Sie sind auf Seite 1von 32

TELAAH ARTIKEL/JURNAL

FITRIA SAFTARINA
FK UNILA
Telaah jurnal dikaitkan dengan EBM

Menemukan
kasus

Menjawab Mengembangkan
pertanyaan pertanyaan

Telaah jurnal Mencari rujukan


MANFAAT TELAAH JURNAL
PELAKSANAAN EBM
KEGIATAN ILMIAH
MEMAHAMI MENILAI
KOMPONEN DALAM PENILAIAN
JURNAL
GAMBARAN UMUM : ABSTRAK
PENDAHULUAN: BESAR MASALAH,
ELABORASI, PERTANYAAN PENELITIAN,
HIPOTESIS
METODOLOGI: POPULASI, SUBYEK, BESAR
SAMPEL, CARA PENGAMBILAN SAMPEL,
PENGUKURAN, RENCANA ANALISIS
HASIL: FLOW PENELITIAN, KARAKTERISTIK,
BASELINE DATA, HASIL UTAMA
DISKUSI: VALIDITAS INTERNA NON-KAUSA,
VALIDITAS INTERNA KAUSAL, VALIDITAS
EKSTERNA, IMPORTANCY, APPLICABILITY
PENDAHULUAN
1. APA SAJA DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK
MENUNJUKKAN BESAR MASALAH?
(PREVALENSI, PERBANDINGAN RELATIF
PREVALENSI TERHADP TEMPAT LAIN/WAKTU,
DAMPAK DARI MASALAH)
2. APA SAJA YANG SUDAH DIKETAHUI SEBELUMNYA
(ELABORASI)? SUBSTANSI/METODOLOGI
3. APAKAH KESENJANGAN YANG MASIH
DITEMUKAN? (SUBSTANSI/METODOLOGIS)
4. APA TUJUAN UTAMA PENELITIAN?
5. APA TUJUAN TAMBAHAN PENELITIAN?
6. APA HIPOTESIS PENELITIAN ?
BESAR MASALAH
THE SYNDROME AFFECTS AROUND 4-9% OF
WOMAN REPRODUCTIVE AGE (BMJ 2006; 332;
1485)
ACUTE RESPIRATORY INFECTIONS ACCOUNT
FOR 2.1 MILLION DEATHS ANNUALLY IN
CHILDREN YOUNGER THAN 5 YEARS (BMJ
2004; 238;791)
ELABORASI
THE FIRST CHOICE DRUG IN WOMAN WITH NEWLY
DIAGNOSED POLYCYSTIC OVARY SYNDROME IS THE
ANTIOESTROGENIC CLOMIFENCE CITRATE
RECENTLY, THE ADDITION OF METFORMIN, AN INSULIN
SENSITIZER, TO CLOMIFENCE CITRATE HAS BEN PROPOSED
AS AN ALTERNATIVE FIRST LINE TREATMENT OPTION FOR
WOMAN WITH POLYCYSTC OVARY SYNDROME
AS CLOMIFENCE CITRATE IS AN EFFECTIVE TREATMENT,
HOWEVER, WHAT ARE THE ADDED BENEFITS OF
METFORMIN? TWO RNADOMIZED CONTROLLED TRIALS
HAVE EXAMINED THIS QUESTION. ONE SMALL STUDY
FOUND SIGNIFICANT INCREASE IN OVULATION RATES ,
WHILE LARGER STUDY FAILED TO FIND A SIGIFICANT
DIFFRENCE
MEMBACA METODOLOGI: POPULASI
DAN SUBJEK
SIAPAKAH POPULASI TERJANGKAU ( POPULASI
YANG MENGANDUNG KRITERIA DEMOGRAFIS,
KLINIS, WAKTU, TEMPAT)
APA KRITERIA INKLUSI
APA KRITERIA EKSLUSI
DESAIN PENELITIAN (KLINIS)
APA METODE YANG DIGUNAKAN
TRIAL KLINIK?RANDOMISASI YANG
DIGUNAKAN? (SEDERHANA, BLOK, DENGAN
STRATIFIKASI, ETC)
ALAT YANG DIGUNAKAN UNTUK MELAKUKAN
RANDOMISASI (TABEL/KOMPUTER)
SIAPA YANG MELAKUKAN RANDOMISASI?
CONTINUED
BESAR SAMPEL: POWER PENELITIAN
RENCANA ANALISIS
1. RENCANA ANALISIS YANG DIGUNAKAN
2. RENCANA ANALISIS INTERIM
3. SOFT WARE YANG DIGUNAKAN
MENJAGA MUTU PENGUKURAN
VARIABEL APA SAJA YANG DIUKUR?
APA YANG DILAKUKAN OLEH PENELITI UNTUK
MENJAGA MUTU PENGUKURAN VARIBEL
TERSEBUT?
(INFORMASI PENGUKUR, ALAT UKUR, METODE
PENGUKURAN, DO, HASIL ALAT UKUR)
MEMBACA HASIL: FLOW PENELITIAN
DAN BASE LINE DATA
BERAPA BANYAK SUBJEK YANG DIRANDOM UNTUK
MASING-MASING KELOMPOK
BERAPA BANYAK SUBJEK YANG MENYELESAIKAN
PENELITIAN SAMPAI SELESAI? BERAPA
PERSENTASENYA?
BERAPA BANYAK SUBJEK YANG TIDAK MENYELESAIKAN
PENELITIAN? BERAPA PERSENTASENYA?
APA YANG DILAKUKAN OLEH PENELITI TERHADAP
SUBJEK YANG KELUAR ATAU DIKELUARKAN DARI
PENELITIAN
APA SAJA ALASAN SUBJEK DIKELUARKAN DARI
PENELITIAN?
STUDY DOCTORS AND STUDY NURSES AT EACH
SITE WERE TRAINED ON THE STUDY
PROTOCOL AND WHO CASE MANAGEMENT
FOR ACUTE RESPIRATORY TRACT INFECTION
USING WHO TRAINING VIDEOS AND
EXERCISES TO ENSURE INTER RATER
RELIABILITY AMONG THE STUDY STAFF. THE
CLINICAL INVESTIAGTOR AT EACH SITE
OVERSAW AND MONITORED THE STUDY STAFF
(BMJ 2008; 336; 80-84)
MEMBACA HASIL: HASIL UTAMA DAN
TAMBAHAN
APAKAH HASIL UTAMA PENELITIAN? APAKAH
BERMAKNA SECARA STATISTIK DAN KLINIS
APAKAH HASIL TAMBAHAN (
DIRENCANAKAN/TIDAK DIRENCANAKAN:
ANALISIS STRATIFIKASI, EFEK SAMPING YG
TIDAK DIDUGA)
BMJ 2006; 332; 1485
CLOMIFENE CLOMIFENE RISK RR
CITRATE + CITRATE + DIFFERENCE % (95% CI)
METFORMIN PLACEBO (95% Cci)
(n=111) (n=114)
OVULATION 71 (64) 82 (72) -8 (-20 TO 4) 0.89 (0.7 TO
1.1)
ON GOING 44 (40) 52 (46) -6 (-20 TO 0.87 ( 0.6 to
PREGNANCY 7)0.87 1.2)
SPONTANEUS 13 (12) 12 (11) 1 (-7 TO 10) 1.11 (0.5 to
ABORTION 2.3)
ADVERSE EFFECT
KEJADIAN YANG TIDAK DIINGINKAN YANG
TERJADI PADA SUBJEK PNELITIAN KETIKA
MELEWATI PROSES RANDOMISASI
BAIKBERHUBUNGAN DENGAN PENELITIAN
MAUPUN TIDAK MELIPUTI KONDISI KLINIS,
FISIK DAN LABORATORIUM
CONTOH:
PADA SAAT MASUK PENELITIAN, SUBJEK PENELITIAN
MEMPUNYAI TEKANAN DARAH NORMAL. SETELAH
MENGIKUTI PENELITIAN, TEKANAN DARAH MENJADI
TINGGI
ADVERSE REACTION SIMILAR IN BOTH TREATMENT
ARMS. THERE WERE NO DEATHS, PURPURAN OR
SERIOUS ADVERSE EFFECTS OF AMOXICILLIN. THERE
WERE 41 HOSPITALIZATION, WITH SIMILAR NUMBERS
IN THREE DAY AND FIVE DAY TREATMENTS (18 AND 23,
RESPECTIVELY). THERE WERE THREE CASES OF SEVERE
VOMITING, 20 CASES DIARHEA WITH SOME
DEHYDRATION
INFORMASI BAGIAN DISKUSI
VALIDITAS SELEKSI
VALIDITAS INFROMASI
VALIDITAS PENGONTROLAN PERANCU
IMPORTANCY
APPLICABILITY
CHECK LIST
NO KOMPONEN
1. APA KEKUATAN DANKELEMAHAN PENELITIAN MENURUT PENELITI
2 BAGAIMANA PERBANDIANGAN HASIL PENELITIAN DENGAN PENELITIAN LAIN
3 BAGAIMANA BIOLOGICAL PLAUSIBILITY DARIHASIL PENELITIAN?
4 APAKAH HASIL PENELITIAN DAPAT DIGENERALISASI
5 BAGAIMANA NILAI KEPENTINGAN DARI HASIL PENELITIAN
6 BAGAIMANA APPLICABILITY HASIL PENELITIAN MENURUT PENELITI?
The main strenght of our trial were it was
large, double blind, and multicentre and was
conducted over two years covering all four
seasons with minimal loss to floow up and
good adhenrence to treatment. Its limitations
are that is was a hospital based study, causes
of infection were not investigated, follow uo
was limited to only 15 days, and children with
histrory of asthma were exluded (BMJ 2004;
328; 791)
Validitas
Valditas interna non kausal
1. Validitas seleksi: subjek yang ikut serta
penelitian adalah subjek yang benar-benar
memnuhi kriteia ikut serta dalam penelitian
2. Concealment: tidak memilih-memilih proses
seleksi subjek penelitian
3. Alokasi random: pengelompokan subjek
penelitian berdasrkan peluang bukan
ditentukan sendiri
4. Drop out: semakin besar drop out maka
semakin berkurang validitas seleksi suatu
penelitian
5. Jenis analisis: intention to trat DO juga
dianalisis
VALIDITAS INFORMASI
PROSEDUR BLINDING ADA/TIDAK MENJAGA
MUTU PENGUKURAN
SEMAKIN RINCI SEMKIN BAGUS
VALIDITAS PENGONTROLAN PERANCU
PROSEDUR RANDOMISASI
BASELINE DATA
KRITERIA INKULSI DAN EKSLUSI
ANALISIS TERHADAP KETIDAKSEIMBANGAN
BASELINE DATA
VALIDITAS ANALISIS
KETEPATAN PEMILIHAN UJI STATISTIK
INTERPRETASI TERHADAP HASIL ANALISIS
Perbandingan dengan penelitian
danbiological plausibilty/
IMPORTANCY
Peneliti menyampaikan perbandingan hasil
penelitian dengan penelitian lainnya
(bertentangan atau sejalan)
Memberikan penjelasan mengapa hal tsb bisa
terjadi
Our findings confirm those of El-Biely and Habba
but conflict with those of Nestler et al. This
discrepancy may in part be caused by
difference in participants. The mean body
mass index was lower in our participants (28
32) and more were hyperandrogenic (free
androgen index 12 v 3) than Nestler study. Our
participants were representative of woman
with polycystic ovary syndrome in Europe (
BMJ 2006; 332; 1485)
Generalisasi dan Kemampulaksanaan
Aplikasi Klinis
Pendapat peneliti mengenai sampai sejauh
mana penelitian dapat digeneralisasi dan
secara klinis dapat diaplikasikan
We recommended the three days course of
amoxicillin for treating community acquired non-
severe pneumonia in children, as this is equally as
effective as five day course but is cheaper with
increased adherence and possibly decreased
emergence of antimicrobial resistenance. Our
findings have local as well asglobal implications,
because our study has also confirmed findings
from a recently published data from elsewhere
(BMJ 2004; 328; 791)