Sie sind auf Seite 1von 164

03 04

Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan


Management Discussion and Analysis Corporate Governance

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 1


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Daftar Isi
Table of Contents

01 Kinerja 2014 32 Profil Anggota Dewan Komisaris


Profile of Members of the Board of Commissioners
2014 Performance
34 Profil Anggota Direksi
6 Ikhtisar Keuangan Profile of Members of the Board of Directors
Financial Highlights
38 Profil Sumber Daya Manusia
7 Pergerakan Saham dan Volume Perdagangan Workforce Profile
Saham ATPK di Bursa Efek Indonesia 2013-2014
ATPK Share Price and Trading Volume on 40 Komposisi Kepemilikan Saham
the Indonesia Stock Exchange 2013-2014 Share Ownership

8 Peristiwa Penting 2014 42 Anak Perusahaan


Significant Events In 2014 Subsidiaries

11 Laporan Dewan Komisaris 49 Kronologis Pencatatan Saham


Report of the Board of Commissioners Share Listing Chronology

15 Laporan Direksi 50 Lembaga & Profesi Penunjang Pasar Modal


Report of The Board of Directors Capital Market Supporting Institutions &
Professions
02 Profil Perusahaan
Company Profile 03 Analisis &
Pembahasan Manajemen
22 Sekilas PT ATPK Resources Tbk
Management Discussion & Analysis
PT ATPK Resources Tbk at a Glance
54 Tinjauan Operasi per Sektor Usaha
23 Riwayat Singkat ATPK Resources Tbk
Operational Review
Brief Chronicle of ATPK Resources Tbk
55 Pemasaran
29 Bidang & Kegiatan Usaha
Marketing
Business Activities
56 Prospek Usaha
30 Struktur Organisasi Korporasi
Business Prospect
PT ATPK Resources Tbk
Corporate Organization Structure of
57 Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
PT ATPK Resources Tbk
Consolidated Statements of Comprehensive Income
31 Visi, Misi & Strategi Perseroan
Corporate Vision, Mission & Strategy

2 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

58 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian


Consolidated Statements of Financial Position
04 Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
61 Laporan Arus Kas Konsolidasian Dewan Komisaris
74
Consolidated Statements of Cash Flows Board of Commissioners

62 Rasio Keuangan Penting Direksi


75
Key Financial Ratios Board of Directors

63 Struktur Permodalan Komite Audit


79
Capital Structure The Audit Committee

64 Perikatan dan Perjanjian Penting Sekretaris Perusahaan


81
Significant Agreements and Commitments Corporate Secretary

67 Aset Kontinjensi Unit Audit Internal


83
Contingency Assets Internal Audit

68 Kebijakan Dividen Sistem Pengendalian Internal


85
Dividend Policy Internal Control System

68 Informasi Material Mengenai Investasi Manajemen Risiko


86
Material Information on Investments Risk Management

68 Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perkara Penting yang Sedang Dihadapi Perusahaan
88
Terbatas II (“PUT II”)/2013 Material Litigations Faced by the Company
Use of Proceeds from Rights Issue II/2013
89 Saksi Administratif
70 Perubahan Peraturan Perundang-undangan & Administrative Sanctions
Dampaknya terhadap Perseroan
Changes in Regulations & Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
90
Their Impacts on the Company Corporate Social Responsibility

71 Perubahan Kebijakan Akuntansi & Dampaknya Tanggung Jawab Produk


92
terhadap Perseroan Product Responsibility
Changes in Accounting Policy & Their Impacts on
the Company

05 Laporan Keuangan
Konsolidasian
Consolidated Financial Statements

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 3


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

4 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Kinerja 2014
2014 Performance

01
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights

Pergerakan Saham dan Volume Perdagangan


Saham ATPK di Bursa Efek Indonesia 2013-2014
ATPK Share Price and Trading Volume on
the Indonesia Stock Exchange 2013-2014

Peristiwa Penting 2014


Significant Events In 2014

Laporan Dewan Komisaris


Report of the Board of Commissioners

Laporan Direksi
Report of The Board of Directors

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 5


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
(Dalam Ribuan Rupiah) (Expressed in Thousand Rupiah)

Ikhtisar Laporan Summary of Consolidated


Laba Rugi Komprehensif 2014 2013 2012 Statements of Comprehensive
Konsolidasian Income
Penjualan Bersih 672.653.702 409.411.286 181.494.610 Net Sales
Laba Kotor 160.391.823 36.093.293 12.620.430 Gross Income
Laba (Rugi) Usaha 83.207.990 16.760.284 (14.066.092) Income (Loss) from Operations
Laba (Rugi) Bersih 52.939.998 13.040.702 (16.740.643) Nett Income (Loss)
Laba (Rugi) Komprehensif yang dapat Total Comprehensive Income Attributable
53.679.350 12.667.883 (21.557.772)
diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk to Owner of the Parent Entity
Laba (Rugi) Komprehensif yang dapat Total Comprehensive Income Attributable
diatribusikan kepada Kepentingan Non- (739.352) 372.819 4.817.129 to Non-Controlling Interest
Pengendali
Laba (Rugi) Usaha Per Saham Dasar Dilusian Income (Loss) from Operations Per Share Basic
14 3 (15) and Diluted

Laba (Rugi) Bersih per Saham Dasar Dilusian Nett Income (Loss) Per Share Basic
9,19 2,26 (18,31) and Diluted

Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan Summary of Consolidated Statements


Konsolidasian of Financial Position
Aset Lancar 695.699.944 345.398.433 145.188.931 Current Assets
Aset Tetap 1.043.207.058 1.137.966.057 856.230 Fixed Assets
Aset Lain-lain 56.958.060 5.975.455 4.784.440 Other Assets
Jumlah Aset 1.795.865.062 1.489.339.945 150.829.601 Total Assets
Liabilitas Lancar 216.439.884 261.505.049 103.445.827 Current Liabilities
Liabilitas Tidak Lancar 405.267.749 106.617.465 3.559.718 Non-Current Liabilities
Jumlah Liabilitas 621.707.633 368.122.514 107.005.544 Total Liabilities
Kepentingan Non-Pengendali (3.149.426) (2.410.074) (2.491.941) Non-controlling Interest

Total Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Equity attributable to owners of


1.177.306.855 1.123.627.505 46.315.999
Pemilik Entitas Induk parents entity
Jumlah Saham Beredar 5.760.245 5.760.245 914.325 Total Circulated Shares
Jumlah Investasi Total Investment
Modal Kerja Bersih 479.260.060 83.893.384 41.743.104 Net Working Capital

Analisis Rasio Ratio Analysis


Rasio Usaha Operating Ratio
Margin Laba (Rugi) Kotor 23,8% 8,8% 7,0% Gross Income (Loss) Margin
Margin Laba (Rugi) Usaha 12,4% 4,1% -7,8% Operating Income (Loss) Margin
Margin Laba (Rugi) Bersih 7,87% 3,19% -9,22% Net Income (Loss) Margin
Laba (Rugi) Bersih terhadap Jumlah Aset 2,95% 0,88% -11,10% Net Income (Loss) on Total Assets
Laba (Rugi) Bersih terhadap Ekuitas 4,50% 1,2% -36,1% Net Income on Equity
Rasio Keuangan (%) Financial Ratio (%)
Rasio Lancar 321,43% 132,08% 140,35% Current Ratio
Rasio Jumlah Liabilitas Lancar Terhadap Jumlah Total Liabilities Current to Total Assets
12,05% 17,56% 68,58%
Aset
Rasio Jumlah Liabilitas Terhadap Ekuitas Pemilik Total Liabilities to Total Owners of The
52,81% 32,76% 231,03%
Perusahaan Company Equity
Rasio Keuangan (x) Financial Ratio (x)
Rasio Lancar 3,2 1,3 1,4 Current Ratio
Rasio aset Lancar terhadap aset Tidak lancar Total Current Assets to Non Current Assets
0,6 0,3 25,7 Ratio
Rasio Jumlah Piutang Terhadap Pendapatan 278 48 133 Total Receivables to Total Revenue Ratio
Rasio Jumlah Liabilitas Lancar Terhadap Total Liabilities Current to Total Non Current
1 2 29
Liabilitas Tidak Lancar Liabilities Ratio
Rasio Jumlah Liabilitas Lancar Terhadap Jumlah Total Liabilities Current to Total Assets Ratio
0,1 0,2 0,7
Aset
Rasio Jumlah Liabilitas Terhadap Ekuitas Pemilik Total Liabilities to Total Owners of The
0,5 0,3 2,3
Perusahaan Company Equity Ratio

6 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Pergerakan Saham Dan Volume


Perdagangan Saham ATPK
di Bursa Efek Indonesia 2013-2014
ATPK Share Price and Trading Volume
on the Indonesia Stock Exchange 2013-2014

Periode Tertinggi Terendah Penutupan Volume Transaksi Jumlah Saham Beredar


Period Highest Lowest Closing Trading Volume Number of Shares Issued
2013
Kuartal I / Quarter I 220 118 158 156.626.000 914.324.669
Kuartal II / Quarter II 205 155 170 154.993.500 914.324.669
Kuartal III / Quarter III 220 135 194 41.959.000 914.324.669
Kuartal IV / Quarter IV 290 193 270 79.574.500 5.760.245.414
2014
Kuartal I / Quarter I 285 240 255 20.239.000 5.760.245.414
Kuartal II / Quarter II 255 205 236 38.016.000 5.760.245.414
Kuartal III / Quarter III 265 224 228 911.739.000 5.760.245.414
Kuartal IV / Quarter IV 227 200 209 74.106.000 5.760.245.414

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 7


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Peristiwa Penting 2014


Significant Events in 2014

7 Januari 2014 21 Januari 2014


7 January 2014 21 January 2014

Perseroan menyampaikan keterbukaan informasi berupa Perseroan menyampaikan keterbukaan informasi Relaas-
laporan hasil pelaksanaan transaksi material & afiliasi Panggilan sidang dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
sehubungan Penawaran Umum Terbatas II Perseroan. untuk perkara perdata Nomor 564/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst
antara Hopaco Properties Limited cs. (Para Penggugat)
The Company made an information disclosure in the form melawan Dr. H. M. Wasisto Budiharsoyo cs./para mantan
of a report on results on the implementation of material Direksi Perseroan (Para Tergugat).
transactions and transactions with affiliated parties in
relation to the Rights Issue II. The Company made an information disclosure, i.e. the
Court Summons by the District Court of Central Jakarta
for the civil case No. 564/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst between
Hopaco Properties Limited et al. (Litigants) v. Dr. H.
M. Wasisto Budiharsoyo et al./former Directors of the
Company (Defendants).

7 Maret 2014 30 Mei 2014


7 March 2014 30 May 2014
Perseroan menyampaikan keterbukaan informasi Relaas- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
Panggilan sidang dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan, antara lain, menyetujui Laporan Tahunan
untuk perkara perdata Nomor 574/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst Perseroan dan mengesahkan laporan keuangan untuk
antara Hopaco Properties Limited cs. (Para Penggugat) tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2013
melawan Perseroan cs. (Para Tergugat). yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Ferdinand.

The Company made an information disclosure, i.e. the The Annual General Meeting of Shareholders decided,
Court Summons by the District Court of South Jakarta among others, to approve the Company’s Annual Report
for the civil case No. 574/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst between and authorize the financial statements for the fiscal
Hopaco Properties Limited et al. (Litigants) v. the Company year ended 31 December 2013 as audited by the Public
et al. (Defendants). Accounting Firm Drs. Ferdinand.

5 Juni 2014
5 June 2014

Anak perusahaan Perseroan, PT Mega Alam Sejahtera The Company’s subsidiary, PT Mega Alam Sejahtera (MAS)
(MAS) mendapatkan peringkat PROPER (Program received the Green PROPER (Company Performance rating
Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Assessment Program for Environmental Management)
Lingkungan Hidup) Hijau tahun 2013-2014 dari Gubernur from the Governor of East Kalimantan.
Kalimantan Timur.

8 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

15 Juli 2014
15 July 2014

Perseroan menyampaikan keterbukaan informasi The Company made an information disclosure, i.e. release
keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk Perkara of the ruling by the District Court of Central Jakarta for
Perdata Nomor 574/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst dan Nomor the civil case No. 574/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst and No. 564/
564/Pdt.G/PN.Jkt.Pst dalam perkara masing-masing antara Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst between Hopaco Properties Limited
Hopaco Properties Limited cs. (Para Penggugat) melawan et al. (Litigants) v. the Company et al. (Defendants) and Dr.
Perseroan cs. dan Dr. H. M. Wasisto Budiharsoyo cs./para H. M. Wasisto Budiharsoyo et al./former Directors of the
mantan Direksi Perseroan (Para Tergugat) sebagai berikut: Company (Defendants), as follows:

a. Menyatakan mengabulkan eksepsi Para Tergugat; a. Granted the exception of the Defendants;
b. Menyatakan Para Penggugat tidak memiliki/ b. Declared that the Litigants did not have legal standing
mempunyai kedudukan hukum/legal standing, dan/ nor qualifications to make a litigation;
atau kualifikasi sebagai Penggugat;
c. Menyatakan Gugatan Penggugat tidak dapat c. Declared that the Litigation from the Litigants was
diterima. unacceptable.

7 Agustus 2014 24 Oktober 2014


7 August 2014 24 October 2014

Perseroan menyampaikan keterbukaan informasi Perseroan menyampaikan keterbukaan informasi dukacita


keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia sehubungan dengan meninggalnya Bapak Ir. Anwar
Republik Indonesia No. AHU-17240.AH.01.02.Tahun Pulukadang M.Sc. yang menjabat sebagai Komisaris
2014 tentang persetujuan perubahan Anggaran Dasar Independen Perseroan pada tanggal 23 Oktober 2014 di
Perseroan sehubungan dengan hasil RUPSLB Kedua Manila, Filipina.
Perseroan tanggal 6 Desember 2013 yang menyetujui
perubahan Anggaran Dasar. The Company made an information disclosure by
extending a formal condolence for the passing of Ir. Anwar
The Company made an information disclosure, i.e. the Pulukadang M.Sc., which had served as the Company’s
decision of of the Minister of Law and Human Rights of Independent Commissioner, on 23 October 2014 in
the Republic of Indonesia No. AHU-17240.AH.01.02. Manila, the Philippines.
Tahun 2014 on the approval for the amendments to the
Articles of Association of the Company in accordance with
the resolutions of the Second Extraordinary GMS on 6
December 2013, which had agreed to amend the Articles
of Association.

18 Desember 2014
18 December 2014
Perseroan menyelenggarakan Public Expose Tahunan. The Company held the Annual Public Expose.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 9


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Awal
Komisaris Utama
President Commissioner

10 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Laporan Dewan Komisaris


Report of the Board of Commissioners

Pemegang Saham yang terhormat, Esteemed Shareholders,

Kami Dewan Komisaris PT ATPK Resources Tbk dengan We the Board of Commissioners of PT ATPK Resources
ini menyampaikan laporan kami atas pengawasan yang Tbk hereby deliver our report on the supervision we
telah dilakukan terhadap pengelolaan Perseroan oleh conducted on the Company’s management by the
Direksi sepanjang tahun 2014, yang telah menghasilkan Board of Directors throughout 2014, with a number of
sejumlah pencapaian penting untuk memastikan notable achievements that helped ensure the Company’s
keberlangsungan usaha Perseroan di masa mendatang. business sustainability in the long run.

Pertama-tama, Dewan Komisaris mengucapkan selamat Firstly we would like to congratulate the Board of
kepada Direksi Perseroan yang, berkat kedisiplinan dan Directors of the Company for displaying the discipline
ketepatan dalam menjalankan strateginya, telah berhasil and precision in carrying out its strategies that have
membawa Perseroan mencetak laba bersih positif allowed the Company to record the second consecutive
untuk tahun kedua secara berturut-turut sejak 2013. year with a positive net income since 2013. In light of
Mengingat sulitnya situasi industri batubara di dunia di the difficult situation in the global coal market in 2014,
tahun 2014, ini merupakan pencapaian yang istimewa. this was truly an impressive feat. In particular we also
Secara khusus Dewan Komisaris juga mengapresiasi appreciate the Board of Directors for its success in
Direksi atas keberhasilannya melaksanakan Penawaran carrying out the Rights Issue II with Preemptive Rights,
Umum Terbatas II dengan Hak Memesan Efek Terlebih aimed to support the Company’s endeavor to directly
Dahulu dalam rangka penyertaan modal oleh Perseroan invest in PT Mega Alam Sejahtera (“MAS”), where the
secara langsung di PT Mega Alam Sejahtera (“MAS”), proceeds will subsequently be used by MAS to purchase
yang selanjutnya digunakan oleh MAS untuk membeli coal mining assets.
aset pertambangan batubara.

Dewan Komisaris mengapresiasi keberhasilan We appreciate such success as this has certainly
tersebut karena langkah tersebut telah meningkatkan enhanced the public trust, in particular that of the
kepercayaan masyarakat khususnya para pemegang shareholders, and transformed the Company’s self-
saham dan mengubah status kemandirian Perseroan. sufficiency status. This is because now the Company
Sebab kini Perseroan telah menjadi perusahaan has become a mining company that has the ability to
tambang batubara yang memiliki kemampuan mine its own coal, in accordance with prevailing mining
menambang sendiri batubaranya, sesuai ketentuan regulations in Indonesia. In line with this achievement,
peraturan pertambangan yang berlaku di Indonesia. the Board of Commissioners here hopes that the
Sejalan dengan pencapaian tersebut, Dewan Komisaris Company’s management will continue to manage
mengharapkan manajemen Perseroan dapat terus its human resources, financial resources, and natural
melakukan pengelolaan sumber daya manusia, sumber resources, so as to achieve its goals, by emphasizing
daya keuangan dan sumber daya alam yang dimilikinya on the principles of profitability, sustainability, and
untuk dapat mencapai tujuan yang berorientasi pada development, which the Company espouses.
prinsip profitability, sustainability dan development
yang dianut oleh Perseroan.

Kami juga mengapresiasi langkah-langkah dan We also appreciate the measures taken and the
strategi Direksi dalam melakukan pengembangan strategies implemented by the Board of Directors in
dan diversifikasi usaha ke dalam bidang pengolahan expanding and diversifying the Company’s business
batubara dan pembangkit listrik, dalam rangka into coal processing and power generation, in order to
menjadikan Perseroan sebagai perusahaan di bidang transform the Company into a future integrated energy
energi di masa mendatang, sebagai salah satu cara enterprise, as one of the ways to respond to the great
untuk merespons tantangan usaha di bidang batubara. business challenges in the coal industry.

Dewan Komisaris telah mengawasi kegiatan pengelolaan The Board of Commissioners performed supervision of
Perseroan oleh Direksi di sepanjang 2014, dan senantiasa the Company’s management by the Board of Directors
menyetujui dan mendukung langkah-langkah hukum throughout 2014, and all along the way we have given
baik secara perdata dan pidana yang telah ditempuh our approval and support to the legal measures,
oleh Direksi Perseroan untuk memberikan perlawanan both in the civil and criminal litigations involving the
dan pembelaan, dalam rangka melindungi nama baik Company, that had been carried out by the Board of
dan kepentingan Perseroan atas perkara hukum yang Directors in order to retaliate to the accusations that
dihadapi di 2014. Dewan Komisaris pun mengapresiasi could potentially harm the Company’s reputation and

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 11


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

hasil dari upaya tersebut, dengan dikeluarkannya interests in 2014. The Board of Commissioners applauds
keputusan pengadilan di tahun 2014. the results of such measures, which took the form of
court verdicts in 2014 that were in our favor.

Dewan Komisaris menilai bahwa kegiatan tanggung The Board of Commissioners is of the opinion that the
jawab sosial perusahaan yang saat ini berlangsung Company’s corporate social responsibility programs,
pada tingkat anak perusahaan dirasakan memadai dan which are now ongoing on the subsidiary level, have
sesuai dengan keadaan lingkungan masyarakat sekitar been adequate and in keeping with the prevailing
area tambang. Kami juga mengapresiasi perolehan conditions in the communities surrounding our mines.
Proper Hijau oleh MAS, yang berarti Perseroan peduli We also laud the achievement of Green Proper rating
dan bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian by MAS, a designation that shows the Company’s care
lingkungan pascatambang serta patuh pada peraturan and responsibility for maintaining the environment
lingkungan yang berlaku. after mining activities, in accordance with prevailing
regulations.

Dewan Komisaris senantiasa mendorong Direksi untuk We continuously urge the Board of Directors to closely
memperhatikan manfaat dan nilai tambah yang dapat observe the benefits and added value that the Company
diberikan oleh Perseroan kepada pemegang saham, can provide to the shareholders, among others in the
misalnya dalam bentuk dividen, selain juga pentingnya form of dividends, aside from the importance of securing
upaya untuk mendapatkan pendanaan murah dengan low-interest funding from banks as well as non-bank
memanfaatkan status sebagai perusahaan terbuka, financial institutions, by leveraging on the Company’s
termasuk dari lembaga keuangan bank ataupun non- status as a listed company.
bank.

Dewan Komisaris menyadari bahwa saat ini pembagian We realize that as of now the Company has not yet
dividen belum dapat dilaksanakan mengingat masih been able to distribute dividends, considering the
negatifnya akumulasi laba ditahan per akhir 2014. negative amount of retained earnings as at end of
Meskipun demikian, Perseroan dapat terus memperkuat 2014. Nonetheless, the Company may continue to
profitabilitasnya, meningkatkan penjualannya, serta improve its profitability, increase its sales, and strive
mengupayakan kinerja keuangan yang positif, sehingga to achieve a series of positive financial results, so that
pemegang saham dapat menikmatinya dalam bentuk the shareholders will be able to enjoy the benefits in
capital gain melalui apresiasi harga saham Perseroan di the form of capital gain, through the increase in the
pasar bursa. Company’s share price in the stock market.

Dewan Komisaris berkomitmen untuk mengingatkan We are committed to reminding the Board of Directors
Direksi terkait pelaksanaan ketentuan-ketentuan regarding the implementation of governance-related
terkait tata kelola perusahaan yang dikeluarkan oleh regulations issued by the Financial Services Authority
OJK di tahun 2014, dan mendorong Direksi untuk (OJK) in 2014, and we urge the Board of Directors to
segera mempersiapkan segala sesuatunya dan mulai prepare everything that is necessary to implement said
menjalankannya sesuai peraturan yang dimaksud mulai regulations starting in 2015.
tahun 2015.

Terkait susunan Dewan Komisaris, sepanjang tahun As regards the composition of the Board of
2014 tidak terjadi perubahan kecuali adanya salah Commissioners, throughout 2014 no changes were
satu rekan kami, yakni Komisaris Independen, Bapak made to it. We however sustained the loss of our
Ir. Anwar Pulukadang M.Sc. yang meninggal dunia dear colleage, the Independent Commissioner Ir.
pada 23 Oktober 2014. Pengangkatan Komisaris Anwar Pulukadang M.Sc., who passed away on 23
Independen baru akan dilakukan dalam RUPS Tahunan October 2014. The appointment of a new Independent
yang selambatnya akan diselenggarakan di bulan Juni Commissioner will be done at the Annual GMS that will
2015, yang bertepatan dengan berakhirnya periode be held at the latest in June 2015, coinciding with the
kepengurusan Dewan Komisaris yang diangkat sejak end of the term of office of the current members of the
2012. Board of Commissioners, who were appointed in 2012.

Dewan Komisaris memberikan apresiasi yang setinggi- We highly appreciate our dearly departed colleague
tingginya bagi almarhum, atas dedikasi beliau dalam for his dedication in carrying out his task as the
menjalankan tugasnya sebagai Komisaris Independen Independent Commissioner and Chairman of the
dan Ketua Komite Audit dengan antusias, mendorong Audit Committee enthusiastically, providing invaluable
dan memberikan serta mendengar masukan-masukan inputs at the Board of Commissioners meetings and
dalam rapat Dewan Komisaris dan rapat Komite Audit. Audit Committee meetings, thus allowing for a better
Hal ini telah membuat kualitas komunikasi Dewan communication between the Board of Commissioners
Komisaris dan Komite Audit menjadi lebih baik. and the Audit Committee.

Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih kepada We hereby thank the Audit Committee for the inputs and
Komite Audit yang telah memberikan masukan dan reports submitted to the Board of Commissioners to be

12 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

laporan kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan conveyed to the Board of Directors regarding corporate
kepada Direksi terkait tata kelola perusahaan, laporan governance, financial statements to be published, and
keuangan Perseroan yang akan dipublikasikan, serta effectiveness of external auditor’s and internal audit’s
efektivitas pelaksanaan tugas auditor eksternal dan tasks in 2014.
auditor internal selama 2014.

Kami memandang bahwa target volume produksi dan It is our view that the Company’s production volume
penjualan batubara sebesar 3 juta ton per tahun yang and sales target of 3 million tons per year, as planned
dicanangkan oleh Direksi untuk tahun-tahun mendatang by the Board of Directors for the coming years, is
adalah rasional, terukur, dan dapat tercapai. Dalam rational, measured, and most importantly achievable.
menilai target Perseroan, kami mempertimbangkan In evaluating the Company’s targets, we take into
kapasitas produksi terpasang yang dimiliki, kebutuhan consideration the current installed capacity of
batubara kalori rendah di India, dan strategi usaha production, demand for low calorie coal in India, and
Perseroan dalam rangka menjadi perusahaan energi the Company’s business strategy to become an energy
dan pengolahan batubara berkalori rendah dalam company and to process low calorie coal in the long
jangka panjang. term.

Sebagai penutup, kami ingin mengucapkan terima kasih In closing, we express our utmost gratitude for the
atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan hard work and dedication shown by the management
oleh jajaran manajemen dan karyawan Perseroan, and employees of the Company, the support from all
dukungan dari para pemangku kepentingan terutama stakeholders especially from the shareholders, and
dari pemegang saham, dan arahan dari regulator, yang the guidance from the regulators. All of which have
semuanya telah membantu menjadikan Perseroan lebih made the Company attain a better shape, more poised
baik dan lebih siap untuk menghadapi tantangan di for overcoming future challenges. May in 2015 the
masa depan. Semoga di tahun 2015 Perseroan dapat Company achieve even more excellent achievements
menunjukkan prestasi yang lebih memuaskan di mata and thus bring greater satisfaction to all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.

Atas nama Dewan Komisaris PT ATPK Resources Tbk,


On behalf of the Board of Commissioners of PT ATPK Resources Tbk,

Awal
KOMISARIS UTAMA
President Commissioner

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 13


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Raymond Bernardus
Direktur Utama
President Director

14 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Laporan Direksi
Report of the Board of Directors
Pemegang Saham yang terhormat, Esteemed Shareholders,

Merupakan suatu kebanggaan bagi kami untuk dapat We are proud to report here the achievements made
melaporkan pencapaian-pencapaian PT ATPK Resources by PT ATPK Resources Tbk throughout 2014, a year of
Tbk di sepanjang tahun 2014, di tengah beratnya astonishingly challenging times in the mining sector in
tantangan yang harus dihadapi di sektor pertambangan general and the coal mining industry in particular. The
pada umumnya dan di industri pertambangan batubara achievements that we have recorded have certainly
khususnya. Segala prestasi yang kami raih selama ini been inseparable from the support afforded to us by all
tentunya tak lepas dari dukungan semua pemangku stakeholders.
kepentingan Perseroan.

Perekonomian global di tahun 2014 cenderung tumbuh The global economy in 2014 grew with a relatively
dengan laju yang lebih lamban dibandingkan di tahun slower pace compared to in 2013, given the continued
2013, mengingat krisis ekonomi yang berkepanjangan economic crisis in Europe and the declining economic
di Eropa dan semakin melambatnya pertumbuhan growth in China. The United States economy, although
ekonomi Tiongkok. Ekonomi Amerika Serikat meskipun showing clear signs of recovery, had not succeeded to
menunjukkan pemulihan, belum dapat sepenuhnya drive up global growth. This weak picture of the global
memberikan pengaruh positif terhadap ekonomi economy resulted in the declining prices of agricultural
dunia. Lesunya perekonomian global ini berujung and mining commodities, including energy commodities
pada lemahnya harga-harga komoditas pertanian dan such as coal.
pertambangan, termasuk komoditas energi khususnya
batubara.

Produksi batubara Indonesia sebagai eksportir nomor Indonesia’s coal production as the largest coal exporter
satu batubara dunia di tahun 2014 terus meningkat, in the world in 2014 continued to rise, despite the
meskipun laju pertumbuhan permintaan batubara growth in demand, both domestic and international,
baik di dalam negeri maupun di luar negeri tidak failed to absorb the increase in coal production and
dapat mengimbangi kenaikan dalam jumlah produksi. thus supply. As a consequence, the Indonesian coal
Akibatnya, harga batubara Indonesia pun semakin price index showed a declining trend. Considering that
mengalami tekanan. Mengingat kualitas batubara yang the Company’s coal quality falls under the low-calorie
dihasilkan Perseroan tergolong batubara berkalori category, the Company had to face a double challenge
rendah, Perseroan menghadapi tantangan ganda of price decline and the limited potential market for its
berupa penurunan harga dan terbatasnya pasar yang coal. Until now, all of the Company’s coal buyers come
dapat menyerap produk batubaranya. Sampai dengan from India, as their required coal specifications match
saat ini, para pembeli batubara Perseroan seluruhnya those of the Company’s coal product.
berasal dari India, mengingat spesifikasi batubara
yang mereka butuhkan dapat dipenuhi oleh batubara
Perseroan.

Tahun 2014 menjadi tahun kedua di mana Perseroan The year 2014 marked the second year in a row where
mencatatkan laba bersih yang positif, sejak di tahun the Company managed to record a positive income,
2013 kami berhasil berbalik arah dari mencatat rugi since in 2013 we made a turnaround from booking a
menjadi mencatat laba. Volume penjualan batubara net loss to booking a net income. Our coal sales volume
tahun 2014 mencapai 2,2 juta ton, naik 21% dari 1,8 juta in 2014 rose 21% from 1.8 million tons in 2013 to 2.2
ton di 2013. million tons.

Di tahun 2014 ini anak perusahaan kami MAS juga untuk In 2014, our subsidiary, MAS, also commenced mining
pertama kalinya melakukan kegiatan penambangannya activities on its own for the first time, as it previously had
sendiri, setelah sebelumnya mempekerjakan perusahaan procured the service of third-party mining contractors
pihak ketiga sebagai kontraktor pertambangan. Ini to conduct mining operations. This allowed us to record
membuat kami dapat membukukan laba yang lebih a higher income in 2014 compared to in 2013. With a
tinggi di tahun 2014, dibandingkan di tahun 2013. net sales of Rp 672.7 billion in 2014 (compared to Rp
Dengan penjualan bersih sebesar Rp 672,7 miliar di 409.4 billion in 2013), we booked net income to the tune
2014 (dibandingkan Rp 409,4 miliar di 2013), kami of Rp 52.9 billion, higher than our net income for 2013
membukukan laba bersih sebesar Rp 52,9 miliar, lebih of Rp 13.0 billion.
tinggi dibandingkan laba bersih tahun 2013 sebesar Rp
13,0 miliar.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 15


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Terkait dengan penggunaan dana hasil Penawaran In relation to the use of proceeds from the Rights Issue
Umum Terbatas II Tahun 2013, kami dengan ini II of 2013, we hereby state that as of the end of 2014,
menyatakan bahwa per akhir tahun 2014, Perseroan the Company had used the entire proceeds amounting
telah menggunakan seluruh dana berjumlah Rp 1,06 to Rp 1.06 trillion according to the plan stipulated in
triliun tersebut sesuai alokasi yang direncanakan dalam the prospectus, namely Rp 1.04 trillion for capital
prospektus, yaitu sebesar Rp 1,04 triliun untuk belanja expenditures and the remaining Rp 24 billion for
modal dan sisanya sebesar Rp 24 miliar untuk modal working capital.
kerja.

Proses rekrutmen sumber daya manusia dari kontraktor Employee recruitment from third-party mining
pertambangan oleh MAS yang dilakukan di tahun 2014 contractors, which was conducted by MAS in 2014,
berlangsung mulus, sehingga kegiatan operasional occurred smoothly, allowing for an excellent string of
dan eksploitasi tambang yang kini dikerjakan self-run mining operation and exploitation activities.
sendiri berjalan dengan sangat baik, sebagaimana This was further demonstrated by the increase in
terbukti dari volume produksi dan penjualan yang coal production and sales volume. We continued
meningkat. Kami terus membina para karyawan kami, to improve the quality of our workforce, enhancing
meningkatkan kompetensi dan keahlian mereka dengan their competence and skills by encouraging them to
mengikutsertakan mereka dalam berbagai program participate in various training and education programs,
pendidikan dan pelatihan, termasuk yang berhubungan including those related to the capital market. As of now
dengan pasar modal. Hingga saat ini, Perseroan tidak the Company has never employed any expatriates.
mempekerjakan tenaga kerja asing.

Dari segi konservasi lingkungan, kiprah Perseroan dalam From the standpoint of environmental conservation,
upayanya melestarikan lingkungan dan menerapkan the Company’s efforts in preserving the surrounding
penambangan yang tidak merusak lingkungan environment and implementing good mining practices
mendapatkan pengakuan dari Gubernur Kalimantan that do not substantially degrade the quality of the
Timur, berupa Peringkat Hijau untuk Program environment was recognized by the Governor of East
Penilaian Peringkat Kerja Perusahaan (PROPER) dalam Kalimantan Province, with the awarding of the Green
Pengelolaan Lingkungan Hidup 2013–2014. Perseroan rating for the PROPER (Corporate Environmental
terus melakukan program reklamasi dan revegetasi Performance Assessment Program) 2013–2014. The
daerah pascatambangnya sesuai dengan peraturan Company continues to carry out its reclamation and
yang berlaku. revegetation programs on its post-mine areas in
accordance with prevailing regulations.

Seiring dengan itu, kami pun terus melaksanakan In line with that, we also maintain our corporate
program-program tanggung jawab sosial perusahaan social responsibility initiatives, which have been made
yang diwujudkan, antara lain, melalui kegiatan manifest in, among others, local community economic
pengembangan masyarakat setempat, perayaan hari empowerment, celebration of national and religious
besar nasional dan keagamaan, serta bantuan kepada holidays, as well as relief and assistance to victims of
masyarakat yang terkena bencana alam. Semua ini natural disasters. All this demonstrates our intention
kami lakukan sebagai wujud partisipasi kami sebagai to participate in improving the condition of the local
warga negara korporat yang baik bagi lingkungan dan environment and surroundings as a good corporate
masyarakat sekitar. citizen.

Segala aktivitas kami di tahun 2014 senantiasa dilandasi Our activities throughout 2014 were grounded upon
oleh semangat untuk melaksanakan prinsip-prinsip tata the spirit to implement good corporate governance
kelola perusahaan yang baik. Di tahun 2014, sejumlah principles, and we are proud to enumerate our
kemajuan telah berhasil kami capai, antara lain terkait achievements in this respect. They include the disclosure
keterbukaan informasi penting, khususnya mengenai of material information, in particular information relating
status perkara hukum yang dihadapi Perseroan yang to the status of the litigations faced by the Company,
dimuat di situs web Bursa Efek Indonesia beserta hasil which was published on the Indonesia Stock Exchange’s
putusan pengadilannya, dan mengenai penyelenggaraan website along with the associated legal verdicts, and
RUPS dan pengumuman hasil RUPS di harian nasional. relating to the execution of the General Meeting of
Dengan demikian, para pemegang saham kami dapat Shareholders (GMS) and the announcement of its
mengikuti perkembangan-perkembangan yang penting resolutions on print media with a nationwide circulation.
di Perseroan dengan baik. Thus our shareholders will be able to stay informed of
the latest developments in the Company.

Kami pun terus menyesuaikan operasional kami dengan We have continued to align our operations with the
peraturan-peraturan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa regulations issued by the Financial Services Authority
Keuangan di tahun 2014 terkait tata kelola perusahaan. in 2014 as regards corporate governance, including
Peraturan tersebut mencakup meningkatkan kualitas regulations on the improvement of GCG implementation
penerapan GCG di Perseroan, memperjelas fungsi in the Company, greater clarity of functions and
dan tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris, responsibilities of the Board of Directors and the Board

16 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

membentuk organ untuk menjalankan fungsi of Commissioners, establishment of a remuneration and


remunerasi dan nominasi, serta peningkatan kapasitas nomination committee, and enhancement of capacity
dan fungsi Sekretaris Perusahaan. Semua ini merupakan and function of the Corporate Secretary. Each of these is
proses yang berkelanjutan, dan di tahun 2015 Perseroan a continuous process, and in 2015 we have committed
telah berkomitmen untuk mempersiapkan hal-hal yang to prepare the above as required by the regulators, so as
disyaratkan oleh regulator dalam rangka mematuhi to maintain our compliance with prevailing regulations.
semua peraturan yang berlaku.

Menatap ke depan, kami percaya bahwa industri Going forward, we believe that the global coal industry
batubara dunia masih cukup memiliki prospek, kendati remains promising in terms of its prospect, despite the
saat ini situasi harga belumlah kembali pada tingkat currently disheartening price atmosphere. The world’s
yang menggembirakan. Kebutuhan energi dunia terus energy demand will continue to soar, and energy
akan meningkat, dan kebutuhan energi di negara- demand growth in developing countries such as in China
negara berkembang seperti Tiongkok dan terutama and especially India for the medium term will continue
India sampai jangka waktu menengah akan terus to be met by coal. Likewise in Indonesia, the need for
ditunjang oleh batubara. Begitu pula di Indonesia, electricity generation according to the PT Perusahaan
kebutuhan pembangkitan listrik menurut rencana Listrik Negara (PLN)’s national electricity provision plan
penyediaan listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) up until at least 2019 will remain dominated by coal. We
sampai setidaknya tahun 2019 masih akan didominasi are therefore certain that the Company’s future business
oleh batubara. Ini membuat kami yakin bahwa prospek prospects remain bright.
bisnis Perseroan di masa mendatang cukup cerah.

Strategi kami dalam menjalankan bisnis Perseroan telah Our strategy in running the business has been directed
diarahkan untuk meningkatkan kualitas batubara kami. towards improving the quality of our coal. This required
Ini mengharuskan kami melalui anak perusahaan, MAS, us, through our subsidiary, MAS, to be more engaged
melakukan pemrosesan batubara lebih banyak daripada in coal processing activities instead of coal marketing.
menjual batubara. Strategi ini juga kami pilih dengan We have opted to execute this strategy given the fact
pertimbangan perlunya melakukan penambahan that a massive addition to infrastructure will be required
infrastruktur dalam skala besar untuk dapat terus to increase our coal production and sales capacity, and
meningkatkan volume produksi dan penjualan batubara, this runs counter to the limited maneuvering capacity
sementara terdapat keterbatasan kemampuan manuver for barges in the river adjacent to our operational site.
tongkang di lokasi sungai di daerah operasional kami. Thus, should our production volume exceed our target
Karena itulah, kelebihan produksi di atas target 3 juta of 3 million tons per year, the excess will be allocated
ton per tahun akan kami alokasikan untuk pemrosesan for further processing, to increase the inherent value of
sehingga dapat memiliki nilai tambah. the coal.

Sebagai bagian dari strategi ini, Perseroan tengah As part of this strategy, the Company is considering
mempertimbangkan untuk memasuki industri to enter into the coal processing industry, through
pengolahan batubara dengan bekerja sama dengan cooperation with third parties. The Company aims
pihak ketiga. Perseroan mengincar untuk memanfaatkan to utilize coal processing technologies for improving
teknologi pengolahan dan pemrosesan batubara, baik quality as well as increasing the added value of MAS’s
untuk meningkatkan kualitas maupun meningkatkan currently low-calorie coal. This we believe will open a
nilai tambah batubara berkalori rendah yang diproduksi new market for our coal product and/or derivatives
MAS. Dengan demikian diharapkan akan terbuka thereof that have a higher quality and thus a higher
pangsa pasar yang baru untuk produk batubara, dan selling price.
atau produk turunan batubara lainnya yang akan
bernilai jual dan berkualitas lebih tinggi.

Sejalan dengan visi dan misi Perseroan, kami pun terus In line with the Company’s vision and mission, we shall
mengupayakan diversifikasi usaha ke bisnis-bisnis yang strive to diversify our business into relevant fields,
relevan, antara lain investasi di sektor pembangkit among others by investing in the independent power
listrik swasta. Ini kami lakukan untuk menyeimbangkan producer sector. This strategy is pursued in order to
postur Perseroan, seiring kami bergerak dari bisnis balance our portfolio as we shift from the purely mining
pertambangan menjadi bisnis energi. Untuk jangka company to a more diversified energy company. For the
pendek, Perseroan berencana untuk mengakuisisi short term, the Company plans to acquire a small scale
perusahaan pembangkit listrik swasta skala kecil (< 50 (< 50 megawatts) independent power producer with
megawatt) yang telah memiliki Perjanjian Jual Beli Listrik an Electricity Sale and Purchase Contract with PLN, and
dengan PLN, serta upaya menjajaki pengembangan develop a coal-fired mine-mouth power plant with a
pembangkit listrik berbasis batubara di mulut tambang capacity of less than 200 megawatts, whose output will
berskala menengah (<200 megawatt) dan menjual be sold entirely to PLN.
seluruh produk listriknya kepada PLN.

Pada tahun 2014 tidak terjadi perubahan dalam susunan In 2014 there were no changes to the composition of
Direksi. Akan tetapi, pada RUPS tahun 2015 Direksi the Board of Directors. However, at the 2015 GMS the

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 17


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Perseroan akan menyelesaikan masa jabatannya, dan current members of the Company’s Board of Directors
dengan demikian bersama dengan ini kami sampaikan will conclude their term of office. Therefore, we hereby
pertanggungjawaban kami atas segala langkah yang deliver our statement of responsibility for each action
telah kami lakukan dalam membawa Perseroan menjadi that had been taken towards bringing the Company
seperti saat ini. Kami juga berterima kasih atas segala to its present state. We are deeply indebted to our
dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan oleh shareholders, contractors, suppliers, and customers
para pemegang saham, kontraktor, pemasok, dan para for their extended support and trust in us, and also to
pelanggan kami, serta kerjasama yang diberikan oleh all our stakeholders including the regulators and local
semua pemangku kepentingan, termasuk regulator dan communities for their cooperation.
masyarakat setempat.

Besar harapan kami agar Direksi yang terpilih pada We are imbued with optimism that the members of
RUPS 2015 nanti dapat memperoleh dukungan yang the Board of Directors appointed at the 2015 GMS
kuat pula dari semua pemangku kepentingan, dan dapat will be afforded an equal amount of support from all
membawa Perseroan ke tingkat yang lebih tinggi lagi stakeholders as we have enjoyed, and that they will
seiring Perseroan berupaya menjadi pemain penting be able to bring the Company to an even higher level,
dalam bidang energi, dan mendukung pembangunan fulfilling the Company’s goal to become a leading player
bangsa Indonesia. in the energy sector and propel the growth of the great
Indonesian nation.

Atas nama Direksi PT ATPK Resources Tbk,


On behalf of the Board of Directors of PT ATPK Resources Tbk,

Raymond Bernardus
DIREKTUR UTAMA
President Director

18 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Dewan Komisaris
The Board of Commissioners

Direksi
The Board of Directors

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 19


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

20 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Profil Perusahaan
Company Profile
Sekilas PT ATPK Resources Tbk
PT ATPK Resources Tbk at a Glance

Riwayat Singkat ATPK Resources Tbk


Brief Chronicle of ATPK Resources Tbk

Bidang & Kegiatan Usaha


Business Activities

Struktur Organisasi Korporasi


PT ATPK Resources Tbk
Corporate Organization Structure of
PT ATPK Resources Tbk

Visi, Misi & Strategi Perseroan


Corporate Vision, Mission & Strategy

Profil Anggota Dewan Komisaris


Profile of Members of the Board of
Commissioners

Profil Anggota Direksi


Profile of Members of the Board of Directors

02
Profil Sumber Daya Manusia
Workforce Profile

Komposisi Kepemilikan Saham


Share Ownership

Anak Perusahaan
Subsidiaries

Kronologis Pencatatan Saham


Share Listing Chronology

Lembaga & Profesi Penunjang Pasar Modal


Capital Market Supporting Institutions &
Professions

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 21


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Sekilas PT ATPK Resources Tbk


PT ATPK Resources Tbk at a Glance

Alamat Kantor Perseroan


Office Address

AXA Tower Lantai 29 Suite 01


Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18, Kuningan City
Jakarta 12940 – Indonesia
Telepon : +62 21 3005 6388
Fax : +62 21 3005 6377

22 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Riwayat Singkat
ATPK Resources Tbk
Brief Chronicle of ATPK Resources Tbk

PT ATPK Resources Tbk (“Perseroan” atau “Perusahaan”) PT ATPK Resources Tbk (“the Company”) was established
didirikan pada tahun 1988 dengan nama PT Anugrah in 1988, initially under the name PT Anugrah Tambak
Tambak Perkasindo. Pendirian ini didasarkan pada Akta Perkasindo. The establishment was pursuant to the Deed
Nomor 27 tanggal 12 Januari 1988, sebagaimana diubah Number 27 dated 12 January 1988, as amended by Deed
dengan Akta Nomor 11 tanggal 4 Juli 1988, keduanya Number 11 dated 4 July 1988, both made before Linda
dibuat di hadapan Linda Herawati SH, Notaris di Medan, Herawati SH, Notary in Medan, and was validated by
dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman the Minister of Justice based on the Decree No. C2-123-
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Nomor HT.01.01.TH’89 on 9 January 1989, and registered on 9
C2-123-HT.01.01.TH’89 tanggal 9 Januari 1989, dan February 1989 at the Medan District Court respectively
didaftarkan pada tanggal 9 Februari 1989 di Kepaniteraan under Nos. 21/PT/Pend/1989 and 22/PT/Perub/1989,
Pengadilan Negeri Medan berturut-turut di bawah Nomor and announced in the State Gazette of the Republic of
21/PT/Pend/1989 dan Nomor 22/PT/Perub/1989, serta Indonesia No. 19 dated 7 March 2000, Supplement No.
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia 1196.
Nomor 19 tanggal 7 Maret 2000, Tambahan Nomor 1196.

Pada 17 April 2002, Perseroan melakukan Penawaran On 17 April 2002, the Company carried out its first Initial
Umum Saham Perdana dan selanjutnya mencatatkan Public Offering and subsequently listed all of its shares at
seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh the Indonesia Stock Exchange.
pada Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the resolution passed at the Extraordinary General
Luar Biasa (“RUPSLB”) Perseroan yang diadakan tanggal 26 Meeting of Shareholders (EGMS) of the Company dated 26
Januari 2006, sebagaimana termaktub dalam Akta Berita January 2006, as recorded in the Minutes of the EGMS of
Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan PT Anugrah Tambak Perkasindo Tbk No. 1 on 26 January
Terbatas PT Anugrah Tambak Perkasindo Tbk Nomor 2006, made by Wenny Adytia Kurniawan SH, Notary in
1 tanggal 26 Januari 2006, dibuat oleh Wenny Adytia Stabat, and duly obtained approval from the Ministry of
Kurniawan SH, Notaris di Stabat, dan telah mendapatkan Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia on the Decree No. C-17638 HT.01.04.TH.2006 on 16 June
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Nomor 2006; the EGMS approved the alteration of the Company’s
C-17638 HT.01.04.TH.2006 tanggal 16 Juni 2006, Perseroan core business from fishery to palm oil plantation business.
melakukan perubahan kegiatan usaha utama dari bidang
pertambakan ke bidang perkebunan kelapa sawit.

Berdasarkan persetujuan RUPSLB Perseroan yang Based on the resolution passed at the EGMS of the
diselenggarakan tanggal 7 Juni 2006, sebagaimana Company dated 7 June 2006. as recorded in the Minutes of
termaktub dalam Akta Berita Acara RUPSLB Nomor 20 EGMS No. 20 dated 7 June 2006, made by Nurdelia Tutupoly
tanggal 7 Juni 2006, dibuat oleh Nurdelia Tutupoly SH, SH, Notary in Medan, and duly obtained approval from
Notaris di Medan, dan telah mendapatkan persetujuan the Ministry of Human Rights of the Republic of Indonesia,
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik based on the Decree No. C-20631 HT.01.04.TH.2006 dated
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Nomor C-20631 14 July 2006; the shareholders of the Company agreed
HT.01.04.TH.2006 tanggal 14 Juli 2006, Perseroan to change the name of the Company from PT Anugrah
melakukan perubahan nama Perseroan dari PT Anugrah Tambak Perkasindo Tbk to PT ATPK Resources Tbk, and
Tambak Perkasindo Tbk menjadi PT ATPK Resources Tbk, the Company’s domicile from Medan to Jakarta, and to
perubahan domisili Perseroan dari Medan ke Jakarta, dan diversify the field of business activities to include general
diversifikasi bidang usaha Perseroan ke bidang usaha mining business and infrastructure development.
pertambangan umum dan pembangunan infrastruktur.

Berdasarkan keputusan RUPSLB Perseroan yang Based on the resolution passed at the EGMS of the
diselenggarakan tanggal 30 Nopember 2006, sebagaimana Company dated 30 November 2006, as recorded in
termaktub dalam Akta Berita Acara Rapat Nomor 48 the Minutes of EGMS No. 48 dated 30 November 2006,
tanggal 30 Nopember 2006, dibuat oleh Fathiah Helmi made by Fathiah Helmi SH, Notary in Jakarta, and duly
SH, Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan obtained approval from the Ministry of Law and Human
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Rights of the Republic of Indonesia, based on the Decree
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Nomor W7- No.W7-00139HT.01.04.TH.2007 dated 4 January 2007,

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 23


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

00139 HT.01.04.TH.2007 tanggal 4 Januari 2007, Perseroan the EGMS agreed to add the fields of coal mining, oil &
melakukan penambahan kegiatan usaha utama pada gas exploration to the Company’s core businesses, and to
bidang pertambangan batubara, pertambangan minyak enter into the independent power generation sector as a
dan gas bumi, dan bidang industri pembangkit tenaga derivative business.
listrik swasta sebagai usaha turunannya.

Pada tahun 2007, Perseroan menyampaikan Pernyataan In 2007 the Company submitted the Registration Statement
Pendaftaran dengan Surat Nomor 013/Dir-ATPK/V-2007 via the Letter No. 013/Dir-ATPK/V-2007 in relation to its
sehubungan dengan Penawaran Umum Terbatas I dalam Limited Public Offering I for the Issuance of Preemptive
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Rights to the Chairman of Bapepam-LK in Jakarta on 16
(“HMETD”) kepada Ketua Bapepam-LK di Jakarta pada 16 May 2007.
Mei 2007.

Selanjutnya, RUPSLB Perseroan tanggal 30 Juni 2007, Furthermore, based on the resolution passed at the EGMS
sebagaimana termaktub dalam Akta Berita Acara RUPSLB of the Company dated 30 June 2007, as recorded in the
Nomor 84, tanggal 30 Juni 2007, dibuat oleh Fathiah Helmi Minutes of EGMS No. 84, dated 30 June 2007, made by
SH, Notaris di Jakarta, menyetujui: Fathiah Helmi SH, Notary in Jakarta, the EGMS passed the
following resolutions:

i. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor i. to increase the paid-in capital of the Company
Perseroan melalui Penawaran Umum Terbatas I through Limited Public Offering I and to provide
dengan menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih free Warrant to the registered shareholders who are
Dahulu dan memberikan secara cuma-cuma Waran entitled according to capital markets regulations;
kepada pemegang saham yang berhak sesuai
ketentuan pasar modal yang berlaku;
ii. Penggunaan dana hasil Penawaran Umum Terbatas I; ii. the use and distribution of the right issue funds
dan derived from the Limited Public Offering I; and
iii. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan. iii. to amend the Company’s Articles of Association.

Selanjutnya Perseroan memperoleh persetujuan efektif The Company subsequently received the approval for
pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas I tersebut the implementation of the Limited Public Offering I as
berdasarkan surat Bapepam-LK No. S-3240/BL/2007 mentioned above, pursuant to the Letter of Bapepam-
tentang Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran LK No. S-3240/BL/2007 on Notification of Effective
tanggal 29 Juni 2007. Registration dated 29 June 2007.

Pasca Penawaran Umum Terbatas I Tahun 2007 hingga Post the Limited Public Offering I of 2007–2009, the
2009, struktur kepemilikan anak-anak perusahaan dalam ownership structure of subsidiaries within the Company’s
kelompok usaha Perseroan adalah sebagai berikut: business group is as follows:

Anak Perusahaan Perseroan Kepemilikan Berdiri Partisipasi


No
Subsidiary Share Ownership Established Participation
1. PT ATPK Power Resources (“APR”) 99% 6 Juli/July 2006 6 Juli/July 2006

2. PT ATPK Energy Resources (“AER”) 99% 6 Juli/July 2006 6 Juli/July 2006


3. PT Modal Investasi Mineral (“MIM”) 96,7% 24 Juni/June 2006 22 Desember/December 2006

Masing-masing dari ketiga anak perusahaan sebagaimana Each of the three abovementioned subsidiaries of the
disebutkan di atas memegang kepemilikan saham di Company held the shares of a number of business entities,
beberapa entitas usaha, yakni: as described below:

PT ATPK Power Resources (“APR”) memegang kepemilikan PT ATPK Power Resources (“APR”) held 1% of shares of PT
saham sebesar 1% di PT Otoma Global Mitra (“OGM”) dan Otoma Global Mitra (“OGM”) and 1% of PT Energi Gabus
1% di PT Energi Gabus Pratama (“EGP”). Pratama (“EGP”).

PT ATPK Energy Resources (“APR”) memegang kepemilikan PT ATPK Energy Resources (“APR”) held 99% of shares of
saham sebesar 99% di OGM dan 1% di EGP. OGM and 1% of EGP.

PT Modal Investasi Mineral (“MIM”) memegang PT Modal Investasi Mineral (“MIM”) held 70% of shares of
kepemilikan saham sebesar 70% di PT Saptajaya Menjak PT Saptajaya Menjak Sengewari, 70% of PT Mega Alam
Sengewari, 70% di PT Mega Alam Sejahtera, 70% di PT Sejahtera, 70% of PT Sarana Mandiri Utama, 70% of PT
Sarana Mandiri Utama, 70% di PT Damanka Prima, 70% Damanka Prima, 70% of PT Tuhup Coal Mining, 80% of PT
di PT Tuhup Coal Mining, 80% di PT MIM Geoservices MIM Geoservices Technology, 70% of PT MIM Nikelindo
Technology, 70% di PT MIM Nikelindo Mulia, 70,24% di PT Mulia, 70.24% of PT Wahana Bumi Mulia, and 99% of PT

24 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Wahana Bumi Mulia, dan 99% di PT MIM Coal Power. MIM Coal Power.

Selanjutnya Perseroan telah melaksanakan beberapa Furthermore, the Company has conducted a number of
kegiatan korporasi termasuk terkait investasi dan divestasi, corporate actions including those related to investment
serta telah melakukan sejumlah perubahan terhadap and divestiture, and amended the Company’s Articles of
Anggaran Dasar Perseroan. Kegiatan yang material dan Association a number of times. The material actions and
perubahan Anggaran Dasar tersebut dijelaskan lebih lanjut amendments of the Articles of Association are presented
di bawah ini. in greater detail below.

Keputusan RUPSLB Perseroan tanggal 19 Mei 2008 yang Based on the resolution passed at the EGMS of the
termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPSLB Company dated 19 May 2008, as recorded in the Minutes
Perseroan Nomor 39 tanggal 19 Mei 2008, yang dibuat di of EGMS No. 39, dated 19 May 2008, made before Fathiah
hadapan Fathiah Helmi SH, Notaris di Jakarta, menyetujui Helmi SH, Notary in Jakarta, the EGMS approved the
Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) dan memberi kuasa Limited Public Offering I and gave mandate to the Board
kepada Direksi untuk mengubah pasal 4 ayat 2 dan 3 of Directors to amend the Articles of Association of the
Anggaran Dasar Perseroan, dan telah dilaporkan pada Company, namely article 4 paragraphs 2 and 3, and
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia duly obtained approval from the Minister of Justice and
Nomor AHU-AH.01.10.12967 tanggal 26 Mei 2008. Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-
AH.01.10.12967 dated on 26 May 2008.

Keputusan RUPSLB Perseroan tanggal 28 Juni 2008 Based on the resolution passed at the EGMS of the
yang termaktub dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Company dated 28 June 2008, as recorded in the Minutes
Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Nomor 114, of EGMS No. 114, dated 28 June 2008, made before
tanggal 28 Juni 2008, yang dibuat oleh Fathiah Helmi SH, Fathiah Helmi SH, Notary in Jakarta, the EGMS agreed to
Notaris di Jakarta, menyetujui penjualan atas aset-aset the divestment of the palm oil plantation assets located in
perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di daerah Percut, the Percut area, Sei Tuan District, North Sumatera.
Kecamatan Sei Tuan, Sumatera Utara.

Keputusan RUPSLB Kedua Perseroan tanggal 15 Juli Based on the resolution passed at the Second EGMS of
2008 yang termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan the Company on 15 July 2008, as recorded in the Minutes
RUPSLB Kedua Nomor 37 tanggal 15 Juli 2008, yang of EGMS No. 37, dated 15 July 2008, made before Fathiah
dibuat di hadapan Fathiah Helmi SH, Notaris di Jakarta, Helmi SH, Notary in Jakarta, the shareholders agreed to
menyetujui perubahan seluruh Anggaran Dasar Perseroan amend all of the Company’s Articles of Association among
antara lain penyesuaian dengan Undang-Undang Nomor others to adjust to the Law No. 40/2007 on Limited Liability
40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Companies and Bapepam-LK Regulation No. IX.J.1 on the
Bapepam-LK No. IX.J.1 tentang Pokok-Pokok Anggaran Core Aspects in the Articles of Association of Companies
Dasar Perseroan yang Melakukan Penawaran Umum Efek that Issue Equity-Based Securities and Public Companies.
Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik. Akta tersebut telah The Deed has obtained approval from the Minister of
memperoleh pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Justice and Human Rights of the Republic of Indonesia
Manusia Republik Indonesia No. AHU-60183.AH.01.02. No. AHU-60183.AH.01.02.Tahun 2008, dated 8 September
Tahun 2008, tanggal 8 September 2008. 2008.

Keputusan RUPSLB Perseroan tanggal 5 Oktober 2010 Based on the resolution passed at the EGMS of the
yang termaktub dalam akta Berita Acara RUPSLB Nomor Company on 5 October 2010, as recorded in the Minutes
3 tanggal 5 Oktober 2010 yang dibuat oleh P. Sutrisno A. of EGMS No. 3 dated 5 October 2010, made before P.
Tampubolon, Notaris di Jakarta Pusat, menyetujui: Sutrisno A. Tampubolon, Notary in Central Jakarta, the
shareholders agreed to:

i. Divestasi 70% saham yang dimiliki oleh PT Modal i. Divest 70% shares owned by PT Modal Investasi
Investasi Mineral di PT Saptajaya Menjak Sengewari; Mineral in PT Saptajaya Menjak Sengewari;
ii. Divestasi 70,24% yang dimiliki oleh PT Modal Investasi ii. Divest 70.24% shares owned by PT Modal Investasi
Mineral di PT Wahana Bumi Mulia. Mineral in PT Wahana Bumi Mulia.

Keputusan RUPSLB Ketiga Perseroan tanggal 22 Nopember Based on the resolution passed at the Third EGMS of
2011 yang termaktub dalam akta Berita Acara RUPSLB the Company on 22 November 2011, as recorded in the
Ketiga Nomor 54 tanggal 22 Nopember 2011 yang dibuat Minutes of EGMS No. 54 dated 22 November 2011, made
oleh Kumala Tjahjani Widodo SH, MH, M.Kn, Notaris di before Kumala Tjahjani Widodo SH, MH,
Jakarta, menyetujui: M.Kn, Notary in Jakarta, the shareholders agreed to:

i. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait i. amend the Company’s Articles of Association in
perubahan susunan permodalan; relation to the change in capital structure;
ii. Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih ii. conduct addition of capital by issuing shares without
dahulu. preemptive rights.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 25


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Keputusan Rapat untuk agenda (i) di atas telah dituangkan The meeting’s resolution for agenda (i) above has been
kembali dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Nomor recorded in the Deed of Meeting Resolution No. 55 dated
55 tanggal 22 Nopember 2011 yang dibuat di hadapan 22 November 2011 made before Kumala Tjahjani Widodo
Kumala Tjahjani Widodo SH, MH, M.Kn , Notaris di Jakarta. SH, MH, M.Kn, Notary in Jakarta. The deed has been
Akta tersebut telah dilaporkan pada Menteri Hukum dan submitted to the Minister of Justice and Human Rights of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU- the Republic of Indonesia No.AHU-AH.01.10-41511 dated
AH.01.10-41511 tanggal 20 Desember 2011. 20 December 2011.

Sedangkan keputusan Rapat untuk agenda (ii) di atas telah The meeting’s resolution for agenda (ii) above has been
dituangkan kembali dalam Akta Pernyataan Sehubungan recorded in the Deed of Statement in Relation to the
Dengan Penerbitan Saham-Saham Baru Hasil Pelaksanaan Issuance of New Shares for Addition of Capital Without
Penambahan Saham Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Preemptive Rights No. 17 dated 14 February 2012, made
Dahulu Nomor 17 tanggal 14 Februari 2012 yang dibuat di before Kumala Tjahjani Widodo SH, MH, M.Kn, Notary in
hadapan Kumala Tjahjani Widodo SH, MH, M.Kn, Notaris Jakarta. The deed has been submitted to the Minister of
di Jakarta. Akta tersebut telah dilaporkan pada Menteri Justice and Human Rights of the Republic of Indonesia
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor No.AHU-AH.01.10-08914 dated 14 March 2012, and has
AHU-AH.01.10-08914 tanggal 14 Maret 2012, dan telah been published in the State Gazette of the Republic of
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Indonesia dated 27 September 2013 No. 78, Supplement
tanggal 27 September 2013 Nomor 78 Tambahan Nomor No. 5939/L.
5939/L.

Keputusan RUPSLB Perseroan tanggal 28 Juni 2012 yang Based on the resolution passed at the EGMS of the
termaktub dalam Akta Berita Acara RUPSLB Nomor 17 Company on 28 June 2012, as recorded in the Minutes
tanggal 28 Juni 2012 yang dibuat oleh Novita Puspitarini of EGMS No. 17 dated 28 June 2012, made before Novita
SH, Notaris di Jakarta Selatan, menyetujui: Puspitarini SH, Notary in South Jakarta, the shareholders
agreed to:

i. Divestasi 70% saham yang merupakan seluruh saham i. Divest 70% of shares or the entire shares held by PT
yang dimiliki oleh PT Modal Investasi Mineral di PT Modal Investasi Mineral in PT Sarana Mandiri Utama,
Sarana Mandiri Utama, PT Damanka Prima, PT Tuhup PT Damanka Prima, PT Tuhup Coal Mining, PT MIM
Coal Mining, PT MIM Nikelindo Mulia dan divestasi Nikelindo Mulia and 99% of shares or the entire
99% saham yang merupakan seluruh saham yang shares held by PT Modal Investasi Mineral in PT MIM
dimiliki oleh PT Modal Investasi Mineral di PT MIM Coal Power;
Coal Power;
ii. Divestasi 99% saham yang merupakan seluruh saham ii. Divest 99% of shares or the entire shares held by PT
yang dimiliki oleh oleh PT ATPK Energy Resources di ATPK Energy Resources in PT Otoma Global Mitra and
PT Otoma Global Mitra dan PT Energi Gabus Pratama; PT Energi Gabus Pratama;
iii. Divestasi 1% saham yang merupakan seluruh saham iii. Divest 1% of shares or the entire shares held by PT
yang dimiliki oleh PT ATPK Power Resources di PT ATPK Power Resources in PT MIM Coal Power, PT
MIM Coal Power, PT Otoma Global Mitra dan PT Otoma Global Mitra and PT Energi Gabus Pratama;
Energi Gabus Pratama;

Serta memberi wewenang kepada Direksi dengan The EGMS also authorized the Board of Directors, upon
persetujuan Dewan Komisaris untuk mengambil tindakan the approval of the Board of Commissioners, to conduct
yang diperlukan guna melaksanakan divestasi tersebut the necessary measures to perform such divestments as
di atas dengan memperhatikan ketentuan peraturan mentioned above by adhering to the rules and regulations
perundang-undangan di bidang Pasar Modal. in the capital market.

Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Based on the resolution of the Extraordinary General
Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan dibuka pada Meeting of Shareholders that was opened on 22
tanggal 22 Nopember 2013 dan ditutup pada tanggal September 2013 and closed on 26 November 2013, as
26 Nopember 2013, yang termaktub dalam Akta No. 27 stipulated in the Deed No. 27 dated 22 November 2013,
tanggal 22 Nopember 2013, dibuat oleh Hasan Halim drawn before Hasan Halim SH, M.Kn, Notary in North
SH, M.Kn, Notaris di Jakarta Utara, diputuskan bahwa Jakarta, the shareholders:
pemegang saham:

1. menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan 1. approved the increase of issued and paid-in capital of
disetor Perseroan sebagai berikut: the Company, as follows:
a. menyetujui Penawaran Umum Terbatas II (PUT a. approved the Rights Issue II with the issuance of
II) dengan menerbitkan Hak Memesan Efek Preemptive Rights.
Terlebih Dahulu.
b. menyetujui penyertaan saham secara langsung b. approved the direct acquisition of shares of
oleh Perseroan pada PT Mega Alam Sejahtera PT Mega Alam Sejahtera (subsidiary) by the
(anak perusahaan) untuk tujuan transaksi Company for the purpose of fulfilling the

26 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

pembelian alat-alat berat dan pemberian purchase of heavy machinery and compensating
kompensasi atas infrastruktur tambang batubara the coal mining infrastructure arranged with PT
dengan PT Pacific Prima Coal. Pacific Prima Coal.
c. menyetujui transaksi material dan afiliasi antara c. approved the material and affiliated transaction
PT Mega Alam Sejahtera dengan PT Pacific Prima between PT Mega Alam Sejahtera and PT Pacific
Coal sehubungan dengan rencana pembelian Prima Coal in line with the purchase of heavy
alat-alat berat dan pemberian kompensasi atas machinery and compensation for mining coal
infrastruktur tambang batubara. infrastructure.

2. menyetujui pemberian opsi kepada anggota Direksi 2. approved the provision of option to members of the
dan Dewan Komisaris (kecuali Komisaris Independen) Board of Directors and the Board of Commissioners
serta Karyawan Perseroan untuk membeli sebagian as well as employees of the Company (with the
dari sisa saham PUT II sebanyak-banyaknya 2,5 % exception of Independent Commissioner) to purchase
dari jumlah saham yang dikeluarkan dalam rangka part of the remaining shares from Rights Issue II, at
PUT II yang tidak diambil bagian dari pemegang most 2.5% of the total shares issued for Rights Issue
saham yang berhak dan sebelum diambil bagian oleh II that were not taken by their rightful shareholders,
pembeli siaga. prior to their purchase by the standby buyer.

Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the resolution of the Second Extraordinary
Luar Biasa Kedua Perseroan tanggal 6 Desember 2013, General Meeting of Shareholders on 6 December 2013,
termaktub dalam Akta No. 33 tanggal 6 Desember 2013 as stipulated in the Deed No. 33 dated 6 December 2013
dan akta tersebut dituangkan kembali dalam Akta No. 42 and restated in the Deed No. 42 dated 16 December 2013,
tanggal 16 Desember 2013, keduanya dibuat di hadapan both drawn before Hasan Halim SH, M.Kn, Notary in North
Hasan Halim SH, M.Kn, Notaris di Jakarta Utara, menyetujui: Jakarta, the shareholders approved:

1. perubahan pasal 1 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan: 1. Amendment of article 1 paragraph 1 of the Articles
Nama dan Tempat Kedudukan. of Association of the Company: Name and Domicile
of Business.
2. perubahan pasal 3 ayat 1 dan ayat 2 Anggaran Dasar 2. Amendment of article 3 paragraphs 1 and 2 of the
Perseroan: Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha. Articles of Association of the Company: Purposes and
Goals and Business Activities.
3. perubahan pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan: Modal. 3. Amendment of article 4 of the Articles of Association
of the Company: Capital.
4. perubahan pasal 5 ayat 1 dan ayat 2 Anggaran Dasar 4. Amendment of article 5 paragraphs 1 and 2 of the
Perseroan: Saham Articles of Association of the Company: Shares.
5. perubahan pasal 15 ayat 7 Anggaran Dasar Perseroan: 5. Amendment of article 15 paragraph 7 of the Articles
Direksi of Association of the Company: Board of Directors.
6. perubahan pasal 18 ayat 7 Anggaran Dasar Perseroan: 6. Amendment of article 18 paragraph 7 of the Articles of
Komisaris. Association of the Company: Board of Commissioners.

Berdasarkan Akta Pernyataan sehubungan dengan Based on the Deed of Disclosure in relation to the issuance
penerbitan saham-saham baru hasil pelaksanaan of new shares from the Rights Issue II with Preemptive
Penawaran Umum Terbatas II dengan Hak Memesan Rights No. 20 dated 25 February 2014, drawn before Hasan
Efek Terlebih Dahulu No. 20 tanggal 25 Februari 2014 Halim SH, M.Kn, Notary in North Jakarta, the shareholding
yang dibuat di hadapan Hasan Halim SH, M.Kn, Notaris composition of the Company is as follows:
di Jakarta Utara, susunan pemegang saham Perseroan
adalah:

1. DBS Vickers Secs Singapore (PTE) Limited A/C 1. DBS Vickers Secs Singapore (PTE) Limited A/C:
sebanyak 362.006.000 saham seri A dengan nilai 362,006,000 serie A shares with par value of Rp 200
nominal Rp 200 per saham atau Rp 72.401.200.000. per share or Rp 72,401,200,000.
2. PT Pacific Prima Coal sebanyak 4.763.557.884 saham 2. PT Pacific Prima Coal: 4,763,557,884 serie B shares with
seri B dengan nilai nominal Rp 100 per saham atau Rp par value of Rp 100 per share, or Rp 476,355,788,400.
476.355.788.400.
3. Masyarakat sebanyak 469.198.669 saham seri A 3. Public: 469,198,669 serie A shares with par value of Rp
dengan nilai nominal Rp 200 per saham atau Rp 200 per share or Rp 93,839,733,800, and 165,482,861
93.839.733.800 dan 165.482.861 saham seri B dengan serie B shares with par value of Rp 100 per share, or a
nilai nominal Rp 100 per saham atau seluruhnya Rp 16,548,286,100.
sebesar Rp 16.548.286.100.

Keputusan Rapat Umum Luar Biasa Kedua Perseroan No. Based on the resolution of the Second Extraordinary
33 tanggal 6 Desember 2013 dan Akta tersebut dinyatakan General Meeting of Shareholders No. 33 dated 6 December
kembali berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat 2013, as restated in the Deed of Resolution of the Second
Umum Pemegang Saham Luar Biasa Kedua No. 42 tanggal Extraordinary General Meeting of Shareholders No. 42

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 27


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

16 Desember 2013, dan Akta No. 18 tanggal 19 Mei 2014, dated 16 December 2013, and DeedNo. 18 dated 19 May
semuanya dibuat di hadapan Hasan Halim SH, M.Kn, 2014, all of which were drawn before Hasan Halim, SH, M.Kn,
Notaris di Jakarta Utara, Rapat telah menyetujui perubahan Notary in North Jakarta, the meeting has agreed to amend
anggaran dasar Perseroan, dan telah memperoleh the Company’s articles of association, and has received the
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia approval from the Minister of Law and Human Rights of
Republik Indonesia No. AHU17240.AH.01.02.Tahun 2014 the Republic of Indonesia No. AHU17240.AH.01.02.Tahun
tanggal 17 Juli 2014. Salah satu perubahan tersebut adalah 2014 dated 17 July 2014. Some of these amendments to
Pasal 3 ayat 1, 2 anggaran dasar Perseroan: Maksud dan the artilces of association occurred in article 3 paragraphs
Tujuan Serta Kegiatan Usaha. 1 and 2: Purposes and Goals and Business Activities.

28 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Bidang & Kegiatan Usaha


Business Activities

Sebagaimana termaktub dalam Anggaran Dasar As stipulated in the latest articles of association as
terakhir tersebut di atas, Perseroan menjalankan usaha- above, the Company is engaged in the mining, mining
usaha di bidang pertambangan, infrastruktur tambang, infrastructure, trading of mining products and related to
perdagangan yang berkaitan dengan produk tambang mining products, and mining transportation.
dan perdagangan di bidang produk tambang, transportasi
di bidang pertambangan.

Dengan demikian, untuk mencapai maksud dan tujuan Therefore, to attain such purposes and goals as stated, the
Perseroan tersebut, Perseroan dapat melakukan kegiatan Company may conduct the following business activities:
usaha sebagai berikut:

a. bidang pertambangan, eksplorasi, eksploitasi a. mining, exploration, exploitation of coal, sale and
batubara, dan produk tambang lainnya, penjualan export of mining products, as well as investment and
dan ekspor hasil tambang, serta investasi dan kegiatan activities related to the extraction of coal and other
yang terkait dengan pertambangan batubara dan mining products.
produk tambang lainnya.
b. bidang infrastruktur, dan kegiatan yang terkait dengan b. infrastructure and activities related to mining
transportasi pertambangan serta usaha-usaha lain transportation and other businesses related to
yang berkaitan dengan pertambangan. mining.
c. bidang perdagangan dan bertindak sebagai agen, c. trading and agency, distributorship, and
distributor dan sebagai perwakilan dari badan- representative of institutions, business entities,
badan perusahaan-perusahaan, perdagangan yang trading related to the sale of coal and other mining
berhubungan dengan pertambangan batubara dan products.
produk tambang lainnya.
d. bidang jasa dan konsultasi pertambangan. d. mining services and consulting.

Saat ini Perseroan menjalankan kegiatan usaha utama Currently the Company engages in and derives revenues
dan memperoleh pendapatan dari usaha di bidang from its core business of coal mining. The Company
pertambangan batubara. Di masa mendatang tidak entertains the possibility of expanding its business to
tertutup kemungkinan Perseroan akan memperluas the mining of other minerals, oil and gas, and power
bidang usahanya ke pertambangan mineral lainnya, generation, with a priority on the independent power
pertambangan minyak dan gas bumi, dan bidang industri generation industry in the near future.
pembangkit tenaga listrik, dengan prioritas pada industri
pembangkit tenaga listrik swasta.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 29


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Struktur Organisasi
Korporasi PT ATPK Resources Tbk
Corporate Organization Structure of
PT ATPK Resources Tbk

DEWAN KOMISARIS
Board of Commissioners

KOMISARIS UTAMA
President Commissioner
Awal

KOMISARIS
Commissioner
H. Herry Tjahjana

KOMISARIS INDEPENDEN
Independent Commissioner
Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc *

KOMITE AUDIT
Audit Committee

Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc *


Basa Sidabutar, SH, MH
Siti Umi Nurbaidah, SE, Ak

DIREKTUR UTAMA
President Director

Raymond Bernardus

SEKRETARIS PERUSAHAAN AUDIT INTERNAL


Corporate Secretary Internal Auditor

Andreas Andy S. Yana Mego W, SE

DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR


Director Director Director Director

Sihol Siagian Chandra Tjan Yanto, SE Albert J. Bangun

* Catatan : Bapak Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc, meninggal dunia pada 23 Oktober 2014.
Note : Mr. Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc. passed away on 23 October 2014.

30 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Visi, Misi & Strategi Perseroan


Corporate Vision, Mission & Strategy
Visi Perusahaan
Vision

Menjadi perusahaan energi unggulan berbasis batubara, Become a leading coal, oil & gas and renewable energy
minyak & gas bumi, dan energi terbarukan. based company.

Misi Perusahaan
Mission

• Menemukan, mengambil alih, membangun • To discover, acquire, develop and explore the
dan memanfaatkan sumber energi-sumber potential energy resources and to constantly
energi yang potensial dan secara terus menerus optimize such products and their derivatives using
mengoptimalkan produk-produk dari sumber the most suitable technology, at a fair value and in
energi tersebut dan produk-produk turunannya an environmentally friendly manner;
dengan menggunakan teknologi yang paling
sesuai, dengan nilai yang wajar dan dilakukan
secara ramah lingkungan;
• Secara terus menerus meningkatkan nilai-nilai aset • To continuously enhance energy and energy
energi serta aset yang terkait dan menjadikannya related assets’ values and turn them into profitable
Investasi Perseroan yang menguntungkan; corporate investment portfolios;
• Menyediakan peluang-peluang bagi karyawan • To provide opportunities for employees that lead
yang mengarah kepada peningkatan kemampuan to the enhancement of their competence and skills;
mereka;
• Memberikan nilai tambah pasar dan nilai tambah • To deliver the best Market Upside and Economic
ekonomi yang terbaik bagi para Pemegang Saham. Added Value to Shareholders.

Strategi Perusahaan
Strategies

• Memanfaatkan dan mengoperasikan prospek • Exploit and operate coal and other prospective
energi batubara dan material-material lain, sources of energy, such as oil & gas and other
energi minyak & gas bumi serta prospek-prospek renewable energy prospects, by means of merger,
energi terbarukan yang tersedia, dengan cara acquisitions and development of new fields;
penggabungan usaha, pengambilalihan, dan
pengembangan lapangan baru;
• Membuat pasar energi lokal dan internasional • Establish and develop both local and international
dengan jalan berkolaborasi dan bersinergi dengan markets in energy products by way of collaboration
pengguna akhir atau pedagang; and/or synergies with end-users or traders;
• Mengarah kepada perluasan secara vertikal • Pursue vertical and perform integrated expansions
dilaksanakannya integrasi aset-aset hulu of upstream assets into downstream projects,
dari Perseroan ke proyek-proyek hilir, seperti such as mine entrance power plant, LPG and CNG
Pembangkit Listrik Mulut Tambang, pabrik LPG dan plants, oil and gas pipeline construction, and other
atau CNG, pipa minyak bumi, gas dan bisnis-bisnis downstream energy businesses.
hilir lainnya.
Visi, Misi, dan Strategi Perseroan sebagaimana dijelaskan The Company’s Vision, Mission and Strategy as
di atas telah mendapatkan persetujuan dari Dewan described above have been approved by the Board
Komisaris dan Direksi Perseroan. of Commissioners and the Board of Directors of the
Company.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 31


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Profil Anggota Dewan Komisaris


Profile of Members of the Board of Commissioners

H. Herry Tjahjana Awal Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc.


Komisaris Komisaris Utama Komisaris Independen
Commissioner President Commissioner Independent Commissioner

Awal
Komisaris Utama
President Commissioner

Warga Negara Indonesia. Diangkat sebagai Komisaris Indonesian citizen. Appointed as the President
Utama Perseroan untuk yang pertama kalinya Commissioner of the Company for the first time upon the
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham resolution of the Annual General Meeting of Shareholders
Tahunan Perseroan tanggal 28 Juni 2012, sebagaimana of the Company on 28 June 2012, as stipulated in AGMS
termaktub dalam Akta Berita Acara Rapat Nomor Deed No. 16 drawn by Novita Puspitarini SH, Notary in
16 yang dibuat oleh Novita Puspitarini SH, Notaris di South Jakarta. Previously worked as President Director
Jakarta Selatan. Sebelumnya pernah menjabat sebagai and owner of Harum oil plant and Pangkalan Susu rice
Direktur Utama dan pemilik kilang minyak Harum dan silo in Tanjung Pura, Langkat, North Sumatera, and
kilang padi Pangkalan Susu di Tanjung Pura, Langkat, President Director of CV Garuda Perkasa, a contractor
Sumatera Utara dan Direktur Utama CV Garuda Perkasa for PT Pertamina in Balikpapan, East Kalimantan. Also
yang merupakan kontraktor pada PT Pertamina di worked as Brand Manager of PT Kreasi Utama, a supplier
Balikpapan, Kalimantan Timur, serta sebagai Brand and contractor based in Jakarta. Concurrently serves as
Manager PT Kreasi Utama, perusahaan supplier dan General Manager at a number of coal companies and
kontraktor di Jakarta. Hingga kini masih menjabat contractors in East Kalimantan. Graduated from Hang
General Manager pada beberapa perusahaan tambang Kasturi High School in Medan, North Sumatera.
batubara dan kontraktor di Kalimantan Timur. Lulus dari
SMA Hang Kasturi, Medan, Sumatera Utara.

32 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc.


Komisaris Independen
Independent Commissioner

Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Komisaris Indonesian citizen. Appointed as the Company’s
merangkap Komisaris Independen Perseroan Independent Commissioner based on the Annual
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders (AGMS) Resolution
Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 28 Juni 2012, on 28 June 2012, as stipulated in AGMS Deed No.
sebagaimana termaktub dalam Akta Berita Acara Rapat 16 drawn by Novita Puspitarini SH, Notary in South
Nomor 16 yang dibuat oleh Novita Puspitarini SH, Jakarta. Concurrently serves as President Director of PT
Notaris di Jakarta Selatan. Hingga kini masih menjabat Tripindo Patria. Previously served as Commissioner and
Direktur Utama PT Tripindo Patria. Sebelumnya Advisor at PT Daya Guna Samudra Tbk in 1981-2004,
menjabat sebagai Komisaris dan Advisor di PT Daya as Corporate Credit Officer at PT ASEAM, Indonesia, in
Guna Samudra Tbk tahun 1981–2004, Corporate 1974-1981, and has worked at Mitsui & Co. Ltd in 1970-
Credit di PT ASEAM, Indonesia tahun 1974–1981, dan 1974. Obtained his Bachelor of Science & Engineering
pernah bekerja di Mitsui & Co, Ltd tahun 1970–1974. and Master of Science & Engineering degrees from
Memegang gelar Bachelor of Science & Engineering Waseda University, Tokyo.
dan Master of Science & Engineering, keduanya dari
Waseda University, Tokyo.

Beliau meninggal dunia pada 23 Oktober 2014. He passed away on 23 October 2014.

H. Herry Tjahjana
Komisaris
Commissioner

Warga Negara Indonesia. Menjabat pertama kali sebagai Indonesian citizen. First appointed as the Company’s
Komisaris Perseroan berdasarkan keputusan RUPST Commissioner based on AGMS Resolution on 28
Perseroan tanggal 28 Juni 2012, sebagaimana termaktub June 2012, as stipulated in AGMS Deed No. 16 drawn
dalam Akta Berita Acara Rapat Nomor 16 yang dibuat by Novita Puspitarini SH, Notary in South Jakarta.
oleh Novita Puspitarini SH, Notaris di Jakarta Selatan. Concurrently serves as Independent Commissioner at di
Hingga saat ini menjabat sebagai Komisaris Independen PT Tower Bersama Infrastructure Tbk and Commissioner
di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk dan Komisaris at PT Antang Gunung Meratus. Previously served as
di PT Antang Gunung Meratus. Sebelumnya pernah President Director of PT Antang Gunung Meratus in
menjabat Direktur Utama di PT Antang Gunung Meratus 2009–2010, Deputy Chief of Staff of the Indonesia
tahun 2009 – 2010, Wakil Kepala Staf Tentara Nasional Armed Forces – Army (TNI-AD) in Jakarta, having held
Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) di Jakarta, dan a number of structural positions of significance in the
pernah memegang beberapa jabatan struktural penting Army. A graduate of National Resilience Institution of
lainnya dalam TNI-AD. Lulusan Lembaga Ketahanan Republic Indonesia (Lemhanas-RI), Open University, and
Nasional Republik Indonesia (Lemhanas-RI), Lulusan the National Military Academy.
Universitas Terbuka dan Akademi Militer Nasional.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 33


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Profil Anggota Direksi


Profile of Members of the Board of Directors

Albert J. Bangun Yanto, SE Raymond Bernardus Chandra Tjan Sihol Siagian


Direktur Direktur Direktur Utama Direktur Direktur
Director Director President Director Director Director

Raymond Bernardus
Direktur Utama
President Director

Warga Negara Indonesia. Menjabat pertama kali di Indonesian citizen. First appointed as the Company’s
Perseroan sebagai Direktur berdasarkan keputusan Director based on AGMS Resolution on 7 June 2006,
RUPST Perseroan tanggal 7 Juni 2006, sebagaimana as stipulated in AGMS Deed Nomor 21 dated 7 June
termaktub dalam Akta Berita Acara Rapat Nomor 21 2006 drawn by Nurdelia Tutupoly SH, Notary in
tanggal 7 Juni 2006 yang dibuat oleh Nurdelia Tutupoly Medan. Previously worked as Independent Consultant
SH, Notaris di Medan. Sebelumnya pernah menjadi in electricity, coal and oil & gas industries. Served as
Konsultan Independen di bidang kelistrikan, batubara Director of Marketing & Commerce at PT Garda Tujuh
dan migas. Menjabat sebagai Direktur Marketing & Buana in 2002–2004 and Regional Director (Indonesia)
Komersial PT Garda Tujuh Buana tahun 2002–2004 at El-Paso Energy International in 1996–2002. Obtained
dan menjabat sebagai Regional Director (Indonesia) his Bachelor of Economics degree from the University
untuk El-Paso Energy International tahun 1996–2002. of Indonesia, Master of Computer Science from Sekolah
Memegang gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Tinggi Teknologi Informasi Benarif Indonesia, and
Indonesia, Magister Ilmu Komputer dari Sekolah Tinggi Master of Corporate Law from University of Padjajaran,
Teknologi Informasi Benarif Indonesia, dan Magister Bandung.
Hukum Bisnis dari Universitas Padjajaran, Bandung.

Sebagai Direktur Utama, bertanggung jawab melakukan As the President Director, is responsible for coordinating
koordinasi di antara para anggota Direksi dalam the communication between members of the Board of
menjalankan roda manajemen Perseroan secara Directors in the overall management of the Company,
menyeluruh, memberikan arahan dan masukan bagi providing guidance and input for other members of

34 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

anggota Direksi lainnya dalam menjalankan tugasnya the Board of Directors in conducting their duties to
agar mencapai sasaran sesuai dengan strategi, visi dan achieve the goals that are in line with the Company’s
misi Perseroan. Selanjutnya memastikan bahwa setiap strategies, vision and mission. Must also ensure that
kegiatan usaha, transaksi bisnis dan kegiatan korporasi each business transaction, activity and corporate
lainnya yang dilakukan Perseroan senantiasa mematuhi action of the Company adheres to the prevailing rules
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku and regulations in Indonesia, the Company’s Articles
di Indonesia, serta tunduk dan patuh pada Anggaran of Association, and the prevailing regulations in the
Dasar Perseroan, termasuk peraturan-peraturan dalam capital market, as the Company is a publicly listed
bidang pasar modal sebagai perusahaan publik. entity.

Sihol Siagian
Direktur
Director

Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Direktur Indonesian citizen. First appointed as the Company’s
Perseroan berdasarkan keputusan RUPST Perseroan Director based on AGMS Resolution on 28 June 2011,
tanggal 28 Juni 2011, sebagaimana termaktub dalam as stipulated in AGMS Deed Nomor 56 dated 28 June
Akta Berita Acara Rapat Nomor 56 tanggal 28 Juni 2011 2011 drawn by Benny Kristianto SH, Notary in Jakarta.
yang dibuat oleh Benny Kristianto SH, Notaris di Jakarta. Concurrently serves as Independent Commissioner at
Saat ini masih menjabat Komisaris Independen di PT PT Indo Straits Tbk, as Commissioner at PT Anugerah
Indo Straits Tbk, Komisaris di PT Anugerah Securindo Securindo Indah, Commissioner at PT Mas Murni
Indah, Komisaris PT Mas Murni Indonesia Tbk, Dosen Indonesia Tbk, Lecturer at the Faculty of Economics,
Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara Jakarta, Tarumanagara University, Jakarta. Previously served
sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Keuangan as Director of Finance and Administration of PT Bursa
dan Administrasi PT Bursa Efek Indonesia pada Desember Efek Indonesia in December 2007 - June 2009, Director
2007 - Juni 2009, Direktur Pengawasan PT Bursa Efek of Supervision of PT Bursa Efek Surabaya in June
Surabaya pada Juni 2005-Nopember 2007, dan Direktur 2005-November 2007, and Director of Assessment and
Pemeriksaan dan Pengawasan PT Bursa Efek Jakarta pada Supervision of PT Bursa Efek Jakarta in April 1999 - May
April 1999 - Mei 2005. Pernah bekerja dan menjabat di 2005. Previously worked at the Department of Finance
Departemen Keuangan Republik Indonesia - Badan of Republic Indonesia – Capital Market and Financial
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan pada Institutions Supervisory Agency in February 1978-March
Februari 1978-Maret 1999. Memegang gelar Doktor Ilmu 1999. Obtained his Doctoral degree in Law and Master
Hukum dan Magister Hukum Bidang Hukum Bisnis dari of Corporate Law from University of Padjadjaran,
Universitas Padjadjaran, Bandung, Sertifikat Penilai Harta Bandung, Wealth Assessor Certification from Institut
dari Institut Penilaian Negara Kementerian Keuangan Penilaian Negara Kementerian Keuangan Malaysia, and
Malaysia, dan Magister Manajemen dari Fakultas Ekonomi Master of Management from the Faculty of Economics,
Universitas Krisnadwipayana, Jakarta. Krisnadwipayana University, Jakarta.

Sebagai Direktur, bertanggung jawab memberikan As Director, is responsible for providing legal advice
masukan dari segi hukum kepada Perseroan dalam to the Company regarding decisions that relate to the
membuat keputusan yang terkait dengan kegiatan Company’s business activities and corporate actions and
usaha, kegiatan korporasi Perseroan dan penyelesaian in addressing other issues, so that they are always in
permasalahan lainnya agar sesuai dengan peraturan dan compliance with the prevailing rules and regulations in
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan Indonesia and the Company’s Articles of Association.
mematuhi Anggaran Dasar Perseroan.

Sebagai Direktur Pengembangan Usaha, bertanggung As Director of Business Development, is responsible for
jawab untuk memikirkan dan menggali kemungkinan developing and pursuing opportunities for business
pengembangan-pengembangan kegiatan usaha lainnya development consistent with the changes in mining
seiring dengan perubahan-perubahan peraturan regulations and the dynamic atmosphere of the mining
dalam bidang usaha pertambangan beserta dinamika industry, including the utilization of renewable natural
persoalannya serta pemanfaatan sumber daya alam resources and other available resources.
terbarukan dan lainnya yang tersedia.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 35


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Albert J. Bangun
Direktur
Director

Warga Negara Indonesia. Menjabat pertama kali di Indonesian citizen. First appointed as the Company’s
Perseroan sebagai Direktur berdasarkan keputusan Director based on AGMS Resolution on 5 October 2010,
RUPST Perseroan tanggal 5 Oktober 2010, sebagaimana as stipulated in AGMS Deed Nomor 01 dated 5 October
termaktub dalam Akta Berita Acara Rapat Nomor 01 2010 drawn by P. Sutrisno A. Tampubolon SH, Notary in
tanggal 5 Oktober 2010 yang dibuat oleh P. Sutrisno A. Jakarta.
Tampubolon SH, Notaris di Jakarta. Mengawali karirnya Started his career as Auditor at the Public Accounting Firm
sebagai Auditor di Kantor Akuntan Publik Prasetio of Prasetio Utomo & Co, Arthur Andersen, and occupied
Utomo & Co, Arthur Andersen, dan memasuki jabatan- managerial positions at a number of companies prior
jabatan manajerial di beberapa perusahaan sebelum to joining the Company in 2006. Obtained his Bachelor
bergabung di Perseroan pada tahun 2006. Memegang of Economics from North University of Sumatera Utara,
gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Sumatera Utara, Medan.
Medan.

Sebagai Direktur Keuangan, bertanggung jawab As the Director of Finance, is responsible for planning
mengatur perencanaan arus kas Perseroan dan mencari the Company’s cash flow and obtain as well as manage
sumber-sumber pendanaan dan pengaturannya sources of funding in a proper and effective manner for
yang baik dan tepat bagi Perseroan dalam rangka the Company to develop its businesses.
mengembangkan kegiatan usaha Perseroan.

Chandra Tjan
Direktur
Director

Warga Negara Indonesia. Menjabat pertama kali di Indonesian citizen. First appointed as the Company’s
Perseroan sebagai Direktur berdasarkan keputusan Director based on AGMS Resolution on 27 June
RUPST Perseroan tanggal 28 Juni 2012, sebagaimana 2012, as stipulated in AGMS Deed Nomor 16 drawn
termaktub dalam Akta Berita Acara Rapat Nomor 16 by Novita Puspitarini SH, Notary in South Jakarta.
yang dibuat oleh Novita Puspitarini SH, Notaris di Since 2010 up to today has been the Co-Founder &
Jakarta Selatan. Sejak tahun 2010 hingga saat ini adalah Managing Partner at East Ventures, a venture capital
Co-Founder & Managing Partner di East Ventures, company in Singapore. Previously worked as coal
perusahaan permodalan ventura berbasis di Singapura. trader for Taiwan Power Company (TPC) in 2007-2009,
Sebelumnya berpengalaman sebagai salah satu trader Banker at Credit Suisse Group - Singapore in 2006-
pemasok batubara ke Taiwan Power Company (TPC) 2011, Banker at RBS Coutts Private Bank - Singapore
tahun 2007-2009, Bankir di Credit Suisse Group - i 2005-2006, and Banker at Citigroup - Singapore
Singapore tahun 2006-2011, Bankir di RBS Coutts in 2001-2005. Obtained his Bachelor of Commerce
Private Bank - Singapore tahun 2005-2006, dan Bankir degree in finance, economics and management from
di Citigroup - Singapore tahun 2001-2005. Memegang the University of Sydney, Australia.
gelar Bachelor of Commerce bidang keuangan, ekonomi
dan manajemen dari University of Sydney, Australia.

Sebagai Direktur Pengendalian Internal, bertugas As Director of Internal Control, is responsible for
menetapkan sistem pengawasan dan melakukan setting an effective internal control system in order
pengawasan internal yang efektif untuk menjaga to protect and administer the assets and investments
investasi dan aset Perseroan. of the Company.

36 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Yanto, SE
Direktur
Director

Warga Negara Indonesia. Menjabat pertama kali di Indonesian citizen. First appointed as the Company’s
Perseroan sebagai Direktur berdasarkan keputusan Director based on AGMS Resolution on 27 June
RUPST Perseroan tanggal 28 Juni 2012, sebagaimana 2012, as stipulated in AGMS Deed Nomor 16 drawn
termaktub dalam Akta Berita Acara Rapat Nomor by Novita Puspitarini SH, Notary in South Jakarta.
16 yang dibuat oleh Novita Puspitarini SH, Notaris di Previously worked as Manager of Accounting at PT
Jakarta Selatan. Sebelumnya pernah menjabat Manajer Putra Tanjungpura Group in 1999-2004 and in the
Akuntansi di PT Putra Tanjungpura Group tahun 1999- Marketing Department of PT Parbutaran in 1995-
2004 dan di bagian Pemasaran di PT Parbutaran tahun 1999, and Teacher of Economics at Hang Kesturi High
1995-1999, dan Pengajar Bidang Ilmu Ekonomi di School in Medan, North Sumatera, in 1994-1995.
Sekolah Menengah Atas (SMA) Hang Kesturi di Medan, Obtained his Bachelor of Economics degree from
Sumatera Utara, tahun 1994-1995. Memegang gelar Indonesia Methodist University, Medan.
Sarjana Ekonomi dari Universitas Methodist Indonesia,
Medan.

Sebagai Direktur Komersial, bertugas menangani As Director of Commerce, is responsible for


administrasi keuangan anak-anak perusahaan termasuk administering finance in subsidiaries, including in the
administrasi produksi dan penjualan hasil tambangnya. production and sales of their mining products.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 37


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Profil Sumber Daya Manusia


Workforce Profile

Sumber daya manusia (SDM) menunjang pertumbuhan Our human capital (HC) strongly supports growth of
Perseroan dan oleh karena itu bagi Perseroan, karyawan the Company, and therefore the Company has been
senantiasa menjadi mitra strategis dalam mencapai consistently treating its employees as a strategic partner
keberhasilan. in achieving success.

Perseroan berupaya untuk menciptakan dan menjaga The Company strives to create and maintain a conducive
lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi and safe working environment for its employees, as well
karyawan, serta terus meningkatkan kesejahteraan as improving the welfare of its employees and their
karyawan sekaligus keluarganya. families.

Pengembangan SDM di Perseroan difokuskan pada The focal point of human capital development in the
penciptaan pekerja yang profesional, berkomitmen, Company is the creation of professional, committed,
berdedikasi, dan berorientasi bisnis. Perseroan memiliki dedicated, and business-oriented employees. The
keyakinan bahwa pengembangan SDM merupakan Company nurtures the belief that human resource
investasi jangka panjang, sehingga Perseroan memiliki development is a long term investment, and therefore
komitmen terhadap program pengembangan yang the Company is committed to developing programs
sistematis dan berkelanjutan untuk mengantisipasi that are systematic and continuous, to anticipate the
perubahan kebutuhan bisnis. everchanging business needs.

Program pendidikan dan pelatihan serta sosialisasi Training and development programs and capital market
peraturan-peraturan pasar modal di tahun 2014 yang regulation socialization events in which the management
telah dilakukan dan diikuti antara lain adalah: and employees of the Company participated in 2014
are, among others:

• Sosialisasi Program Gerakan Nasional Cinta Pasar • Dissemination on the “Gerakan Nasional Cinta
Modal Pasar Modal” Program
• Platts Coal Forum • Platts Coal Forum
• 14th Indo Coal 2014 • 14th Indo Coal 2014
• Sosialisasi Perubahan Peraturan BEI No. I-A • Dissemination on Amendment to IDX Regulation
No. I-A
• Lokakarya Annual Report Award (ARA) 2013 • 2013 Annual Report Award (ARA) Workshop
• Sosialisasi XBLR (Extensible Business Reporting • XBLR Dissemination (Extensible Business Reporting
Language) Language)
• Sosialisasi Pungutan oleh OJK • Dissemination on the Fees Collected by OJK
• World Clean Coal Conference Indonesia • World Clean Coal Conference Indonesia
• Seminar Kompresor Gas • Gas Compressor Seminar
• Sosialisasi SIPO (Sistem Informasi Penerimaan OJK) • Dissemination on SIPO (OJK Information Receipt
dan SPE (Sistem Pelaporan Emiten) System) and SPE (Issuers Reporting System)
• PSAK Terkini sesuai dengan Konvergensi IFRS dan • Latest PSAK in line with IFRS Convergence and
Penerapannya Implementation
• FGD Peraturan OJK: Sekretaris Perusahaan, Situs • FGD on OJK Regulations: Corporate Secretary,
Web Emiten Issuer’s Website
• KSEI Issuer Gathering • KSEI Issuer Gathering
• OJK – Annual Report Award • OJK – Annual Report Award
• Pelatihan Profesional Berkelanjutan oleh Forum • Continuing Professional Education by the Capital
Akuntan Pasar Modal Market Accountants Forum

Dalam memberikan pelatihan bagi karyawan, di In enhancing its employees’ competence through
Perseroan berlaku prinsip persamaan kesempatan training, the Company upholds the principle of equal
bagi semua karyawan untuk mengembangkan opportunity for all.
kompetensinya.

Elemen manajemen seperti Direksi juga mengikuti Certain members of the management, such as the Board
forum dan pelatihan berikut di tahun 2014: of Directors, also participated in the following training
programs and forums in 2014:

38 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

• Sosialisasi Program Gerakan Nasional Cinta Pasar • Dissemination on the “Gerakan Nasional Cinta
Modal Pasar Modal” Program
• Sosialisasi Peraturan Dirjen No. 480/2014 dan No. • Dissemination on the New Benchmark Price of
479/2014 tentang Standar Harga Batubara Jenis Certain Type of Coal and Cost Production Cost
Tertentu dan Biaya Acuan Produksi 2014 Reference in 2014 (Directorate General Decrees No.
480/2014 and 479/2014)
• Sosialisasi Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-A-1 • Dissemination on Indonesia Stock Exchange
Regulation No. I-A-1
• Platts Coal Forum • Platts Coal Forum
• Lokakarya Backdoor Listing • Workshop on Backdoor Listing
• 14th Indo Coal 2014 • 14th Indo Coal 2014
• CEO Networking 2014 • CEO Networking 2014

Untuk menjaga dan meningkatkan kesejahteraan To maintain and further enhance the welfare of all its
setiap karyawannya, Perseroan mengikutsertakan employees, the Company took measures to enroll all its
seluruh karyawan ke dalam program BPJS (Badan employees in the Labor Force Social Security Program
Penyelenggaraan Jaminan Sosial) - Ketenagakerjaan dan and ensures that the remuneration system in place in
memastikan bahwa sistem pengupahan yang berlaku di the Company provides employee remuneration that is
Perseroan memberikan upah yang lebih tinggi daripada higher than the prevailing minimum regional wage.
upah minimum regional yang berlaku.

Komposisi Karyawan Perseroan dan Anak Perusahaan Berdasarkan Jenjang Pendidikan


Company and Subsidiaries Workforce Composition by Level of Education

Jenjang Pendidikan/ Jumlah Karyawan/


Level of Education Number of Employees

Per 31 Des 2014 per 31 Des 2013

S-2/Postgraduate 5 5

S-1/Undergraduate 70 61
D-3/Diploma 135 115
SLTA/High School 854 652
TOTAL 1.064 833

Komposisi Karyawan Perseroan dan Anak Perusahaan berdasarkan Jenjang Manajemen


Company and Subsidiaries Workforce Composition by Managerial Level

Jenjang Manajemen/ Jumlah Karyawan/


Managerial Level Number of Employees

Per 31 Des 2014 per 31 Des 2013

Direktur/Director 7 7

Manager 9 9
Assistant Manager 6 6
Kepala Bagian/Department Head 10 6
Kepala Seksi/Section Head 25 18
Supervisor 60 37
Staff, Operator, dll./etc. 947 750
TOTAL 1.064 833

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 39


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Komposisi Kepemilikan Saham


Share Ownership

(per 31 Desember 2014)/(as at 31 December 2014)

Jumlah Saham/ Persentase/


No Pemegang Saham/Shareholder
No. of Shares Percentage (%)

1 PT Pacific Prima Coal 4.763.557.884 82,70


2 DBS Vickers Secs Singapore (PTE) LTD A/C Clients 359.864.500 6,25
3 Masyarakat/Public (<5%) 636.823.030 11,05
Total Saham Seri A dan B 5.760.245.414 100,00
Total Serie A & Serie B Shares
Saham dalam Portepel/ 19.768.549.917 -
Shares in Portfolio

Catatan: Saham-saham Seri A dengan nilai nominal Note: The above Serie A shares with a par value of Rp
Rp200,- per saham dan Seri B dengan nilai nominal 200,- per share, and Serie B shares with a par value of
Rp100,- per saham tersebut di atas merupakan saham Rp 100,- per share, are common stock with equal rights.
biasa (Common Stock) yang memiliki hak yang sama.

Pemegang Saham Utama dan Pengendali Majority & Ultimate Shareholders of the
Perseroan Company
Dalam penjelasan Undang-Undang Pasar Modal The Law No. 8/1995 of the Republic of Indonesia on the
Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1995, yang dimaksud Capital Market stipulates that ultimate shareholders are
dengan pemegang saham utama adalah pihak, baik parties who, either directly or indirectly, own at least
secara langsung maupun tidak langsung, memiliki 20% of the voting rights of all shares with voting rights
sekurang-kurangnya 20% hak suara dari seluruh saham issued by a company, or who own a portion less than
yang mempunyai hak suara yang dikeluarkan oleh the aforementioned amount as determined by OJK.
suatu Perseroan atau jumlah yang lebih kecil dari itu
sebagaimana ditetapkan OJK.

Pemegang Saham Utama dan Pengendali Perseroan The Company’s majority and ultimate shareholder is
adalah PT Pacific Prima Coal (“PPC”), yang memegang PT Pacific Prima Coal (“PPC”), who own 4,763,557,884
4.763.557.884 (82,70%) saham Perseroan. (82.70%) shares of the Company.

40 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

PPC adalah perseroan terbatas yang bergerak di bidang PPC is a limited liability company engaged in the mining
pertambangan dan perdagangan, dengan wilayah and trading businesses, with its operational area in East
operasionalnya di Kalimantan Timur. Sebesar 99% Kalimantan. As many as 99% of PPC’s shares are owned
saham PPC dimiliki oleh Hendarto. by Hendarto.

PPC didirikan pada tanggal 27 April 2006 berdasarkan PPC was established on 27 April 2006 based on the Deed
Akta Pendirian No. 15 oleh Hemma Loka, SH, Notaris of Establishment No. 15 by Hemma Loka, SH, Notary
di Balikpapan dan telah mendapat pengesahan oleh in Balikpapan, and obtained authorization through the
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Decree of the Minister of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia No. C-18305 HT.01.01.TH.2006 Republic of Indonesia No. C-18305 HT.01.01.TH.2006
tanggal 22 Juni 2006. Perubahan Anggaran Dasar PPC dated 22 June 2006. The latest amendment to PPC’s
yang terakhir dengan Akta No. 6 tanggal 10 Juli 2009 Articles of Association was stipulated in Deed No. 6
oleh Hasan Halim SH, M.Kn, Notaris di Balikpapan, dan dated 10 July 2009 drawn before Hasan Halim SH, M.Kn,
telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Notary in Balikpapan, and obtained authorization from
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-38683. the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
AH.01.02. Tahun 2009 tanggal 11 Agustus 2009. PPC Indonesia No. AHU-38683.AH.01.02.Tahun 2009 dated
berkedudukan di Balikpapan. 11 August 2009. PPC is domiciled in Balikpapan.

Pemegang Saham Perseroan dengan Shareholders With More Than 5% of


Kepemilikan Di Atas 5% Ownership
Pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan di A shareholder of the Company with an ownership of
atas 5% selain pemegang saham utama dan pengendali more than 5%, other than the majority and controlling
tersebut di atas, adalah DBS Vickers Secs Singapore shareholder as above, is DBS Vickers Secs Singapore
(Pte) Ltd A/C Clients, yang merupakan pemegang (Pte) Ltd A/C Clients, who own 359,864,300 (6.25%)
359.864.300 (6,25%) saham Perseroan. shares of the Company.

Berdasarkan anggaran dasar DBS Vickers Secs Singapore The articles of association of DBS Vickers Secs Singapore
(Pte) Ltd disebutkan bahwa perusahaan ini adalah (Pte)Ltd states that the entity is a securities company
perusahaan sekuritas yang didirikan di Singapura pada established in Singapore on 7 February 1986.
tanggal 7 Februari 1986.

Kepemilikan Saham oleh Direksi dan Share Ownership of Directors and


Komisaris Per 31 Desember 2014 Commissioners As at 31 December 2014

Jumlah Saham yang Dimiliki/ Persentase Kepemilikan/


No. Nama/ Name Jabatan/ Position
Number of Shares Owned Percentage of Ownership
1 Awal Komisaris Utama 10.000 .000 0,17
President Commissioner
2 H. Herry Tjahjana Komisaris 5.000.000 0,09
Commissioner
3 Ir. Anwar Pulukadang, MSc Komisaris Independen - 0,00
Independent Commissioner
4 Raymond Bernardus Direktur Utama 17.717.800 0,31
President Director
5 Chandra Tjan Direktur 5.000.000 0,09
Director
6 Albert J. Bangun Direktur 5.425.000 0,09
Director
7 Sihol Siagian Direktur - 0,00
Director
8 Yanto, SE Direktur 5.000.000 0,09
Director

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 41


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Anak Perusahaan
Subsidiaries
Berikut adalah struktur grup Perseroan dan penjelasan The following is the Company’s business group structure
singkat mengenai entitas anak Perseroan per akhir 31 along with a brief description of each of the Company’s
Desember 2014. subsidiaries as at 31 December 2014.

Struktur Kepemilikan Perusahaan dalam Kelompok Usaha Perseroan


Company’s Ownership Structure

PT ATPK RESOURCES Tbk.

99% 99% 99%


1%
PT MODAL INVESTASI PT ATPK POWER 1% PT ATPK ENERGY
MINERAL RESOURCES RESOURCES

99,9%

1% 99% 99%

0,01% 70% 80%

PT MIM PT ENERGY
PT MEGA ALAM PT SARANA GEOSERVICES PT OTOMA GABUS
SEJAHTERA MANDIRI UTAMA TECHNOLOGY GLOBAL MITRA PRATAMA

1%

70,24% 70% 99% 1%

Telah mendapatkan persetujuan


PT WAHANA BUMI PT MIM PT MIM divestasi oleh RUPS Perseroan.
MULIA NIKELINDO COAL POWER
MULIA Obtained GMS approval for divestment.

1. PT ATPK Power Resources (“APR”) 1. PT ATPK Power Resources (“APR”)

APR didirikan pada tanggal 6 Juli 2006 berdasarkan APR was established on 6 July 2006 based on Deed No.
Akta No.4 tanggal 6 Juli 2006 yang dibuat oleh Fathiah 4 dated 6 July 2006 drawn by Fathiah Helmi SH, Notary
Helmi SH, Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan in Jakarta, and duly obtained approval from the Minister
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia of Justice and Human Rights No. W7.00441.HT.01.01.
Republik Indonesia No. W7.00441.HT.01.01.TH.2006 TH.2006 dated 12 September 2006, domiciled in Central
tanggal 12 September 2006 berdomisili di Jakarta Pusat. Jakarta.

APR beralamat di Wisma GKBI Lantai 39, Jl. Jenderal APR is domiciled at Wisma GKBI 39th Floor, Jl. Jenderal
Sudirman No.28, Jakarta Pusat, dan bergerak dalam Sudirman No.28, Central Jakarta, and engages in
bidang usaha industri pembangkit listrik swasta. independent power generation business.

Selama tahun 2014, APR tidak melakukan kegiatan Throughout 2014 APR did not conduct any business
operasional. operations whatsoever.

Komposisi kepemilikan saham APR adalah sebagai The share ownership breakdown of APR is as follows:
berikut:

42 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Nilai Nominal/Nominal Value


Rp 1.000.000 per Saham/Share
No. Pemegang Saham/Shareholder
Jumlah Saham/ Persentase/
No. of Shares Percentage (%)
1 PT ATPK Resources Tbk. 99 99
2 PT ATPK Energy Resources 1 1
Jumlah Saham Beredar/
100 100
Total Shares Issued and Outstanding
Saham dalam Portepel/
280 -
Shares in Portfolio

2. PT ATPK Energy Resources (“AER”) 2. PT ATPK Energy Resources (“AER”)

AER didirikan pada tanggal 6 Juli 2006 berdasarkan Akta AER was established on 6 July 2006 based on Deed No.
Nomor 3 tanggal 6 Juli 2006 yang dibuat oleh Fathiah 3 dated 6 July 2006 drawn by Fathiah Helmi SH, Notary
Helmi SH, Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan in Jakarta, and duly obtained approval from the Minister
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia of Justice and Human Rights No. W7.00442.HT.01.01.
Republik Indonesia No. W7.00442.HT.01.01.TH.2006 TH.2006 dated 12 September 2006, domiciled in Central
tanggal 12 September 2006 berdomisili di Jakarta Pusat. Jakarta.

AER beralamat di Wisma GKBI Lantai 39, Jl. Jenderal AER is domiciled at Wisma GKBI 39th Floor, Jl. Jenderal
Sudirman No.28 Jakarta Pusat, dan bergerak di bidang Sudirman No.28, Central Jakarta, and engages in energy
usaha energi, khususnya pada aktivitas eksplorasi dan businesses, especially exploration and production of oil
produksi minyak dan gas bumi. and gas.

Selama tahun 2014, AER tidak melakukan kegiatan Throughout 2014 AER did not conduct any business
operasional. operations whatsoever.

Komposisi kepemilikan saham AER adalah sebagai The share ownership breakdown of AER is as follows:
berikut:

Nilai Nominal/Nominal Value


Rp 1.000.000 per Saham/Share
No. Pemegang Saham/Shareholder
Jumlah Saham/ Persentase/
No. of Shares Percentage (%)
1 PT ATPK Resources Tbk. 99 99
2 PT ATPK Power Resources 1 1
Jumlah Saham Beredar/
100 100
Total Shares Issued and Outstanding
Saham dalam Portepel/
280 -
Shares in Portfolio

AER memiliki sejumlah anak perusahaan, yakni: AER has the following subsidiaries:

PT Otoma Global Mitra (“OGM”) PT Otoma Global Mitra (“OGM”)

OGM didirikan pada tanggal 5 April 2001 berdasarkan OGM was established on 5 April 2001 based on Deed
Akta No.31 tanggal 5 April 2001 yang dibuat oleh Dradjat No. 31 dated 5 April 2001 drawn by Dradjat Darmadji
Darmadji SH, Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan SH, Notary in Jakarta, and duly obtained approval from
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia the Minister of Justice and Human Rights No. C-03198.
Republik Indonesia No. C-03198.HT.01.01.TH.2001 HT.01.01.TH.2001 dated 12 July 2001, domiciled in North
tanggal 12 Juli 2001 berdomisili di Jakarta Utara. Jakarta.

OGM beralamat di Sentra Bisnis Artha Gading Blok A7 OGM is domiciled at Sentra Bisnis Artha Gading Blok
C No.28, Jalan Raya Boulevard Artha Gading, Jakarta A7 C No.28, Jalan Raya Boulevard Artha Gading, North
Utara, dan bergerak di bidang penyediaan alat-alat Jakarta, and engages in the business of provision of
untuk kegiatan eksplorasi dan produksi industri minyak equipment for oil and gas exploration and production
dan gas bumi. activities.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 43


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Selama tahun 2014, OGM tidak melakukan kegiatan Throughout 2014 OGM did not conduct any business
operasional. operations whatsoever.

Komposisi kepemilikan saham OGM adalah sebagai The share ownership breakdown of OGM is as follows:
berikut:

Nilai Nominal/Nominal Value


Rp 100.000 per Saham/Share
No. Pemegang Saham/Shareholder
Jumlah Saham/ Persentase/
No. of Shares Percentage (%)
1 PT ATPK Energy Resources 7.425 99
2 PT ATPK Power Resources 75 1
Jumlah Saham Beredar/
7.500 100
Total Shares Issued and Outstanding
Saham dalam Portepel/
2.500 -
Shares in Portfolio

PT Energi Gabus Pratama (“EGP”) PT Energi Gabus Pratama (“EGP”)

EGP didirikan pada tanggal 25 Maret 2008 berdasarkan EGP was established on 25 March 2008 based on Deed
Akta Nomor 19 tanggal 25 Maret 2008 yang dibuat No. 19 dated 25 March 2008 drawn by Chandra Lim
oleh Chandra Lim SH, Notaris di Tangerang yang telah SH, Notary in Tangerang, and duly obtained approval
mendapatkan pengesahan Menteri Hukum dan Hak from the Minister of Justice and Human Rights No.
Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-24269- AHU-24269-AH.01.01.Tahun 2008 dated 9 May 2008,
AH.01.01.Tahun 2008 tanggal 9 Mei 2008 berdomisili di domiciled in South Jakarta.
Jakarta Selatan.

EGP beralamat kantor operasional di AXA Tower EGP’s operational office is domiciled at AXA Tower Lantai
Lantai 29, Suite 01, Jl. Prof. Dr. Satrio Kavling 18, 29, Suite 01, Jl. Prof. Dr. Satrio Kavling 18, Kuningan
Kuningan City, Jakarta 12940, dan bergerak di bidang City, Jakarta 12940, and engages in mining, oil and gas
usaha pertambangan, tambang minyak dan gas alam, extraction, and fuel and gas distribution businesses.
pendistribusian gas dan bahan bakar minyak (BBM).

Selama tahun 2014, EGP tidak melakukan kegiatan Throughout 2014 EGP did not conduct any business
operasional. operations whatsoever.

Komposisi kepemilikan saham EGP adalah sebagai The share ownership breakdown of EGP is as follows:
berikut:

Nilai Nominal/Nominal Value


Rp 100.000 per Saham/Share
No. Pemegang Saham/Shareholder
Jumlah Saham/ Persentase/
No. of Shares Percentage (%)
1 PT ATPK Energy Resources 2.475 99
2 PT ATPK Power Resources 25 1
Jumlah Saham Beredar/
2.500 100
Total Shares Issued and Outstanding
Saham dalam Portepel/
7.500 -
Shares in Portfolio

3. PT Modal Investasi Mineral (“MIM”) 3. PT Modal Investasi Mineral (“MIM”)

MIM didirikan pada tanggal 24 Januari 2006 berdasarkan MIM was established on 24 January 2006 based on Deed
Akta Nomor 3 tanggal 24 Januari 2006 yang dibuat No. 3 dated 24 January 2006 drawn by Chandra Lim SH,
oleh Chandra Lim SH, Notaris di Tangerang yang Notary in Tangerang, and duly obtained approval from
telah mendapatkan pengesahan Menteri Hukum dan the Minister of Justice and Human Rights No. C-05455.
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-05455. HT.01.01.TH 2006 dated 24 January 2006, domiciled in
HT.01.01.TH 2006 tanggal 24 Pebruari 2006 berdomisili South Jakarta.
di Jakarta Selatan.

44 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

MIM beralamat kantor operasional di AXA Tower Lantai MIM’s operational office is domiciled at AXA Tower
29, Suite 01, Jl. Prof. Dr. Satrio Kavling 18, Kuningan City, Lantai 29, Suite 01, Jl. Prof. Dr. Satrio Kavling 18,
Jakarta 12940, dan bergerak di bidang pertambangan Kuningan City, Jakarta 12940, and engages in coal and
batubara, nikel dan bidang jasa terkait. nickel mining and related services.

Komposisi kepemilikan saham MIM adalah sebagai The share ownership breakdown of MIM is as follows:
berikut:

Nilai Nominal/Nominal Value


Rp 1.000.000 per Saham/Share
No. Pemegang Saham/Shareholder
Jumlah Saham/ Persentase/
No. of Shares Percentage (%)
1 PT ATPK Resources Tbk 30.690 99
2 Awal 310 1
Jumlah Saham Beredar/
31.000 100
Total Shares Issued and Outstanding
Saham dalam Portepel/
93.000 -
Shares in Portfolio

MIM memiliki sejumlah anak perusahaan, yakni: MIM has the following subsidiaries:

PT Mega Alam Sejahtera (“MAS”) PT Mega Alam Sejahtera (“MAS”)

MAS didirikan pada tanggal 27 Februari 2003 MAS was established on 27 February 2003 based on
berdasarkan Akta Nomor 1 tanggal 27 Februari 2003 Deed No. 1 dated 27 Februari 2003 drawn by Inge
yang dibuat oleh Inge Rubiati Wardhana SH, Notaris Rubiati Wardhana SH, Notary in Tenggarong, and duly
di Tenggarong, yang telah mendapatkan pengesahan obtained approval from the Minister of Justice and
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Human Rights No. C-16732.HT.01.01.TH.2003 dated 17
Indonesia No. C-16732.HT.01.01.TH.2003 tanggal 17 Juli July 2003, domiciled in Tanjung Redeb, Berau.
2003 berdomisili di Tanjung Redeb, Berau.

MAS beralamat di Kampung Lamin, Kelurahan Teluk MAS is domiciled at Kampung Lamin, Teluk Bayur
Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, dan Village, Subdistrict of Teluk Bayur, Berau, and engages in
bergerak di bidang pertambangan batubara yang coal mining, with the mining production permit based
memegang ijin usaha pertambangan operasi produksi on the Decree of the Regent of Berau No. 319/2010
berdasarkan Keputusan Bupati Berau Nomor 319 dated 30 April 2010, covering an area of 3,274 ha in the
Tahun 2010 tanggal 30 April 2010, yang mencakup Subdistricts of Sambaliung and Teluk Bayur, Berau, East
wilayah seluas 3.274 ha di Kecamatan Sambaliung Kalimantan, with a validity period of 20 years starting on
dan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, the date of issuance of the decree.
dengan jangka waktu berlaku 20 tahun sejak tanggal
ditetapkannya keputusan tersebut.

MAS telah melakukan kegiatan produksi dan penjualan MAS has been conducting the activities of production
batubara sejak 2010. Di tahun 2014, MAS berhasil and sales of coal since 2010. In 2014, MAS produced
melakukan produksi dan penjualan batubara sejumlah and sold as many as 2,169,088 tons of coal.
2 .169.088 ton.

Jenis batubara yang dihasilkan MAS memiliki nilai kalori MAS produces coal with a calorific content (adb) of
(adb) antara 4.800–5.000 kcal/kg, dengan kelembaban around 4,800 to 5,000 kcal/kg, with a total moisture
total 40%. Cadangan batubara terduga berdasarkan content of 40%. The survey conducted by SRK Consulting
survei SRK Consulting tahun 2006 adalah 41,5 juta ton. in 2006 reported that MAS’ inferred coal reserves stood
at 41.5 million tons.

Komposisi kepemilikan saham MAS adalah sebagai The share ownership breakdown of MAS is as follows:
berikut:

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 45


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Nilai Nominal/Nominal Value


Rp 250.000 per Saham/Share
No. Pemegang Saham/Shareholder
Jumlah Saham/ Persentase/
No. of Shares Percentage (%)
1 PT Modal Investasi Mineral 350 0,01
2 Susanto 150 0,00
3 PT ATPK Resources Tbk 4.428.931 99,99
Jumlah Saham Beredar/
4.429.431 100
Total Shares Issued and Outstanding
Saham dalam Portepel/
13.288.293 -
Shares in Portfolio

Berdasarkan Keputusan RUPSLB Perseroan tanggal Based on the resolution passed at the EGMS of the
28 Juni 2012 yang termaktub dalam Akta Berita Acara Company on 28 June 2012, as recorded in the Minutes
RUPSLB Nomor 17 tanggal 28 Juni 2012 yang dibuat of EGMS No. 17 dated 28 June 2012, made before
oleh Novita Puspitarini SH, Notaris di Jakarta Selatan, Novita Puspitarini SH, Notary in South Jakarta, MIM has
MIM telah mendapatkan persetujuan RUPS Perseroan received approval from the Company’s GMS to divest
untuk melakukan divestasi saham yang ditempatkan di its ownership of shares in PT Sarana Mandiri Utama,
PT Sarana Mandiri Utama, PT Damanka Prima, PT Tuhup PT Damanka Prima, PT Tuhup Coal Mining, PT MIM
Coal Mining, PT MIM Nikelindo Mulia, dan PT MIM Coal Nikelindo Mulia, and PT MIM Coal Power.
Power.

PT Sarana Mandiri Utama (“SMU”) PT Sarana Mandiri Utama (“SMU”)

SMU didirikan pada tanggal 6 Agustus 2002 berdasarkan SMU was established on 6 August 2002 based on Deed
Akta Nomor 3 tanggal 6 Agustus 2002 yang dibuat No. 3 dated 6 August 2002 drawn by Rudy Limantara
oleh Rudy Limantara SH, Notaris di Tarakan, yang SH, Notary in Tarakan, and duly obtained approval from
telah mendapatkan pengesahan Menteri Hukum dan the Minister of Justice and Human Rights No. C-16310.
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-16310. HT.01.01.TH.2002 dated 27 August 2002, domiciled in
HT.01.01.TH.2002 tanggal 27 Agustus 2002, berdomisili Tarakan.
di Tarakan.

SMU beralamat di Mulawarman RT 64 Gg. Pembangunan, SMU is domiciled at Mulawarman RT 64 Gg.
Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Pembangunan, Karang Anyar VIllage, Subdistrict of
Tarakan, dan bergerak di bidang usaha pertambangan Tarakan Barat, Tarakan, and engages in coal mining,
batubara yang memegang ijin usaha pertambangan with the mining production permit based on the Decree
operasi produksi berdasarkan Keputusan Bupati Tana of the Regent of Tana Tidung No. 503/100/D-IV/2010,
Tidung Nomor 503/100/D-IV/2010 tanggal 20 April dated 20 April 2010, covering an area of 2,000 ha in
2010, yang mencakup wilayah seluas 2.000 ha di Desa Manjelutung Village, Subdistrict of Sesayap Hilir, Tana
Manjelutung, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, East Kalimantan, with a validity period of 10
Tidung, Kalimantan Timur, dengan jangka waktu berlaku years starting on the date of issuance of the decree.
10 tahun sejak tanggal ditetapkannya keputusan
tersebut.

Komposisi kepemilikan saham SMU adalah sebagai The share ownership breakdown of SMU is as follows:
berikut:

Nilai Nominal/Nominal Value


Rp 1.000.000 per Saham/Share
No. Pemegang Saham/Shareholder
Jumlah Saham/ Persentase/
No. of Shares Percentage (%)
451 Seri A
1 PT Modal Investasi Mineral 70
599 Seri B
2 PT Batavia Energi Jaya 450 Seri A 30
Jumlah Saham Beredar/
1.500 100
Total Shares Issued and Outstanding
Saham dalam Portepel/
1.500 -
Shares in Portfolio

46 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

PT MIM Geoservices Technology (“MGT”) PT MIM Geoservices Technology (“MGT”)

MGT didirikan pada tanggal 9 Februari 2006 berdasarkan MGT was established on 9 February 2006 based on Deed
Akta Nomor 3 tanggal 9 Februari 2006 yang dibuat No. 3 dated 9 February 2006 drawn by Chandra Lim SH,
oleh Chandra Lim SH, Notaris di Tangerang yang Notary in Tangerang, and duly obtained approval from
telah mendapatkan pengesahan Menteri Hukum dan the Minister of Justice and Human Rights No. C-11781.
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-11781. HT.01.01.TH.2006 dated 25 April 2006, domiciled in
HT.01.01.TH.2006 tanggal 25 April 2006 berdomisili di South Jakarta.
Jakarta Selatan.

MGT beralamat kantor operasional di AXA Tower MGT’s operational office is domiciled at AXA Tower Lantai
Lantai 29, Suite 01, Jl. Prof. Dr. Satrio Kavling 18, 29, Suite 01, Jl. Prof. Dr. Satrio Kavling 18, Kuningan City,
Kuningan City, Jakarta 12940, dan bergerak di Jakarta 12940, and engages in coal trading and various
bidang usaha perdagangan batubara dan berbagai services, among others: management consultancy,
pelayanan jasa, antara lain: jasa konsultasi manajemen, business development, geologic, mining, construction
jasa pengembangan bisnis, jasa di bidang geologi, in general mining, mining consultancy, oil, gas and
pengeboran, pemborongan bidang pertambangan geothermal extraction supporting services, and oil and
umum, konsultasi bidang pertambangan, jasa gas supporting services.
penunjang pertambangan minyak, gas dan panas bumi
serta jasa penunjang kegiatan dalam bidang industri
minyak dan gas bumi.

Selama tahun 2014, MGT tidak melakukan kegiatan Throughout 2014 MGT did not conduct any business
operasional. operations whatsoever.

Komposisi kepemilikan saham MGT adalah sebagai The share ownership breakdown of MGT is as follows:
berikut:

Nilai Nominal/Nominal Value


Rp 1.000.000 per Saham/Share
No. Pemegang Saham/Shareholder
Jumlah Saham/ Persentase/
No. of Shares Percentage (%)
1 PT Modal Investasi Mineral 800 80
2 Ir. Paryanto 200 20
Jumlah Saham Beredar/
1.000 100
Total Shares Issued and Outstanding
Saham dalam Portepel/
2.000 -
Shares in Portfolio

PT MIM Nikelindo Mulia (“MNM”) PT MIM Nikelindo Mulia (“MNM”)

MNM didirikan pada tanggal 5 April 2007 berdasarkan MNM was established on 5 April 2007 based on Deed
Akta Nomor 32 tanggal 5 April 2007 yang dibuat oleh No. 32 dated 5 April 2007 drawn by Chandra Lim SH,
Chandra Lim SH, Notaris di Tangerang yang telah Notary in Tangerang, and duly obtained approval
mendapatkan pengesahan Menteri Hukum dan Hak from the Minister of Justice and Human Rights No.
Asasi Manusia Republik Indonesia No. W-29.01065. W-29.01065.HT.01.01.TH.2007 dated 4 June 2007,
HT.01.01.TH.2007 tanggal 4 Juni 2007 berdomisili di domiciled in South Jakarta.
Jakarta Selatan.

MNM beralamat kantor operasional di AXA Tower Lantai MNM’s operational office is domiciled at AXA Tower
29, Suite 01, Jl. Prof. Dr. Satrio Kavling 18, Kuningan Lantai 29, Suite 01, Jl. Prof. Dr. Satrio Kavling 18, Kuningan
City, Jakarta 12940, dan bergerak di bidang usaha City, Jakarta 12940, and engages in nickel mining.
pertambangan nikel.

Selama tahun 2014, MNM tidak melakukan kegiatan Throughout 2014 MNM did not conduct any business
operasional. operations whatsoever.

Komposisi kepemilikan saham MNM adalah sebagai The share ownership breakdown of MNM is as follows:
berikut:

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 47


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Nilai Nominal/Nominal Value


Rp 250.000 per Saham/Share
No. Pemegang Saham/Shareholder
Jumlah Saham/ Persentase/
No. of Shares Percentage (%)
1 PT Modal Investasi Mineral 350 70
2 Ch. Budhi Setyani, B.SW 100 20
3 Sonny Okta Hanaka 10 2
4 Syaiful Bahri Tandjumbulu 40 8
Jumlah Saham Beredar/
500 100
Total Shares Issued and Outstanding
Saham dalam Portepel/
1.500 -
Shares in Portfolio

PT Wahana Bumi Mulia (“WBM”) PT Wahana Bumi Mulia (“WBM”)

WBM didirikan pada tanggal 17 Maret 2006 berdasarkan WBM was established on 17 March 2006 based on Deed
Akta Nomor 122 tanggal 17 Maret 2006 yang dibuat No. 122 dated 17 March 2006 drawn by Bakhtiar SH,
oleh Bakhtiar SH, Notaris di Tenggarong yang telah Notary in Tenggarong, and duly obtained approval from
mendapatkan pengesahan Menteri Hukum dan Hak the Minister of Justice and Human Rights No. C-15103.
Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-15103. HT.01.01.TH.2006 dated 23 May 2006, domiciled in
HT.01.01.TH.2006 tanggal 23 Mei 2006 berdomisili di South Jakarta.
Jakarta Selatan.

WBM beralamat kantor operasional di AXA Tower Lantai WBM’s operational office is domiciled at AXA Tower
29, Suite 01, Jl. Prof. Dr. Satrio Kavling 18, Kuningan Lantai 29, Suite 01, Jl. Prof. Dr. Satrio Kavling 18, Kuningan
City, Jakarta 12940, dan bergerak di bidang usaha City, Jakarta 12940, and engages in nickel mining.
pertambangan nikel.

Selama tahun 2014, WBM tidak melakukan kegiatan Throughout 2014 WBM did not conduct any business
operasional. operations whatsoever.

Komposisi kepemilikan saham WBM adalah sebagai The share ownership breakdown of WBM is as follows:
berikut:

Nilai Nominal/Nominal Value


Rp 500.000 per Saham/Share
No. Pemegang Saham/Shareholder
Jumlah Saham/ Persentase/
No. of Shares Percentage (%)
1 PT Modal Investasi Mineral 590 70,24
2 Ramsidah Kelara Haloho 140 16,66
3 Dahlia 84 10,00
4 Halima Matuhu 26 3,10
Jumlah Saham Beredar/
840 100
Total Shares Issued and Outstanding
Saham dalam Portepel/
2.160 -
Shares in Portfolio

PT MIM Coal Power (“MCP”) PT MIM Coal Power (“MCP”)

MCP didirikan pada tanggal 6 September 2008 MCP was established on 6 September 2008 based on
berdasarkan Akta Nomor 1 tanggal 6 September 2008 Deed No. 1 dated 6 September 2008 drawn by Sukarno
yang dibuat oleh Sukarno SH, Notaris di Balikpapan SH, Notary in Balikpapan, and duly obtained approval
yang telah mendapatkan pengesahan Menteri Hukum from the Minister of Justice and Human Rights No.
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU.85888.AH.01.01.Tahun 2008 dated 13 November
AHU.85888.AH.01.01.Tahun 2008 tanggal 13 Nopember 2008, domiciled in Balikpapan.
2008 berdomisili di Balikpapan.

MCP beralamat di Jalan Komplek Perum Graha Indah MCP is domiciled at Jalan Komplek Perum Graha Indah
Blok C-3 RT 060, RW 017, Batu Ampar, dan bergerak Blok C-3 RT 060, RW 017, Batu Ampar, and engages in
dalam bidang usaha pertambangan batubara, coal mining, peat digging, coal gasification and coal

48 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

penggalian gambut, gasifikasi batubara dan pembuatan briquette production, nickel, tin, gold, silver and other
briket batubara, pertambangan nikel, timah dan logam, metals mining, and power generation.
emas, perak, pembangkit listrik.

Selama tahun 2014, MCP tidak melakukan kegiatan Throughout 2014 MCP did not conduct any business
operasional. operations whatsoever.

Komposisi kepemilikan saham MCP adalah sebagai The share ownership breakdown of MCP is as follows:
berikut:

Nilai Nominal/Nominal Value


Rp 1.000.000 per Saham/Share
No. Pemegang Saham/Shareholder
Jumlah Saham/ Persentase/
No. of Shares Percentage (%)
1 PT Modal Investasi Mineral 495 99
2 PT ATPK Power Resources 5 1
Jumlah Saham Beredar/
500 100
Total Shares Issued and Outstanding
Saham dalam Portepel/
1.500 -
Shares in Portfolio

Kronologis Pencatatan Saham


Share Listing Chronology
Aksi Korporasi/ Tanggal Pencatatan di Jumlah Saham/ Akumulasi Jumlah Nilai Nominal/
Corporate Action Bursa Efek Indonesia/ Number of Shares Saham/ Nominal Value (Rp)
Listing Date on IDX Accumulated Number
of Shares
Penawaran Umum
Perdana – Saham Baru di
Bursa Efek Indonesia (BEI)
Initial Public Offering
17 April 2002 135.450.000 135.450.000 27.090.000.000
– New Shares on the
Indonesia Stock Exchange
(IDX)

Pencatatan Saham Milik


Pemegang Saham Lama
Listing of Shares
17 April 2002 275.000.000 410.450.000 82.090.000.000
Belonging to Existing
Shareholders

Penawaran Umum 16 Agustus/August 2007


Terbatas I
410.450.000 820.900.000 164.180.000.000
Limited Public Offering I

Konversi Waran Seri I 22 Januari/January 2008


Conversion of Serie I – 12 Juli/July 2010
10.304.669 831.204.669 166.240.933.800
Warrants

Pelaksanaan Penambahan
Modal Tanpa HMETD
Capital Addition without 27 Januari/January 2012 83.120.000 (Seri B) 914.324.669 174.552.933.800
Preemptive Right

Penawaran Umum
Terbatas II
10 Desember/December 4.845.920.745 (Seri B) 5.760.245.414 659.145.008.300
Rights Issue II
2013

Catatan: Saham Seri B adalah saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 100 per saham.
Note: Serie B Shares are common shares with a nominal value of Rp 100 per share.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 49


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Lembaga & Profesi Penunjang


Pasar Modal
Capital Market Supporting Institutions & Professions

Biro Administrasi Efek Share Registrar


PT Adimitra Jasa Korpora PT Adimitra Jasa Korpora

Plaza Property Lantai 2 Plaza Property Lantai 2


Komplek Pertokoan Pulo Mas Blok VIII No.1 Komplek Pertokoan Pulo Mas Blok VIII No.1
Jl. Perintis Kemerdekaan Jl. Perintis Kemerdekaan
Jakarta Timur 13210 Jakarta Timur 13210
P: (62-21) 47881515 (Hunting) P: (62-21) 47881515 (Hunting)
F: (62-21) 4709697 F: (62-21) 4709697
E: opr@adimitra-jk.co.id E: opr@adimitra-jk.co.id

Auditor Eksternal External Auditor


Kantor Akuntan Publik Drs. Ferdinand Kantor Akuntan Publik Drs. Ferdinand
Royal Sunter Blok F No. 39-41, 42 Royal Sunter Blok F No. 39-41, 42
Jl. Danau Sunter Selatan Jl. Danau Sunter Selatan
Jakarta 14350 Jakarta 14350

Berdasarkan persetujuan Dewan Komisaris tertanggal Based on the approval of the Board of Commissioners
10 Nopember 2014, Direksi Perseroan menunjuk dated 10 November 2014, the Board of Directors of the
kembali KAP Drs. Ferdinand untuk mengaudit laporan Company reappointed the public accounting firm of Drs.
keuangan Perseroan dan entitas anak untuk tahun yang Ferdinand to audit the Company’s and its subsidiaries’
berakhir pada 31 Desember 2014. Bagi Drs. Ferdinand, financial statements for the year ended 31 December
CPA sebagai Akuntan Publik telah 3 (tiga) periode 2014. This was the third consecutive period that
berturut-turut mengaudit laporan keuangan tahunan Drs. Ferdinand, CPA audited the Company’s financial
Perseroan. statements.

Penunjukan pertama kalinya oleh Perseroan adalah Drs. Ferdinand, CPA’s first appointment by the Company
untuk mengaudit laporan posisi keuangan konsolidasian was to audit the financial statements of the Company
Perseroan dan entitas anak untuk tahun yang berakhir and subsidiaries for the year ended 31 December 2012.
pada 31 Desember 2012. KAP tersebut ditunjuk untuk The public accounting firm was appointed to replace the
menggantikan KAP HLB Hadori Sugiarto Adi & Rekan Public Accounting Firm of HLB Hadori Sugiarto Adi & Co
yang selama 6 (enam) tahun berturut-turut telah which had provided auditing services to the Company
memberikan jasanya kepada Perseroan. for 6 (six) years.

Total imbalan jasa yang diterima KAP Ferdinand untuk The public accounting firm of Drs. Ferdinand received
jasa-jasa yang diberikan tersebut diatas sebesar Rp a total payment of Rp 275,000,000 for the services
275.000.000. rendered as above.

Notaris Notary

Hasan Halim SH, M.Kn. Hasan Halim SH, M.Kn.


Notaris di Jakarta Utara Notaris di Jakarta Utara
Jl. Bandengan Selatan Nomor 80 Blok A No.2 Jl. Bandengan Selatan Nomor 80 Blok A No.2
Jakarta Utara Jakarta Utara

Merupakan notaris yang ditunjuk oleh Perseroan untuk Appointed as notary by the Company that is in charge
membuat berita acara rapat, dan melaporkan hasil of preparing minutes of meetings, and for reporting
berita acara tersebut kepada Menteri Hukum dan Hak these minutes of meetings to the Minister of Justice and
Asasi Manusia. Human Rights.

Total imbalan jasa yang diterima Notaris untuk jasa- Total fees paid to the Notary for services rendered as
jasa yang diberikan tersebut diatas dalam tahun 2014 mentioned above in 2014 was Rp 33,500,000.
adalah Rp 33.500.000.

50 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 51


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

52 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Analisis &
Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
& Analysis
Tinjauan Operasi per Sektor Usaha
Operational Review

Pemasaran
Marketing

Prospek Usaha
Business Prospect

Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian


Consolidated Statements of Comprehensive
Income

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian


Consolidated Statements of Financial Position

Laporan Arus Kas Konsolidasian


Consolidated Statements of Cash Flows

Rasio Keuangan Penting


Key Financial Ratios

Struktur Permodalan
Capital Structure

Perikatan dan Perjanjian Penting


Significant Agreements and Commitments

Aset Kontinjensi
Contingency Assets

Kebijakan Dividen
Dividend Policy

Informasi Material Mengenai Investasi


Material Information on Investments

03
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Terbatas II (“PUT II”)/2013
Use of Proceeds from Rights Issue II/2013

Perubahan Peraturan Perundang-undangan &


Dampaknya terhadap Perseroan
Changes in Regulations &
Their Impacts on the Company

Perubahan Kebijakan Akuntansi & Dampaknya


terhadap Perseroan
Changes in Accounting Policy & Their Impacts
on the Company

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 53


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Tinjauan Operasi per Sektor Usaha


Operational Review

Batubara Coal

Produk batubara yang dihasilkan Perseroan di tahun From the mining activities of PT Mega Alam Sejahtera
2014 sepenuhnya berasal dari kegiatan penambangan (“MAS”), its subsidiary that has been operational since
PT Mega Alam Sejahtera (“MAS”), yang telah beroperasi 2010, the Company produced all of its coal.
sejak tahun 2010.

Pada tahun 2014, produksi batubara MAS mencapai In 2014, the coal production of MAS reached 2,169,088
2.169.088 ton, yang seluruhnya dijual dan setara dengan tons, all of which were sold to customers, equivalent to
rata-rata penjualan batubara sebesar 180.757 ton per a monthly average coal sales volume of 180,757 tons
bulan. Volume produksi dan penjualan batubara di tahun per month. Coal production and sales volume in 2014
2014 ini mengalami peningkatan sebesar 21,3% dari rose significantly by 21.3%, from production and sales
volume produksi dan penjualan 2013 sebesar 1.788.196 volume in 2013 of 1,788,196 tons, and was well above
ton, dan lebih tinggi dibandingkan rencana produksi the production and sales volume target set for 2014,
dan penjualan yang ditetapkan sebesar 1.800.000 ton which was 1,800,000 tons. MAS itself has an installed
untuk tahun 2014. Kapasitas produksi yang terpasang production capacity of about 250,000 tons per month.
di MAS sendiri sekarang ini telah mencapai 250.000 ton
per bulan.

Dengan terlaksananya PUT II pada akhir tahun 2013 With the execution of Rights Issue II at the end of 2013,
dimana terjadi transaksi pembelian aset milik PT Pacific which resulted in the MAS’ purchase of assets (among
Prima Coal (“PPC”) diantaranya berupa infrastruktur others, mine infrastructure and supporting infrastructure,
tambang/sarana pelengkap, alat‐alat berat dan coal heavy machinery, coal handling equipment, dump
handling, dump truck, serta jetty dan sebidang tanah truck, jetty, and a piece of land) previously belonging
oleh MAS, maka sejak 2014 operasi penambangan to PT Pacific Prima Coal (“PPC”), since 2014 coal mining

54 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

batubara di MAS telah dapat dikerjakan sendiri oleh MAS. operations at MAS have been carried out autonomously
Adapun tujuan pembelian ini adalah untuk memenuhi by MAS. This purchase was intended to comply with
Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral the Regulations of the Minister of Energy and Mineral
No.28/2009 dan No.24/2012 yang mengharuskan Resources (MEMR) No. 28/2009 and No. 24/2012, which
Perseroan dan anak perusahaannya melakukan kegiatan requires companies and subsidiaries to perform their
penambangan batubaranya sendiri. mining operations autonomously.

MAS memiliki fasilitas produksi dan sarana pendukung MAS currently owns and runs its production and
penambangan, yang terdiri dari jalan utama dan jalan mining support facilities that consist of the main road
angkut, area penyimpanan, area perbengkelan, ROM and hauling road, storage area, workshop area, ROM
stockpile, crushing plant, conveyor belt, dan dermaga. stockpile, crushing plant, conveyor belt, and jetty.

MAS senantiasa memperhatikan dan memprioritaskan MAS at all times is focused on the occupational
aspek keselamatan dan kesehatan kerja dan keselamatan health and safety of its employees and prioritizes the
operasional di setiap kegiatan penambangan yang implementation of such standards in its operations. The
dilakukannya. Kegiatan pengawasan aspek-aspek ini supervision of these aspects at work has been performed
juga dilakukan oleh Tim dari Direktorat Teknik dan by a team from the Engineering and Environment
Lingkungan Mineral dan Batubara Jakarta bersama Directorate of the Office of Coal and Minerals in Jakarta,
Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan alongside the respective Offices of Mining and Energy
Timur dan Kabupaten Berau. of East Kalimantan and of the Regency of Berau.

MAS juga terus melakukan pemeliharaan dan MAS continues to maintain and improve its operations-
pembenahan fasilitas-fasilitas pendukung operasional supporting facilities which it uses regularly, among
yang digunakan setiap waktu, antara lain jalan others the main road, the mining road, and the disposal
utama, jalan tambang, dan jalur pembuangan, serta road, and conducts reclamation and revegetation
melaksanakan kegiatan reklamasi dan revegetasi pada activities on post-mining areas that are no longer
lahan pascatambang yang tidak lagi operasional. operational.

Bekerja sama dengan pihak ketiga dari Tiongkok, The Company is collaborating with a third party from
sampai saat ini Perseroan masih menjajaki pemanfaatan China by conducting a study on the possibility to
teknologi peningkatan pengolahan dan pemrosesan implement a technology for improving the processing
batubara MAS, maupun peningkatan nilai tambah of MAS’ coal, as well as to increase the added value of
batubara. Peningkatan kualitas maupun nilai tambah the coal. Improved quality and increase in added value
batubara tersebut diharapkan dapat membuka pangsa of the coal are expected to enable the Company to enter
pasar yang baru untuk produk batubara Perseroan. new markets to promote its coal.

Pemasaran
Marketing
Manajemen Perseroan terus memasarkan produk The management of the Company consistently
batubaranya melalui para trader yang berada baik di marketed its coal through traders in the domestic and
dalam maupun di luar negeri. Langkah ini ditempuh export markets. This was done in order to expand the
dalam rangka memperluas pangsa pasar batubara Company’s customer base, which has up to this point
Perseroan.Selama ini penjualan dilakukan oleh PT consisted of PT Bara Jaya Utama (“BJU”) as BJU has a
Bara Jaya Utama (“BJU”) karena BJU memiliki jaringan vast distribution network and purchases coal on a more
distribusi yang luas dan melakukan pembelian batubara competitive pricing scheme.
dengan harga yang lebih kompetitif.

Sejak akhir tahun 2014 Perseroan telah melakukan Since end of 2014, the Company actively pursues an
penjualan langsung kepada pengguna akhir, yakni opportunity to market its coal directly to end users,
perusahaan-perusahaan di berbagai bidang industri namely companies engaging in various industries for
yang membutuhkan batubara. Perseroan juga berupaya which coal is a necessary commodity. The Company also
mendapatkan kontrak jual beli batubara yang lebih strives to secure coal sales contracts with longer time
bersifat jangka panjang. frames.

Saat ini pembeli akhir dari batubara MAS adalah pembeli Currently MAS coal buyers are from India.
dari India.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 55


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Prospek Usaha
Business Prospect

Prospek Industri tambang batubara di tahun 2015 The coal mining sector in 2015 is predicted to remain
nampaknya belum pulih sepenuhnya, mengingat harga mired by the atmosphere of low prices of coal in the
batubara di pasar internasional masih tergerus. international markets.

Bagaimanapun juga, kebutuhan batubara global However, demands for coal is globally expected to rise,
diperkirakan meningkat seiring dengan naiknya in line with the increased purchase from developing
permintaan dari negara-negara berkembang khususnya countries, in particular India, which requires ample
India yang membutuhkan sumber energi untuk banyak sources of energy to feed its new power plants. This will
pembangkit listrik yang baru selesai dibangun. Ini akan be offset by the increase in global coal supply, especially
diimbangi dengan kenaikan pasokan batubara global from Indonesia and Australia.
terutama dari Indonesia dan Australia.

Mengingat sebagian besar batubara yang dijual As a majority of the Company’s coal is aimed at the
Perseroan ditujukan ke pasar internasional, khususnya international markets, especially in Asia, the Company’s
Asia, pertumbuhan penjualan batubara Perseroan coal sales is expected to grow in 2015.
diperkirakan dapat terus meningkat di tahun 2015.

Volume Penjualan Batubara Perseroan, 2010–2014


The Company’s Coal Sales Volume, 2010–2014

Metric Ton (MT)


2.500.000
2.169.088

2.000.000 1.788.196

1.500.000

1.000.000 848.979
674.470

500.000 298.956

0
2010 2011 2012 2013 2014

56 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Laporan Laba Rugi Komprehensif


Konsolidasian
Consolidated Statements of Comprehensive Income
Pendapatan Revenues

Pada tahun 2014, Perseroan membukukan penjualan In 2014, the Company booked net sales of Rp 672.7
bersih sebesar Rp 672,7 miliar, naik sebesar Rp 263,3 billion, increase of Rp 263.3 billion, or 64% from net
miliar atau sebesar 64% dari penjualan bersih tahun sales of Rp 409.4 billion in 2013. This was entirely
2013 senilai Rp 409,4 miliar. Pendapatan ini sepenuhnya derived from the sales of coal produced by PT Mega
berasal dari penjualan batubara yang diproduksi oleh Alam Sejahtera (MAS), a subsidiary domiciled in Berau,
PT Mega Alam Sejahtera (MAS), anak perusahaan, yang East Kalimantan.
berlokasi di Berau, Kalimantan Timur.

Volume penjualan batubara pada tahun 2014 mencapai Coal sales volume in 2014 was 2,169,088 tons, 21%
2.169.088 ton, 21% lebih tinggi daripada volume higher than coal sales volume of 1,788,196 tons in 2013.
penjualan tahun 2013 sebesar 1.788.196 ton. Seiring In line with the decline seen in global coal price indices,
dengan turunnya indeks harga batubara di pasar global, the average selling price for the coal produced by the
harga jual rata-rata untuk produk batubara Perseroan di Company in 2014 was around USD 26 per ton.
tahun 2014 adalah USD 26 per ton.

Beban Pokok Penjualan Cost of Sales

Beban pokok penjualan mengalami kenaikan sebesar Cost of sales increase of Rp 138.9 billion or 37% from
Rp 138,9 miliar atau sebesar 37% dari Rp 373,3 miliar Rp 373.3 billion in 2013 to Rp 512.3 billion in 2014.
di tahun 2013 menjadi Rp 512,3 miliar di tahun 2014. This increase was due to increased production costs
Kenaikan ini disebabkan adanya kenaikan di beban amounting to Rp 446.2 billion, royalty payments to local
produksi sebesar Rp 446,2 miliar, pembayaran royalti governments amounted to Rp 3.5 billion and the cost of
ke pemerintah daerah sebesar Rp 3,5 miliar dan biaya transporting and unloading of Rp 42.9 billion.
pengangkutan dan bongkar muat sebesar Rp 42,9 miliar.

Laba Kotor Gross Profit

Laba kotor Perseroan tahun 2014 mengalami kenaikan The Company’s gross profit in 2014 increased by Rp
sebesar Rp 124,3 miliar atau sebesar 344%, dari Rp 124.3 billion or by 344% from Rp 36.1 billion in 2013
36,1 miliar di tahun 2013 menjadi Rp 160,4 miliar di to Rp 160.4 billion. This high increase was caused by an
tahun 2014. Kenaikan yang cukup tinggi ini disebabkan increased in coal sales volume of 64.3% in 2014.
adanya kenaikan volume penjualan batubara sebesar
64,3% di tahun 2014.

Beban Usaha Operating Expenses


Beban usaha mengalami kenaikan 201% dari Rp 34,4 The Company’s operating expenses rose 201% from
miliar di tahun 2013 menjadi Rp 103,6 miliar di tahun Rp 34.4 billion in 2013 to Rp 103.6 billion in 2014. This
2014. Kenaikan tersebut disebabkan oleh kenaikan di increase was attributable to the rise in amortization and
penyusutan dan amortisasi sebesar Rp 30,3 miliar, beban depreciation by Rp 30.3 billion, office costs by Rp 22.2
kantor sebesar Rp 22,2 miliar, dan gaji dan tunjangan billion, and salary and allowances by Rp 15.9 billion.
sebesar Rp 15,9 miliar.

Pendapatan/(Beban) Lain-Lain Bersih Other Income/(Expenses) – Net

Pendapatan/(Beban) Lain-lain naik 75% dari Rp 15,1 Other Income/(Expenses) rose by 75% from Rp 15.1
miliar di tahun 2013 menjadi Rp 26,4 miliar di tahun billion in 2013 to Rp 26.4 billion in 2014. This was owing
2014,kenaikan ini disebabkan adanya laba selisih kurs to the gain on foreign exchange – net on the sale of coal
atas penjualan batubara sebesar Rp 25,5 miliar di tahun amounting to Rp 25.5 billion in 2014.
2014.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 57


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Beban Keuangan Finance Costs

Beban keuangan mengalami kenaikan sebesar Rp 7,4 Finance Costs increased by Rp 7.4 billion, from Rp 513
miliar, dari 513 juta di tahun 2013 menjadi 7,9 miliar million in 2013 to Rp 7.9 billion in 2014, this increase is
di tahun 2014,kenaikan ini disebabkan adanya beban due to interest expense over the lease of vehicles and
bunga leasing atas kendaraan dan alat berat tambang. heavy equipment mine.

Pendapatan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income

Perseroan tidak mencatat nilai pendapatan komprehensif The Company did not record any other comprehensive
lainnya. income.

Laba/(Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan Comprehensive Income/(Loss) For The Year

Di tahun 2014 Perseroan kembali mencatatkan laba In 2014 the Company again recorded a comprehensive
bersih, yaitu sebesar Rp 52,9 miliar, dibandingkan Rp income of Rp 52.9 billion, up from Rp 13.0 billion in
13,0 miliar di tahun 2013.Kenaikan laba komprehensif 2013. The increase in comprehensive income was due
tahun berjalan terutama disebabkan oleh meningkatnya to the increase in sales of coal by the subsidiary, PT MAS
penjualan batubara oleh anak perusahaan, PT MAS increase 64%, and the increase in other income by 75%.
sebesar 64%, dan peningkatan di pendapatan lain-lain
sebesar 75%.

Laba Per Saham Dasar dan Dilusian Basic & Diluted Earnings Per Share

Jumlah laba per saham dasar dan dilusian untuk tahun The basic and diluted earnings per share for 2014 was
2014 adalah Rp 9,19, sedangkan untuk tahun 2013 Rp 9.19, while for 2013 it was Rp 2.26.
adalah Rp 2,26.

Laporan Posisi Keuangan


Konsolidasian
Consolidated Statements of Financial Position
Aset Lancar Current Assets
Per 31 Desember 2014 Perseroan mencatatkan aset As at 31 December 2014 the Company recorded total
lancar senilai Rp 695,7 miliar, naik 101% dari Rp 345,4 current assets of Rp 695.7 billion, up 101% from Rp
miliar di tahun 2013. Peningkatan Aset Lancar tersebut 345.4 billion in 2013. The increase in Current Assets was
disebabkan oleh: due to:

Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents

Penurunan kas dan setara kas sebesar Rp 26,9 miliar di Decrease in cash and cash equivalents amounted
tahun 2014 disebabkan oleh adanya penggunaan dana to Rp 26.9 billion in 2014 due to the use of funds for
untuk kegiatan operasional Perseroan. operational activities of the Company.

Piutang Usaha Trade Receivables

Kenaikan piutang usaha sebesar Rp 458,4 miliar di tahun The increase in trade receivables amounting to Rp 458.4
2014, disebabkan meningkatnya volume penjualan billion in the year 2014, due to the increase in sales
batubara yang belum dibayarkan oleh pembeli. volume of coal not yet paid by the buyer.

Piutang Lain-lain – Pihak Ketiga Other Receivables – Third Parties

Piutang lain-lain - pihak ketiga turun menjadi Rp 2,3 Other receivables - third parties decreased to Rp
miliar di 2014 karena adanya penerimaan pembayaran 2.3 billion in 2014 due to the receipt of payment in
di anak perusahaan dan adanya akumulasi penurunan subsidiaries and any accumulated impairment of other
nilai Piutang lain – lain sebesar Rp 558,8 juta. receivables - other Rp 558.8 million.

58 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Persediaan Inventory

Persediaan mengalami penurunan sebesar Rp 78,5 Inventory decreased by Rp 78,5 billion or by 59% from
miliar atau sebesar 59% dari Rp 134,7 miliar di tahun Rp 134.7 billion in 2013 to Rp 56.2 billion in 2014, caused
2013 menjadi Rp 56,2 miliar di tahun 2014, disebabkan by the use of parts of Rp 49.1 billion and the sale of coal
adanya pemakaian suku cadang sebesar Rp 49,1 miliar inventories amounting to Rp 32.5 billion.
dan adanya penjualan persediaan batubara sebesar Rp
32,5 miliar.

Biaya Dibayar di Muka Prepaid Expenses

Biaya dibayar di muka turun dari Rp 1,0 miliar di tahun Prepaid expenses declined from Rp 1.0 billion in 2013 to
2013 menjadi Rp 734 juta di tahun 2014, disebabkan Rp 734 million in 2014,owing to the charging of prepaid
telah dilakukannya pembebanan biaya dibayar dimuka lease office premises amounting to Rp 941 million and
atas sewa gedung kantor sebesar Rp 941 juta dan sewa land lease of Rp 43.5 million.
lahan sebesar Rp 43,5 juta.

Uang Muka Advances

Uang muka turun sebesar Rp 5 juta dibandingkan Advances declined by Rp 5 million compared to its
posisinya pada tahun 2013, karena adanya pembebanan position in 2013, due to the imposition of Advances site
Uang muka cuti site di anak perusahaan. leave in a subsidiary.

Aset Tidak Lancar Non-Current Assets

Per 31 Desember 2014 Perseroan mencatatkan Aset As at 31 December 2014 the Company’s non-current
Tidak Lancar senilai Rp 1.100 miliar, turun 4% dari Rp assets stood at Rp 1,100 billion, down by 4% from Rp
1.144 miliar per akhir tahun 2013. Penurunan dalam 1,144 billion as at year end 2013. The decrease in Non-
Aset Tidak Lancar tersebut disebabkan oleh: Current Assets was due to:

Piutang Lain-lain Pihak Berelasi – Non Usaha Non-Trade Related Parties Receivables

Terjadi kenaikan piutang lain-lain pihak berelasi – non There was an increase in non-trade related parties
usaha, dari Rp 2,5 miliar per akhir 2013 menjadi Rp 56,2 receivables from Rp 2.5 billion as at end of 2013 to Rp
miliar per akhir 2014, akibat adanya uang muka biaya 56.2 billion as at end of 2014, Advances due to the cost
loading PT Bara Jaya Utama (BJU) yang telah dibayar of loading PT Bara Jaya Utama (BJU) which has been
oleh PT Mega Alam Sejahtera (MAS) dan pembayaran paid by PT Mega Alam Sejahtera (MAS) and advance
uang muka untuk pembebasan lahan yang akan payments for land acquisition that will be the area of
dijadikan area produksi batubara. coal production.

Aset Tetap Fixed Assets

Aset Tetap turun dari Rp 1.138 miliar per akhir 2013 Fixed assets were down from Rp 1,138 billion as at end
menjadi Rp 1.043 miliar per akhir 2014, terutama of 2013 to Rp 1,043 billion as at end of 2014, owing to
diakibatkan akumulasi penyusutan aset tetap. the accumulated depreciations of Fixed Assets.

Aset Eksplorasi dan Evaluasi Exploration and Evaluation Assets

Aset Eksplorasi dan Evaluasi turun dari 2,4 miliar di tahun Exploration and evaluation assets down from 2.4 billion
2013 , diakibatkan adanya Amortisasi dan penurunan in 2013, due to the presence of amortization and
nilai di anak perusahaan perseroan. impairment in the subsidiary company.

Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets

Aset pajak tangguhan turun dari Rp 1,0 miliar di akhir Deferred tax assets went down from Rp 1.0 billion as at
tahun 2013 menjadi Rp 796 juta di akhir tahun 2014. end of 2013 to Rp 796 million as at end of 2014. This
Penurunan ini disebabkan adanya perhitungan pajak decrease is due to the calculation of deferred taxes on
tangguhan atas imbalan pasca kerja. post-employment benefits.

Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities

Total Liabilitas Jangka Pendek Perseroan per akhir tahun The Company’s current liabilities as at the end of 2014
2014 adalah Rp 216 miliar, turun 17% dari Rp 262 miliar stood at Rp 216 billion, 17% lower than the position as

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 59


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

di akhir tahun 2013. Penurunan Liabilitas Jangka Pendek at the end of 2013, i.e. Rp 262 billion. The decrease in
tersebut disebabkan oleh: Current Liabilities was due to:

Utang Usaha – Pihak Ketiga Trade Payables – Third Parties

Terjadi kenaikan sebesar Rp 97,6 miliar utang usaha An increase of Rp 97.6 billion in third-party Trade
pihak ketiga, dari Rp 510 juta menjadi Rp 98,2 miliar Payables, from Rp 510 million to Rp 98.2 billion in 2014,
di tahun 2014, dikarenakan PT MAS anak perusahaan due to PT MAS subsidiary of the company has been
perseroan telah melakukan seluruh kegiatan doing the whole coal mining activity it self, without
penambangan batubara sendiri, tanpa menggunakan using the services of a contractor, where all transactions
jasa kontraktor, dimana seluruh transaksi pembelian dan of purchase and payment to suppliers/third parties are
pembayaran kepada pemasok/pihak ketiga dilakukan made directly by PT MAS, third causing an increase in
secara langsung oleh PT MAS, sehingga menyebabkan trade payables – third party.
kenaikan di hutang usaha – pihak ketiga.

Utang Usaha – Pihak Berelasi Trade Payables – Related Parties

Penurunan Utang Usaha – Pihak Berelasi sebesar Rp Decrease in Accounts Payable - Related Parties of Rp
53,4 miliar ditahun 2014 jika dibandingkan di tahun 53.4 billion in 2014 than in 2013, due to the payment
2013 disebabkan karena adanya pembayaran utang of accounts payable to related parties, PT Pacific Prima
usaha kepada pihak berelasi , PT Pacific Prima Coal. Coal.

Utang Lain-lain – Pihak Ketiga Other Payables - Third Parties

Utang lain-lain – Pihak Ketiga per akhir tahun 2014 turun Other payables -Third Parties declined from Rp 12.7
dari Rp 12,7 miliar menjadi Rp 7,8 miliar. Penurunan billion to Rp 7.8 billion as at end of 2014. This decrease
ini disebabkan adanya pembayaran kewajiban kepada was due to the payment other payables to third parties.
pihak ketiga.

Utang Lain – lain – Pihak Berelasi Other Payables – Raleted Parties

Penurunan utang lain – lain – pihak berelasi sebesar Decrease in other payables- related parties amounted
Rp 294,8 juta jika dibandingkan dengan posisi tahun to Rp 294.8 million compared to the position in 2013,
2013 di sebabkan adanya pelunasan utang PT Bara Jaya caused by their debt repayment PT Bara Jaya Utama.
Utama.

Utang Pajak Taxes Payable

Utang pajak turun 26%, dari Rp 9,1 miliar menjadi Rp 6,7 Taxes payable went down by 26%, from Rp 9.1 billion
miliar per akhir 2014, karena adanya perhitungan pajak to Rp 6.7 billion as at end of 2014, the calculation of
penghasilan badan perusahaan dan pajak penghasilan corporate income tax and corporation income tax
pasal 23. article 23.

Beban Akrual Accrued Expenses

Beban akrual per akhir tahun 2014 meningkat sebesar Rp Accrued expenses as at end of 2014 was amounting
12,8 miliar, dari Rp 3,1 miliar di tahun 2013 menjadi Rp Rp 12.8 billion, from Rp 3.1 billion in 2013 to Rp 15.9
15,9 miliar di tahun 2014. Ini disebabkan biaya pegawai billion in 2014. This is due to personnel costs and the
dan adanya perhitungan royalti kepada pemerintah calculation of royalties to local governments.
daerah.

Utang Sewa Pembiayaan Finance Lease Liabilities

Utang sewa pembiayaan turun dari Rp 140,8 miliar Finance lease liabilities went down from Rp 140.8 billion
per akhir 2013 menjadi Rp 45,9 miliar per akhir 2014. as at end of 2013 to Rp 45.9 billion as at end of 2014.
Di sebabkan adanya pembayaran cicilan utang sewa Due to the finance lease debt repayments per 2014.
pembiayaan per 2014.

Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities

Total Liabilitas Jangka Panjang Perseroan per akhir The Company’s Non-Current Liabilities as at the end of
tahun 2014 adalah Rp 405 miliar, 378% lebih tinggi 2014 stood at Rp 405 billion, or 378% higher than the
dibandingkan posisinya per akhir tahun 2013. Kenaikan 2013 figure. The increase in Non-Current Liabilities was
Liabilitas Jangka Panjang tersebut disebabkan oleh: due to:

60 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Liabilitas Imbalan Pascakerja Post-Employment Benefits Obligation

Liabilitas imbalan pascakerja meningkat sebesar Rp Post-employment benefits obligation went up by Rp


4,2 miliar, dari Rp 4,2 miliar per akhir 2013 menjadi Rp 4,2 billion, from Rp 4.2 billion as at end of 2013 to Rp
8,4 miliar per akhir 2014, peningkatan ini disebabkan 8.4 billion as at end of 2014, This increase was due to
adanya perhitungan kewajiban imbalan pasca kerja the calculation of employee benefit liabilities for the
karyawan perseroan untuk periode Januari hingga Company for the period January to December 2014.
Desember 2014

Utang Pihak Berelasi – Non Usaha Non-Trade Related Parties Payables

Utang pihak berelasi – non usaha mengalami kenaikan Non-trade related parties payables increased from Rp
dari Rp 64,8 miliar per akhir 2013 menjadi Rp 376,0 64.8 billion as at end of 2013 to Rp 376.0 billion as at
miliar per akhir 2014. Di sebabkan adanya pembayaran end of 2014. Due to payments to third parties paid
kepada pihak ketiga yang dibayarkan terlebih dahulu in advance by PT Pacific Prima Coal and PT Bara Jaya
oleh PT Pacific Prima Coal dan PT Bara Jaya Utama, yang Utama, which is a related party.
merupakan pihak yang berelasi.

Utang Sewa Pembiayaan – Jangka Panjang Finance Lease Liabilities – Non Current

Utang sewa pembiayaan – Jangka panjang mengalami Finance leases Liabilities – long term decreased by
penurunan sebesar Rp 37,6 miliar, penurunan ini Rp 37.6 billion, a decrease is caused by the change of
disebabkan oleh adanya perubahan klasifikasi yang classification which was originally part of the maturity
semula bagian jatuh tempo lebih dari satu tahun of more than one year to be part due within one year.
menjadi bagian jatuh tempo dalam satu tahun.

Liabilitas Pajak Tangguhan Deferred Tax Liabilities

Pada tahun 2014 liabilitas pajak tangguhan meningkat In 2014 the deferred tax liabilities increased by Rp
sebesar Rp 20,8 miliar, peningkatan ini disebabkan 20.8 billion, an increase is due to the calculation of
adanya perhitungan estimasi koreksi fiskal imbalan estimated fiscal correction post-employment benefits
pasca kerja dan penyusutan aset tetap leasing. and depreciation of fixed assets leased.

Ekuitas Equity

Terjadi kenaikan 5% pada ekuitas Perseroan, dari Rp The Company recorded a 5% increase in equity, from
1.121 miliar per akhir 2013 menjadi Rp 1.174 miliar per Rp 1,121 billion as at end of 2013 to Rp 1,174 billion
akhir 2014, yang berasal dari turunnya saldo defisit, dari as at end of 2014. This arose from the decline in the
Rp 183,6 miliar per akhir 2013 menjadi Rp 129,9 miliar amount of deficit sustained by the Company, from Rp
per akhir 2014. Tidak terjadi perubahan dalam jumlah 183.6 billion as at end of 2013 to Rp 129.9 billion as at
modal ditempatkan dan disetor penuh di tahun 2014. end of 2014. There were no changes to the amount of
issued and fully paid shares in 2014.

Laporan Arus Kas Konsolidasian


Consolidated Statements of Cash Flows
Pada tahun 2014 terjadi penurunan dalam jumlah kas In 2014 there was a rise in the amount of cash and cash
dan setara kas, dari Rp 30,2 miliar di awal tahun menjadi equivalents, from Rp 30.2 billion as at the beginning of
Rp 3,2 miliar di akhir tahun. Penurunan kas dan setara the year to Rp 3.2 billion as at the end of the year. The
kas tersebut berasal dari sejumlah pergerakan arus kas increase in cash and cash equivalents was due to the
berikut: following cash flows:

Arus Kas untuk Aktivitas Operasi Cash Flows Used in Operating Activities

Arus kas keluar bersih yang digunakan untuk aktivitas Net cash flows used in operating activities decreased
operasi menurun dari Rp 204,8 miliar pada tahun from Rp 204.8 billion in 2013 to Rp 153.3 billion in 2014.
2013 menjadi Rp 153,3 miliar pada tahun 2014. Yang That was mainly due to the decrease of cash receipts
terutama disebabkan oleh turunnya penerimaan kas from customers, cash payments to suppliers and
dari pelanggan, pembayaran kas kepada pemasok dan employees, payment of royalties to local governments

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 61


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

karyawan, pembayaran royalty ke pemerintah daerah and the payment of income tax, in addition there was
dan pembayaran pajak penghasilan. Selain itu terdapat also a rise in financial expenses payments and other
pula kenaikan di pembayaran beban keuangan dan operating expenses payments.
pembayaran beban operasional lainnya.

Arus Kas dari Aktivitas Investasi Cash Flows from Investing Activities

Arus kas dari aktivitas investasi di tahun 2014 mengalami Cash flows from investing activities in 2014 decreased
penurunan sebesar Rp 885,5 miliar , bila dibandingkan by Rp 885.5 billion, compared to net cash flows used in
Arus kas keluar bersih yang digunakan untuk aktivitas investing activities in 2013. This decline in 2014 was due
investasi di tahun 2013. Penurunan ini disebabkan pada to the Company’s only acquiring fixed assets amounted
tahun 2014 Perseroan hanya memperoleh/membeli aset to Rp 1.2 billion.
tetap sebesar Rp 1,2 miliar.

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Cash Flows from Financing Activities

Arus kas masuk bersih yang diperoleh dari aktivitas Net cash inflow from financing activities in 2014
pendanaan ditahun 2014 mengalami penurunan decreased by Rp 991.1 billion, compared to cash flow
sebesar Rp 991,1 miliar, bila dibandingkan arus kas from financing activities in 2013, the decline was due
dari aktivitas pendanaan di tahun 2013. Penurunan ini to the Company’s having just received funding from the
dikarenakan Perseroan hanya mendapatkan pendanaan proceeds of loans from related parties and the Company
dari penerimaan pinjaman pihak berelasi dan Perseroan had to make payments over the lease.
harus melakukan pembayaran atas sewa pembiayaan.

Rasio Keuangan Penting


Key Financial Ratios

Rasio Lancar Current Ratio

Rasio lancar Perseroan, yang merupakan rasio aset The Company’s current ratio—defined as the ratio of
lancar terhadap liabilitas lancar, mencapai 3,2x atau current assets to current liabilities—reached 3.2x or
322% di tahun 2014. Di tahun 2013, rasio lancar 322% in 2014. In 2013, the Company’s current ratio was
Perseroan adalah 1,3x atau 132%. Ini menunjukkan 1.3x or 132%. With this, the Company remains highly
bahwa Perseroan memiliki kemampuan yang kuat untuk capable of servicing all its short term liabilities in a
menyelesaikan seluruh kewajiban utang jangka pendek timely manner.
dengan baik dan tepat waktu.

Margin Laba Kotor Gross Profit Margin

Perseroan mencatat margin laba kotor sebesar 23,8% The Company’s gross profit margin was 23.8% in 2014,
di tahun 2014, naik dari 8,8% di tahun 2013. Kenaikan up from 8.8% in 2013. The increase in gross profit
margin laba kotor ini disebabkan ditahun 2014 margin was due to operating revenues increasing by
pendapatan usaha mengalami kenaikan sebesar 65%. 65% in 2014.

Kemampuan Membayar Utang Solvency

Rasio jumlah liabilitas lancar terhadap jumlah aset lancar The ratio of current liabilities to current assets in 2014
di tahun 2014 mencapai 0,1x, dibandingkan 0,2x di 2013, was 0.1x, compared to 0.2x in 2013, and 0,7x in 2012.
dan 0,7x ditahun 2012 . Dengan turunnya perbandingan With the lower ratio of current liabilities to current assets
rasio Liabilitas Lancar terhadap Jumlah Aset Lancar dari from 2012,2013, and 2014, the Company is confident
tahun 2012,2013 dan 2014, Perseroan berkeyakinan that it will be able to service all its short term and long
akan mampu menyelesaikan seluruh utang jangka term liabilities satisfactorily.
pendek dan utang jangka panjangnya dengan baik.

Tingkat Kolektibilitas Piutang Receivables Collectability

Periode penagihan piutang rata-rata Perseroan per 31 Average collection period of theCompany’s receivables
Desember 2014 adalah 278 hari. Nilai tersebut diperoleh as at 31 December 2014 was 278 days.
dengan rumus berikut:

62 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Lama Penagihan Rata-rata = Piutang Usaha x 365 hari Average Collection Period = Trade Receivables x 365 days

Penjualan Total Sales

Mayoritas piutang usaha Perseroan per akhir 2014 jatuh The majority of the Company’s trade receivables as at
tempo lebih dari 90 hari. Perseroan tidak mendapati end of 2014 were to be overdue in more than 90 days.
masalah yang signifikan terkait penagihan piutangnya. The Company has no significant issue in collecting its
receivables.

Struktur Permodalan
Capital Structure
Mengantisipasi kebutuhan sumber pendanaan melalui To anticipate additional capital resource requirement
peningkatan ekuitas dan kesiapan Perseroan di masa through increase of equity and the Company’s readiness
yang akan datang sesuai dengan rencana kemajuan in the future in alignment with its business progress
bisnisnya, manajemen Perseroan telah mendapatkan plan, the management has obtained approval from the
persetujuan RUPSLB Kedua tanggal 6 Desember 2013 Second EGMS on 6 December 2013, on its proposal to
atas usulan meningkatkan modal dasar Perseroan. increase the Company’s authorized capital. Thus the
Dalam hal ini kebijakan peningkatan jumlah modal dasar Company determined to increase its authorized capital
dilakukan dengan memperhatikan pada pemenuhan by taking into consideration the fulfillment of the rule
ketentuan jumlah modal disetor yang 25% dari modal that the paid-in capital must be 25% of the authorized
dasarnya. capital.

Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah memperoleh The amendment to the Articles of Association was
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia approved by the Minister of Law and Human Rights of
Republik Indonesia No.AHU‐17240.AH.01.02.Tahun the Republic of Indonesia No. AHU-17240.AH.01.02.
2014 tanggal 17 Juli 2014. Tahun 2014 dated 17 July 2014.

Dengan demikian struktur permodalan sebelum dan Therefore, the Company’s capital structure prior to and
sesudah peningkatan modal dasar adalah sebagai after the increase of authorized capital was as follows:
berikut:

Sebelum Peningkatan Modal Dasar/ Setelah Peningkatan Modal Dasar/


Prior to Increase of Authorized Capital After the Increase of Authorized Capital
Seri A Seri B Total Seri A Seri B Total

Modal Dasar
831.204.669 4.937.590.662 5.768.795.331 831.204.669 24.697.590.662 25.528.795.331
Authorized
Rp 166.240.933.800 Rp 493.759.066.200 Rp 660.000.000.000 Rp 166.240.933.800 Rp 2.469.759.066.200 Rp 2.636.000.000.000
Capital

Modal Disetor 831.204.669 4.929.040.745 5.760.245.414 831.204.669 4.929.040.745 5.760.245.414


Paid-In Capital Rp 166.240.933.800 Rp 492.904.074.500 Rp 659.145.008.300 Rp 166.240.933.800 Rp 492.904.074.500 Rp 659.145.008.300

Dalam Portepel 8.549.917 8.549.917 19.768.549.917 19.768.549.917


In Portfolio - Rp 854.991.700 Rp 854.991.700 - Rp 1.976.854.991.700 Rp 1.976.854.991.700

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 63


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Perikatan dan Perjanjian Penting


Significant Agreements and Commitments
1. Perjanjian Penjualan Batubara Antara 1. Coal Sales Agreement between MAS
MAS (Penjual) dan PT Bara Jaya Utama (Seller) and PT Bara Jaya Utama
(Pembeli) (Buyer)
Berdasarkan Akta Kontrak Penjualan Batubara Based on the Deed of Coal Sales Agreement No. 09
No. 09 tanggal 5 Nopember 2008 yang dibuat dated 5 November 2008 drawnbefore Hasan Halim,
di hadapan Hasan Halim, S.H., M.Kn., Notaris di S.H., M.Kn., Notary in Balikpapan, subsequently
Balikpapan yang kemudian diubah berdasarkan amended by the Addendum to the Deed of Coal
Akta Addendum Kontrak Penjualan Batubara Sales Agreement No. 06 dated 24 August 2009
No. 06 tanggal 24 Agustus 2009 yang dibuat drawn before Hasan Halim, S.H., M.Kn., Notary in
di hadapan Hasan Halim, S.H., M.Kn., Notaris di Balikpapan, MAS and PT Bara Jaya Utama (“BJU”)
Balikpapan, MAS dan PT Bara Jaya Utama (”BJU”) agreed to create and sign the Coal Sales Agreement
telah sepakat membuat dan menandatangani (“Sales Agreement”), whereby the Seller pledged to
Perjanjian Penjualan Batubara (”Penjanjian sell and deliver to the Buyer, and the Buyer pledged
Penjualan”), berdasarkan mana Penjual dengan to purchase and receive from the Seller all the coal
ini berjanji dan karena itu mengikatkan diri akan from the Seller’s mining concession area at an
menjual dan menyerahkan kepada Pembeli, agreed sale price, as follows:
demikian pula Pembeli dengan ini berjanji dan
karena itu mengikatkan diri akan membeli dan
menerima penyerahan dari Penjual atas seluruh
batubara dari Lahan Kuasa Pertambangan milik
Penjual, dengan harga penjualan, sebagai berikut:

a. Untuk kalori 4.800 kkal/kg sampai dengan a. For a calorific value of 4,800 kcal/kg up to
5.500 kkal/kg dengan basis adb (air dried 5,500 kcal/kg (air dried basis), the price of the
basis), maka harga kontrak penjualan batubara coal sales agreement is USD 22.75 for each
sebesar USD 22,75 untuk tiap MT batubara. metric ton of coal.
b. untuk kalori di atas 5.500 kkal/kg sampai b. For a calorific value of above 5,500 kcal/kg up
dengan 6.000 kkal/kg dengan basis adb (air to 6,000 kcal/kg (air dried basis), the price of
dried basis) maka harga kontrak penjualan the coal sales agreement is USD 27.50 for each
batubara sebesar USD 27,50 untuk tiap MT metric ton of coal.
batubara.
c. untuk kalori di atas 6.000 kkal/kg dengan c. For a calorific value of above 6,000 kcal/kg
basis adb (air dried basis) maka harga kontrak (air dried basis), the price of the coal sales
penjualan batubara sebesar USD 32,50 untuk agreement is USD 32.50 for each metric ton of
tiap MT batubara, selanjutnya disebut “Harga”. coal, subsequently called “Price”.

Pembayaran Harga tersebut akan dibayar oleh The payment of the Price is to be made by the
Pembeli kepada Penjual berdasarkan jumlah tiap- Buyer to the Seller based on the amount of metric
tiap metrik ton batubara yang berhasil dikapalkan tons of coal that has been successfully shipped (to
(ditentukan berdasarkan “draft survey” oleh be determined according to the draft survey by an
surveyor independen yang ditunjuk oleh Para independent surveyor assigned by the Parties.
Pihak.

Berdasarkan nota kesepakatan tanggal 5 Oktober Based on a Memorandum of Understanding on


2013 antara MAS dan PT BJU telah disepakati 5 October 2013 between MAS and PT BJU, it is
bahwa harga penjualan batubara semula USD agreed that the coal sale price of previously USD
22,75/MT menjadi sebesar USD 26,00/MT, 22.75/MT is to be changed to USD 26.00/MT< with
dengan syarat pembayaran akan dibayar oleh PT a provision that the payment will be made by PT
BJU kepada MAS berdasarkan penjualan diatas BJU to MAS based on FOB price for each metric
tongkang (FOB) untuk jumlah tiap-tiap Metrik Ton ton of coal located at the jetty belonging to MAS.
batubara di lokasi jetty milik MAS.

Harga baru tersebut berlaku sejak MAS melakukan The new Price is to be valid starting from when
kegiatan penambangan sendiri dan mampu MAS has started its own mining operations and
menjual batubara berdasarkan syarat penjualan di been able to sell its coal based on the FOB term,
atas tongkang (FOB) atau pada tanggal 1 Januari or starting on 1 January 2014, whichever is earlier.
2014 mana yang lebih cepat.

64 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

2. Perjanjian Eksploitasi Tambang 2. Mining Exploitation Agreement

Perjanjian Eksploitasi Tambang tanggal 5 The Mining Exploitation Agreement dated 5


Nopember 2009, yang dibuat di bawah tangan November 2009 (“Exploitation Agreement”) drawn
(“Perjanjian Eksploitasi”) antara SMU sebagai by SMU as Work Provider and PT Garda Satya
Pemberi Kerja dengan PT Garda Satya Mandiri Mandiri as Contractor.
sebagai Kontraktor.

Pokok Perjanjian Content of Agreement

SMU merupakan pemegang atas kuasa SMU, as the holder of mining concession in the
pertambangan, dan pemegang Konsesi dalam Agreement, intends to appoint a Contractor to
Perjanjian ini, SMU bermaksud untuk menunjuk conduct all of the coal mining operations activities.
Kontraktor untuk melaksanakan semua Operasi
Pertambangan Batubara.

Penunjukan Kontraktor Appointment of Contractor

SMU dengan ini menunjuk Kontraktor dan SMU hereby appoints the Contractor and the
Kontraktor menerima penunjukannya sebagai Contractor accepts the appointment as the
operator tunggal dan eksklusif atas Operasi sole and exclusive operator of the Coal Mining
Pertambangan Batubara di Daerah Tambang dan Operations in the Mine Site and for the lifetime
untuk keseluruhan umur tambang. Kontraktor of the mine. The Contractor carries out the Coal
melaksanakan Operasi Pertambangan Batubara Mining Operations and other pertinent work based
dan semua pekerjaan lain yang dimaksud on the Agreement and is fully responsible for all
berdasarkan Perjanjian ini dan bertanggung the risk involved with such activities.
jawab penuh dan menanggung semua risiko atas
pelaksanaan tersebut.

Biaya Jasa Pertambangan Mining Service Fees

SMU akan membayar biaya-biaya sehubungan SMU shall pay all the fees related to the mining
dengan jasa pertambangan termasuk Pajak services including the Value Added Tax and others
Pertambahan Nilai dan lain-lain yang terkait dengan related to the Coal Mining Operations, amounting
Operasional Pertambangan Batubara yaitu USD to USD 15 per metric ton, a figure that may be
15 per Metrik Ton, dan biaya jasa pertambangan subject to review at any point in time and may
sewaktu-waktu dapat ditinjau kembali dan berubah be changed or adjusted according to the agreed
sewaktu-waktu sesuai dengan perhitungan yang calculation method.
ditetapkan.

3. Perjanjian Penjualan Batubara 3. Coal Sales Agreement

Perjanjian Penjualan Batubara tanggal 5 Nopember The Coal Sales Agreement dated 5 November
2009, yang dibuat di bawah tangan (“Perjanjian 2009 (“Sales Agreement”) between SMU as Work
Penjualan”), antara SMU sebagai Pemberi Kerja Provider and PT Optima Persada Energi as Standby
dengan PT Optima Persada Energi sebagai Pembeli Buyer.
Siaga.

Pokok Perjanjian Content of Agreement

SMU merupakan pemegang atas kuasa SMU, as the holder of mining concession in the
pertambangan, dan pemegang Konsesi dalam Agreement, intends to appoint a Standby Buyer to
Perjanjian ini, SMU bermaksud untuk menunjuk purchase coal.
Pembeli Siaga untuk melaksanakan pembelian
Batubara.

Penjualan Batubara Coal Sales

a. SMU dengan ini berkewajiban menjual kepada a. SMU hereby is obliged to sell to the Standby
Pembeli Siaga setiap dan seluruh batubara yang Buyer each and every coal that is mined
ditambang dari Daerah Tambang dalam rangka from its Mine Site through the Coal Mining
Operasi Pertambangan Batubara dan Pembeli Operations, and the Standby Buyer hereby is
Siaga dengan ini berkewajiban membeli dari obliged to purchase from SMU each and every

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 65


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

SMU setiap dan seluruh batubara tersebut. coal mentioned.


b. Jual beli Batubara tersebut dilakukan dengan b. The sale and purchase of said coal is conducted
harga sebesar USD 16,40 untuk setiap metrik at a price of USD 16.40 per metric ton of coal
ton batubara (“Harga Penjualan”). (“Sale Price”).
c. Para Pihak dengan ini mengakui dan c. The Parties hereby acknowledge and
menegaskan bahwa harga jual beli batubara emphasize that the Coal Sale Price as
sebagaimana tersebut di atas dapat ditinjau mentioned above may be subject to change at
kembali dan berubah sewaktu-waktu any point in time according to the calculation
sesuai dengan perhitungan sebagaimana determined by the Standby Buyer and/or BEJ.
ditetapkan oleh Pembeli Siaga dan/atau BEJ. To avoid creating any doubt, the Parties hereby
Untuk menghindari keraguan-raguan, Para agree that the Standby Buyer has stated that
Pihak sepakat dan dengan ini Pembeli Siaga the change to the sale price will not reduce the
menegaskan bahwa perubahan atas harga jual fixed amount of money that must be paid by
beli tidak akan mengurangi jumlah uang tetap the Standby Buyer to SMU, amounting to USD
yang wajib dibayar Pembeli Siaga kepada SMU 1.40 for each metric ton of coal sold less the
sebesar USD 1,40 per metrik ton batubara amount of money paid by the Standby Buyer
yang dijual setelah dikurangi dari jumlah uang to the Contractor.
yang harus diserahkan Pembeli Siaga kepada
Kontraktor.
d. Penentuan jumlah pembelian batubara akan d. The determination of the coal sale volume
dilakukan setiap tanggal 1 (satu) setiap will be made on the first day of every month
bulan setelah batubara tersebut diproduksi after said coal has been produced by the
oleh Kontraktor dan diletakkan di ROM Pad Contractor and placed at the ROM Pad based
berdasarkan Weightbridge Data. on Weightbridge Data.
e. Pembayaran pembelian batubara oleh e. Payment for the coal purchase by the
Pembeli Siaga kepada SMU disepakati Standby Buyer must not exceed 60 days after
dalam waktu tidak melebihi 60 (enam the transaction at the ROM Pad based on
puluh) hari setelah transaksi di ROM Pad Weightbridge Data (“Coal Payment Term”)
berdasarkan Weightbridge Data (“Jangka provided that the Standby Buyer has acquired
waktu Pembayaran Batubara”) dengan syarat an End User which will purchase theCoal from
Pembeli Siaga telah mendapatkan dan the Standby Buyer. If the Standby Buyer does
mengikat Pembeli Akhir yang akan membeli not acquire the End User within the Coal
Batubara dari Pembeli Siaga. Apabila Pembeli Payment Term, SMU together and upon the
Siaga tidak mendapatkan Pembeli Akhir approval of the Standby Buyer will search for
dalam Jangka Waktu Pembayaran, SMU an End User. To avoid creating any doubt,
bersama-sama dan dengan persetujuan the Parties hereby state that after the Coal
Pembeli Siaga akan mencari Pembeli Akhir. Payment Term ends, the Standby Buyer retains
Untuk menghindari keragu-raguan, Para Pihak the right to search and appoint an End User.
dengan ini menegaskan bahwa setelah Jangka
Waktu Pembayaran Batubara berakhir, Pembeli
Siaga tetap memiliki hak untuk mencari dan
menunjuk sendiri Pembeli Akhir.
f. Untuk kepentingan Kontraktor, SMU dengan f. For the interest of the Contractor, SMU hereby
ini secara tidak dapat ditarik kembali irreversibly instructs the Standby Buyer
menginstruksikan kepada Pembeli Siaga to deliver to the Contractor money under
untuk secara langsung menyerahkan kepada the name of and obligation of SMU to the
Kontraktor uang atas nama dan kewajiban Contractor for the payment of mining services
SMU kepada Kontraktor untuk pembayaran for the Coal purchased by the Standby Buyer
jasa penambangan dari Batubara yang dibeli in accordance with the Sale Price provision
oleh Pembeli Siaga sesuai dengan ketentuan in the Agreement (or an amount determined
Harga Penjualan dalam Perjanjian ini (atau by the Standby Buyer), and subsequently pay
suatu jumlah lain yang ditentukan oleh the obligation of SMU to MIM for mining
Pembeli Siaga), dan selanjutnya membayarkan consulting fee no more than USD 1.40 per
kewajiban SMU terhadap MIM atas jasa metric ton prior to the deduction of advance
konsultasi pertambangan sebesar-besarnya payment.
USD 1,40 per metrik ton sebelum dikurangi
dengan pembayaran uang muka.
g. Guna menghindari keragu-raguan, Para Pihak g. To avoid creating any doubt, the Parties
dengan ini menegaskan bahwa Pembeli hereby state that the Standby Buyer is under
Siaga tidak berkewajiban untuk melakukan no circumstances obliged to make any other
pembayaran-pembayaran lain apapun. payments whatsoever.

h. Pembeli Siaga berkewajiban untuk menjual h. The Standby Buyer is obliged to sell a minimum
batubara minimal sebesar 720.000 metrik of 720,000 metric tons of coal per year (“Annual

66 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

ton per Tahun (“Target Penjualan Tahunan”) Sales Target”) starting from the 21 months
terhitung dari 21 (dua puluh satu) bulan after the signing of this Agreement, and the
setelah penandatanganan Perjanjian ini dan Sales Target calculation will be made for every
perhitungan target penjualan akan dihitung 12 months afterwards, with an assumption
setiap 12 (dua belas) bulan selanjutnya dengan that the mineable and economically viable
asumsi bahwa cadangan batubara yang dapat coal reserve within the mine reaches 3,000,000
ditambang dan dapat dijual secara ekonomis metric tons.
yang terdapat dalam daerah tambang
mencapai 3.000.000 (tiga juta) metrik ton.
i. Dalam hal Pembeli Siaga tidak memenuhi i. In the event that the Standby Buyer does not
Target Penjualan Tahunan, maka Pembeli fulfill the Annual Sales Target, the Standby
Siaga untuk kepentingan Perseroan wajib Buyer for the interest of the Company must
memberikan pembayaran kepada Perseroan pay the Company the difference between the
atas selisih antara realisasi penjualan dan actual sales amount and the Annual Sales
Target Penjualan Tahunan tersebut sebesar Target, amounting to USD 1.40 per metric ton.
USD 1,40 per metrik ton. Pembayaran atas Payment of such difference will be calculated
selisih tersebut akan diperhitungkan pada towards the actual sales in the subsequent
realisasi hasil penjualan di tahun berikutnya, year, in the event that the sales volume
dalam hal hasil penjualan melebihi Target exceeds the Annual Sales Target.
Penjualan Tahunan.
j. Bila cadangan batubara yang dapat ditambang j. In the event that the mineable coal reserve is
tidak mencapai 3.000.000 (tiga juta) metrik less than 3,000,000 metric tons, the Annual
ton, Target Penjualan Tahunan dapat ditinjau Sales Target may be revised and a new figure
ulang dan disepakati oleh Para Pihak. may be agreed upon by the Parties.

4. Surat Pernyataan Bersama antara PT 4. Mutual Statement Letter between


Pacific Prima Coal, PT Mega Alam PT Pacific Prima Coal, PT Mega Alam
Sejahtera dan PT ATPK Resources Tbk Sejahtera, and PT ATPK Resources Tbk
tertanggal 1 Januari 2014 dated 1 January 2014
Berdasarkan Surat Pernyataan Bersama antara PT Based on the Mutual Statement Letter between PT
Pacific Prima Coal, PT Mega Alam Sejahtera dan Pacific Prima Coal, PT Mega Alam Sejahtera, and
PT ATPK Resources, Tbk tertanggal 1 Januari 2014, PT ATPK Resources Tbk dated 1 January 2014, it is
yang menyatakan bahwa kewajiban-kewajiban stated that the obligations of the employees of PT
karyawan PT Pacific Prima Coal diambil alih oleh Pacific Prima Coal and all duties and responsibilities
pihak PT Mega Alam Sejahtera segala beban dan thereof are wholly taken over by PT Mega Alam
tanggung jawabnya. Sedangkan semua hak dan Sejahtera. All the rights and obligations of said
kewajiban karyawan sampai dengan 31 Desember employees up to the date of 31 December 2013
2013 masih menjadi beban dan tanggung jawab remained the duty and responsibility of PT Pacific
pihak PT Pacific Prima Coal. Prima Coal.

Aset Kontinjensi
Contingency Assets
Sebagai realisasi atas putusan Pengadilan Tinggi As a fulfillment of the verdict of the Singapore High
Singapura, Perusahaan telah berhasil menyita dan Court, the Company has successfully recovered and
mengembalikan sejumlah 129.500.472 saham, namun returned 129,500,472 shares. However, due to the
karena saham yang telah berhasil disita dan diperoleh amount of shares recovered being less than the total
kembali tersebut masih kurang dari nilai gugatan yang amount of shares proposed and contested by the
diajukan oleh Perusahaan yang disebabkan karena (1) Company, owing to (1) the depreciation of the recovered
penurunan nilai saham yang disita dan (2) jumlah saham shares, and (2) the total shares have not been entirely
yang digugat belum seluruhnya diperoleh kembali, recovered, the Company has obtained the verdict of the
maka Perusahaan telah berhasil memperoleh Keputusan Judge of the Singapore High Court on 6 December 2011
Hakim Pengadilan Tinggi Singapura pada tanggal 6 in relation to the compensation for both issues with a
Desember 2011 terkait ganti rugi atas kedua hal tersebut compensation value of Rp 158,278,987,769.
dengan nilai ganti rugi sebesar Rp 158.278.987.769.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 67


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Kebijakan Dividen
Dividend Policy
Dengan tidak mengabaikan tingkat kesehatan keuangan By closely monitoring the financial soundness of the
Perseroan dan tanpa mengurangi hak Rapat Umum Company and without prejudice to the right of the
Pemegang Saham Perseroan untuk menentukan lain General Meeting of Shareholders of the Company to
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, decide otherwise as per the provisions in the Articles
kebijakan pembagian dividen adalah sebagai berikut: of Association of the Company, the prevailing dividend
policy of the Company is as follows:

Laba Bersih Setelah Pajak/ Dividen Tunai/


Net Profit After Tax Cash Dividend
30% dari Laba Bersih setelah Pajak
Sampai dengan/Up to Rp 5.000.000.000
30% of Net Profit After Tax
Lebih dari/More than Rp 5.000.000.000 20% dari Laba Bersih setelah Pajak
20% of Net Profit After Tax

Kebijakan pembagian dividen tersebut di atas tidak The dividend policy above has not been changed since
mengalami perubahan sejak Penawaran Umum Saham the Company conducted its Initial Public Offering of its
Perdana Perseroan. shares.

Selama dua tahun buku terakhir (2013 hingga 2014) For the previous two financial years (from 2013 to 2014),
Perseroan tidak melakukan pembagian dividen, karena the Company did not distribute any dividends, as its
akumulasi laba Perseroan masih bersaldo negatif. accumulated earnings are still negative.

Informasi Material Mengenai


Investasi
Material Information on Investments
Tidak ada kegiatan investasi baru yang dilakukan The Company did not engage in any new investments
Perseroan di tahun 2014. in 2014.

Penggunaan Dana Hasil Penawaran


Umum Terbatas II (“PUT II”)/2013
Use of Proceeds from Rights Issue II/2013
Sesuai Peraturan Bapepam-LK No. X-K.4 Lampiran In accordance with Bapepam-LK Regulation No. X.K.4
Keputusan Ketua Bapepam-LK No. Kep-27/PM/2003 Attachment to the Decree of the Chairman of Bapepam-
tanggal 17 Juli 2003 tentang Laporan Realisasi LK No. Kep-27/PM/2003 dated 17 July 2003 on the
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, Perseroan Report on the Use of Public Offering Proceeds, the
menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana Company submits the report on its use of Rights Issue
hasil PUT II Tahun 2013 kepada Otoritas Jasa Keuangan II of 2013 proceeds to the Financial Services Authority
(“OJK”) secara berkala setiap 3 bulan (Maret, Juni, (“OJK”) on a quarterly basis (in March, June, September
September dan Desember) yang penyampaian laporan and December), at the latest on the 15th of the following
tersebut selambat-lambatnya pada tanggal 15 bulan month for each period.
berikutnya.

Laporan realisasi penggunaan dana yang merupakan The report on the use of proceeds, which was the final
laporan penggunaan dana terakhir telah disampaikan use of proceeds, was submitted on 15 July 2014 through

68 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

pada tanggal 15 Juli 2014 melalui Surat Perseroan No. the Company’s Letter No. 003/DIR-ATPK/VII-2014 to the
003/DIR-ATPK/VII-2014 kepada OJK. OJK.

Disebutkan dalam laporan bahwa sejumlah Rp The report stated that Rp 1,066,102,563,900 of the total
1.066.102.563.900 dari total dana hasil PUT II sejumlah Rights Issue II proceeds (Rp 1,066,102,563,900) has been
Rp 1.066.102.563.900, telah digunakan sesuai dengan used in accordance with the plan for use of proceeds as
rencana penggunaan dana sebagaimana disebutkan stated in the Rights Issue II prospectus issued in Jakarta
dalam prospektus PUT II yang diterbitkan di Jakarta on 26 November 2013.
pada tanggal 26 Nopember 2013.

Adapun rincian penggunaan dana untuk modal kerja The use of proceeds for working capital and purchase of
dan untuk pembelian aset adalah sebagai berikut: assets is as follows:

Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas II Tahun 2013


Actual Utilization of Proceeds from Rights Issue II of 2013

Tanggal Efektif/Effective Date: 26 Nopember/ November 2013

(per 31 Desember 2014/as at 31 December 2014)

Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum


Public Offering Proceeds
Rincian Jumlah Hasil Penawaran Biaya-biaya dan Penggunaan Hasil Bersih
Details Umum Dana Net Proceeds
Public Offering Proceeds Fees and Actual Use of Proceeds

Hasil Penawaran Umum 1.066.102.563.900


Public Offering Proceeds
Biaya Jasa Penilai 770.000.000
Appraisal Fee
Biaya Jasa Konsultan Hukum 932.561.200
Legal Consultant Fees
Biaya Jasa Akuntan Public 220.000.000
Public Accountant Fees
Biaya Jasa Konsultan Keuangan 1.106.837.056
Financial Consultant Fees
Biaya Jasa Konsultan Keuangan 1.320.000.000
Financial Consultant Fees
Biaya Iklan Koran 560.051.744
Advertising Fees
Biaya Sewa Ruangan & Aksesoris 90.550.000
Room Rental & Accessories Fees
Jumlah/Total 1.066.102.563.900 5.000.000.000 1.061.102.563.900

Rencana Penggunaan Dana Menurut Prospektus


Plan of Use of Proceeds According to Prospectus
Modal Kerja 23.869.813.900
Working Capital
Belanja Modal 1.037.232.750.000
Capital Expenditures
Jumlah/Total 1.061.102.563.900

Realisasi Penggunaan Dana Menurut Prospektus


Actual Use of Proceeds According to Prospectus
Modal Kerja 23.869.813.900
Working Capital
Belanja Modal 1.037.232.750.000
Capital Expenditures
Jumlah/Total 1.061.102.563.900
Sisa Dana Hasil Penawaran Umum -
Remaining Proceeds

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 69


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Perubahan Peraturan Perundang-


undangan dan Dampaknya terhadap
Perseroan
Changes in Regulations and Their Impacts
on the Company
Diterbitkannya Peraturan Menteri Energi dan Sumber The enactment of the Regulation of the Minister of
Daya Mineral (ESDM) No. 28/2009 yang telah digantikan Energy and Mineral Resources (MEMR) No. 28/2009,
sebagian dengan Peraturan Menteri ESDM No. 24/2012, partly amended by the Regulation of the MEMR No.
mengharuskan Perseroan dan anak perusahaannya 24/2012, has required the Company and its subsidiaries
untuk melakukan kegiatan penambangan batubaranya to conduct their mining operations by themselves.
sendiri.

Sesuai penjelasan mengenai informasi transaksi material In line with the explanation on the material transaction
dengan pihak berelasi serta penjelasan mengenai and transaction with related parties and utilization
penggunaan dana hasil PUT II di atas, Perseroan melalui of Rights Issue II proceeds, the Company through its
anak perusahannya telah mampu untuk melakukan subsidiaries have been able to conduct its own coal
kegiatan penambangan batubaranya sendiri. mining activities.

Oleh karenanya Perseroan telah melakukan perubahan Therefore, the Company has amended the cooperation
perjanjian-perjanjian kerjasama dengan kontraktor. agreements with its contractors. The annulment of the
Perjanjian pembatalan atas perjanjian kerjasama operasi coal mining operations cooperation agreement between
penambangan batubara antara MAS dengan PPC telah MAS and PPC was made and signed on 11 October 2013
dibuat dan ditandatangani pada tanggal 11 Oktober based on the deed of annulment of agreement No. 32
2013 berdasarkan akta perjanjian pembatalan No.32 dated 11 October 2013, drawn before Hasan Halim, S.H.,
tanggal 11 Oktober 2013 yang dibuat di hadapan Hasan M.Kn., Notary in North Jakarta.
Halim, S.H, M.Kn, Notaris di Jakarta Utara.

Selanjutnya juga telah dibuat surat pernyataan bersama Subsequently, a mutual statement letter was made by
antara PPC, MAS dan Perseroan tertanggal 1 Januari PPC, MAS and the Company on 1 January 2014, which
2014, yang menyatakan bahwa kewajiban karyawan stated that the obligations of the employees of PT Pacific
PPC diambil alih oleh pihak MAS segala beban dan Prima Coal and all duties and responsibilities thereof
tanggung jawabnya, sedangkan semua hak dan are wholly taken over by MAS, while all the rights and
kewajiban karyawan sampai dengan 31 Desember obligations of said employees up to 31 December 2013
2013 masih menjadi beban dan tanggung jawab pihak remained the duty and responsibility of PPC. Effective
PPC. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2014, hak dan since 1 January 2014, the rights and obligations of PPC
kewajiban karyawan PPC seluruhnya menjadi beban dan became the full responsibility of PT MAS.
tanggung jawab PT MAS.

70 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Perubahan Kebijakan Akuntansi dan


Dampaknya terhadap Perseroan
Changes in Accounting Policy and Their Impacts
on the Company

Standar akuntansi keuangan dan interpretasi yang Financial accounting standards and interpretation that
akan berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya will be applicable for financial statements covering
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2014: periods beginning on or after 1 January 2014:

• ISAK 27: “Pengalihan Aset dari Pelanggan” • IFAS 27: “Transfer of Assets from Customer”
• ISAK 28: “Pengakhiran Liabilitas Keuangan dengan • IFAS 28: “Extinguishing Financial Liabilities with
Instrumen Ekuitas” Equity Instruments”
• ISAK 29: “Biaya Pengupasan Lapisan Tanah Tahap • IFAS 29: “Stripping Cost in The Production Phase of
Produksi pada Pertambangan Terbuka” a Surface Mine”
• PPSAK No. 12: “Pencabutan PSAK 33 “Aktivitas • Revocation (PPSAK) 12: “Revocation of SFAS
Pengelupasan Lapisan Tanah dan Pengelolaan 33 “ Stripping Cost Activity and Enviromental
Lingkungan Hidup pada Pertambangan Umum” Management in The General Mining”
• PPSAK No. 10: “Pencabutan PSAK No. 51: Akuntansi • Revocation (PPSAK) No. 10: “ Revocation of SFAS
Kuasi Reorganisasi” No. 51: “Accounting for Quasi-Reorganization”

Revisi dan pencabutan standar akuntansi di atas Such revision and revocation of standards did not
tidak menimbulkan perubahan terhadap kebijakan result in changes to the Company’s and its subsidiaries’
akuntansi Perseroan dan anak perusahaannya dan tidak accounting policies and had no effect on the amounts
berpengaruh pada jumlah yang dilaporkan untuk tahun reported for the current or prior years.
berjalan atau sebelumnya.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 71


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

72 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Tata Kelola
Perusahaan
Corporate Governance
Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Direksi
Board of Directors

Komite Audit
The Audit Committee

Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary

Unit Audit Internal


Internal Audit

Sistem Pengendalian Internal


Internal Control System

Manajemen Risiko
Risk Management

04
Perkara Penting yang Sedang Dihadapi
Perusahaan
Material Litigations Faced by the Company

Saksi Administratif
Administrative Sanctions

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Corporate Social Responsibility

Tanggung Jawab Produk


Product Responsibility

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 73


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Susunan Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari 3 (tiga) The Board of Commissioners consists of 3 (three)
orang, yaitu Komisaris Utama dan 2 orang Komisaris, persons, namely a President Commissioner and
di mana satu diantaranya adalah sebagai Komisaris two Commissioners, where one is an Independent
Independen. Commissioner.

Dewan Komisaris bertindak atas nama pemegang The Board of Commissioners acts on behalf of the
saham dan bertugas melakukan pengawasan atas shareholders and is in charge of supervising the
kebijaksanaan Direksi dalam menjalankan Perseroan discretion of the Board of Directors in managing
serta memberikan nasihat kepada Direksi. Selain itu, the Company and providing advices to the Board of
Dewan Komisaris berhak untuk memeriksa semua Directors. In addition, the Board of Commissioners is in
pembukuan, surat dan alat bukti lainnya, memeriksa charge of inspecting all results of bookkeeping, letters,
dan mencocokkan keadaan uang kas dan lainnya and other evidences, examining and reconciling cash
serta berhak mengetahui segala tindakan yang telah and other states and has the right to be informed of
dilaksanakan Direksi. all actions that have been implemented by the Board
of Directors.

Independensi Dewan Komisaris Independence of The Board of


Commissioners

Sebagaimana Peraturan Nomor IX.I.5 tentang As stipulated in the Bapepam-LK Regulation No.
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja IX.I.5 on the Establishment and Working Guidelines
Komite Audit yang merupakan Lampiran Keputusan of Audit Committee, Attachment to the Decree of the
Ketua Bapepam‐LK No. Kep‐643/BL/2012 tanggal 7 Chairman of Bapepam-LK No. Kep-643/BL/2012 dated
Desember 2012, terdapat anggota Komisaris yang 7 December 2012, there is one member of the Board of
bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai Commissioners who is not an employee nor possesses
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, authority and responsibility to plan, lead, control, or
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan supervise the Company within the past six months;
Emiten atau perusahaan publik tersebut dalam waktu not owning any shares of the Company be it directly
6 (enam) bulan terakhir; tidak mempunyai saham, or indirectly; not related to the Company, members of
baik langsung maupun tidak langsung pada Emiten the Board of Commissioners, members of the Board of
atau Perusahaan Publik; tidak mempunyai hubungan Directors, or the Ultimate Shareholders of the Company;
afiliasi dengan Emiten atau Perusahaan Publik, anggota and not having any business relationship which, either
Dewan Komisaris, anggota Direksi atau Pemegang directly or indirectly, is related to the business activity of
Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik dan tidak the Company.
memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak
langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten
atau Perusahaan Publik tersebut.

Komisaris Independen secara berkala memimpin The Independent Commissioner regularly leads
rapat‐rapat Komite Audit dan menyampaikan meetings of the Audit Committee and submits the
hasilnya sebagai masukan kepada Dewan Komisaris. results as input to the Board of Commissioners.
Rapat Dewan Komisaris diselenggarakan untuk Meetings of the Board of Commissioners are conducted
mendiskusikan masukan‐masukan dari Komite Audit to discuss inputs from the Audit Committee and in
dan mengantisipasi terbitnya peraturan‐peraturan anticipation of the enactment of new capital market
pasar modal khususnya peraturan‐peraturan OJK yang regulations, in particular OJK regulations in relation to
terkait tata kelola Perusahaan. Komisaris Independen corporate governance.The Independent Commissioners
juga mengadakan rapa‐rapat gabungan dengan Direksi also conducts joint meetings with the Board of Directors
baik untuk meminta penjelasan maupun memberikan to request explanation or to provide input and advice to
masukan dan nasehat kepada Direksi terkait dengan the Board of Directors as regards business developments
perkembangan kegiatan usaha dan permasalahannya. and issues.

Remunerasi Dewan Komisaris & Direksi Remuneration For The Board of


Commissioners & Board of Directors

Perseroan pada saat ini tidak memiliki Komite Nominasi The Company currently has no Nomination and
dan Remunerasi. Penetapan besarnya remunerasi Remuneration Committee. The determination of the
anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sesuai amount of remuneration for members of the Board of

74 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

dengan Anggaran Dasar dan ditetapkan dalam RUPS. Commissioners and the Board of Directors is in keeping
RUPS Tahunan Perseroan tanggal 30 Mei 2014 telah with the Articles of Association and is done at the GMS.
menyetujui jumlah honorarium, gaji dan tunjangan The Annual GMS on 30 May 2014 decided that the total
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk tahun amount of honorarium, salary, and allowances for the
buku 2014 seluruhnya sejumlah Rp 6.600.000.000. Board of Commissioners and the Board of Directors of
the Company for 2014 to be Rp 6,600,000,000.

Direksi
Board of Directors

Direksi Perseroan terdiri atas Direktur Utama, dan 4 The Board of Directors of the Company consists of a
(empat) orang Direktur, di mana satu diantaranya adalah President Director and 4 (four) Directors, of whom one is
sebagai direktur independen. Direksi bertanggung an Independent Director. The Board of Directors is fully
jawab penuh dalam melaksanakan tugas-tugasnya responsible in carrying out their duties for the benefits
untuk kepentingan Perseroan dalam mencapai maksud of the Company in achieving its goals and objectives.
dan tujuannya.

Tugas pokok Direksi adalah: The main duties of Directors are:

a. Memimpin dan mengurus Perseroan sesuai dengan a. Leading and managing the Company in accordance
tujuan Perseroan; with the objectives of the Company;
b. Menguasai, memelihara dan mengurus kekayaan b. Possessing, maintaining, and administering the
Perseroan; Company’s assets;
c. Direksi wajib dengan itikad baik dan penuh c. The Board of Directors shall in good faith and
tanggung jawab menjalankan tugasnya dengan responsibility, carries out their duties with regards
mengindahkan peraturan perundang-undangan to the legislation in force.
yang berlaku.

Direktur Independen Independent Director

Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) No. The Decree of the Board of Directors of the Indonesia
Kep-00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014 perihal Stock Exchange No. Kep-00001/BEI/01-2014 dated 20
perubahan peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan January 2014 on the amendment to the Rule No. I-A
Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang on the Listing of Shares and Equity-Based Securities
Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat mensyaratkan Other Than Shares Issued by Public Companies requires
perusahaan tercatat memiliki Direktur Independen yang that listed companies have at least 1 (one) Independent
berjumlah paling kurang 1 (satu) orang yang memenuhi Director, who must fulfill the following requirements:
persyaratan sebagai berikut:

1. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan 1. Not affiliated to the controlling shareholder of the
pengendali perusahaan tercatat yang bersangkutan listed company for at least the past six months prior
paling kurang selama 6 (enam) bulan sebelum to their appointment as an independent director.
penunjukan sebagai Direktur Independen.
2. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan 2. Not affiliated to the commissioners and other
komisaris atau Direksi lainnya dari calon perusahaan directors of the listed company that will appoint
tercatat. them as an independent director.
3. Tidak bekerja rangkap sebagai Direksi pada 3. Not concurrently working as a director in another
perusahaan lain. company.
4. Tidak menjadi orang dalam pada lembaga atau 4. Not an inside party of a capital market supporting
profesi penunjang pasar modal yang jasanya institution or profession that have at least in
digunakan oleh calon perusahaan tercatat selama the past six months prior to their appointment
6 (enam) bulan sebelum penunjukan sebagai rendered services to the listed company that will
Direktur. appoint them as an independent director.

Selanjutnya sesuai keputusan Direksi PT Bursa Efek Subsequently, in accordance with the Decree of the Board
Indonesia (BEI) tersebut di atas, persyaratan bagi of Directors of PT Bursa Efek Indonesia as mentioned
perusahaan tercatat untuk tetap tercatat di Bursa adalah above, the requirements for listed companies to stay
sebagai berikut: listed on the Indonesia Stock Exchange are as follows:

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 75


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

1. Memenuhi persyaratan Direktur Independen 1. Fulfill the requirement regarding the independent
tersebut di atas. director as stated above.
2. Masa jabatan Direktur Independen paling banyak 2 2. The term of office of the independent director must
(dua) periode berturut-turut. not exceed 2 (two) consecutive terms.
3. Dalam hal terjadi kekosongan posisi Direktur 3. In the event that the position for the independent
Independen yang mengakibatkan tidak director is vacant, resulting in noncompliance with
terpenuhinya persyaratan Direktur Independen the provision regarding the independent director
dalam peraturan tersebut, maka perusahaan as stated above, the listed company must move to
tercatat harus mengisi posisi yang lowong tersebut fill the vacant position at the latest by the next GMS
paling lambat dalam RUPS berikutnya atau dalam or within the period of six months after the vacancy
waktu 6 (enam) bulan sejak kekosongan tersebut takes place.
terjadi.

Pelaksanaan Kegiatan Direksi Tahun 2014 Execution of Duties of The Board of


Directors In 2014

Sesuai dengan persetujuan RUPSLB yang In accordance with the resolution of the EGMS held from
diselenggarakan tanggal 22 Nopember 2013 sampai 22 November 2013 to 26 November 2013, the Board of
dengan tanggal 26 Nopember 2013, Direksi Perseroan Directors of the Company has increased the Company’s
telah melakukan peningkatan modal ditempatkan dan issued and paid-in capital through the execution of the
disetor Perseroan melalui pelaksanaan PUT II Tahun Rights Issue II of 2013.
2013.

Selanjutnya sesuai persetujuan RUPSLB Kedua tanggal Subsequently, in accordance with the resolution of the
6 Desember 2013, Direksi telah melakukan perubahan Second EGMS held on 6 December 2013, the Board
Anggaran Dasar Perseroan berupa peningkatan modal of Directors of the Company has made amendments
dasar Perseroan dari Rp 660.000.000.000 menjadi Rp to the Company’s Articles of Association, i.e. increase
2.636.000.000.000 yang telah disetujui oleh Menteri in authorized capital from Rp 660,000,000,000 to Rp
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia 2,636,000,000,000, which has received the approval
berdasarkan keputusan No. AHU-17240.AH.01.02. from the Minister of Law and Human Rights based
Tahun 2014 tanggal 17 Juli 2014 tentang Persetujuan on the decision No. AHU-17240.AH.01.02.Tahun 2014
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan. dated 17 July 2014 on the Approval of the Change of
the Company’s Articles of Association.

Rapat Direksi dan Dewan Komisaris Meetings of The Board of Directors And
The Board of Commissioners

Dewan Komisaris dan Direksi telah mengadakan rapat The Board of Commissioners and the Board of Directors
gabungan sebanyak 2 (dua) kali di tahun 2014 dan Rapat held 2 (two) joint meetings in 2014 and 1 (one) Board
Dewan Komisaris sebanyak 1 (satu) kali yang dibuatkan of Commissioners meeting, and in these meetings
notulennya. Rapat Dewan Komisaris bersama‐sama the minutes of meeting were made. The Board of
Direksi diselenggarakan untuk membahas laporan Commissioners and the Board of Directors joint meetings
kemajuan dan kegiatan usaha dan penyelesaian were held to discuss the progress of the Company’s
permasalahan yang dicapai Perseroan secara umum, business in general and to resolve issues encountered
serta pemberian nasehat oleh Dewan Komisaris by the Company, as well as the provision of advice by
termasuk dalam hal tata kelola perusahaan. Rapat the Board of Commissioners including aspects related to
dihadiri oleh Komisaris dan Direksi, sehingga rapat corporate governance. The meetings were attended by
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat. adequate members of the Board of Commissioners and
Daftar kehadiran rapat anggota Dewan Komisaris dan the Board of Directors to make legally binding decisions.
Direksi selama tahun 2014 adalah sebagai berikut: The meetings’ attendance list for the members of the
Board of Commissioners and the Board of Directors for
2014 is as follows:

76 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Anggota Dewan Komisaris/Direksi Rapat Gabungan Dewan Komisaris & Rapat Dewan Komisaris
Members of the Board of Direksi Meetings of the Board of
Commissioners/Directors Joint Meetings of the Board of Commissioners
Commissioners and the Board of
Directors

Awal - 1

Herry Tjahjana 2 1

Ir. Anwar Pulukadang, MSc* 2 1

Raymond Bernardus 2

Sihol Siagian 2

Albert J. Bangun 2

Yanto, SE 1

Chandra Tjan 2

*) Catatan: Bapak Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc, meninggal dunia pada 23 Oktober 2014.
Note: Mr. Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc. passed away on 23 October 2014.

Pengembangan Kompetensi Direksi dan Professional Development of Directors


Dewan Komisaris and Commissioners

Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan In order to improve their competence and professionalism,
profesionalisme mereka, anggota Dewan Komisaris members of the Board of Commissioners and the Board
dan Direksi di tahun 2014 telah mengikuti sejumlah of Directors in 2014 participated in a number of training
program pengembangan dan pelatihan serta mengikuti and socialization and focus group discussions on capital
sosialisasi peraturan-peraturan dan diskusi kelompok market regulations, namely:
mengenai peraturan-peraturan pasar modal berikut:

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 77


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

No. Kegiatan Tanggal Peserta


Event Date Participant
1 Sosialisasi Program Gerakan Nasional Cinta Pasar 23 Apr 2014 Albert J. Bangun
Modal
Dissemination on the “Gerakan Nasional Cinta Pasar
Modal” Program
2 Sosialisasi Peraturan Dirjen No. 480/2014 dan No. 17 Jul 2014 Albert J. Bangun
479/2014 tentang Standar Harga Batubara Jenis
Tertentu dan Biaya Acuan Produksi 2014
New Benchmark Price of Certain Type of Coal and
Cost Production Cost Reference in 2014 (Directorate
General Decrees No. 480/2014 and 479/2014) Seminar
3 Sosialisasi Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-A-1 22 Okt 2014 Albert J. Bangun
Dissemination on Indonesia Stock Exchange
Regulation No. I-A-1
4 Platts Coal Forum 27 Nov 2014 Raymond Bernardus

5 Lokakarya Backdoor Listing 5 Des 2014 Sihol Siagian


Backdoor Listing Workshop
6 14th Indo Coal 2014 3-5 Des 2014 Raymond Bernardus

7 CEO Networking 2014 5 Des 2014 Raymond Bernardus


Sihol Siagian

Hubungan Afiliasi Antara Anggota Dewan Affiliated Relationships Between the


Komisaris, Direksi Dan Pemegang Saham Board of Commissioners, the Board of
Pengendali Dan Pemegang Saham Utama Directors, Controlling Shareholders, and
Majority Shareholders

PT Pacific Prima Coal (“PPC”) sebagai pemegang saham PT Pacific Prima Coal (“PPC”) as the controlling and
pengendali dan pemegang saham utama Perseroan majority shareholder of the Company has affiliated
memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan melalui relationship with the Company through the relationships
hubungan yang timbul antara Dewan Komisaris dan arising from the Board of Commissioners and the Board
Direksi Perseroan dan anak perusahaan, yakni: of Directors of the Company and its Subsidiaries, namely:

1. Bapak Yanto, SE (Direktur Perseroan & Direktur 1. Mr. Yanto, SE (Director of the Company & Director
MAS) mempunyai hubungan saudara ipar dengan: of MAS) has an in-law relationship with:
• Bapak Hendarto (Komisaris dan Pemegang • Mr. Hendarto (Commissioner and Shareholder
Saham PPC) of PPC)
• Bapak Bambang Irawan (Direktur dan • Mr. Bambang Irawan (Commissioner and
Pemegang Saham PPC) Shareholder of PPC)

2. Bapak Awal (Komisaris Utama Perseroan & 2. Mr. Awal (President Commissioner of the Company
Komisaris MIM) mempunyai hubungan saudara & Commissioner of MIM) is related by birth with:
kandung dengan:
• Bapak Hendarto (Komisaris dan Pemegang • Mr. Hendarto (Commissioner and Shareholder
Saham PPC) of PPC)
• Bapak Bambang Irawan (Direktur dan • Mr. Bambang Irawan (Commissioner and
Pemegang Saham PPC) Shareholder of PPC)

3. Bapak Susanto (Direktur Utama & Pemegang 3. Mr. Susanto (President Director & Shareholder of
Saham MAS) mempunyai hubungan saudara ipar MAS) has an in-law relationship with:
dengan:
• Bapak Hendarto (Komisaris dan Pemegang • Mr. Hendarto (Commissioner and Shareholder
Saham PPC) of PPC)
• Bapak Bambang Irawan (Direktur dan • Mr. Bambang Irawan (Commissioner and
Pemegang Saham PPC) Shareholder of PPC)

4. Bapak Rudi Irianto (Komisaris MAS) mempunyai 4. Mr. Rudi Irianto (Commissioner of MAS) has an in-
hubungan saudara ipar dengan: law relationship with:
• Bapak Hendarto (Komisaris dan Pemegang • Mr. Hendarto (Commissioner and Shareholder
Saham PPC) of PPC)
• Bapak Bambang Irawan (Direktur dan • Mr. Bambang Irawan (Commissioner and
Pemegang Saham PPC) Shareholder of PPC)

78 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

5. Bapak Irvan Sujono (Direktur MIM) mempunyai 5. Mr. Irvan Sujono (Director of MIM) is related by
hubungan paman kandung dengan: blood with:
• Bapak Hendarto (Komisaris dan Pemegang • Mr. Hendarto (Commissioner and Shareholder
Saham PPC) of PPC)
• Bapak Bambang Irawan (Direktur dan • Mr. Bambang Irawan (Commissioner and
Pemegang Saham PPC) Shareholder of PPC)

Penilaian Kinerja Direksi Directors’ Performance Evaluation

Penilaian kinerja anggota Direksi Perseroan diserahkan The Board of Directors’ performance is evaluated at
pada RUPS berdasarkan kriteria yang ditetapkan pada the GMS based on the criteria established at the GMS.
RUPS. Selanjutnya, sesuai Anggaran Dasar Perseroan, Subsequently, based on the Articles of Association of the
para anggota Direksi dan Dewan Komisaris diangkat Company, members of the Board of Directors and the
dan diberhentikan oleh RUPS. Board of Commissioners are appointed and dismissed
by the GMS.

Komite Audit
The Audit Committee
Komite Audit merupakan unit organisasi yang membantu The Audit Committee is an organization unit that helps
tugas-tugas Dewan Komisaris dalam menjalankan the tasks of the Board of Commissioners in carrying out
fungsinya, khususnya di bidang pengawasan keuangan its functions, particularly in the field of financial control
dan akuntansi. and accounting.

Komite Audit beranggotakan tiga orang, dengan The Audit Committee consists of three people, with its
susunannya yang efektif per 1 Nopember 2012 sebagai structure, effective on 1 November 2012 as follows:
berikut:

Ketua : Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc. Chairman : Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc.
Anggota : Basa Sidabutar, SH, MH Member : Basa Sidabutar, SH, MH
Anggota : Siti Umi Nurbaidah, SE.Ak. Member : Siti Umi Nurbaidah, SE.Ak.

Profil Anggota Komite Audit Profiles of The Audit Committee Members

Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc. (Ketua) Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc. (Chairman)

Lahir di Tondano, Sulawesi Utara pada tanggal 27 Juni Born in Tondano, North Sulawesi on 27 June 1943,
1943, berkewarganegaraan Indonesia. Memegang gelar Indonesian citizen. Holds a Bachelor of Science &
Bachelor of Science & Engineering dan Master of Science Engineering and Master of Science & Engineering, both
& Engineering, keduanya dari Waseda University, Tokyo. from Waseda University, Tokyo. He worked at Mitsui &
Pernah bekerja di Mitsui & Co, Ltd., dari tahun 1970– Co., Ltd., in 1970-1974, then as a Corporate Credit at PT
1974, kemudian sebagai Corporate Credit di PT ASEAM, ASEAM, Indonesia, in 1974-1981, and as Commissioner
Indonesia, dari tahun 1974-1981, dan sebagai Komisaris and Advisor at PT Daya Guna Samudra Tbk., in 1981-
dan Advisor di PT Daya Guna Samudra Tbk., dari tahun 2004 . He concurrently serves as the President Director
1981–2004. Hingga kini masih menjabat Direktur Utama of PT Tripindo Patria.
PT Tripindo Patria.

Bapak Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc, meninggal dunia Mr. Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc. passed away on 23
pada 23 Oktober 2014. October 2014.

Basa Sidabutar, SH, MH (Anggota) Basa Sidabutar, SH, MH (Member)

Lahir di Ambarita, pada tanggal 15 Nopember 1952, Born in Ambarita, on 15 November 1952, Indonesian
berkewarganegaraan Indonesia. Memegang gelar citizen. Holds a Master of Law degree from
Magister Hukum dari Universitas Krisnadwipayana, Krisnadwipayana University, Jakarta. Participated in
Jakarta. Mengikuti kursus-kursus bidang pasar modal courses on the fields of capital market and the money
mengenai pasar uang dan pasar modal di Amerika market, courses on the US capital markets from
Serikat dari New York Institute of Finance dan mengenai New York Institute of Finance, also courses on the
investigasi dan penegakan hukum pasar modal di investigation and enforcement of capital markets in
Filipina. Berpengalaman bekerja di bidang pasar modal the Philippines. He has an experience working in the

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 79


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

sebagai pegawai Bapepam-LK, Departemen Keuangan field of capital markets as an employee of Bapepam-
Republik Indonesia. dari 1978 hingga 2008. Sebelumnya LK, the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia
menjadi karyawan di Hotel Horizon dan perusahaan from 1978 to 2008. Prior to that, he was an employee at
swasta lainnya di bagian pengendalian biaya dan Hotel Horizon and other private companies at the cost
pembukuan dari 1975 hingga 1977. Berpengalaman control and accounting division from 1975 to 1977. He
mengajar sebagai dosen pada beberapa perguruan is experienced in teaching, as a lecturer at several public
tinggi negeri dan swasta untuk mata kuliah hukum and private universities for capital market law courses
pasar modal dan hukum bisnis dari 2006 hingga kini. and business law from 2006 until now. He has been
Menjabat anggota Komite Audit di PT Inovisi Tbk dari serving a member of the Audit Committee of PT Inovisi
tahun 2009 hingga kini. Diangkat sebagai anggota Tbk from 2009 until now. Appointed as a member of
Komite Audit Perseroan berdasarkan Surat Keputusan the Audit Committee of companies based on the Decree
Dewan Komisaris Perseroan tanggal 23 Oktober 2012 of the Board of Commissioners dated 23 October 2012,
dan berlaku efektif pada tanggal 1 Nopember 2012. effective on 1 November 2012.

Siti Umi Nurbaidah, SE Ak (Anggota) Siti Umi Nurbaidah, SE Ak (Member)

Lahir di Tulungagung, pada tanggal 6 Juni 1968, Born in Tulungagung, on 6 June 1968, Indonesian
berkewarganegaraan Indonesia. Memegang citizen. Holds a Bachelor of Accounting degree from
gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas the University of Indonesia, Jakarta. She is a registered
Indonesia, Jakarta. Merupakan akuntan terdaftar yang accountants who has the experience of working as
berpengalaman bekerja sebagai Manajer Keuangan Finance and Human Resources Manager at PT Adhi
dan Sumber Daya Manusia di PT Adhi Persada Properti Persada Property from 2009 until now. Previously
dari 2009 hingga kini. Sebelumnya bekerja pada Kantor worked at a Public Accounting Firm, Hertanto, Sidik,
Akuntan Publik Hertanto, Sidik, Hadisoeryo & Rekan, Hadisoeryo & Partners, 2007-2008. Had served as a
tahun 2007–2008. Pernah menjabat anggota Komite member the Audit Committee of PT Adhi Karya (Persero)
Audit di PT Adhi Karya (Persero) Tbk, tahun 2004–2006 Tbk, in 2004-2006. She was an accounting lecturer at
dan menjadi pengajar Akuntansi di Jakarta College, the Jakarta College, 1990-1991. Appointed as a member
tahun 1990–1991. Diangkat sebagai anggota Komite of the Audit Committee of companies by the Decree of
Audit Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Dewan the Board of Commissioners dated 23 October 2012,
Komisaris tanggal 23 Oktober 2012 dan berlaku efektif effective on 1 November 2012.
pada tanggal 1 Nopember 2012.

Sesuai peraturan Bapepam-LK Nomor IX.I.5 Lampiran According to Bapepam-LK Regulation No. IX.I.5
Keputusan Bapepam-LK No. Kep-643/BL/2012 tanggal Attachment to the Decree of the Chairman of Bapepam-
7 Desember 2012 tentang Pembentukan dan Pedoman LK No. KEP-643/BL/2012 dated 7 December 2012 on the
Pelaksanaan Kerja Komite Audit: Establishment and Guidance on the Implementation of
Audit Committees:

1. Masa tugas anggota Komite Audit tidak boleh 1. The Audit Committee members’ term of
lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris office should not be longer than the Board of
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Commissioners’ term of office, as stipulated in the
Perseroan dan dapat dipilih kembali hanya untuk Company’s Articles of Association and can be re-
satu periode berikutnya. elected for one more period.
2. Komite Audit mengadakan rapat secara berkala 2. The Audit Committee holds regular meetings, at
paling kurang satu kali dalam 3 (tiga) bulan. least once every 3 (three) months.

Independensi Komite Audit Independence of The Audit Committee

Komite Audit diketuai oleh Komisaris Independen The Audit Committee is chaired by an Independent
Perseroan, dan tidak ada anggota Komite Audit yang Commissioner, and no member of the Audit Committee
memiliki afiliasi baik langsung maupun tidak langsung has an affiliation, either directly or indirectly with the
dengan kegiatan bisnis Perseroan, dan dengan demikian Company’s business activities, and thus can maintain
Komite Audit dapat menjaga independensinya dalam the independence of the Audit Committee in carrying
menjalankan tugas-tugasnya. out its duties.

Pelaksanaan Kegiatan Komite Audit Audit Committee’s Activities In 2014


Tahun 2014

Dalam tahun 2014 Komite Audit telah bekerja dan In 2014 the Audit Committee carried out its duties and
mengadakan rapat-rapat rutin secara periodik sebanyak held four regular meetings, each of which was attended
4 (empat) kali. Pada setiap kali rapat dihadiri oleh by all members of the committee. Each member
seluruh anggota komite dan masing-masing anggota gave their opinion and input aimed at gradually and
memberikan pandangan serta masukan-masukan continuously improving the role and function of the

80 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

yang bertujuan pada peningkatan secara bertahap dan Audit Committee, so that the Company is consistently
berkelanjutan peran serta fungsi Komite Audit dengan encouraged to promote good corporate governance
maksud agar Perseroan secara terus-menerus didorong practices. The Audit Committee provided input to
untuk meningkatkan pelaksanaan tata kelola perusahaan the Board of Commissioners regarding issues, among
yang baik. Komite Audit telah memberikan masukan others, the implementation of the obligation of the
kepada Dewan Komisaris atas hal-hal diantaranya Board of Directors to submit the Company’s business
terkait pelaksanaan kewajiban Direksi kepada Dewan plan for 2014 to the Board of Commissioners, report on
untuk menyampaikan rencana bisnis Perseroan tahun the actual use of proceeds from the Rights Issue II on
2014, laporan realisasi penggunaan dana hasil PUT II a regular basis by the Board of Directors to the public
Perseroan secara periodik oleh Direksi kepada publik and the capital market authority, processes related to
dan otoritas pasar modal, proses penunjukan auditor the appointment of an independent auditor for the
independen Perseroan, peningkatan peran Komite Company, improvement of Audit Committee’s role and
Audit dan kerjasamanya dengan unit audit internal collaboration with internal audit, and other inputs related
serta masukan lainnya menyangkut standard operating to standard operating procedures and manuals that
procedure dan manual yang dirasa perlu dibuat dan were necessary for the appropriate functioning of the
dimiliki Perseroan, serta merekomendasikan dibuatnya Company, as well as recommended the establishment of
kode etik perusahaan, pedoman kerja (charter) Direksi the Company’s code of conduct, Board of Directors’ and
dan Dewan Komisaris serta pedoman terkait tata kelola Board of Commissioners’ Charter, and other corporate
perusahaan lainnya yang telah diatur oleh peraturan governance guidelines as stipulated in OJK regulations.
OJK.

Berkenaan dengan jalannya kegiatan Perseroan di tahun In relation to the Company’s day-to-day operations
2014, Komite Audit menyimpulkan bahwa Perseroan in 2014, the Audit Committee has concluded that
telah menjalankan kegiatannya sesuai aturan yang the Company has carried out its business activities in
berlaku dan bahwa laporan keuangan tahunan untuk adherence to the prevailing rules and regulations, and
periode yang berakhir pada 31 Desember 2014 telah that the financial statements for the period ended 31
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik yang kompeten. December 2014 have been audited by a competent
public accounting firm.

Selain Komite Audit, per akhir Desember 2014 Perseroan Apart from the Audit Committee, by December 2014 the
belum memiliki komite lain di bawah Dewan Komisaris. Company still had no other committees under the Board
of Commissioners.

Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Fungsi dan Tanggung Jawab Sekretaris Functions and Responsibilities of The
Perusahaan Corporate Secretary

Sesuai Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang In accordance with the OJK Regulation No. 35/
sekretaris perusahaan emiten atau perusahaan publik, POJK.04/2014 on corporate secretary of public
sekretaris perusahaan adalah orang perseorangan atau companies, the corporate secretary is an individual
penanggung jawab dari unit kerja yang menjalankan or a party responsible for the work unit performing
fungsi sekretaris perusahaan, melaksanakan tugas the corporate secretarial functions, which does the
paling kurang: following:

a. Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya a. Following the development and regulations of the
peraturan perundang‐undangan yang berlaku di capital market especially regarding the prevailing
pasar modal; regulations in the capital market;
b. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan b. Providing input to the Board of Directors and the
Komisaris emiten atau perusahaan publik untuk Board of Commissioners of the public company to
mematuhi ketentuan peraturan perundang‐ abide by the capital market regulations;
undangan di bidang pasar modal;
c. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam c. Assisting the Board of Directors and the Board of
pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi: Commissioners in implementing good corporate
governance, including:

1. Keterbukaan informasi kepada masyarakat 1. Information disclosure to the public including


termasuk ketersediaan informasi pada situs providing such information on the corporate
web emiten atau perusahaan publik; website;

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 81


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

2. Penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu; 2. Submitting reports to OJK in a timely manner;
3. Penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS; 3. Organizing and documenting the GMS;
4. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat 4. Organizing and documenting meetings of
Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan the Board of Directors and/or the Board of
Commissioners; and
5. Pelaksanaan program orientasi terhadap 5. Performing the orientation program for
perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan the Board of Directors and/or the Board of
Komisaris. Commissioners.
d. Sebagai penghubung antara emiten atau d. Serving as a liaison between the public company
perusahaan publik dengan pemegang saham with the shareholders, the OJK, and other
emiten atau perusahaan publik, OJK, dan pemangku stakeholders.
kepentingan lainnya.

Sehubungan dengan kegiatan-kegiatan korporasi In relation to the Company’s corporate activities,


Perusahaan, kewajiban-kewajiban pelaporan atau reporting obligations or of information disclosure as
keterbukaan informasi sebagai pemenuhan atas the compliance of the prevailing capital market rules, in
peraturan-peraturan pasar modal yang berlaku, 2014 the Corporate Secretary carried out the following
dalam tahun buku 2014 Sekretaris Perusahaan telah tasks:
melaksanakan tugas sebagai berikut:

1. Menyampaikan keterbukaan informasi Perseroan 1. Made information disclosure on the report of


tentang laporan hasil pelaksanaan PUT II Tahun execution of Rights Issue II of 2013.
2013.
2. Membantu Direksi menyusun jadwal dan 2. Assisted the Board of Directors in preparing the
menyelenggarakan RUPST Perseroan dan schedule and in organizing the Company’s AGMS
mengumumkan hasilnya kepada masyarakat, and announcing the resolutions to the public,
memastikannya dimuat di website Perseroan dan ensure that they are uploaded to the Company’s
menyampaikan informasi hasil keputusan rapat website, and delivering the GMS resolutions to
tersebut kepada pihak otoritas pasar modal sesuai the capital market authorities in accordance with
Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan pasar the Company’s Articles of Association and the
modal yang berlaku. prevailing capital market regulations.
3. Berkoordinasi dengan Biro Administrasi Efek 3. Coordinated with the Company’s Share Registrar
Perseroan dalam rangka mempersiapkan daftar to prepare the shareholders list and organize the
pemegang saham dan terselenggaranya RUPS Company’s GMS.
Perseroan dengan baik.
4. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris menyusun 4. Assisted the Board of Directors and the Board of
materi rapat dan menyelenggarakan rapat serta Commissioners to prepare meeting materials and to
membuat notulen hasil rapat Dewan Komisaris conduct the meetings and to prepare the minutes
maupun rapat gabungan Direksi dengan Dewan of meetings of the Board of Commissioners as well
Komisaris. as joint meetings of the Board of Directors and the
Board of Commissioners.
5. Membuat notulen rapat Komite Audit. 5. Prepared the minutes of meetings of the Audit
Committee.
6. Menyampaikan laporan–laporan keuangan interim 6. Delivered interim financial reports and mid-year
dan tengah tahunan, laporan keuangan auditan reports, and the 2013 audited financial statements
tahunan 2014 Perseroan kepada otoritas pasar to the capital market authorities in accordance with
modal sesuai dengan peraturan pasar modal yang the prevailing capital market regulations.
berlaku.
7. Menyusun laporan tahunan 2014 dan 7. Prepared the 2014 annual report and submitted it
menyampaikannya kepada otoritas pasar modal to the capital market authority in accordance with
sesuai dengan peraturan pasar modal yang berlaku. the prevailing capital market regulations.
8. Menyusun jadual dan materi serta 8. Prepared the schedules and materials and
mengkoordinasikan penyelenggaraan acara coordinated the implementation of public expose
paparan publik dan menyampaikan laporan hasil and report the public expose results, it being the
penyelenggaraan paparan publik yang merupakan Company’s annual obligation as a public company,
kewajiban tahunan Perseroan sebagai perusahaan in accordance with the provisions of the Indonesia
publik sesuai dengan ketentuan Bursa Efek Stock Exchange.
Indonesia yang berlaku.
9. Menyampaikan keterbukaan informasi mengenai 9. Delivered information disclosure regarding the
perkara-perkara dan statusnya yang dihadapi oleh litigations and the status of such litigations faced
Perseroan. by the Company.
10. Menyampaikan jawaban Perseroan kepada otoritas 10. Delivered the Company’s responses to capital market
pasar modal atas permintaan penjelasan terkait authorities regarding the requested explanation on
Laporan Tahunan, Laporan Keuangan Perseroan, the Company’s Annual Report, Financial Statements,

82 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

dan konfirmasi pemenuhan peraturan yang berlaku and confirmation of compliance with the prevailing
dan lainnya yang diminta oleh otoritas pasar modal. regulations and others as requested by the capital
market authorities.
11. Menyampaikan laporan bulanan registrasi 11. Presented the shareholders registration report on
pemegang saham kepada Bursa Efek Indonesia. a monthly basis to the Indonesia Stock Exchange.
12. Menyampaikan laporan data hutang/kewajiban 12. Presented reports on debts/liabilities in foreign
dalam valuta asing kepada OJK. currencies to the OJK.
13. Mengikuti perkembangan dan peraturan pasar 13. Followed the development and regulation of the
modal. capital market.
14. Melakukan kegiatan korespondensi dengan pihak 14. Conducted correspondences with other parties
lain terkait dengan Perseroan. related to the Company.
15. Menghadiri acara seminar dan sosialisasi peraturan 15. Attended seminars and information dissemination
yang diselenggarakan oleh otoritas pasar modal. events on new regulations, held by the capital
market authorities.

Andreas Andy Santoso Andreas Andy Santoso


Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary

Lahir di Pekalongan pada tanggal 4 Maret 1965. Warga Born in Pekalongan on 4 March 1965, Indonesian
Negara Indonesia. Latar belakang pendidikan Sarjana nationality. Educational background: Bachelor of
Manajemen Informatika dari Sekolah Tinggi Informatika Management Information – School of Information &
& Komputer (STI&K), Jakarta. Mempunyai pengalaman Computer Science (STI&K), Jakarta. Worked as Assistant
kerja sebagai Transfer Agent Officer di Bank Kustodian, Manager/Manager at the share registrar PT Sirca
Deutsche Bank AG, Jakarta, dari tahun 2003–2004. Datapro Perdana, from 1990 to 2003, then as Transfer
Sebelumnya bekerja sebagai Assistant Manager/ Agent Officer at the custodian bank Deutsche Bank
Manager pada Biro Administrasi Efek, PT Sirca Datapro AG, Jakarta, from 2003 to 2004. Joined the Company in
Perdana, dari tahun 1990–2003. Bergabung dengan 2006 and was appointed as Company Secretary on 19
Perseroan sejak tahun 2006 dan diangkat sebagai September 2006.
Sekretaris Perusahaan sejak tanggal 19 September 2006.

Unit Audit Internal


Internal Audit
Sesuai Peraturan Bapepam No. IX.I.7 tentang In accordance with Bapepam–LK Regulation No. IX.I.7
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit on the Establishment and Guidelines for Internal Audit
Audit Internal yang merupakan lampiran Keputusan Charter, Attachment to the Chairman of Bapepam–LK
Ketua Bapepam dan LK Nomor: Kep– 496/BL/2008 Decree No. Kep–496/BL/2008 dated 28 November 2008,
Tanggal 28 Nopember 2008, pada tanggal 14 Desember on 14 December 2009 the Company established the
2009 Perseroan membentuk Unit Audit Internal. Internal Audit Unit.

Unit Audit Internal dipimpin oleh seorang Kepala Unit The Internal Audit Unit is led by the Chief of Internal
Audit Internal yang bertanggung jawab kepada Direktur Audit who is responsible to the President Director in
Utama dan bekerja sama dengan Komite Audit. collaboration with the Audit Committee.

Jumlah Auditor Internal dalam Unit Audit Internal The number of Internal Auditor in the Internal Audit Unit
Perseroan saat ini berjumlah hanya satu orang yang of the Company consists of one person who acts as the
bertindak pula sebagai Kepala Unit Audit Internal. Chief of Internal Audit.

Yana Mego Wahono Yana Mego Wahono


Ketua Unit Audit Internal Chief of the Internal Audit

Dilahirkan di Jakarta, pada tanggal 1 Mei 1976, Yana Born in Jakarta, on 1 May 1976, Yana Mego Wahono,
Mego Wahono, Warga Negara Indonesia, telah ditunjuk Indonesian citizen, has been appointed as Chief of
sebagai Kepala Audit Internal sejak 14 Desember 2009, Internal Audit since 14 December 2009, pursuant to
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 001/IA/HRD/ the Decree of the Board of Directors No. 001/IA/HRD/
DirKom/XII/2009 tanggal 16 Desember 2009 dan atas DirKom/XII/2009 dated 19 December 2009, and upon
persetujuan tertulis Dewan Komisaris Perseroan tanggal written approval of the Board of Commissioners of
14 Desember 2009. Beliau memulai karirnya sebagai Staf the Company dated 14 December 2009.. He began his
Akunting Jambi Tepian Ratu Hotel & Resort (September career as a Staff Accounting at Edge Edinburgh Queen
1999). Memperoleh gelar S1 di bidang Ekonomi dari Hotel & Resort (September 1999). Earned a Bachelor’s

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 83


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

STIE Kusuma Negara, Jakarta. Terakhir menjabat sebagai degree in Economics from the STIE Kusuma Negara,
Accounting & Finance Senior di PT Otoma Global Mitra. Jakarta. Most recently served as Senior Accounting &
Finance at PT Otoma Global Partners.

Sesuai dengan Peraturan Bapepam–LK No. IX.I.7 In accordance with Bapepam–LK Regulation No. IX.I.7
Lampiran Keputusan Ketua Bapepam–LK No. Kep– Attachment to the Decree of Chairman of Bapepam–LK
496/BL/2008 tanggal 28 Nopember 2008 tentang No. Kep–496/BL/2008 dated 28 November 2008 on the
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Establishment and Guidelines for Internal Audit Charter,
Audit Internal, struktur dan kedudukan Unit Audit the structure and position of the Internal Audit Unit is
Internal adalah sebagai berikut: as follows:

a. Unit Audit Internal dipimpin oleh seorang kepala a. The Internal Audit Unit is led by the Chief of Internal
Unit Audit Internal. Audit.
b. Kepala Unit Audit Internal diangkat dan b. The Chief of Internal Audit is appointed and
diberhentikan oleh direktur utama atas persetujuan dismissed by the President Director with the
dewan komisaris. approval of the Board of Commissioners.
c. Direktur utama dapat memberhentikan kepala c. The President Director may dismiss the Chief
Unit Audit Internal, setelah mendapat persetujuan of Internal Audit upon receiving approval from
dewan komisaris, jika kepala Unit Audit Internal the Board of Commissioners, should the Chief of
tidak memenuhi persyaratan sebagai auditor Unit Internal Audit be unqualified as an internal auditor,
Audit Internal sebagaimana diatur dalam peraturan as stipulated in the regulation or fail to conduct the
ini dan atau gagal atau tidak cakap menjalankan duties or deemed incompetent for such position.
tugas.
d. Kepala Unit Audit Internal bertanggung jawab d. The Chief of Internal Audit is responsible to the
kepada direktur utama. President Director.
e. Auditor yang duduk dalam Unit Audit Internal e. Internal Auditors are responsible directly to the
bertanggung jawab secara langsung kepada kepala Chief of Internal Audit.
Unit Audit Internal.

Unit Audit Internal bertugas memberikan layanan The Internal Audit Unit is in charge for providing
keyakinan dan konsultasi yang bersifat independen independent and objective assurance and consulting
dan objektif, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai services, aiming to increase the value and improve
dan memperbaiki operasional perusahaan, melalui company’s operational, through a systematic approach,
pendekatan yang sistematis, dengan cara mengevaluasi by evaluating and improving the effectiveness of risk
dan meningkatkan efektivitas manajemen risiko, management, control, and governance processes.
pengendalian, dan proses tata kelola perusahaan.

Tanggung jawab Unit Audit Internal adalah: Internal Audit Unit responsibilities are:

• Menyusun dan melaksanakan rencana Audit • Develop and implement the annual Internal audit
Internal tahunan; plan;
• Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan • Test and evaluate the implementation of internal
pengendalian interen dan sistem manajemen risiko control and risk management system in accordance
sesuai dengan kebijakan perusahaan; with the Company’s policy;
• Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi • Conduct inspection and assessment of the
dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, efficiency and effectiveness in finance, accounting,
operasional, sumber daya manusia, pemasaran, operations, human resources, marketing,
teknologi informasi dan kegiatan serta melakukan information technology and activities and to
pemeriksaan khusus apabila diperlukan; conduct special inspection if required;
• Memberikan saran perbaikan dan informasi yang • Provide suggestions for improvement and objective
objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada information on activities which are examined at all
semua tingkat manajemen; levels of management;
• Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan • Prepare audit reports and submit them to the
laporan tersebut kepada Direktur utama dan Dewan President Director and the Board of Commissioners,
Komisaris, serta bekerja sama dengan Komite Audit; as well as collaborate with the Audit Committee;
• Memantau, menganalisis dan melaporkan • Monitor, analyze and report the follow–up
pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah improvements that have been suggested;
disarankan;
• Menyusun program untuk mengevaluasi mutu • Develop a program to evaluate the quality of
kegiatan audit internal yang dilakukannya; internal audit activities;
• Selalu menjaga independensi dan objektifitasnya • Always uphold the independence and objectivity
dengan tidak merangkap jabatan atau tugas pada by holding no concurrent positions or duties in the
pelaksanaan kegiatan operasional perusahaan Company’s operations and those of its affiliates;
maupun institusi terafiliasi lainnya;

84 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Sehubungan dengan tanggung jawabnya, Unit Audit In relation to the responsibilities of the Internal Audit
Internal dalam tahun buku 2014 telah melakukan Unit, in 2014 it conducted the following activities:
kegiatan-kegiatan berikut:

1. Menyusun dan melaksanakan rencana audit 1. Developed and implemented the annual internal
internal tahunan; audit plan;
2. Melakukan audit Laporan Keuangan Interim, 2. Audited the Interim Financial Statements, Mid–Year
Tengah Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan Financial Statements and Financial Statements for
untuk tahun buku 2014; the year 2014;
3. Mengikuti sosialisasi XBRL, PSAK terkini sesuai 3. Participated in the dissemination on XBRL, latest SFAS
dengan konvergensi IFRS dan penerapannya, dan towards IFRS convergence and the implementation
mengikuti pelatihan profesional berkelanjutan yang thereof, and continuing professional training held
diselenggarakan oleh Forum Akuntan Pasar Modal; by the Capital Market Accountants Forum;
4. Mendampingi pihak auditor eksternal selama 4. Accompanied the external auditors throughout the
proses audit laporan keuangan tahunan Perseroan audit of the Company’s financial statements.
dilakukan.

Sistem Pengendalian Internal


Internal Control System
Dengan memiliki Sistem Pengendalian Internal, By maintaining a fully functional Internal Control System
Perseroan dapat dan sepanjang tahun 2014 telah: in place, throughout 2014 the Company has managed to:

a. Mengendalikan kegiatan operasionalnya secara a. Control its operations in an effective and efficient
efektif dan efisien; fashion;
b. Menyampaikan laporan keuangan yang akurat; b. Submit accurate financial statements;
c. Menerapkan prinsip-prinsip ketaatan dan c. Be fully compliant to the prevailing laws and
kepatuhan atas hukum dan peraturan yang ada di regulations, including its own;
perusahaan;
d. Memantau aset perusahaan untuk dimanfaatkan d. Monitor its assets to be utilized optimally.
secara optimal.

Di dalam Perseroan, Pengendalian Internal memiliki lima Within the Company, the Internal Control has five closely
komponen yang saling terkait, yaitu: interlinked components, namely:

1. Lingkungan Pengendalian: menetapkan bentuk 1. Control Environment: determines the shape of


suatu organisasi dan mempengaruhi kesadaran the organization and affects the awareness of its
pengendalian orang-orangnya. Lingkungan people of its control. Control environment serves as
pengendalian merupakan dasar bagi semua a basis for all other components of internal control,
komponen pengendalian internal yang lain, yang providing the discipline and structure they require.
menyediakan disiplin dan struktur.
2. Penaksiran Risiko adalah mengidentifikasikan 2. Risk Estimation: identifies the entities and analyzes
entitas dan menganalisis risiko yang relevan untuk risks relevants to those entities in order to achieve
mencapai tujuannya, dengan membentuk suatu the goals, by establishing a basis to determine how
dasar untuk menentukan bagaimana risiko harus risks must be managed and mitigated.
dikelola.
3. Aktivitas Pengendalian adalah kebijakan dan 3. Control Activities: a set of policies and procedures
prosedur yang membantu menjamin bahwa arahan that help ensure that the management’s directives
manajemen dilaksanakan. are fully implemented.
4. Informasi dan Komunikasi adalah kegiatan 4. Information and Communication: the act of
mengidentifikasi dan pertukaran informasi dalam identifying and exchanging information in certain
suatu bentuk dan waktu, yang memungkinkan form and at certain time, enabling the employees
karyawan melaksanakan tanggung jawab mereka. of the Company to carry out their responsibilities.
5. Pemantauan adalah proses yang menentukan 5. Monitoring: a process that determines the quality
kualitas kinerja pengendalian internal sepanjang of internal control performance at all times.
waktu.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 85


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Manajemen Risiko
Risk Management
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan dan In its course of doing business, the Company along with
anak-anak perusahaan tidak terlepas dari berbagai its subsidiaries are constantly exposed to a number
macam risiko, baik risiko yang terkait langsung dengan of risks that vary in form and gravity, including risks
sektor pertambangan umum, ketenaga-listrikan dan directly related to the general business of mining, power
migas serta perkebunan maupun risiko lainnya yang generation and oil and gas and plantations, as well as
dihadapi oleh Perseroan dan anak-anak perusahaannya. other types of risk. The various types of risk that the
Adapun risiko usaha yang mungkin dihadapi oleh Company and its subsidiaries may face from time to
Perseroan dan anak-anak perusahaan adalah sebagai time are explicated as follows:
berikut:

Risiko Sebagai Perusahaan Induk Risk as a Parent Company

Perseroan merupakan perusahaan induk yang The Company is a holding company whose income
sebagian besar pendapatannya berasal dari anak- is mostly derived from its subsidiary companies. The
anak perusahaan. Perseroan memiliki ketergantungan Company has a relatively high dependence on the
yang cukup tinggi terhadap kegiatan dan pendapatan performance of its subsidiaries. Thus, should the
dari anak-anak perusahaannya. Dengan demikian, performance or revenue of any of its subsidiaries
apabila kegiatan dan pendapatan usaha anak-anak become compromised, in some way the performance of
perusahaan mengalami penurunan, hal tersebut akan the Company will be affected as well.
mempengaruhi tingkat pendapatan Perseroan.

Risiko Harga Price Risk

Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen Price risk is the risk of fluctuations in the value of
keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar, financial instruments as a result of changes in market
terlepas dari apakah perubahan tersebut disebabkan prices, regardless of whether the change was caused by
oleh faktor-faktor spesifik dari instrumen individual atau factors specific to the individual instrument or the issuer
penerbitnya atau faktor-faktor yang mempengaruhi or factors affecting all instruments traded in the market.
seluruh instrumen yang diperdagangkan di pasar. The Company has no financial instruments exposed to
Perseroan tidak memiliki instrumen keuangan yang changes in market prices, where the company make
terekspos terhadap perubahan harga pasar, di mana the necessary adjustments to cope with the impact of
Perseroan melakukan penyesuaian yang diperlukan changes in market prices.
untuk mengatasi dampak perubahan harga pasar.

Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing Foreign Exchange Risk

Hampir seluruh pendapatan dan sebagian dari beban Most of the income and liabilities of the Company
Perseroan dan anak-anak perusahaan berupa mata and its subsidiaries’ are made and recorded in foreign
uang asing, sedangkan laporan keuangan konsolidasi currency, whereas the Company’s financial statements
Perseroan dinyatakan dalam mata uang Rupiah. Oleh are recorded in Rupiah. This situation resulting in the
karena itu Perseroan memiliki risiko nilai tukar mata exposure by the Company to exchange rate risk.
uang asing.

Risiko Kredit Credit Risk

Risiko kredit risiko di mana salah satu pihak Credit risk is the risk that one of the parties on a financial
atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi instrument fails to meet its obligations and causes the
kewajibannya dan menyebakan pihak lain mengalami other party to suffer financial losses. The general policy
kerugian keuangan. Kebijakan umum perseroan untuk of the Company for sales to new customers and existing
penjualan ke pelanggan baru dan yang sudah ada ones is to select customers who have a strong financial
adalah menyeleksi pelanggan-pelanggan yang memiliki condition and good reputation. The management is
kondisi keuangan yang kuat serta reputasi yang baik. confident in the Company’s ability to continue to control
Manajemen yakin akan kemampuannya untuk terus and maintain minimal exposure to credit risk given that
mengontrol dan mempertahankan exposure yang the Company has a clear policy for the selection of
minimal terhadap risiko kredit mengingat Perseroan customers, uses legally binding terms for the transaction
memiliki kebijaksanaan yang jelas dalam pemilihan agreements, and historically low level of bad debts.
pelanggan, menggunakan perjanjian yang berkekuatan
hukum pada saat melakukan transaksi penjualan, dan
sejarah tingkat kredit macet yang rendah.

86 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Risiko Likuiditas Liquidity Risk

Risiko likuiditas adalah risiko di mana Perseroan akan Liquidity risk is a risk whereby the Company finds
mengalami kesulitan dalam memperoleh dana untuk difficulty in obtaining funds to meet commitments
memenuhi komitmennya terkait dengan instrumen associated with financial instruments. Liquidity risk may
keuangan. Risiko likuiditas mungkin timbul akibat arise from the inability of the Company to sell its assets
ketidakmampuan Perseroan untuk menjual aset quickly at a price close to fair value. Liquidity risk arises
keuangan secara cepat dengan harga yang mendekati in situations of difficulty obtaining financing company.
nilai wajarnya. Risiko likuiditas muncul dalam situasi Liquidity risk management policies carefully done to
Perseroan kesulitan memperoleh pendanaan. Kebijakan maintain the adequacy of cash and cash equivalents.
manajemen risiko likuiditas yang berhati-hati dilakukan The Company manages liquidity by monitoring its cash
dengan menjaga kecukupan kas dan setara kas. Perseroan flow forecasts and actual cash flows and adjust the
mengelola risiko likuiditas dengan memonitor perkiraan maturity profile of financial assets and liabilities.
arus kas dan arus kas aktual serta menyesuaikan profil
jatuh tempo dari aset dan kewajiban keuangan.

Risiko Dihentikannya IUP (Batubara) Risk of Coal Contract Termination

Dibatalkan atau tidak diperpanjangnya Izin Usaha The annulment or termination of Mining Permit (IUP)
Pertambangan (Batubara) oleh Menteri ESDM, Menteri contract by the Ministry of Energy & Mineral Resources,
Kehutanan dan/atau Gubernur/Bupati/Walikota, Ministry of Forestry, Governor/Regent/Mayor or BP
selaku perwakilan dari Pemerintah Republik Indonesia, Migas as agency of the Indonesian Government is a risk
merupakan suatu risiko yang harus dipertimbangkan that must be mitigated which related to the continuation
terkait dengan masalah kelangsungan hidup Perseroan. and sustainability of the Company. If during the Mining
Apabila selama periode IUP tersebut anak-anak Permit (IUP) contract period the subsidiaries failed to
perusahaan tidak dapat mengupayakan atau gagal fulfill the contract conditions, the subsidiaries would be
memenuhi syarat-syarat dari IUP tersebut, maka anak- exposed to the risk of termination of said IUP.
anak perusahaan dapat menghadapi risiko pemutusan
dan atau tidak diperpanjangnya IUP tersebut.

Risiko Fluktuasi Harga Migas dan Global Oil & Gas and Coal Price
Batubara Dunia Fluctuation Risk

Harga batubara, minyak dan gas bumi yang terkait The prices of coal, oil and gas are related to coal and oil
dengan industri batubara dan migas memiliki hubungan and gas industries, and thus are directly connected to
langsung dengan kondisi pasar industri batubara dan the international market conditions affected by supply
migas internasional yang dipengaruhi oleh penawaran and demand. However, from the mining contract period
dan permintaan. Akan tetapi apabila ditinjau dari sisi perspective, which is usually long term, the Company
jangka waktu kontrak, maka Perseroan dan anak-anak and its subsidiaries have a lower risk of price fluctuations
perusahaan memiliki tingkat risiko fluktuasi harga since the long period of the contract will be able to offset
batubara dan migas yang lebih rendah dibandingkan the usually short-term nature of this international price
dengan tingkat risiko fluktuasi harga batubara dan fluctuation. The length of private contracts of coal, oil
migas internasional. Panjangnya jangka waktu kontrak and gas, and electricity will be able to compensate the
batubara, migas dan kelistrikan swasta akan mampu fluctuations of the international energy prices whose
meredam gejolak fluktuasi harga energi internasional nature is transient.
yang biasanya bersifat jangka pendek.

Risiko Persaingan Usaha Business Competition Risk

Kegiatan usaha pertambangan batubara, migas dan The business activities of coal, oil and natural gas
kelistrikan di Indonesia cukup banyak dilakukan oleh mining and electricity in Indonesia is also conducted by
perusahaan lainnya, baik perusahaan nasional maupun many other companies, both national and multinational
multinasional. Risiko persaingan ini lebih banyak terjadi companies. The competition happens mostly at the
pada tahapan proses perolehan atau pengambil-alihan procurement phase, the acquisition of coal and oil & gas
blok-blok migas dan lahan-lahan batubara potensial permit phase or at the time the Government tendered
atau kontrak listrik swasta yang ditawarkan Pemerintah for private power plant or when a third party who has a
atau pihak swasta yang ingin bekerja sama. private power licence offered for merger or acquisition
by others.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 87


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Risiko Kebijakan Pemerintah Government Policy Risk

Kebijakan/Peraturan Pemerintah, baik Pemerintah Government regulations and policies, either issued
Pusat maupun Pemerintah Daerah, yang dikeluarkan by the Central Government or Local Government in
di kemudian hari tentunya dapat menjadi suatu the future will certainly become a risk that requires
risiko apabila memberikan dampak yang kurang baik proper mitigation to ensure contract continuation or
bagikelangsungan kontrak atau kerjasama di bidang sustainable operation of the Company’s business.
batubara, migas atau kelistrikan.

Risiko Lingkungan dan Sosial Social and Environmental Risk

Risiko Sosial dapat berupa risiko karena adanya sengketa Social risk includes disputes over land ownership and
pertanahan dan hal-hal lainnya yang berhubungan other matters related to the social and community affair
dengan masyarakat di sekitar area operasi Perseroan in the area surrounding the mining operation of the
seperti pemboikotan oleh masyarakat, demonstrasi Company, such as boycotting, demonstration against
masyarakat atas ketidaksetujuan masyarakat terhadap the project operations of the Company or illegal mining
operasi proyek Perseroan maupun aksi-aksi illegal operation and illigal land occupation.
mining dan pendudukan lahan secara liar.

Risiko lingkungan dapat diakibatkan oleh kelalaian Environmental risk can be caused by negligence of
beberapa personel SDM pada saat aktivitas operasi the Company’s and or the contractor personnel while
di lapangan yang tidak memperhatikan masalah performing operational activities at site without paying
lingkungan dan aturan Keselamatan Kerja Karyawan enough attention to the Health, Safety and Environment
(K3) yang telah ditetapkan oleh Perseroan sehingga (HSE) regulations that have been stipulated by the
menimbulkan dampak pencemaran yang mengganggu Company in order to avoid contamination or pollution
masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pertambangan. that will cause disturbance to the society surrounding
Risiko sosial dan lingkungan ini dapat mempengaruhi the mining site. Social & Environmental risk can affect
kelancaran operasi Perseroan di lapangan apabila tidak the activities of the Company in the field, if it is not
dikelola dengan baik. Untuk mengatasi hal ini, Perseroan managed and implemented properly. To overcome
melakukan pendekatan-pendekatan dengan tokoh this, the Company will always maintain communication
masyarakat sekitar, serta pengembangan kawasan and rapport with the community leaders, to ensure the
sekitar pertambangan (community development). realization of the planned community development and
other activities.

Risiko Tidak Tercapainya Proyeksi Usaha Unfulfilled Business Projection Risk

Risiko tidak tercapainya proyeksi dapat disebabkan This risk might be due to the difference in the several
oleh tidak tercapainya volume produksi, penjualan dan previously assumed cases, such as production volume,
atau harga jual batubara atau migas yang diasumsikan sales and or price of coal as well as price of oil and gas.
sebelumnya. Hal ini akan secara langsung dapat This would be a direct impact to the Company’s financial
mempengaruhi kinerja Perseroan. performance.

Perkara Penting yang Dihadapi


Perusahaan
Material Litigations Faced by the Company
Berikut adalah ringkasan perkara-perkara hukum yang The following is a summary of litigations faced by the
dihadapi Perseroan dan Entitas Anak pada tahun 2014: Company and its Subsidiaries in 2014:

1. Perkara antara PT Modal Investasi Mineral (MIM) dan 1. Case between PT Modal Investasi Mineral (MIM)
PT Batavia Energi Jaya (BEJ) mengenai pelaksanaan and PT Batavia Energi Jaya (BEJ) on the execution of
kontrak kerjasama kegiatan penambangan di PT mining activities cooperation contract in PT Sarana
Sarana Mandiri Utama. Mandiri Utama.

Keputusan BANI (Badan Arbitrase Nasional The verdict of BANI (Indonesian National Arbitrage
Indonesia) No. 527/VI/ARB‐BANI/2013 tanggal 18 Agency) No. 527/VI/ARB‐BANI/2013 dated 18
Februari 2014 menolak seluruh permohonan PT February 2014 rejected all claims by PT MIM, and
MIM, dan telah didaftarkan dalam register pada was subsequently registered in the South Jakarta

88 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tanggal District Court on 7 March 2014 with register No.
7 Maret 2014 No. 04/ARB/HKM/2014. Oleh 04/ARB/HKM/2014. Therefore, in keeping with the
karenanya, terkait dengan putusan BANI tersebut, BANI verdict, the contracts that had previously
maka kontrak‐kontrak yang telah disepakati been agreed between PT MIM and PT BEJ remain
sebelumnya oleh PT MIM dan PT BEJ tetap berlaku. valid.

2. Perkara perdata No. 574/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst 2. Civil cases No. 574/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst and No.
dan No. 564/Pdt.G/PN.Jkt.Pst masing‐masing 564/Pdt.G/PN.Jkt.Pst, between Hopaco Properties
antara Hopaco Properties Limited, cs. sebagai Limited et al. as the Litigants, against the Company
para Penggugat melawan Perseroan, cs. dan Dr. H. et al. and Dr. H. M. Wasisto Budiharsoyo et al./
M. Wasisto Budiharsoyo, cs./para mantan Direksi former Directors of the Company, respectively, as
Perseroan sebagai para Tergugat. the Defendants.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah The Central Jakarta District Court issued a verdict
mengeluarkan putusan perkara No. 564/ No. 564/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst and No. 574/
Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst dan No. 574/Pdt.G/2013/ Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst, as follows:
PN.Jkt.Pst sebagai berikut:

a. Menyatakan mengabulkan eksepsi para a. To accept the exception from the Defendants
Tergugat
b. Menyatakan para Penggugat tidak memiliki/ b. To declare that the Litigants have no legal
mempunyai kedudukan hukum (legal standing) standing and/or qualifications to litigate;
dan/atau kualifikasi sebagai Penggugat;
c. Menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat c. To declare that the litigations brought by the
diterima. Litigants are unacceptable.

Sanksi Administratif
Administrative Sanctions
Perseroan menerima sanksi administratif dari OJK The Company received the following administrative
sebagai berikut: sanctions from OJK:

1. Sanksi denda senilai Rp 19 juta atas keterlambatan 1. Fine of Rp 19 million for late submission of the
19 hari dalam penyampaian Laporan Keuangan Interim Financial Statements for the period ended
Tengah Tahunan per 30 Juni 2014 kepada OJK, 30 June 2014 to the OJK by 19 days, based on OJK
berdasarkan Surat OJK No. S-14/PM.11/2015 Letter No. S-14/PM.11/2015 dated 13 January 2015.
tanggal 13 Januari 2015.
2. Sanksi berupa peringatan tertulis atas keterlambatan 2. Written warning for late public announcement of
dalam mengumumkan Laporan Keuangan Tengah the Interim Financial Statements for the period
Tahunan per 30 Juni 2014 kepada masyarakat, ended 30 June 2014 to the public, based on OJK
berdasarkan Surat OJK No. S-14/PM.11/2015 Letter No. S-14/PM.11/2015 dated 13 January 2015.
tanggal 13 Januari 2015.

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 89


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Corporate Social Responsibility

Sepanjang tahun 2014, kegiatan-kegiatan terkait Throughout 2014, the Company’s corporate social
tanggung jawab sosial perusahaan dilakukan pada responsibility activities were carried out in full by its
tataran anak perusahaan, dalam bentuk kegiatan subsidiaries, in the form of community development
pengembangan masyarakat di daerah setempat, programs in the local areas. These include participation
berupa partisipasi dalam kegiatan-kegiatan sosial in sociocultural activities, such as the celebration of
kemasyarakatan seperti perayaan hari besar nasional national holidays and religious festivities, as well as
dan hari raya keagamaan, serta bantuan kepada provision of aid to victims of natural disasters.
masyarakat yang terkena bencana alam.

Biaya terkait kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan Expenditures related to social responsibility activities in
untuk tahun 2014 mencapai Rp 5.562.213.142. 2014 amounted to Rp 5,562,213,142.

Kegiatan Terkait Lingkungan Hidup Environmental Activities

PT MAS merupakan anak perusahaan Perseroan PT MAS is a subsidiary of the Company which has
yang telah memperoleh IUP operasi produksi pada obtained the mining license for production on a 3,274-
lahan seluas 3.274 ha, dan telah melakukan kegiatan ha land, and has commenced its coal mining activities
penambangan batubara komersial sejak 2009. Operasi commercially since 2009. Mining operation activities
penambangan meliputi pembersihan lahan, pengupasan include land clearing, overburden removal, and coal
lapisan tanah, dan ekstraksi batubara. getting or extraction.

Sesuai rencana kegiatan eksploitasi penambangan In accordance with the plan for mining exploitation up
hingga penggunaan lahan pascatambang, MAS menutup to the management of post-mining areas, MAS covers
kembali area yang telah ditambang dengan melakukan the areas that have been mined with the soil through the
reklamasi dan revegetasi. Keduanya adalah kegiatan process of reclamation, and then conducts revegetation
untuk memperbaiki lahan pascatambang atau lahan process. Both reclamation and revegetation are
terbuka, yang bertujuan memperbaiki kualitas lahan activities intended to restore the post-mining or open
pascatambang dalam rangka pelestarian lingkungan land, to improve the quality of the post-mining land so
dan penanggulangan risiko dampak pertambangan. as to preserve the environment and to mitigate risks
Reklamasi dan revegetasi adalah bagian integral dari from mining activities. Reclamation and revegetation
rencana keseluruhan operasional pertambangan secara make up an integral part of the total mining operational

90 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

terpadu yang dimulai dari perencanaan, eksploitasi, plan, which encompasses the stages of planning itself,
hingga penggunaan lahan baru pascatambang. exploitation, up to the use of post-mining lands.

MAS telah melakukan reklamasi pada lahan MAS had reclaimed up to 167.39 ha of post-mining
pascatambang seluas 167,39 ha dan selesai melakukan areas and completed the resoiling stage of revegetation
revegetasi tahap resoiling pada lahan seluas 150,19 on 150.19 ha of land. For revegetation purposes, the
ha. Kegiatan revegetasi dilakukan dengan menanami Company plants Paraserianthes falcataria (sengon) trees
pohon sengon laut pada lahan. in the soil.

MAS juga melakukan pemantauan lingkungan secara MAS also conducts environmental monitoring
terus-menerus di wilayah produksinya. Ini mencakup measures regularly in its production areas. This
kegiatan pemeliharaan, pengelolaan, dan pemantauan includes maintenance, management and monitoring of
kualitas air limbah agar sesuai baku mutu yang diatur wastewater quality, to ensure that it is within the quality
Pemerintah. standards stipulated by the Government.

MAS memperoleh peringkat PROPER Hijau tahun 2013- MAS received the Green PROPER rating for 2013-2014
2014 dari Gubernur Kalimantan Timur. PROPER Hijau from the Governor of East Kalimantan. PROPER Green
merupakan penghargaan bagi perusahaan tambang is a rating for mining companies for their excellent
yang melakukan pengelolaan lingkungan hidup di management of the environment around their mining
sekitar tambangnya dengan baik, dan memenuhi areas and for their compliance with the prevailing
peraturan yang berlaku serta masuk dalam baku mutu environmental regulations, which include ensuring that
yang ditetapkan pemerintah daerah. their activities meet the quality standards set by the
local government.

Piala PROPER Hijau/PROPER Green Trophy

Sertifikat/Certificate

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 91


01 02
Kinerja 2014 Profil Perusahaan
2014 Performance Company Profile

Tanggung Jawab Produk


Product Responsibility
Batubara hasil produksi MAS disiram dengan larutan MAS’ coal is soaked in certain chemical solution prior
kimia tertentu sebelum dimasukkan ke dalam ponton, to being loaded to the barges in order to maintain its
dalam rangka menjaga kualitas batubara, khususnya coal quality, in particular its moisture content. MAS
kadar kelembabannya. MAS sebagai penjual bersama as the seller together with the buyers have agreed to
pembeli sepakat untuk menunjuk pihak ketiga yang appoint an independent third party to ensure that the
independen untuk memastikan bahwa volume dan volume and specification of coal delivered by MAS to
spesifikasi batubara yang diserahkan MAS kepada the buyers at the barges have met the respective buyers’
pembeli di ponton telah sesuai dengan spesifikasi specifications.
pembeli.

Dengan demikian, MAS menjaga kualitas batubara yang Therefore, MAS maintains the quality of the coal it
dijualnya dan senantiasa memenuhi permintaan pembeli sells and always fulfills its buyers’ coal specifications.
dengan baik. Pada akhirnya, kepuasan pelanggan Ultimately, customer satisfaction is the primary goal on
menjadi hal utama yang sangat diperhatikan MAS. which MAS focuses its efforts.

92 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


01 02
Kinerja 2013 Profil Perusahaan
2013 Performance Company Profile

SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS


TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN
TAHUNAN 2014 PT ATPK RESOURCES Tbk
Board of Commissioners’ Statement of Responsibility
for the 2014 Annual Report of PT ATPK Resources Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan We the undersigned hereby declare that all the
bahwa semua informasi dalam laporan tahunan PT information contained in the 2014 Annual Report of PT
ATPK Resources Tbk tahun 2014 telah dimuat secara ATPK Resouces Tbk has been presented completely and
lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran we are thus fully responsible for the trustworthiness of
isi laporan tahunan perusahaan. Demikian pernyataan the contents of the Annual Report.
ini dibuat dengan sebenarnya.

Jakarta, 23 April 2015 Jakarta, 23 April 2015

DEWAN KOMISARIS
Board of Commissioners

Awal

KOMISARIS UTAMA
President Commissioner

Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc* H. Herry Tjahjana

KOMISARIS INDEPENDEN KOMISARIS


Independent Commissioner Commissioner

* Bapak Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc., Komisaris Independen Perseroan, tidak dapat membubuhkan tanda tangan karena telah meninggal dunia.
Mr. Ir. Anwar Pulukadang, M.Sc., the Company’s Independent Commissioner, was not able to put his signature as he has passed away.

2 PT ATPK Resources Tbk / 2014 Annual Report


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI


TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN
TAHUNAN 2014 PT ATPK RESOURCES Tbk
Board of Directors’ Statement of Responsibility
for the 2014 Annual Report of PT ATPK Resources Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan We the undersigned hereby declare that all the
bahwa semua informasi dalam laporan tahunan PT information contained in the 2014 Annual Report of PT
ATPK Resources Tbk tahun 2014 telah dimuat secara ATPK Resouces Tbk has been presented completely and
lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran we are thus fully responsible for the trustworthiness of
isi laporan tahunan perusahaan. Demikian pernyataan the contents of the Annual Report.
ini dibuat dengan sebenarnya.

Jakarta, 23 April 2015 Jakarta, 23 April 2015

DIREKSI
Board of Directors

Raymond Bernardus

DIREKTUR UTAMA
President Director

Albert J. Bangun Sihol Siagian

DIREKTUR DIREKTUR
Director Director

Yanto, SE Chandra Tjan

DIREKTUR DIREKTUR
Director Director

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 3


03 04
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Management Discussion and Analysis Corporate Governance

Laporan Keuangan
Konsolidasian
Consolidated Financial Statements

PT ATPK Resources Tbk / Laporan Tahunan 2014 93


LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
INDEPENDENT AUDITOR'S REPORT
DAN/ AND
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE DUABELAS BULAN YANG BERAKHIR
TANGGAL 31 DESEMBER 2014 DAN 2013
FOR THE TWELVE-MONTH PERIODS ENDED
DECEMBER 31, 2014 AND 2013

PT ATPK RESOURCES Tbk


PT ATPK RESOURCES, Tbk PT ATPK RESOURCES, Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN OF FINANCIAL POSITION
Per 31 DESEMBER 2014 DAN 2013 As of DECEMBER 31,2014 AND 2013

Daftar Isi Halaman/ Page Table of Contents

Laporan Auditor Independen 1-2 Independent Auditor's Report

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 3-4 Consolidated Statements of Financial Position

Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian 5 Consolidated Statements of Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6 Consolidated Statements of Changes in Equity

Laporan Arus Kas Konsolidasian 7 Consolidated Statements of Cash Flows

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 8 - 61 Notes to Consolidated Financial Statements

Informasi Tambahan : Additional Information :

Laporan Posisi Keuangan (Entitas Induk) Lampiran I/ Statements of Financial Position (Parent Entity)
Attachment I

Laporan Laba Rugi komprehensif (Entitas Induk) Lampiran II/ Statements of Comprehensive Income (Parent Entity)
Attachment II

Laporan Perubahan Ekuitas (Entitas Induk) Lampiran III/ Statements of Changes in Equity (Parent Entity)
Attachment III

Laporan Arus Kas (Entitas Induk) Lampiran IV/ Statements of Cash Flows (Parent Entity)
Attachment IV
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/
INDEPENDENT AUDITOR'S REPORT
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN /
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
The original financial statements included herein
are in Indonesian language

PT ATPK RESOURCES, Tbk PT ATPK RESOURCES, Tbk


DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN OF FINANCIAL POSITION
Per 31 Desember 2014 dan 31 Desember 2013 As of December 31, 2014 and 31 December 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

Catatan/ 2014 2013


Notes Rp Rp
ASET ASSETS

ASET LANCAR CURRENT ASSETS


Kas dan Setara Kas 3d, 3g, 3n, 4, 27, 28 3,185,917 30,159,881 Cash and Cash Equivalents
3e, 3n, 3g, 3h, 5, 26,
Piutang Usaha - 27, 28, 32 Trade Receivables -
Pihak Berelasi 512,188,458 53,837,855 Related Party
3e, 3g, 3h, 3n, 6a, 26,
Piutang Lain-lain - 27, 28, 31, 32 Other Receivables -
Pihak Ketiga 949,505 3,287,706 Third Parties
Persediaan 3f, 7 56,206,676 134,705,161 Inventories
Pajak Dibayar di Muka 3q, 8a 122,435,112 122,384,352 Prepaid Taxes
Biaya Dibayar di Muka 3i, 9 734,276 1,018,478 Prepaid Expenses
Uang Muka -- 5,000 Advances
Total Aset Lancar 695,699,944 345,398,433 Total Current Assets

ASET TIDAK LANCAR NON CURRENT ASSETS


Piutang Pihak Berelasi - 3e, 3g, 3h, 3n, 6b, 26, Non - Trade Related Parties
56,161,918 2,505,000
Non Usaha 27, 28, 31, 32 Receivables
Aset Tetap 3j, 3r, 10, 32 1,043,207,058 1,137,966,057 Fixed Assets
Aset Eksplorasi dan Evaluasi 3k, 11 -- 2,450,620 Exploration and Evaluation Assets
Aset Pajak Tangguhan 3q, 8d, 32 796,142 1,019,835 Deferred Tax Assets
Total Aset Tidak Lancar 1,100,165,118 1,143,941,512 Total Non Current Assets

TOTAL ASET 1,795,865,062 1,489,339,945 TOTAL ASSETS

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these consolidated
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan financial statements

-3-
are in Indonesian language
PT ATPK RESOURCES, Tbk PT ATPK RESOURCES, Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN OF FINANCIAL POSITION
Per 31 Desember 2014 dan 31 Desember 2013 As of December 31, 2014 and 31 December 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

Catatan/ 2014 2013


Notes Rp Rp

LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES


3g, 3h, 3n, 12, 26, 27,
Utang Usaha 28 Trade Payables
Pihak Ketiga 98,157,136 510,117 Third Parties
Pihak Berelasi 41,853,829 95,255,465 Related Party
3g, 3h, 3n, 13a, 26,
Utang Lain-lain 27, 28, 31 Other Payables
Pihak Ketiga 7,816,073 12,452,649 Third Parties
Pihak Berelasi -- 294,849 Related Party
Utang Pajak 3q, 8b 6,748,580 9,137,675 Taxes Payable
Beban Akrual 3n, 14, 28 15,931,100 3,060,846 Accrued Expenses
Bagian Lancar Liabilitas 3g, 3r, 15, 27 Current Portion of
Jangka Panjang: Non Current Liabilities:
Utang Sewa Pembiayaan 45,933,166 140,793,448 Finance Lease Liabilities

Total Liabilitas Jangka Pendek 216,439,884 261,505,049 Total Current Liabilities

LIABILITAS JANGKA PANJANG NON CURRENT LIABILITIES

Liabilitas Imbalan Pasca Kerja 3s, 16, 33 8,429,408 4,172,024 Post-Employment Benefits Obligation
3g, 3h, 3n, 13b, 26,
Utang Pihak Berelasi - Non Usaha 27, 28, 31 376,032,150 64,753,080 Non - Trade Related Parties Payables
Utang Sewa Pembiayaan 3g, 3r, 15, 27 -- 37,692,361 Finance Lease Liabilities
Liabilitas Pajak Tangguhan 3q, 8d, 32 20,806,191 -- Deffered Tax Liabilities

Total Liabilitas Jangka Panjang 405,267,749 106,617,465 Total Non Current Liabilities

TOTAL LIABILITAS 621,707,633 368,122,514 TOTAL LIABILITIES

EKUITAS EQUITY
Ekuitas Yang Dapat Diatribusikan kepada Equity Attributable to Owner of
Pemilik Entitas Induk the Parent Entity
Modal Saham 18 Capital Stock
Modal Dasar - 25.528.795.331 saham Authorized - 25,528,795,331 shares
terdiri dari: consists of:
Seri A - 831.204.669 saham Series A - 831,204,669 shares
Seri B - 24.697.590.662 saham Series B - 24,697,590,662 shares
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh - Issued and Fully Paid -
5.768.795.331 saham terdiri dari: 5,768,795,331 shares consists of:
Seri A - 831.204.669 saham Serie A - 831,204,669 shares
(Nilai nominal Rp0,2 per saham) (Nominal value Rp0.2 per share)
Seri B - 4.929.040.745 saham Serie B - 83,120,000 shares
(Nilai nominal Rp0,1 per saham) 659,145,009 659,145,009 (Nominal value Rp0.1 per share)
Tambahan Modal Disetor 19 648,104,568 648,104,568 Additional Paid in Capital
Saldo Defisit (129,942,722) (183,622,072) Deficit

Total Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Total Equity Attributable to


Pemilik Entitas Induk 1,177,306,855 1,123,627,505 Owners of the Parent Entity

Kepentingan Non Pengendali 17 (3,149,426) (2,410,074) Non-Controlling Interest

TOTAL EKUITAS 1,174,157,429 1,121,217,431 TOTAL EQUITY

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1,795,865,062 1,489,339,945 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these consolidated
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan financial statements

-4-
The original financial statements included herein
are in Indonesian language

PT ATPK RESOURCES, Tbk PT ATPK RESOURCES, Tbk


DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN COMPREHENSIVE INCOME
Per 31 Desember 2014 dan 2013 As of December 31, 2014 and 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

Catatan/ 2014 2013


Notes Rp Rp

PENJUALAN BERSIH 3m, 20 672,653,702 409,411,286 NET SALES

BEBAN POKOK PENJUALAN 3m, 21 (512,261,879) (373,317,993) COST OF SALES

LABA KOTOR 160,391,823 36,093,293 GROSS PROFIT

Beban Usaha 3m, 22 (103,565,523) (34,429,232) Operating Expenses


Pendapatan Lain - Lain - Bersih 3m, 23 26,381,690 15,096,223 Other Income - Net

LABA USAHA 83,207,990 16,760,284 OPERATING INCOME

Beban Keuangan 3m, 24 (7,982,341) (513,132) Finance Costs


Pendapatan Keuangan 3m 55,460 51,570 Finance Income

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 75,281,109 16,298,722 INCOME BEFORE INCOME TAX

MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX BENEFITS (EXPENSES)


Pajak Kini 3q, 8c (1,311,227) (4,277,855) Current Tax
Pajak Tangguhan 3q, 8d (21,029,884) 1,019,835 Deferred Tax
Total Beban Pajak Penghasilan - Total Income Tax Expenses -
Bersih (22,341,111) (3,258,020) Net

LABA TAHUN BERJALAN 52,939,998 13,040,702 INCOME FOR THE YEAR

PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN -- -- OTHER COMPREHENSIVE INCOME

TOTAL LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME


TAHUN BERJALAN 52,939,998 13,040,702 FOR THE YEAR

TOTAL LABA KOMPREHENSIF YANG TOTAL COMPREHENSIVE INCOME


DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik Entitas Induk 53,679,350 12,667,883 Owner of the Parent Entity
Kepentingan Non-Pengendali 3c, 17 (739,352) 372,819 Non-Controlling Interest
52,939,998 13,040,702

LABA PER SAHAM EARNINGS PER SHARE


DASAR DAN DILUSIAN 3p, 25 9.19 2.26 BASIC AND DILUTED

52,939,998 (15,096,223)
(451)
68,036,221
-

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these consolidated
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan financial statements

-5-
The original financial statements included herein
are in Indonesian language

PT ATPK RESOURCES, Tbk PT ATPK RESOURCES, Tbk


DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN CHANGES IN EQUITY
Per 31 Desember 2014 dan 2013 As of December 31, 2014 and 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

Ekuitas Yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Induk/Equity Attributable to Owner of the Parent
Entity

Modal
Ditempatkan dan Modal Saham Tambahan Modal Kepentingan Total Ekuitas / Total
Saldo
Disetor Penuh / Diperoleh Disetor / Total Ekuitas / Non Pengendali / Equity
Catatan/ Laba/Retained
Issued and Fully Kembali / Additional Paid Total Equity Non-Controlling
Notes Earnings
Paid of Capital Treasury Stock In Capital Interest
Stock

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

Saldo per 1 Januari 2013 18 174,552,934 -- 71,594,078 (199,831,013) 46,315,999 (2,491,941) 43,824,058 Balance as of Januari 31, 2013

Modal Saham - Seri B 484,592,075 -- 581,510,490 -- 1,066,102,565 -- 1,066,102,565 Stock Issuance - Series B
Biaya Penjaminan Emisi Saham -- -- (5,000,000) -- (5,000,000) -- (5,000,000) Stock Issuance Cost
Laba Komprehensif - Total Comprehensive Income
Tahun Berjalan -- -- -- 12,667,883 12,667,883 372,819 13,040,702 For The Year
Selisih Transaksi Perubahan - Transaction Differences in
Ekuitas Pada Entitas Anak 3u -- -- -- 3,541,058 3,541,058 (290,952) 3,250,106 Equity Changes of Subsidiary
Saldo per 31 Desember 2013 18 659,145,009 -- 648,104,568 (183,622,072) 1,123,627,505 (2,410,074) 1,121,217,431 Balance as of December 31, 2013

Laba Komprehensif Total Comprehensive Income


Tahun Berjalan -- -- -- 53,679,350 53,679,350 (739,352) 52,939,998 For The Year
Saldo per 31 Desember 2014 659,145,009 -- 648,104,568 (129,942,722) 1,177,306,855 (3,149,426) 1,174,157,429 Balance as of December 31, 2014
- - - - -

The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

-6-
The original financial statements included herein
are in Indonesian language

PT ATPK RESOURCES, Tbk PT ATPK RESOURCES, Tbk


DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN CASH FLOWS
Per 31 Desember 2014 dan 2013 As of December 31, 2014 and 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

Catatan/ 2014 2013


Notes Rp Rp

ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM OPERATING


OPERASI ACTIVITIES
Penerimaan Kas dari Pelanggan 241,053,690 436,093,562 Cash Received from Customers
Pembayaran Kas Kepada Pemasok
dan Karyawan (343,645,775) (593,028,562) Cash Paid to Suppliers and Employees
Pembayaran Royalti ke Pemerintah (17,011,394) (20,955,162) Royalty Paid to Government
Penerimaan Pendapatan Keuangan 55,460 51,570 Received from Financial Income
Pembayaran Beban Keuangan (7,982,341) (513,106) Payment for Financial Charges
Pembayaran Pajak Penghasilan (1,066,103) (2,767,707) Income Tax Paid
Pembayaran Beban Operasional Lainnya (24,670,971) (23,716,781) Payment for Other Operational Expenses

Kas Bersih Digunakan untuk Net Cash Used in


Aktivitas Operasi (153,267,434) (204,836,186) Operating Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM INVESTING


INVESTASI ACTIVITIES
Perolehan Aset Tetap (1,179,198) (898,072,932) Acquisition of Fixed Assets
Hasil Penjualan Aset Tetap -- 127,000 Proceeds from Disposal on Fixed Assets
Pelepasan Entitas Anak -- 11,270,283 Release of Subsidiary
Kas Bersih Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Investasi (1,179,198) (886,675,649) Investing Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM FINANCING


PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan Setoran Modal -- 1,066,102,564 Additional Paid in Capital
Biaya Penjaminan Emisi Saham -- (5,000,000) Stock Issuance Costs
Penerimaan Pinjaman Pihak Berelasi 259,327,303 58,135,542 Receiving of Loans to Related Parties
Pembayaran Sewa Pembiayaan (131,824,501) (696,637) Payment of Financial Lease Assets

Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Pendanaan 127,502,802 1,118,541,469 Net Cash Provided By Financing Activities

KENAIKAN / (PENURUNAN) BERSIH NET INCREASE / (DECREASE)


KAS DAN SETARA KAS (26,943,830) 27,029,634 IN CASH AND CASH EQUIVALENTS

EFFECTS OF FOREIGN EXCHANGE RATE


DAMPAK PERUBAHAN KURS CHANGES ON CASH AND
TERHADAP KAS DAN SETARA KAS (30,134) 323,231 CASH EQUIVALENTS

KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS


AWAL TAHUN 30,159,881 2,807,016 AT THE BEGINNING OF THE YEAR

CASH AND CASH EQUIVALENTS


KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 3,185,917 30,159,881 AT THE END OF THE YEAR

Kas dan Setara Kas terdiri dari: 4 Cash and Cash Equivalents consist of:
Kas 871,621 332,605 Cash
Bank 2,314,296 29,827,276 Cash in Banks
Total 3,185,917 30,159,881 Total

Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak See the accompanying notes to the financial statements which are an
terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan integral part of financial statements taken as a whole

-7-
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/
NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM 1. GENERAL

a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information

PT ATPK Resources Tbk (d/h PT Anugrah Tambak Perkasindo, PT ATPK Resources Tbk (formerly named PT Anugrah
Tbk) didirikan tanggal 12 Januari 1988 berdasarkan akta notaris No. Tambak Perkasindo Tbk was established on January 12, 1988
27 oleh Linda Herawati S.H., yang kemudian diubah dengan akta based on notary deed No. 27 of Linda Herawati S.H., and
notaris No. 11 tanggal 4 Juli 1988. Akta pendirian perusahaan telah replaced by notary deed No. 11 dated July 1988. These notary
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat deeds were approved by Ministry of Justice of the Republic of
Keputusan No.C2-123.HT.01.01.Th.89 tanggal 9 Januari 1989. Indonesia on his decision letter No. C2-123.HT.01.Th.89 dated
Anggaran Dasar Perusahaan ini kemudian diubah sesuai dengan January 9, 1989. Such Company's article of association has
akta notaris No.63 tanggal 24 September 2001 oleh Nurdelia changed, by notary deed No. 63 dated September 24, 2001 of
Tutupoly S.H., mengenai perubahan status dari perusahaan tertutup Nurdelia Tutupoly S.H., concerning changes of status from a
menjadi perusahaan terbuka, peningkatan modal dasar, dan modal private company to a public company, increasing of authorized
dasar ditempatkan dan disetor Perusahaan, perubahan maksud dan capital, issued and fully paid capital, and changes in
tujuan serta perubahan lainnya. Perubahan ini telah mendapat company's goal and objectives, etc. The changes was
pengesahan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik approved by Ministry of Law and Human Rights of the Republic
Indonesia pada tanggal 25 Januari 2002 dengan nomor Keputusan of Indonesia on Its Decision Letter No. C-165.HT.01.04 Th.
C-165.HT.01.04.Th.2002. 2002 dated January 25, 2002.

Anggaran dasar Perusahaan mengalami perubahan berdasarkan The Company's article of association has changed by notary
akta notaris No. 20 dan 21 tanggal 7 Juni 2006 oleh Nurdelia deeds No. 20 and 21 of Nurdelia Tutupoly S.H., dated June 7,
Tutupoly S.H., tentang perubahan nama Perusahaan dari 2006 concerning changes of the Company's name from
PT Anugrah Tambak Perkasindo Tbk menjadi PT ATPK Resources PT Anugrah Tambak Perkasindo Tbk to PT ATPK Resources
Tbk dan susunan pemegang saham serta perubahan domisili dari Tbk, the composition of shareholders, movement of head office
Medan ke Jakarta, dan pengembangan kegiatan usaha pada bidang from Medan to Jakarta, and the expansion of the Company's
pertambangan, energi, dan pembangkit listrik. Perubahan ini telah business to mining, energy, and power plants. The changes
mendapat pengesahan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia was approved by Ministry of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia pada tanggal 14 Juli 2006 dengan nomor Republic of Indonesia on His Decision Letter NO. C-
Keputusan C-20631.HT.01.04.Th.2006. 20631.HT.01.04 Th. 2006 dated July 14, 2006.

Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali The Company's articles of association have been amended
perubahan, terakhir dengan akta risalah Rapat Umum Pemegang several times, most recently by Extraordinary General Meeting
Saham Luar Biasa tanggal 22 Nopember 2013, sesuai dengan akta of Shareholders dated November 22, 2013, as stated in notary
notaris No. 33 tanggal 6 Desember 2013, yang dinyatakan kembali deed No. 33 dated December 6, 2013, which replaced to
dalam akta No.42 tanggal 16 Desember 2013,dan akta No.18 notary deed No. 42 dated December 16, 2013,and deed No.18
tanggal 19 Mei 2014, Perubahan ini telah memperoleh pengesahan dated May 19, 2014, these changes have been approved by
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
No.AHU.17240.AH.01.02 tahun 2014, tanggal 17 Juli 2014, dimana Indonesia No.AHU.17240.AH.01.02 at 2014, dated July 17,
keduanya dibuat dihadapan Hasan Halim S.H.,M.Kn., notaris di 2014 by Hasan Halim S.H.,M.Kn., notary in Jakarta. The deed
Jakarta. Akta tersebut mengenai: is concerning:

1. Persetujuan atas peningkatan modal dasar dan modal 1. Approval for increase of the Company's issued and fully
ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan sebagai berikut: paid capital as follows:
a) Persetujuan Penawaran Umum Terbatas II ("PUT II") a) Approval of Limited Public Offering II ("PUT II") by
dengan menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu; issuing Preemptive Rights;

b) Modal dasar Perusahaan berjumlah Rp2.636.000 yang b) Authorized capital stock of the Company is amounted
terdiri atas saham Seri A sejumlah 831.204.669 saham to Rp2,636,000 which consist of shares - Series A
(dalam nilai penuh), dengan nilai nominal Rp0,2 per totalling 831,204,669 shares (in full amount) with
saham atau jumlah nominal seluruhnya sebesar nominal value Rp0.2 per share or total nominal of
Rp166.240.934; dan saham Seri B sejumlah Rp166,240,934; and shares - Series B totalling
24.697.590.662 saham (dalam nilai penuh) dengan nilai 24,697,590,662 shares (in full amount) with nominal
nominal Rp0,1 per saham atau jumlah nominal seluruhnya value of Rp0.1 per share or total nominal of
sebesar Rp2.469.759.066. Rp2,469,759,066.
Modal dasar ditempatkan dan disetor penuh berjumlah Shares issued and fully paid amounted to
5.760.245.414 saham (dalam nilai penuh) atau seluruhnya 5,760,245,414 shares (in full amount) or total nominal
sebesar Rp659.145.008 yang terdii atas saham Seri A of Rp659,145,008 which consist of shares - Series A
sejumlah 831.204.669 saham (dalam nilai penuh), dengan totalling 831,204,669 shares (in full amount), with
nilai nominal Rp0,2 per saham atau jumlah nominal nominal value of Rp0.2 per share or total nominal of
seluruhnya Rp166.240.934 dan saham Seri B sejumlah Rp166,240,934 and shares - Series B totalling
4.929.040.745 saham (dalam nilai penuh) dengan nilai 4,929,040,745 shares (in full amount) with nominal
nominal Rp0,1 per saham atau jumlah nominal seluruhnya value of Rp0.1 per share of total nominal of
Rp492.904.074. Rp492,904,074.

8
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)


a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) a. Establishment and General Information (continued)
c) Persetujuan atas penyertaan saham secara langsung oleh c) Approval of direct investment in shares by the
Perusahaan pada PT Mega Alam Sejahtera (entitas anak) Company in PT Mega Alam Sejahtera (subsidiary)
sebesar 4.428.931 lembar saham (dalam nilai penuh) totalling 4,428,931 shares (in full amount) equivalent to
senilai Rp1.107.232.750 untuk tujuan transaksi pembelian Rp1,107,232,750 for purchasing of heavy equipments
alat-alat berat dan pemberian kompensasi atas infra and compensating of infra structure of coal mining
struktur tambang batubara yang dimiliki PT Pacific Prima which owned by PT Pacific Prima Coal (PPC) and;
Coal (PPC) dan;
d) Persetujuan atas transaksi material dan afiliasi antara d) Approval of material and affiliate transactions between
PT Mega Alam Sejahtera dengan PT Pacific Prima Coal PT Mega Alam Sejahtera and PT Pacific Prima Coal for
sehubungan dengan rencana pembelian alat-alat berat purchasing of heavy equipments and compensating of
dan pembelian kompensasi atas infra struktur tambang infra structure of coal mining.
batubara.
2. Persetujuan atas opsi kepada anggota Dewan Direksi dan 2. Approval of the option of Board of Directors and
Dewan Komisaris serta karyawan Perusahaan untuk membeli Commissioners, and employees of the Company to
sebagian dari sisa saham PUT II sebanyak - banyaknya 2,5% purchase a portion of the remaining shares from PUT II,
dari jumlah saham yang dikeluarkan, seandainya tidak diambil maximum 2.5% of the total number of shares issued, if is
oleh pembeli siaga. not taken by the standby buyer.
Pada tanggal 28 Maret 2002, Perusahaan memperoleh pernyataan On March 28, 2002, the Company obtained the effective letter
efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga from the Chairman of the Capital Market and Financial
Keuangan (Bapepam-LK) dengan suratnya No. S-609/PM/2002 Institution Supervisory Agency (Bapepam-LK) through his
untuk melakukan penawaran umum saham perdana atas Letter No. S-609/PM/2002 in relation to its public offering of
135.450.000 lembar saham (dalam nilai penuh) Perusahaan kepada 135.450.000 shares (in full amount). On April 17, 2002, the
masyarakat. Pada tanggal 17 April 2002, saham Perusahaan telah Company’s shares were listed on the Indonesia Stock
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. Exchange.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, seluruh saham On December 31, 2014 and 2013 and all of the Company’s
Perusahaan atau masing-masing sejumlah 5.760.245.414 lembar 5,760,245,414 outstanding shares (in full amount) have been
saham (dalam nilai penuh) telah dicatat pada Bursa Efek Indonesia. listed on the Indonesia Stock Exchange.

Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup Based on the article 3 of the Company's article of association,
kegiatan Perusahaan adalah bergerak dalam usaha pertambangan, the scope of activities of the Company is engaged in the
minyak dan gas bumi, infrastruktur tambang, perdagangan yang mining, oil and gas, mining infrastructure, trade related to
berkaitan dengan produk tambang, dan jasa perdagangan di bidang mining products, and services trade in mining products,
produk tambang, transportasi di bidang pertambangan, perkebunan transportation in the field of mining, plantation and forestry.
dan kehutanan. Perusahaan berkantor pusat di AXA Tower Lantai The Company's head office at AXA Tower 29th floor, suite 01
29, suite 01 Jl. Prof.Dr.Satrio Kav. 18, Kuningan City Jakarta 12940. Jl. Prof.Dr.Satrio Kav. 18, Kuningan City Jakarta 12940.

Entitas induk terakhir dalam kelompok usaha Grup adalah The global ultimate parent of the Group is PT Pacific Prima
PT Pacific Prima Coal. Coal .

b. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite Audit, Sekretaris b. Board of Commissioners, Board of Directors, Audit
Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2014 The Company’s management at December 31, 2014 and
dan 31 Desember 2013 adalah sebagai berikut: December 31, 2013 consisted of the following:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Awal President Commissioner
Komisaris H.Herry Tjahjana President Commissioner
Komisaris Independen Ir. Anwar Pulukadang Independent Commissioner
Direksi Directors
Direktur Utama Raymond A. Bernardus President Director
Direktur Albert J Bangun Director
Direktur Chandra Tjan Director
Direktur Sihol Siagian Director
Direktur Yanto Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua Ir. Anwar Pulukadang Chairman
Anggota Basa Sidabutar, SH,MH Member
Anggota Siti Umi Nurbaidah, SE,AK Member
Kepala Audit Internal dan Sekretaris Perusahaan pada 31 Desember Head of Internal Audit and Corporate Secretary as of
2014 dan 2013 adalah Yana Mego dan Andreas Andy Santoso. December 31, 2014 and 2013 are Yana Mego and Andreas
Andy Santoso.

9
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)

b. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite Audit, Sekretaris b. Board of Commissioners, Board of Directors, Audit
Perusahaan dan Karyawan (Lanjutan) Committee, Corporate Secretary and Employees
(Continued)

Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 31 Desember 2013, As at December, 31 2014 and December 31,2013, the
Perusahaan mempunyai karyawan tetap masing-masing sejumlah Company had a total of 1065 and 833 permanent employees,
1065 dan 833 orang (tidak diaudit). respectively (unaudited) .

c. Entitas Anak c. Subsidiaries

Perusahaan memiliki saham baik secara langsung maupun tidak The Company has ownership directly and indirectly shares
langsung pada anak-anak perusahaan dengan rincian sebagai in the following subsidiaries:
berikut:

Jumlah Aset Sebelum Eliminasi /


Anak Perusahaan / Kegiatan Usaha / Persentase / Lokasi / Total Assets Before Elimination
Subsidiaries Business Activity Percentage Location 2014 2013

Entitas anak melalui kepemilikan langsung / Directly owned subsidiaries

PT ATPK Energy Minyak dan Gas Bumi /


Resources a) Oil and Gas 99.00% Jakarta 15,355 --

PT ATPK Power Pembangkit Tenaga listrik /


Resources a) Power Plant 99.00% Jakarta 388,776 390,235

PT Modal Investasi Pertambangan Batubara / Coal


Mineral a) Mining 99.00% Jakarta 1,919,516 5,579,740

PT Mega Alam Sejahtera Pertambangan Batubara / Coal Berau,


a)
Mining 99.99% Kaltim 1,793,281,174 1,456,969,658

Entitas anak melalui kepemilikan tidak langsung / Indirectly owned subsidiaries

PT MIM Geoservices Jasa Eksplorasi / Exploration


Technology b) Services 80.00% Jakarta 481 481

PT Sarana Mandiri Utama Pertambangan Batubara / Coal Tarakan,


b)
Mining 70.00% Kaltim 1,690 2,452,310

Pertambangan Nikel / Nickel Ampana,


PT MIM Nikelindo Mulia b) Mining 70.00% Sulteng 62,302 62,302

Pertambangan Nikel / Nickel Ampana,


PT Wahana Bumi Mulia b) Mining 70.24% Sulteng 4,522 4,522

Jasa Eksplorasi / Exploration


PT Otoma Global Mitra c) Services 99.00% Jakarta 6,855 6,855

a)
dan entitas anak / and subsidiaries
b)
merupakan anak perusahaan dari PT Modal Investasi Mineral / are subsidiary of PT Modal Investasi Mineral
c)
merupakan anak perusahaan dari PT ATPK Energy Recources / are subsidiary of PT ATPK Energy Recources

10
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)


c. Entitas Anak (Lanjutan) c. Subsidiaries (Continued)

PT ATPK Energy Resources (ATER) PT ATPK Energy Resources (ATER)


PT ATPK Energy Resources (ATER) berdiri pada tanggal 6 Juli PT ATPK Energy Resources was established on July 6,
2006 berdasarkan akta pendirian Perseroan Terbatas No. 3, dari 2006 based on notary deed No. 3, of Fathiah Helmi, S.H.,
notaris Fathiah Helmi S.H., notaris di Jakarta. Akta tersebut telah notary in Jakarta. The notary deed has been approved by
mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi the Ministry of Justice and Human Rights Republic of
Manusia Republik Indonesia No. W7-00442.HT.01.01.TH.2006, Indonesia No. W7-00442.HT.01.01.TH.2006 on September
tanggal 12 September 2006. Anggaran da+D297sar PT ATER telah 12, 2006. The articles of associations of PT ATER have
mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan akta been amend several times, most recently based on notary
No.10 tanggal 3 Desember 2012, yang di buat oleh Hasan Halim deed No. 10 dated December 3, 2012, made ​by Halim
S.H.,M.Kn., notaris di Jakarta Utara, mengenai persetujuan jual beli Hasan S.H.,M.Kn., notary at North Jakarta, in regards to
saham dan perubahan susunan Dewan Direksi dan Komisaris approval of sale and purchase of share and changing of the
PT ATER. Akta tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri composition of PT ATER's Board of Directors and
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.AHU- Commissioners. The notary deed has been approved to the
AH.01.10-00737 tanggal 14 Januari 2013. Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Indonesia No. AHU-AH.01.10-00 737 dated January 14,
2013.

Ruang lingkup kegiatan PT ATER terutama bergerak dalam bidang The scope of activities of PT ATER are mining oil and gas.
penambangan minyak dan gas. PT ATER saat ini belum melakukan PT ATER is still not started its commercial operations.
kegiatan operasi secara komersial.

PT ATER berkantor pusat di Wisma GKBI lantai 39, suite 3901, Jl. PT ATER domiciled in Wisma GKBI, 39 floor, suite 3901,
Jenderal Sudirman No. 28, Jakarta 10210. Jalan Jenderal Sudirman No. 28, Jakarta 10210.

PT ATPK Power Resources (ATPR) PT ATPK Power Resources (ATPR)

PT ATPK Power Resources (ATPR) berdiri pada tanggal 6 Juli 2006 PT ATPK Power Resources (ATPR) was established on
berdasarkan akta pendirian Perseroan Terbatas No. 4 oleh notaris July 6, 2006 based on notary deed No.4 of Fathiah Helmi,
Fathiah Helmi, S.H. Akta tersebut telah mendapatkan pengesahan S.H. The notary deed has been approved by Ministry of
dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Law and Human Right of the Republic of Indonesia in its
dengan SK No. W7-00441 HT.01.01-TH.2006 tertanggal 12 Decision Letter No. W7-00441 HT.01.01-TH.2006 dated
September 2006. Anggaran dasar PT ATPR telah mengalami September 12, 2006. The articles of associations of
beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan akta No. 8 tanggal 3 PT ATPR have been amend several times, most recently
Desember 2012, yang dibuat oleh Hasan Halim S.H.,M.Kn., notaris based on notary deed No. 8 dated December 3, 2012,
di Jakarta Utara, mengenai persetujuan jual beli saham dan made by Halim Hasan S.H.,M.Kn., notary in North Jakarta,
perubahan susunan Dewan Direksi dan Komisaris PT ATPR. Akta in regards to approval of sale and purchase of share and
tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak changing of the composition of PT ATPR's Board of
Asasi Manusia Republik Indonesia No.AHU-AH.01.10-01287, Directors and Commissioners. The notary deed has been
tanggal 21 Januari 2013. approved to the Ministry of Law and Human Rights of the
Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.10-01 287, dated
January 21, 2013.

Ruang lingkup kegiatan PT ATPR terutama bergerak dalam bidang The scope of activities of PT ATPR are infrastructure and
infrastruktur dan pembangkit tenaga listrik. PT ATPR saat ini belum power plant. PT ATPR is still not started its commercial
melakukan kegiatan operasi komersial. operations.
PT ATPR berkantor pusat di Wisma GKBI lantai 39, Jl. Jenderal PT ATPR domiciled in Wisma GKBI, 39 floor, suite 3901,
Sudirman No. 28, Jakarta 10210. Jalan Jenderal Sudirman No. 28, Jakarta 10210.
PT Modal Investasi Mineral (MIM) PT Modal Investasi Mineral (MIM)
PT Modal Investasi Mineral (MIM) didirikan berdasarkan akta No. 3 PT Modal Investasi Mineral (MIM) was established by
oleh Notaris Chandra Lim, S.H., tanggal 24 Januari 2006. Akta notary deed No. 3 by notary Chandra Lim, S.H., dated
tersebut disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia January 24, 2006. The notary deed has been approved by
Republik Indonesia dengan surat keputusan No. C-05455 Ministry of Law and Human Right of the Republic of
HT.01.01.TH.2006 tanggal 24 Februari 2006. Anggaran dasar Indonesia in its Decision Letter No. C-05455
PT MIM telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir HT.01.01.TH.2006 February 24, 2006. Articles of
berdasarkan akta notaris No. 5 dan 6 tanggal 3 Desember 2012 oleh associations of PT MIM have been amend several times,
notaris Hasan Halim S.H.,M.Kn., mengenai pelaksanaan pembelian most recently based on notary deeds No. 5 and 6 dated
saham sesuai dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu December 3, 2012 by notary Hasan Halim S.H.,M.Kn.,
(HMETD) atas penawaran penjualan saham dari pemegang saham regarding to execution of preemptive rights from offering
minoritas dalam PT MIM sejumlah 690 saham (dalam nilai penuh) shares which owned by minority shareholders in PT MIM
(nominal Rp1.000 per lembar saham) sehingga kepemilikan totalling 640 shares (in full amount) (with nominal value of
saham Perusahaan di PT MIM berubah dari 96,77% (30.000 saham) Rp1,000 per share) or 2.23% from total capital stock of
(dalam nilai penuh) menjadi 99% (30.690 saham) (dalam nilai PT MIM. Therefore, the ownership of the Company in
penuh). PT MIM was changing from 96.77% (30,000 shares) (in full
amount) to 99% (30,690 shares) (in full amount).

11
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)

c. Entitas Anak (Lanjutan) c. Subsidiaries (Continued)

PT Modal Investasi Mineral (Lanjutan) PT Modal Investasi Mineral (Continued)

Akta tersebut di atas telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Such notary deed has been approved by the Ministry of
Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.10-00747 Justice and Human Rights Republic of Indonesia No. AHU-
tanggal 14 Januari 2013. AH.01.01.10-00747 dated January 14, 2013.
Ruang lingkup kegiatan PT MIM terutama bergerak dalam bidang Scope of activities of PT MIM comprises mining and
pertambangan berbagai jenis bahan galian serta menjalankan tugas exctracting natural deposits, trading,material, to task
di bidang perdagangan, distribusi dan jasa lainnya. PT MIM saat ini distribution and other services. PT MIM is still not started its
belum melakukan kegiatan operasi komersial. commercial operations.
PT MIM merupakan induk dari entitas anak yang bergerak dalam PT MIM is a holding company from the subsidiary which
jasa eksplorasi dan pertambangan batu bara dan berkedudukan di has activities in exploration services and coal mining and
AXA Tower Lantai 29, Kuningan City, Jl. Prof Dr. Satrio Kav. 18, domicile at AXA Tower 29th floor, Kuningan City, Jl. Prof
Jakarta 12940. Dr. Satrio Kav. 18, Jakarta 12940.
PT Mega Alam Sejahtera (MAS) PT Mega Alam Sejahtera (MAS)

PT Mega Alam Sejahtera (MAS) didirikan berdasarkan akta notaris PT Mega Alam Sejahtera (MAS) was established based on
No. 1 oleh notaris Inge Rubiati Wardhana, S.H., tanggal 27 Pebruari the notary deed No. 1 by notary Inge Rubiati Wardhana,
2003. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman S.H., dated February 27, 2003. This deed was approved by
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-16732 Ministry of Law and Human Right of Republic Indonesia on
HT.01.01.TH.2003 tanggal 17 Juli 2003. Anggaran dasar PT its Decision Letter No.C-16732.HT.01.01.TH.2003 dated
MAS telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir July 17, 2003. Articles of associations of PT MAS have
berdasarkan akta notaris No. 43 tanggal 16 Desember 2013 yang di been amend several times, most recently based on the
buat di hadapan notaris Hasan Halim S.H.,M.Kn., dan didasarkan notary deed No. 43 dated December 16, 2013 by notary
pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT MAS, di mana Hasan Halim S.H.,M.Kn., which referred to Extraordinary
PT MAS telah menyetujui untuk meningkatkan modal dasar dan General Meeting of Shareholders of PT MAS where as has
modal ditempatkan dan disetor penuh PT MAS yang semula agreed to increase the authorized capital stock and issued
sebesar Rp500.000 dan Rp125.000 masing-masing terdiri dari 2.000 and fully paid capital stock of PT MAS from Rp500,000
dan 500 lembar saham (dalam nilai penuh), menjadi sebesar and Rp125,000, consist of 2,000 and 500 shares (in full
Rp4.429.431.000 untuk modal dasar dan Rp1.107.357.750 untuk amount), become Rp4,429,431,000 for authorized capital
modal ditempatkan dan disetor penuh, yang masing-masing terdiri stock and Rp1,107,357,750 for issued and fully paid capital
dari 17.717.724 dan 4.429.431 lembar saham (dalam nilai penuh). stock, which consist of 17,717,724 and 4,429,431 shares
Seluruh peningkatan modal dasar dan modal ditempatkan dan (in full amount). Such increasing in authorized and issued
disetor penuh PT MAS telah diambil seluruhnya oleh PT ATPK and fully paid capital stock has been taken by PT ATPK
Resources Tbk (entitas induk). Resources Tbk (parent entity).

Akibat peningkatan modal saham dan modal ditempatkan dan As a result of increasing of authorized and issued and fully
disetor penuh PT MAS di atas, menyebabkan persentase paid capital stock of PT MAS, the percentage of ownership
kepemilikan saham PT MIM yang sebelumnya merupakan of PT MIM has been dilluted where as previously PT MIM
pemegang saham mayoritas dari PT MAS menjadi terdilusi yang was major shareholder of PT MAS from 70% to 0.01% from
semula sebesar 70% menjadi 0,01% dari jumlah modal saham yang total issued and fully paid capital stock of PT MAS. Total
ditempatkan dan disetor penuh PT MAS. Adapun nilai dan jumlah amount and number of shares which owned by PT MIM in
saham yang dimiliki PT MIM pada PT MAS tidak berubah, yaitu PT MAS are remaining the same, consist of 350 shares (in
tetap sebesar Rp 87.500, terdiri dari 350 lembar saham (dalam nilai full amount) amounted to Rp 87,500.
penuh).
Pada saat ini, ruang lingkup usaha PT MAS bergerak di bidang Currently, the scope of activities of PT MAS is engaged in
pertambangan batubara dan berdomisili di Berau, Kalimantan Timur. coal mining and domiciled in Berau, East Kalimantan.
PT MAS mulai beroperasi pada tahun 2010. PT MAS started its commercial operations in 2010.

12
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)

c. Entitas Anak (Lanjutan) c. Subsidiaries (Continued)

PT MIM Geoservices Technology (MGT) PT MIM Geoservices Technology (MGT)

PT MIM Geoservices Technology (MGT) didirikan berdasarkan akta PT MIM Geoservices Technology (MGT) was established
notaris No. 3 oleh notaris Chandra Lim, S.H., tanggal 9 Februari based on notary deed No. 3 of Chandra Lim, S.H., dated
2006. Akta tersebut disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi February 9, 2006. This deed was approved by Ministry of
Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No. C- Law and Human Rights Republic Indonesia in decision
11781.HT.01.01.TH.2006 tanggal 25 April 2006. Berdasarkan akta letter No. C-11781.HT.01.01.TH.2006 dated April 25, 2006.
notaris No. 44 tanggal 23 Juli 2008 oleh Chandra Lim, S.H., Based on notary deed No. 44 dated July 23, 2008 by
anggaran dasar PT MGT mengalami perubahan, yang disesuaikan Chandra Lim, S.H., articles of association of PT MGT was
dengan Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan amend to conform with Law No.40 Year 2007 regarding
Terbatas. Atas akta notaris tersebut telah mendapatkan persetujuan Limited Liability Company. Such notary deed has been
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. approved by the Ministry of Justice and Human Rights
AHU-04878 AH.01.02.Tahun 2009, tanggal 18 Pebruari 2009. Republic of Indonesia No. AHU-04 878 AH.01.02.Tahun
2009, dated February 18, 2009.

Ruang lingkup kegiatan PT MGT terutama bergerak dalam bidang Scope of activities of PT MGT comprises exploration
jasa eksplorasi. PT MGT memulai aktivitas komersialnya pada bulan service. PT MGT started its commercial operations in
Maret 2006. March 2006.

PT MGT berkedudukan di Jakarta dan beroperasi di Kalimantan PT MGT domiciled in Jakarta, and conducts its operations
Timur, Kalimantan Tengah, Maluku Utara dan Lampung. in East Kalimantan, Central Kalimantan, North Maluku and
Lampung.

PT Sarana Mandiri Utama (SMU) PT Sarana Mandiri Utama (SMU)

PT Sarana Mandiri Utama (SMU) didirikan berdasarkan akta notaris PT Sarana Mandiri Utama (SMU) was established based
No. 3 oleh notaris Rudy Limantara, S.H., notaris di Tarakan, tanggal on the notary deed No. 3 by Rudi Limantara, S.H., notary in
6 Agustus 2002. Akta tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman Tarakan, dated August 6, 2002. This deed has been
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat approved by Ministry of Law and Human Right in its
Keputusan No. C-16310.HT.01.01.TH.2002 tanggal 27 Agustus Decision Letter No.C-16310.HT.01.01.TH.2002 dated
2002. Anggaran dasar PT SMU telah mengalami beberapa kali August 27, 2002. Articles of association of PT SMU was
perubahan, terakhir berdasarkan akta notaris No. 119, tanggal 20 amend several times, most recent based on notary deed
Juli 2011, oleh Bakhtiar S.H., mengenai perubahan susunan Dewan No. 119, dated July 20, 2011, by Bakhtiar S.H. Such notary
Direksi dan Dewan Komisaris. Atas akta notaris tersebut telah deed has been approved by the Ministry of Justice and
mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Human Rights Republic of Indonesia No.AHU-AH.01.10-
Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.10-27665 tanggal 25 27665 dated August 25, 2011.
Agustus 2011.
Ruang lingkup kegiatan PT SMU bergerak di bidang pertambangan Scope of activities of PT SMU comprises in coal mining.
batubara dan berdomisili di Tarakan, Kalimantan Timur. PT SMU PT SMU domiciled in Tarakan, East Kalimantan.
saat ini belum melakukan kegiatan operasi komersial. PT SMU is still not started its commercial operations.

PT MIM Nikelindo Mulia (MNM) PT MIM Nikelindo Mulia (MNM)

PT MIM Nikelindo Mulia (MNM) didirikan berdasarkan akta notaris PT MIM Nikelindo Mulia (MNM) was established based on
No. 32 oleh notaris Chandra Lim, S.H., tanggal 5 April 2007. Akta the notary deed No. 32 of Chandra Lim, S.H., dated April 5,
tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia 2007. This notary deed have been approved by the Ministry
dalam Surat Keputusan No. W29-01065HT.01.01-TH.2007 tanggal 4 of Justice of Republik Indonesia by decision letter No. W29-
Juni 2007. Berdasarkan akta notaris No. 44 tanggal 13 Agustus 01065HT.01.01-TH.2007 dated June 4, 2007. Based on
2008 oleh Chandra Lim, S.H., anggaran dasar PT MNM mengalami notary deed No. 44 dated August 13, 2008 by Chandra Lim,
perubahan, yang disesuaikan berdasarkan Undang-Undang No.40 S.H., articles of association of PT
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Akta notaris tersebut telah MNM was amend to conform with Law No. 40 Year 2007
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia regarding Limited Liability Company. This deed has been
Republik Indonesia No. AHU-60421.AH.01.02.Tahun 2008, tanggal approved by the Ministry of Justice and Human Rights
9 September 2008. Republic of Indonesia No. AHU-60421.AH.01.02.Tahun
2008, dated September 9, 2008.

Ruang lingkup usaha PT MNM bergerak di bidang perdagangan dan Scope of activities of PT MNM comprises in mining and
pertambangan. PT MNM saat ini belum melakukan kegiatan operasi trading. PT MNM is still not started its commercial
komersial. operation.

13
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)

c. Entitas Anak (Lanjutan) c. Subsidiaries (Continued)


PT Wahana Bumi Mulia (WBM) PT Wahana Bumi Mulia (WBM)

PT Wahana Bumi Mulia (WBM) didirikan berdasarkan akta notaris PT Wahana Bumi Mulia (WBM) was established based on
No. 122 oleh notaris Bakhtiar, S.H., tanggal 17 Maret 2006, yang the notary deed No. 122 by notary Bakhtiar, S.H., in
bedomisili di Tenggarong. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Tenggarong dated March 17, 2006. This notary deed have
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C- been approved by the Ministry of Justice of Republik
15103 HT.01.01.TH.2006 tanggal 23 Mei 2006. Berdasarkan akta Indonesia by decision letter No. C-15103 HT.01.01.TH
notaris No. 45 tanggal 13 Agustus 2008 oleh Chandra Lim, S.H., 2006 dated May 23, 2006. Based on notary deed No. 45
anggaran dasar PT WBM telah mengalami perubahan, yang dated August 13, 2008 by Chandra Lim, S.H., articles of
disesuaikan dengan Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang association of PT WBM was amend to conform with Law
Perseroan Terbatas berdasarkan. Akta tersebut telah mendapat No.40 Year 2007 regarding Limited Liability Company. This
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik deed has been approved by the Ministry of Justice and
Indonesia No. AHU-61484.AH..01.02.Tahun 2008, tanggal 11 Human Rights Republic of Indonesia No. AHU-
September 2008. 61484.AH..01.02.Tahun 2008, dated September 11, 2008.

Ruang lingkup usaha PT WBM bergerak di bidang perdagangan dan Scope of activities PT WBM comprises in trading and
pertambangan. PT WBM saat ini belum melakukan kegiatan operasi mining. PT WBM is still not started its commercial
komersial. operations.

PT Otoma Global Mitra (OGM) PT Otoma Global Mitra (OGM)

PT Otoma Global Mitra (OGM) didirikan berdasarkan akta notaris PT Otoma Global Mitra (OGM) was established based on
No. 31 oleh Notaris Drajat Darmadji S.H., tanggal 5 April 2001. Akta the Notary Deed No.31 dated April 5, 2001 of Dradjat
tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia Darmadji , S.H., This deed was approved by Ministry of
dalam Surat Keputusan No. C-03198 HT.01.01.TH.2001. tanggal 12 Law and Human Right of Republic Indonesia on its
Juli 2001. PT ATPK Resources Tbk mengakuisisi saham PT OGM Decision Letter No.. C-03198 HT.01.01.TH.2001 dated July
pada tanggal 20 Nopember 2007. Berdasarkan akta notaris No. 13 12, 2001. PT ATPK Resources Tbk acquired share of
tanggal 14 Nopember 2007 oleh Sri Intansih, S.H., notaris di PT OGM on November 20, 2007. Based on notary deed
Jakarta, anggaran dasar PT OGM telah disesuaikan dengan Undang- No. 13 dated Nopember 14, 2007 by Sri Intansih, S.H.,
Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Akta notary in Jakarta, the articles of association was amend
notaris tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan with Law No.40 Year 2007 regarding Limited Liability
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C- Company. This notary deed has been approved by the
03961.HT.01.04.TH.2007, tanggal 21 Nopember 2007. Ministry of Justice and Human Rights Republic of Indonesia
No. C-03961.HT.01.04.TH.2007, dated November 21,
2007.
Ruang lingkup usaha PT OGM bergerak di bidang jasa exploitasi Scope of activities PT OGM comprises in area exploration,
produksi minyak bumi, gas dan perdagangan. PT OGM saat ini production oil and gas trading. PT OGM is still not started
belum melakukan kegiatan operasi komersial. its commercial operations.
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini Perusahaan dan entitas In these Consolidated Financial Statements, the Company
anak secara bersama-sama disebut sebagai “Grup”. and its subsidiaries are collectively reffered as the “Group”.

d. Ijin Eksplorasi, Eksploitasi, dan Produksi d. Licenses for exploration, Exploitation, and Production

Total Produksi / Total Production


Tanggal (Ton/Tonnes)
Perolehan Ijin
Produksi /
Production Total Cadangan Total Cadangan Total Cadangan Terkira (MT)
Nama Lokasi / License Terbukti (MT) / Total Terkira (MT) / Total 31 Desember 2014 / Total
Name of Acquisition Tanggal Jatuh Proven Reserve Probable Reserve Tahun Berjalan / Akumulasi / Probable Reserve (MT) as of
Location Date Tempo / Due Date (MT) (MT) Current Period Accumulated December 31, 2014

Kab. Berau -
Kalimantan
30 April 2006 / 30 April 2026 / April
Timur *) April 30, 2006 30, 2026 14,170 41,470 37,860 3,610 37,860

Kab. Tana
Tidung -
Kalimantan
20 April 2006 / 20 April 2016 / April
Timur **) April 20, 2006 20, 2016 3,458 5,800 N/A N/A 5,800

14
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)


d. Ijin Eksplorasi, Eksploitasi, dan Produksi (lanjutan) d. Licenses for exploration, Exploitation, and Production

*) Berdasarkan laporan JORC Resource and Reserve Statement Based on JORC Resource and Reserve Statement report
oleh PT SRK Consulting pada bulan September 2006, jumlah conducted by PT SRK Consulting in September 2006, total
cadangan batubara Kab. Berau - Kalimantan Timur pada 31 reserves of Berau District - East Kalimantan as of December
Desember 2014 setelah dikurangi dengan jumlah produksi 31, 2014 amounted to 37.86 million MT (in full amount) after
aktual selama tahun 2006 hingga 2014 adalah sebesar 37,86 deducted with actual production during 2006 until 2014.
juta MT (dalam nilai penuh).
**) Berdasarkan laporan penyelidikan semi detail geologi daerah Based on semi-detail geological research report in susun
susun menjelutung, Desa Sengkong, Kecamatan Sesayat Hilir, menjelutung region, Sengkong Village, Sesayat Hillir Sub-
Kabupaten Bulungan - Kalimantan Timur oleh PT District, Bulungan District - East Kalimantan conducted by PT
Hadano Putra Perdana pada bulan Januari 2006, jumlah Hadano Putra Perdana in January 2006, total reserves of Tana
cadangan batubara Kab. Tana Tidung - Kalimantan Timur pada Tidung District - East Kalimantan as of December 31, 2014
31 Desember 2014 setelah dikurangi dengan jumlah produksi amounted to 5.8 million MT (in full amount) after deducted with
aktual selama tahun 2006 hingga 2014 adalah sebesar 5,8 juta actual production during 2006 until 2014.
MT (dalam nilai penuh).

2. PENERAPAN PERNYATAAN DAN INTERPRETASI STANDAR 2. ADOPTION OF REVISED STATEMENT OF FINANCIAL


AKUNTANSI KEUANGAN YANG DIREVISI (PSAK dan ISAK REVISI) ACCOUNTING STANDARDS AND INTERPRETATION

a. Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan a. Standards Effective in the Current Year
Berikut adalah perubahan dan pencabutan atas standar yang wajib The following amendments and revocation of standards
diterapkan oleh Grup untuk pertama kalinya untuk tahun buku yang that are mandatory for the Group for first time for the
dimulai 1 Januari 2014: financial year beginning January 1, 2014:
• ISAK 27: "Pengalihan Aset dari Pelanggan" • IFAS 27 : " Transfer of Assets From Customer"
• ISAK 28: "Pengakhiran Liabilitas Keuangan dengan Instrumen • IFAS 28 : " Extinguishing Financial Liabilities with
Ekuitas" Equity Instruments"
• ISAK 29: "Biaya Pengupasan Lapisan Tanah Tahap Produksi • IFAS 29: "Stripping Cost in The Production Phase of a
pada Pertambangan Terbuka" Surface Mine"
• PPSAK No. 12: "Pencabutan PSAK 33 "Aktivitas Pengelupasan • Revocation (PPSAK) 12: "Revocation of SFAS 33
Lapisan Tanah dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada "Stripping Cost Activity and Enviromental Management
Pertambangan Umum" in The General Mining"
• PPSAK No. 10: "Pencabutan PSAK No. 51: Akuntansi Kuasi • Revocation (PPSAK) No. 10: "Revocation of SFAS No.
Reorganisasi" 51:"Accounting for Quasi-Reorganization"
Tidak ada pernyataan standar akuntansi keuangan atau interpretasi There are no statements of financial accounting standards
standar akuntansi keuangan yang berlaku efektif untuk pertama or interpretations of statements of financial accounting
kalinya untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2014 yang standards that are effective for the first time for the financial
memiliki pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan year beginning on January 1, 2014 that have a material
konsolidasian Grup, kecuali Interpretasi Standar Akuntansi impact on the consolidated financial statements of the
Keuangan (ISAK) 29, "Biaya Pengupasan Lapisan Tanah Tahap Group, except for Interpretation of Statements of Financial
Produksi pada Tambang Terbuka". Accounting Standards (IFAS) 29, "Stripping Costs in the
Production Phase of a Surface Mine".

Interpretasi ini mengatur biaya pemindahan material yang timbul This interpretation covers the cost of waste removal
dalam aktivitas penambangan terbuka selama tahap produksi. incurred in the production phase of a surface mine. This
Interpretasi ini juga mencakup biaya pengupasan lapisan tanah interpretation also covers waste removal cost activities
seperti: such as:
a. Pengakuan biaya pengupasan lapisan tanah pada tahap a. Recognition of waste removal costs in the production
produksi sebagai aset; phase as an asset;
b. Pengukuran awal aset aktivitas pengupasan lapisan tanah dan; b. Initial recognition of waste removal asset activities and;

c. Pengukuran selanjutnya aset aktivitas pengupasan lapisan c. Subsequent recognition of waste removal asset
tanah. activities.
Interpretasi ini mengharuskan Grup untuk mengakui aset aktivitas The interpretation requires the Group to recognise a
pengupasan lapisan tanah, jika dan hanya jika, seluruh kriteria stripping activity asset if, and only if, all of the following are
berikut terpenuhi: met:
a. Besar kemungkinan bahwa manfaat ekonomis masa depan a. It is probable that the future economic benefit
(peningkatan akses menuju lapisan mineral) yang terkait (improved access to the mineral body) associated with
dengan aktivitas pengupasan lapisan tanah akan mengalir the stripping activity will flow to the entity;
kepada entitas;
b. Entitas dapat mengidentifikasi komponen lapisan mineral yang b. The entity can identify a component of the mineral body
aksesnya telah ditingkatkan dan; for which access has been improved and;
c. Biaya yang terkait dengan aktivitas pengupasan lapisan tanah c. The costs relating to the stripping activity associated
dengan komponen tersebut dapat diukur secara andal. with that component can be measured reliably.

15
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

2. PENERAPAN PERNYATAAN DAN INTERPRETASI STANDAR 2. ADOPTION OF REVISED STATEMENT OF FINANCIAL


AKUNTANSI KEUANGAN YANG DIREVISI (PSAK dan ISAK REVISI) ACCOUNTING STANDARDS AND INTERPRETATION
(Lanjutan) (Continued)

a. Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan (Lanjutan) a. Standards Effective in the Current Year (Continued)

Karena itu, interpretasi ini mengharuskan entitas pertambangan As such, the interpretation requires mining entities to write
untuk menghapus aset aktivitas pengupasan lapisan tanah yang ada off the existing stripping assets to opening retained
ke saldo awal laba pada permulaan periode sajian terawal, jika aset earnings at the beginning of the earliest period presented, if
tersebut tidak dapat dikaitkan dengan komponen lapisan cadangan the assets cannot be attributed to an identifiable component
yang teridentifikasi. Interpretasi tersebut juga mungkin of a mineral body. The interpretation may also require
mengharuskan entitas yang saat ini mengalokasikan biaya entities that presently allocate their stripping costs as a
pengupasan lapisan tanah mereka sebagai biaya produksi untuk production cost to revisit their approach and capitalise a
meninjau kembali pendekatan mereka dan mengkapitalisasi portion of their costs.
sebagian dari biaya mereka.
Pada 1 Januari 2014, Grup tidak memiliki biaya pengupasan tanah As at January 1, 2014, the Group did not recognise any
tangguhan yang dicatat di laporan keuangan. ISAK 29 juga tidak deferred stripping asset in the financial statements. ISFAS
mempengaruhi kebijakan akuntansi untuk pencatatan biaya 29 also does not impact the accounting policy of stripping
pengupasan tanah tahun berjalan. cost recognition in the current year.

Atas berlakunya ISAK 29, PSAK No. 33 (Revisi 2011), “Aktivitas Due to the application of ISFAS 29, SFAS No. 33 (Revised
Pengupasan Lapisan Tanah dan Pengelolaan Lingkungan Hidup 2011), “Stripping Activities and Environmental Management
pada Pertambangan Umum” dinyatakan dicabut melalui PPSAK No. in General Mining” was officially withdrawn through PPSAK
12, “Pencabutan PSAK No. 33: Aktivitas Pengupasan Lapisan No. 12, “Withdrawal of SFAS No. 33: Stripping Activities
Tanah dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Pertambangan and Environmental Management in General Mining”. The
Umum”. Pencabutan standar ini berlaku mulai 1 Januari 2014. withdrawal of this standard was effective January 1, 2014.

b. Pernyataan yang Telah Dikeluarkan tapi Belum Berlaku Efektif b. Standards Issued which Are Not Yet Effective

Berikut ini interpretasi dan revisi standar akuntansi yang telah The following are interpretation and revision of accounting
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan dari Ikatan standards issued by Financial Accounting Standard Board
Akuntan Indonesia di tahun 2014 dan efektif berlaku pada atau of the Institute of Accountants in 2014 and started effective
setelah tanggal 1 Januari 2015, dimana penerapan dini tidak in beginning or after January 1, 2015 that early
diperkenankan: implementation is prohibited:

• PSAK 1 (revisi 2013): "Penyajian Laporan Keuangan" • SFAS 1 (revised 2013): "Presentation of Financial
Statements"
• PSAK 4 (revisi 2013): "Laporan Keuangan Tersendiri" • SFAS 4 (revised 2013): "Separate Financial
Statements"
• PSAK 15 (revisi 2013): "Investasi pada Entitas Asosiasi dan • SFAS 15 (revised 2013): "Investments in Associates
Ventura Bersama" and Joint Ventures"
• PSAK 24 (revisi 2013): "Imbalan Kerja" • SFAS 24 (revised 2013): "Employee Benefits"
• PSAK 46 (revisi 2014): "Pajak Penghasilan" • SFAS 46 (revised 2014): "Income Tax"
• PSAK 48 (revisi 2014): "Penurunan Nilai Aset" • SFAS 48 (revised 2014): "Impairment of Asset"
• PSAK 50 (revisi 2014): "Instrumen Keuangan: Penyajian" • SFAS 50 (revised 2014): "Financial Instrument:
Presentation"
• PSAK 55 (revisi 2014): "Instrumen Keuangan: Pengakuan dan • SFAS 55 (revised 2014): "Financial
Pengukuran" Instrument:Recognition and Measurement"
• PSAK 60 (revisi 2014): "Instrumen Keuangan: Pengungkapan" • SFAS 60 (revised 2014): "Financial Instrument:
Disclosure"
• PSAK 65: "Laporan Keuangan Konsolidasian" • SFAS 65: Consolidated Financial Statements"
• PSAK 66: "Pengaturan Bersama" • SFAS 66: "Joint Arrangements"
• PSAK 67: "Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain" • SFAS 67: "Disclosures of Interests in Other Entities"

• PSAK 68: "Pengukuran Nilai Wajar" • SFAS 68: "Fair Value Measurements"
• ISAK 26 (revisi 2014): "Penilaian Ulang Derivatif Melekat" • IFAS 26 (revised 2014): "Reassessment of Embedded
Derivative"
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian As of the issuance date of the consolidated financial
ini, manajemen masih melakukan evaluasi atas dampak potensial statements, management is still evaluating the potential
dari standar-standar akuntansi tersebut di atas. impact of those accounting standards.

16
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES


a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan a. Compliance to the Financial Accounting Standards
Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun sesuai dengan The Group’s consolidated financial statements has been
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan prepared in accordance with Indonesian Financial
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Accounting Standards which include the Statements of
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Financial Accounting Standards (SFAS) and Interpretation
Akuntansi Keuangan – Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), serta of Financial Accounting Standards (IFAS) issued by the
Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Financial Accounting Standards Board - Indonesian
(Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang “Pedoman Penyajian Laporan Institute of Accountants (FASB-IIA) and Regulations from
Keuangan” dan Keputusan No. KEP-347/BL/2012 tentang penyajian Capital Market and Supervisory Board and Financial
dan pengungkapan laporan keuangan emiten atau perusahaan Institution (Bapepam-LK) No. VIII.G.7 regarding the
publik. “Preparation of Financial Statements” and Decree No. KEP-
347/BL/2012 regarding presentation and disclosure of
financial statements the issuer or public company.

b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan b. Consolidated Financial Statements Presentation
Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan asumsi The consolidated financial statements have been prepared
kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus based on going concern assumption and accrual basis,
kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan except for the consolidated statements of cash flows. Basis
keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali of measurement in preparation of these consolidated
beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain financial statements is the historical costs concept, except
sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing for certain accounts which have been prepared on the basis
akun tersebut. of other measurements as described in their respective
policies.

Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung The consolidated statements of cash flows are prepared
(direct method) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas using the direct method by classifying cash flows into
operasi, investasi dan pendanaan. operating, investing and financing activities.

Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan The reporting currency used in the preparation of the
keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah yang merupakan mata consolidated financial statements is Indonesian Rupiah
uang fungsional Grup. which is the functional currency of the Group.

c. Prinsip Konsolidasian c. Principle of Consolidation


Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan The consolidated financial statements incorporate the
Perusahaan dan entitas-entitas yang dikendalikan secara langsung financial statements of the Company and entities in which
ataupun tidak langsung dengan persentase kepemilikan lebih dari the Company has ability to directly or indirectly exercise
50%. control with ownership percentage of more than 50%.

Pengendalian juga ada ketika entitas induk memiliki setengah atau Control also exists when the parent owns half or less of the
kurang kekuasaan suara suatu entitas jika terdapat: voting power of an entity when there is:
a. kekuasaan yang melebihi setengah hak suara sesuai perjanjian a. power over more than half of the voting rights by virtue
dengan investor lain; of an agreement with other investors;
b. kekuasaan yang mengatur kebijakan keuangan dan operasional b. power to govern the financial and operating policies of
entitas berdasarkan anggaran dasar atau perjanjian; the entity under a statute or an agreement;

c. kekuasaan untuk menunjuk atau mengganti sebagian besar c. power to appoint or remove the majority of the
direksi atau organ pengatur setara dan mengendalikan entitas members of the board of directors or equivalent
melalui direksi atau organ tersebut; atau governing body and control of the entity is by that
board or body; or
d. kekuasaan untuk memberikan suara mayoritas pada rapat d. power to cast the majority of votes at meetings of the
dewan direksi atau organ pengatur setara dan mengendalikan board of directors or equivalent governing body and
entitas melalui direksi atau organ tersebut. control of the entity is by that board or body.

Keberadaan dan dampak dari hak suara potensial yang dapat The existence and effect of potential voting rights that
dilaksanakan atau dikonversi pada tanggal periode pelaporan harus exercisable or convertible on the date of the reporting
dipertimbangkan ketika menilai apakah suatu entitas mempunyai period should be considered when assessing whether an
kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional entity has the power to govern financial and operating
entitas lain. policies of another entity.

Entitas dikonsolidasikan sejak tanggal dimana pengendalian efektif The entities are consolidated from the date on which
beralih kepada Perusahaan dan tidak lagi dikonsolidasikan sejak effective control was transferred to the Company and are
Perusahaan tidak mempunyai pengendalian efektif. no longer consolidated when the Company ceases to have
effective control.

17
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

c. Prinsip Konsolidasian (Lanjutan) c. Principle of Consolidation (Continued)


Pengaruh dari seluruh transaksi dan saldo antara perusahaan- The effects of all significant transactions and balances
perusahaan di dalam Grup yang material telah dieliminasi dalam between companies within the Group have been eliminated
penyajian laporan keuangan konsolidasian untuk mencerminkan in the consolidated financial statements to reflect the
posisi keuangan dan hasil usaha Grup sebagai satu kesatuan. financial position and results of operations of the Group as
one business entity.

Kerugian pada entitas anak yang tidak dimiliki secara penuh Losses of a non-wholly owned subsidiary are attributed to
diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali (KNP) bahkan jika the non-controlling interest (NCI) even if such losses result
hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit. in a deficit balance for the NCI.
Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup: In case of loss of control over a subsidiary, the Group:
- menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas - derecognizes the assets (including goodwill) and
entitas anak; liabilities of the subsidiary;
- menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; - derecognizes the carrying amount of any NCI;
- menghentikan pengakuan akumulasi atas selisih kurs, yang - derecognizes the cumulative translation differences
dicatat pada ekuitas, jika ada; recorded in equity, if any;
- mengakui nilai wajar atas pembayaran yang diterima; - recognizes the fair value of the consideration received;

- mengakui nilai wajar atas setiap investasi yang tersisa; - recognizes the fair value of any investment retained;
- mengakui setiap surplus atau defisit pada laporan laba rugi; dan - recognizes any surplus or deficit in profit or loss; and

- mereklasifikasi bagian entitas induk atas komponen yang - reclassifies the parent’s share of components
sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya previously recognized in other comprehensive income
sebagai laba atau rugi atau laba ditahan. to profit or loss or retained earnings, as appropriate.

KNP merupakan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari NCI represents the portion of the profit or loss and net
entitas anak yang diatribusikan kepada kepemilikan atas ekuitas assets of the subsidiaries attributable to equity interests
yang secara langsung atau tidak langsung tidak dimiliki oleh that are not owned directly or indirectly by the Company,
Perusahaan, yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif which are presented in the consolidated statements of
konsolidasian dan sebagai ekuitas pada laporan posisi keuangan comprehensive income and under the equity section of the
konsolidasian, terpisah dari bagian yang diatribusikan kepada consolidated statements of financial position, respectively,
pemilik entitas induk. separately from the corresponding portion attributable to
the equity holders of the parent company.

Perubahan atas transaksi ekuitas entitas anak disajikan sebagai Transaction difference in equity changes of subsidiaries is
penambahan modal dalam akun “Selisih Transaksi Perubahan stated as an addition to equity in the account “Transaction
Ekuitas Entitas Anak" pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Concerning Equity Change of Subsidiary” in the
consolidated statements of financial position.

d. Kas dan Setara Kas d. Cash and Cash Equivalents

Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang Cash and cash equivalents consist of cash on hand and in
jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal banks and all investments with have maturity date on of
perolehannya dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi three months or less from the dates of placement and not
penggunaannya. pledged as a loans collateral.

e. Piutang usaha dan piutang lain-lain e. Trade receivables and other receivables

Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar Trade and other receivables are recognized initially at fair
nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan value and subsequently measured at amortized cost using
diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, kecuali the effective interest method, except where the effect of
efek diskontonya tidak material, setelah dikurangi penyisihan discounting would be immaterial, less provision for
piutang ragu-ragu. impairment.

Penyisihan piutang ragu-ragu dibentuk pada saat terdapat bukti Provision for impairment is established when there is
obyektif bahwa saldo piutang tidak dapat ditagih. Piutang ragu- objective evidence that the outstanding amounts will not
ragu dihapuskan pada saat piutang tersebut tidak tertagih. be collected. Provision is written-off during the period in
which they are determined to be not collectible.

18
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

f. Persediaan f. Inventories

Persediaan batubara dinilai berdasarkan nilai terendah antara harga Coal inventories are stated at the lower of cost or net
perolehan atau nilai realisasi neto. Harga perolehan ditentukan realisable value. Cost is determined based on the average
dengan metode biaya rata-rata. Biaya persediaan batubara cost method. The cost of coal inventories includes mining
mencakup biaya penambangan, biaya langsung lainnya, dan alokasi costs, other direct costs and an appropriate portion of fixed
bagian biaya tidak langsung variabel dan tetap. Biaya tersebut tidak and variable overheads. It excludes borrowing costs. The
termasuk biaya pinjaman. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga net realisable value is the estimated selling price in the
jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya ordinary course of business less the estimated costs of
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat completion and the estimated costs necessary to make the
penjualan. sale.

Persediaan suku cadang, bahan bakar, minyak pelumas, dan bahan Spare parts, fuel, lubricants and supplies are valued at cost
pendukung dinilai dengan harga perolehan dikurangi dengan provisi less a provision for obsolete and slow moving inventory.
persediaan usang dan bergerak lambat. Harga perolehan ditentukan Cost is determined based on the average cost method. A
dengan metode harga rata-rata. Provisi persediaan usang dan provision for obsolete and slow moving inventory is
bergerak lambat ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau determined on the basis of estimated future usage or sale
penjualan masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang. of individual inventory items. Supplies of maintenance
Bahan pendukung kegiatan pemeliharaan dicatat sebagai beban materials are charged to production costs in the year or
produksi pada tahun atau periode digunakan. period in which they are used.

g. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing g. Foreign Currency Transactions and Balances

Pembukuan Grup diselenggarakan dalam mata uang rupiah. The accounting and records of the Group are maintained in
Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing Indonesian Rupiah. Transactions during the year in foreign
dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat terjadinya currencies are recorded at the rates of exchange prevailing
transaksi. Pada tanggal neraca, Aset dan kewajiban moneter dalam at the time the transactions are made. At balance sheet
mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang date, monetary assets and liabilities denominated in foreign
berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian kurs yang currencies are adjusted to reflect the rates of exchange
terjadi dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba-rugi tahun prevailing at that date. The resulting gains or losses are
yang bersangkutan. credited or charged to current operations.

Kurs tengah Bank Indonesia per 31 Desember 2014 dan 31 The average rate of Bank of Indonesia prevailing at
Desember 2013: September 30, 2014 and 2013:

2014 2013
31 Des / Dec 31 31 Des / Dec 31

1 Dolar Amerika Serikat (USD) 12.44 12.19 1 US Dollar


1 Dolar Singapura (SGD) 9.42 9.63 1 Singapore Dollar
1 Dolar Kanada (CAD) 10.73 11.44 1 Canadian Dollar

Berdasarkan evaluasi manajemen, Grup tidak terkena dampak dari Based on management's evaluation, the Group is not
PSAK 10 (Revisi 2010) mengenai Pengaruh Perubahan Kurs Valuta exposed to the impact of SFAS 10 (Revised 2010) on the
Asing dengan pertimbangan harga penjualan batu bara walaupun Effects of Changes in Foreign Exchange consider to the
dalam mata uang USD, tetapi tidak mengikuti harga batu bara acuan coal sales price that even the price in USD, however, such
internasional, dimana harga penjualan sudah ditentukan pada harga price does not follow the international coal price, in which
dan berlaku untuk jangka waktu yang telah disepakati bersama. the sales price has been determined with certain price and
valid for a period of time which has been agreed.

h. Pihak-pihak Berelasi h. Related Parties


Grup mempunyai transaksi dengan pihak-pihak berelasi, dimana Group has engaged in transactions with related parties who
dari definisi pihak-pihak berelasi sesuai PSAK No. 7 revisi 2010 have a related party relationship. The definition used of
adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang related party relationship appropriate with PSAK No. 7
menyiapkan laporan keuangannya (dalam pernyataan ini dirujuk revised 2010, regarding Related Party Disclosures. Related
sebagai “entitas pelapor”). Definisi pihak-pihak berelasi adalah parties are defined as follows:
sebagai berikut:
1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi 1) A person or a close member of that person’s family is
dengan entitas pelapor jika orang tersebut : related to the reporting entity if that person :

a. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas a. Has control or joint control over the reporting entity
entitas pelapor ; ;

19
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

h. Pihak-pihak Berelasi (Lanjutan) h. Related Parties (Continued)

b. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau b. Has significant influence over the reporting entity;
or
c. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas c. Management personnel is a member of the key of
induk entitas pelapor. the reporting entity or of a parent of the reporting
entity.
2) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi 2) An entity is related to a reporting entity if any of the
salah satu hal berikut: following conditions applies:
a. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok a. The entity and the reporting entity are
usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan members of the same group (which means
entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain); that each parent, subsidiary and fellow
subsidiary is related to the others);
b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama b. One entity is an associate or joint venture of
dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura the other entity (or an associate or joint
bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, venture of a member of a group of which the
yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya); other entity is a member);

c. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak c. Both entities are joint ventures of the same
ketiga yang sama; third party;
d. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga d. One entity is a joint venture of a third entity
dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas and the other entity is an associate of the third
ketiga; entity;
e. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja e. The entity is a post-employment defined
untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau benefit plan for the benefit of employees of
entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas either the reporting entity or an entity related
pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program to the reporting entity. If the reporting entity is
tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan itself such a plan, the sponsoring employers
entitas pelapor; are also related to the reporting entity;

f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh f. The entity is controlled or jointly controlled by
orang yang diidentifikasikan dalam huruf a ; atau a person identified in (a) ; or
g. Orang yang didentifikasikan dalam huruf (1) (a) memiliki g. A person identified in (1)(a) has significant
pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen influence over the entity or is a member of the
kunci entitas (atau entitas induk dari entitas) key management personnel of the entity (or of
a parent of the entity).
Semua transaksi dengan pihak-pihak berelasi, baik yang All transactions made by the related parties, either
dilakukan dengan atau tidak dengan tingkat bunga atau harga, conducted by or not conducted under interest rate or price,
persyaratan dan kondisi sebagaimana dilakukan dengan pihak similar requirements and conditions as conducted by the
ketiga, diungkapkan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian. third party shall be disclosed in consolidated financial
statement.

i. Biaya Dibayar Di muka i. Prepaid Expenses


Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaat dengan Prepaid expenses are amortized over their beneficial
menggunakan metode garis lurus. periods using the straight line method.

j. Aset Tetap j. Fixed Assets

Aset tetap yang dimiliki dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah Fixed assets are stated at cost less accumulated
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan depreciation and any accumulated impairment losses.
nilai.
Aset tetap, setelah pengakuan awal, dinyatakan berdasarkan biaya Fixed assets, after initial recognition, are stated at cost less
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. accumulated depreciation and impairment losses.
Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan metode garis Depreciation is computed using the straight-line method
lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang based on the estimated useful lives of the assets as
bersangkutan. Taksiran masa manfaat ekonomis untuk masing- follows:
masing aset tetap adalah sebagai berikut:

20
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

j. Aset Tetap (Lanjutan) j. Fixed Assets (Continued)

Masa Manfaat / Useful Life


Bangunan 20 tahun/ years Buildings
Prasarana 4 - 20 tahun/ years Infrastructures
Mesin dan alat berat 4 - 16 tahun/ years Machineries and heavy equipments
Peralatan 4 tahun/ years Tools
Perlengkapan kantor 4 tahun/ years Office furniture and fixtures
Inventaris 4 tahun/ years Office equipment and supplies
Kendaraan 4 tahun/ years Vehicles

Tanah dinyatakan pada harga perolehan dan tidak disusutkan. Umur Land is stated at cost and is not depreciated. The economic
ekonomik hak guna usaha, hak guna bangunan dan hak pakai, tidak life of right to cultivate, right to build and use rights, not
disusutkan, kecuali terdapat bukti bahwa perpanjangan hak depreciated, unless there is evidence that the extension of
kemungkinan besar tidak dapat diperoleh. Biaya pengurusan legal rights most likely can not be obtained. The cost of legal
hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai rights to the land when the land was first acquired is
bagian biaya perolehan aset tanah, sedangkan biaya perpanjangan recognized as part of the cost of land assets, while the cost
atas hak, diakui sebagai aset lain-lain dan amortisasi selama masa of the extension of the right to be recognized as other
manfaat hak yang diperoleh atau umur ekonomik tanah, mana yang assets and amortized over the useful life of the acquired
lebih pendek. rights or economic life of the land, whichever is lower.

Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada saat The cost of maintenance and repairs is charged to income
terjadinya, pemugaran dan penambahan dalam jumlah material as incurred; significant renewals and improvements are
dikapitalisasi. Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang capitalized. When assets are retired or otherwise disposed
dijual, biaya perolehan dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan of, their carrying values and the related accumulated
dari kelompok Aset tetap yang bersangkutan. Laba atau rugi yang depreciation are removed from the accounts and any
terjadi dibukukan dalam laba rugi tahun yang bersangkutan. resulting gain or loss is reflected as income for the year.

Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai yang dapat diperoleh When the carrying amount of an asset is greater than its
kembali, nilai tercatat aset harus diturunkan sesuai dengan nilai estimated recoverable amount, it is written down
yang dapat diperoleh kembali, yang merupakan nilai tertinggi antara immediately to its recoverable amount, which is determined
harga jual neto dan nilai pakai. as the higher of net selling price or value in use.

Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan di The estimated usefull lives, residual values and
review setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap perubahan depreciation method are reviewed at each year end, with
estimasi tersebut berlaku prospektip. the effect of any changes in estimated accounted for on a
prospective basis.
Aset sewa pembiayaan disusutkan berdasarkan taksiran masa Assets held under finance leases are depreciated over their
manfaat ekonomis yang sama dengan aset yang dimiliki atau expected useful lives on the same basis as owned assets
disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara periode or where shorter, the term of the relevant lease and
masa sewa dan umur manfaatnya dengan metode garis lurus. depreciated using straight line method.

k. Aset Eksplorasi dan Evaluasi k. Exploration and Evaluation Assets

Aktivitas eksplorasi dan evaluasi meliputi pencarian sumber daya Exploration and evaluation activity involves the search for
mineral setelah Grup memperoleh hak hukum untuk mengeksplorasi mineral resources after the Group has obtained legal rights
suatu wilayah tertentu, penentuan kelayakan teknis, dan penilaian to explore in a specific area, determination of the technical
komersial atas sumber daya mineral spesifik. feasibility and assessment of the commercial viability of an
identified resource.

Pengeluaran eksplorasi dan evaluasi meliputi biaya yang Exploration and evaluation expenditure comprises costs
berhubungan langsung dengan: that are directly attributable to:
- perolehan hak untuk eksplorasi - acquisition of rights to explore;
- kajian topografi, geologi, geokimia, dan geofisika - topographical, geological, geochemical and
geophysical studies;
- pengeboran eksplorasi - exploratory drilling;
- pemaritan dan pengambilan contoh; dan - trenching and sampling; and
- aktivitas yang terkait dengan evaluasi kelayakan teknis dan - activities involved in evaluating the technical feasibility
komersial atas penambangan sumber daya mineral. and commercial viability of extracting mineral
resources.

21
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

k. Aset Eksplorasi dan Evaluasi (Lanjutan) k. Exploration and Evaluation Assets (Continued)

Biaya eksplorasi dan evaluasi yang berhubungan dengan suatu area Exploration and evaluation expenditure related to an area
of interest dibebankan pada saat terjadinya kecuali biaya tersebut of interest is written off as incurred, unless it is capitalised
dikapitalisasi dan ditangguhkan, berdasarkan area of interest, and carried forward, on an area of interest basis, provided
apabila memenuhi salah satu dari ketentuan berikut one of the following conditions is met:
ini:
(i) terdapat hak untuk mengeksplorasi dan mengevaluasi suatu (i) the rights of tenure of an area are current and it is
area dan biaya tersebut diharapkan dapat diperoleh kembali considered probable that the costs will be recouped
melalui keberhasilan pengembangan dan ekploitasi di area of through successful development and exploitation of the
interest tersebut atau melalui penjualan atas area of interest area of interest or, alternatively, by its sale; or
tersebut; atau
(ii) kegiatan ekplorasi dalam area of interest tersebut belum (ii) exploration activities in the area of interest have not yet
mencapai tahap yang memungkinkan penentuan adanya reached the stage which permits a reasonable
cadangan terbukti yang secara ekonomis dapat diperoleh, serta assessment of the existence or otherwise of
kegiatan yang aktif dan signifikan dalam atau berhubungan economically recoverable reserves and active and
dengan area of interest tersebut masih significant operations in or in relation to the area of
berlanjut. interest are continuing.

Biaya yang dikapitalisasi mencakup biaya-biaya yang berkaitan Capitalised costs include costs directly related to
langsung dengan aktivitas eksplorasi dan evaluasi pada area of exploration and evaluation activities in the relevant area of
interest yang relevan, tidak termasuk aset berwujud yang dicatat interest, and exclude physical assets, which are recorded in
sebagai aset tetap. Biaya umum dan administrasi dialokasikan fixed assets. General and administrative costs are allocated
sebagai aset eksplorasi atau evaluasi hanya jika biaya tersebut to an exploration or evaluation asset only to the extent that
berkaitan langsung dengan aktivitas operasional pada area of those costs can be related directly to operational activities
interest yang relevan. Pengeluaran eksplorasi dan evaluasi yang in the relevant area of interest.
dikapitalisasi dihapusbukukan ketika kondisi tersebut di atas tidak
lagi terpenuhi.

Aset eksplorasi teridentifikasi yang diperoleh dalam suatu kombinasi Capitalised exploration and evaluation expenditure is
bisnis pada awalnya diakui sebagai aset pada nilai wajar pada saat written off where the above conditions are no longer
akusisi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan. Pengeluaran satisfied. Identifiable exploration and evaluation assets
eksplorasi dan evaluasi yang terjadi setelah perolehan aset acquired in a business combination are recognised initially
eksplorasi dalam suatu kombinasi bisnis dicatat dengan mengacu as assets at fair value on acquisition and subsequently at
pada kebijakan akuntansi di atas. cost less impairment charges. Exploration and evaluation
expenditure incurred subsequent to the acquisition of an
exploration asset in a business combination is accounted
for in accordance with the policy outlined above.

Oleh karena aset eksplorasi dan evaluasi tidak tersedia untuk As the exploration and evaluation assets are not available
digunakan, maka aset tersebut tidak disusutkan. for use, they are not depreciated.

Aset eksplorasi dan evaluasi diuji penurunan nilainya ketika fakta Exploration and evaluation assets are assessed for
dan kondisi mengindikasikan adanya penurunan nilai, yaitu: impairment if facts and circumstances indicate that
impairment may exist.
a. Periode entitas memiliki hak melakukan eksplorasi dalam a. The period for which the entity has the right to explore
suatu wilayah tertentu telah kadaluarsa selama periode in the specific area has expired during the period or will
berjalan atau akan kadaluarsa dalam waktu dekat, dan expire in the near future, and is not expected to be
diperkirakan tidak diperbarui; renewed;
b. Pengeluaran substantif untuk eksplorasi dan evaluasi pada b. Substantive expenditure on further exploration for and
pertambangan sumber daya mineral lebih lanjut dalam evaluation of mineral resources in the specific area is
wilayah tertentu tidak dianggarkan atau direncanakan; neither budgeted nor planned;

c. Eksplorasi dan evaluasi pada pertambangan sumber daya c. Exploration for and evaluation of mineral resources in
mineral dalam wilayah tertentu tidak menunjukkan the specific area have not led to the discovery of
penemuan yang memenuhi skala ekonomis pertambangan commercially viable quantities of mineral resources and
sumber daya mineral dan entitas telah memutuskan untuk the entity has decided to discontinue such activities in
menghentikan aktivitas eksplorasi dan evaluasi sumber the specific area;
daya mineral dalam wilayah tersebut;

22
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

k. Aset Eksplorasi dan Evaluasi (Lanjutan) k. Exploration and Evaluation Assets (Continued)

d. Keberadaan data yang cukup mengindikasikan bahwa, d. Sufficient data exist to indicate that, although a
meskipun pengembangan pada suatu wilayah tertentu development in the specific area is likely to proceed,
sedang dalam proses pengerjaan, jumlah tercatat aset the carrying amount of the exploration and evaluation
eksplorasi dan evaluasi tidak dapat terpenuhi seluruhnya asset is unlikely to be recovered in full from successful
dari keberhasilan pengembangan atau penjualan aset development or by sale.
tersebut.

l. Aset Tak Berwujud l. Intangible Assets

Beban yang terjadi sehubungan dengan akuisisi anak perusahaan Cost related to acquirement of subsidiaries such goodwill,
seperti goodwill, dan perolehan atas software aplikasi akuntansi dan and acquirement of tax and accounting applications
perpajakan diakui sebagai Aset tak berwujud. Goodwill merupakan program recognized as intangible assets. Goodwill
selisih lebih antara harga perolehan investasi dengan proporsi nilai represents excess of investment cost over the
wajar Aset bersih anak perusahaan pada saat perolehan. Aset tak proportionate underlying fair value of the acquired
berwujud diamortisasi selama 4 tahun dengan metode garis lurus. subsidiaries' net assets at acquisition date. Intangible
assets is amortized using straight-line method over 4 years.

m. Pengakuan Pendapatan dan beban m. Revenues and Expenses Recognition

Penjualan diakui pada saat hak kepemilikan beralih kepada pembeli Sales are recognized at the time of shipment when the title
atau jasa telah diberikan kepada rekanan. Beban diakui sesuai passes to the buyer or services have given to the customer.
manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (accrual basis ). Expenses are recognized when incurred.

n. Instrumen Keuangan n. Financial Instruments

Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan sebagai berikut: The Group classifies its financial instruments as follows:

Aset Keuangan Financial Assets

Aset keuangan dikelompokkan menjadi 4 kategori, yaitu (i) aset The Group classifies financial assets in one of the following
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi (ii) four categories as follows (i) financial assets at fair value
pinjaman yang diberikan dan piutang, (iii) investasi yang dimiliki through profit or loss; (ii) loans and receivables; (iii) held-to-
hingga jatuh tempo serta (iv) aset keuangan yang tersedia untuk maturity investments; and (iv) available for sale financial
dijual. Klasifikasi ini tergantung dari tujuan perolehan aset keuangan assets. This classification depends on the Group’s purpose
tersebut. Manajemen menentukan klasifikasi aset keuangan of financial assets’ acquisition. Management determined
tersebut pada saat awal pengakuannya. financial assets’ classification at initial acquisition.

• Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba • Financial Assets At Fair Value Through Profit or
atau Rugi (FVTPL) Loss (FVTPL)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau Financial assets which recognized at fair value through
rugi adalah aset keuangan yang ditujukan untuk profit or loss are financial assets for trading. Assets are
diperdagangkan. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai classified in this category when they are held principally
diperdagangkan jika diperoleh terutama untuk tujuan dijual atau for the purpose of selling or repurchasing in the near
dibeli kembali dalam waktu dekat dan terdapat bukti mengenai term and there is evidence of a recent actual pattern of
pola ambil untung dalam jangka pendek yang terkini. Derivatif short-term profit-taking. Derivatives are classified as
diklasifikasikan sebagai aset diperdagangkan kecuali telah trading assets, except as designated and effective as
ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai. Pada hedging instruments.As of reporting date, the Group
tanggal laporan, Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur has no financial assets at fair value through profit or
pada nilai wajar melalui laba atau rugi. loss.

• Pinjaman yang Diberikan dan Piutang • Loans and Receivables


Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan Loans and receivables are non-derivative financial
non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan assets with fixed or determinable payments that are not
dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Pada saat quoted in an active market. At initial recognition, loans
pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan piutang diakui and receivables are recognized at fair value plus
pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya transaction costs and subsequently measured at
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan amortized cost using the effective interest rate method.
metode suku bunga efektif.

23
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

n. Instrumen Keuangan (Lanjutan) n. Financial Instruments (Continued)

Aset keuangan yang dikategorikan sebagai pinjaman yang Financial assets which classified as loans and
diberikan dan piutang adalah kas dan setara kas, piutang receivables are cash and cash equivalents, trade
usaha, piutang lain-lain dan piutang pihak berelasi - non usaha. receivable, other receivables and non - trade related
parties receivables.

• Investasi yang Dimiliki Hingga Jatuh Tempo • Held-to-Maturity Investments


Investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo adalah aset Held-to-maturity investments are non-derivative
keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah financial assets with fixed or determinable payments
ditentukan dan jatuh temponya telah ditetapkan, dimana and fixed maturity that management has the positive
manajemen mempunyai intensi positif dan kemampuan untuk intention and ability to hold to maturity, other than:
memiliki aset keuangan tersebut hingga jatuh tempo, selain:

a) investasi yang pada saat pengakuan awal ditetapkan a) investments which from its initial recognition were
sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar designated as financial assets measured at fair
melalui laporan laba rugi; value through profit or loss;
b) investasi yang ditetapkan dalam kelompok tersedia untuk b) investments were designated as available for sale;
dijual; dan and
c) investasi yang memenuhi definisi pinjaman yang diberikan c) investments that meet the definition of loans and
dan piutang. receivables.

Pada tanggal laporan, Grup tidak memiliki investasi yang As of reporting date, the Group has no held-to-maturity
dimiliki hingga jatuh temponya. investments.

• Aset Keuangan Tersedia untuk Dijual (AFS) • Available for Sale Financial Assets (AFS)

Aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual adalah Financial assets available for sale are non-derivative
aset keuangan non-derivatif yang ditetapkan untuk dimiliki financial assets that held during a certain period with
selama periode tertentu, dimana akan dijual dalam rangka intention for sale in order to fulfill liquidity needs,
pemenuhan likuiditas atau perubahan suku bunga, valuta asing changes in interest rates or foreign exchange, or are
atau yang tidak diklasifikasikan sebagai pinjaman yang not classified as loans and receivables, investments
diberikan atau piutang, investasi yang diklasifikasikan dalam that classified into held-to-maturity or financial assets at
kelompok dimiliki hingga jatuh tempo atau aset keuangan yang fair value through profit or loss.
diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi.

Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai Gains or losses arising from changes in fair values are
wajar diakui pada pendapatan komprehensif lainnya kecuali recognized in other comprehensive income with the
untuk kerugian penurunan nilai, bunga yang dihitung dengan exception of impariment losses, interest calculated
metode suku bunga efektif dan laba rugi selisih kurs atas aset using the effective interest method, and foreign
moneter yang diakui sebagai laba atau rugi. exchange gains and losses on monetary assets which
are rcognized in profit or loss.

Pada tanggal laporan, Grup tidak memiliki aset keuangan As of reporting date, the Group has no available for
tersedia untuk dijual. sale financial assets

Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets

Aset keuangan, selain aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets, other than those at fair value through
melalui laba atau rugi, dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai profit or loss, are assessed for indicators of impairment at
pada setiap tanggal pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya each reporting date. Financial assets are impaired where
bila terdapat bukti objektif, sebagai akibat dari satu atau lebih there is objective evidence that, as a result of one or more
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan, dan events that occurred after the initial recognition of the
peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus financial asset, the estimated future cash flows of the
kas masa depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara investment have been impacted.
handal.

Untuk aset keuangan lainnya, bukti obyektif penurunan nilai For all other financial assets, objective evidence of
termasuk sebagai berikut: impairment could include:
• kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak • significant financial difficulty of the issuer or
peminjam; atau counterparty; or
• pelanggaran kontrak, seperti terjadinya wanprestasi atau • default or delinquency in interest or principal payments;
tunggakan pembayaran pokok atau bunga; atau or
• terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan • it becoming probable that the borrower will enter
pailit atau melakukan reorganisasi keuangan. bankruptcy or financial reorganisation.

24
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

n. Instrumen Keuangan (Lanjutan) n. Financial Instruments (Continued)

Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti piutang, penurunan For certain categories of financial asset, such as
nilai aset dievaluasi secara individual. Bukti objektif dari penurunan receivables, the impairment value of assets are assessed
nilai portofolio piutang dapat termasuk pengalaman Grup atas individually. Objective evidence of impairment for a portfolio
tertagihnya piutang di masa lalu, peningkatan keterlambatan of receivables could include the Group’s past experience of
penerimaan pembayaran piutang dari rata-rata periode kredit, dan collecting payments, an increase in the number of delayed
juga pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi nasional atau payments in the portfolio past the average credit period, as
lokal yang berkorelasi dengan kegagalan pembayaran atas piutang. well as observable changes in national or local economic
conditions that correlate with default on receivables.

Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang For financial assets carried at amortized cost, the amount of
diamortisasi, jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih the impairment is the difference between the asset’s
antara nilai tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi carrying amount and the present value of estimated future
arus kas masa datang yang didiskontokan menggunakan tingkat cash flows, discounted at the financial asset’s original
suku bunga efektif awal dari aset keuangan. effective interest rate.

Nilai tercatat aset keuangan tersebut dikurangi melalui penggunaan The carrying amount of the financial asset is reduced
cadangan penurunan nilai dan jumlah kerugian yang terjadi diakui through the use of an allowance of impairment account and
sebagai laba atau rugi. Jika pada periode berikutnya, jumlah the amount of the loss is recognized as profit or loss. If in a
kerugian penurunan nilai berkurang dan pengurangan tersebut dapat subsequent period, the amount of the impairment loss
dikaitkan secara obyektif pada peristiwa yang terjadi setelah decrease and the decrease can be related objectively to an
penurunan nilai yang sebelumnya diakui harus dipulihkan sepanjang event occuring after the impairment was recognized, the
pemulihan tersebut tidak mengakibatkan nilai tercatat aset previously recognized impairment loss is reserved to the
keuangan melebihi biaya perolehan diamortisasi pada tanggal extent that the carrying amount of the asset does not
pemulihan dilakukan. Jumlah pemulihan aset keuangan sebagai exceed its amortized cost at the reversal. The ammount of
laba atau rugi. such reversal is recognized as profit or loss.

Jika aset keuangan tersedia untuk dijual dianggap menurun nilainya, When an AFS financial asset is considered to be impaired,
keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya telah diakui cumulative gains or losses previously recognized in equity
dalam ekuitas direklasifikasi ke laporan laba rugi komprehensif are reclassified to consolidated statements of
konsolidasian dalam periode yang bersangkutan. comprehensive income in the period.

Pengecualian dari instrumen ekuitas tersedia untuk dijual, jika, pada With the exception of AFS equity instruments, if, in a
periode berikutnya, jumlah penurunan nilai berkurang dan subsequent period, the amount of the impairment loss
penurunan dapat dikaitkan secara obyektif dengan sebuah peristiwa decreases and the decrease can be related objectively to
yang terjadi setelah penurunan nilai tersebut diakui, kerugian an event occurring after the impairment was recognized,
penurunan nilai yang sebelumnya diakui dipulihkan melalui laporan the previously recognized impairment loss is reversed
laba rugi hingga nilai tercatat investasi pada tanggal pemulihan through profit or loss to the extent that the carrying amount
penurunan nilai tidak melebihi biaya perolehan diamortisasi sebelum of the investment at the date the impairment is reversed
pengakuan kerugian penurunan nilai dilakukan. does not exceed what the amortised cost would have been
had the impairment not been recognized.

Dalam hal efek ekuitas tersedia untuk dijual, kerugian penurunan In respect of AFS equity securities, impairment losses
nilai yang sebelumnya diakui dalam laporan laba rugi komprehensif previously recognized in statements of comprehensive
tidak boleh dipulihkan melalui laporan laba rugi. Setiap kenaikan income are not reversed through profit or loss. Any
nilai wajar setelah penurunan nilai diakui secara langsung ke increase in fair value subsequent to an impairment loss is
ekuitas. recognized directly in equity.

Reklasifikasi Aset Keuangan Reclassification of Financial Assets


Reklasifikasi hanya diperkenankan dalam situasi yang jarang terjadi Reclassification is only permitted in rare circumstances and
dan dimana aset tidak lagi dimiliki untuk tujuan dijual dalam jangka where the asset is no longer held for the purpose of selling
pendek. Dalam semua hal, reklasifikasi aset keuangan hanya in the short-term. In all cases, reclassifications of financial
terbatas pada instrumen hutang. Reklasifikasi dicatat sebesar nilai assets are limited to debt instruments. Reclassifications are
wajar aset keuangan pada tanggal reklasifikasi. accounted for at the fair value of the financial asset at the
date of reclassification.

25
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

n. Instrumen Keuangan (Lanjutan) n. Financial Instruments (Continued)

Liabilitas Keuangan Financial Liabilities

Liabilitas keuangan dikelompokkan ke dalam kategori (i) liabilitas Financial liabilities are classified into (i) financial liabilities at
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi dan (ii) fair value through profit or loss and (ii) financial liabilities at
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.

• Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui • Financial Liabilities at Fair Value Through Profit or
Laba atau Rugi (FVTPL) Loss (FVTPL)

Nilai wajar liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar The fair value of financial liabilities measured at fair
melalui laba atau rugi adalah liabilitas keuangan yang ditujukan value through profit or loss are the financial liabilities
untuk diperdagangkan. Liabilitas keuangan diklasifikasikan that are designated for trade. Financial liabilities are
sebagai diperdagangkan jika diperoleh terutama untuk tujuan classified for trade if acquired primarily for the purpose
dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat dan terdapat bukti of selling or repurchasing in the near term and there is
mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek terkini. evidence of a pattern of short-term profit taking.
Derivatif diklasifikasikan sebagai liabilitas diperdagangkan Derivatives are classified as trading liabilities except
kecuali ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai. those effectively designated as hedging instruments.

Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai The Group has no financial liabilities at fair value
wajar melalui laba atau rugi. through profit or loss.

• Liabilitas Keuangan yang Diukur Dengan Biaya Perolehan • Financial Liabilities at Amortized Cost
Diamortisasi

Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas Financial liabilities not classified as financial liabilities
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi at fair value through profit or loss are categorized and
dikategorikan dan diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. measured using amortized cost.

Liabilitas keuangan yang dikategorikan sebagai liabilitas Financial liabilities which categorized into financial
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi liabilities at amortized cost are trade payables, other
adalah utang usaha, utang lain-lain, biaya akrual, dan utang payables, accrued expenses, and non - trade related
pihak berelasi - non usaha. parties payables.

Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan Derecognition of Financial Assets and Liabilities

Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya The Group derecognizes a financial asset only when
jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset the contractual rights to the cash flows from the asset
berakhir, atau Grup mentransfer aset keuangan dan secara expire, or when it transfers the financial asset and
substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas substantially all the risks and rewards of ownership of
kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Grup tidak the asset to another entity. If the Group neither
mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas seluruh transfers nor retains substantially all the risks and
risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan rewards of ownership and continues to control the
aset yang ditransfer, maka Grup mengakui keterlibatan transferred asset, the Group recognizes its retained
berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait interest in the asset and an associated liability for
sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. amounts it may have to pay.

Jika Grup memiliki secara subtansial seluruh risiko dan manfaat If the Group retains substantially all the risks and
kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Grup masih rewards of ownership of a transferred financial asset,
mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang the Group continues to recognize the financial asset
dijamin sebesar pinjaman yang diperoleh. and also recognizes a collateralised borrowing for the
proceeds received.

Saling Hapus antar Instrumen Keuangan Offsetting Financial Instruments


Aset keuangan dan liabilitas keuangan disajikan secara saling Financial assets and liabilities are offset and the net
hapus dan nilai bersihnya disajikan di dalam laporan posisi amount are reported in the consolidated statements of
keuangan konsolidasian jika terdapat hak yang berkekuatan financial position when there is a legally enforceable
hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah right to offset the recognized amounts and there is an
diakui tersebut dan ada niat untuk menyelesaikan secara neto, intention to settle on a net basis, or realize the asset
atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara and settle the liability simultaneously.
simultan.

26
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

n. Instrumen Keuangan (Lanjutan) n. Financial Instruments (Continued)

• Liabilitas Keuangan yang Diukur Dengan Biaya Perolehan • Financial Liabilities at Amortized Cost (Continued)
Diamortisasi (Lanjutan)

Metode Suku Bunga Efektif Effective Interest Method


Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan The effective interest method is a method of calculating
untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen the amortized cost of a financial instrument and of
keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan allocating interest income over the relevant period. The
bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah effective interest rate is the rate that exactly discounts
suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi estimated future cash receipts (including all fees on
penerimaan kas di masa datang (mencakup seluruh komisi dan points paid or received that form an integral part of the
bentuk lain yang dibayarkan dan diterima oleh para pihak dalam effective interest rate, transaction costs and other
kontrak yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku premiums or discounts) through the expected life of the
bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto financial instrument, or, where appropriate, a shorter
lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika period to the net carrying amount on initial recognition.
lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk
memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan pada saat
pengakuan awal.

Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk Income is recognized on an effective interest basis for
instrumen keuangan selain dari instrumen keuangan yang financial instruments other than those financial
diukur dengan nilai wajar melalui laba atau rugi. instruments at FVTPL.

o. Penurunan Nilai Aset - Non Keuangan o. Impairment of Non - Financial Assets

Pada tanggal pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non At the reporting date, Group review the carrying value of
keuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset non-financial assets to determine whether there is any
tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi indication that those assets have suffered an impairment
tersebut, nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi loss. If any indication exists, the recoverable value of the
untuk menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila asset is estimated to determine the extent of impairment
tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat diperoleh loss (if any). If it is not possible to estimate the recoverable
kembali atas suatu aset individu, Grup mengestimasi nilai yang amount of an individual asset, Group estimates the
dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas atas aset ( UPK). recoverable amount of the cash-generating unit of the asset
(UPK).

Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah Recoverable amount is determined for an individual asset is
jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau UPK dikurangi the higher amount between the fair value of an asset or
biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut UPK less costs to sell and its value in use, unless the asset
tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar does not generate cash inflows that are largely independent
independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset of those from other assets or groups of assets. If the
lebih besar daripada jumlah terpulihkannya, maka aset tersebut carrying amount of an asset exceeds its recoverable
dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset amount, the asset is considered impaired and the carrying
diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan value of assets reduced to its recoverable amount.
nilai dari operasi yang berkelanjutan diakui pada laba rugi. Impairment losses of continuing operations are recognized
in profit or loss.

Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto In calculating the value in use, the estimated future net
didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto cash flows are discounted to their present value using a pre-
sebelum pajak yangmenggambarkan penilaian pasar kini dari nilai tax discount rate which describes the current market
waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Dalam menentukan nilai assessments of the time value of money and the risks
wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran specific to the asset. In determining fair value less costs to
pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, sell, recent market transactions, if available. If there are no
Kelompok Usaha menggunakan model penilaian yang sesuai untuk such transactions, Business Group uses appropriate
menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dapat valuation model to determine the fair value of assets. These
didukung oleh penilaian multiple atau indikator nilai wajar yang calculations can be supported by multiple assessment or
tersedia. other available fair value indicators.

27
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

o. Penurunan Nilai Aset Non - Keuangan (Lanjutan) o. Impairment of Non - Financial Assets (Continued)

Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika ada, Impairment losses of continuing operations, if any, are
diakui pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian sesuai recognized in the consolidated statement of comprehensive
dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang income in accordance with the cost categories consistent
diturunkan nilainya. with the function of the impaired assets.

Untuk aset selain goodwill , penilaian dilakukan pada akhir setiap For assets other than goodwill, an assessment is made at
tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan each reporting date whether there is any indication that an
nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak ada impairment loss has been recognized in previous periods
lagi atau mungkin telah menurun. maybe not longer exist or may have decreased.
Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi If indication exists, the entity shall estimate the recoverable
jumlah terpulihkan aset atau UPK tersebut. Kerugian penurunan nilai amount of the asset or UPK. Impairment losses recognized
yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain in prior periods for an asset other than goodwill is reversed
goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang only if there is a change in the assumptions used to
digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak determine the asset's recoverable amount since the last
rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat impairment loss was recognized. In this case, the carrying
aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut amount of the asset is increased to its recoverable amount.
dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah The reversal is limited so that the carrying amount of the
terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, asset does not exceed its recoverable amount and the
seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk carrying amount, net of depreciation, had no impairment
aset tersebut pada tahun sebelumnya. loss been recognized for the asset in prior years.

Pembalikan rugi penurunan nilai diakui sebagai laba rugi. Setelah Reversal of impairment loss is recognized in profit or loss.
pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di After such a reversal, the depreciation of assets is adjusted
periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang in future periods to allocate the asset's revised carrying
direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis amount, less any residual value, on a systematic basis over
selama sisa umur manfaatnya. its remaining useful life.
Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap tahun dan ketika terdapat Goodwill is tested for impairment annually and when
suatu indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin mengalami circumstances indicate that the carrying value may be
penurunan nilai. Penurunan nilai bagi goodwill ditetapkan dengan impaired. Impairment for goodwill by assessing the
menentukan jumlah tercatat tiap UPK (atau kelompok UPK) terkait recoverable amount of each CGU (or group of CGUs) of the
dari goodwill tersebut. Jika jumlah terpulihkan UPK kurang dari goodwill related. If the recoverable amount of the CGU is
jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Rugi penurunan nilai less than its carrying amount, an impairment loss is
terkait goodwill tidak dapat dibalik pada periode berikutnya. recognized. Impairment losses relating to goodwill can not
be reversed in future periods.

p. Laba Per Saham Dasar p. Earnings Per Share

Laba per saham dihitung dengan membagi total laba yang dapat Earnings per share is computed by dividing the total income
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata attributable to owner of the parent company with weighted
tertimbang saham yang beredar selama tahun yang bersangkutan. average number of shares outstanding reported during the
period.
Laba per saham dilusian mempertimbangkan pula efek lain yang Diluted earnings per share accounted for other securities
diterbitkan bagi semua efek berpotensi saham biasa yang sifatnya potentially having dilutive effect to ordinary shares which
dilutif yang beredar sepanjang periode pelaporan. outstanding during the reporting period.

q. Perpajakan q. Taxation

Semua perbedaan temporer antara jumlah tercatat Aset dan Deferred income tax is provided using the liability method,
kewajiban dengan dasar pengenaan pajaknya diakui sebagai pajak for all temporary differences arising between the tax bases
tangguhan dengan metode kewajiban (liability method). Tarif pajak of assets and liabilities and their carrying values for
yang berlaku saat ini dipakai dalam menentukan pajak tangguhan. financial reporting purposes. Currently enacted tax rates
are used to determine deferred income tax.

Aset pajak tangguhan yang berasal dari saldo rugi fiskal diakui Deferred tax assets relating to the carry forward of unused
apabila besar kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal pada masa tax losses are recognized to the extent that it is probable
mendatang akan memadai untuk dikompensasi dengan saldo rugi that future taxable profit will be available against which the
fiskal yang belum digunakan. unused tax losses can be utilized.

Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat surat Amendments to taxation obligations are recorded when an
ketetapan pajak diterima atau, jika mengajukan keberatan, pada assessment is received or, if appealed against, when the
saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan. results of the appeal are determined.

28
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3 IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

r. Sewa r. Leases

Sewa, dimana porsi signifikan atas risiko dan manfaat kepemilikan Leases in which a significant portion of the risks and
aset masih berada ditangan lessor, diklasifikasikan sebagai sewa rewards of ownership are retained by the lessor are
operasi. Pembayaran sewa operasi (dikurangi dengan insentif yang classified as operating leases. Payments made under
diterima dari lessor) dibebankan dalam laba rugi dengan metode operating leases (net of any incentives received from the
garis lurus selama masa sewa. lessor) are charged to profit or loss on a straight-line basis
over the year of the lease.
Sewa aset tetap dimana Grup memiliki secara substansial seluruh Leases of fixed assets where the Group has substantially
risiko dan manfaat kepemilikan aset diklasifikasikan sebagai sewa control all the risks and rewards of ownership are classified
pembiayaan. Sewa pembiayaan dikapitalisasi pada awal masa sewa as finance leases. Finance leases are capitalised at the
sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai wajar aset sewa atau lease’s commencement at the lower of the fair value of the
nilai kini pembayaran sewa minimum. leased property or the present value of the minimum lease
payments.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara bagian yang Each lease payment is allocated between the liability and
merupakan pelunasan liabilitas dan beban keuangan. Unsur bunga finance charges. The interest element of the finance cost is
dari biaya keuangan dibebankan dalam laba rugi selama masa sewa charged to profit or loss over the lease period so as to
sehingga menghasilkan suatu tingkat suku bunga periodik yang produce a constant periodic rate of interest on the
konstan atas saldo liabilitas setiap tahun. remaining balance of the liability for each year.
Aset tetap yang diperoleh melalui sewa pembiayaan disusutkan Fixed assets acquired under finance leases are depreciated
dengan metode yang sama dengan aset tetap yang dimiliki sendiri. similarly to owned assets. If there is no reasonable certainty
Jika tidak terdapat kepastian yang memadai bahwa Grup akan that the Group will hold the ownership by the end of the
memiliki aset tersebut pada akhir masa sewa, aset tersebut lease term, the asset is depreciated over the shorter of the
disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur useful life of the asset and the lease term.
manfaat aset dan masa sewa.

s. Imbalan Pasca Kerja s. Employee Benefits

Imbalan Kerja Jangka Pendek Short-term Employee Benefits


Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terhutang kepada Short-term employee benefits are recognized when they
karyawan berdasarkan metode akrual. accrue to the employee.

Imbalan Pasca Kerja Post-employment Benefits


Imbalan pasca kerja seperti pensiun, uang pisah dan uang Post-employment benefits such as retirement, severance
penghargaan masa kerja dihitung berdasarkan Undang-Undang and service payments are calculated based on Labour Law
Ketenagakerjaan No. 13/2003 (”UU 13/2003”). No. 13/2003 (“Law 13/2003”).

Nilai kini liabilitas imbalan kerja dihitung menggunakan metode The present value of post-employment benefit obligations is
Projected Unit Credit dan tergantung pada pemilihan asumsi yang calculated based on Projected Unit Credit Method and
digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah depends on the selection of certain assumptions used by
tersebut. Asumsi tersebut antara lain: tingkat diskonto, tingkat the independent actuaries in calculating such amount.
pengunduran diri karyawan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan Assumptions include: discount rates, employee resignation,
tingkat kematian. Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi jumlah level of disability, retirement age and mortality rates.
tercatat imbalan pasca kerja. Changes in these assumptions will affect the carrying
amount of post-employment benefits.

Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode Group determines the appropriate discount rate at the end
pelaporan, yakni tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk of the reporting period, which is the interest rate that should
menentukan nilai kini arus kas keluar masa depan estimasian yang be used to determine the present value of future cash flows
diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas. Dalam menentukan expected to complete estimation of liability. In determining
tingkat suku bunga yang sesuai, Grup mempertimbangkan tingkat the appropriate level of interest rates, the Group considers
suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata the interest rates of government bonds that are
uang imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa denominated in the currency of the liability will be paid and
dengan jangka waktu liabilitas yang terkait. that have similar maturity period to the period of the related
liability.

Asumsi kunci liabilitas imbalan pasca kerja sebagian ditentukan Key assumptions of post-employment benefit liabilities are
berdasarkan kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan determined based in part on current market conditions.
diungkapkan pada Catatan No. 16. Additional information is disclosed in Note No. 16.

29
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) 3. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (Continued)

t. Informasi Segmen t. Informasi Segmen

Sebuah segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: An operating segment is a component of entity which:

• yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh • involves with business activities to generate income
pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan and expenses (include income and expenses relating
dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain to the transactions with other components with the
dari entitas yang sama); same entity);

• hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala • operations result is observed regularly by chief decision
operasional untuk pembuatan keputusan tentang sumber daya maker to make decisions regarding the allocation of
yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai resources and to evaluate the works; and
kinerjanya; dan

• tidak tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan selain • separated financial information is not available except
daripada segmentasi penjualan. for the sales segmentation.

Grup melakukan segmentasi pelaporan berdasarkan informasi Group segments its financial reporting based on the
keuangan yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional financial information used by the chief operating decision
dalam mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi maker in evaluating the performance of segments and in
sumber daya yang dimilikinya. Segmentasi berdasarkan aktivitas the allocation of resources. The segments are based on the
dari setiap kegiatan operasi entitas legal di dalam Grup. Seluruh activities of each of the operating legal entities within the
transaksi antar segmen telah dieliminasi. Group. All transactions between segments have been
eliminated.

u. Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas u. Transaction Differences in Equity Changes of


Pada Entitas Anak Subsidiary

Apabila nilai ekuitas entitas anak yang menjadi bagian perusahaan If the equity value of a subsidiary which becomes part of an
investor sesudah transaksi perubahan ekuitas entitas anak berbeda investor company following transactions concerning equity
dari nilai ekuitas entitas anak yang menjadi bagian perusahaan changes in that subsidiary is difference with the equity
investor sebelum transaksi perubahan ekuitas entitas anak, maka value of a subsidiary company which became part of the
perbedaan tersebut, oleh investor diakui sebagai bagian dari ekuitas investor company prior to transactions concerning equity
dengan akun “Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Entitas Anak". changes in that subsidiary, then the difference is stated by
investors as part of equity through “Transaction Differences
in Equity Changes of Subsidiaries” accounts.

Pada saat pelepasan investasi yang bersangkutan, jumlah selisih At the time of release of the investment concerned,
transaksi perubahan ekuitas entitas anak yang terkait diakui sebagai transaction differences in equity changes in subsidiaries
pendapatan atau beban dalam periode yang sama pada waktu involved are stated as income or expenses for the same
keuntungan atau kerugian pelepasan diakui. period as when profits or losses from the release are
stated.

30
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS

Rincian kas dan setara kas sebagai berikut: Details of cash and cash equivalents are as follow:

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Kas Cash on Hand
Rupiah 871,620 75,835 Rupiah
USD (2014: Nihil; 2013: $21,0) -- 256,770 (2014: Nil; 2013: $21.0) USD
Sub Jumlah 871,620 332,605 Sub Total

Bank - Pihak Ketiga Cash in Bank - Third Parties


Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 1,281,024 137,772 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 264,530 2,210,460 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Internasional PT Bank Internasional
Indonesia Tbk 73,265 26,477,793 Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 72,416 29,895 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 36,377 37,409 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Artha Graha PT Bank Artha Graha
Internasional Tbk 11,463 11,463 Internasional Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 4,753 90,824 (Persero) Tbk
1,743,828 28,995,616
USD USD
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2014: $20,0; 2013: $21,0) 247,584 258,116 (2014: $19.9; 2013: $21.0)
PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk
(2014: $16,9; 2013: $37,9) 209,719 462,167 (2014: $16.9; 2013: $37.9)
PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk
(2014: $9,1; 2013: $9,1) 113,166 111,377 (2014: $9.1; 2013: $9.1)
570,469 831,660
Sub Jumlah 2,314,297 29,827,276 Sub Total

Jumlah 3,185,917 30,159,881 Total

Tidak terdapat kas dan setara kas dengan pihak berelasi dan yang There are no cash and cash equivalents with related parties and
dijadikan sebagai jaminan. have been pledged as collateral.

5. PIUTANG USAHA 5. TRADE RECEIVABLES


Akun ini merupakan tagihan kepada rekanan atas penjualan batu bara This accounts represent trade receivables from third parties related
dan jasa eksplorasi dengan rincian sebagai berikut: to sales of coal and exploration services to customers are as follow:

a. Berdasarkan Pelanggan a. By Customer


2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Pihak Berelasi Related Party

PT Bara Jaya Utama 512,188,458 53,837,855 PT Bara Jaya Utama


Pihak Ketiga Third Parties
Great Wall Driling Company 33,000 33,000 Great Wall Driling Company
PT Karya Sukses Nusantara 16,470 16,470 PT Karya Sukses Nusantara
Dikurangi: Less:
Akumulasi penurunan nilai (49,470) (49,470) Allowance for impairment

Jumlah 512,188,458 53,837,855 Total

31
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

5. PIUTANG USAHA (Lanjutan) 5. TRADE RECEIVABLES (Continued)

b. Berdasarkan Mata Uang b. By Currency


2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Rupiah 49,470 49,470 Rupiah
USD USD
(2014: $41,173; 2013: $4,417) 512,188,458 53,837,855 (2014: $41,173; 2013: 4,417)
Dikurangi: Less:
Akumulasi penurunan nilai (49,470) (49,470) Allowance for impairment
Jumlah 512,188,458 53,837,855 Total

c. Mutasi Penyisihan Penurunan Nilai Piutang c. Movement of Allowance for Impairment of Trade
Receivables
2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Saldo awal 49,470 49,470 Beginning balance
Penambahan (Pengurangan) -- -- Addition (Deduction)
Saldo akhir 49,470 49,470 Ending balance

Berdasarkan hasil penelaahan dari masing-masing akun piutang Based on a review of the status of the individual trade receivable
usaha pada akhir tahun, manajemen Grup berkeyakinan bahwa accounts at the end of the years, the Group’s management believes
penyisihan penurunan nilai piutang telah memadai untuk menutup such provision is sufficient to cover possible losses from the
kemungkinan kerugian atas penurunan nilai piutang. impairment of receivables.

d. Berdasarkan Umur d. By Aging Schedule

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Lancar Current
Jatuh tempo 1 - 30 hari 154,243,632 53,837,855 Overdue by 1 -30 days <
Jatuh tempo 31 - 60 hari 88,282,948 -- Overdue by 31 - 60 days <
Jatuh tempo 61 - 90 hari 52,368,170 -- Overdue by 61 - 90 days <
Jatuh tempo lebih dari 90 hari 217,343,177 49,470 Overdue by more than 90 days <
Dikurangi: Less:
Akumulasi penurunan nilai (49,470) (49,470) Provision for impairment

Jumlah 512,188,458 53,837,855 Total

Tidak terdapat piutang usaha yang dijadikan sebagai jaminan. There is no trade receivable that has been pledged as collateral.

6. PIUTANG LAIN-LAIN 6. OTHER RECEIVABLES


a. Piutang Lain - Lain - Lancar a. Maturity Within One Year
2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Pihak Berelasi : Related parties:
PT Energy Gabus Pratama 9,405 9,405 PT Energy Gabus Pratama
Dikurangi: Less:
Akumulasi penurunan nilai (9,405) (9,405) Allowance for impairment
Sub Jumlah -- -- Sub Total
Pihak ketiga : Third parties:
Deposit 805,216 664,010 Deposits
Konsultan Hukum 500,000 2,500,000 Legal Consultant
Karyawan 325,441 249,241 Employees
PT Karya Sukses Nusantara 34,500 34,500 PT Karya Sukses Nusantara
Great Wall Driling Company 33,000 33,000 Great Wall Driling Company
Dayen Environmental Ltd 12,763 12,763 Dayen Environmental Ltd
Lainnya (di bawah Rp 100.000) 437,261 434,261 Others (less than Rp 100,000)
Dikurangi: Less:
Akumulasi penurunan nilai (1,198,676) (640,068) Allowance for impairment
Sub Jumlah 949,505 3,287,706 Sub Total
Jumlah 949,505 3,287,706 Total

32
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

6. PIUTANG LAIN-LAIN (Lanjutan) 6. OTHER RECEIVABLES (Continued)


b. Piutang Lain - Lain - Tidak Lancar b. Maturity Over One Year
2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Pihak Berelasi : Related parties:
PT Bara Jaya Utama 56,156,918 -- PT Bara Jaya Utama
PT Pacific Prima Coal 5,000 2,505,000 PT Pacific Prima Coal
Sub Jumlah 56,161,918 2,505,000 Sub Total
Pihak ketiga : Third parties:
PT Tuhup Coal Mining 2,300 2,300 PT Tuhup Coal Mining
PT Damanka Prima 300 300 PT Damanka Prima
Dikurangi: Less:
Akumulasi penurunan nilai (2,600) (2,600) Allowance for impairment
Sub Jumlah -- -- Sub Total
Jumlah 56,161,918 2,505,000 Total

Piutang pihak berelasi - non usaha kepada PT Pacific Prima Coal Non - trade related parties receivables to PT Pacific Prima Coal
(PPC) dan PT Bara Jaya Utama (BJU) merupakan pinjaman yang (PPC) and PT Bara Jaya Utama (BJU) represent loans from Group
diberikan oleh Grup untuk kegiatan operasional, tanpa dikenakan that used for operational activities, subject no interest or collateral,
bunga, jaminan dan jangka waktu pengembalian yang pasti. and has no definite terms of repayment.

c. Berdasarkan Mata Uang c. By Currency


2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Rupiah 57,516,887 5,643,320 Rupiah
USD (2014: $53,0; 2013: $53,0) 660,303 646,980 USD (2014: $53.0; 2013: $53.0)
CAD (2014: $14,0; 2013: $14,0) 144,913 154,480 CAD (2014: $14.0; 2013: $14.0)
Dikurangi: Less:
Akumulasi penurunan nilai (1,210,681) (652,073) Allowance for impairment
Jumlah 57,111,422 5,792,706 Total

d. Mutasi Penyisihan Penurunan Nilai Piutang d. Movement of Allowance for Impairment of Trade
Receivables

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Saldo awal 652,073 1,149,207 Beginning balance
Penambahan (Pengurangan) 558,608 (497,134) Addition (Deduction)
Saldo akhir 1,210,681 652,073 Ending balance

Berdasarkan hasil penelaahan dari masing-masing akun piutang lain- Based on a review of the status of the individual other receivable
lain pada akhir tahun, manajemen Grup berkeyakinan bahwa accounts at the end of the years, the Group’s management believes
penyisihan penurunan nilai piutang telah memadai untuk menutup such provision is sufficient to cover possible losses from the
kemungkinan kerugian atas penurunan nilai piutang. impairment of receivables.

e. Berdasarkan Umur e. By Aging Schedule

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Lancar Current
Jatuh tempo 1 - 30 hari -- -- Overdue by 1 -30 days <
Jatuh tempo 31 - 60 hari -- -- Overdue by 31 - 60 days <
Jatuh tempo 61 - 90 hari 12,925,000 -- Overdue by 61 - 90 days <
Jatuh tempo lebih dari 90 hari 45,399,704 6,444,780 Overdue by more than 90 days <
Dikurangi: Less:
Akumulasi penurunan nilai (1,210,681) (652,073) Provision for impairment

Jumlah 57,114,023 5,792,707 Total

Tidak terdapat piutang lain-lain yang dijadikan sebagai jaminan. There are no other receivables that have been pledged as
collateral.

33
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

7. PERSEDIAAN 7. INVENTORY

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Suku Cadang 38,404,876 87,523,940 Coal


Persediaan Batubara 14,635,662 47,181,221 Spareparts
Solar 3,166,138 -- Solar
Jumlah 56,206,676 134,705,161 Total

Saldo persediaan pada 31 Desember 2014 merupakan persediaan pada The balance of inventories as of December 31, 2014 represents
PT MAS, entitas anak. invetories from PT MAS, subsidiary.

Berdasarkan penelaahan atas status persediaan pada akhir periode, Based on a review of the status of the inventories at the end of
Grup berkeyakinan bahwa seluruh persediaan dapat dijual dalam each period, Group believes that all outstanding inventories can be
kegiatan usaha normal dan dengan demikian, tidak perlu diadakan sold in the normal course of business and thus, no allowance for
cadangan penurunan nilai persediaan yang diakui. decline in value of inventories was recognized.
Persediaan tidak diasuransikan terhadap risiko kerugian atas kebakaran, Inventories were not insured against risks of loss from fire, natural
bencana alam atau pencurian karena persediaan mempunyai perputaran disaster or theft because inventories have high turnover.
yang cepat.

8. PERPAJAKAN 8. TAXATION

a. Pajak Dibayar Di muka a. Prepaid Taxes

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Pajak Pertambahan Nilai - Masukkan 122,435,112 122,384,352 Value Added Tax - In


Jumlah 122,435,112 122,384,352 Total

Saldo Pajak Pertambahan Nilai (PPN) masukkan berasal dari Value Added Tax (VAT) input derived from purchase of inventories
transaksi pembelian persediaan dan aset tetap (termasuk aset yang and fixed assets (included financial lease assets) in PT MAS,
berasal dari sewa pembiayaan) pada PT MAS, entitas anak. subsidiary.

b. Utang Pajak b. Taxes Payable

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Pajak Penghasilan Badan Corporate Income Tax


Perusahaan -- 285,591 Entity
Entitas Anak Subsidiaries
2014 122,562 -- 2014
2013 837,330 2,642,540 2013
2012 452,612 452,612 2012

Pajak Lain-Lain Other Taxes:


PPh Pasal 23 3,922,037 4,511,281 Income Tax Article 23
PPh Pasal 26 796,746 796,746 Income Tax Article 26
PPh Pasal 21 601,391 27,368 Income Tax Article 21
PPh Pasal 4 Ayat 2 15,902 15,902 Income Tax Article 4 (2)
Pajak Pertambahan Nilai - Keluaran -- 405,636 Value Added Tax - Out
Jumlah 6,748,580 9,137,675 Total

c. Beban Pajak Penghasilan c. Income Tax Expense

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Pajak Kini 1,311,227 4,277,855 Current Tax


Pajak Tangguhan 21,029,883 (1,019,835) Deferred Tax
Jumlah Beban Pajak Penghasilan 22,341,110 3,258,020 Total Income Tax Expense

34
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

8. PERPAJAKAN (Lanjutan) 8. TAXATION (Continued)

c. Beban Pajak Penghasilan (Lanjutan) c. Income Tax Expense (Continued)

Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut A reconciliation between income (loss) before tax as shown in the
laporan laba (rugi) komprehensif komersial konsolidasian dengan consolidated commercial statements of comprehensive income and
laba (rugi) fiskal adalah sebagai berikut: taxable income (tax losses) is as follows:

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Laba Sebelum Pajak Penghasilan Income Before Income Tax Based on
Berdasarkan Laporan Laba Rugi Consolidated Statements of
Komprehensif Konsolidasian 75,281,108 16,298,722 Comprehensive Income
Laba Entitas Anak Sebelum Income Before Income Tax of
Pajak Penghasilan (67,994,191) (16,008,994) Subsidiaries
Laba Perusahaan Sebelum Pajak Income Before Income Tax
Penghasilan Berdasarkan of the Company Based on
Laporan Laba Rugi Komprehensif Consolidated Statements
Konsolidasian 7,286,917 289,728 of Comprehensive Income

Beda Temporer Timing Differences


Imbalan Pasca Kerja 1,157,823 970,070 Employee Benefits
Sewa Pembiayaan (101,110) (92,684) Financing Lease
Jumlah 1,056,713 877,386 Total

Beda Tetap Permanent Difference


Penghasilan yang Telah Dikenakan Interest Income Subject to
Pajak Final (18,363) (26,211) Final Tax
Biaya yang Tidak Dapat Dikurangkan Non Deductable
Menurut Pajak 772,755 1,460 Expenses
Penyisihan Piutang Lain-lain
Tidak Tertagih 58,607 -- Impairment of Other Receivables
Jumlah 812,999 (24,751) Total

Laba Kena Pajak Sebelum Taxable Income Before Compensation


Kompensasi Rugi Fiskal - Perusahaan 9,156,629 1,142,363 of Fiscal Losses - The Company
Rugi Fiskal yang Bisa Dikompensasi: Compensation Losses:
2009 (9,156,629) -- 2009
Laba Kena Pajak Setelah Kompensasi Estimated Corporate Income Tax
Rugi Fiskal - Perusahaan -- 1,142,363 After Compensation Losses

Akumulasi rugi fiskal akhir tahun Fiscal Losses Accumulated


2009 -- (35,680,714) 2009
2010 (25,694,367) (25,694,367) 2010
2011 (23,217,300) (23,217,300) 2011
2012 (17,604,859) (17,604,859) 2012
(66,516,526) (102,197,239)
Taksiran Pajak Penghasilan Badan Estimated Corporate Income Tax
- Perusahaan -- 285,591 - Company
Taksiran Pajak Penghasilan Badan Estimated Corporate Income Tax
- Entitas Anak 1,311,227 3,992,264 - Subsidiaries
Taksiran Pajak Penghasilan Badan Estimated Corporate Income Tax
- Konsolidasian 1,311,227 4,277,855 - Consolidated
Dikurangi: Less:
Pajak Penghasilan Dibayar di Muka Prepaid of Income Taxes
Perusahaan -- -- The Company
Entitas Anak 1,188,665 1,349,725 Subsidiaries
Konsolidasian 1,188,665 1,349,725 Consolidated
Estimated Tax Payable of
Taksiran Utang Pajak Penghasilan Badan Corporate Income Tax
Perusahaan -- 285,591 The Company
Entitas Anak 122,562 2,642,539 Subsidiaries
Jumlah 122,562 2,928,130 Total

35
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

8. PERPAJAKAN (Lanjutan) 8. TAXATION (Continued)

c. Beban Pajak Penghasilan (Lanjutan) c. Income Tax Expense (Continued)

Pajak penghasilan kini dihitung berdasarkan taksiran penghasilan Current income tax computation are based on estimated taxable
kena pajak. Nilai tersebut mungkin disesuaikan pada saat Surat income. The amounts may be adjusted when the Annual Tax
Pemberitahuan Tahunan Pajak disampaikan kepada Kantor Return are filed to the Tax Office.
Pelayanan Pajak.

Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini, Grup belum Until the date of this report, the Company has not submitted its
menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPT) untuk Annual Tax Return for 2014 fiscal year. However, the taxable
tahun pajak 2014. Namun demikian, laba fiskal tersebut diatas akan income presented above will be reported through SPT 2014.
dilaporkan dalam SPT tahun 2014.

Nilai Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak untuk tahun 2013, The amount of Annual Tax Return for the year 2013, has
nilainya berbeda dengan yang tercatat pada laporan keuangan untuk differences with amount of the Company's and PT MIM's,
Perusahaan dan PT Modal Investasi Mineral (MIM), entitas anak, subsidiary, financial statements which is nil, respectively, since the
yaitu masing-masing sebesar nihil, disebabkan adanya akumulasi fiscal losses accumulated could be compensated to the Company's
rugi fiskal yang bisa dikompensasi atas laba kena pajak Perusahaan and PT MIM's income tax.
dan PT MIM.

Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian laba komersial A reconciliation between income tax expense with the result of
sebelum pajak penghasilan dengan tarif pajak penghasilan yang computation of commercial income with prevailing tax rates is as
berlaku adalah sebagai berikut: follows :
2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Laba Sebelum Pajak Penghasilan Consolidated Income
Konsolidasian 75,281,108 16,298,722 Before Income Tax
Pajak Dihitung Pada Tarif yang Berlaku (18,820,277) (4,074,681) Tax Calculated at Applicable Rate
Pendapatan yang Telah Dikenakan
Pajak Final (13,865) (196,030) Income Subject to Final Tax
Beban yang Tidak Dapat Dikurangkan (3,506,969) 1,012,691 Non Deductible Expenses
Beban Pajak Penghasilan Konsolidasian (22,341,111) (3,258,020) Consolidated Income Tax Expenses

d. Aset/Liabilitas Pajak Tangguhan d. Deferred Tax Assets/Liabilities

2012 Dikreditkan 2013 Dikreditkan 2014


(Dibebankan) ke (Dibebankan) ke
Laporan Laba Laporan Laba
Rugi Rugi
Komprehensif Komprehensif
Konsolidasian / Konsolidasian /
Credited Credited
(Charged) To (Charged) To
Consolidated Consolidated
Statement of Statement of
Comprehensive Comprehensive
Income Income
Rp Rp Rp Rp Rp

Perusahaan The Company


Liabilitas Imbalan Post Employment Benefits
Pasca Kerja -- 555,135 555,135 289,456 844,591 Obligation
Sewa Pembiayaan -- (23,171) (23,171) (25,278) (48,449) Financial Lease
Jumlah -- 531,964 531,964 264,178 796,142 Total

Entitas Anak Subsidiaries


Liabilitas Imbalan Post Employment Benefits
Pasca Kerja -- 487,871 487,871 774,890 1,262,761 Obligation
Obligation
Sewa Pembiayaan -- -- -- (22,068,952) (22,068,952) Financial Lease

Jumlah -- 487,871 487,871 (21,294,062) (20,806,191) Total

36
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

8. PERPAJAKAN (Lanjutan) 8. TAXATION (Continued)

e. Surat Ketetapan Pajak e. Tax Assessment Letter

Pada tanggal 29 Januari 2013, PT OGM, entitas anak, menerima On January 29, 2013, PT OGM, subsidiary, received
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) untuk tahun pajak Underpayment Tax Assessment Letter (SKPKB) for fiscal year
2008 yang terdiri atas: SKPKB Pajak Badan sebesar Rp39.816; 2008 which consist of: SKPKB Income Tax amounted to
SKPKB PPh 23 sebesar Rp2.220; SKPKB PPh 21 sebesar Rp3.627; Rp39,816; SKPKB PPh 23 amounted to Rp2,220; SKPKB PPh
dan SKPKB PPN sebesar Rp407.666. Sampai tanggal laporan ini, 21 amounted to Rp3,627; and SKPKB PPN amounted to
PT OGM telah melunasi seluruh SKPKB atas PPh 23 dan PPh 21, Rp407,666. Up to the date of this report, PT OGM has paid
dan atas SKPKB PPN sebesar Rp2.032. SKPKB PPh 23 and PPh 21, and also SKPKB PPN amounted
to Rp2,032.

9. BIAYA DIBAYAR DI MUKA 9. PREPAID EXPENSES

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Asuransi Mobil 734,276 33,728 Car Insurance


Sewa Kantor -- 941,250 Rent of Office
Sewa Lahan -- 43,500 Rent of Land

Jumlah 734,276 1,018,478 Total

10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS


31 Desember / December 31 , 2014
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beg. balance Addition Deduction Reclassification Ending Balance

Harga Perolehan: At costs:


Kepemilikan Langsung: Direct Ownership:

Tanah 246,519,949 371,600 -- -- 246,891,549 Land


Inventaris Kantor 296,966,550 358,816 -- -- 297,325,366 Office Equipments
Machineries and
Mesin dan Alat Berat 172,845,480 148,772 -- -- 172,994,262 Heavy Equipments
Kendaraan 48,607,151 300,000 -- -- 48,907,151 Vehicles
Bangunan 28,143,596 -- -- -- 28,143,596 Buildings
Peralatan dan Perlengkapan 1,037,454 -- -- -- 1,037,454 Tools and Accessories

Sewa Pembiayaan: Financing Lease:

Alat Berat 348,678,870 -- -- -- 348,678,870 Heavy Equipments


Kendaraan 2,996,560 -- -- -- 2,996,560 Vehicles

Sub Jumlah 1,145,795,610 1,179,188 -- -- 1,146,974,808 Sub Totals

Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation

Kepemilikan Langsung: Direct Ownership:


Inventaris Kantor 290,441 29,752,962 -- 191,382 30,234,785 Office Equipments
Machineries and
Mesin dan Alat Berat 4,968,793 14,671,461 -- (224) 19,640,030 Heavy Equipments
Kendaraan 1,058,983 5,981,874 - (2,250) 7,038,607 Vehicles
Bangunan -- 1,407,180 -- -- 1,407,180 Buildings
Peralatan dan Perlengkapan 1,217,463 5,538 -- (188,908) 1,034,093 Tools and Accessories
Sewa Pembiayaan: Financing Lease:
Alat Berat -- 22,500,043 -- -- 22,500,043 Heavy Equipments
Kendaraan 293,873 21,619,139 -- -- 21,913,012 Vehicles
Sub Jumlah 7,829,553 95,938,197 -- -- 103,767,750 Sub Totals

Nilai Buku 1,137,966,057 1,043,207,058 Book Value

37
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

10. ASET TETAP (Lanjutan) 10. FIXED ASSETS (Continued)


31 Desember/December 31 , 2013
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beg. balance Addition Deduction Reclassification Ending Balance

Harga Perolehan: At costs:


Kepemilikan Langsung: Direct Ownership:

Tanah -- 246,519,949 -- -- 246,519,949 Land


Inventaris Kantor 742,013 296,452,913 -- (228,376) 296,966,550 Office Equipments
Machineries and
Mesin dan Alat Berat 5,348,920 167,794,600 -- (298,040) 172,845,480 Heavy Equipments
Kendaraan 2,018,259 47,527,892 (920,000) (19,000) 48,607,151 Vehicles
Bangunan -- 28,143,596 -- -- 28,143,596 Buildings
Peralatan dan Perlengkapan 993,894 2,388 -- 41,172 1,037,454 Tools and Accessories
Sewa Pembiayaan: Financing Lease:

Alat Berat -- 348,678,870 -- -- 348,678,870 Heavy Equipment


Kendaraan -- 2,996,560 -- -- 2,996,560 Vehicles
Sub Jumlah 9,103,086 1,138,116,768 (920,000) (504,244) 1,145,795,610 Sub Totals

Kepemilikan Langsung: Direct Ownership:


Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Inventaris Kantor 723,648 11,564 -- (444,771) 290,441 Office Equipments
Machineries and
Mesin dan Alat Berat 5,273,955 -- -- (305,162) 4,968,793 Heavy Equipments
Kendaraan 1,292,981 3,000 (230,000) (6,998) 1,058,983 Vehicles
Peralatan dan Perlengkapan 956,262 8,514 -- 252,687 1,217,463 Tools and Accessories

Sewa Pembiayaan: Financing Lease:


Kendaraan -- 293,873 -- -- 293,873 Vehicles
Sub Jumlah 8,246,846 316,951 (230,000) (504,244) 7,829,553

Nilai Buku 856,240 1,137,966,057 Book Value

Seluruh beban penyusutan selama tahun berjalan dicatat sebagai bagian Depreciation expenses during the year was recorded as part of
dari beban usaha pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. operating expense in the consolidated statements of
comprehensive income.
2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Beban pokok penyusutan 65,214,489 Site Leave


Beban umum penyusutan 30,723,708 391,072 Operations
Jumlah 95,938,197 391,072 Total

Sesuai dengan akta notaris No. 47 - 53 dan No. 55 tanggal 24 Desember Based on notary deeds No. 47 - 53 and No. 55 dated December
2013, yang dibuat di hadapan notaris Hasan Halim, S.H., M.Kn., PT MAS 24, 2013, set forth by notary Hasan Halim, S.H.,M.Kn., PT MAS
melakukan pembelian aset dari PT PPC sebesar Rp1.136.820.131. purchased assets from PT PPC amounted to Rp1,136,820,131.
Adapun tujuan pembelian ini adalah untuk memenuhi Peraturan Menteri The purpose of purchasing assets was to follow with the regulation
Energi dan Sumber Daya Mineral RI No. 28 tahun 2009 dan No. 24 tahun of Ministry of Energy and Mineral Resources of Republic Indonesia
2012 dimana PT MAS bermaksud untuk melaksanakan sendiri kegiatan No. 28 year 2009 and No. 24 year 2012, whereas
penambangan yang selama ini dilakukan oleh PT PPC sebagai PT MAS wants to perform its owned exploration activities. In prior
kontraktor dari PT MAS. years, these activities was performed by PT PPC as PT MAS'
contractor.
PT MAS mendanai seluruh pembelian aset dari PT PPC (termasuk PT MAS financed such purchasing of assets from PT PPC
pembelian suku cadang, lihat Catatan No. 7) melalui hasil penyertaan (included purchasing of sparparts, see Note No. 7) thorugh direct
saham PT ATPK Resources Tbk, entitas induk, sebesar investment in shares of PT ATPK Resources Tbk, parent entity,
Rp1.107.232.750 (lihat Catatan No. 1a), dan sisanya mencatat utang amounted to Rp1,107,232,750 (see Note No. 1a) and recorded the
sewa pembiayaan kepada pihak lessor sebesar remining balances in financing liabilities to lessor amounted to
Rp178.017.998 dan utang lain-lain pada PT PCC sebesar Rp61.477.675 Rp178,017,988 and other payables to PT PPC amounted to
pada 31 Desember 2013. Rp61,477,675 in December 31, 2013.
Nilai pembelian di atas sudah sesuai dengan laporan penilaian atas aset Such purchasing value resulted from appraisal report for
operasional PT PPC oleh Toto, Suharto & Rekan, penilai independen, operational assets of PT PPC by Toto, Suharto & Partners, an
tertanggal 12 Nopember 2013. independent appraisal, dated November 12, 2013.

38
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

10. ASET TETAP (Lanjutan) 10. FIXED ASSETS (Continued)


Aset sewa pembiayaan terutama merupakan aset sewa pembiayaan Financing leased assets mainly are come from financing leased
yang diperoleh dari pengalihan sewa pembiayaan sebesar asset resulted from transfer in amounts of Rp178,017,988 as in line
Rp178.017.988 sesuai dengan adendum Perjanjian Jual Beli dengan with addendum of Sale and Purchase with RIght and Obligation
Penyerahan Hak dan Kewajiban pada 30 Desember 2013 yang dibuat di agreement which made by privately drawn up between PT Pacific
bawah tangan antara PT Pacific Prima Coal dengan PT Mega Alam Prima Coal and PT Mega Alam Sejahtera on December 30, 2013
Sejahtera (lihat Catatan No. 15). (see Note No. 15).

Pada tahun 2013, Perusahaan melakukan penjualan aset tetap In 2013, PT ATPK Resources Tbk has sold fixed assets vehicle
kendaraaannya dengan perhitungan sebagai berikut: with the calculation as follows:

2013
31 Des / Dec 31

Harga Jual 580,000 Price


Nilai Buku Book Value
Harga Perolehan 920,000 Carrying Value
Akumulasi Depresiasi (230,000) Accumulated Depreciation
Total 690,000 Total
Kerugian Penjualan Aset Tetap (110,000) Loss of Disposal Asset

Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 Grup telah mengasuransikan At December 31, 2014 and 2013, the Group has insured the vehicle
aset tetap kendaraan yang dimiliki pada PT Asuransi Allianz Utama fixed asset in PT Asuransi Allianz Utama Indonesia with sum
Indonesia dengan nilai pertanggungan sebesar Rp980.000 berjangka insured of Rp980.000.
waktu 2 tahun.

Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup Management believes that the insurance coverage is adequate to
untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang cover possible losses on the assets insured.
dipertanggungkan.
Berdasarkan penelaahan aset tetap secara individual pada akhir tahun, Based on the review of fixed assets individually at the end of the
manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan penyisihan penurunan year, management believes that no provision for impairment of fixed
nilai aset tetap. assets.

11. ASET EKSPLORASI DAN EVALUASI 11. EXPLORATION AND EVALUATION ASSETS

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Biaya Pengembangan dan


Pembukaan Lahan 5,772,284 5,772,285 Development Cost and Land Clearing
Biaya Pra Operasi 922,000 922,000 Pre- Operation Expenditure
Dikurangi: Less:
Amortisasi dan Penurunan Nilai (6,694,284) (4,243,665) Amortization and Impairment
Jumlah -- 2,450,620 Total

Grup melakukan pencadangan penurunan nilai atas aset eksplorasi dan Group provided impairment of exploration and evaluation assets
evaluasi disebabkan eksplorasi dan evaluasi pada pertambangan due to exploration for and evaluation of mineral resources in the
sumber daya mineral dalam wilayah eksplorasi tersebut tidak exploration area have not led to the discovery of commercially
menunjukkan penemuan yang memenuhi skala ekonomis pertambangan viable quantities of mineral resources and Group has decided to
sumber daya mineral dan Grup telah memutuskan untuk menghentikan discontinue such activities in those area.
aktivitas eksplorasi dan evaluasi sumber daya mineral dalam wilayah
tersebut.

39
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

12. UTANG USAHA 12. TRADE PAYABLES

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

a. Berdasarkan Pelanggan: a. By Customer


Pihak Berelasi: Related Party:
PT Pacific Prima Coal 41,853,829 95,255,465 PT Pacific Prima Coal

Pihak Ketiga Third Parties:


AKR Corporindo Tbk 26,449,348 -- AKR Corporindo Tbk
Maluang Raya 23,438,280 -- Maluang Raya
PT Bintuni Cipta Lestari 8,666,340 -- PT Bintuni Cipta Lestari
Putra Medan Mandiri 5,146,600 -- Putra Medan Mandiri
Selvinto Perdana Abadi 4,214,205 -- Selvinto Perdana Abadi
PT Barokah Bersaudara Perkasa 4,206,952 -- PT Barokah Bersaudara Perkasa
Bintang Cosmos 4,048,024 -- Bintang Cosmos
United Tractor 3,349,228 -- United Tractor
Pam Auto Mobilindo 3,174,575 -- Pam Auto Mobilindo
Hexindo Adiperkasa 2,337,304 -- Hexindo Adiperkasa
Astron Accendo 1,204,362 -- Astron Accendo
Roda Perkasa Manunggal 1,009,124 -- Roda Perkasa Manunggal
Lain-lain (di bawah Rp1.000.000) 10,912,794 510,117 Others (below Rp1,000,000)
Sub Jumlah 98,157,136 510,117 Sub Total
Jumlah 140,010,965 95,765,582 Total

b. Berdasarkan Mata Uang b. By Currency


2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Rupiah 91,820,825 510,117 Rupiah


USD USD
(2014: $3,777; (2014: $3,777;
2013: $7,815) 46,985,777 95,255,465 2013: $7,815)
SGD (2014: $128; 2013: Nihil) 1,204,362 -- SGD (2014: $128; 2013: Nil)
Jumlah 140,010,965 95,765,582 Total

c. Berdasarkan Umur c. By Aging Schedule


2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Lancar Current
Jatuh tempo 1 - 30 hari 30,824,296 -- Overdue by 1 -30 days <
Jatuh tempo 31 - 60 hari 23,552,133 -- Overdue by 31 - 60 days <
Jatuh tempo 61 - 90 hari 16,141,280 -- Overdue by 61 - 90 days <
Jatuh tempo lebih dari 90 hari 69,493,255 95,255,465 Overdue by more than 90 days <
Jumlah 140,010,965 95,255,465 Total

40
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

13. UTANG LAIN-LAIN 13. OTHER PAYABLES

a. Utang Lain - Lain - Lancar a. Maturity Within One Year


2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Pihak Berelasi Related Parties:
PT Bara Jaya Utama -- 294,849 PT Bara Jaya Utama

Pihak Ketiga : Third Parties:


Rodyk & Davidson LLP 4,568,995 5,617,062 Rodyk & Davidson LLP
PT Optima 1,309,600 1,309,600 PT Optima
PT Markasia Strategic -- 1,363,369 PT Markasia Strategic
Lain-lain (di bawah Rp 1.000.000) 1,937,478 4,162,618 Others (bellow Rp 1,000,000)
7,816,073 12,452,649

Jumlah 7,816,073 12,747,498 Total

b. Jatuh Tempo Lebih Dari Satu Tahun b. Maturity More Than One Year
2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Pihak Berelasi Related Parties:


PT Bara Jaya Utama 197,680,656 -- PT Bara Jaya Utama
PT Pacific Prima Coal 174,745,622 61,477,675 PT Pacific Prima Coal
Ratna Saraswati 3,605,872 3,275,405 Ratna Saraswati
Jumlah 376,032,150 64,753,080 Total

c. Berdasarkan Mata Uang c. By Currency

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Rupiah 379,267,455 71,587,045 Rupiah


USD (2014: $0,46; 2013: $22,0) 5,747 273,936 USD (2014: $0.46; 2013: $22.0)
SGD (2014: $486,0; 2013: $586,0) 4,575,021 5,639,597 SGD (2014: $486.0; 2013: $586.0)
Jumlah 383,848,223 77,500,578 Total

d. Berdasarkan Umur c. By Aging Schedule


2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31
Lancar Current
Jatuh tempo 1 - 30 hari 596,044 -- Overdue by 1 -30 days <
Jatuh tempo 31 - 60 hari 88,313 -- Overdue by 31 - 60 days <
Jatuh tempo 61 - 90 hari -- -- Overdue by 61 - 90 days <
Jatuh tempo lebih dari 90 hari 383,163,866 77,500,578 Overdue by more than 90 days <
Jumlah 383,848,223 77,500,578 Total

Utang kepada PT Bara Jaya Utama merupakan pinjaman Other payables to PT Bara Jaya Utama represents loans for
sehubungan dengan modal kerja Grup yang dilakukan tanpa Group's working capital which is not subject to interest or collateral
dikenakan bunga, jaminan dan jangka waktu pengembalian yang and which has no definite terms of repayment.
pasti.

Utang kepada PT Pacific Prima Coal merupakan pinjaman Other payables to PT Pacific Prima Coal represents loans for
sehubungan dengan modal kerja dan pinjaman atas pembiayan aset working capital and loan for financing of lease asset in PT MAS,
leasing yang dibeli PT MAS, entitas anak, yang dilakukan tanpa subsidiary, which is not subject to interest or collateral and which
dikenakan bunga, jaminan dan jangka waktu pengembalian yang has no definite terms of repayment.
pasti.

Utang kepada Ratna Saraswati merupakan pinjaman dengan tingkat Other payables to Ratna Saraswati represent payables for Group's
bunga sebesar 10% per tahun, yang digunakan untuk kegiatan working capital with interest rate 10% per annum (see Note No. 26).
operasional Grup (lihat Catatan No. 26).

Utang kepada Rodyk & Davidson LLP merupakan utang atas jasa Other payables to Rodyk & Davidson LLP represent payables
konsultan hukum terkait kasus hukum Grup di Singapura. related to services as a legal consultant of Group for its lawsuit
cases in Singapore.

41
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

13. UTANG LAIN-LAIN (Lanjutan) 13. OTHER PAYABLES (Continued)

Pada tahun 2014, Grup membatalkan sewa konsultan atas nama PT In 2014, Group has cancelled consultant service from
Markasia Strategic sehubungan dengan ditundanya rencana Grup PT Markasia Strategic due to postpone Group's right issue planning
mengadakan penerbitan saham kembali tahun 2014, dimana kedua in 2014, where as both parties agreed to cancelled such
belah pihak sepakat untuk membatalkan perjanjian kerja sama. agreement.

14. BEBAN AKRUAL 14. ACCRUED EXPENSES

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Biaya Pegawai 8,062,627 1,334,601 Employee expenses


Royalti 7,432,933 1,324,092 Royalti
Jamsostek 272,560 239,173 Jamsostek
Lain-lain 162,980 162,980 Others

Jumlah 15,931,100 3,060,846 Total

15. UTANG SEWA PEMBIAYAAN 15. LEASE PAYABLES

Perusahaan melakukan transaksi sewa pembiayaan atas kendaraan dan The Company engaged in lease transaction for vehicles and heavy
alat berat dengan masa sewa tiga tahun dan jatuh tempo dalam equipment with lease term of 3 years and will be due in various
beberapa tanggal. Pembayaran sewa pembiayaan di masa mendatang dates. The lease payment in the future is as follows:
adalah sebagai berikut :

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/Dec 31

Pembayaran yang jatuh tempo pada tahun: Payment Mature in Year:


2014 2,025,592 145,576,512 2014
2015 45,096,647 38,178,177 2015
Pembayaran minimum sewa pembiayaan 47,122,239 183,754,689 Minimum Capital Lease Payments:
Bunga (1,189,073) (5,268,880) Interest
Nilai tunai pembayaran minimum sewa Present Value of Minimum
Pembiayaan 45,933,166 178,485,809 Lease Payment
Bagian jatuh tempo dalam satu tahun 45,933,166 140,793,448 Current portion of long-term liabilities
Utang sewa pembiayaan jangka panjang - Long Term Capital Lease Liabilities -
Bersih -- 37,692,361 Net

16. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA 16. POST-EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION


Grup (entitas induk dan PT MAS) menghitung dan membukukan liabilitas The Group (parent entity and PT MAS) calculate and record post-
imbalan pasca kerja untuk seluruh karyawannya yang memenuhi employment benefits obligation for their qualifying employees in
kualifikasi sesuai dengan UU Ketenagakerjaan No. 13/2003. Jumlah accordance with Labor Law No.13/2003. The number of employees
karyawan yang berhak atas imbalan pasca kerja tersebut adalah 1065 entitled to the benefits is 1065 and 833 as of December 31, 2014
dan 833 karyawan masing-masing pada tanggal 31 Desember 2014 dan and December 31, 2013, respectively.
31 Desember 2013.
Estimasi imbalan pasca kerja pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 Estimated post-employment benefits as of December 31, 2014 and
didasarkan pada penilaian aktuarial oleh PT Katsir Imam Sapto 2013 were based on the actuarial valuation which prepared by PT
Sejahtera Aktuaria, aktuaris independen, sebagaimana tertera dalam Katsir Imam Sapto Sejahtera Aktuaria, an independent actuary, as
laporannya masing-masing tanggal 17 Pebruari 2015 dan 31 Januari stated in its reports dated on February 17, 2015 and January 31,
2014 menggunakan metode Projected Unit Credit dengan asumsi 2014, using the Projected Unit Credit method with the following
sebagai berikut: assumptions:
Usia Pensiun Normal 55 Tahun/55 Years Normal Pension Age
Tabel Mortalita Indonesia III (TMI-III) 2011/
Tabel Mortalita Mortality Table
Indonesian Mortality Table III 2011
Kenaikan Gaji 8% per tahun/ 8%per annum Salary Rate
Tingkat Diskonto 2014: 8,3% (2013: 9%) per tahun/per annum Discount Rate
Tingkat Cacat 1% TMI-III 2011/1% TMI-III 2011 Disability Rate
Tingkat Pengunduran Diri 2% per tahun/2% per annum Resignation Rate
Tingkat Pensiun Dipercepat 2% per tahun/2% per annum Early Retirement Rate
Metode Projected Unit Credit Method

42
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

16. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (Lanjutan) 16. POST-EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION (Continued)

Beban imbalan pasca kerja yang diakui di laporan laba rugi komprehensif Amounts recognized in consolidated statements of comprehensive
konsolidasian adalah sebagai berikut: income with respect to these post-employment benefits are as
follows:

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/ Dec 31
Beban Jasa Kini 2,971,991 2,090,023 Current Service Cost
Beban Bunga 839,575 265,051 Interest Cost
Biaya Jasa Lalu - Non Vested 523,280 523,280 Past Service Cost-Non Vested
Kerugian Aktuarial (77,461) (119,734) Actuarial Losses

Total 4,257,384 2,758,620 Total

Seluruh beban imbalan pasca kerja termasuk di dalam beban usaha. All expenses of post-employment benefits obligation is recorded as
part of operating expenses.

Liabilitas imbalan pasca kerja di laporan posisi keuangan konsolidasian Post-employment benefits obligation in the consolidated statements
adalah sebagai berikut: of financial position are as follows:
2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/ Dec 31
Nilai Kini Liabilitas 13,386,667 9,328,612 Present Value of Liabilities
Biaya Jasa Lalu Belum Diakui 5,371,496 5,894,776 Unrecognized Past Service Cost
Kerugian Aktuaria Belum Diakui 414,237 738,188 Unrecognized Actuarial Losses
Total 8,429,408 4,172,024 Total

Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah A movement of net liabilities in the consolidated statements of
sebagai berikut: financial position are as follows:

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/ Dec 31
Saldo Awal Tahun 4,172,024 1,413,404 Beginning Balance
Beban Imbalan Kerja - Post Employment Benefits Cost -
Tahun Berjalan 4,257,384 2,758,620 Current
Saldo Akhir Tahun 8,429,408 4,172,024 Balance at End of the Year

17. KEPENTINGAN NON PENGENDALI 17. NON CONTROLLING INTEREST

Akun ini merupakan kepentingan non pengendali atas aset bersih entitas This accounts represents non-controlling interest in net assets of
anak, sebagai berikut: subsidiaries are as follows:

2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/ Dec 31

Total Tercatat Awal Tahun (2,410,074) (2,491,941) Beginning Balance Carrying Amount
Bagian Minoritas atas Laba Bersih Tahun Minority Interest of Subsidiaries
Berjalan Anak Perusahaan (739,352) 372,819 Current Year Net Income
Selisih Transaksi Perubahan Transaction Differences in
Ekuitas Pada Entitas Anak -- (290,952) Equity Changes of Subsidiary
Total (3,149,426) (2,410,074) Total

43
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

17. KEPENTINGAN NON PENGENDALI (Lanjutan) 17. NON CONTROLLING INTEREST (Continued)
Kepentingan non pengendali atas aset bersih entitas anak pada laporan Non-controlling interest in net assets of subsidiaries in consolidated
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: statements of financial position are as follows:
2014 2013
31 Des/Dec 31 31 Des/ Dec 31
Pemilikan Langsung: Direct Ownership:
PT ATPK Power Resources (44,450) (44,436) PT ATPK Power Resources
PT ATPK Energy Resources (82,553) (81,677) PT ATPK Energy Resources
PT Modal Investasi Mineral (378,785) (374,616) PT Modal Investasi Mineral
PT Mega Alam Sejahtera 39,374 38,482 PT Mega Alam Sejahtera
Pemilikan Tidak Langsung: Indirect Ownership:
PT MIM Geoservices Technology (693,303) (693,303) PT MIM Geoservices Technology
PT Sarana Mandiri Utama (1,043,333) (308,147) PT Sarana Mandiri Utama
PT MIM Nikelindo Mulia (402,436) (402,436) PT MIM Nikelindo Mulia
PT Wahana Bumi Mulia (510,760) (510,760) PT Wahana Bumi Mulia
PT Otoma Global Mitra (33,179) (33,181) PT Otoma Global Mitra
Jumlah (3,149,426) (2,410,074) Total

18. EKUITAS 18. EQUITY

Komposisi kepemilikan saham sebagai berikut: The composition of Shareholder are as follow:

31 Desember / December 31, 2014


Pemegang Saham Jumlah Saham/ Persentase/ Jumlah/ Stock Holders
Total Shares Percentage Total

PT Pacific Prima Coal 4,763,557,884 82.70% 476,355,788 PT Pacific Prima Coal


DBS Vickers Secs A/C Clients 359,864,500 6.25% 71,972,900 DBS Vickers Secs A/C Clients
Masyarakat 636,823,030 11.06% 110,816,321 Public

Jumlah 5,760,245,414 100% 659,145,009 Total

31 Desember/December 31, 2013


Pemegang Saham Jumlah Saham/ Persentase/ Jumlah/ Stock Holders
Total Shares Percentage Total
PT Pacific Prima Coal 4,845,920,745 84.13% 484,592,075 PT Pacific Prima Coal
DBS Vickers Secs A/C Clients 362,006,000 6.28% 72,401,200 DBS Vickers Secs A/C Clients
DBS Vickers Secs A/C Clients DBS Vickers Secs A/C Clients
Trillion M 88,321,629 1.53% 17,664,326 Trillion M
Pershing LLC Main Custody 85,845,072 1.49% 17,169,014 Pershing LLC Main Custody
UOB Kay Hian Pte LTD 66,719,833 1.16% 13,343,967 UOB Kay Hian Pte LTD
Leisure Best (HK) Limited 83,120,000 1.44% 8,312,000 Leisure Best (HK) Limited
Masyarakat 228,312,135 3.96% 45,662,427 Public
Jumlah 5,760,245,414 100% 659,145,009 Total

44
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

19. TAMBAHAN MODAL DISETOR 19. ADDITIONAL PAID IN CAPITAL

Agio saham / Paid Biaya emisi Jumlah/


in capital in saham / Share Total
excess of par issuance
cost
Rp Rp Rp

Pengeluaran 135.450.000 saham baru (dalam Issuance of 135,450,000 new shares


nilai penuh) melalui penawaran umum (in full amount) through an initial
perdana tahun 2002 dengan nilai public offering with par value of
nominal Rp 0,2 per saham dengan Rp 0.2 per share and offer price of
harga penawaran Rp 0,3 per saham 13,545,000 (3,946,343) 9,598,657 Rp 0.3 per share

Saldo per 31 Desember 2010 13,545,000 (3,946,343) 9,598,657 Balance as of December 31, 2010
Pengeluaran saham baru sejumlah
410.450.000 lembar saham Issuance of new shares in amounts of
(dalam nilai penuh) dengan harga 410,450,000 shares (in full amount)
penawaran Rp 0,445 per saham with offering price of Rp 0.445
sehubungan dengan penawaran umum per share, related with Limited
terbatas I (nilai nominal saham Public Offering I (nominal
Rp 0,2 per saham) 100,560,250 (3,150,000) 97,410,250 value of Rp 0.2 per share)
Modal saham yang diperoleh kembali Treasury stock in amounts of
sejumlah 43.655.400 lembar saham 43,655,400 shares (in full amount)
(dalam nilai penuh) dengan nilai nominal with nominal value of Rp 0.245
Rp 0,245 per saham (10,695,573) -- (10,695,573) per share
Modal saham yang diperoleh kembali Treasury stock in amounts of
sejumlah 85.845.072 lembar saham 85,845,072 shares (in full amount)
(dalam nilai penuh) dengan nilai nominal with nominal value of Rp 0.245
Rp 0,245 per saham (21,032,043) -- (21,032,043) per share
Penjualan modal saham yang diperoleh Sales of treasury stock
kembali sejumlah 110.117.500 lembar in amounts of 110,117,500 shares
saham (dalam nilai penuh) (nilai nominal (in full amount) (nominal value of
Rp 0,2 per saham) dengan nilai penjualan Rp 0.2 per share) with total sales
seluruhnya sebesar Rp 13.708.075 of Rp 13,708,075 net of
setelah dikurangi biaya broker sebesar brokerage fees amounted to
Rp 56.612 (8,258,813) -- (8,258,813) Rp 56,612

Saldo per 31 Desember 2011 74,118,821 (7,096,343) 67,022,478 Balance as of December 31, 2011
Pengeluaran saham baru seri B sejumlah Issuance of new shares - Series B
83.120.000 lembar saham (dalam nilai in amounts of 83,120,000 shares
penuh) dengan harga penawaran (in full amount) with offering price of
Rp 0,155 per saham sehubungan dengan Rp 0.155 per share regarding
pelaksanaan penambahan Saham exercise of additional shares
Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu without pre-emptive rights
(nilai nominal saham Rp 0,1 per saham) 4,571,600 -- 4,571,600 (nominal value of Rp 0.1 per share)

Saldo per 31 Desember 2012 78,690,421 (7,096,343) 71,594,078 Balance as of December 31, 2012
Pengeluaran saham baru sejumlah
4.845.920.745 lembar saham Issuance of new shares in amounts of
(dalam nilai penuh) dengan harga 4,845,920,745 shares (in full
penawaran Rp 0,22 per saham amount) with offering price of
sehubungan dengan penawaran Rp 0.22 per share, related with
umum terbatas II (nilai nominal Limited Public Offering II
saham Rp 0,1 per saham) 581,510,490 (5,000,000) 576,510,490 (nominal value of Rp 0.1 per share)

Saldo per 31 Desember 2013 660,200,911 (12,096,343) 648,104,568 Balance as of December 31, 2013

Pengeluaran saham baru -- -- -- Issuance of new shares

Saldo per 31 Desember 2014 660,200,911 (12,096,343) 648,104,568 Balance as of December 31, 2014

45
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

20. PENJUALAN 20. SALES

2014 2013
31 Des / Dec 31 31 Des / Dec 31
Penjualan Batubara*) 672,653,702 409,411,286 Sales of Coal*)

Jumlah 672,653,702 409,411,286 Total

Seluruh penjualan batubara yang dilakukan di PT MAS, entitas anak, The sales of coal during in December 2014 and 2013 are
pada bulan Desember 2014 dan 2013 dilakukan dengan PT Bara Jaya performed in PT MAS, subsidiary, with PT Bara Jaya Utama
Utama (BJU) yang merupakan pelanggan tunggal. (BJU) as a solely customer.
*) Penjualan yang disajikan pada tahun 2013 merupakan penjualan dari periode *) Total sales in 2013 represents sales for period January up to
Januari - Nopember 2013, dimana selama periode tersebut PT BJU belum November 2013, which is during such periods, PT BJU is unaffiliated
terafiliasi dengan Grup. Terhitung sejak Desember 2013, Grup memiliki with the Group. As of December 2013, the Group is affiliated with
hubungan berelasi dengan PT BJU karena di bawah pengendalian yang PT BJU due to under common control through PT PPC, which is a
sama melalui PT PPC, yang merupakan pemegang saham utama major shareholder of PT ATPK Resource Tbk, parent entity (see
PT ATPK Resource Tbk, entitas induk (lihat Catatan No. 1a dan 5). Notes No.1a and 5).

21. BEBAN POKOK PENJUALAN 21. COST OF SALES

2014 2013
31 Des / Dec 31 31 Des / Dec 31

Beban Pemrosesan Batu Bara: Coal Processing Costs:


Pemakaian Batu Bara Coal and Supporting Material
dan Bahan Pendukung 306,395,694 -- Used
Biaya Tenaga Kerja Langsung 37,387,163 -- Direct Labor Costs
Biaya Overhead Pabrik 102,379,419 -- Factory Overhead Costs
Jumlah Beban Produksi 446,162,276 -- Total Production Costs

Biaya Pembelian Batu Bara -- 353,678,395 Purchase of Coal


Royalti Kepada Pemerintah 23,120,235 19,639,598 Royalties to Government
Biaya Pengangkutan dan Bongkar Muat 42,979,368 -- Freight and Loading Costs
Jumlah 512,261,879 373,317,993 Total

Pada tahun 2014 PT MAS, entitas anak, telah melakukan kegiatan During 2014, PT MAS, subsidiary, has its own mining operations.
penambangan sendiri.

Beban produksi selama tahun 2013 dilaksanakan oleh kontraktor yaitu, Production costs d 2014 was done by contractor, PT Pacific Prima
PT Pacific Prima Coal (PT PPC) selaku pengelola tambang, berdasarkan Coal (PT PPC) as mining contractor, who responsible for coal
Perjanjian Kerjasama Operasi Penambangan Batubara, sesuai dengan mining operation, based on Coal Mining Joint Venture Agreement,
akta notaris No. 5 tanggal 24 Agustus 2009, oleh Hasan Halim as stated in notary deed No. 5 dated August 24, 2009 by Hasan
S.H.,M.Kn. Halim S.H.,M.Kn.

Berdasarkan akta notaris No. 32 tanggal 11 Oktober 2013, oleh Hasan Based on notary deed No. 32 dated October 11, 2013 by Hasan
Halim S.H.,M.Kn., menyatakan bahwa perjanjian Kerjasama Operasi Halim S.H.,M.Kn., stated that such Joint Venture Agreement will be
Penambangan Batubara di atas menjadi batal apabila kesepakatan jual invalid if the sales and purchase transaction for infrastructure and
beli seluruh infrastruktur dan peralatan pertambangan dari PT PPC ke coal mining assets from PT PPC to PT MAS has been
PT MAS telah selesai dilaksanakan. Perjanjian ini telah batal secara executed. Therefore, this agreement has been annulled by law as
hukum dengan diterbitkannya akta notaris No. 47 - 53 dan No. 55 yang in line with the issuance of notary deeds No. 47 - 53 and No. 55 by
dibuat di hadapan notaris Hasan Halim, S.H., M.Kn., mengenai Hasan Halim, S.H.,M.Kn., in regards to purchasing such mining
pembelian aset dari PT PPC oleh PT MAS (lihat Catatan No. 10). assets from PT PCC to PT MAS (see Note No. 10).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 2012 mengenai Jenis Base on Government Regulation No. 9 year 2012 in regards to Non
Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku di Kementerian Energi Tax Revenue which applicable in Ministry of Energy and Mineral
dan Sumber Daya Mineral, PT MAS selaku pemilik tambang harus Resource, PT MAS as the owner of coal mining should pay
menyerahkan iuran produksi atau royalti atas batubara kepada production fees or royalties of coal to goverment for coal mining
pemerintah atas operasi penambangan batubara di area yang berlokasi operations in area located in East Kalimantan. The percentage of
Kalimantan Timur. Adapun jumlah persentasi royalti kepada pemerintah royalty to the goverment is 3%. However, in practice, payment of
sebesar 3%. Namun dalam praktiknya, jumlah royalti yang dibayarkan royalty is depended on the actual volume of sales in a particular
kepada pemerintah bergantung pada jumlah penjualan aktual pada period.
periode terkait.

46
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

22. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM 22. ADMINISTRATIVE AND GENERAL EXPENSES

2014 2013
31 Des / Dec 31 31 Des / Dec 31
Kantor 37,266,138 15,113,652 Office
Penyusutan dan amortisasi 30,752,618 391,072 Depreciation and amortization
Gaji dan tunjangan 30,113,271 14,244,439 Salaries and allowances
Konsultan 3,769,446 1,607,498 Consultant
Sewa 1,283,555 3,037,967 Rental
Pemeliharaan 380,495 34,604 Maintenances
Jumlah 103,565,523 34,429,232 Total

23. PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN 23. OTHER INCOME / (EXPENSES)


2014 2013
31 Des / Dec 31 31 Des / Dec 31

Laba Selisih Kurs - Bersih 27,935,846 2,559,502 Gain on Foreign Exchange - Net
Keuntungan Penjualan PT TCM -- 6,736,796 Gain on sale of Investment in PT TCM
Keuntungan Penghapusan Utang Lain-Lain -- 4,588,581 Gain on Write Off of Other Payables
Keuntungan Penjualan Aset Perkebunan Gain on Sale of Palm Plantation Assets
Kelapa Sawit Dari PT PSW -- 2,146,314 from PT PSW
Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan Loss on Impairment Other
Lainnya (3,009,226) (894,198) Financial Assets
Lain-Lain - Bersih 1,455,070 (40,772) Others - Net

Jumlah 26,381,690 15,096,223 Total

24. BEBAN KEUANGAN 24. FINANCIAL EXPENSES


2014 2013
31 Des / Dec 31 31 Des / Dec 31

Bunga Leasing 7,432,105 -- Leasing Interest


Bunga Pinjaman 343,888 -- Loan Interest
Administrasi Bank 206,348 513,132 Bank Administration

Jumlah 7,982,341 513,132 Total

25. LABA BERSIH PER SAHAM DASAR 25. BASIC EARNINGS PER SHARE

Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih Basic earning per share be calculated by dividing net profit by the
dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar average weighted general share amount circulated in the relevant
pada tahun yang bersangkutan. year.

2014 2013
31 Des / Dec 31 31 Des / Dec 31

Laba Bersih Perhitungan Net income for Computation of


Laba per Saham Dasar 52,939,998 13,040,702 Basic Earning per Share
Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Weighted Average Share for
Untuk Perhitungan Laba Computation of Basic
Bersih per Saham Dasar 5,760,245 5,760,245 Earning per Share

Laba Bersih per Saham Dasar 9.19 2.26 Net Earning per Share

47
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

26. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 26. RELATED PARTY TRANSACTION
Sifat Berelasi: Nature of Relationship:

a. PT Pacific Prima Coal (PT PPC) merupakan pemegang saham a. PT Pacific Prima Coal (PT PPC) is a main shareholder of
utama PT ATPK Resources Tbk, entitas induk; PT ATPK Resources Tbk, parent entity;
b. PT Bara Jaya Utama (PT BJU) merupakan afiliasi dari PT PPC; b. PT Bara Jaya Utama (PT BJU) is an affiliation company from
PT PPC;
c. Ratna Saraswati adalah keluarga dari direksi entitas induk; c. Ratna Saraswati is a family member from director of parent
entity;
d. Dewan Direksi dan Komisaris merupakan manajemen kunci d. Board of Directors and Commissioners are key management of
Perusahaan. the Company.

Transaksi - Transaksi Dengan Pihak Berelasi: Transaction With Related Parties:

Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi tertentu dengan In the normal course of business, the Group entered into certain
pihak berelasi, yang meliputi antara lain: transactions with related parties, including the following:

a. Grup menyediakan manfaat untuk Dewan Komisaris dan Direksi a. The Group provides benefits to the Board of Commissioners
sebagai berikut: and Directors of the Group as follows:

2014 2013
31 Des / Dec 31 31 Des / Dec 31

Imbalan Kerja Jangka Pendek Short-term employee benefits


(Gaji dan Remunerasi): (Salaries and Remuneration):
Dewan Komisaris 626,305 2,505,221 Board of Commissioners
Dewan Direksi 1,215,126 4,860,504 Board of Directors

Jumlah 1,841,431 7,365,725 Total

b. Piutang usaha dari PT BJU merupakan piutang usaha sehubungan b. Trade receivables from PT BJU represents receivables from
dengan penjualan batubara masing-masing sebesar Rp512.188.458 sales of coal amounted to Rp512,188,458 and Rp53,837,855
dan Rp53.837.855 yang meliputi 28,52% dan 3,61% dari jumlah aset which constituted 28.52% and 3,61% of total assets as of
pada 31 Desember 2014 dan 2013 (lihat Catatan No. 5). December 31, 2014 and 2013, respectively (see Note No. 5).

c. Piutang pihak berelasi - non usaha dari PT BJU sebesar c. Non - trade related party receivables from PT BJU amounted
Rp56.156.918 merupakan piutang sehubungan dengan pinjaman to Rp56,156,918 represent loans for PT BJU's operational
untuk kegiatan operasional PT BJU, yang meliputi 3,13% dari jumlah activities which constituted 3.13% of total assets as of
aset pada 31 Desember 2014. Piutang ini tidak dikenakan bunga, December 31, 2014. Such receivables have no interest or
jaminan dan jangka waktu pengembalian yang pasti (lihat Catatan collateral, and has no definite terms of repayment (see Note
No. 6). No. 6).
d. Piutang pihak berelasi - non usaha dari PT PPC masing-masing d. Non - trade related party receivables from PT PPC amounted
sebesar Rp5.000 dan Rp2.505.000 merupakan piutang sehubungan to Rp5,000 and Rp2,505,000 represent loans for PT PPC's
dengan pinjaman untuk kegiatan operasional PT PPC, yang meliputi operational activities which constituted 0.00% and 0.17% of
0,00% dan 0,17% dari jumlah aset pada 31 Desember 2014 dan total assets as of December 31, 2014 and 2013, respectively.
2013. Piutang ini tidak dikenakan bunga, jaminan dan jangka waktu Such receivables have no interest or collateral, and has no
pengembalian yang pasti (lihat Catatan No. 6). definite terms of repayment (see Note No. 6).

e. Utang usaha dari PT PPC sebesar Rp41.853.829 dan Rp95.255.465 e. Trade payables from PT PPC amounted to Rp41,853,829 and
merupakan tagihan biaya produksi atas tahun 2013 sehubungan Rp95,255,465 are billing from production costs during 2013
dengan kegiatan pengelolaan tambang batubara, yang meliputi related to coal mining activities, which constituted 6.73% and
6,73% dan 25,88% dari jumlah liabilitas pada 31 Desember 2014 25.88% of total liabilities as of December 31, 2014 and 2013,
dan 2013 (lihat Catatan No. 12). respectively (see Note No. 12).
f. Utang pihak berelasi - non usaha kepada PT BJU masing-masing f. Non - trade related party payables to PT BJU amounted to
sebesar Rp197.680.656 dan Rp294.849 merupakan penerimaan Rp197,680,656 and Rp294,849 represents loans for Group's
pinjaman untuk kegiatan operasional Grup, yang meliputi 31,80% operational activities, which constituted 31.80% and 0.00% of
dan 0,00% dari jumlah liabilitas pada 31 Desember 2014 dan 2013. total liabilities as of December 31, 2014 and 2013,
Utang ini tidak dikenakan bunga, jaminan dan jangka waktu respectively. Such payables have no interest or collateral, and
pengembalian yang pasti (lihat Catatan No. 13). has no definite terms of repayment (see Note No. 13).

48
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

26. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI (Lanjutan) 26. RELATED PARTY TRANSACTION (Continued)
g. Utang pihak berelasi - non usaha kepada PT PPC masing-masing g. Non - trade related party payables to PT PPC amounted to
sebesar Rp174.745.622 dan Rp61.477.675 merupakan penerimaan Rp174,745,622 and Rp61,477,675 represents loans for
pinjaman untuk kegiatan operasional Grup, yang meliputi 28,11% Group's operational activities, which constituted 28.11% and
dan 16,70% dari jumlah liabilitas pada 31 Desember 2014 dan 2013. 16.70% of total liabilities as of December 31, 2014 and 2013,
Utang ini tidak dikenakan bunga, jaminan dan jangka waktu respectively. Such payables have no interest or collateral, and
pengembalian yang pasti (lihat Catatan No. 13). has no definite terms of repayment (see Note No. 13).

h. Utang pihak berelasi - non usaha kepada Ratna Saraswati masing- h. Non - trade related party payables to Ratna Saraswati
masing sebesar Rp3.605.872 dan Rp3.275.405 merupakan amounted to Rp3,605,872 and Rp3,275,405 represents loans
penerimaan pinjaman untuk kegiatan operasional Grup, yang for Group's operational activities, which constituted 0.58% and
meliputi 0,58% dan 0,89% dari jumlah liabilitas pada 31 Desember 0.89% of total liabilities as of December 31, 2014 and 2013,
2014 dan 2013. Utang ini tidak dikenakan bunga, jaminan dan respectively. Such payables have no interest or collateral, and
jangka waktu pengembalian yang pasti (lihat Catatan No. 13). has no definite terms of repayment (see Note No. 13).

i. Penjualan kepada PT BJU merupakan penjualan batu bara pada PT i. Sales to PT BJU during 2014 represent 100% coal sales in
MAS, entitas anak, yang meliputi 100% dari jumlah penjualan PT MAS, subsidiary. Such sales have been occured in fairly
selama tahun 2014. Seluruh penjualan tersebut telah dilakukan according to coal market prices during 2014 (see Note No. 20).
secara wajar merujuk kepada harga pasar batu bara selama periode
2014 (lihat Catatan No. 20).

27. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING 27. ASSETS AND LIABILITIES ON FOREIGN CURRENCIES

Pada tahun 2014 dan 2013 Grup mempunyai aset dan liabilitas dalam As at 2014 and 2013, Group has assets and liabilities denominated
mata uang asing sebagai berikut : in foreign currencies as follow:
2014 2013
Mata uang Ekuivalen Mata uang Ekuivalen
Asing / Rupiah / Asing / Rupiah /
Foreign Currency Equivalent Rupiah Foreign Currency Equivalent Rupiah
ASET ASSET
Kas dan Setara Kas Cash and Equivalent
USD 46 570,469 89 1,088,430 USD
Piutang Usaha Trade Receivables
USD 41,173 512,188,458 4,417 53,837,855 USD
Piutang Lain-lain Other Receivables
USD 53 660,303 53 646,980 USD
CAD 14 144,913 14 154,480 CAD
Jumlah Aset Total Assets
USD 41,272 513,419,230 4,559 55,573,265 USD
CAD 14 144,913 14 154,480 CAD
LIABILITAS LIABILITIES
Utang Usaha Trade Payables
USD (3,777) (46,985,777) (7,815) (95,255,465) USD
SGD (128) (1,204,362) -- -- SGD
Utang Lain-Lain Other Payables
USD (0.46) (5,747) (22) (273,936) USD
SGD (486) (4,575,021) (586) (5,639,597) SGD
Utang Sewa Pembiayaan Financial Leased
USD (3,688) (45,882,178) (13,953) (170,073,535) USD
Jumlah Liabilitas Total Liabilities
USD (7,466) (92,873,702) (21,790) (265,602,936) USD
SGD (613) (5,779,383) (586) (5,639,597) SGD

(Liabilitas) / Aset - (Liabilities) / Assets -


Bersih Net
USD 33,806 420,545,528 (17,231) (210,029,671) USD
CAD 14 144,913 14 154,480 CAD
SGD (613) (5,779,383) (586) (5,639,597) SGD

49
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

28. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 28. FINANCIAL INSTRUMENT AND FINANCIAL RISK
MANAGEMENT

a. Faktor dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan a. Financial Risk Management Factors and Policies
Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan, In its operating, investing and financing activities, the Group
Grup menghadapi risiko keuangan yaitu risiko kredit, risiko likuiditas, are exposed to the following financial risks: credit risk, liquidity
risiko suku bunga, dan risiko mata uang. Grup mendefinisikan risiko- risk, market risk, and currency risk and define those risks as
risiko tersebut sebagai berikut: follows:
• Risiko kredit merupakan risiko yang muncul dikarenakan debitur • Credit risk represents risk due to the possibility that a
tidak membayar semua atau sebagian piutang atau tidak customer will not repay all or a portion of a receivable or will
membayar secara tepat waktu dan akan menyebabkan kerugian not repay in a timely manner and therefore will cause a loss
Grup. the Group.
• Risiko likuiditas merupakan risiko atas ketidakmampuan Grup • Liquidity risk represents risk of the Group’s inability to repay
membayar liabilitasnya pada saat jatuh tempo. Saat ini Grup all their liabilities at maturity date. At present the Group
berharap dapat membayar semua liabilitas pada saat jatuh does expect to pay all liabilities at their contractual maturity.
tempo.
• Risiko mata uang merupakan risiko fluktuasi nilai instrumen • Foreign currency risk represents fluctuation of financial
keuangan yang disebabkan perubahan nilai tukar mata uang instrument caused by changes of foreign currency
asing. exchange.
• Risiko suku bunga terdiri dari risiko suku bunga atas nilai wajar, • Interest rate risk consists of fair value interest rate risk,
yaitu risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan which is the risk of fluctuation of financial instrument
perubahan suku bunga pasar, dan risiko suku bunga atas arus caused by changes in in market interest rate, and cash flow
kas, yaitu risiko arus kas di masa datang akan berfluktuasi interest rate risk, which is the risk that the future cash flow
karena perubahan suku bunga pasar. of a financial instruments will fluctuate due to changes in
market interest rate.
Dalam rangka untuk mengelola risiko tersebut secara efektif, Direksi In order to effectively manage those risks, the Board of the
Grup telah menyetujui beberapa strategi untuk pengelolaan risiko Group has approved some strategies for the management of
keuangan, yang sejalan dengan tujuan Grup. Pedoman ini financial risks, which are in line with corporate objectives.
menetapkan tujuan dan tindakan yang harus diambil dalam rangka These guidelines set up objectives and action to be taken in
mengelola risiko keuangan yang dihadapi Grup. order to manage the financial risks that the Group faces.

Pedoman utama dari kebijakan ini adalah sebagai berikut: The major guidelines of this policy are the following:
• Meminimalkan dampak dari perubahan mata uang dan risiko • Minimize effect of changes in foreign exchange and market
pasar atas semua jenis transaksi dengan menyediakan risk for all kind of transactions by providing adequate
cadangan mata uang yang cukup. foreign currencies reserve;
• Memaksimalkan penggunaan lindung nilai alamiah yang • Maximize the use of “natural hedge” favouring as much as
menguntungkan sebanyak mungkin off-setting alami antara possible the natural off-setting of revenue and costs and
pendapatan dan biaya dan hutang piutang dalam mata uang payables receivables denominated in the same currency;
yang sama; dan and
• Semua kegiatan manajemen risiko keuangan dilakukan secara • All financial risk management activities carried out on a
bijaksana, konsisten, dan mengikuti praktik pasar terbaik. prudent, consistent basis, and following the best market
practices.
(i) Risiko Kredit (i) Credit Risk
Grup mengelola risiko kredit terkait dengan simpanan dana di The Group manage credit risk exposed from its deposits in
bank dengan hanya menggunakan bank-bank yang memiliki banks by using banks with good reputation and ratings to
reputasi dan predikat yang baik untuk mengurangi kemungkinan mitigate financial loss through potential failure of the banks.
kerugian akibat kebangkrutan bank.

50
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

28. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 28. FINANCIAL INSTRUMENT AND FINANCIAL RISK
(Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)

(i) Risiko Kredit (Lanjutan) (i) Credit Risk (Continued)

Grup tidak memiliki risiko kredit terkait dengan pelanggan Group does not have significant credit exposure related to
disebabkan seluruh penjualan batubara dilakukan ke satu pihak customer due to all sales of coal are performed with a
berelasi saja dan dengan harga jual yang sudah disepakati solaly related party and used negotiable sales price and
bersama dengan jangka waktu tertentu. Selain itu, pelanggan valid for the certain period. Further, such solaly customer
tunggal Grup memiliki reputasi sebagai salah satu eksportir has good reputation as one of top coal exporter from
batubara terbaik yang berasal dari Indonesia. Indonesia.
(ii) Risiko Likuiditas (ii) Liquidity Risk
Tanggung jawab utama untuk manajemen risiko likuiditas Ultimate responsibility for liquidity risk management rests
terletak pada dewan direksi, yang telah membentuk kerangka with the board of directors, which has established an
kerja manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk manajemen appropriate liquidity risk management framework for the
Grup dan pendanaan jangka pendek, menengah dan panjang management of the Group’s short, medium and long-term
dan persyaratan manajemen likuiditas. Grup mengelola risiko funding and liquidity management requirements. The Group
likuiditas dengan memelihara cadangan yang memadai, manages liquidity risk by maintaning adequate reserves,
fasilitas perbankan dan fasilitas pinjaman cadangan, dengan banking facilities and reserve borrowing facilities, by
terus memantau arus kas perencanaan dan aktual, dan dengan continuously monitoring forecast and actual cash flows, and
cara mencocokkan data aset dan liabilitas keuangan yang jatuh by matching the maturity profiles of financial assets and
tempo. liabilities.

Tabel berikut menganalisis liabilitas keuangan yang diukur pada The following table analysis financial liabilities by remaining
biaya perolehan diamortisasi berdasarkan sisa umur jatuh contractual maturity:
temponya:
2014
Kurang dari 1 Tahun/ 1-2 tahun 2-5 tahun lebih dari 5
tahun Total
Less Than 1 Year /year /year more than 5
years
Liabilitas Keuangan
Diukur Pada
Biaya Perolehan Financial Liabilities
Diamortisasi: at Amortized cost:
Utang Usaha 140,010,965 -- -- -- 140,010,965 Trade Payables
Utang Lain-lain 7,816,073 -- -- -- 7,816,073 Other Payables
Beban Akrual 15,931,100 -- -- -- 15,931,100 Accrued Expenses
Utang Pihak Berelasi -
Non Usaha 337,348,241 38,683,909 -- -- 376,032,150
Jumlah 163,758,138 -- -- -- 163,758,138 Total

2013
Kurang dari 1 Tahun/ 1-2 tahun 2-5 tahun lebih dari 5
tahun Total
Less Than 1 Year /year /year more than 5
years
Liabilitas Keuangan
Diukur Pada
Biaya Perolehan Financial Liabilities
Diamortisasi: at Amortized cost:
Utang Usaha 95,255,465 510,117 -- -- 95,765,582 Trade Payables
Utang Lain-lain 12,747,498 -- -- -- 12,747,498 Other Payables
Beban Akrual 3,060,846 -- -- -- 3,060,846 Accrued Expenses
Utang Pihak Berelasi - Finance Lease
Non Usaha -- 64,753,080 -- -- 64,753,080
Jumlah 111,063,809 65,263,197 -- -- 176,327,006 Total

51
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

28. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 28. FINANCIAL INSTRUMENT AND FINANCIAL RISK
(Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)

(iii) Risiko Mata Uang (iii) Foreign Currency Risk


Eksposur risiko nilai tukar mata uang asing Grup timbul terutama The foreign exchange risk exposures of the Group mainly
dari volatilitas nilai tukar mata uang Dollar Amerika Serikat terhadap result from the volatility in U.S. Dollar against other currencies.
mata uang asing lainnya.

Grup terekspos pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang asing The Group is exposed to the effect of foreign currency
terutama karena transaksi yang didenominasi dalam mata uang exchange rate fluctuation mainly because of Rupiah
Rupiah seperti pembayaran biaya dan pajak. denominated transaction such as expenses payment and
taxes.
Kebijakan Grup adalah melakukan penyeimbangan arus kas dari The Group’s policy is to balance the cash flows from
aktivitas operasi dan pendanaan dalam mata uang yang sama. operations and the financing activities using the same
currency.
Grup mengelola eksposur mata uang asing dengan mencocokkan, The Group manages the foreign currency exposure by
sebisa mungkin, penerimaan dan pembayaran dalam masing- matching, as far as possible, receipts and payments in each
masing individu mata uang. Jumlah eksposur mata uang asing individual currency. The Group’s net open foreign currency
bersih Grup pada tanggal pelaporan diungkap pada Catatan No. 27. exposure as of reporting date is disclosed in Note 27.

Analisis sensitivitas mata uang asing Foreign currency sensitivity analysis

Sensitivitas Grup terhadap peningkatan dan penurunan dalam USD, The Group’s sensitivity to the increase and decrease in the
CAD dan SGD terhadap Rupiah adalah 2%. 2% adalah tingkat USD, CAD and SGD against Rupiah is 2%. 2% is the
sensitivitas yang digunakan ketika melaporkan secara internal risiko sensitivity rate hat used when reporting foreign currency risk
mata uang asing kepada para karyawan kunci, dan merupakan internally to key management personnel and represents
penilaian manajemen terhadap perubahan yang mungkin terjadi management's assessment of the reasonably possible change
pada nilai tukar valuta asing. Analisis sensitivitas hanya mencakup in foreign exchange rates. The sensitivity analysis includes
item USD, CAD dan SGD yang ada dan menyesuaikan translasinya only outstanding monetary items denominated in USD, CAD
pada akhir periode untuk perubahan 2% dalam nilai tukar Rupiah. and SGD and adjusts their translation at the period end for a
2% change in Rupiah.

Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, jika USD, SGD dan At 31 December 2014 and 2013, if USD, SGD and CAD had
CAD melemah/menguat sebesar 2% terhadap Rupiah, dengan weakened/strengthened by 2% against Rupiah with all other
seluruh variabel lainnya konstan, laba bersih, setelah pajak, tahun variables held constant, net income for the year, net of tax,
berjalan masing-masing akan menjadi Rp6.612.880 dan would have been Rp6,612,880 and Rp1,282,883 higher/lower.
Rp1.282.883 lebih tinggi/rendah.

Menurut pendapat manajemen, analisis sensitivitas tidak In management's opinion, the sensitivity analysis is
representatif dari risiko valuta asing melekat karena eksposur pada unrepresentative of the inherent foreign exchange risk because
akhir periode pelaporan tidak mencerminkan eksposur selama tahun the exposure at the end of the reporting period does not reflect
berjalan. the exposure during the year.

(iv) Risiko Suku Bunga (iv) Interest Rate Risk


Grup terekspos risiko tingkat suku bunga terutama menyangkut The Group exposures to interest rate risk mainly concerns
liabilitas keuangan yang berasal dari utang sewa pembiayaan. financial liabilities from financing lease liabilities. The financial
Adapun liabilitas keuangan yang dimiliki Grup pada 31 Desember liabilities which owned by the Group as of December 31, 2014
2014 dan 2013 memiliki tingkat suku bunga mengambang. Grup and 2013 have floating interest rate. The Group strictly
akan memonitor secara ketat pergerakan suku bunga di pasar dan monitored the market interest rate fluctuation and if the
apabila suku bunga mengalami kenaikan yang signifikan maka Grup market interest rate significantly increased, the Group will
akan menegosiasikan suku bunga tersebut dengan pemberi renegotiate the interest rate to the lender.
pinjaman.

b. Estimasi Nilai Wajar b. Fair Value Estimation


Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan The fair value of financial assets and financial liabilities must
pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan. be estimated for recognition and measurement or for
disclosure purposes.
PSAK No. 60, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” mensyaratkan SFAS No. 60, ”Financial Instruments: Disclosures” requires
pengungkapkan atas pengukuran nilai wajar dengan tingkat hirarki disclosure of fair value measurements by level of the following
nilai wajar sebagai berikut: fair value measurement hierarchy:
a) harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk a) quoted prices (unadjusted) in active markets for identical
aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1); assets or liabilities (level 1);
b) input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 b) inputs other than quoted prices included within level 1 that
yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara are observable for the asset or liability, either directly (as
langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung prices) or indirectly (derived from prices) (level 2); and
(misalnya derivasi dari harga) (tingkat 2); dan
c) input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data c) inputs for the asset or liability that are not based on
pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat di observable market data (unobservable inputs)
observasi) (tingkat 3). (level 3).

52
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

28. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 28. FINANCIAL INSTRUMENT AND FINANCIAL RISK
(Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)

b. Estimasi Nilai Wajar (Lanjutan) b. Fair Value Estimation (Continued)

Nilai wajar instrumen keuangan yang dicatat pada Fair value of financial instruments carried
biaya perolehan diamortisasi at amortized cost
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, Grup tidak memiliki As of December 31, 2014 and 2013, Group did not have any
instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau financial instruments which recognized at fair value through
rugi sesuai dengan tingkat hirearki di atas. profit and loss as in line with those hierarchies.

Nilai tercatat dari aset dan liabilitas keuangan yang dimiliki oleh Carrying amount of Group's financial assets and liabilities as of
Grup pada 31 Desember 2014 dan 2013 mendekati nilai wajarnya December 31, 2014 and 2013 approximate their fair value due
karena sifat jangka pendek dari instrumen keuangan. to the shorter nature of the financial instruments.

c. Manajemen Permodalan c. Capital Management

Grup mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka The Group manages capital risk to ensure that it will be able
akan mampu untuk melanjutkan keberlangsungan hidup, serta to continue as a going concern and to maximize benefits to
memaksimalkan manfaat bagi pemegang saham dan pemangku the shareholders and other stakeholders.
kepentingan lainnya.

Group secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola Group actively and regulerly refused and managed its capital
permodalannya untuk memastikan struktur modal dan pengembalian to ensure the optimal capital structure and return to the
yang optimal bagi pemegang saham dengan mempertimbangkan shareholders, taking into consideration the efficiency of
efisiensi penggunaan modal berdasarkan arus kas operasi dan capital used based on operating cash flow, capital
belanja modal, serta mempertimbangkan kebutuhan modal di masa expenditures and also consideration of future capital needs.
yang akan datang.

Grup juga berusaha mempertahankan keseimbangan antara tingkat Group also seeks to maintain a balance between its level of
pinjaman dan posisi ekuitas untuk memastikan struktur modal dan loans and equity position in order to ensure the optimalization
pengembalian yang optimal. Tidak ada perubahan pada pendekatan of capital structure and returns. There was no changes in
Grup dalam mengelola permodalannya selama tahun berjalan. Group's approach in managing its capital structure during the
year.

29. PERIKATAN, PERJANJIAN PENTING DAN KONTIJENSI 29. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS AND
CONTINGENCY

a. Perjanjian Sewa Kantor a. Office Rent Agreement

Perpanjangan perjanjian VIP Link tanggal 4 September 2013 antara The extension of VIP Link agreement dated September 4th, 2013
PT Citra Eksekutif Otorita (CEO SUITE) selaku pihak yang between PT Citra Eksekutif Otorita (CEO SUITE), acting as the
menyewakan dan Perusahaanan selaku pihak penyewa atas obyek lessor, and the Company, as the lessee, of the object stated in the
yang tertera dalam Perjanjian VIP Link tanggal 30 April 2009 dan VIP Link Agreement dated April 30th, 2009, namely the ‘virtual
perpanjangan perjanjian VIP Link tanggal 4 Januari 2012, yakni office’ situated at the 39th floor of Wisma GKBI 9, Jl Jenderal
virtual office yang terletak di Wisma GKBI Lantai 39, Jalan Jenderal Sudirman No.28, Central Jakarta. The term of lease is from
Sudirman No. 28, Jakarta Pusat. Jangka waktu sewa adalah November 1st, 2013 up until June 30th, 2015. The leasing fee for
terhitung sejak tanggal 1 November 2013 hingga tanggal 30 Juni such period of time is amounting to USD 1,200 (one thousand two
2015. Harga sewa selama waktu tersebut adalah sebesar USD hundred US Dollar)
1.200 (seribu dua ratus dolar Amerika Serikat).

Berdasarkan akta Perjanjian Sewa Menyewa no. 11 tertanggal 21 Based on the deed of Leasing Agreement no.11 dated February
Pebruari 2013 yang dibuat oleh Notaris Hasan Halim, S.H., M.K.n, 21st, 2013, drawn up by Hasan Halim, S.H., M.K.n, a Notary,
yang menyatakan kesepakatan antara PT ATPK Resource, Tbk which states an agreement between PT ATPK Resource, Tbk and
dengan Nyonya Imelda untuk sewa menyewa 1 unit Satuan Rumah Mrs. Imelda concerning leasing of 1 unit of Non Residential
Susun Non Hunian di AXA Tower At Kuningan City Lantai 29 mulai Tenement at the 29th floor of ‘AXA Tower At Kuningan City’, from
dari 1 Maret 2013 sampai dengan 1 Maret 2015 dengan nilai sewa March 1st, 2013 up until March 1st, 2015 with leasing fee
sebesar Rp 7.200.000.000,-. amounting to Rp 7,200,000,000,-.

b. Perjanjian Sewa Pembiayaan b. Lease Agreement

Perjanjian Pembiayaan Konsumen No. 9911300405 tanggal 19 Consumer Financing Agreement No. 9911300405 dated February
Februari 2013 antara PT Mandiri Tunas Finance (“Lessor”) dengan 19, 2013 between PT Mandiri Tunas Finance (“Lessor”) and the
Perusahaanan (“Lessee”), atas 1 (satu) unit mobil kendaraan roda Company (“Lessee”), for 1 unit four-wheeled vehicle of Mercedes
empat merek Mercedes Benz-EClass-300 Avant Garde, tahun 2011, Benz-EClass-300 Avant Grande brand, production year of 2011,
dengan harga Rp980.000.000 (sembilan ratus delapan puluh juta amounting to Rp.980.000.000,- (nine hundred eighty million
Rupiah) dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan. Rupiah) with lease term of 24 (twenty four) months.

53
PT ATPK RESOURCES, Tbk DAN ENTITAS ANAK PT ATPK RESOURCES, Tbk. AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2014 AND DECEMBER
DAN 31 DESEMBER 2013 31, 2013
(Disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Thousand Rupiah, unless otherwise stated)

29. PERIKATAN, PERJANJIAN PENTING DAN KONTIJENSI (Lanjutan) 29. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS AND
CONTINGENCY (Continued)

c. Perjanjian Pemegang Saham Antara Perusahaan, MIM, (entitas c. Shareholders Agreement between the Company, MIM,
anak) dan PT Batavia Energi Jaya (“BEJ”). (subsidiary) and PT Batavia Energi Jaya (“BEJ”).
Berdasarkan Perjanjian Pemegang Saham tanggal 5 Nopember Based on the Shareholders Agreement dated November 5,
2009 yang dibuat di bawah tangan yang telah dilegalisasi oleh 2009 which was drawn up privately before and has been
Notaris Merryana Suryana, S.H., di Jakarta (“Perjanjian Pemegang legalized by Notary, Merryana Suryana, S.H, Jakarta
Saham”), diterangkan bahwa: (“Shareholders Agreement”), the following is stated:

(i) MIM merupakan pemegang sebanyak 1.050 saham dalam PT (i) MIM is the holder of 1.050 shares of PT Sarana Mandiri
Sarana Mandiri Utama, suatu Perusahaanan terbatas yang Utama; a limited liability established under the laws of the
didirikan berdasarkan hukum Indonesia, berdomisili di Tarakan Republic of Indonesia, domiciled in Tarakan with its office at
dan berkantor di Plaza Bapindo\ Citibank Tower Lt. 14. Jl. Jend. th
14 floor of Plaza Bapindo/ Citibank Tower, Jl. Jenderal
Sudirman Kav. 54-55, Jakarta (“SMU”), yang mewakili 70% Sudirman Kav. 54-55, Jakarta (“SMU”); representing 70%
(tujuh puluh persen) dari seluruh saham dikeluarkan dalam (seventy percent) of all outstanding shares of the Company.
Perusahaan;

(ii) BEJ merupakan pemegang 450 (empat ratus lima puluh) saham (ii) BEJ is the holder of 450 (four hundred fifty) shares of SMU,
dalam SMU, yang mewakili 30% (tiga puluh persen) dari seluruh representing 30% (thirty percent) of all outstanding shares of
saham dikeluarkan dalam SMU; SMU;
(iii) Perjanjian Pemegang Saham ini mengatur mengenai (iii) This Shareholders Agreement governs the shareholding of
kepemilikan saham MIM dan BEJ dalam SMU dan pelaksanaan MIM and BEJ in SMU and the implementation of the business
kegiatan usaha SMU. activities of SMU.

d. Perjanjian Opsi Saham Antara MIM (Pemberi Opsi) dan BEJ d. Stock Option Agreement Between MIM (Stock Option
(Penerima Opsi) Provider) and BEJ (Stock Option Recipient)

Berdasarkan Perjanjian Opsi Saham tanggal 5 Nopember 2009 yang Based on the Stock Option Agreement dated November 5, 2009 as
telah dilegalisasi oleh Merryana Suryana, S.H., Notaris di Jakarta legalized by Merryana Suryana, S.H, Jakarta (“the Stock Option
Selatan (“Perjanjian Opsi Saham”), diterangkan bahwa: Agreement”), the following is stated:

(i) Pemberi Opsi adalah pemilik dan pemegang yang sah dari 451 (i) The Stock Option Provider is the lawful owner and holder of
(empat ratus lima puluh satu) saham Seri A dan 599 (lima ratus 451 (four hundred fifty one) A-Series shares and 599 (five
sembilan puluh sembilan) saham Seri B dalam SMU. hundred ninety nine) B-Series shares in SMU.

(ii) Pemberian Opsi dengan ini memberikan kepada Penerima Opsi (ii) The Stock Option Provider hereby provides the Stock Option
dan Penerima Opsi dengan ini menerima dari Pemberi Opsi, Recipient with, and the Stock Option Recipient hereby receives
hak (bukan kewajiban) untuk membeli seluruh saham-saham from the Stock Option Provider, the right (but not the
milik Pemberi Opsi di dalam SMU setiap saat selama Periode obligation) to purchase all shares of the Stock Option Provider
Opsi dan pada harga pelaksanaan Opsi Saham sesuai dengan in SMU at any time during the Stock Option Period and at the
ketentuan dan persyaratan dalam Perjanjian Opsi Saham dan Stock Option exercise price in accordance with the terms and
dengan memperhatikan seluruh peraturan perundangundangan conditions stated in the Stock Option Agreement and with due
yang berlaku (”Opsi Saham”). observance of all prevailing statutory regulations (“Stock
Option”).
(iii) Harga Pelaksanaan Opsi Saham sebesar USD 3.500.000 (tiga (iii) The Stock Option Exercise Price is amounting to USD
juta lima ratus dolar Amerika Serikat) - (Y x USD 1 (satu dolar 3,500,000 (three million five hundred thousand US Dollar) – ( Y
Amerika Serikat). dimana: x USD 1 (one US Dollar), whereas:
Y adalah jumlah per MT batubara yang telah diproduksi dan Y is the total per MT of Coal produced and sold starting
dijual mulai dari tanggal penandatanganan Perjanjian Opsi f