Sie sind auf Seite 1von 15

ASMA BRONKIAL

Dr. H. Ahmad Nuri, Sp. A

Asma Bronkial
Penyakit saluran napas yg secara klinis

ditandai serangan akut mengi dan atau batuk episodik, berulang dan telah dibuktikan bukan disebabkan penyakit lain

ETIOLOGI
Belum diketahui pasti Diduga karena interaksi faktor genetik dan faktor

stimulus Kebanyakan serangan karena terpajan oleh banyak stimulus (>1) Faktor stimulus - Exercise - Bulu binatang - Infeksi virus - Makanan.minuman - Asap rokok - Cuaca - Debu rumah/tungau - emosi, obat2an

PATOFISIOLOGI
Inflamasi bronkospasme, timbunan sekret

kental, edema, infiltrasi sel sumbatan parsial sal. Napas batuk, sesak, penyumbatan hebat hipoksemia, hiperkarbia, asidosis metabolik sianosis, penurunan kesadaran kelemahan otot pernapasan gagal napas

Faktor-faktor Yang Berperan Terjadinya Asma Genetically Predisposed population


Inducers (I) Indoors Allergens Alternaria,etc ? Avoidance

Enhancers (E) Rhinovirus Ozone 2-Agonis

Immune response Th2, IgE, IgG4, IgG1 Inflammation Th2,Mast Cells, Eosinophils Wheezing

Avoidance Anti inflammatories Immunotheraphy

BHR
2 agonis

Triggers* Exercise/cold air Histamine/Methacholine

DIAGNOSIS
Dpt ditegakkan bila:

- Serangan akut berupa sesak dan mengi tjd > 2x - PD: mengi ekspirasi yg difus dan ekspirasi memanjang (N rasio ins/exp 2:1) Kesulitan diagnosis bila: - Datang diluar serangan - Serangan pertama kali - Serangan hanya berupa batuk

Respon baik dengan bronkodilator dan

steroid sistemik asma - Uji faal paru sederhana dengan Peak Flowmeter pada anak > 6 thn mendukung diagnosis asma

Alur Diagnosis Asma Anak

Klasifikasi Derajat Penyakit Asma


Parameter kilinis,kebutuhan obat,dan faal paru Frekuensi serangan Lama serangan Intensitas serangan Diantara serangan Tidur & aktivitas Pemeriksaan fisis diluar serangan Obat pengendali(anti inflamasi Uji faal paru(diluar serangan) Asma Episodik Jarang < 1X/bln < 1 mgg Biasanya ringan Tanpa gejala tidak terganggu Normal(tdk ditemukan kelainan Tidak perlu PEF/FEV1 > 80% Asma Episodik Sering > 1X/bulan > 1 minggu Biasanya sedang Sering ada gejala Sering terganggu Mungkin terganggu(ditemukan kelainan) Perlu PEF/FEV1 60-80% Asma Persisten

Sering Hampir ssepanjang tahun, tidak ada remisi Biasanya berat Gejala siang dan malam Sangat terganggu Tidak pernah normal

Perlu PEF?FEV1 < 60% Variabilitas 20-30%

Variabilitas faal paru(bila ada serangan)

Variabilitas > 15%

Variabilitas > 30%

Variabilitas >50%

Penilaian Derajat Serangan Asma

DIAGNOSA BANDING
Bronkiolitis
Aspirasi benda asing Tuberkulosis kel. yg menekan bronkus

TATALAKSANA
Obat Asma

- Obat pereda (reliever) serangan - Obat pengendali (contoller) profilaksis Terapi serangan Asma bertujuan untuk - Meredakan penyempitan secepat mungkin - Mengurangi hipoksemia - Mengembalikan fungsi paru normal - Reevaluasi terapi untuk mencegah kekambuhan

Alur Tatalaksana Serangan Asma Pada Anak

Alur Tatalaksana Asma Anak Jangka Panjang

Menghindari serangan akut


Dihindari kontak dengan pencetus

Mencegah dilepaskannya mediator yg

menyebabkan reaksi asma (Sodium kromoglikat, Nedocromil, Steroid inhalasi/p.o) Diberi obat untuk menetralisir bronkospasme Imunoterapi jarang berhasil karena faktornya multipel