Sie sind auf Seite 1von 32

Itrium

Kirana Medyantari Iswara


150332605654
Offering G
Sejarah Penemuan Unsur Itrium

Pada 1787, kimiawan Carl Axel


Arrhenius menemukan sebuah
batu hitam tebal di tambang tua
dekat Desa Ytterby, Swedia.

Ittrium ditemukan oleh peneliti dari


Finlandia bernama Johan Gadolin
tahun 1794 dan diisolasi oleh
Friedrich Wohler tahun 1828
Asal Nama Unsur Itrium

Unsur diberi nama Itrium karena


menghormati kota Ytterby di Swedia
Unsur Itrium
Sumber
Unsur
Itrium

Xenotim, the rare


earth mineral fosfat,
Karbonat dan Monasit adalah bijih the
fluorida yang sebagai bijih heavy rare earth
mengandung the light rare minerals utama
bijih seperti earth minerals mengandung
the light rare mengandung 2 sampai 60 % dari
earth mineral % atau 3 % itrium sebagai
itrium fosfat (YPO4).
bastnasit. dari itrium.
Identitas Unsur Itrium
Nama Itrium
Lambang Y
Nomor atom 39
Nomor massa 89
Massa atom relatif 88,90585
Jenis unsur Logam transisi, monoatomik
Golongan 3
Periode 5
Blok d
Warna Putih seperti perak
Konfigurasi elektron [Kr] 4d1 5s2
Bilangan oksidasi +3
Sifat Fisika Unsur Itrium
Fasa (25oC, 1 atm) Padat
Karakteristik Lunak
Densitas (25oC, 1 atm) 4,5 g/cm3
Titik didih (1 atm) 3336 oC
Titik lebur (1 atm) 1526 oC
Kalor lebur (25oC, 1 atm) 11,42 kJ/mol
Kalor uap (25oC, 1 atm) 365 kJ/mol
Kapasitas kalor (25oC, 1 atm) 26,53
Daya hantar listrik Konduktor
Daya hantar magnet Paramagnetik
Struktur Kristal Itrium
Struktur : Heksagonal
Sifat Kimia Unsur Itrium
1. Reaksi itrium dengan air (reaksipendesakan, redoks)
2Y(s) + 6H2 O aq 2Y OH 3 s + 3H2 (g)

0 oksidasi +3

2. Reaksi itrium dengan udara (reaksi penggabungan)


Y(s) + O2(g) Y2O3(s)
(Oksida Basa)

3. ReaksiItriumdenganAsam (Reaksipendesakan, redoks)


2Y(s)+ 6 HCl(aq)2YCl3(aq) + 3H2(g)

0 oksidasi +3
Reaksi Itrium dengan Halogen (Reaksi Penggabungan)
2Y(s) + 3F2(g) 2YF3(s)
2Y(s) + 3Cl2(g) 2YCl3(aq)
2Y(s) + 3Br2(l) 2YBr3(aq)

ION KOMPLEKS ITTRIUM

1. [Y(H2O)8]3+ ===> Oktaakuoitriumat(III)

2 [Y(H2O)9]3+ ===> Nonaakuoitriumat(III)


Isotop Itrium

Isotop Kelimpahan (%) Massa 1 Atom Isotop


(sma)

100 89.905849
Masa rata-rata 1 atom Itrium
%kelimpahanmassa 1 isotop sma
Masa rata-rata=
100%
1 atom Y
100% 89,905849sma
=
100%

= 89,905849 sma
Perhitungan Ar Y
massa ratarata 1 atom unsur
Ar Y = 1 12
massa 1 atom C
12 6

89,906849sma
=
sma
= 89,905849
Perhitungan Massa 1 Atom Y melalui
jumlah Proton dan Neutron
massa 1 p = 1,673 x 10-24 g
massa 1 n = 1,675 x 10-24 g
nomor massa Y = 89
nomor atom Y = 39
jumlah proton = 39
jumlah neutron = nomor massa nomor atom
= 89-39
= 50
protonmassa proton +( neutron massa neutron)
Massa 1 atom Y=
1sma

39 1,6726231 1024 g +(50 1,6726231 1024 g)


=
1,671024

65,232 1024 g+ 83,631 1024 g


=
1,671024

148,863 1024
=
1,671024

= 89
Jari-jari Atom Y
Data jari-jari atom Y

Skala 1 cm: 50 pm
r atom Y =180 pm= 3,6 cm
d atom Y= 360 pm= 7,2 cm

Jari-jari Y3+
Data jari-jari ion Y3+
Skala 1 cm: 50 pm
r ion Y3+ = 93 pm= 1,86 cm
d ion Y3+ =186 pm= 3,72 cm
Jari-jari Kovalen YF3

Data
Skala 1 cm: 50 pm
r atom Y =180 pm= 3,6 cm
d atom Y = 360 pm= 7,2 cm
r ion F = 71 pm= 1,42 cm
d ion F = 142 pm= 2,84 cm
r kovalen Y = 162 pm = 3,24 cm
r kovalen F = 71 pm = 1,42 cm
Momen Magnetik
Unsur/i Konfigurasi Gambar konfigurasi elektron n Momen Sifat
on elektron terluar magnetik kemagnetan
spin (BM)
Y [Kr] 4d1 5s2 1 1,73 Paramagnetik

5s2 4d1
Y3+ [Kr] 3d0 4s0 0 0 Diamagnetik

4s0 3d0
Energi Ionisasi
Y(g) Y1+ (g) + e Ei 1= 616 kJ/mol
Y1+(g) Y2+(g) + e Ei 2= 1181 kJ/mol

Y2+(g) Y3+(g) + e Ei 3= 1980 kJ/mol


Y3+(g) Y4+(g) + e Ei 4= 5963 kJ/mol
Y4+(g) Y5+(g) + e Ei 5= 7430 kJ/mol
Y5+(g) Y6+(g) + e Ei 6= 8970 kJ/mol
Y6+(g) Y7+(g) + e Ei 7= 11200 kJ/mol
Y7+(g) Y8+(g) + e Ei 8= 12400 kJ/mol
Y8+(g) Y9+(g) + e Ei 9= 14137 kJ/mol
Y9+(g) Y10+(g) + e Ei 10= 18400 kJ/mol
Afinitas Elektron Pertama
Y (g) + e- Y- (g) Ea = 194.965 kJ/mol

Keelektronegatifan Atom Itrium

Keelektronegatifan dalam skala Pauling 1,22


Biloks Unsur itrium
Biloks Rumus Nama Senyawa Warna Jenis Senyawa
Kimia
YF3 Itrium(III)Fluorida Putih Garam normal
YCl3 Itrium(III)Klorida Putih Garam normal
YBr3 Itrium(III)Bromida Putih Garam normal
+3 YI3 Itrium(III)Iodida Putih Garam normal
kekuningan
Y2O3 Itrium(III)Oksida Putih Oksida basa
Y2S3 Itrium(III)Sulfida Kuning Garam normal
YH3 Itrium(III)Hidrida - Senyawa hidrida
Senyawa itrium
Nama Senyawa dan Identitas unsur Bentuk Kristal
Rumus Kimia

Itrium(III)Oksida Massa Molar: 225.81 g/mol


Y2O3 Fasa (25oC, 1 atm) : padat
Titik didih (1 atm):4,300 C
Titik lebur(1 atm): 2,425 C
Densitas (25C, 1 atm): 5.010 g/cm3
Warna: putih
Itrium(III)Fluorida Massa Molar : 145.90 g /mol
YF3 Fasa (25oC, 1 atm) : padat
Titik didih (1 atm) :2,230 C
Titik lebur(1 atm) :1,387 C
Densitas (25C, 1 atm):1,387 C
Warna: putih
Itrium(III)Klorida Massa Molar : 195.26 g/mol
YCl3 Fasa (25oC, 1 atm): padat
Titik didih (1 atm): 1,507 C
Titik lebur(1 atm):721 C
Densitas (25C, 1 atm):2.67 g/cm3
Warna : putih
Pembuatan Unsur Itrium

Itrium murni diprediksi melalui reduksi


YF3 dengan logam kalsium pada suhu yang
sangat tinggi

2YF3(s) + 3Ca(s) 2Y(s) + 3CaF2(s)


APLIKASI
1. Untuk membuat superkonduktor
2. Ultra-murni Itrium-90 digunakan untuk terapi
kanker.
3. Itrium alumunium garnet Y3All5O12 digunakan
sebagai laser selain itu untuk perhiasan yaitu
stimulan pada berlian.
4. Itrium(III)oksida yang ditambahkan pada kaca
akan membuatnya tahan panas dan goncangan,
antara lain digunakan untuk lensa kamera.
5. Itrium digunakan 15% sebagai paduan logam
yang meningkatkan kekuatan aluminium dan
magnesium.
Bahaya

Pada manusia Pada hewan

Menyebabkan
Menyebabkan penyakit pada
sesak napas, paru-paru dan
batuk, nyeri dada, kerusakan
dan sianosis hati, meskipun toksisitas
bervariasi dengan
senyawa itrium berbeda
DAFTAR PUSTAKA
Kusuma ,deden Cahaya. 2014. Penemuan itrium.
(Online),(http://nurul.kimia.upi.edu/arsipkuliah/web2013/11035
00/penemuan.html), diakses pada 24 Oktober 2016.

Putranto, Dody. 2009. GOLONGAN III B . (Online),


(http://kimiadahsyat.blogspot.co.id/2009/06/golongan-iii-
b.html), diakses pada 24 Oktober 2016.

Sugiyarto. 2003. JICA kimia anorganik II. UNY Yogyakarta


https://en.wikipedia.org/wiki/itrium
http://www.rsc.org/periodic-table/element/39/itrium
JAWABAN PERTANYAAN
Itrium

KIRANA MEDYANTARI ISWARA


150332605654
OFFERING G
1. Pada proses pembuatan itrium, reaktan
berfasa padat dan menghasilkan produk
berfasa padat juga, apakah ada reaksi
khusus? (Dwi Sulistyaningrum)
Jawaban
Tidak ada reaksi khusus, Itrium dihasilkan
melalui reduksi YF3 dengan logam kalsium
dan dipanaskan pada suhu yang sangat
tinggi
2. Mengapa itrium bisa digunakan untuk
mengobati kanker ? Bagaimana mekanismenya
padahal itrium berbahaya bagi manusia
(Miftahul Hasanah)

Jawaban
Ultra-murni yttrium-90 digunakan untuk terapi
kanker. Ytrium-90 diperoleh dari proses
pemisahan kemurnian tinggi dari strontium-90
produk fisi uranium di reaktor nuklir sehingga
yang di gunakan untuk terapi kanker
merupakan hasil pemurnian bukan itrium
secara langsung di gunakan untuk pengobatan
3. Perbedaan itrium murni dengan ultra murni
itrium 90 ? (Novia Nina Safitri)

Jawaban
Perbedaannya terdapat pada proses
memperolehnya. Itrium murni tersedia melalui
reduksi YF3 dengan logam kalsium di panaskan
pada suhu yang sangat tinggi sedangkan ultra
murni Ytrium-90 diperoleh dari proses
pemisahan kemurnian tinggi dari strontium-90
produk fisi uranium di reaktor nuklir