You are on page 1of 9

BIOANALIS

Penggandaan rambut

Sejak 1996, Coen Gho telah melakukan


penelitian dasar pada kultur sel, rambut yang
dicabut dan biopsi. Pada salah satu penelitian
dasarnya, dia menemukan adanya sel induk
di berbagai area , baik di biopsi kulit maupun
pada rambut yang dicabut.
Coen Gho telah melakukan penemuan yang
paling menakjubkan dan menarik yaitu
penemuan yang disebut dengan Pili
Multigemini. Ini adalah sebuah fenomena
dimana satu folikel menghasilkan dua atau
lebih folikel baru. Sebuah unit folikel normal
memiliki dua atau tiga folikel, dan folikel
folikel ini akan menghasilkan dua atau tiga
rambut normal
Teknik multiplikasi rambut adalah mengambil
rambut-rambut dari area yang tidak sensitif
terhadap hormon sex pria (androgen seperti
testosteron dan dihidrotestosteron) dan
mengambil sel-sel folikel rambut yang
terdapat pada rambut ini.
Transplantasi Rambut Badan

HST adalah satu-satunya teknik yang dapat


melakukan Transplantasi Rambut Badan
(BHT), dimana rambut dari area lain dari
tubuh (contohnya, tungkai bawah) digunakan
sebagai area donor.
Transplantasi Rambut Badan diperlukan karena beberapa alasan
seperti :
Bagian belakang kepala tidak dapat digunakan sebagai area

donor
Hal ini mungkin merupakan kasus bila kondisi kulit dan/atau
rambut sangatlah jelek, atau bila tidak ada lagi rambut yang
tumbuh di area ini karena beberapa alasan (contohnya, akibat dari
luka bakar).
Rambut di bagian belakang kepala bukan jenis rambut yang

tepat
Sebagai contoh, bila area donor (kepala bagian belakang) terdiri
dari rambut keriting, tipe rambut ini tidak dapat digunakan untuk
memperbaiki area-area tertentu seperti alis. Ini memerlukan tipe
rambut yang lebih lurus yang didapat dari bagian tubuh lain,
seperti tungkai bawah.
Injeksi Sel Induk Rambut

Setelah menyempurnakan HST tahap


berikutnya adalah Injeksi Sel Induk Rambut
(HaarStamcel Injectie). Teknik ini bukanlah
sebuah metode transplantasi yang baru tapi
sebuah lompatan baru dengan HST.
Perbedaan :
Hingga tahap pengangkatan sel induk rambut

yang akan ditransplantasikan, teknik ini sama


dengan HST. Perbedaan besar tampak dalam
tahap implantasi. Dengan HST, sel induk
ditanam di lubang-lubang kecil yang dibuat
di daerah resipien dengan jarum. Lubang-
lubang terisi tetesan darah, yang akhirnya
akan menutup dan menyembuhkan luka.
Keuntungan :
Kepadatan maksimal:

Sekarang sel-sel induk dapat ditanam bahkan lebih dekat satu sama
lainnya. Di HST, jarak implantasi adalah sekitar 0,2-0,3 mm,
sedangkan dengan penyuntikan jaraknya 0,1 mm.
Penyembuhan lebih cepat:

Dengan HST, penyembuhan sudah terjadi secara cepat (1-2 hari);


dengan metode injeksi, pada dasarnya tidak ada masa penyembuhan di
area restorasi karena tidak ada luka.
Presisi yang tinggi:

Berkat penyempurnaan metode injeksi, tingkat presisi metode ini


sangat tak tertandingi.
Ideal untuk luka bakar:

Jaringan parut dari luka bakar memiliki sirkulasi darah yang buruk.
Tetapi metode injeksi tidak memerlukan darah untuk penyembuhan,
karena tidak ada luka yang membutuhkan penyembuhan.