Sie sind auf Seite 1von 25

PENGKAJIAN KELUARGA

ASTUTI YUNI NURSASI, MN

THE INDICATIONS FOR A FAMILY ASSESSMENT (CLARKIN, FRANCES, MOODIE, 1979)


1. 2. 3. 4. 5. 6. A FAMILY IS EXPERIENCING EMOTIONAL DISRUPTION CAUSED BY A FAMILY CRISIS. A FAMILY IS EXPERIENCING EMOTIONAL DISRUPTION CAUSED BY A DEVELOPMENTAL MILESTONE. A FAMILY DEFINES A PROBLEM AS A FAMILY ISSUE, AND THERE IS MOTIVATION FOR FAMILY ASSESSMENT. A CHILD OR ADOLESCENT IS THE IDENTIFIED PATIENT. THE FAMILY IS EXPERIENCING ISSUES THAT ARE SERIOUS ENOUGH TO JEOPARDIZE FAMILY RELATIONSHIPS. A FAMILY MEMBER IS ABOUT TO BE ADMITTED TO THE HOSPITAL FOR PSYCHIATRIC TREATMENT.

ASSESSMENT MODEL
1. THE FRIEDMAN FAMILY ASSESSMENT MODEL 2. THE CALGARY FAMILY ASSESSMENT MODEL

GUIDELINES FOR ASSESSMENT


1. ENGAGEMENT STATE 2. ASSESSMENT STAGE - Problem identification - Relationship between family interactions and health problem - Attempted solutions - Goal exploration 3. TERMINATION STAGE

THE THEORETICAL FOUNDATIONS


SYSTEMS THEORY
1. A family system is part of a larger suprasystem and is also composed of many subsystem. 2. A family is a whole is greater than the sum of its parts. 3. A change in one family member affects all family members. 4. The family is able to create a balance between change and stability. 5. Family members behaviors are best understood from a view of circular communication rather than linear causality.

CYBERNETICS
1. Family posses self-regulating ability through the process of feedback. 2. Feedback process can simultaneously occur at several different systems levels with families.

COMMUNICATION THEORY
1. All non verbal communication is meaningful. 2. All communication has 2 major channels for transmission: digital and analogic. 3. A dyadic relationship has varying degree of symmetry and complementary. 4. All communication consists of 2 levels: content and relationship.

CHANGE THEORY
1. Change is dependent on the perception of the problem. 2. Change is dependent on context. 3. Change is dependent on coevolving goals for treatment. 4. Understanding alone does not lead to change. 5. Change does not necessarily occur equally in all family members. 6. Facilitating change is the nurses responsibility. 7. Change can be due to a myriad of causes.

OUTLINE PENGKAJIAN MODEL FRIEDMAN


TAHAP I
I. DATA UMUM 1. NAMA KEPALA KELUARGA 2. ALAMAT 3. KOMPOSISI KELUARGA (DALAM TABEL) LENGKAPI DENGAN GENOGRAM 4. TIPE KELUARGA 5. SUKU 6. AGAMA 7. STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA 8. AKTIVITAS REKREASI KELUARGA

PENGKAJIAN DATA UMUM II. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


9. TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA SAAT INI 10. TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA YANG BELUM TERPENUHI 11. RIWAYAT KELUARGA INTI 12. RIWAYAT KELUARGA SEBELUMYA (PIHAK SUAMI DAN ISTRI)

PENGKAJIAN DATA UMUM

III. LINGKUNGAN
13. KARAKTERISTIK RUMAH 14. KARAKTERISTIK TETANGGA DAN KOMUNITAS RW 15. MOBILITAS GEOGRAFIS KELUARGA 16. PERKUMPULAN KELUARGA DAN INTERAKSI DENGAN MASYARAKAT 17. SISTEM PENDUKUNG KELUARGA

PENGKAJIAN DATA UMUM


IV. STRUKTUR KELUARGA
18. POLA KOMUNIKASI KELUARGA 19. STRUKTUR KEKUATAN KELUARGA 20. STRUKTUR PERAN (FORMAL DAN INFORMAL) 21. NILAI ATAU NORMA KELUARGA

V. FUNGSI KELUARGA
22. FUNGSI AFEKTIF 23. FUNGSI SOSIALISASI 24. FUNGSI PERAWATAN KELUARGA

PENGKAJIAN DATA UMUM


VI. STRES DAN KOPING KELUARGA
25. STRESOR JANGKA PENDEK DAN PANJANG SERTA KEKUATAN KELUARGA 26. KEMAMPUAN KELUARGA BERESPONS TERHADAP SITUASI/STRESOR 27. STRATEGI KOPING YANG DIGUNAKAN 28. STRATEGI ADAPTASI DISFUNGSIONAL

VII. PEMERIKSAAN FISIK VIII. HARAPAN KELUARGA

PENGKAJIAN TAHAP II
PENJAJAKAN TAHAP II MENGACU PADA PELAKSANAAN 5 TUGAS KESEHATAN KELUARGA OLEH KELUARGA.

MENGENAL MASALAH
1. 2. 3. 4. PENGERTIAN PENYEBAB TANDA DAN GEJALA IDENTIFIKASI TINGKAT KESERIUSAN MASALAH PADA KELUARGA

PENGKAJIAN TAHAP II
MENGAMBIL KEPUTUSAN
1. 2. AKIBAT KEPUTUSAN KELUARGA

MELAKUKAN PERAWATAN SEDERHANA


1. 2. CARA-CARA PERAWATAN YANG SUDAH DILAKUKAN KELUARGA CARA-CARA PENCEGAHAN

PENGKAJIAN TAHAP II
MODIFIKASI LINGKUNGAN
1. LINGKUNGAN FISIK 2. LINGKUNGAN PSIKOLOGIS

PEMANFAATAN FASILITAS KESEHATAN


1. PELAYANAN KESEHATAN YANG BIASA DIKUNJUNGI KELUARGA 2. FREKUENSI KUNJUNGAN

PENGKAJIAN MODEL CALGARY


THREE MAJOR CATEGORIES 1. STRUCTURAL 2. DEVELOPMENTAL 3. FUNCTIONAL

STRUCTURAL ASSESSMENT INTERNAL STRUCTURE


1. Family composition 2. Gender 3. Rank order 4. Subsystem 5. Boundary Tools: genogram and ecomap

STRUCTURAL ASSESSMENT EXTERNAL STRUCTURE Extended family Larger system

CONTEXT
1. 2. 3. 4. 5. Ethnicity Race Social class Religion Environment

DEVELOPMENTAL ASSESSMENT
1. STAGES 2. TASKS 3. ATTACHMENT

FUNCTIONAL ASSESSMENT
INSTRUMENTAL FUNCTIONING
Activities daily living

EXPRESSIVE FUNCTIONING
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Emotional communication Verbal communication Non verbal communication Circular communication Problem solving Roles Influence Beliefs Alliances/coalitions

OUTLINE PENGKAJIAN MODEL CALGARY


Nama KK: Tgl: Anggota klg yg hadir: Pengkaji: Tempat pengkajian: I. Masalah kesehatan dan rujukan II. Komposisi keluarga III. Keterikatan keluarga IV. Riwayat kesehatan dan tumbuh kembang V. Kekuatan keluarga dan masalah VI. Hipotesis/kesimpulan VII. Tujuan dan rencana VIII. Tanda tangan pengkaji:

MASALAH-MASALAH YANG SERING MENGHAMBAT PENGKAJIAN


PADA ENGAGEMENT STAGE Persiapan perawat untuk menghadapi keluarga belum optimal, seperti penguasaan form pengkajian; gambaran kebutuhan keluarga tidak diketahui. Perawat cenderung menempatkan diri sebagai expert. Tidak bertemu dengan seluruh anggota keluarga.

MASALAH-MASALAH YANG SERING MENGHAMBAT PENGKAJIAN PADA ASSESSMENT STAGE Perawat belum melakukan komunikasi efektif untuk menggali data. Perawat belum mendapat kepercayaan penuh dari keluarga sehingga keluarga belum menceritakan masalahnya secara terbuka. Kemampuan perawat dalam merangkai informasi belum terlatih.

MASALAH-MASALAH YANG SERING MENGHAMBAT PENGKAJIAN


PADA TERMINATION STAGE Perawat tidak menyimpulkan hasil pengkajiannya untuk keluarga. Perawat tidak menginformasikan pada keluarga langkah berikutnya.

Thank you