Sie sind auf Seite 1von 8

Nama mahasiswa : ARFIANI PUSPA KANIA

NIM : P17110174088
Soal : Ulcerative Colitis
Program Studi : D-3/Sarjana Terapan Gizi *

Patient History: LG is a 32 yo M with h/o UC and has begun traditional medical treatment. Pt
reports being in the middle of a flare when diagnosed by PCP. He struggles to handle its severity
(bloody diarrhea every hr for 4 weeks) and the debilitation he feels (inability to sleep, work, eat,
have a normal lifestyle). His PCP Dr. Stoma has referred him to see the Dietitian to help educate
patient on new diagnosis and relieve his symptoms. At this point in time, LG has refused surgery.
PMH: anxiety, depression
Meds: Prednisone, Wellbutrin, antibiotics
Family hx: mother died of colon CA at 55y
Physical History:
General Exam: thin male in mild distress
Vitals: Temp 100.1 F, BP 102/68mm Hg, HR 90 BPM, RR 18
Ht: 70” Wt: 105lb UBW 135lb (last year)
Labs:
Na: 133 Cl: 103 BUN: 28 Glu: 200
K: 3.6 CO2: 26 Cr: 0.6 ALB 2.5
Hemoglobin 10 Hematocrit 30
Total Cholesterol 190
Nutrition History: Patient tries to eat at least 1x day but occasionally will miss all 3. He has
been trying to eat more fiber as a friend told him this might stop the diarrhea. A usual day might
consist of:
Usual Dietary Intake:
Breakfast: oatmeal, raisins, tea c sugar & milk
Lunch: lentil soup, some saltines
Dinner: grilled cheese on whole grain bread with salad or cooked vegetables
Beverages: 2 x 16 fl oz water
Food allergy/intolerance: ‘almost everything causes pain’
Nama : LG
No. Register : XXXXX
Ruang/Bed :
Usia : 32
Diagnosis Penyakit : ulcerative colitis
ASSESSMENT/REASSESSMENT KESIMPULAN
ANTROPOMETRI TB = 178 cm AD-1.1.4 BB↓
BB sekarang = 47,7 kg AD-1.1.5 (Kurus Tingkat Berat)
BB dahulu = 61,4 kg
BBI = 70,2 kg
IMT = 15 (Kurus Tingkat
berat)

BIOKIMIA Na: 133 (136 – 145) BD-1.2.5 Na↑


Cl: 103 (98 -106) BD-1.2.3 BUN↑
BUN: 28mg/dL (8-20 BD-1.5.1 Gula darah↑
mg/dL) BD-1.1.3 pCO2↑
Gula darah : 200mg/dL BD-1.11.1 Albumin↓
(70-130 mg/dL) BD-1.10.1 Hb↓
K: 3.6 (3,5 – 5)
CO2: 26% (22 .99 %)
Kreatinin:0.6mg/dL (0,6-
1,2mg/dL)
Albumin : 2.5 g/dL (3.4 –
4.8 g/dL)
Hemoglobin 10 (13,4 –
17,7)
Hematocrit 30 (40 – 47)
Kolesterol total 190 (<200
mg/dL )
FISIK-KLINIS Suhu 68,1°C (36°C- PD-1.1.1 Kurus
37,5°C) PD-1.1.5 Lesu
BP 102/68mm Hg PD-1.1.5 Diare
HR 90x/mnt (60-100x/mnt) PD-1.1.9 Suhu↑
RR 18x/mnt (12-24x/mnt)
Total Cholesterol 190

Tampak depresi dan


cemas

Diare (+)
Darah pada feses (+)
Lesu (+)
Depresi (+)
RIWAYAT GIZI DAHULU
Sarapan: oatmeal, kismis, FH -1.1.1.1 Asupan energi tidak
teh, dengan gula dan susu mencukupi
Snack: tidak ada
Makan siang: sup lentil, FH -1.2.2 Asupan makanan atau
sedikit garam kelompok makanan dan zat gizi
Snack: tidak ada tidak mencukupi
Makan malam: keju
panggang di atas roti FH -1.3 Terapi enteral/parenteral
gandum dengan salad
atau sayuran matang
Snack: tidak ada
Minuman: 2 x 16 fl oz air

Makanan yang dikonsumsi


Px kurang beragam
Kategori aktifitas Px
sedang
Px tidak konsumsi apapun
sebagai selingan
Px kurang konsumsi
daging dan telur
Px kurang konsumsi buah
dan sayur
Px belum konsumsi air
putih 2L/hari

RIWAYAT PERSONAL Alergi : Tidak ada CH-2.1.12 Anxiety disorder


DAHULU
Tidak memiliki riwayat
penyakit keluarga CH-2.1.12 Depresi
Aktifitas sedang
SEKARANG
Tidak ada aktifitas
Depresi

DIAGNOSA GIZI Defisit pengetahuan tentang makanan dan gizi


(NB-1.1) berkaitan dengan diagnosis UC baru-
baru ini yan ditandai dengan diet tinggi serat
yang dikontraindikasikan untuk diare.
INTERVENSI GIZI RENCANA MONITORING & EVALUASI

ND.1.2 Modifikasi jenis atau jumlah


makanan FH-1.1.1 (Asupan Energi Total 2000-2700kkal)
ND.1.3 Kelompok makanan/zat gizi FH-1.2.1 (Variasi makanan, Jumlah cairan
khusus 2L/hari)
ND.3.2.1 Suplemen FH-3.1 (Suplemen MVM setiap hari)
multivitamin/mineral AD-1.1 (Status Gizi Normal)
E.1.7 Hubungan diare dan serat CH-1.1 (Edukasi)
C.2.11 Kontrol depresi
R.C 1.4 Kolaborasi dengan tim medis
lain

PERUBAHAN DIET
A. RENCANA INTERVENSI

1. INTERVENSI DIET (ND)


a. Tujuan Intervensi:
 Memberikan makanan dengan sisa rendah sehingga volume feses rendah
 Tidak memperberat dan merangsang saluran cerna

b. Prinsip Diet
Memberikan Diet Rendah Sisa dengan bentuk makanan saring

c. Syarat Diet
(penjelasan mengapa Energi dan Zat Gizi diberikan sesuai dengan tujuan
dan prinsip diet, pemesanan diet sesuai dengan standar diet yang meliputi:
jenis diet, bentuk makanan, frekuesi dan cara pemberian)

 Diet rendah sisa dengan bentuk makanan saring diberikan untuk


memenuhi kebutuhan zat gizi pasien tanpa memperberat kerja
kolon dan volume feses kecil
 Energi cukup 1352 kkal sesuai kebutuhan pasien
 Protein cukup 202,8 g
 Lemak cukup 338 g
 Menghindari makanan berserat tinggi (maksimal 8g/hari)
 Menghindari susu dan produk olahannya
 Menghindari daging berserat kasar
 Menghindari makanan berlemak
 Makanan diberikan porsi kecil tapi sering
 Makanan diberikan secara oral

d. Perhitungan Kebutuhan Energi dan Zat Gizi


REE = (10 x 47.628kg) + (6.25 x 177.8cm) - (5 x 48yr) + 5 = 1352 kkal

Protein = 202,8 g
Lemak = 338 g
Karbohidrat = 811,2 g
2. INTERVENSI EDUKASI/KONSELING

a. Tujuan :Diberikan konseling tentang hubungan gizi dengan serat

b. Metode :Konseling (Tanya jawab untuk memecahkan masalah)

c. Waktu :30 menit

d. Tempat :Ruang konseling Poli Gizi

e. Alat dan Bahan :Leaflet, food model

f. Sasaran : Pasien

g. Materi :
- Isi piringku
- Frekuensi makan
- Gizi Seimbang
PERENCANAAN MENU
Waktu Menu Bahan Berat (gr)
Makanan
Pagi Bubur saring Beras putih 30
giling
Telur ½ masak Telur ayam ras 50
kecap 5
Sari tomat Tomat segar 100

Selingan pagi Biskuit Biskuit 20


Sirup Sirup rasa 10
melon

Siang Bubur saring Beras putih 30


giling
Semur daging Daging sapi 50
Kecap 5
Tim tahu Tahu putih 50
mentah
Sari jeruk Jeruk manis 100
segar

Selingan sore Roti panggang Roti tawar 40


Margarin 5
Sari tomat Tomat segar 100

Malam Bubur saring Beras putih 30


giling
Ayam ungkep Daging ayam 50
Sup tahu Tahu putih 50
mentah
Sari jeruk Jeruk manis 100
segar