Sie sind auf Seite 1von 7

ANALISIS STABILITAS GAYA GESER & GULING

0.60
0.20 0.30
0.90

Angka pori ( e ) = 0,294


1.30

0.10
1.00 Berat spesifik tanah ( Gs ) = 2.369
𝐺𝑠 × 𝛾𝑤 2.369 ×9.81
Berat vomule kering ( γd ) = = = 18.62
4.00 1+𝑒 1+0.294

Kadar Air ( w ) = 25 % = 0.25


2.00
𝛾 𝑤 (𝐺𝑠+0.294) 9.81 (2.369+0.294)
Berat volume jenuh ( γsat ) = = = 20.19 kN/m3
1+0.294 1+0.294

Berat volume basah ( γb ) = γd (1 + w ) = 18.62 ( 1 + 0.25 ) = 23.27 kN/m3

Berat volume tanah apung ( γ’) = γsat – γw = 20.19 – 9.81 = 10.38 kN/m3

Berat volume air ( γw ) = 9.81 kN/m3

Ka = tg2 ( 45° - ω/2 ) = ( 45 -10/2 ) = 0.7

Kp = tg2 ( 45° + ω/2 ) = ( 45 -10/2 ) = 1.42

Menghitung Tekanan Tanah Aktif

Pₐ1 = 0.5 × γ’ × h12 × Ka

= 0.5 × 10.38 × 1.32 × 0.7

= 6.14 kN

Menghitung Momen Tekanan Tanah Aktif

Mₐ1 = Pₐ1 × 1/3 × h1

= 6.14 × 1/3 × 1.3

= 2.66 kNm
Menghitung Tekanan Hidrostatis Aktif

Pₐ2 = 0.5 × γw × h2

= 0.5 × 9.81 × 2.32


=
25.95 kN

Menghitung Momen Hidrostatis Aktif

Mₐ2 = Pₐ2 × 1/3 × h

= 25.95 × 1/3 × 2.3

= 19.89 kNm

Jumlah Tekanan Tanah Aktif Yang Bekerja

Σ Pₐ = Pₐ1 + Pₐ2

= 6.14 + 25.95

= 32.09 kN

Jumlah Momen Tanah Aktif Yang Bekerja

Σ Mₐ = Mₐ1 + Mₐ2

= 1.85 + 19.49

= 21.34 kNm

Menghitung Tekanan Tanah Pasif

P1p = 0.5 × γb × h22 × Kp

= 0.5 × 23.27 × 12 × 1.42

= 16.52 kN

Menghitung Momen Tekanan Tanah Pasif

Mₐ2 = Pp1 × 1/3 × h2

= 16.52 × 1/3 × 1

= 5.51 kNm
Menghitung Tekanan Hidrostatis Pasif

Pp2 = 0.5 × γw × h22

= 0.5 × 9.81 × 12
=
4.90 kN

Menghitung Momen Hidrostatis Pasif

Mp2 = Pp2 × 1/3 × h2

= 4.90 × 1/3 × 1

= 1.63 kNm

Jumlah Tekanan Tanah Pasif Yang Bekerja

Σ Pp = Pp1 + Pp2

= 16.52 + 4.90

= 21.42 kN

Jumlah Momen Tanah Pasif Yang Bekerja

Σ Mp = Mp1 + Mp2

= 5.51 + 1.63

= 7.14 kNm

Menghitung Gaya Uplift 1

U1 = B × h2 × γw

= 2 × 1 × 9.81

= 19.62 kN

Menghitung Momen Uplift 1

Mu1 = U1 × 0.5 B

= 19.62 × 0.5 × 2

= 19.62 kNm
Menghitung Gaya Uplift 2

U2 = 0.5 × B × h1 × γw

= 0.5 × 2 × 1.3 × 9.81

= 12.75 kN

Menghitung Momen Uplift 2

Mu2 = U2 × 2/3B

= 12.75 × 2/3 × 2

= 17 kNm

Jumlah Gaya Uplift Yang Bekerja

ΣU = U1 + U2

= 19.62 + 12.75

= 32.37 kN

Jumlah Momen Uplift Yang Bekerja

Σ Mu = Mu1 + Mu2

= 19.62 + 17

= 36 kNm

Menghitung Berat Bangunan

*Berat volume batu 22 kN/m3

No Berat Sendiri ( kN ) Jarak ke O Momen ( kNm )


1 1.3 × 0.6 × 22 = 17.16 1.4 24.02
2 0.5 × 0.9 × 1.3 × 22 = 12.87 0.8 10.30
3 1 × 2 × 22 = 44 1 44
4 1.3 × 0.3 × 9.81 = 3.82 1.85 7.07
5 0.5 × 0.9 × 1.3 × 23.27 = 13.61 0.5 6.80
6 0.2 × 1.3 × 22.27 = 6.05 0.1 0.60
ΣW= 97.51 ΣM = 92.79
Cek Stabilitas Terhadap Pergeseran

Bangunan dikatakan aman apabila angka keamanan ( SF ) lebih dari 1.5, dan dikatakan
bergeser apabila angka keamanan kurang dari 1.5 ( faktor aman yang disyaratkan ). Bergesernya
bangunan dipengaruhi oleh besarnya gaya tahan atau gaya vertikal yang berbanding dengan gaya
geser atau gaya horizontal.

ΣPa = 32.09 kN

ΣPp = 21.42 kN

ΣW = 97.51 kN

ΣU = 32.37 kN

Σ(V) = ΣW + ΣU

= 97.51 + (-) 32.37

= 65.14 kN

Σ(H) = ΣPa + Pp

= 32.09 + (-) 21.42

= 10.67 kN

*Koefisien gesek ( f ) = 0.35

𝑓 × 𝛴(𝑉)
SF = ≥ 1.5 ( faktor aman )
𝛴(𝐻)

0.35 × 65.14
= ≥ 1.5
10.67

= 2.14 > 1.5 ( aman )

Pada perhitungan diatas bangunan dapat dikatakan aman dari bahaya geser.
Cek Stabilitas Terhadap Penggulingan

Bangunan dikatakan aman apabila angka keamanan ( SF ) lebih dari 1.5, dan dikatakan
guling apabila angka keamanan kurang dari 1.5 ( faktor aman yang disyaratkan ). Bergulingnya
bangunan dipengaruhi oleh besarnya momen tahan terhadap terhadap guling yang berbanding
dengan momen pengguling.

ΣMa = 21.34 kN

ΣMp = 7.14 kN

ΣM = 92.79 kN

ΣMu = 36 kN

ΣMT = ΣM + ΣMp

= 92.79 + 7.14

= 99.93 kNm

ΣMG = ΣMu + ΣMa

= 36 + 21.34

= 57.34 kNm

𝛴𝑀𝑇
SF = ≥ 1.5 ( faktor aman )
𝛴𝑀𝐺

99.93
= 57.34 ≥ 1.5

= 1.74 > 1.5 ( aman )

Pada perhitungan diatas bangunan dapat dikatakan aman dari bahaya guling.
PERHITUNGAN ANALISA PEKERJAAN

Kegiatan : Lokasi :
Pekerjaan :
Perusahaan : Tahun Anggaran :

NO. SKET DATA KET

1. PERHITUNGAN CERUCUK DAN SESEK ϲ (Kohesi Tanah) = 1.50 T/m2


0.15 Kg/cm2

ɸ (Internal Friction Angel) = 19.3 ˚

ϲA (Adhesi Pada Sisi Vertikal Pondasi) = 1.50 T/m2

0.15 Kg/cm2

δ (Berat Volume Tanah) = 1.468 gr/cm3


(Hasil Lab)

Nc , Nq , Nϒ : Ncs ; Faktor kapasitas dukung tanah yang merupakan fungsi Ф ( sudut geser dalam )
a. Daya Dukung Ijin

Qult = c*Ncs*π*R^2 + cA*2*π*R*L


= ( tahanan ujung tiang ) + ( pelekatan antara tiang dengan tanah )
= (1.50x 9 x 3.14 x 0.05 ^2 ) + (1.50x 2 x 3.14 x 0.05 x 4)
= 0.1060 + 1.8840 Ton 0.1017
2R
= 1.99 Ton (Per Buah) 1.80864 1.9104
Keterangan :
Panjang Cerucuk = 4.00 Meter (Harga Ncs diperoleh dari grafik hubungan antara Nc , L/2R dan Ncs , Ncc Untuk nilai L/2R = 4/0.08 = 40)
Diameter Cerucuk = 0.10 Meter = 0.050 Meter 40 --> Pondasi bulat : Nc = 9.0

Kelompok tiang pancang :


- Jarak memanjang tiap tiang k = 1.00 M
- Jarak melintang tiap tiang l = 1.00 M
- Diameter tiang D = 0.10 M ( D = 0.08 m s/d 0.10 m )
- Jari – jari tiang R = 0.5 D
- Jumlah baris tiang dalam kelompok m = 1.00
→m = 2.00 (Untuk 1 M panjang turap)
→m = 2.00 (Untuk 2 M lebar Kaki pondasi)
- Jumlah tiang tiap baris n = 5.00
Efisiensi kelompok tiang pancang :
Dalam perhitungan efisiensi kelompok tiang pancang digunakan Rumus Converse – Labarre :

0.60 E=1–Q x (n-1)m + (m-1)n


90 x m x n
0.20 0.30
Dimana
0.90 Q = arc tg (D/k) , ˚ (Derajad) = 5.71 ˚
m = Jumlah tiang dalam suatu jurusan = 1.00
n = Jumlah tiang dalam arah lain = 5.00
E = Efisiensi kelompok tiang =

Sehingga diperoleh :

(3-1)1+(1-1)3
E = 1 - 5.71
90x1x3
1.30 2
E = 1 - 5.71
270
0.10 E = 0.9577
1.00 Jadi daya dukung setiap tiang dalam kelompok = 0.958 kali daya dukung tiang pribadi
Dengan demikian tiap tiang mampu mendukung beban sebesar :
Q = E x Qult
Q = 0.958x 1.99
Q = 1.9058 Ton
Rakit dibuat dari susunan kayu dolken atau bambu yang dijajar dan dijepit setiap jarak kira – kira 1.0 m, sehingga menghasilkan semacam
lembaran kaku yang berfungsi sebagai alas turap dan untuk meratakan beban tanggul akibat berat sendiri untuk kemudian beban ini
diteruskan keatas tanah fondasi yang dibantu oleh adanya kelompok tiang pancang.
4.00
Volume Turap per meter panjang

V Pas Batu = 6.72 M3

V Beton = 0.0064 M3

2.00

Berat Turap = (Volume Pas Batu X Berat Jenis Pas Batu)+(Volume Beton X Berat Jenis Beton)
Berat Jenis Batu = 2500 Kg/m3 Berat Beton = 2700 Kg/m3 = (6.72 M3 x 2.5 Ton/M3)+(0.0064 M3 x 2.7 Ton/M3)
= 2.5 Ton/M3 = 2.7 Ton/M3 = 16.8173 Ton

Luas Rakit = P x L Tekanan tanah yang terjadi = Berat Turap / Luas Rakit
= 2.00 x 2 = 16.82 T / 4.00 M2
= 4.00 M2 = 4.20 T/M2
Banyaknya tiang seluas 4 m2 = 10.00 Buah

Daya dukung 10 buah tiang = 10.00 x 1.91 Ton


= 19.0580 Ton
Syarat = Daya Dukung Tiang Ultimate> Tekanan Tanah Rencana → AMAN
= 19.05798 > 16.81726 → AMAN