Sie sind auf Seite 1von 21

NAMA : SILVIA INDRIYATI

NO.BP : 1701155

1. ANALISA GOL. BARBITURAT


No. Nama obat struktur Reaksi Hasil/lampiran
1 Thialbarbital
(Kemital)

http://bit.ly/2OrlF4V

http://bit.ly/30LAphO
Tahapan uji Identifikasi
1 Uji Pendahuluan
a. Organoleptis Bentuk : Serbuk granul
Warna : Putih
Bau : Tidak berbau
Rasa : Agak Pahit

b. Kelarutan Larut dalam air


(Martindale,edisi 36,(2009)
c. Keasaman Amfoter (Martindale,edisi 36,(2009)
d. Unsur Unsur C Mekanisme reaksi
 Thialbarbital + CuO
http://bit.ly/319 (tembaga oksida kering)  C13H16N2O2S + CuO  panaskan + gas CO2
07wW Panaskan,bila positif CO2 Ca (OH)2 (berubah menjadi keruh)
maka larutan Ca(OH)2
menjadi keruh.

Unsur H
http://bit.ly/2O  Masukkan Strip Mg kedalam Mg + C13H16N2O2S + HCl  (hingga terdengar
Sf0kw tabung reaksi berisi bunyi “poop”)
thialbarbital + HCl tutup
dg dropper,kocok perlahan
hingga terasa sedikit hangat
dan mulai terasa adanya
tekanan,nyalakan lidi dg korek
api lalu terdengar bunyi “pop”.

bit.ly/2Owep88 Unsur N
 Reaksi Lassaigne
thialbarbital + sodium
sianida + Ferro C13H16N2O2S + 6NaCN + FeSO4
sulfatterbentuk natrium ferro Na4[Fe(CN)6] + Na2SO4 (warna kuning
sianida + natrium sulfat kehijauan)

 thialbarbital + natrium fero


bit.ly/2Owep88 sianida+ besi chloride besi
ferrosianida + natrium klorida
(warna biru)
C13H16N2O2S + 3Na4[Fe(CN)6] + 4FeCl3
 Fe4[Fe(CN)6]3 + 12NaCl (warna biru)

http://bit.ly/2n Unsur O
NxrMa Larutan hidrogen peroksida +
sedikit bubuk
NaO2panaskan diatas
bunsen, sambil lidi dibakar C13H16N2O2S +H2O2 + NaO2  panaskan 
diatas bunsen hingga seperti lidi dibakar masukan kedalam tabung reaksi
terbakar kemudian masukkan (sehingga terbentuk nyala api)
kedalam tabung reaksi jangan
menyentuh larutanterbentuk
api yang menyala
bit.ly/2nw6Ge Unsur S C13H16N2O2S + NaOH 2N + Larutan
Z  Tes Natrium Nitroprisside Na2[Fe(CN)5NO]  ungu
Ekstrak lassaigne + 1 tetes
Natrium nitroprusside

bit.ly/2nw6Ge  Uji Timbal Asetat


Z Ekstrak lassaigne + Asam C13H16N2O2S + Na2S +(CH3COOH)2Pb 
asetat +Lead asetat solution PbS + 2CH3COONa (endapan hitam)

2 Gugus fungsi Keton


 Reaksi m-Dinitrobenzene
http://bit.ly/32j Zat + pereaksi m-
DbMz Dinitrobenzene + sodium
hydroxide → warna violet

http://bit.ly/32j
DbMz  Reaksi Sodium Nitroprusside
Sodium Nitroprusside + H2O C13H16N2O2S + CH3COCH3 + OH- 
+ Zat + sodium hydroxide → CH3COCH2- + H2O
[Fe(CN)5NO]2- + CH3COCH2- 
warna merah
[Fe)CN)5NO.CH3COCH2]3- (warna merah)
http://bit.ly/2O
Siq79 Amin Sekunder
 thialbarbital + asam nitrit
(NaNO2 + HCl, H2SO4 →
kuning merah + HNO2
nitrosamin (yellow oily layer)

→ R2N−NO + H2O

Inti Benzen
 Reaksi Querbet C13H16N2O2S + HNO3 + C2H5OH + HCl + Zn
thialbarbital ditambahkan  warna merah orange
HNO3 pekat lalu alkohol dan
HCl dan tambahkan Zn
Powder akan membentuk
Reaksi diazo warna merah
orange

C13H16N2O2S +KNO3 (2 x Bz) + 1 cc


H2SO4dinginair + NH4OH +
Na2Slapisan merah coklat
 Reaksi Ramwez
thialbarbital ditambah kalium
nitrat (2 x Bz) + 1ml asam
sulfat dingin  air +
amonium hidroksida + natrium
sulfida lalu akan membentuk
lapisan merah cokelat

3. Reaksi Khusus  Reaksi zwikker

http://bit.ly/2L thialbarbital + 10 tetes reagen C13H16N2O2S +


YAA56 zwikker I + 2 tetes reagen
zwikker II  warna ungu
Pereaksi : Zwikker I
- 1 gram Co atau kobalt (II)
nitrat larutkan dalam
methanol 100 ml.  ungu Warna ungu
- Zwikker II : 10% piridin
larutkan dalam methanol
100 ml.

 Reaksi Parri

Letakkan sedikit thialbarbital pada


pada cawan penguap + 1 tetes
pereaksi → 1 tetes pereaksi →
dipanaskan di water bath → ad kering. + Co(NO3)2 + CH3OH + UAP NH3
+ 1 tetes ammonia (p) atau uap NH3  ungu
→ ungu

 Reaksi Buchi & Pertia


Zat + CHCl3 + reagen
(CO(NO3)2) 0,01 M dalam + CHCl3 + pereaksi
methanol + 0,25 mL Co(NO3)2 + CH3OH + isobutilamin + CHCl3
isobutilamin 1 M dalam CHCl3  ungu
 ungu

4 Uji Kristal  thialbarbital + pereaksi


Wageenar  Berbentuk jarum
kecil dan besar

http://bit.ly/2L
YAA56  Dengan Aseton Air
Tetes zat thialbarbital dalam aseton Kristal Dengan Aseton
pada objek glass + 2 tetes aquadest  Air
biarkan hingga terbentuk kristal 
amati dibawah mikroskop
No. Nama obat Struktur Reaksi Hasil/lampiran
2. Diphenylhydan
toin-Na

http://bit.ly/2MlFibX

http://bit.ly/2ISoaKf
Tahapan uji Identifikasi
1 Uji Pendahuluan
a. organoleptis Bentuk : Kristal
Warna : Putih
Rasa : Pahit menggigit
(Martindale edisi 36.
(2009),hal.495)
b. Kelarutan Bebas larut dalam air, larutan
biasanya agak keruh karena
hidrolisis parsial dan penyerapan
karbon dioksida, larut dalam
alkohol, praktis tidak larut dalam
kloroform dan eter. (Martindale
edisi 36. (2009),hal.495)
c. Keasaman Basa ( (Martindale edisi 36.
(2009),hal.495)
d. Unsur Unsur C Mekanisme reaksi

 Diphenylhydantoin-Na + C15H11N2NaO2 + CuO  panaskan + gas CO2 Ca


http://bit.ly/319 CuO (tembaga oksida kering) (OH)2 (berubah menjadi keruh)
07wW Panaskan,bila positif CO2
maka larutan Ca(OH)2
menjadi keruh.

Larutan keruh
http://bit.ly/32o Unsur H
nPqs  Masukkan Strip Mg kedalam Mg + C15H11N2NaO2 + HCl
tabung reaksi yang berisi
Diphenylhydantoin-Na +
HCl tutup dg
dropper,kocok perlahan
hingga terasa sedikit hangat
dan mulai terasa adanya
tekanan,nyalakan lidi dg
korek api lalu terdengar
bunyi “poop”. Bunyi “poop”

bit.ly/2Owep88
Unsur N C15H11N2NaO2 + 6NaCN + FeSO4 
 Reaksi Lassaigne Na4[Fe(CN)6] + Na2SO4
Diphenylhydantoin-Na +
sodium sianida + Ferro
sulfatterbentuk natrium
ferro sianida + natrium sulfat Kuning kehijauan
bit.ly/2Owep88
 Diphenylhydantoin-Na + C15H11N2NaO2 + 3Na4[Fe(CN)6] + 4FeCl3 
natrium fero sianida+ besi Fe4[Fe(CN)6]3 + 12NaCl (warna biru)
chloride besi ferrosianida
+ natrium klorida (warna
biru)

http://bit.ly/2n Unsur O
NxrMa Larutan hidrogen peroksida + C15H11N2NaO2 +H2O2 + NaO2  panaskan  lidi Warna biru
sedikit bubuk dibakar masukan kedalam tabung reaksi (sehingga
NaO2panaskan diatas terbentuk nyala api)
bunsen, sambil lidi dibakar
diatas bunsen hingga seperti
terbakar kemudian masukkan
kedalam tabung reaksi jangan
menyentuh
larutanterbentuk api yang
menyala

Nyala api

2 Gugus fungsi Keton


 Reaksi m-Dinitrobenzene
http://bit.ly/32j Diphenylhydantoin-Na +
DbMz pereaksi m-Dinitrobenzene +
sodium hydroxide → warna
violet

violet
http://bit.ly/32j C15H11N2NaO2 +CH3COCH3 + OH-  CH3COCH2-
DbMz  Reaksi Sodium Nitroprusside + H2O
[Fe(CN)5NO]2- + CH3COCH2- 
Sodium Nitroprusside + H2O
[Fe)CN)5NO.CH3COCH2]3- (warna merah)
+ Diphenylhydantoin-Na +
sodium hydroxide → warna
merah

merah

http://bit.ly/2O
Siq79 Amin Sekunder
 Diphenylhydantoin-Na +
asam nitrit (NaNO2 + HCl,
H2SO4 → kuning merah +
HNO2 nitrosamin (yellow
oily layer) → R2N−NO + H2O
Lapisan kuning

Inti Benzen C15H11N2NaO2 + HNO3 + C2H5OH + HCl + Zn 


 Reaksi Querbet warna merah orange
Diphenylhydantoin-Na
ditambahkan HNO3 pekat
lalu alkohol dan HCl dan
tambahkan Zn Powder akan
membentuk Reaksi diazo
Merah orange
warna merah orang

C15H11N2NaO2 + KNO3 (2 x Bz) + 1 cc


 Reaksi Ramwez H2SO4dinginair + NH4OH + Na2Slapisan
Diphenylhydantoin-Na merah coklat
ditambah kalium nitrat (2 x
Bz) + 1ml asam sulfat
dingin  air + amonium Lapisan merah coklat
hidroksida + natrium sulfida
lalu akan membentuk lapisan
merah cokelat

3. Reaksi Khusus

http://bit.ly/35  Reaksi Parri


CGTmQ C15H11N2NaO2 + Co(NO3)2 + CH3OH + UAP NH3
Letakkan sedikit sampel padat pada  ungu
pada cawan penguap + 1-2 tetes
pereaksi → dipanaskan di water bath
→ ad kering. + 1 tetes ammonia (p)
atau uap NH3 → ungu

http://bit.ly/2L  Reaksi zwikker


YAA56
Diphenylhydantoin-Na + 10
tetes reagen zwikker I + 2
tetes reagen zwikker II  C15H11N2NaO2 +
warna ungu
Pereaksi : Zwikker I  ungu
- 1 gram Co atau kobalt
(II) nitrat larutkan dalam
methanol 100 ml.
- Zwikker II : 10% piridin
larutkan dalam methanol
100 ml.

 Reaksi Buchi & Pertia


Diphenylhydantoin-Na + C15H11N2NaO2 + CHCl3 + pereaksi Co(NO3)2 +
CHCl3 + reagen (CO(NO3)2) CH3OH + isobutilamin + CHCl3  ungu
0,01 M dalam methanol +
0,25 mL isobutilamin 1 M
dalam CHCl3  ungu

4 Uji Kristal
 Dengan Aseton Air
http://bit.ly/2L Tetes Diphenylhydantoin-Na
YAA56 dalam aseton pada objek glass + 2
tetes aquadest  biarkan hingga
terbentuk kristal  amati dibawah
mikroskop
Kristal Dengan Aseton
Air

 Dragendorff
Larutkan sedikit
Diphenylhydantoin-Na dalam
etanol atau NaOH, teteskan pada
objek glass dan tambahkan 1-2 tetes
pereaksi, biarkan beberapa waktu 
kristal warna jingga merah-jingga
coklat

 Bouchardat
Caranya sama dengan reaksi
dragendorff, terbentuk  kristal
putih kekuningan

 Fe Kompleks
Sedikit Diphenylhydantoin-Na
dalam etanol diletakkan pada objek
glass + 1-2 tetes pereaksi  tutup
dengan deck glasspanaskan
(jangan sampai
kering)angkat,biarkan dingin
kristal jingga merah sampai coklat

No. Nama obat struktur Reaksi Hasil/lampiran


3. Mephobarbital
(Methylphenobarbital)

http://bit.ly/2pKz3H5
http://bit.ly/2MtvE7x
Tahapan uji Identifikasi
1 Uji Pendahuluan
a. organoleptis Bentuk: bubuk kristal
Warna: putih
Rasa: Tak berasa
Bau: -
(Martindale edisi 36. (2009),hal.495)
b. Kelarutan Sedikit larut dalam air, alkohol, dan eter,
larut dalam kloroform dan dalam larutan
hidroksida dan karbonat alkali.
(Martindale edisi 36. (2009),hal.495)
c. Keasaman Amfoter (Martindale edisi 36.
(2009),hal.495)
d. Unsur Unsur C Mekanisme mereaksi
mephobarbital + CuO (tembaga
oksida kering)  C13H14N2O3 + CuO  panaskan
http://bit.ly/31907wW Panaskan,bila positif CO2 maka + gas CO2 Ca (OH)2 (berubah
larutan Ca(OH)2 menjadi menjadi keruh)
keruh.
http://bit.ly/32onPqs Unsur H
 Masukkan Strip Mg kedalam Mg + C13H14N2O3 + HCl 
tabung reaksi berisi hingga terdengar bunyi “poop”
mephobarbital + HCl tutup dg
dropper,kocok perlahan hingga
terasa sedikit hangat dan mulai
terasa adanya tekanan,nyalakan
lidi dg korek api lalu terdengar
bunyi “poop”.

bit.ly/2Owep88 Unsur N C13H14N2O3 + 6NaCN + FeSO4


 Reaksi Lassaigne Na4[Fe(CN)6] + Na2SO4
mephobarbital + sodium sianida (warna kuning kehijauan)
+ Ferro sulfatterbentuk natrium
ferro sianida + natrium sulfat

bit.ly/2Owep88  mephobarbital + natrium fero


sianida+ besi chloride besi C13H14N2O3 + 3Na4[Fe(CN)6] +
ferrosianida + natrium klorida 4FeCl3  Fe4[Fe(CN)6]3 +
(warna biru) 12NaCl (warna biru)
http://bit.ly/2nNxrMa Unsur O
Larutan hidrogen peroksida +
sedikit bubuk NaO2panaskan C13H14N2O3 +H2O2 + NaO2 
diatas bunsen, sambil lidi dibakar panaskan  lidi dibakar
diatas bunsen hingga seperti masukan kedalam tabung reaksi
terbakar kemudian masukkan (sehingga terbentuk nyala api)
kedalam tabung reaksi jangan
menyentuh larutanterbentuk api Nyala api
yang menyala

2 Gugus fungsi Keton


 Reaksi m-Dinitrobenzene
mephobarbital + pereaksi m-
http://bit.ly/32jDbMz Dinitrobenzene + sodium
hydroxide → warna violet

violet

 Reaksi Sodium Nitroprusside C13H14N2O3 +CH3COCH3 + OH-


http://bit.ly/32jDbMz Sodium Nitroprusside + H2O +  CH3COCH2- + H2O
[Fe(CN)5NO]2- + CH3COCH2-
mephobarbital + sodium
 [Fe)CN)5NO.CH3COCH2]3-
hydroxide → warna merah (warna merah)

merah
Amin Sekunder
 mephobarbital + asam nitrit
(NaNO2 + HCl, H2SO4 → kuning
merah + HNO2 nitrosamin
(yellow oily layer)

→ R2N−NO + H2O Lapisan warna kuning


Inti Benzen
 Reaksi Querbet
mephobarbital ditambahkan
HNO3 pekat lalu alkohol dan HCl
dan tambahkan Zn Powder akan
membentuk Reaksi diazo warna
merah orang

 Reaksi Ramwez
mephobarbital ditambah kalium
nitrat (2 x Bz) + 1ml asam sulfat
dingin  air + amonium
hidroksida + natrium sulfida lalu
akan membentuk lapisan merah
cokelat

3. Reaksi Khusus
 Reaksi zwikker
http://bit.ly/35FNoF9 mephobarbital + 10 tetes reagen
zwikker I + 2 tetes reagen zwikker C13H14N2O3 + zwikker 1 +
II warna ungu zwikker 2  ungu
Pereaksi : Zwikker I
- 1 gram Co atau kobalt (II)
nitrat larutkan dalam methanol
100 ml.
- Zwikker II : 10% piridin
larutkan dalam methanol 100
ml.

 Reaksi Parri
C13H14N2O3 + Co(NO3)2 +
Letakkan sedikit mephobarbital padat CH3OH + UAP NH3  ungu
pada pada cawan penguap + 1-2 tetes
pereaksi→ dipanaskan di water bath → ad
kering. + 1 tetes ammonia (p) atau uap
NH3 → ungu

 Reaksi Buchi & Pertia


mephobarbital + CHCl3 + reagen
(CO(NO3)2) 0,01 M dalam methanol + C13H14N2O3 + CHCl3 + pereaksi
0,25 mL isobutilamin 1 M dalam CHCl3 Co(NO3)2 + CH3OH +
 ungu isobutilamin + CHCl3  ungu
4 Uji Kristal
 Dengan Aseton Air
http://bit.ly/35CGTm Tetes zat mephobarbital dalam aseton
Q pada objek glass + 2 tetes aquadest 
biarkan hingga terbentuk kristal  amati
dibawah mikroskop

 Dragendorff
Larutkan sedikit mephobarbital dalam
etanol atau NaOH, teteskan pada objek
glass dan tambahkan 1-2 tetes pereaksi,
biarkan beberapa waktu  kristal warna
jingga merah-jingga coklat

 Bouchardat
Caranya sama dengan reaksi dragendorff,
terbentuk  kristal putih kekuningan

 Fe Kompleks
Sedikit mephobarbital dalam etanol
diletakkan pada objek glass + 1-2 tetes
pereaksi  tutup dengan deck
glasspanaskan (jangan sampai
kering)angkat,biarkan dingin kristal
jingga merah sampai coklat
DAFTAR PUSTAKA

1. Sweetman, S.C.(2009). Martindale 36th. The Pharmaceutical. London: Pharmaceutical Press.

2. Tjay TH dan Raharja K. 2008.Obat-Obat Penting. Jakarta: PT.Elex Media Komputindo