dengan Israel”. afektif merupakan perasaan atau emosi
Analisis Uji U Mann – Whitney
Skala BJW ini merupakan skala yang yang timbul ketika individu memikirkan
Kelompok N Mean Rank Sum of Ranks divalidasi oleh Dalbert (2001) pada para kematiannya sendiri. PANAS ini juga
tahanan dan petugas penjara, dengan digunakan dalam penelitian Greenberg, dkk.
Pretest Eksperimen 10 9.25 92.50
mengkorelasikan BJW-BUW dengan (1990). Contoh item skala MS kognitif
Kontrol 6 7.25 43.50 dengan orientasi keagamaan, well-being, dan adalah ”Mati berarti berpisahnya ruh dari
Posttest Eksperimen 10 6.35 63.50 ideologi politik. Skala terdiri dari dua bagian, badan”. Skala ini memiliki á=82 dengan
Kontrol 6 12.08 72.50 yaitu 6 item skala BJW dan 4 item skala validitas antara 0,20 sampai 0,67.
Gain Score Eksperimen 10 6.55 65.50 BUW. Dalbert, dkk. (2001) melihat kedua
Kontrol 6 11.75 70.50 belief ini sebagai suatu konstruk yang deskrit, HASIL PENELITIAN
T o t a l 16 sehingga skala BJW dan BUW mengukur
dua hal yang berbeda. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk
seorang individu pada skala Dalbert ini membuktikan keterlibatan 3 variabel
Pretest Posttest Gain Score
dapat memiliki kedua belief ini secara eksogen, yaitu ideologi jihad, ideologi politik,
Mann-Whitney U 22.500 8.500 10.500 bersama-sama. Dengan kata lain, individu dan BJW-BUW terhadap 2 variabel
Wilcoxon W 43.500 63.500 65.500 tersebut tinggi pada skor BJW dan juga skor endogen, yaitu kekerasan suci dan MS.
Z -.816 -2.342 -2.123 BUW-nya. Skala BJW dengan á=74 dan Prosedur yang dilakukan dalam pengolahan
Asymp. .414 .019 034
validitas antara 0,36-0,64, sedang skala BUW data adalah model struktural atau teknik
dengan á =0,66 dan validitas antara 0,43- SEM dengan LISREL 8.5 sebagai software-
0,47. Item pada skala ini juga menggunakan nya. Pada model struktural ini, diuji
(p<0.05). Adapun pengaruh pemberian fleksibilitas. Secara umum, dampak senam skala 6 (angka 1= sangat tidak setuju, sedang pengaruh langsung dari ideologi jihad dan
perlakuan senam hamil terlihat pada hamil yang dirasakan subjek penelitian adalah 6= sangat setuju terhadap pernyataan). BJW terhadap kekerasan suci, serta pengaruh
kelompok eksperimen, yaitu adanya adanya perasaan tenang, santai, rileks, dan Contoh item dari skala ini adalah, “Saya tidak langsung ideologi jihad, BJW dan
penurunan rerata skor kecemasan yang lebih nyaman. Mereka tidak merasakan suatu percaya bahwa keadilan selalu menang ideologi politik terhadap kekerasan suci.
besar daripada kelompok kontrol, seperti ketegangan yang biasa timbul sehingga terhadap ketidakadilan”. Untuk mendapatkan model hipotesis yang
yang terlihat pada gambar 1. tubuhnya dapat beristirahat dan tidak Skala MS terdiri dari 2 bagian, yaitu fit dan dapat menggambarkan data sampel,
Hasil analisis kualitatif menunjukkan mudah lelah. Semua itu membuat MS kognitif dan MS afektif. Skala MS sebuah penelitian harus memenuhi kualifikasi
adanya beberapa bentuk kecemasan ibu kecemasan yang dirasakan subjek penelitian kognitif terdiri dari 6 item yang disusun berupa: p-value>0,05, Root Mean Square
hamil, antara lain keraguan apakah mereka menjadi berkurang sehing ga dapat berdasarkan hasil elisitasi, berkaitan dengan Error of Approximation (RMSEA)<0,05,
dapat melahirkan secara normal serta menjalani aktivitasnya sehari-hari dengan apa yang dipikirkan individu akan terjadi Goodness of fit index (GFI)>0,90 and T-
ketakutan tidak mampu menahan rasa sakit optimal. Berikut merupakan gambaran sesudah individu itu mati. Pertanyaan yang value>1,96. Model kekerasan suci yang
saat persalinan. Dampak dari kecemasan ini penurunan skor kecemasan subjek penelitian digunakan peneliti pada waktu elisitasi diajukan sebagai hipotesis fit (antara model
terlihat pada aktivitas sehari-hari, dimana dalam kelompok eksperimen secara berasal dari pertanyaan terbuka yang dengan data sesuai), dengan good of fit yang
mereka merasa capek yang berlebihan dan keseluruhan. digunakan oleh Greenberg, dkk. (1990). dapat dilihat pada tabel 1.
mudah lelah meski hanya melakukan hal- Sedangkan skala MS afektif berupa 11 item
hal ringan. Hampir semua subjek melakukan PEMBAHASAN keadaan emosi yang diambil dari Positive and Hubungan struktur antara variabel
secara rutin senam hamil yang diajarkan. Negative Affective Scale (PANAS) dari Watson, eksogen dengan variabel endogen tersebut
Subjek justru merasa lebih nyaman Hasil analisis kuantitatif menunjukkan dkk. (1988), terdiri dari 6 keadaan emosi di atas dapat dilihat dengan lebih jelas pada
melakukannya di rumah dengan alasan adanya perbedaan kecemasan dalam negatif dan 5 keadaan emosi positif. MS figur 2.

140 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006
81
Ideologi, Mortality Salience dan Kekerasan ‘Suci’: Analisis Model Struktural Primatia Yogi Wulandari

melalui MS akan berhubungan secara responden perempuan hanya 17 % atau 62


positif dengan kekerasan suci. responden.
BJW diharapkan berkorelasi negatif
dengan kekerasan suci sedang yang Materi dan Prosedur
sebaliknya terjadi pada individu dengan Untuk mengukur kekerasan suci,
BUW. BJW dan BUW dapat berpengaruh disusun lima item skala kemungkinan
langsung terhadap kekerasan suci. Menurut individu untuk ikut tindakan merusak dengan
Rosenblatt, dkk. (1989), budaya skala 6 (angka 1= sangat tidak setuju, sedang
memberikan rasa aman dengan cara 6= sangat setuju terhadap pernyataan).
menjanjikan kekekalan nyata dan simbolik Contoh item skala, ini antara lain, “Seberapa
terhadap orang yang hidup sesuai standar besar kemungkinan anda ikut bergabung
nilai dan melalui konsep bahwa dunia dengan gerakan yang merusak papan iklan
merupakan tempat yang adil, sesuatu yang Gambar 1
bir?”. Validitas item dari skala ini antara 0,77 Grafik Rerata Nilai Kecemasan Pada Kelompok Eksperimen
buruk tidak akan terjadi pada orang yang sampai 0,85, dengan á=0,92. Dan Kelompok Kontrol
baik. Mengaktifkan MS pada individu Skala ideologi jihad tersusun dalam 12 Keterangan :
dengan BJW, akan memberikan rasa aman 1 = Kelompok Eksperimen
item yang didasarkan pada definisi 2 = Kelompok Kontrol
dari ancaman kematian dan ancaman operasional ideologi jihad dan sebelumnya
terhadap validitas konsep realitasnya. Dengan juga dilakukan elisitasi. Skala ini memiliki menghadapi persalinan pertama yang dan kelompok kontrol mengalami
demikian, adanya MS diprediksikan dapat validitas antara 0,42 sampai 0,65, dengan signifikan antara kelompok eksperimen dan kecemasan yang sama (p>0.05). Setelah
memperkuat pengaruh BJW terhadap á=0,74. Item pada skala ini juga kelompok kontrol. Hipotesis yang berbunyi diberi perlakuan, diperoleh nilai 0.019
kekerasan suci. menggunakan skala 6 (angka 1= sangat senam hamil sebagai pelayanan prenatal (p<0.05), berarti ada perbedaan tingkat
tidak setuju, sedang 6= sangat setuju efektif dalam menurunkan kecemasan kecemasan yang signifikan antara kedua
METODE PENELITIAN terhadap pernyataan). Contoh item skala ini, menghadapi persalinan pertama diterima. kelompok. Adapun melalui perhitungan gain
antara lain, “Jihad merupakan perang Analisis data menunjukkan bahwa sebelum score, nilai yang dihasilkan adalah 0.034
Partisipan melawan musuh Islam”. diberi senam hamil, kelompok eksperimen (p<0.05), artinya ada perbedaan tingkat
Kuesioner yang disebarkan dalam Skala ideologi politik yang terdiri dari
penelitian ini sebanyak 450 buah, sedangkan 9 item merupakan adaptasi skala konservatif
yang kembali 373 kuesioner, dan yang dapat umum dari Ray (1972). Item disesuaikan
diolah 371 kuesioner, karena dua kuesioner dengan kondisi sosial politik di Indonesia.
lainnya tidak lengkap sehingga tidak dapat
Ray menggunakan skala konservatif umum
diolah. Populasi penelitian ini adalah
ini untuk meneliti psikopatologi,
kelompok Islam fundamentalis dengan
otoritarianisme, dan orientasi politik pada
sampel penelitian berasal dari kelompok
mahasiswa Universitas Macquarie Austra-
Front Pembebasan Islam (FPI) sebanyak
lia. Skala ini memiliki á=0,87 dengan validitas
295 responden (79%), Hizbuttahrir Indo-
antara 0,24 sampai 0,52. Item pada skala ini
nesia (HTI) sebanyak 61 responden (16%),
juga menggunakan skala 6 (angka 1= sangat
dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
tidak setuju, sedang 6= sangat setuju
sebanyak 15 responden (5%). Sebagian
terhadap pernyataan). Contoh item dari skala
besar subjek berjenis kelamin laki-laki, yaitu Gambar 2
ini adalah, “Indonesia harus membuka
83% atau 309 responden, sementara Grafik Skor Pretest Dan Posttest pada Kelompok Eksperimen

80 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006
141
Efektivitas Senam Hamil sebagai Pelayanan Prenatal dalam Menurunkan Kecemasan Persalinan Pertama Tutut Chusniyah

kecemasan antara kelompok eksperimen ini berarti menekan janin dengan kuat,
dan kelompok kontrol. Kondisi itu akibatnya janin menjadi tergoncang seolah-
menunjukkan bahwa senam hamil efektif olah didesak untuk keluar dari rahim, yang
mengurangi kecemasan menghadapi dapat menyebabkan kelahiran bayi
persalinan pertama. prematur (Dariyo, 1997). Di samping itu,
Salah satu pelayanan prenatal, yaitu pada keadaan ini, terjadi pelepasan hormon
senam hamil, dalam penelitian ini mampu penyebab stres yang dapat menyebabkan
mengurangi tingkat kecemasan yang dialami kelahiran prematur dan infeksi rahim
ibu hamil pertama (primigravida). Menurut (Hobel, dalam Jameson, 2002).
Suryana (”Senam tidak selalu baik”, 2003), Adapun subjek penelitian ini adalah ibu
senam hamil memang merupakan sebagian hamil trimester III (27-40 minggu), dengan
Figur 1. Model Kekerasan ‘suci
dari exercise therapy yang dapat membantu tingkat kecemasan yang tergolong sedang.
ibu hamil pertama dalam meningkatkan Dari diskusi, diperoleh data bahwa Keterangan:
Gama (γ) = matrik koefisien yang menghubungkan variabel laten (LVs)
kondisi fisiologis dan psikologisnya. Hasil kecemasan mereka berkisar pada proses eksogenus dengan (LVs) endogenus.
penelitian ini juga mendukung pendapat persalinan, antara lain keraguan apakah Beta (β) = matrik koefisien yang menghubungkan satu (LVs) endogenus
Rastegari (2005) yang menyatakan bahwa mereka dapat melahirkan normal, apakah dengan satu (LVs) endogenus lainnya.

latihan yang dilakukan selama kehamilan proses persalinan terasa menyakitkan sekali,
akan menolong ibu dalam menghadapi stres serta ketakutan tidak mampu menahan rasa penyucian selalu dapat dibenarkan. Dalam budaya individu. Menurut Rosenblatt, dkk.
dan kecemasan. sakit persalinan. Hal ini sesuai dengan agama Islam pembenaran dilakukan melalui (1989) kelompok Islam fundamentalis
Seorang ibu yang akan bersalin untuk pendapat Hualiana (dalam Dariyo, 1997) interpretasi ideologi jihad, yang dilakukan menganggap transgresor adalah “setan” dan
pertama kalinya biasanya memiliki ketakutan yang menyatakan bahwa ada berbagai oleh kelompok Islam fundamentalis. konsekuensinya orang yang melanggar
Individu yang memiliki jihad tinggi, akan moral harus dihukum. Oleh karena itu,
yang berupa kebingungan dan pertanyaan dan bayangan saat ibu hamil
mendukung kekerasan suci sehingga kita mengaktifkan MS akan memperkuat
mengembangkan reaksi kecemasan terhadap menginjak trimester III, yaitu apakah ia
harapkan jihad akan berpengaruh langsung pengaruh jihad kekerasan suci.
cerita yang mengerikan (Kartono, 1992). dapat melahirkan dengan normal,
terhadap kekerasan suci. Kecenderungan Islam fundamentalis yang melakukan
Sebenarnya menurut Lowe (”Self- bagaimana caranya mengejan, apakah akan
tersebut semakin kuat bila individu kekerasan suci, memiliki pandangan sangat
Confidence Key”, 2001), kecemasan akan terjadi sesuatu saat ia melahirkan, atau
diingatkan akan kematiannya sendiri atau MS konservatif terhadap berbagai isu sosial dan
ketidaktahuan tentang persalinan pertama itu apakah bayinya akan lahir selamat.
individu diaktifkan. Dalam persepektif teori politik. Menurut Keniston (dalam Farina,
adalah sesuatu yang normal. Meski Menurut LeUnes & Nation (2002),
manajemen teror, ketika individu diingatkan dkk., 1972) terdapat sikap otoritarian yang
demikian, Hobel (dalam Jameson, 2002) kecemasan yang dirasakan ibu hamil dapat
akan kematiannya sendiri, individu merasa tinggi pada individu yang konservatif. Efek
menyatakan bahwa stres dapat menyebabkan aktivitas kesehariannya
cemas dan mengatasi kecemasan dengan MS dan reaksi negatif terhadap orang lain
menimbulkan beberapa reaksi dalam tubuh menjadi terganggu. Pendapat ini sesuai
kembali pada nilai dan kepercayaan yang yang tidak sama semakin kuat pada orang
ibu hamil. Kecemasan yang terjadi terus dengan hasil analisis kualitatif yang dimiliki serta berusaha untuk hidup sesuai yang tinggi otoritariannya (Greenberg, dkk.,
menerus dapat menyebabkan syaraf menunjukkan bahwa dampak dari dengan standar nilai dan kepercayaannya. 1990). Pada individu yang konservatif dan
simpatetik memacu kerja pernafasan paru- kecemasan subjek penelitian terlihat pada Menurut pandangan kelompok Islam tidak toleran, maka MS akan
paru guna mengalirkan oksigen ke jantung aktivitasnya sehari-hari, dimana mereka fundamentalis, keberadaan bar, klab-malam, mengintensifkan reaksi negatif terhadap
sehingga jantung dengan kuat memompa merasa capek yang berlebihan dan mudah café, hotel, papan iklan porno, sejumlah orang yang mengancam pandangan dunia
darah guna dialirkan ke seluruh tubuh, lelah meski hanya melakukan hal-hal ringan. tempat prostitusi, dan perjudian, yang dianutnya, sehingga mempengaruhi
termasuk yang dialirkan ke dalam janin Akibatnya, mereka merasa kesulitan dalam menyimpan ancaman terhadap validitas dukungan individu terhadap kekerasan suci.
melalui plasenta dalam rahim ibu. Kondisi melakukan aktivitasnya. Ketegangan saat kepercayaan, nilai, dan konsep realitas Diprediksikan bahwa ideologi konservatif

142 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006
79
Ideologi, Mortality Salience dan Kekerasan ‘Suci’: Analisis Model Struktural Primatia Yogi Wulandari

Tetlock (1983) disebut sebagai ciri ideologi sosialnya dalam kehidupan sehari-hari. memikirkan kondisi bayi juga menyebabkan paru-paru sehingga kapasitas total paru-paru
politik konservatif. Menurut Garcia dan Sebaliknya, orang-orang yang percaya rasa sakit pada perut dan terkadang terjaga akan meningkat dan volume residu paru-
Griffitt (dalam Vala, dkk., 1988), orang yang bahwa dunia itu sebetulnya bukan tempat pada malam hari karena mimpi tentang paru akan menurun, serta melatih otot-otot
konservatif memiliki sikap yang lebih keras yang adil (belief in an unjust world atau BUW) bayinya. sekeliling paru-paru untuk bekerja dengan
dibandingkan dengan orang yang liberal. Jika menunjukkan kecenderungan untuk Pada kelompok eksperimen, tingkat baik.
dipandang dari perspektif konservatif, berperilaku tidak sesuai dengan aturan- kecemasan di akhir pemberian perlakuan Di samping itu, latihan penguatan dan
kelompok Islam fundamentalis memiliki aturan yang adil (Lerner, 1980). Hal ini terjadi menurun menjadi kategori rendah. Hal ini peregangan otot juga berdampak pada
pandangan ideologi politik konservatif karena konsep BJW menunjukkan kontrak dikarenakan subjek dalam kelompok berkurangnya ketegangan ibu hamil.
terhadap isu-isu sosial politik. Individu yang personal antara individu dengan dunia eksperimen ternyata cukup disiplin di dalam Beberapa subjek penelitian ternyata mampu
memiliki ideologi politik konser vatif sosialnya. Sehingga semakin kuat individu menjalankan senam hamil, baik di tempat merasakan efek psikologis terhadap keluhan
cenderung tidak toleran pada perbedaan memegang BJW, maka semakin kuat pula penelitian maupun di lingkungan rumah yang dirasakan, seperti rasa kencang di perut
pendapat dan anti perubahan. kewajibannya untuk berperilaku sesuai mereka. Kondisi ini sesuai dengan penelitian atau pegal di punggung. Zinbarg, dkk.
Ketiga, fenomena “kekerasan suci” ini dengan aturan keadilan. Sebaliknya, individu Mulyata (dalam ”Senam hamil kurangi (1993) memang menyatakan bahwa dengan
juga dapat dilihat dari perspektif manajemen dengan BUW akan mempertinggi stres”, 2005) yang menemukan bahwa ibu melakukan relaksasi otot, individu akan
teror. Penelitian manajemen teror kemungkinan untuk tidak adil. Bila hipotesis hamil yang rutin melakukan senam hamil menjadi lebih mampu mendeteksi
menunjukkan bahwa dengan mengingatkan ini benar, kita mengharapkan BJW dan akan memberi kontribusi besar untuk peningkatan ketegangan pada tubuh selama
subjek terhadap kematiannya sendiri akan BUW dapat memprediksikan kekerasan melancarkan proses persalinan. Adapun aktivitas sehari-harinya, digunakan sebagai
menyebabkan reaksi negatif terhadap suci, dimana BUW lebih condong terhadap pada kelompok kontrol, tidak ditemukan isyarat untuk menerapkan latihan relaksasi.
orang-orang yang kepercayaan dan nilai- kekerasan dibandingkan dengan BJW. perubahan skor kecemasan yang signifikan Di akhir program senam hamil,
nilainya berbeda dengan dirinya (Greenberg, Pada penelitian ini, pertama kita antara saat pretest maupun posttest. terdapat latihan relaksasi yang
dkk., 1990). Penelitian Burris dan Harmon- mengukur kekerasan suci dari dukungan Dalam penelitian ini, senam hamil menggabungkan antara relaksasi otot dan
Jones (dalam Harmon-Jones, dkk., 1997), mereka terhadap berbagai kemungkinan terbukti memiliki dampak positif dalam relaksasi pernafasan. Pada latihan ini, ibu
menemukan bahwa mortality salience (MS) respon untuk menyerang dan merusak menyeimbangkan kondisi psikologis ibu hamil melakukannya sambil membayangkan
menyebabkan subjek memberi rekomendasi papan iklan bir, papan iklan bergambar hamil. Tiga komponen inti senam hamil keadaan bayi di dalam perut baik-baik saja.
yang lebih keras terhadap para pelanggar porno, tempat perjudian dan prostitusi, kafé, (latihan pernafasan, latihan penguatan dan Hal ini cukup membawa pengaruh relaksasi,
moral. Penelitian lain juga menemukan bar, klub-malam, dan hotel-hotel. Model peregangan otot, serta latihan relaksasi) sesuai dengan pernyataan Heardman (1996)
bahwa individu dengan ideologi politik kekerasan suci ini diringkas dalam figur 1. ternyata mengandung efek relaksasi bahwa dengan membayangkan sesuatu yang
konservatif, yang sangat tidak toleran, bila
pernafasan dan relaksasi otot. Berdasarkan menyenangkan dapat membuat tubuh
memikirkan kematiannya sendiri cenderung Dinamika Teoretik analisis kualitatif, diperoleh data bahwa menjadi rileks.
untuk bersikap tidak toleran terhadap orang Perlmutter (2004) menjelaskan bahwa ketiga komponen inti tersebut memiliki Secara keseluruhan, senam hamil
lain yang berbeda (Greenberg, dkk., 1992). sepanjang sejarah dan lintas budaya,
pengaruh yang berbeda terhadap kondisi ibu memang membawa efek relaksasi pada
Keempat, orang percaya bahwa kekerasan suci dimaafkan dan dianggap
hamil. Saat ibu hamil melakukan latihan tubuh ibu hamil, baik yang bersifat relaksasi
mereka hidup di dunia yang setiap orang penting berdasarkan prinsip-prinsip agama
pernafasan, khususnya pernafasan dalam, pernafasan maupun relaksasi otot. Para
akan memperoleh apa yang sepatutnya ia pelaku. Penganut agama secara serius
mereka merasakan nafasnya menjadi lebih subjek penelitian merasakan keadaan yang
peroleh. Pada orang yang memiliki dihadapkan pada paradoks dari penganut
teratur, ringan, tidak tergesa-gesa, dan tenang, santai, rileks, dan nyaman dalam
kepercayaan bahwa dunia itu adil adanya yang menganggap kekerasan suci sebagai
panjang. Hal ini sesuai dengan pendapat menjalani ming gu-ming gu terakhir
(belief in an just world atau BJW), menurut “kewajiban suci. Penggunaan kekerasan suci
Oktrini (1996) yang menyatakan bahwa kehamilan mereka. Jameson (2002)
Dalbert, dkk. (2001), mereka akan selalu dapat dibenarkan bila dilakukan dalam
berperilaku sesuai dengan aturan-aturan yang latihan pernafasan akan membuka lebih menyatakan bahwa jika ibu hamil merasa
rangka menghukum pelanggar hukum
adil dan hal itu mempengaruhi perilaku banyak ruangan yang dapat dipakai dalam rileks, maka ia telah melakukan sesuatu yang
Tuhan. Kejahatan yang bertujuan untuk

78 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006
143
Efektivitas Senam Hamil sebagai Pelayanan Prenatal dalam Menurunkan Kecemasan Persalinan Pertama Tutut Chusniyah

bermanfaat bagi bayinya. Ford-Martin, P. (2001). Gale Encyclopedia dicontohkan dengan adanya ksatria monyet Pengertian jihad sendiri masih
of Alternative Medicine. Gale Group. (buddist sohei) atau kodifikasi perang yang diperdebatkan, sehingga belum ditemukan
SIMPULAN www.findarticles.com. bersandar pada Budhisme yang disebut pengertian tunggal. Istilah jihad berasal dari
Bushido. Di dalam Islam pun, dalil-dalil Al kata Arab jahada (kata benda abstrak, juhd)
Heardman, H. (1996). Senam Hamil (Relax-
Hasil penelitian menunjukkan nilai Qur’an dan Al Hadits seringkali digunakan yang bermakna berusaha dengan sekuat
ation and Exercise for Childbirth). Jakarta:
sebesar 0.034, taraf signifikansi p<0.05, yang sebagai pembenaran terhadap kekerasan tenaga, berusaha dengan segenap hatinya
Arcan.
berarti ada perbedaan tingkat kecemasan ‘suci’, misalnya pamflet The Neglected Duty (Khadduri, 2002). Definisi klasik dari jihad
antara kelompok eksperimen dan Indonesia human development report (Al Faridah Al Ghai’bah) yang ditulis oleh adalah:
kelompok kontrol setelah diberi perlakuan. (2001). Jakarta: UNDP. Abd Al-Salam Faraj dari kelompok Al-
Tingkat kecemasan kelompok kontrol pada Jihad, yang kemudian menjadi pendorong “…exerting, one’s umost power, effort, en-
Jameson, M. (2002). Got stress? Research
saat pretest maupun posttest berada pada untuk melakukan pembunuhan terhadap deavors or ability in contending with an ob-
shows that stress can be harmful dur-
kategori kecemasan sedang, sementara Presiden Anwar Sadat pada tahun 1981 ject of disapprobation” (Firestone, 1999).
ing pregnancy here’s why you need to
tingkat kecemasan kelompok eksperimen relax. Fit Pregnancy. Oktober-Novem- (Rappoport, 1998). Begitu juga halnya
setelah mengikuti senam hamil semakin dengan alasan moral yang digunakan para Pemahaman asketik dan mistik
ber 2002.
menurun, yaitu dari kategori kecemasan ulama dalam memberikan pembenaran membedakan antara jihad besar
sedang menjadi rendah. Berdasarkan data Kalil, K. M., Gruber, J. E., Conley, J. G., & moral terhadap pelaku bom bunuh diri (merepresentasikan perjuangan melawan
tersebut, dapat disimpulkan bahwa senam LaGrandeur, R. M. (1995). (Kramer, 2003). dirinya sendiri) dengan jihad kecil, yaitu
hamil sebagai pelayanan prenatal efektif Relationships among Stress Anxiety, Penelitian ini akan menguji model berjuang di jalan Allah (jihad fi sabilillah)
dalam menurunkan kecemasan menghadapi Type A, and Pregnancy-Related “kekerasan suci” yang dilakukan oleh (Firestone, 1999). Penelitian ini memandang
persalinan pertama. Complications. Journal of Prenatal and kelompok Islam fundamentalis di Indone- jihad dalam dua dimensi tersebut, yaitu:
Perinatal Psychology and Health. Vol. 9 sia yang difokuskan pada teori ideologi dan jihad besar dan jihad kecil.
DAFTAR PUSTAKA (3), 221-232. teori manajemen teror. Penelitian melibatkan Kedua, menurut Unger (2002),
empat konstruk teoretik, yaitu: ideologi kelompok Islam fundamentalis ini biasanya
Kartono, K. (1992). Psikologi Wanita: Mengenal
Dariyo, A. (1997). Hubungan antara Percaya jihad, ideologi politik konservatif, believe in cenderung menutup diri dari pengalaman
Wanita Sebagai Ibu dan Nenek. Bandung:
Diri dengan Kecemasan Menghadapi a just world (selanjutnya disebut BJW), dan dan titik pandang yang dianggap
Mandar Maju.
Kelahiran Bayi pada Wanita Hamil mortality salience sebagai mediator. mempengaruhi pandangan dunia mereka
Kushartanti, W., Soekamti, E. R., & (worldview). Ketertutupan kelompok
Pertama. Skripsi. tidak diterbitkan. Pertama, menurut Perlmutter (2004),
Sriwahyuniati, C. F. (2004). Senam fundamentalis terhadap pandangan lain
Yogyakarta: Fakultas Psikologi “kekerasan suci” mendapat pembenaran
Hamil: Menyamankan Kehamilan, merupakan mekanisme pemeliharaan
Universitas Gadjah Mada. oleh kelompok Islam fundamentalis dengan
Mempermudah Persalinan. Yogyakarta: ideologi. Mekanisme itu membuat para
menginterpretasi ideologi jihad. Ideologi
Davies, J. (1991). The Transcendental Lintang Pustaka. penganut fundamental percaya bahwa tidak
jihad merupakan sebuah aliran (genre) yang
Meditation Program and Progressive ada pandangan dunia yang dianggap sebagai
LeUnes, A. & Nation, J. R. (2002). Sport sangat populer dalam dunia Islam, namun
Relaxation: Compative effects on trait kebenaran selain pandangan dunia yang
Psychology. USA: Wadsworth. sampai 11 September 2001 hanya mendapat
anxiety and self-actualization. Scientific mereka miliki (Staub, 1989). Kelompok Is-
sedikit perhatian dalam dunia Barat. Jihad
Research On The Transcendental Meditation Oktrini, F. (1996). Pengaruh Tingkatan dalam lam fundamentalis ini, cenderung kaku dan
dalam dunia Islam bukan saja sangat
Program. New York: MERU Press. Mengikuti Latihan Seni Pernafasan dikotomis (baik-buruk) dalam mengartikan
populer, bahkan menurut Hamada (dalam
terhadap Agresivitas pada Anggota dunia sosial (Adorno, dkk., 1950; Tetlock,
Domin, V. (2001). Relaxation-How Good Abi-Hasyem, 2004), popularitas agama Is-
Lembaga Seni Pernafasan Satria 1983). Mereka cenderung tidak toleran,
Are You at Relaxing? www.hypnosis lam sepanjang sejarahnya dikarenakan Islam
Nusantara Yogyakarta. Skripsi. tidak ekstrim, fanatik, kaku, dan literalis (Barr
update.com. memiliki prinsip jihad ini. dalam Jainuri, 2003). Gambaran itu oleh,

144 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006
77
Ideologi, Mortality Salience dan Kekerasan ‘Suci’: Analisis Model Struktural Primatia Yogi Wulandari

Clayton, Barlow, dan Ballif-Spanvill (1999) dan mencederai puluhan lainnya (“Serangan diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Senam hamil kurangi stres saat melahirkan
menyatakan bahwa keanggotaan individu bom di Indonesia”, 2002). Kekerasan yang Psikologi Universitas Gadjah Mada. (2005, 05 Januari). Media Indonesia.
dalam kelompok akan menyebabkan paling banyak memunculkan reaksi dunia
Priantono, H. (2003). Lanny Kuswandi: Senam tidak selalu baik buat ibu hamil (2003,
anonimitas pada individu tersebut. Menurut internasional dan paling banyak
Terapi Hypnobirhing, Melahirkan 24 Juni). Media Indonesia Online.
Diener (dalam Clayton, dkk., 1999), menimbulkan korban tewas (180 jiwa)
Tanpa Sakit. Dalam Kompas. 23 Januari
perasaan anomi dalam diri individu ini akan adalah bom yang meledak di Paddy’s Café Setiap jam 2 orang ibu bersalin meninggal
2003.
mengurangi kesadaran diri dan dan Sari Club, Denpasar, Bali, pada tanggal dunia (2004, 10 Mei). www.depkes.id.
mengganggu persepsi. Keadaan itulah yang 12 Oktober 2002, peledakan bom di hotel Rastegari, R. N. E. C. (dicari 2005). Ency-
Unicef in Indonesia: the global agenda of
menyebabkan individu berperilaku ekstrim, Mariot Jakarta, dan serangan bom bunuh clopedia of Nursing and Allied Health.
the UN’s agency for children (1997).
yang pada keadaan normal bukan diri di depan Kedutaan Besar Australia pada www.findarticles.com.
Jakarta: Unicef.
merupakan karakter individu. Festinger tahun 2004. Saleh, R. (2005). Bidan Praktek Swasta Akan
(dalam Clayton, dkk., 1999) menjelaskan Kekerasan yang dilakukan oleh Zinbarg, R. E., Craske, M. G., & Barlow,
Beri Layanan Gratis. 01 April 2005.
keadaan anonimitas individu tersebut ke kelompok Islam fundamentalis diidentifikasi D. H. (1993). Therapist’s Guide for The
www.bisnis.com.
dalam proses deindividuasi. Seorang individu sebagai “kekerasan suci” (sacred violence). Mastery of Your Anxiety and Worry
yang telah menjadi bagian dari kelompok Kekerasan suci merupakan kekerasan yang Self-Confidence Key to Easier Childbirth-Brief (MAW) Program. United States of
tidak lagi menjadi individu, karena identitas memanipulasi simbol-simbol dan idiom- Article (2001, Oktober). USA Today America: Graywind Publications In-
individualnya hilang. Selanjutnya, Mullen idiom agama untuk menyebarkan (Society for the Advancement of Education). corporated.
(dalam Clayton, dkk., 1999)menyatakan kebencian, mengintimidasi, mengganggu,
bahwa deindividuasi ini menghancurkan proses melukai dan membunuh orang lain atas
pengaturan diri (self-regulation) yang normal nama Tuhan (Hamblim & Peterson, 2004;
dan menyebabkan perilaku agresif. Perlmutter, 2004). Kekerasan suci ditemukan
Sejak tahun 1970 hingga tahun 2004, hampir pada semua agama, bahkan
tercatat beberapa peristiwa kekerasan menurut Hamblim dan Peterson (2004),
agama yang dilakukan oleh kelompok Islam kekerasan suci merupakan bagian integral
fundamentalis di Indonesia. Misalnya, dari sejarah agama Nasrani. Perang suci
serangan bom terhadap sejumlah gereja, Heraclius pada tahun 620M, perang agama
klab-malam, dan bioskop oleh Komando pada abad 16 dengan munculnya Protestan,
Jihad antara tahun 1970-1980an. Contoh lain hingga perang salib adalah bagian dari sejarah
adalah teror Warman yang terjadi di agama Nasrani. Sampai saat ini, Christian iden-
Lampung pada pertengahan tahun 1980an. tity movement (gerakan identitas Kristen)
Pada tahun 1990an sampai dengan membenarkan penggunaan kekerasan yang
sekarang, Front Pembela Islam (selanjutnya dilakukan untuk menghukum orang yang
disebut FPI), mengadakan razia dan menyimpang dari hukum Tuhan.
perusakan bar, klab-malam, dan hotel Dua epik yang ada dalam agama
(Purnomo, 2004). Hindu, yaitu Mahabarata dan Ramayana,
Kekerasan yang lebih mutakhir terjadi menceritakan bahwa Tuhan sendiri
pada sekitar tahun 2000, yaitu serangan bom bereinkarnasi untuk berperang suci melawan
pada malam Natal di berbagai kota di In- setan di bumi. Sementara itu, sejarah perang
donesia, yang menewaskan belasan orang suci pada agama Budha di Jepang

76 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006 INSAN Vol. 8 No. 2, Agustus 2006
145