Sie sind auf Seite 1von 47

LB-1

LAMPIRAN B
PERHITUNGAN SPESIFIKASI PERALATAN
Berikut ini adalah perhitungan spesifikasi peralatan yang digunakan pada
pra rancangan pabrik pembuatan polimetil metakrilat dengan proses polimerisasi
monomer metil metakrilat:
LB.1 Tangki Penyimpanan Metil Metakrilat (T-01)
Fungsi : Tempat menyimpan metil metakrilat sebelum diproses
Type : Silinder tegak, tutup Ellipsoidal, alas datar
Bahan Konstruksi : Carbon Steel, SA-285 Gr.C
Jumlah : 1 unit
Kondisi Proses
Tekanan : 1 atm
Suhu : 30oC
Lama Penyimpanan : 90 hari
Laju Massa Masuk : 94,2982 kg/jam
Densitas : 940 kg/m3

Gambar LB.1 Spesifikasi Tangki Penyimpanan Metil Metakrilat


Perhitungan :
a. Volume tangki

kg
94,2982 x 90 hari x 24 jam
jam
Volume larutan, V1 =
kg
940 3
m
= 216,6852 m3
Faktor kelonggaran (Fk) = 20%
Volume tangki, Vt = (1+0,2) x 216,6852 = 260,0223 m3
LB-2

b. Diameter dan tinggi shell

Volume silinder

1 2
VS = Dt π. Hs (Hs : Dt = 3:2)
4

1 2 3
VS = Dt π. Hs = π Dt3
4 8
1
Vh = π Dt3
24
Vt = Vs + Vh
3 1
= π Dt3 + π Dt3
8 24
10
260,0223 = π Dt3
24
Dt3 = 198,5625
Dt = 5,8340 m = 229,6842 in
r = ½ Dt
= 2.9170 m = 114,8421 in
Tinggi Silinder (Hs) :
Hs = 3/2 Dt = 3/2 x 229,6842 in = 344,5263 in
Tinggi total (Ht)
(Ht) = (Hs) = 344,5263 in
Tinggi cairan dalam silinder (Hcs)
V1 = Vs
V1 = 1/4 π Dt2 Hcs (Brownell, 1959)
260,0223 m3 = 26,7421 m2 x Hcs
Hcs = 8,1028 m = 319,0058 in
Tinggi total cairan (Hcs) = 319,0058 in
c. Tebal shell dan head
Tekanan desain (P desain) = 1 atm = 14,6960 psia
P hidrostatis = ρgHc
= (940)(9,8)(8,1028)
= 74.642,67 N/m2 = 10,8217 psia
P operasi = Po + P
LB-3

= 14,6960 psia + 10,8217 psia= 25,5177 psia

P desain = (1+ fk) Poperasi


= (1+0,2) 25,5117 psia
= 30,6213 psia
Untuk bahan konstruksi Carbon steel, SA-285, Gr.C (Timmerhaus, 2004, hal.
554)
Tebal dinding tangki, th
Untuk cylindrical shell :
ts = (Timmerhaus, 2004. Tabel 12-10, hal. 554)

Tebal ellipsoidal head, tc,


P.D
th = + Cc (Timmerhaus, 2004. Tabel
2. S . Ej−0,2 P
12-10, hal. 554)

dimana :
S = maximum allowable working stress = 13700 psi
P = maximum allowable internal pressure
r = jari- jari tangki
Ej = joint efficiency = 0,85
C = 0,05 in/tahun
n = 10 tahun
Cc = allowance for corrosion = 0,05 in/tahun x 10 tahun = 0,5 in
Maka :

tdesain =

31,8330 psia x 125,5582∈ ¿ + 0,5¿


13700 psia x 0,85−0,6 x 31,8330 psia
= 0,8025 in
Maka t desain standar digunakan 1 in (Brownell, 1958)

th =

31,8330 psia x 251,1164 ∈ ¿ +0,5 ¿


2 x 13700 psia x (0,85−0,2) x 31,8330 psia
LB-4

= 0,80211 in
Maka tc standar yang digunakan 1 in (Brownell, 1959)

LB.2 POMPA (P-01)


Fungsi : Memompakan metil metakrilat dari tangki penyimpanan
metil metakrilat (T-01) menuju Reaktor (R-01)
Jenis : Pompa sentrifugal
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Jumlah : 1 unit

Gambar LB.2 Pompa ( PO-01)


Kondisi operasi :
- Temperature = 30oC
- Densitas (ρ) = 940 kg/m3 = 58,6824 lbm/ft3
- Viskositas (µ) = 0,57 cP = 0,0004 lbm/ft.det
- Laju alir massa (F) = 94,2982 kg/jam = 0,0577 lbm/det
F 0.0755
- Laju alir volumetrik = Q = = = 0,1003 ft/det
ρ 58,6824
Diameter optimum, Dopt = 3,9 (Q)0,45 ()0,13
= 3,9 (0,1003 ft 3 /det )0,45 (58,6824 lb/ ft 3)0,13
= 0,2936 in
Dari Geankoplis (1983) Appendix A.5, Tabel A.5-1, Halaman. 892, dipilih pipa
baja dengan spesifikasi material pipa Commercial Steel 3/8 in schedule 40
dengan:
ID = Diameter dalam = 0,3640 in = 0,0303 ft
OD = Diameter luar = 0,5400 in = 0,0450 ft
A = Luas penampang pipa = 0,0007 ft2
Kecepatan rata-rata fluida dalam pipa (V) :
LB-5

Q
V= ( Foust , 1978)
A
0,00098 ft 3 /det
¿
0,0007 ft 2
= 1,3667 ft/det

Perhitungan bilangan Reynold (NRe) :


ρV D
N ℜ=
μ
ft
58,6824 lbm/ ft 3 ×0,7368 ×0,0411 ft
det
¿
0,0004 lb/f t det
= 5.523,7907 (aliran turbulen)
Dari figure 2.10-3 (Geankoplis, 1997) untuk pipa commercial steel dengan
diameter 3/8 in diperoleh  = 4,6x 10-5
4,6 x 10−5
ε /D= =0,005
0 , 0125
Dari Gambar 2.10-3 Geankoplis 1997 diperoleh harga f = 0,008
Panjang ekivalen total perpipaan (ΣL):
Tabel LB.1 Sistem Perpipaan Pompa-01 (PO-01)
NoNo Sistem Perpipaan L/D L (ft)
1 Panjang pipa lurus (20 m) 65,6166
2 1 gatevalve (fullyopen) 13 0,5341
L = 1 x 13 x 0,0411 ft
3 2 elbow standar 90o 30 2,4650
L = 2 x 30 x 0,0411 ft
4 1 penyempitan mendadak, k = 0,5 25 1,0271
L = 1 x 25 x 0,0411 ft
5 1 pembesaran mendadak, k = 1 50 2,0542
L = 1 x 50 x 0,0411 ft
Total panjang ekivalen (ΣL) 71,6970

gc = 32,174 lb ft / lb f det 2
Faktor gesekan (ΣF) :
LB-6

f V2 L
F= (Foust ,1978)
2 gc D
0,0577 × ( 1,3667 ft /det )2 ×71,6970 ft
F=
2 ×32,174 lb ft /lb f det 2 × 0 ,0303 ft
= 0,5970 lbf ft/lb

Daya yang diperlukan (P):


Tinggi pemompaan (Δz) = 5 m = 16,4042 ft
Kecepatan aliran masuk = keluar, sehingga perbedaan volume (ΔV) = 0
Tekanan masuk = tekanan keluar, sehingga perbedaan tekanan (ΔP) =0
Kerja poros pompa (Ws) :
α∆V2 ∆Z g ∆P
W s= ( 2 gc )( )( )
+
gc
+
ρ
+ F ( Foust , 1978)

ft
32,174

(
W s=0+ 16,4042 ft
32,174
det 2
lb. ft
lb f . det 2
)
+0+0,5970 lb f ft /lb

= 17,0011 ft/lbm
Daya pompa (P) :
P=Q × ρ× W S (Foust ,1978)
ft 3 lb lb f . ft
P=0,0013 ×58,6824 3 ×17,2533
det ft lb
1 hp
¿ 551,341 ft .lb f /det ×
550 ft . lb f /det
= 0,9818 hp
Efisiensi pompa, η= 80 %, maka :
0,9818 hp
P= =0,0022hp
0,800
Efisiensi motor, η= 80 %, maka :
0,0022 hp
P= =0,0028 hp
0,8000

LB.3. Gudang BPO (G-01)


LB-7

Fungsi : Tempat penyimpanan benzoil peroksida untuk kebutuhan


selama 90 hari
Bentuk : Prisma segi empat beraturan
Bahan Konstruksi : Beton

l
z

Gambar LB. 3 Gudang 01


Laju Alir massa, F = 0,3698 kg/jam
Densitas, ρ = 1200 kg/m3= 78,289 lb/ft3 (Perry,2007)
Lama Penyimpanan = 90 hari
= 90 x 24 jam
= 2160 jam
Faktor Keamanan (Fk) = 20 %
Sehingga,
Jumlah produk masuk, W = 0,3698 kg/jam x 2160 jam
= 798,768 kg
( 1+ Fk ) x W
Volume lantai beton (v) = (Browenell, 1959)
ρ
( 1+ 0,2 ) x 798,768
= = 136,752 m3
82,992
Gudang direncanakan memiliki perbandingan sebagai berikut :
Panjang : lebar : tinggi =3:2:1
Volume gudang = 3t x 2t x 1t

Tinggi Gudang =
√3 V
6

=
√3 136,752
6
= 2,51 m
LB-8

Panjang Gudang = 3 x 2,51 m


= 7,53 m
Lebar Gudang = 2 x 2,51 m
= 5,02 m

LB.4. Bucket Elevator (BE-01)


Fungsi : untuk mengangkut BPO dari gudang bahan baku ke
reaktor
Bentuk : Spaced-Bucket Centrifugal-Discharge Elevator
Bahan konstruksi : Malleable-iron
Jumlah : 1 unit

Gambar LB. 4 Bucket Elevator 01


Kondisi operasi :
Temperatur (T) : 30 0C
Tekanan (P) : 1 atm (14,696 psia)
Laju bahan yang diangkut = 0,3698 kg/jam
Faktor kelonggaran = 12 % (Tabel 28-8, Perry, 1999)
Kapasitas = 1,12 x 0,3698 kg/jam
= 0,4142 kg/jam
= 0,0004 ton/jam
LB-9

Untuk bucket elevator kapasitas <4 ton/jam, spesifikasi : (Tabel 21-8, Perry,
1999)
 Tinggi elevator = 25 ft = 7,62 m
 Ukuran bucket = (6 x 4 x 4¼) in
 Jarak antar bucket = 12 in = 0,305 m
 Kecepatan bucket = 225 ft/mnt = 68,6 m/mnt = 1,143 m/s
 Rasio daya/tinggi = 0,1
 Power poros = 4,7 HP
 Kecepatan putaran= 41 rpm
 Lebar belt = 7 in = 0,1778 m =17,78 cm
Perhitungan daya yang dibutuhkan (P) :
P = 0,07 m0,63 ΔZ (Timmerhaus, 2003)
Dimana: P = daya (kW)
m = laju alir massa (kg/s)
ΔZ = tinggi elevator (m)
m = 0,4142 kg/jam
ΔZ = 25 ft = 7,62 m
Maka :
P = 0,07 x (0,4142)0,63 x 7,62
= 0,0018 KW = 0,00236 hp
Maka dipilih daya motor sebesar 1 hp
LB.5. Gudang Gelatin (G-02)
Fungsi : Tempat penyimpanan gelatin untuk kebutuhan selama 90
hari
Bentuk : Prisma segi empat beraturan
Bahan Konstruksi : Beton
LB-10

l
z

Gambar LB. 5 Gudang 02


Laju Alir massa, F = 0,4715 kg/jam
Densitas, ρ = 1200 kg/m3= 74,88 lb/ft3 (Perry,2007)

Lama Penyimpanan = 90 hari


= 90 x 24 jam
= 2160 jam
Faktor Keamanan (Fk) = 20 %
Sehingga,
Jumlah produk masuk, W = 0,4715 kg/jam x 2160 jam
= 1018,44 kg
( 1+ Fk ) x W
Volume lantai beton (v) = (Browenell, 1959)
ρ
( 1+ 0,2 ) x 1018,44
= = 300,252 m3
74,88
Gudang direncanakan memiliki perbandingan sebagai berikut :
Panjang : lebar : tinggi =3:2:1
Volume gudang = 3t x 2t x 1t

Tinggi Gudang =
√3 V
6

=
√3 300,252
6
= 2,61 m
Panjang Gudang = 3 x 2,61 m
= 7,83 m
Lebar Gudang = 2 x 2,61 m
LB-11

= 5,22 m

LB.6. Bucket Elevator (BE-02)


Fungsi : untuk mengangkut Gelatin dari gudang bahan baku ke
reaktor
Bentuk : Spaced-Bucket Centrifugal-Discharge Elevator
Bahan konstruksi : Malleable-iron
Jumlah : 1 unit

Gambar LB. 6 Bucket Elevator 02


Kondisi operasi :
Temperatur (T) : 30 0C
Tekanan (P) : 1 atm (14,696 psia)
Laju bahan yang diangkut = 0,4715 kg/jam
Faktor kelonggaran = 12 % (Tabel 28-8, Perry, 1999)
Kapasitas = 1,12 x 0,4715 kg/jam
= 0,5280 kg/jam
= 0,0005 ton/jam
Untuk bucket elevator kapasitas <4 ton/jam, spesifikasi : (Tabel 21-8, Perry,
1999)
 Tinggi elevator = 25 ft = 7,62 m
 Ukuran bucket = (6 x 4 x 4¼) in
 Jarak antar bucket = 12 in = 0,305 m
LB-12

 Kecepatan bucket = 225 ft/mnt = 68,6 m/mnt = 1,143 m/s


 Rasio daya/tinggi = 0,1
 Power poros = 4,7 HP
 Kecepatan putaran= 41 rpm
 Lebar belt = 7 in = 0,1778 m =17,78 cm
Perhitungan daya yang dibutuhkan (P) :
P = 0,07 m0,63 ΔZ (Timmerhaus, 2003)

Dimana: P = daya (kW)


m = laju alir massa (kg/s)
ΔZ = tinggi elevator (m)
m = 0,4715 kg/jam
ΔZ = 25 ft = 7,62 m
Maka :
P = 0,07 x (0,4715)0,63 x 7,62
= 0,3321 KW = 0,4453 hp
Maka dipilih daya motor sebesar 1 hp

LB. 7 Reaktor (R-01)

He

Hs
L

W
Da

Gambar LB.7 Reaktor


Kode : R-01
Fungsi : Tempat berlangsungnya reaksi.
Jenis : RATB (Reaktor Alir Tangki Berpengaduk)
LB-13

Bentuk : Silinder vertikal dengan alas dan tutup ellipsoidal dan


dilengkapi dengan jaket pendingin
Bahan konstruksi : high alloy steel SA-240 grade 304
Jumlah : 1 unit

Reaksi :
C76H124O29N24
597 C5H8O2 + C14H10O4 C7H5O2 ((C5H8O2)597) C7H5O2
MMA BPO PMMA

Tabel.LB.1 Data Komponen Massa


Komponen Massa (kg) Densitas (kg/m3) Volume (m3)
MMA 94,2982 940 0,103
BPO 0,3698 1100 0,0034
Gelatin 0,4715 1200 0,0004
Air 330,0437 1000 0,3300
Total 425,1932 - 0,4341

Konversi : 100%
Temperatur masuk : 30oC
Temperatur keluar : 80oC
Tekanan operasi : 1 atm
massa campuran
Densitas campuran = = 979,4238 kg/m3
volume campuran
Perhitungan :
a. Volume larutan V1
Fo
Vo = = = 1,54 m3
ρ
V
τ =
V0
τ = 1 jam = 60 menit
V1= τ x vo
V1 = 1 x 1,54 = 1,54 m3
b. Perhitungan tangki yang di desain dengan top dan bottom ellipsoidal standar
Tinggi silender : Diameter (Hs : D) = 1 : 1
Tinggi Head : Diameter (Hh : D) =1:4
LB-14

Vapor space = 30%


Volume liquid = 1,54 m3
Volume reaktor = (1 + 0,3) .1,54 m3 = 2,002 m3
c. Diameter (Di) dan tinggi Reaktor (HR)
1 1
Volume shell tangki (Vs) = π D2 Hs = π D3
4 4
1
Volume head tangki (Vh) = π D3
24
Volume tangki = Vs + 2Vh
6 1
= π D3 + 2. π D3
24 24
8
= π D3 = 0,9072 m3
24
Di peroleh : D = 0,9072 m
Hs = 0,9072 m
d. Diameter dan tinggi head

Diameter Head = Diameter Shell = 0,9072 m


1 1
Tinggi Head = D = x 0,9072 = 0,2268 m
4 4
Tinggi Tangki = Hs + 2Hh = 1,3608 m

e. Tebal shell tangki


PD
t= + nC( peters et . al .,2004)
2(SE−0,6 P)
Dimana:
t = tebal shell (in)
P = tekanan desain (psia)
D = diameter dalam tangki = 0,9072 m = 49,2518 in
49,2518/12 = 4,1044 ft ( peters et . al .,2004 ¿
S = allowable stress = 9700 psia (
peters et . al .,2004 ¿
E = Joint efficiency = 0,85 (
peters et . al .,2004 ¿
LB-15

C = factor korosi = 0,05 in/ tahun x 10 tahun = 0,5in (


peters et . al .,2004 ¿
Volume larutan = 0,8622 m3
Volume tangki = 1,984 m3
0,8622m 3
Tinggi larutan dalam tangki = x 1,8766 m = 0,8155 m
1,984 m3
Tekanan hidrostatik :
Tekanan hidrostatik (Ph) = ρ g Hl
= 986 kg/m3 x 9,8 m/s2 x 0,7560 m
= 7256,132 N/m2 = 1,05 psi
Poperasi = 1 atm = 105,3 kPa = 14,695 psi + 1,05 psi
= 15,7481 psi
Faktor kelonggaran = 20%
Maka,Tekanan desain (Pdesain)= P0 + Pp
= 1,2 x (15,7481 psi)
= 18,8978 psi
Tebal shell tangki :
PD
t= + nC
2(SE−0,6 P)
18,8978 x 35,7154
t= + 0,5
2(9700 x (0,85−0,6) x 18,8978)
t = 0,5819 in
Maka, tebal shell yang dibutuhkan = 0,5819 in
Maka, tebal shell standart yang digunakan = 3/4 in (Brownell,1959)

f. Tebal tutup tangki

Tutup atas tangki terbuat dari bahan yang sama dengan shell. Maka tebal shell
standart yang digunakan = 3/4 in
(Brownell,1959)
3. perhitungan pengaduk
Jenis : Propeller tiga daun
Kecepatan putaran (N) = 900 rpm = 15 rps
Efisiensi motor = 80%
LB-16

Gambar LB.8 Pengaduk propeller tiga daun

Pengaduk didesain dengan standart sebagai berikut:


Da : Dt = 1 : 3
(McCabe,1994,Hal.235)
W : Da = 1 : 5
(McCabe,1994,Hal.235)
E : Da = 1 : 1
(McCabe,1994,Hal.235)
Jadi :
 Diameter impeller (Da) = 1/3 x Dt = 1/3 x 4,1044 = 1,368 ft ≈ 1,4 ft
 Lebar daun impeller (W) = 1/5 x Da = 1/5 x 1,368 = 0,2736 ft ≈ 0,27 ft
 Tinggi pengaduk dari dasar (E) = Da = 1,4 ft
 Viskositas larutan pada 800C di dekati melalui persamaan berikut.
μ0 2,5Qs
ln = (perry’s,
μ 1−CQs
1999)
Dimana : C = koefisien (1-1,5) dan diambil C = 1
μ = viskositas = 2 Cp
volume liquid 555,6774
Ql = = = 0,7634
volume campuran 986,25
μ 0 2,5 .0 , 7634
ln = = 1,14
2 2.0 , 7634
LB-17

μc = 1,14 cP = 1,14 . 10-3 kg/m.s

 Daya untuk pengaduk


Bilangan reynold (NRe)
15 rps x 0,3024 2 m 2 x 979,4238 kg /m3
N x D 2a x ρ
NRe = = kg = 158044,8
μ 2,25 x 10−3 . s
m
NRe > 10.000, daya tidak bergantung pada bilangan Reynolds.
Dari tabel 9-3 (McCabe,1994), untuk pengaduk jenis impeller, diperoleh
kT = 0,32
k T x N 3 x D5a x ρ
P=
gc
(McCabe,1993)
P = 0,32 . ¿¿ = 2558,6459 ft.lbf/s = 4,6521 hp
Daya motor (pm) = p / 0,8 = 4,6521/0,8 = 5,8151 hp

4. Perhitungan jacket
Di tetapkan jarak jaket (γ ) = ½ in sehingga :
Diameter dalam (D1) = D + (2 x tebal tangki )
= 35,7154 + (2 x 3/4 )
= 38,7153 in
LB. 8 POMPA (P-02)
Fungsi : Memompakan keluaran Reaktor (R-01) menuju
Cooler (C-01)
Jenis : Pompa sentrifugal
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Jumlah : 1 unit

Gambar LB.9 Pompa ( PO-02)


Kondisi operasi :
- Temperature = 30oC
LB-18

- Densitas (ρ) = 986,25 kg/m3 = 61,5697 lbm/ft3


- Viskositas (µ) = 0,7691 cP = 0,000517 lbm/ft.det
- Laju alir massa (F) = 425,1832 kg/jam = 0,3403 lbm/det
F 0,3403
- Laju alir volumetrik = Q = = = 0,4311 ft/det
ρ 61,5697
Diameter optimum, Dopt = 3,9 (Q)0,45 ()0,13
= 3,9 (0,4311 ft 3 /det )0,45 (61,5697 lb /ft 3)0,13
= 0,5695 in
Dari Geankoplis (1983) Appendix A.5, Tabel A.5-1, Halaman. 892, dipilih pipa
baja dengan spesifikasi material pipa Commercial Steel 3/4 in schedule 40
dengan:
ID = Diameter dalam = 0,6220 in = 0518 ft
OD = Diameter luar = 0,8400 in = 0,0700 ft
A = Luas penampang pipa = 0,0021 ft2
Kecepatan rata-rata fluida dalam pipa (V) :
Q
V= ( Foust , 1978)
A
0,5695 ft 3 /det
¿
0 , 0021 ft 2
= 2,0032 ft/det
Perhitungan bilangan Reynold (NRe) :
ρV D
N ℜ=
μ
ft
61,5697lbm /ft 3 ×2,0032 × 0 , 0518 ft
det
¿
0,0518 lb/f t det
= 12.370,9210 (aliran laminer)
Dari figure 2.10-3 (Geankoplis, 1997) untuk pipa commercial steel dengan
diameter 1/2 in diperoleh  = 4,6x 10-5
4,6 x 10−5
ε /D= =0,0029
0 , 0158
Dari Gambar 2.10-3 Geankoplis 1997 diperoleh harga f = 0,008
Panjang ekivalen total perpipaan (ΣL):
Tabel LB.1 Sistem Perpipaan Pompa-02 (PO-02)
LB-19

NoNo Sistem Perpipaan L/D L (ft)


1 Panjang pipa lurus (20 m) 65,6166
2 1 gatevalve (fullyopen) 13
L = 1 x 13 x 0,0687 ft 0,8927
3 2 elbow standar 90o 30
L = 2 x 30 x 0,0687 ft 4,1200
4 1 penyempitan mendadak, k = 0,5 25 1,7167
L = 1 x 25 x 0,0687 ft
5 1 pembesaran mendadak, k = 1 50 3,4333
L = 1 x 50 x 0,0687 ft
Total panjang ekivalen (ΣL) 79,7793
gc=32,174 lb ft /lb f det 2
Faktor gesekan (ΣF) :
f V2 L
F= ( Foust , 1978)
2 gc D
0,3403× ( 2,0032 ft /det )2 x 79,7793 ft
F=
2× 32,174 lb ft /lb f det 2 ×0,0518 ft
= 0,6335 lbf ft/lb
Daya yang diperlukan (P):
Tinggi pemompa
an (Δz) = 5 m = 16,4042 ft
Kecepatan aliran masuk = keluar, sehingga perbedaan volume (ΔV) = 0
Tekanan masuk = tekanan keluar, sehingga perbedaan tekanan (ΔP) =0
Kerja poros pompa (Ws) :
α∆V2 ∆Z g ∆P
W s= ( 2 gc
+ )( )( )
gc
+
ρ
+ F ( Foust , 1978)

ft
32,174

(
W s=0+ 16,4042 ft
32,174
det 2
lb. ft
lb f . det 2
)
+0+0,6335 lb f ft /lb

= 17,0377 ft/lbm
Daya pompa (P) :
P=Q × ρ× W S (Foust ,1978)
LB-20

ft 3 lb lb f . ft
P=0,4311 × 61,5697 3 ×17,0377
det ft lb
1 hp
¿ 555,5009 ft .lb f /det ×
550 ft . lb f /det
= 0,0081 hp
Efisiensi pompa, η= 80 %, maka :
0,0081 hp
P= =0,0101 hp
0,800
Efisiensi motor, η= 80 %, maka :
0,0101 hp
P= =0,0126 hp
0,8000

LB.9 Cooler (C-01)


Fungsi : Menurunkan temperatur bottom produk reaktor sebelum masuk
clarifier
Tipe : Pipe Coil HE

Gambar LB.9 Cooler


Fluida Panas Produk bottom reactor
Flowrate, W1 = 425,1832 Kg/hr = 937,529 lb/hr
T1 = 80 °C = 176 °F
T2 = 45 °C = 113 °F
LB-21

Fluida Dingin : Air


Flowrate, W2 = 1327,133 Kg/hr = 2925,824 lb/hr
t1 = 30 °C = 86 °F
t2 = 40 °C = 104 °F
a) Panas yang ditransfer di Cooler -01
Q = 36400,758 Kkal/jam = 144449,892 Btu/jam
b) LMTD

Fluida Panas   Fluida Dingin Selisih (t)


T1 = 176 °F Suhu Tinggi t2 = 104 °F 72 °F
T2 = 113 °F Suhu Rendah t1 = 86°F 27 °F
Selisih 45 °F
Δt 2 −Δt 1
LMTD = ln ( Δt 2 / Δt 1 )
t = 45,880 °F
c) Temperatur rata-rata Tavg dan tavg
Tavg = 0,5 (T1 + T2)
= 144,50 °F
tavg = 0,5 (t1 + t2)
= 95,00 °F
d) Perhitungan Tube Side
Fluida Panas
 a’t = 6,61 in.2/pipe (table 11, kern)
try all pipes in series
 flow area
at = 6,61/144 = 0,0458 ft2
 Laju Alir Massa, Gt
W
Ga = at
=723,000 lb/hr.ft2
 viscositas
Pada tavg = 113 °F →  = 0,59 cP = 1,428 lb/hr.ft
D = 2,9/12 = 0,242 ft (table 11,kern)
LB-22

D⋅Gt
=31.300
Ret = μ

 jH = 100 (fig.24, Kern)


 Cp = 1,02 Btu/lb.°F
 k = 0,367 Btu/hr.ft2 (°F/ft)
1
Cp⋅μ 3

[ ]
k
=
0,245
 Koefisien Perpindahan Panas, hi
1
k Cp⋅μ 3
hi = jH
[ ][ ]
De
×
k
/D

= 101 Btu/hr.ft2.°F
OD = 3,5 in
 hio = hi x ID/OD
= 83,7 Btu/hr.ft2.°F.

e) Perhitungan Trough Side


Fluida dingin
Asumsi h0 = 150 Btu/hr.ft2.°F
hio
+(Tav−tav )
 tp = tav + hio+h0
= 55,48 .°F
Tf = 95,00 °F (figur 10.4)
t = 45,880 °F
Do = 3,5 in
(t /do) = 31,4
ho = 150

f) Clean Overall Coefficient, Uc


hi0 ×h0
Uc = hi 0 +h0
LB-23

= 53,8 Btu/hr.ft2.°F
g) Design Overall, UD
1 1
= +R d
U D UC , dimana, Rd = 0,001 (tabel 12, Kern)
1
=
UD 0,013
UD = 39,236 Btu/hr.ft2.°F
h) Dirt Factor, Rd
U C −U D
Rd = U C ×U D

= 0,007 hr.ft2.°F/Btu
i) Actual design OverallCoefficient, UD act
Q
UD act = A⋅Δt = 35,0 Btu/hr.ft2.°F
j) Rrequired Surface Area, A
Q
A = U D⋅Δt
= 80,244 ft2
External surface / 1 in ft, a'' = 0,917 ft2/ft = 0,917 ft
Required length, L = A/a” = 87,507 ft
Maka, dapat dipenuhi dengan panjang 15 ft secara seri.
Mencari panjang dan A actual ;
Actual length = 15 ft (2 x 2) = 60 ft
A sebenarnya = L x a”
= 60 ft x 0,917 ft
= 55,02 ft2
External surface = 0,917 ft2/ft
Pipe lengths required = 87,507 ft
Summary :

ho = 150 hio = 83,7


Uc = 53,8
UD = 57,224
LB-24

RD calculated = 0,007
RD required = 0,001

LB.10 POMPA (P-03)


Fungsi : Memompakan keluaran Cooler (C-01) menuju Clarifier
(CL-01)
Jenis : Pompa sentrifugal
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Jumlah : 1 unit

Gambar LB.9 Pompa ( PO-02)


Kondisi operasi :
- Temperature = 30oC
- Densitas (ρ) = 986,25 kg/m3 = 61,5697 lbm/ft3
- Viskositas (µ) = 0,7691 cP = 0,000517 lbm/ft.det
- Laju alir massa (F) = 425,1832 kg/jam = 0,2604 lbm/det
F 0,2604
- Laju alir volumetrik = Q = = = 0,4311 ft/det
ρ 61,5697
Diameter optimum, Dopt = 3,9 (Q)0,45 ()0,13
= 3,9 (0,4311 ft 3 /det )0,45 (61,5697 lb /ft 3)0,13
= 0,5695 in
Dari Geankoplis (1983) Appendix A.5, Tabel A.5-1, Halaman. 892, dipilih pipa
baja dengan spesifikasi material pipa Commercial Steel 3/4 in schedule 40
dengan:
ID = Diameter dalam = 0,6220 in = 0,0518 ft
OD = Diameter luar = 0,8400 in = 0,5678 ft
A = Luas penampang pipa = 0,0021 ft2
Kecepatan rata-rata fluida dalam pipa (V) :
Q
V= ( Foust , 1978)
A
LB-25

0,4311 ft 3 /det
¿
0 , 0021 ft 2
= 2,0033 ft/det
Perhitungan bilangan Reynold (NRe) :
ρV D
N ℜ=
μ
ft
61,5697lbm /ft 3 ×2,0033 × 0 , 0518 ft
det
¿
0,0518 lb /f t det
= 12.370,9210 (aliran turbulance)
Dari figure 2.10-3 (Geankoplis, 1997) untuk pipa commercial steel dengan
diameter 1/2 in diperoleh  = 4,6x 10-5
4,6 x 10−5
ε /D= =0,0029
0 , 0158
Dari Gambar 2.10-3 Geankoplis 1997 diperoleh harga f = 0,008
Panjang ekivalen total perpipaan (ΣL):

Tabel LB.1 Sistem Perpipaan Pompa-03 (PO-03)


NoNo Sistem Perpipaan L/D L (ft)
1 Panjang pipa lurus (20 m) 65,6166
2 1 gatevalve (fullyopen) 13
L = 1 x 13 x 0,0687 ft 0,8927
3 4 elbow standar 90o 30
L = 4 x 30 x 0,0687 ft 4,1200
4 1 penyempitan mendadak, k = 0,5 25 1,7167
L = 1 x 25 x 0,0687 ft
5 1 pembesaran mendadak, k = 1 50 3,4333
L = 1 x 50 x 0,0687 ft
Total panjang ekivalen (ΣL) 79,7793
gc=32,174 lb ft /lb f det 2
Faktor gesekan (ΣF) :
LB-26

f V2 L
F= ( Foust , 1978)
2 gc D
0,3403× ( 1,4918 ft / det )2 x 79,7793 ft
F=
2× 32,174 lb ft /lb f det 2 ×0,0687 ft
= 0,6432 lbf ft/lb
Daya yang diperlukan (P):
Tinggi pemompa
an (Δz) = 5 m = 16,4042 ft
Kecepatan aliran masuk = keluar, sehingga perbedaan volume (ΔV) = 0
Tekanan masuk = tekanan keluar, sehingga perbedaan tekanan (ΔP) =0
Kerja poros pompa (Ws) :
α∆V2 ∆Z g ∆P
W s= ( 2 gc
+ )( )( )
gc
+
ρ
+ F ( Foust , 1978)

ft
32,174

(
W s=0+ 16,4042 ft
32,174
det 2
lb. ft
lb f . det2
)
+0+0 ,6432 lb f ft /lb

= 17,0537 ft/lbm
Daya pompa (P) :
P=Q × ρ× W S (Foust ,1978)
ft 3 lb lb f . ft
P=0,4311 × 61,5697 3 ×17,0537
det ft lb
1 hp
¿ 556,5009 ft .lb f /det ×
550 ft . lb f /det
= 0,0081 hp
Efisiensi pompa, η= 80 %, maka :
0,0081 hp
P= =0,0101 hp
0,800
Efisiensi motor, η= 80 %, maka :
0,0101 hp
P= =0,0126 hp
0,8000
LB.11 Clarifier (CL-01)
Fungsi : Sebagai wadah untuk memisahkan polimer tersuspensi dari air.
Jenis : Continuous thickener
LB-27

ts
H
th
h

1,5 rps

Gambar LB.11 Clarifier


Jumlah : 1 unit
Kondisi operasi = 45 oC, 1 atm
Laju massa air = 330,0437 kg/jam
= 727,7464 lb/jam
Laju massa gelatin = 0,4715g/jam
Laju massa PMMA = 94,668 kg/jam
Laju massa total (F) = 425,1832 kg/jam
Densitas () gelatin = 1200 kg/m3 (Perry and Green, 1997)
Densitas () PMMA = 1190 kg/m3 (Perry and Green, 1997)
Densitas () air = 1000 kg/m3 (Perry and Green, 1997)

Laju massa total = laju massa air + laju massa gelatin + laju massa
PMMA
= 330,0437 kg/jam + 0,4715 kg/jam + 94,668 kg/jam
= 425,1832 kg/jam
Terminal settling velocity dan hukum Stokes:
2
d ( ρs −ρ) g
Ut =
18 μ
(Ulrich,1984)
dimana:
d = diameter partikel = 0,0087 cm (Ulrich,1984)
s = densitas partikel = 1,195 g/ml
 = densitas air = 1 g/ml (Perry and Green, 1997)
LB-28

 = viskositas air (30 oC) = 0,0082 g/cm.s (Kern, 1965)


g = percepatan gravitasi = 980 cm/s2
sehingga:

(0,0087 2 ) (1,195−1) ( 980)


Ut
= [ (18) (0,0082 )
cm/s ]
= 0,0980 cm/s
Diameter (D) dan tinggi (H) Clarifier:
(C . K .m/2)0 ,25
=
D 12 (Brown, 1978)
dengan:
Kapasitas Clarifier (C) = 425,1832 kg/jam
= 937,529 lb/jam
Konstanta pengendapan (K) = 4.520 (Brown, 1978)
Putaran motor (m) = 1,5 rps
maka:
(C . K . m/2 )0 ,25
D =
12
937,529 x 4 .520 x 1,5 / 2 )0,25
D
= [
12
ft ]
= 5,0714 ft

= 2,3422 m
= 60,8572 in
R = 30,3929 in
Densitas rata-rata keseluruhan () = 986,29 kg/m3
Volume Clarifier untuk 1 jam operasi:
Volume Clarifier (VC) = m / x 1 jam
3
=1 , 3819 m
3
= 24 .832,1589 in
3
=14 ,3704 ft
Direncanakan:
Perbandingan tinggi silinder (Hs) dengan D = 1 : 3
LB-29

sehingga:
Hs = 1/3 D

Hs = 1,6904 ft
= 66 ,5336 in
=1,6904 m
Karena aliran air Clarifier adalah aliran overflow, maka faktor kelonggarannya
(fk) = 0 %, sehingga tinggi conic (toricinocal head) (h):
VC = volume silinder + volume conic

VC =
( π4 D ) H + (12π D ) h
2
s
2

V C − 0, 25 ( π . D2 . H s )
2
h = ( π/12) D

14, 3704 ft 3 − 0,25 (3,14 ) (5 ,0714 ft )2 (1 , 6904 ft )


= (3,14/12) (5 , 0714 ft )2
= 9,408 ft
= 112,8966 in
= 2,8675 m
Tinggi total cairan (Hl) = Hs + h
= 1,6904 ft + 9,408 ft
= 11,0984 ft
= 133,1808 in
= 3,3827 m

Tinggi total tangki (H) = Hl


= 11,0984 ft
= 3,3827 m
Tebal silinder (ts) dan head (th) Clarifier:
Po = 1 atm = 14,6960 psia
Phidrostatis = ρ.g.Hl
= (995,68 kg/m3) (9,8 m/s2) (3,3827 m)
= 33.007,2500 N/m2
LB-30

= 4,7854 psia
Poperasi = Po + Phidrostatis
= 14,6960 psia + 4,7854 psia
= 19,4814 psia
Pdesain dinaikkan 10 % dari Poperasi, sehingga:
Pdesain = [(0,1 x 19,4814) + 19,4814] psia
= 21,4295 psia

Bahan konstruksi adalah carbon steel, SA 515 (55) (Timmerhaus, 1991), dengan:
Stress yang diizinkan (S) = 13.700 psi (30 oC)
Efisiensi sambungan (E) = 0,85
Faktor korosi (C) = 0,04 in/tahun
Umur alat (A) = 10 tahun
maka:
PR
+CA
ts = S E − 0,6 P
(Brownell and Young, 1959)
(21,4295 psi ) ( 40,5714 in)
+ (0,04 in/tahun) (10 tahun)
= (13. 700 psi ) (0,85) − 0,6(21,4295 psi )
= 0,4560 in
PD
+C A
th = 2 (S E − 0,6 P) cos α (Brownell and Young, 1959)
Bila dimensi Clarifier tersebut digambarkan, maka diperoleh sudut α = 30o,
sehingga:
th =

(21,4295 psi) (60,8566 in)


+ (0,04 in/tahun) (10 tahun )
2 [(13 . 700 psi) (0,85) − 0,6 (21,4295 psi)] cos 30 o
= 0,4280 in
Waktu pengendapan (t):
H x 30,48
=
t U t x 3600 (Ulrich,1984)
LB-31

3,7619 x 30,48
= ( 0,0980 x 3600) jam

= 0,1498 jam
= 8,9937 menit
Daya pengaduk (P):
Dipilih pengaduk dengan tipe arm and blade system. Dari Perry and Green
(1997), diperoleh data hubungan Diameter (D) dengan Daya (P).
Diameter (ft) 6,0 375,0
Daya (HP) 0,5 7,5
Dengan interpolasi linier untuk Diameter 15,7485 ft diperoleh Daya untuk
pengadukan sebesar 1,6 HP.
Bila efisiensi motor (η) = 80 %, maka:
1,60 HP
=
P 0,8
= 2,115 HP
LB.12 POMPA (P-04)
Fungsi : Memompakan Air keluaran Clarifier (CL-01) menuju
pengolahan limbah.
Jenis : Pompa sentrifugal
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Jumlah : 1 unit

Gambar LB.9 Pompa ( PO-02)


Kondisi operasi :
- Temperature = 30oC
- Densitas (ρ) = 986,25 kg/m3 = 61,5697 lbm/ft3
- Viskositas (µ) = 0,7691 cP = 0,000517 lbm/ft.det
- Laju alir massa (F) = 313,9894 kg/jam = 0,1923 lbm/det
F 0,1923
- Laju alir volumetrik = Q = = = 0,3184 ft/det
ρ 61,5697
LB-32

Diameter optimum, Dopt = 3,9 (Q)0,45 ()0,13


= 3,9 (0,1923 ft 3 /det )0,45 (61,5697 lb /ft 3)0,13
= 0,4969 in
Dari Geankoplis (1983) Appendix A.5, Tabel A.5-1, Halaman. 892, dipilih pipa
baja dengan spesifikasi material pipa Commercial Steel 3/8 in schedule 40
dengan:
ID = Diameter dalam = 0,4930 in = 0,0411 ft
OD = Diameter luar = 0,6750 in = 0,0563 ft
A = Luas penampang pipa = 0,0013 ft2
Kecepatan rata-rata fluida dalam pipa (V) :
Q
V= ( Foust , 1978)
A
0,3184 ft 3 /det
¿
0 , 0013 ft 2
= 2,3549 ft/det
Perhitungan bilangan Reynold (NRe) :
ρV D
N ℜ=
μ
ft
61,5697lbm / ft 3 ×2,3549 × 0 , 0411 ft
det
¿
0,0518 lb/f t det
= 11.526,1532 (aliran turbulen)
Dari figure 2.10-3 (Geankoplis, 1997) untuk pipa commercial steel dengan
diameter 1/2 in diperoleh  = 4,6x 10-5
4,6 x 10−5
ε /D= =0,0037
0 ,0411
Dari Gambar 2.10-3 Geankoplis 1997 diperoleh harga f = 0,0061
Panjang ekivalen total perpipaan (ΣL):
Tabel LB.1 Sistem Perpipaan Pompa-04 (PO-04)
NoNo Sistem Perpipaan L/D L (ft)
1 Panjang pipa lurus (20 m) 196,8498
2 1 gatevalve (fullyopen) 13
L = 1 x 13 x 0,0687 ft 0,8927
3 2 elbow standar 90o 30
LB-33

L = 2 x 30 x 0,0687 ft 4,1200
4 1 penyempitan mendadak, k = 0,5 25 1,7167
L = 1 x 25 x 0,0687 ft
5 1 pembesaran mendadak, k = 1 50 3,4333
L = 1 x 50 x 0,0687 ft
Total panjang ekivalen (ΣL) 209,7875
gc=32,174 lb ft /lb f det 2
Faktor gesekan (ΣF) :
f V2 L
F= ( Foust , 1978)
2 gc D
0,3403× ( 1,4918 ft /det )2 x 209,7875 ft
F=
2 ×32,174 lb ft /lb f det 2 × 0,0411 ft
= 2,6845 lbf ft/lb
Daya yang diperlukan (P):
Tinggi pemompa
an (Δz) = 5 m = 16,4042 ft
Kecepatan aliran masuk = keluar, sehingga perbedaan volume (ΔV) = 0
Tekanan masuk = tekanan keluar, sehingga perbedaan tekanan (ΔP) =0
Kerja poros pompa (Ws) :
α∆V2 ∆Z g ∆P
W s= ( 2 gc
+ )( )( )
gc
+
ρ
+ F ( Foust , 1978)

ft
32,174

(
W s=0+ 16,4042 ft
32,174
det 2
lb. ft
lb f . det 2
)
+0+2,6845 lb f ft /lb

= 19,0886 ft/lbm
Daya pompa (P) :
P=Q × ρ× W S (Foust ,1978)
ft 3 lb lb f . ft
P=0,3184 × 61,5697 3 ×19,0886
det ft lb
1 hp
¿ 756,5009 ft .lb f /det ×
550 ft . lb f /det
= 0,0067 hp
Efisiensi pompa, η= 80 %, maka :
LB-34

0,0067 hp
P= =0,0083 hp
0,800
Efisiensi motor, η= 80 %, maka :
0,0083 hp
P= =0,0104 hp
0,8000
LB. 13 Screw Conveyor (SC-01)
Fungsi : Mengangkut padatan polimer dari Clarifier menuju Rotary
Dryer
Bahan konstruksi : Baja karbon
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi,
Tekanan : 1 atm
Temperatur : 70oC
Laju Alir Massa : 94,668 kg/jam
2,2046 lb
Laju alir massa, = 94,668 kg/jam kg/jam x 1 kg
= 208,7051 lb/jam

1 lb/ft 3
3
Densitas = 1190 kg/m3 x 16 ,0185 kg/m
= 74,2891 lb/ft3
Direncanakan dalam 1 proses cukup ditempuh 1/12 jam kerja (5 menit)
Panjang screw conveyor diperkirakan = 5 m = 16,4040 ft
208,7051 lb/jam 2
Laju Volumetrik conveyer= x jam kerja
74,2891 lb/ft 3 1 /12
=0 ,5618 ft 3 / jam
=33 ,7123 ft 3 / menit

CxLxWxF
Daya = 33 .000
Dimana : C = kapasitas conveyor (ft3/menit)
L = panjang conveyor (ft)
W = berat material (lb/ft3) = 40 lb/ft3(Walas, 1988)
F = Faktor material = 2 (Walas, 1988)
LB-35

33,7123 ft 3/menit x 16 , 4040 ft x 40 lb/ft 3 x 2


=1 , 6345 Hp
Daya = 33 .000

LB.14 Rotary Dryer (RD-01)


Fungsi : Mengurangi kadar air yang terkandung dalam PMMA.
Bentuk : Direct contact type, co-current rotary dryer
Jumlah : 1 unit

Gambar LB.13 dryer (RD-01)


Laju alir massa masuk (F) = 145,3343 kg/jam
Beban panas (Q) = 17782,993 kJ/jam = 16855,0233 Btu/jam
Jumlah steam yang dibutuhkan = 302,521 kg/jam
Densitas campuran umpan = 986,25 kg/m3 = 95,9709 kg/ft3
145,3343
Volume campuran umpan = = 0,148 m3
986,25
Perhitungan rotary drayer,
Factor kelonggaran = 10%
Volume rotary dryer = 0,148 m3 x 1,1
= 0,162 m3
Perhitungan luas permukaan rotary dryer,
Temperatur masuk steam = 50 oC = 122 oF
Temperatur umpan masuk = 35 oC = 95 oF
Temperatur umpan keluar = 30 oC = 86 oF
 Menentukan luas permukaan rotary dryer (A)
Ud = 110 btu/jam.oF.ft2 (Kern,1965)

(122 - 86) - (122 - 95) o


LMTD
=
[ ]
ln (122 - 86)/(122 - 86)
F
LB-36

= 35,93820F

Luas permukaan rotary dryer, A yaitu

Q
=
A U D x LMTD
16855,0233 Btu/jam
=
10 Btu/jam . ft2 .o F x 35,9382 o F
= 4,2636 ft2 = 0,3961 m2
Menentukan waktu tinggal (θ)
0 , 075×V ×ρc
=
θ F
3 3
0,075×0,162 m ×986,25 kg/m
=
145,3343 kg/jam
jam = 4,95 menit
= 0,082
 Menentukan diameter rotary dryer
1
A= π D 2
4
4xA 4 x 0,3961
D=
√ π
=
√ 3,14
=0,7103 m

Diameter rotary dryer biasanya berkisar antara 0,2-5m (hal.12-56


perry,1999),sehingga desain diameter terpenuhi.
 Menentukan panjang Rotary Dryer
Untuk direct rotary dryer, perbandingan panjang dan diameter(L : D) = 4 : 1
(perry,1999), sehingga:
L=4 D=4 x 0,7103=2,8413 m
Diambil overdesign sebesar 20% dengan alas an safety, maka L = 2,8413 m ≈ 3 m.

 Menentukan putaran
Kecepatan putaran linear (v) dari rotary dioperasikan antara 60-75 ft/menit
(hal.12-54,perry,1999), untuk desain alat diambil 65 ft/menit.
v 65
N= = =14,704 rpm
π . D 3,14 x 0,7103
LB-37

 Hold up padatan
Hold up padatan berkisar 10-15% (perry,1999)
Untuk desain alat ini diambil 10%
Volume rotary:
1 1
V = π D 2 L= 3,14 x 0,71032 x 2,8413=1,1255 m 3
4 4
Hold Up = 10% x V = 0,1 x 1,1255 m3 = 0,1125 m3
Kecepatan umpan 0,4001 kg/s
kecepatanumpan 0,4001
Kecepatan volumetric umpan = = = 0,000118 m3/s
densitas campuaran 3390
Dari tabel 12-22 ( perry,1999) hal.62 untuk kondisi operasi di atas diperoleh :
Diameter rotary dryer = 0,965 m
Panjang rotary dryer = 4,572 m
Putaran rotary dryer = 15 rpm
Daya motor = 2,2 hp
Tube steam OD = 144 mm
Jumlah tube steam = 14

LB.15 Bucket Elevator (BE – 03)


Fungsi : Mengangkut PMMA ke Conveyor
Jenis : speced-Bucket Centrifugal-Dischanger elevator
Jumlah : 1 unit
Bahan : Malleable-iron

?Z
LB-38

Gambar LB.14 Bucket elevator (BE-03)


Kondisi operasi :
 Temperatur (T) = 30 oC
 Tekanan (P) = 1 atm (14,691 psi)
Dari neraca massa diperoleh :
Laju alir massa, = 94,668 kg/jam
Factor kelonggaran = 20% (Tabel 28-8, perry,1999)
Kapasitas = 1,2 x 94,668 kg/jam = 106,0282 kg/jam = 0,0294 kg/s
Untuk bucket elevator kapasitas < 14 ton/jam, spesifikasi :
(Tabel 21-8,perry,1999)
- Tinggi elevator = 25 ft = 7,62 m
- Ukuran bucket = (6 x 4 x41/4 ) in
- Jarak antar bucket = 12 in = 0,305 m
- Kecepatan bucket = 225 ft/s = 68,6 m/mnt = 1,143 m/s
- Kecepatan putaran = 43 rpm
- Lebar belt = 7 in = 0,1778 m = 17,78 cm
Perhitungan daya yang dibutuhkan (P) :
P = 0,07 m0,63 ∆ Z
(Timmerhaus,1991)
Dimna : P = daya (kW)
m = laju alir massa (kg/s)
∆Z = tinggi elevator (m)
m = 94,668 kg/jam = 0,0262 kg/s
∆ Z = 17,2031 ft = 5,3 m
Maka :
P = 0,07 x (0,0294)0.63 x 5,3 m
= 0,0579 kW (Brownell,1959)
Maka dipilih daya motor sebesar 1 hp
LB-39

LB.16 Conveyor (CV-01)


Fungsi : Mengangkut PMMA dari gedung screw conveyor ke
gudang produk
Jenis : conveyor
Bahan Konstruksi : carbon steel
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi Tekanan : 1 atm
Temperatur : 30oC
Laju alir : 126,2626 kg/jam
Faktor kelonggaran : 20%

Gambar LB.15 Spesifikasi Conveyor (CV-01)


Kapasitas total conveyor = 1,2 x laju massa komponen

= 1,2 x 126,2626 kg/jam

= 151,5152 kg/jam = 334,0355 lbm/jam

Densitas = 1190 kg/m3 = 74,2889 lb/ft3


Untuk conveyor dengan kapasitas operasi, dipilih spesifikasi:

- Panjang = 30 ft
- Tinggi = 5 ft
- Lebar = 12 in = 1,1167 ft
- Putaran maksimal = 35 rpm
- Kapasitas maksimal = 850 ft3/jam
- Efisiensi daya = 85% (Walas, 1990)

Perhitungan daya:

P = { ( S x ⍵+0,7 x Q x 60 ) x 100+(0,51 x Z x m) } /106 (Walas,1990)


Dimana: S = bearing factor = 350
⍵ = rpm conveyor
LB-40

Q = laju alir volumetric (ft3/jam ) = 65,3675 ft3/jam


Z = tinggi conveyor
m = massa bahan baku (lbm/jam)
Q = (334,0355 lbm/jam) / (65,3675 lb/ft3)
= 5,2810 ft3/jam
Dipakai 1 unit conveyor maka laju alir volumetrik PMMA yang diangkut oleh
conveyor = 5,2810 ft3/jam
volume x rpmmaksimal
⍵ =
kapasitas maksimal

ft 3
5,2810 x 45 rpm
= jam = 0,250 = 0,3 rpm
950 ft 3/ jam

Maka: P = ¿ ft3/jam x 60) x100 + (0,51 x 6 ft x 334,0355 lbm/jam ¿ ] /106


= 8,855 hp
Pa (daya actual) = P/η = 8,855 hp / 0,85 = 10 hp

LB.17. Gudang PMMA (GP-01)


Fungsi : Untuk menyimpan produk polimetil metakrilat
Jenis : Gedung berbentuk persegi panjang ditutup atap.
Bahan Konstruksi : Dinding : batu-bata
Lantai : semen
Atap : asbes
Jumlah : 1 unit
Kondisi Operasi
Tekanan : 1 atm
Temperatur : 30oC

tG

LG
PG
LB-41

Gambar LB.16 Spesifikasi Unit Gudang Produk

Laju Alir massa, F = 96,6 kg/jam


Densitas, ρ = 1190 kg/m3= 74,2890 lb/ft3 (Perry,2007)
Lama Pengemasan = 7 hari
= 7 x 24 jam
= 168 jam
Faktor Keamanan (Fk) = 20 %
Sehingga,
Jumlah produk masuk, W = 96,6 kg/jam x 168 jam
= 16.228,8 kg
( 1+ Fk ) x W
Volume lantai beton (v) = (Browenell, 1959)
ρ
( 1+ 0,2 ) x 16.228,8
= = 360,37 m3
74,2890
Gudang direncanakan memiliki perbandingan sebagai berikut :
Panjang : lebar : tinggi =3:2:1
Volume gudang = 3t x 2t x 1t

Tinggi Gudang = √3 V
6
3
√ 360,37
=
6
= 2,87 m
Panjang Gudang = 3 x 2,87 m
= 8,61 m
Lebar Gudang = 2 x 2,87 m
= 5,74 m

LB.18.Heater (HT-01)

Fungsi : Menaikkan temperatur sebelum diumpan ke Rotary dryer.

Tipe : Double Pipe HE t1


Gland
Return bend Gland
Gland

T2

T1

Tee
Return Head

t2
LB-42

:
Gambar LB.17 Heater

Fluida Panas Saturated steam


Flowrate, W1 = 75,338 Kg/hr = 166,092 lb/hr
T1 = 120 °C = 248 °F
T2 = 50 °C = 122 °F

Udara :
Flowrate, W2 = 3847,586 Kg/hr = 8482,467 lb/hr
t1 = 30 °C = 86 °F
t2 = 40 °C = 104 °F

a) Panas yang ditransfer di Heater 01


Q = 35983,372 Kkal/jam = 142793,572 Btu/jam
b) LMTD

Fluida Panas   Udara Selisih (t)


T1 = 248 °F Suhu Tinggi t2 = 104 °F 144 °F
T2 = 122 °F Suhu Rendah t1 = 86 °F 36 °F
Selisih 108 °F

Δt 2 −Δt 1
LMTD = ln ( Δt 2 / Δt 1 )
t = 77,906 °F
c) Temperatur rata-rata Tavg dan tavg
Tavg = 0,5 (T1 + T2)
= 185 °F
tavg = 0,5 (t1 + t2)
= 95 °F
d) Trial harga UD
LB-43

dipakai UD = 30 Btu/hr.ft2. °F (table 8, Kern)


Q
A = U D⋅Δt = 61,097 ft2
Karena A < 200 ft2 , maka direncanakan menggunakan Double Pipe Heat
Exchanger dengan klasifikasi sebagai berikut (dari tabel 11, Kern):

Annulus Inner
IPS = 3,0 Inch IPS = 2,0 inch 
Sch. No = 40 Sch. No. = 40
OD = 3,5 Inch OD = 2,38 inch
ID = 3,068 Inch ID = 2,067 inch
a'' = 0,917 ft2 a'' = 0,622 ft2

e) Perhitungan Annulus
Annulus : Fluida Dingin
 Flow Area, aa
D2 = 3,068 in = 0,256 ft
D1 = 2,38 in = 0,198 ft
π
D 2−D 2
aa = 4 ( 2 1 )

= 0,02 ft2
equivalent diameter, De

( D22−D12)
De = D1

= 0,131 ft

 Laju Alir Massa, Ga


W
Ga = a a
= 415135,112 lb/hr.ft2
 Reynold Number, Re
Pada tavg = 95 °F →  = 0,0195 cP = 0,047 lb/hr.ft
LB-44

De⋅Ga
=1153351,333
Rea = μ

 jH = 1000 (fig.24, Kern)


 Cp = 0,282 Btu/lb.°F
 k = 0,017 Btu/hr.ft2 (°F/ft)
1
Cp⋅μ 3

[ ]
k
=
0,921
 Koefisien Perpindahan Panas, ho
 =1
1
k Cp⋅μ 3
ho = jH
[ ][ ]
De
×
k
×Φ

= 119,350 Btu/hr.ft2.°F

f) Perhitungan Inner Pipe


Inner Pipe = Fluida Panas
Flow Area, ap
π⋅D 2
ap = 4 , dimana D = ID Inner = 2,067 in = 0,172 ft
ap = 0,023 ft2
Laju Alir Massa, Gp
W
Gp =
ap
= 7131,152 lb/hr.ft2

Reynold Number, Re
Pada Tavg = 185 °F →  = 0,018 cP = 0,044 lb/hr.ft
De⋅Ga
=28198,829
Rep = μ
jH = 400 …(fig.24, Kern)
LB-45

 Cp = 0,48 Btu/lb.°F
 k = 0,02 Btu/hr.ft2 (°F/ft) ...(tabel 5, Kern)
1
Cp⋅μ 3

[ ] k
=
1,015
 Koefisien Perpindahan Panas, hi
 =1
1
k Cp⋅μ 3
hi = jH
[ ][ ]
De
×
k
×Φ

= 40,937 Btu/hr.ft2.°F
hio = hi x (ID/OD)
= 40,937 Btu/hr.ft2.°F
g) Clean Overall Coefficient, Uc
hi0 ×h0
Uc = hi 0 +h0

= 34,482 Btu/hr.ft2.°F
h) Design Overall, UD
1 1
= +R d
U D UC , dimana, Rd = 0,001 (tabel 12, Kern)
1
=
UD 0,03
UD = 29,580 Btu/hr.ft2.°F
i) Rrequired Surface Area, A
Q
A = U D⋅Δt
= 61,964 ft2
External surface / 1 in ft, a'' = 0,917 ft2/ft = 0,917 ft
Required length, L = A/a” = 67,572 ft
Maka, dapat dipenuhi dengan menghubungkan 4 buah hairpin dengan panjang 20
ft secara seri.
Mencari panjang dan A actual ;
Actual length = 15 ft (7 x 2) = 210 ft
LB-46

A sebenarnya = L x a”
= 210 ft x 0,917 ft
= 192,570 ft2
j) Actual design OverallCoefficient, UD act
Q
UD act = A⋅Δt = 9,518 Btu/hr.ft2.°F
k) Dirt Factor, Rd
U C −U D
Rd = U C ×U D

= 0,072 hr.ft2.°F/Btu
l) Perhitungan Pressure Drop
 Untuk Annulus (Fluida dingin)
De’ = (D2 – D1)
= 0,057 ft
Rea’ = De’ x Ga /  = 503850,252
0 , 264
0 , 0035+
f = ( Re a ' )0 , 42 = 0,005
2
4⋅f⋅Ga . L
2
Fa = 2 g⋅ρ ⋅De ' ,  = 0,0625 lb/ft3
= 3,528 ft
Ga
Va = ( 3600⋅ρ ) = 184,504 fps

Va2
Ft =7x
( )
2g = 2114,404 ft
( Δ Fa+ Δ Ft )× ρ
Maka Pa = 144 = 1,27 psi

 Untuk Inner pipe (Fluida panas)


Rep’ = De’ x Ga / 
= 28198,829
LB-47

0 , 264
0 , 0035+
f = ( Re a ' )0 , 42 = 0,007
2
4⋅f⋅Ga . L
2
Fp = 2 g⋅ρ ⋅De ' ,  = 0,482 lb/ft3
= 9,026 ft
Δ Fp×ρ
Maka Pp = 144 = 1,07 psi
Summary :

ho = 119,350 h outside hio = 40,937


Uc = 30,482
UD = 9,518
RD calculated = 0,072
RD required = 0,001
1,27 ∆P Calculated (psi) 1,07
10 ∆P Allowable (psi) 10

Das könnte Ihnen auch gefallen