Sie sind auf Seite 1von 15

BLOK 17 PBL 1

A dentist wants to open a private practice in his home area


which is has a 43 million people live there. The occupation of
most of the population are factory employees, civil servants,
carving and woodworking entrepreneurs. The GDP of the people
can be seen from their average income of 6 million per month.
The location of the practice will be chosen is in the middle of
the city, among several shops and shopping centers. The
required capital is 250 milion which is a help from his parents.
He estimated that the return on the capital is in 5 years. The
dentist obtained knowledge about price determination, design of
practice places, physician assistans systems using fourhanded
dentistry. Licensing procedurs, dental unit requirements, dental
equipment and practice materials. He uses this knowledge with
the guidance of his seniors and lecturers. After getting the
appropriate human resources in terms of both number and
competence, he immediately held a meeting for ethically
appropriate marketing, which began by determining
segmentation, targeting to be carried out, positioning,
differenriation, service, and marketing mix in the service sector.

A.KLARIFIKASI ISTILAH
1. GDP (gross domestic product/ PDB (produk domestic
bruto): suatu nilai pasar semua barang dan jasa yg
diproduksi suatu wilayah dlm periode waktu tertentu
GDP Bisa dijadikan alat ukur dr pertumbuhan ekonomi
suatu negara
B.MENENTUKAN PERMASALAHAN
1. Apa aja yg perlu di perhatikan saat drg buka praktek
pribadi
Jawab:
a. Penentuan anggaran/ Modal sesuai rencana
b. Penentuan lokasi tempat
c. Ketersediaan dental equipment yg memadai; dental
chair (+- 45jt)
d. Pembuatan surat izin praktek
e. Design bangunan dan ruangan
f. Jumlah SDM
g. Sasaran masyarakat yg di tuju, menentukan kelompok
masyarakat yg dituju di cocokan dgn skill drg. Melihat
kebutuhan perawatan kesehatan gigi dan mulut
masyarakat sekitar. Dan ini bisa mempengaruhi dalam
penentuan tarif perawatan
h. Standar profesi, batasan kemampuan minimal yg harus
dikuasi drg, mencakup knowledge, skill, and attitude
2. Factor yg mempengaruhi dalam menentukan lokasi
praktek
Jawab:
a. Personal factors: tempat kelahiran drg, keiinginan
orang tua/drg. Niat dr drg-> memberi pendekatan
edukasi ke masyarakat pentingnya menjaga kebersihan
gigi dan mulut
b. Professional factors: ketersediaan dental equipment
c. Economic factors: pendapatan (dianalisis dr mata
pencarian penduduk yg dominan-> menentukan tariff
perawatan drg), jumlah penduduk setempat
(perbandingan jumlah penduduk dg jumlah drg di
daerah itu, penduduk di desa atau perkotaan dpt
menentukan fasilitas yg dibutuhkan apa aja)
d. Besaran komunitas yg berkembangan
e. Kebutuhan doktergigi
f. Rasio drg dengan jumlah populasinya
g. Adanya daya beli masyarakat, kemampuan membayar,
dan daya dukung fasilitas yg dibutuhkan
3. Bagaimana mengelola system pembangunan/
pengembangan klinik yg efektif
Jawab:
a. System pengelolaan pasien: yg berkontribusi perawat
gigi yg harus mengusahi bbrp teknik; komunikasi yg
efektif dg pasien, mencatat data pasien scr baik(rekam
medis bias elektronik atau manual), mengatur
penjadwalan pasien, memelihara hubngan bagi dg
pasien/klien.
b. System keuangan/pembiayaan: bias oleh perawat gigi/
yg mengusahi manejemen. Traffing/penentuan tariff
yg ditentukan scr cepat, system asuransi dan klaim,
system pencatatan pengeluaran dan pemasukan yg
akurat.
c. System penataan ruang: adanya sirkulasi udara yg
baik, system pembungan limbah yg terjamin
keamanannya, tata letak peralatan yg memungkinkan
gerakan yg leluasa, penggunaan dental unit,
perlekapan kantor kursi dan meja yg ergonomis,
pengaturan area yg jelas antara area resepsionis, ruang
tunggu, administrasi, ruang sterilisasi, ruang alat
bahan serta ruang perawatan dll hal ini harus
kembangan unuk menjaga keamana dlm bekerja
d. System informasi: berbasis computer, keuntungannya
untuk mengelolaan data, informasi yg di dukung oleh
software dan hardware computer. Seperti software
registrasi pasien. Software keuangan, software
pengelolaan alat dan bahan, software perjanjian
pasien. Semua software di bangun untuk
mempermudan perawat gigi untuk bekerja
e. System tata hubungan kerja dalam organisasi:
hubungan baik antar petugas yg ada di klinik tersebut,
selalu menjaga etika dan bersikap professional,
membangun system penjadwalaan perkejaan yg adil,
menaati jadwal yg berlaku, saling menolong antar
petugas baik lintas program/lintar sector
f. Manejemen alat dan bahan: dilakukan mencatatan
berapa kali kerja pd pasien, dicatat dimulai dr kapan
dipakai dan expired kapan, setelah digunakan itu rata2
untuk brp pasien, periksa expired dr produk bahan2,
pengambilan pd alat2 jika ada kerusakan harus dicatat
g. Penyimpanan bahan: dilihat dr detail prosedur
masing2 produk. Ada yg disimpan di kulkas, dilihat
pengaturan suhunya, ada yg di suhu kamar ini tdk blh
terpapar matahari. Barang yg diambil harus ada
checklist, harus ada catatan permintraan dan laporan
penggunaan barang berdasarkan tgl, tgl pembeliaan,
jmlh pembeliaan, tgl pemakaian, jmlh pemakain,
harga satuan, usulan pembutuhan, sisa stock, catatan
pemakain rata2 perbulan.
4. Apa aja prosedur perizinan yg harus dilalu dokter gigi
untuk membuka praktek
Jawab: (dibuat alur)
Perizinan yg dibutuhkan: Surat rekomendasi dr PDGI
(SRIP) setempat tp harus jd anggota PDGI setempat nnt
pdgi dating ke tempat praktik -> STR (surat tanda
registrasi) suatu bukti tertulis yg dikeluarkan oleh KKI
pemerintah kpd tenaga kesehatan yg sdh memliki
sertifikat kompentensi yg berlaku 5 tahun dan harus di
upgrade dgn punya 30 skp. STR syaratnya sdh ujian
kompetensi CBT dan OSCE, memiliki ijazah, memiliki
surat sehat mental dan fisik, surat pernyataan sumpah
drg, sudah melaksanakan etika profesi. STR berlaku 5
tahun dan di harus di upgrade -> SIP (surat izin praktik)
dikeluarkan oleh dinas kesehatan kab/kota setempat,
syaratnya sdh harus punya tempat praktikMaksimal 3
tempat kerja
Dokter gigi yg lulus dr luar negri dan ingin praktik di
Indonesia harus ikut penyataraan terlebih dahului
5. Bagaimana system penatalaksanaan ruangan praktek
pribadi
Jawab:
a. Fungsi
b. Keamanan
c. Kennyamanan
d. Kemudahan pelayanan kesehatan
e. System ventilasi
f. Sistem pencahayaan
g. System sanitasi; air bersih, air kotor
h. Ruang tunggu, r.tindakan(20-30m persegi), r.farmasi,
tmpat parker, kmr mandi(2-3m persegi)
i. Pembuangan limbah medis dan nonmedis
6. Bagaimana cara pemasaran yg sesuai etis
Jawab:
a. Jika memasang iklan, tdk menjanjikan hasil yg pasti
b. Melakukan promosi kesehatan ke masyarakat,
memberitahu pentingnya mjg kesehatan gigi dn mulut
7. Apa saja penentuaan tariff pelayanan kesehatan gigi dan
mulut
Jawab: (ada variable cost, fix cost dll)
a.penjumlahan unit cost pelayanan (scalling 28,5k)+jasa
peyanan (81,5k)= 110k
8. Apa aja konsep dan definisi dari fourhanded dentistry
Jawab:
Fourhanded dentistry: desain praktik kedokteran dmn drg
dan asistennya bekerja sbg satu tim untuk melakukan
suatu perawatan yg akan direncanakan.
Konsep: desain ruangan di kaitkan dg konsep fourhanded
dentistry
a. Statis zone: daerah tanpa ada pergerakan
doktergigi/perawtaan. Pada jam 11-2
b. Assistant zone: daerah perawat gigi, jam 1-4
c. Transfer zone: daerah untuk transfer alat/bahan dr drg
ke perawat atau sebaliknya. Jam 5-7
d. Operator zone: untuk operator dr jam 7-11
9. Drg harus memiliki pengetahuan ttg lokasi atau cara2
membuka praktek, mengapa?
Jawab:
Drg harus mengetahui Prosedur membuka praktik
pribadi harus mengetahui apa aja dibutuhkan, lalu harus
mempertimbangkan lokasi dan tariff dll jadi drg harus
memiliki pengetahuan
10. Kelebihan dan kekurangan membuka praktek pribadi
Kelebihan:
-jam kerja fleksibel
Kekurangan:
-modal banyak
-harus bekerja keras mempromosikan klinik
LO:
1. Apa aja prosedur perizinan yg harus dilalu dokter gigi
untuk membuka praktek (dibuat alur)
Jawab:
Menurut UU no 29 thn 2004
Pasal 36: setiap dokter/drg yg melakukan praktik
kedokteran di Indonesia wajib memliki SIP
Pasal 37 ayat 1: SIP sebagaimana disebutkan di pasal
36 dikeluarkan oleh pejabat kesehatan di
kabupaten/kota tempat praktek
Pasal 37 ayat 2: SIP hanya diberiikan paling banyak 3
tempat
Pasal 37 ayat 3: SIP hanya berlaku untuk 1 tempat
praktek
Pasal 38 ayat 1: untuk mendapatkan SIP sebagaimana
di sebutkan di pasal 36 dokter/drg harus: a. memliki
STR; b. memiliki tempat praktek; c. memiliki
rekomendasi dr organisasi profesi
Pasal 38 ayat 2: SIP masi teteap berlaku sepanjang:
a.STR masi berlaku; b. lokasi tmpt praktek sesuai
Pasal 38 ayat 3: ketentuan lebih lanjut tntang SIP
diatur dalam peraturan menteri

Alur: UKMP2DG -> sertifikat kompetensi (dari


kolegium dokter gigi Indonesia) berlaku 5 tahun harus
di urus mnjd STR kalau tdk 6 bulan hangus -> serkom
ditukarkan dg STR (surat tanda registrasi, dikeluarkan
oleh konsil kedokteran Indonesia) dapat 1 STR asli
dan 3 yang terlegalisir oleh ketua konsil kedokteran
Indonesia -> STR yg terlegalisir di tukarkan dg SIP,
jadi 3 STR untuk 3 tempat prktek (SIP Dikeluarkan
oleh dinas kesehatan setempat)-> sebelum
mendapatkan SIP harus memastikan tempat praktek
dan harus dapat surat rekomendasi PDGI setempat,
syartnya harus menjadi anggota PDGI setempat
->surat rekomendasi berlaku 3 bulan setelah
dikeluarkan, satandar biaya untuk drg minimal 75k
max 100k, drg spesialis min 100k max 150k biaya ini
disesuaikan dg cabang PDGI yg bersangkutan
->drg yg sudah memiliki SIP harus memasang papan
nama yg berisi: nama drg, no STR, no SIP. Uk papan
60x90 cm dg dasar putih, huruf hitam, jika sudah
spesialis ditulis dan waktu praktek

Permenkes no 2052 tahun 2011


Untuk memperolek SIP, pemohon harus melampirkan
a. Fotcop STR yg dilegalisir oleh KKI
b. Suart pernyataan mempunyai tempat praktik/suart
keterangan dr fasilitas pelayanan kesehatan tmpt
dokter bekerja
c. Surat persetujuan langsung bagi dokter/drg yg
bekerja pd fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah
d. Surat rekomendasi organisasi profesi
e. Pas foto 4x6 3 lembar dan 3x4 2 lembar
2. Apa saja penentuaan tariff pelayanan kesehatan gigi
dan mulut(system pembiayaan)
Jawab:
-Full cost pricing: menetapkan tariff sesuai dg unit
cost +keuntungan
-Target rate of return price: modifikasi dr full cost,
tariff ditenrukan dr direksi dan harus mempunyai 10%
keuntungan
-Acceptance pricing: digunakan apabila pd daerh
tersebut ad RS yg dianggap sbg panutan untuk
menentukan harga, tarifnya ngikut dg tariff RS yg sbg
panutan
Dari panblok:
-fixed cost/ biaya tetap: biaya yg tetap tdk dipengaruhi
oleh biaya volume/produksi, biaya sewa
tempat/renovvasi
-variabel cost: biaya variable/tdk tetap, yg merupakan
biaya yg sifatnya berubat menurut jmlh produksi,
missal biaya bahan/material yg digunakan
-semi variable cost: biaya yg tdk mencakup keduanya,
berubah berdasarkan volume namun tdk terkait scr
langsung scr profosionall, listrik, telfon
Untuk cabut gigi: missal fixed cost 16k, semi variable
13k, variable cost 16k= semua dijumlah + jasa medis
(x) = tariff perawatan cabut gigi
3. Apa aja konsep dan definisi dari fourhanded dentistry
(zona)
Jawab:
Fourhanded dentistry (dokter berdua sama asisten,
tujuannya untuk menentukan penataan ruangan): suatu
metodelogi dari dokter gigi dg asisten dg lingkungan
yg ergonomis, untuk meningkatkan produktivitas dr
tim dental dan meningkatkan pelayanan kpd pasien dg
melingdungi physical well-being dr tim, tidak hanya
memindahkan alat dr tempat satu ke tempat lain tapi
memliki prinsip work smarter not harder.
Prinsip:
a. melakukan pekerjaan dg psosisi duduk,
b. memanfaatkan alat yg tepat dr tenaga tambahan,
c. pengorganisasian yg tepat dr bagian2 yg berbeda dr
praktik,
d. mengsederhanakan pekerjaan yg direncanakan

kriteria:
a. seluruh peralatan harus di desain scr ergonomis
untuk meminimalisasi pergerakan yg tdk perlu
b. tim dokter dan pasien duduk dg nyaman, pada
kursi yg didesain scr ergonomis
c. dilakukan motion economi, mengacu pd sikap
dmn energy manusia dpt di batasi/dipelihara saat
melakukan aktivitas
d. menggunakan penataan yg rapih
e. drg memberikan tanggung jawab resmi kpd
asisten yg qualified berdasarkan aturan yg
ditetapkan
f. perawatan pasien di rencanakan sesuai urutan yg
logis
elemen dasar tertentu untuk menjadi efektif:
a.pemilihan perawatan
b.seleksi dan pengembangan teknik

untuk operator tangan kanan:


operator zone : jam 7-11
static zone: jam 12-2
asisten zone: jam 2-jam 4
transfer zone: jam 4-6
tujuannya: memperpendek waktu kerja,
mencegah tjdnya gangguan musculus skeletal,
meningkatkan kualitas pekerjaan, sgt efektif
karna trf alat dari drg dan asisten jd cepat
operator tangan kiri:
operator zone: jam 12-5
transfer zone: jam 5-8
asisten zone: jam 8-10
me
statis zone: jam 10-12
metode transfer alat:
a. one handed transfer: pen graps: untuk alat yg kecil2; palm
graps: tang ekso; two handed transfer: handpiece dll
(asisten sudah tau apa yg akan dikasih selanjutnya untuk
mempercepat waktu kerja)

4. Perbedaan prosedur buka klinik bersama dan klinik


pribadi
Permenkes no 9 tahun 2014 klinik dibagi 2: klinik
pratama (klinik yg menyelenggarakan medis dasar yg
dibentuk dr perorangan atau badan usaha ) dan klinik
utama (klinik yg menyelenggaran medis
spesialistik/medis dasar dan spesialistik [harus
berbentuk badan hukum])

Persyaratnya klinik utama: ada dokter penanggung


jawab yg merupakan dokter spesialis /drg spesialis,
tenaga keperawatan/tenaga kesehatan, apoteker/tenaga
medis kefarmasian, ahli gizi bagi yg
menyelenggarakan rawat inap, tenaga administrasi,
ruang rawat inap minmal 5 tempat tidur. Di ajukan ke
kantor PTSP (pelayanan terpadu satu pintu) untuk
perizinan di walikota
Perizinan, permenkes RI no 9 thn 2014 bab 4
tentang perizinan
5. Cara marketing
Komponen marketing, apa aja yg harus diperhatikan:
a. Produk, suatu layanan perawatan gigi yg menjadi
peran penting dlm strategi marketing
b. Harga danpengeluaran lainnya: sbg elemen menting
untuk mempertimbahan tempat pelayanan gigi.
Oleh karna itu dpt ditetapkan scr minimal untuk
mengurangi kehilangan pasien
c. Promosi: harus ada tujuan; ada informasi dan saran
yg diperlukan, mempengaruhi pasien thd jasa yg
diberikan dan mendorong pasien untuk mengambil
jasa tertentu,
d. Staff dalam klinik: interaksi staf dg pasien harus
memberikan kesan ke pasien shg pasien dpt menilai
positif thd klinik kita, jd harus ada system
rekuitmen yg baik dalam memilih staf
e. Proses: berkaitan dg perjalanannya perawatan gigi,
pasien jg menilai attitude dr staf dan dokter gigi
selama perawatan gigi jadi komunikasi dan
interaksi yg baik itu penting
f. Place/tempat: tata letak praktik gigi serta dekorasi,
seperti renovasi, pergantian furniture dan perubahan
warna dinding tmpt praktik dpt scr positive
mempengaruhi psikologi pasien dan dokter gigi,
dan lokasi yg nyaman mnjd kriteria penting bagi
pasien untuk memlih tmpt praktik gigi
Strategi marketing: tinggal di lokasi dg org2 yg pendidikan yg
tinggi itu mementingkan bagaimana perawtan kita, kalau di
lokasi pendidikan yg bag. Menengah harus mempertimbangan
lokati tempat praktik kita harus dekat dengan
perumbahan/masyarakat
Strategi marketing (nuno)
Bertahan agresif: membenahi semua hambatan yg ada, jgn
sampai pasien itu tahu. Missal motivasi pegawai, menerapkan
strategi biaya (mementingan mutu), memperluas penjualan
strategi Putar haluan: jika klinik kita kurang terkenal, kita
bekerja sama dg drg/dokter yg terkenal
A. eksternal: memasang papan nama, penyuluhan, prmosi
kesehatan, baksos, seminar
B.Internal: Jasa kita, pelayanan dg baik, skill baik, diagnosis
tepat, menarik biaya yg wajar
Indicator ancaman: citra pesan yg baik, kesadaran penampilan
kurang, pelayanan alternative
Indicator peluang: angka kesakitan tinggi, lokasi yg dipilih
mjd pusat aktivitas masyarakat